<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2026 04:31:55 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kutikam &lsquo;Badanmu&rsquo; dengan Nozzle Gambut Hngga tak Bernyawa</guid>
            <pubDate>Sat, 31 Oct 2026 16:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kutikam ‘Badanmu’ dengan Nozzle Gambut Hngga tak Bernyawa]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  KEBAKARAN Lahan gambut belakangan ini semakin menggila,bahkan terjadi disejumlah daerah dengan kapasita lebar dan asapny]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - KEBAKARAN Lahan gambut belakangan ini semakin menggila,bahkan terjadi disejumlah daerah dengan kapasita lebar dan asapnya membuat negara tetangga kita kewalahan menyelimuti wilayahnya. Kebakaran lahan gambut merupakan ilusi yang menipu manusia. </p>
<p>Laporan : MISWANTO, Dumai </p>
<p>Karena di permukaan, api memerah mungkin terlihat sudah padam, namun di kedalaman satu setengah meter hingga tiga meter di bawah tanah, bara api setinggi ratusan derajat Celcius gesit menjalar mencari bahan bakar baru untuk dihanguskan. <br>   Fenomena underground fire inilah yang kerap membuat kebakaran lahan di Riau berlangsung berbulan-bulan dan menghasilkan kabut asap pekat.<br>     Di sinilah peran perwira Pertamina turun gunung peduli dengan kondisi yang terjadi. fitur revolusioner Nozzle Gambut (Nozgam) Pertamina mengambil peran pentng dalam membantu petugas dari unsur TNI,Polri,BPBD,Masyarakat Peduli Api (MPA) bertarung mematikan sumber api. <br>      Alat ini tidak menyemprotkan air ke permukaan tanah secara sia-sia sebagaimana memadamkan kebaran rumah. Tetapo dengan bentuk pipa baja yang runcing seperti tombak, nozzle ini dirancang untuk dihujamkan langsung menembus badan atau hamparan tanah terbakar hingga bara api di bawah permukaan tanah.<br>      Melalui lubang injeksi mikro multi-arah di sepanjang ujung pipanya, air bertekanan tinggi disemburkan merata di dalam tanah. Hasilnya luar biasa: metode ini mampu menjinakkan api bawah tanah 3 kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional, sekaligus meminimalkan risiko munculnya titik api baru.<br>      Dikarenakan nozzle gambut memiliki peran sangat penting dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di kawasan lahan gambut karena kebakaran gambut memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kebakaran di lahan mineral.<br>     Dengan perbandingan api pada lahan gambut tidak hanya membakar permukaan, tetapi dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah. Bahkan, api bisa menyala dalam lapisan gambut meskipun kobaran api di permukaan sudah padam.<br>     Nozgam yang lahir dari tangan tangan terampil perwira Pertamina sangat penting penggunaannya karena menjangkau api di bawah permukaan tanah. Nozzle yang dirancang untuk pemadaman gambut bisa bekerja maksimal dalam membantu mengalirkan air ke lapisan gambut yang terbakar sehingga proses pemadaman tidak hanya berfokus pada permukaan.        </p>
<p>Nozgam Cegah Kebakaran Berulang</p>
<p>Lahir dari tangan tangan terampil dan pemikiran matang, nozzle gambut memmbantu mencegah kebakaran lahan berulang. Sebab bara api yang tertinggal di dalam gambut dapat kembali menyala disaat dihembus angin. Pembasahan lapisan gambut secara menyeluruh membantu mengurangi potensi munculnya kembali api.<br>   Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Syahrial Okzani dengan gamblang menjelaskan peralatan nozzle gambut ini disiapkan khusus untuk menghadapi tantangan pemadaman di lahan gambut, yang menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.<br>     Nozgam sendiri telah diakui secara nasional sebagai inovasi unggul. Dengan kemampuan menginjeksi air langsung ke lapisan tanah gambut, nozgam terbukti mampu mempercepat proses pemadaman hingga tiga kali lipat dibandingkan nozzle konvensional, sekaligus menekan biaya operasional secara signifikan. <br>    Inovasi ini bahkan telah meraih penghargaan Dharma Karya Muda 2021 dari Kementerian ESDM. Ia menambahkan bahwa nozgam merupakan solusi konkret dalam penanganan kebakaran lahan gambut yang cenderung terjadi di bawah permukaan.