Selasa, 30 Juni 2026

OTT KPK di Kuansing Ternyata Terkait Pemilihan Sekda, Disita Bukti Transaksi

Administrator - Selasa, 30 Juni 2026 21:47 WIB
OTT KPK di Kuansing Ternyata Terkait Pemilihan Sekda, Disita Bukti Transaksi
f-ilustrasi
viralnasional.com -- Proses pemilihan jabatan Sekda Kuansing berbuntut panjang sebab tercium adanya unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Baca Juga:
KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau. Namun tidak menemukan adanya bupati Kuansing dan Sekda.

KPK mengatakan OTT ini berkaitan dengan suap untuk jual beli jabatan sekretaris daerah (sekda).

"Suap ini diduga untuk jabatan Sekda Kabupaten Kuansing," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) saat ini adalah Zulkarnain, ST, M.Si. Ia dilantik secara resmi oleh Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, MM, di Lapangan Apel Kantor Bupati Kuantan Singingi pada tanggal 7 Agustus 2025.

Total 10 orang ditangkap dalam OTT di Kuansing ini. Budi mengatakan 5 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di gedung KPK.

"Tiga orang dari pihak swasta, satu orang merupakan ASN di Kabupaten Kuantan Singingi, dan satu orang lainnya adalah anggota keluarga dari penyelenggara negara atau ASN Kabupaten Kuantan Singingi," imbuhnya.

Dalam OTT ini, keberadaan Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen masih misterius. Keduanya menghilang saat tim KPK melakukan operasi di Kuansing.

Budi mengatakan tim KPK saat ini masih mencari keberadaan Suhardiman dan Zulkarnaen. KPK meminta keduanya bersikap koperatif.

"Kami mengimbau dalam kesempatan ini kepada Bupati dan Sekda Kuansing untuk koperatif menyerahkan diri ke KPK sehingga proses hukum yang berjalan bisa dilakukan secara efektif," jelasnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan pimpinan KPK juga telah melakukan gelar perkara terkait dugaan suap dalam OTT di Kuansing. Hasilnya, kasus ini dinyatakan memenuhi untuk dinaikkan ke tingkat penyidikan.

"Dari rangkaian penyelidikan tertutup ini sore tadi sudah dilakukan ekspos dan pimpinan sudah memutuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan sehingga dalam proses tahap penyidikan ini KPK akan menetapkan para pihak sebagai tersangka," ujar Budi.

KPK memiliki 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak yang telah diamankan. KPK dijadwalkan menggelar konferensi pers kasus ini pada Rabu (1/7)

KPK Sita Bukti Transaksi

KPK sita barang bukti disita KPK dalam operasi tersebut.
"Tim juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tangkap tangan ini, yaitu barang bukti elektronik berupa bukti transaksi keuangan," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Tim KPK juga menyita mobil dalam OTT di Kuansing ini. Kendaraan itu diduga berkaitan dengan perkara suap di Pemkab Kuansing.

"Selain itu, juga tim mengamankan satu unit kendaraan roda empat yang diduga menjadi instrumen suap yang dilakukan oleh para pihak tersebut," ujar Budi.

Total 10 orang ditangkap dalam OTT di Kuansing. Sebanyak 5 orang, yang terdiri atas pihak swasta, ASN Pemkab Kuansing, dan kerabat salah satu ASN Pemkab Kuansing, dibawa ke gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Adapun perkara ini diduga berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan di Kabupaten Kuantan Singingi," jelas Budi.

Budi mengatakan keberadaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen saat ini juga belum diketahui terkait OTT di Kuansing. Keduanya diminta segera menyerahkan diri.

"Untuk informasi detail lokasi yang bersangkutan sampai ini kami belum menemukan sehingga kami mengimbau agar yang bersangkutan bisa koperatif dan menyerahkan diri," pungkas Budi.

sumber : detik.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
OTT KPK di Kuansing, Empat Orang Dibawa ke Jakarta Termasuk Istri Muda Bupati
KPK Segel Pintu Ruangan Bupati, Wabup, Sekda, dan Asisten Pemkab Kuansing
Diduga Pejabat Pemkab Kuansing Kena OTT KPK?
Dirut PT Pelabuhan Dumai Berseri Ikut Meriahkan Pawai Ta'ruf MTQ ke- 44 di Kuansing
JPU KPK: Dugaan Perintah Pengumpulan Uang oleh  Abdul Wahid Makin Menguat
OTT Bupati Muara Enim, KPK Amankan Lima Pejabat dan Lima Pihak Swasta
komentar
beritaTerbaru