Sabtu, 23 Mei 2026

PLN Minta Maaf, Pemadaman Listrik Karena Gangguan Sistem Transmisi 275 KV Jambi

Administrator - Sabtu, 23 Mei 2026 16:28 WIB
PLN Minta Maaf, Pemadaman Listrik Karena Gangguan Sistem Transmisi 275 KV Jambi
Dirut PLN Minta Maaf dan Ungkap Penyebab Gangguan KelistrikanDirektur Utama (Dirut) PT PLN (persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. (Potongan video KompasTv)
viralnasional.com -- Direktur Utama (Dirut) PT PLN (persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera, mulai dari Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara hingga Aceh.

Baca Juga:
Gangguan tersebut terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB. PLN menyebut indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 KV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipicu faktor cuaca.

"Kami ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat di Sumatera atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi," ujar Darmawan sat konferensi pers, Sabtu (23/5)2026).

Ia mengatakan setelah gangguan terjadi, pihaknya langsung melaporkan kondisi tersebut kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

"Akibat gangguan transmisi tersebut, sistem kelistrikan Sumatera mengalami gangguan berantai atau domino effect terhadap sejumlah pembangkit listrik," ungkapnya.

Darmawan menjelaskan di beberapa wilayah terjadi kondisi oversupply akibat beban hilang secara tiba-tiba sehingga frekuensi dan tegangan listrik meningkat dan menyebabkan pembangkit otomatis keluar dari sistem.

Sementara di wilayah lain justru terjadi defisit daya karena sebagian pembangkit terlepas dari sistem sehingga frekuensi listrik turun dan menyebabkan pembangkit lainnya ikut padam.

"Gangguan ini berlangsung sangat cepat sehingga berdampak luas terhadap sistem kelistrikan Sumatera," jelasnya.

Perusahaan listrik negara itu mengakui listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat, baik untuk rumah tangga, aktivitas ekonomi maupun objek vital lainnya.

Setelah kejadian, PLN langsung mengerahkan seluruh tim untuk melakukan asesmen terhadap gardu induk dan jaringan transmisi.

Darmawan menyebut dalam waktu sekitar dua jam seluruh gardu induk dan sistem transmisi berhasil dipulihkan dan tidak ditemukan kerusakan fisik seperti robohnya tower transmisi.

"Tahap berikutnya, PLN fokus melakukan pemulihan pembangkit listrik yang padam akibat gangguan tersebut," ulasnya.

Menurutnya, proses pemulihan dilakukan secara bertahap mulai dari menyalakan pembangkit, menyambungkannya ke sistem transmisi hingga melakukan sinkronisasi sistem kelistrikan.

Untuk pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit gas, proses pemulihan dapat dilakukan lebih cepat, yakni sekitar lima hingga 15 menit.

"Sementara itu, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara membutuhkan waktu lebih lama karena harus melalui proses pemanasan dan pengaktifan sistem secara bertahap," imbuhnya.

PLN menyebut sejumlah pembangkit mulai berhasil dinyalakan kembali sekitar pukul 03.00 WIB, namun proses pemulihan penuh masih terus berlangsung di berbagai wilayah Sumatera.

"Kami terus mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya agar sistem kelistrikan Sumatera dapat pulih sepenuhnya," tutupnya. *** (ant)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hingga April 208 Kasus DBD di Dumai, 1 Meninggal Dunia
Berawal dari Cap Pembatalan Imigrasi Dumai, Gagalkan 6 Jemaah Haji Nonprosedural
PLN Ungkap Seluruh Gardu Induk Sudah Menyala Usai Listrik Padam
Toko Sparepart dan 1 Unit  Mobil Jalan Riau Pekanbaru Ludes Terbakar
Beraksi di Puluhan Lokasi, Empat Komplotan Maling Sepeda Motor Diringkus
Milenial Gen Z Ubah Tren Pengelolaan Uang Demi Kualitas Hidup
komentar
beritaTerbaru