<br>     "Teknologi ini menyasar sumber bara secara langsung di bawah tanah, sehingga sangat efektif untuk mencegah kebakaran ulang (re-fire). Ini merupakan tantangan utama dalam pemadaman karhutla di kawasan gambut," jelas Syahrial.<br>     Alumni S1 Teknik dari Universitas Hasanuddin dan S2 Magister Teknik (M.T.) Teknik Kimia dari Universitas Sriwijaya ini menambahkan penggunaan nozzle gambut secara tak langsung meningkatkan  efektivitas penggunaan air dengan desain dan pola penyemprotan yang tepat, air dapat diarahkan ke titik kebakaran yang membutuhkan penanganan.<br>     Dengan demikian akan mempercepat proses pemadaman. Nozzle yang sesuai dapat membantu petugas melakukan pembasahan pada area terdampak secara lebih terarah.<br>     Sehingga mengurangi dampak kabut asap karena pemadaman hingga ke lapisan gambut yang terbakar membantu mengurangi sumber asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.</p>
<p>     Sinergi Pengendalian Karhutla</p>
<p>PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai berkomitmen dalam kesiapsiagaan mendukung pemerintah dalam upaya mitigasi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.<br>      Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Tengku Muhammad Rum bahwa pengendalian karhutla tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan operasional dan keselamatan.<br>      Sebab karhutla merupakan risiko nyata harus diantisipasi secara serius karena berdampak terhadap keandalan operasional dan keselamatan lingkungan dan masyarakat. <br>      Dampak asap yang ditimbulkan mengganggu kesehatan pekerja, masyarakat, pelajar,balita serta ibu hamil yang berdampak pada aktivitas operasional kilang. Melalui fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pertamina terus memperkuat kesiapsiagaan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun sistem respons cepat di lapangan.<br>      Nozzle gambut merupakan inovasi perwira Pertamina dari Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning. Dirancang untuk menginjeksikan air ke dalam tanah guna memadamkan api bawah permukaan hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional. <br>     Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan energi nasional.</p>
<p>     Hibahkan Nozzle Gambut Polres dan Pemerintah</p>
<p>Tengku Muhammad Rum menambahkan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Dumai mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dengan menyerahkan hibah dua unit nozzle gambut ke Polres dan Pemerintah Dumai.</p>
<p>   Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap karhutla. Sebelumnya, RU II Dumai juga telah menyalurkan 10 unit nozzle gambut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.</p>
<p>    Hibah ini merupakan bentuk sinergi antara dunia usaha dan aparat dalam memperkuat kesiapsiagaan serta respons cepat terhadap kebakaran lahan.<br>    "Kami berharap dukungan berupa nozzle gambut dapat membantu mempercepat proses pemadaman, terutama di lahan gambut yang memiliki karakteristik kebakaran bawah permukaan. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir dan berkontribusi dalam menjaga keselamatan lingkungan serta masyarakat,"ujarnya.<br>     Langkah ini mencerminkan kepedulian Pertamina terhadap kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasi perusahaan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti BPBD dan Polres Dumai, dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu.<br>    Di balik upaya tersebut, terdapat cerita pengabdian para perwira  rela meninggalkan momen kebersamaan demi tanggung jawab kemanusiaan dan lingkungan.<br>    "Memang berat saat harus meninggalkan keluarga di momen Lebaran, tapi kami sadar ini adalah tanggung jawab. Ketika ada kebakaran, apalagi dekat pemukiman warga, kami harus segera turun. Bagi kami, yang terpenting api cepat padam dan masyarakat tetap aman," ujar Herman salah satu Perwira yang ditemui media dilapangan.<br>    Tim bekerjakeras memadamkan kebakaran lahan untuk memastikan api tak lagi muncul terutama pada lahan gambut dalam. "Karena semua berdampak jika pemadaman tak tuntas karena mengeluarkan asap tebal yang mengganggu pada aktivitas di masyarakat, tempat kerja dan pendidikan,"katanya lagi.<br>    "Pertamina tidak hanya fokus pada operasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kehadiran tim Fire Brigade di tengah masyarakat, termasuk saat momen Lebaran, adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap potensi karhutla yang dapat berdampak luas,"tuturnya.</p>
<p>   Kembangkan Kampung Gambut </p>
<p>Syahrial Okzani menambahkan PT Patra Niaga Kilang Pertamina Internasional Dumai peduli dengan mengembangkan program Kampung Gambut Berdikari di Kecamatan Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis untuk mendukung upaya pengurangan risiko bencana kebakaran hutan gambut dan pengendalian perubahan iklim.<br>    Program mitigasi kebakaran hutan gambut melibatkan warga di Sei Pakning ini bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.<br>    Sejumlah program sudah berjalan diantaranya, penguatan kelompok masyarakat peduli api, pengembangan pertanian Nanas terintegrasi, pengembangan pertanian lahan gambut dengan sistem poligowo.<br>    Kemudian, pelestarian arboretum gambut, pengembangan budidaya Lebah Madu Hutan gambut serta program edukasi kepada anak dan generasi muda melalui sekolah cinta gambut. Arboretum Gambut menjadi tempat pelestarian flora khas gambut seperti kantong semar (Nepenthes sp) dan pertama dikembangkan di Pulau Sumatera.<br>     Program Kampung Gambut Berdikari bagian dari upaya mendukung implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG&#039;s), yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, penanganan perubahan iklim dan menjaga ekosistem daratan.<br>     "Program ini lahir dari keinginan masyarakat untuk bersama mencegah dan memitigasi bencana kebakaran hutan gambut, dimulai dari Kecamatan Bukit Batu, dan kini sudah dikembangkan hingga Kecamatan Siak Kecil dan Bandar Laksamana Bengkalis,"katanya.<br>      Dijelaskan, dari program mitigasi kebakaran hutan gambut berbasis masyarakat ini telah mengantarkan Kilang Sei Pakning memaparkan keberhasilan program dalam ajang internasional, yakni pada Conference of the Parties di Madrid pada 2019 dan ajang United Nations Framework Confention on Climate Change, Galsgow 2021.<br>     Okzani menambahkan siapa sangka, sebuah pipa runcing yang dimodifikasi oleh tangan-tangan kreatif Perwira Pertamina Dumai kini menjadi penyelamat jutaan paru-paru di Riau. Alat yang dinamai Nozzle Gambut ini tidak hanya memenangkan penghargaan nasional Dharma Karya Muda dari Kementerian ESDM, tetapi kini resmi menjadi senjata andalan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di bawah komando tim HSSE Pertamina untuk memastikan api gambut padam tuntas hingga ke tapak terdalam.<br>    Bara api yang bersembunyi di kedalaman tanah gambut Riau kini tidak lagi menjadi misteri yang mustahil dipadamkan. Lewat inovasi Nozzle Gambut (Nozgam), tim Fire Brigade Pertamina Patra Niaga Regional Dumai bersama kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur, Riau berhasil menjinakkan kebakaran bawah tanah (underground fire) tiga kali lebih cepat dari metode konvensional, sekaligus menyelamatkan wilayah pesisir Dumai dari kepungan kabut asap pekat.</p>
<p>Udara Bersih di Tengah Kepungan Asap</p>
<p>Komitmen Pertamina tidak berhenti saat api padam. Menyadari bahwa dampak kabut asap menyerang kesehatan paru-paru masyarakat, aksi kemanusiaan paralel langsung digerakkan.<br>    Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai Wahyu Wicaksono mengatakan tim Pertamina Patra Niaga bergerak mendistribusikan ribuan masker KN95 kepada pengendara jalan dan warga sekitar. <br>    Tidak hanya itu, paket nutrisi berupa susu steril siap minum dan suplemen vitamin disalurkan secara berkala untuk menjaga benteng pertahanan imun para petugas lapangan yang terus menghirup udara ekstrem demi menyelamatkan lingkungan Dumai.<br>    Kata Syahrial Okzani menambahkan secara kasat mata kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya terjadi di lahan kering tetapi juga lahan basah seperti lahan gambut, terutama pada musim kemarau, dimana lahan basah tersebut mengalami kekeringan. <br>   Supaya karhutla tak terus terjadi, dan jikapun terjadi dapat segera diatasi pemadamannya sehingga tak menimbulkan kabut asap tebal yang dapat mengganggu berbagai aktivitas manusia karena kabut asap yang parah dan menebal membuat jarak padang semakin terbatas. Akibatnya berdampak pada timbulnya penyakit infeksi saluran pernafasan bagi masyarakat berkurangnya efesiensi kerja, sekolah-sekolah dan aktivitas masyarakat akan menjadi terhambat serta mengancam habitat hewan.<br>   Kata Okzani menjelaskan untuk mengatasi berbagai dampak serta tak mengulangi terjadi kebakaran hutan dan lahan membutuhkan waktu panjang untuk proses pemadaman Pertamina di Sungai Pakning Riau mengedepankan aspek inovasi teknologi.<br>   Mengelola mitigasi karhutla berbasis masyarakat setempat sehingga ketika karhutla tejadi cepat tanggap melakukan proses pemadaman. Tak hanya itu kata pria yang selalu mengenakan pakaian seragam kebesaran Pertamina berwarna biru ini Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai berhasil menciptakan inovasi Nozzle Gambut berfungsi mengatasi kebakaran lahan gambut lebih cepat di wilayah Kecamatan Bukit Batu dan Dumai.<br>    Tentunya inovasi Nozzle Gambut Pertamina yang kami ciptakan dilakukan melalui modifikasi variable nozzle agar sumber air bertekanan dapat diinjeksikan ke dalam tanah gambut lapisan paling dalam.<br>    Memang awalnya, katanya melanjutkan  konsep Pertamina Kilang Internasional dalam dalam teknik pemadaman kebakaran gambut hanya berfokus pada surface fire atau fokus pada api di atas permukaan tanah. Namun dengan berbagai pemikiran serta diskusi internal muncul inovasi Nozzle Gambut yang manfaatnya sangat besar dalam memadamkan underground fire atau api di dalam tanah gambut.<br>   Komitmen Pertamina mengatasi karhutla melalui Nozzle Gambut dilakukan secara terintegrasi dengan tetap melibatkan kelompok masyarakat setempat. Melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Bukit Batu dan Dumai untuk menumbuhkan sikap kepedulian untuk memberdayakan dan mendorong masyarakat menerapkan kebijakan tanpa bakar dalam mengelola lahan serta membina masyarakat agar dapat menjaga wilayahnya terbebas dari api. Adanya masyarakat Peduli Api dari masing-masing desa untuk mencegah kebakaran dan kabut asap di lingkungan tempat tinggal mereka.</p>
<p>Mengedepankan Aspek Teknologi</p>
<p>Kilang Pertamina Internasional unit Sungai Pakning terus memberikan kontribusi untuk masyarakat sekitar seperti pembinaan pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pembinaan bagi budidaya madu, serta pembinaan pada Masyarakat Peduli Api (MPA).<br>     Untuk mengatasi persoalan kebakaran lahan, Pertamina Sungai Pakning terus mengedepankan aspek inovasi teknologi. Selain mengelola mitigasi karhutla berbasis masyarakat, Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai menciptakan inovasi  nozzle gambut berfungsi mengatasi kebakaran lahan gambut lebih cepat melalui pemadaman bara api di gambut terdalam. <br>    Tak hanya itu mitigasi karhutla di Provinsi Riau, inovasi nozzle gambut memiliki keterkaitan dengan Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-13 mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dalam rangka mencapai tujuan nasional penanganan perubahan iklim pada tahun 2030 berupa penurunan emisi gas rumah kaca melalui mitigasi re-fire lahan gambut.<br>     Tengku Muhammad Rum ketika dihubungi secara gamblang menjelaskan melalui program MPA Pertamina telah berkontribusi menghibahkan Nozzle Gambut sebanyak 10 unit.<br>     Lain itu,Pertamina memberi edukasi mitigasi karhutla, dan pelatihan pemadaman api guna memperluas dampak program Nozzle Gambut, Pertamina menggandeng Manggala Agni Provinsi Riau, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Indonesia yang dibentuk oleh Departemen Kehutanan sebagai mitra strategis. </p>
<p>    Dirangkulnya pihak pihak yang terkait dengan kebakaran lahan tersebut agar persoalan karlahut bisa terpecahkan dan api yang membakar lahan gambut bisa dipadamkan.<br>    Pria low profile yang mengenakan safety helmet ini melanjutkan khusus untuk penanganan karhutla, kelompok MPA ini didukung juga oleh pemerintah daerah Kecamatan Bukit Batu. Selain memberikan bimbingan dalam penanganan karhutla, Pertamina juga memberikan bimbingan kepada anggota PMA berupa pelatihan mengelas, pelatihan pemadam kebakaran.        Dari berbagai pelatihan tersebut para peserta akan mendapatkan sertifikat yang dapat dipergunakan untuk melamar bekerja pada perusahaan. Kontribusi dari kesemuanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.<br>     Tak hanya itu, Pertamina Unit Operasi Sungai Pakning juga mengembangkan Kampung Gambut Berdikari, yang kegiatannya diperluas dengan pelatihan pemberdayaan ekonomi di lahan gambut melalui pertanian nanas. <br>     Nozzle gambut yang lahir dari karyawan Pertamina sebagai inovasi ditengah-tengah pandemi. Kami harapkan, inovasi Nozzle Gambut yang dikembangkan oleh PT KPI Unit Operasi Dumai dapat menjadi contoh baik dari sisi teknologi maupun pemberdayaan masyarakat bagi unit-unit operasi Pertamina lain agar dampak ESG-nya (Environmental, Social, Governance) semakin luas.<br>    Potensi kebakaran di lahan gambut dapat menjadi semakin besar jika terjadi pengeringan. Hal ini disebabkan oleh fungsi penyerapan air pada gambut yang sangat kering akan sulit dilakukan karena gambut sudah tidak berfungsi sebagai tanah dan sifatnya sama seperti kayu kering.<br>     Semua pakar menegaskan lahan gambut dikenal merupakan salah satu sumber dari kejadian bencana kebakaran hutan, hal ini dikarenakan perubahan iklim yang terjadi sehingga saat ini lahan gambut lebih mudah terbakar. <br>    Kebakaran lahan berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan masyarakat akibat terlalu banyak menghirup asap. Adanya bencana kebakaran hutan yang sering terjadi setiap tahunnya menjadikan masyarakat harus lebih waspada dan harus memiliki kemampuan untuk menangani kebakaran. Wilayah yang luas dan tidak dengan mudah dapat dijangkau merupakan permasalahan yang menjadi perhatian jika suatu saat terjadi kebakaran hutan.</p>
<p>Memadamkan Gambut Lebih Cepat</p>
<p>Ketua MPA Sungai Sembilan, Dumai, Riau Miswanto mengungkapkan kebakaran lahan gambut lebih mendominasi ulah manusia, baik yang sengaja melakukan pembakaran maupun akibat kelalaian dalam menggunakan api serta berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. <br>    Hal ini didukung oleh kondisi tertentu yang membuat rawan terjadinya kebakaran seperti gejala El Nino, kondisi fisik gambut yang  terdegradasi.<br>     Program mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Pertamina terus kedepankan aspek inovasi teknologi. Selain mengelola mitigasi karhutla berbasis masyarakat, Pertamina melalui PT Patra Niaga Dumai telah menciptakan inovasi  Nozzle Gambut berfungsi mengatasi kebakaran lahan gambut lebih cepat.<br>     Karena karakteristik lahan gambut ini menyebabkan kebakaran yang terjadi tak hanya di permukaan tanah (surface fire), melainkan juga terjadi pada dalam tanah gambut (underground fire) cukup berbahaya karena berpotensi mengakibatkan kebakaran ulang atau re-fire. <br>     Dengan Nozzle Gambut ini kata Miswanto Pertamina hadir membawa perubahan dalam mendinginkan underground fire, supaya tidak terjadi eskalasi api kebakaran.<br>      Hal senada disampaikan M Syahlan anggota MPA mengamini bahwa keunggulan Nozzle Gambut dibandingkan Nozzle biasa  kemampuannya dalam memunculkan api kembali. Karena adanya modifikasi stik Nozzle Gambut yang berfungsi  mengalirkan air ke dalam tanah saat ditancapkan ke tanah gambut melalui lubang pori-pori yang terdapat di ujung stik tersebut. Fleksibilitas pemadaman, stik nozzle gambut bisa dilepas dari rangkaian sehingga bisa menjadi variable nozzle biasa yang bisa melakukan pemadaman.  <br>     "Keunggulan desain tersebut, stik nozzle gambut dapat memadamkan api lebih cepat,"sebutnya.<br>      Kata mereka menjelaskan nozzle gambut yang diciptakan merupakan inovasi  pemanfaatan nozzle lama dan besi bekas pipa air yang sudah tidak digunakan. Semuanya barang bekas tapi manfaatnya setelah digunakan sangat besar dalam menciptakan udara bersih. karena lahan gambut yang terbakar cepat dipadamkan hingga lapisan terdalam.</p>
<p>Lahan Kosong untuk Pertanian</p>
<p>Sudah menjadi rahasia umum jika lahan gambut merupakan kawasan rawan kebakaran. Salah satunya lahan gambut yang berada di sekitar Kilang Pertamina Unit Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis, Riau. Dulu, lahan tersebut tidak terawat, ditumbuhi semak belukar dan sering terjadi kebakaran.    <br>      Camat Sungai Sembilan Abdul Ghafar, SSTP ketika dihubungi menjelaskan banyak lahan namun tidak produktif, kurangnya edukasi pada masyarakat mengenai pemanfaatan lahan gambut menjadi faktor minimnya upaya mitigasi karhutla.<br>        Namun kini telah terbentuk Program Kampung Gambut Berdikari dengan mengusung Sub-program unggulan yaitu Pertanian Nanas Terintegrasi. Program ini pada awalnya menggandeng sepuluh orang petani berada di Kampung Jawa dengan aktivitas pertanian beberapa jenis sayuran seperti kankung, bayam, kacang-kacangan dan mentimun <br>      Perubahan dalam masyarakat dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah perubahan yang disebabkan oleh bencana. Terjadinya bencana sering kali menjadikan masyarakat merubah pola hidupnya dan menyesuaikan dengan bencana yang ada di lingkungan tempat tinggalnya. Jenis bencana yang terjadi tentunya berbeda-beda sesuai dengan keadaan alam di wilayah tersebut.</p>
<p>   Dari Gambut, Pertamina Patra Niaga Kilang Sabet Penghargaan Platinum <br></p>
<p>Komitmen keberlanjutan upaya PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam pemberdayaan wilayah pesisir dan pemulihan ekosistem lahan gambut melalui program CID (Community Involvement &amp; Development) kembali mendapatkan pengakuan pada ajang Indonesia&#039;s SDGs Awards (ISDA) 2026,  Selasa (29/9/2026)<br>   Kilang Dumai berhasil menyabet predikat Platinum untuk Kategori Penanganan Perubahan Iklim melalui program Serumpun Lestari (Gerakan Bersama Masyarakat dalam Menjaga Pesisir dan Gambut untuk Negeri yang Tangguh dan Lestari), dan selaras dengan Pilar Lingkungan pada Tujuan ke-13 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum.<br>    Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengakuan yang diberikan untuk inisiatif program pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dijalankan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai.<br>    "Penghargaan ini adalah bukti nyata konsisten Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai  melakukan inovasi sosial yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi Kilang melalui sejumlah inisiatif program TJSL. Penghargaan ini bukan milik kami sendiri, melainkan juga milik masyarakat, pemerintah, serta seluruh stakeholder  yang telah senantiasa berkolaborasi mendukung Kilang Dumai," ujar Muhammad Rum.<br>    ISDA 2026 dianugerahkan kepada Perusahaan yang telah dinilai berhasil mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara konsisten, terukur, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG&#039;s).  Hal itu sejalan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum CFCD Thendri Supriatno, yang menyatakan bahwa Corporate Forum for Community Development (CFCD) hadir untuk menaungi pelaku usaha yang memiliki good knowledge, good people, dan good heart dalam menjalankan program CSR.<br>    Program Serumpun Lestari yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai merupakan inisiatif pemulihan wilayah pesisir dan ekosistem gambut di Kota Dumai yang berada dekat dengan wilayah operasional perusahaan. Program ini hadir untuk mengatasi degradasi lingkungan akibat abrasi dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan meningkatnya kerentanan lingkungan, sosial, serta ekonomi masyarakat.  <br>     Abrasi yang masih menjadi persoalan serius di Kota Dumai juga pelah-pelan telah mengikis wilayah daratan sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan nelayan. Disisi lain, kondisi geografis Dumai yang didominasi oleh lahan gambut juga memberikan kerentanan potensi karhutla serta potensi ekonomi berbasis lahan gambut yang belum teroptimalkan dengan baik.<br>     Berangkat dari kondisi tersebut, program Serumpun Lestari hadir untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh kelompok nelayan di Kelurahan Mundam dan petani di Kelurahan Tanjung Palas, yang diimplementasikan berdasarkan hasil social mapping dan dikembangkan melalui inovasi sosial yang inklusif guna mendorong peningkatan kapasitas serta kemandirian masyarakat.    <br>     Inisiatif ini juga mencakup upaya peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi bagi ibu hamil serta balita sebagai bagian dari dukungan upaya pengentasan stunting di Kota Dumai.  Salah satu bentuk inovasi sosial yang dihadirkan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yaitu program budidaya perikanan dengan metode bioflok dan dukungan PLTS Off-grid 4,4 kWp panel surya dan 5 kWh baterai serta peningkatan kapasitas bagi kelompok Nelayan Mundam Jaya. Disamping itu, Kilang Dumai juga telah  menghadirkan inovasi sistem irigasi tata kelola air lahan gambut  bagi Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani.<br>     Lebih lanjut, Muhammad Rum menyampaikan bahwa keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak.<br>     "Penghargaan tentu bukan tujuan utama kami, melainkan bagaimana setiap program dapat memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun hari ini dapat terus diperkuat, dan harapannya pencapaian ini juga dapat menginspirasi pihak lain untuk bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan Kota Dumai," pungkas Muhammad Rum.*** sumber: wawacara langsung serta dari berbagai sumber</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_8755_Kutikam--lsquo-Badanmu-rsquo--dengan-Nozzle-Gambut-Hngga-tak-Bernyawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6739/kutikam-lsquobadanmursquo-dengan-nozzle-gambut-hngga-tak-bernyawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aklamasi Bambang Prayetno Terpilih Ketua PWI Dumai Periode ke- Dua</guid>
            <pubDate>Sat, 31 Oct 2026 15:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aklamasi Bambang Prayetno Terpilih Ketua PWI Dumai Periode ke- Dua]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Dumai ke10 tahun 2026 yang dilaksanakan, Sabtu (31/10/2]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Dumai ke-10 tahun 2026 yang dilaksanakan, Sabtu (31/10/2026) di salah satu hotel Jalan Jenderal Sudirman menetapkan Bambang Prayetno kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin periode ke dua. </p>Secara aklamasi sebagai Ketua PWI untuk periode kedua. Terpilihnya Bambang menjadi bukti adanya kepercayaan dan dukungan dari anggota PWI untuk melanjutkan kepemimpinan serta membawa organisasi wartawan tersebut semakin maju.</p>Proses pemilihan berlangsung melalui sidang yang dipimpin Yulius Medi, didampingi Irmen Sani dan Iskandar Muhammad. Jalannya sidang berlangsung dengan mengacu pada mekanisme organisasi serta ketentuan yang berlaku di lingkungan PWI.</p>Dalam proses tersebut, seluruh tahapan pemilihan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga legitimasi serta marwah organisasi.</p>Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar,  menyampaikan bahwa terpilihnya Bambang Prayitno secara aklamasi merupakan sebuah kepercayaan besar yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan.</p>"Ini merupakan kepercayaan yang harus dijaga. Saya berharap amanah yang diberikan oleh anggota dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan organisasi," pesan Raja Isyam.</p>Ia  mengapresiasi anggota PWI yang telah mengikuti proses pemilihan sesuai dengan aturan organisasi. Menurutnya, anggota PWI telah paham pada AD/ART sehingga proses pemilihan dapat berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi atau mengedepankan musyawarah dan mufakat. </p>Sementara itu, Bambang Prayitno dalam sambutan setelah kembali terpilih sebagai Ketua PWI periode ke 2 menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota.</p>Ia mengajak seluruh anggota untuk terus bersinergi dan membangun kebersamaan demi mewujudkan PWI yang lebih baik ke depannya.</p>Menurut Bambang, kemajuan organisasi tidak bisa diwujudkan oleh ketua semata, melainkan membutuhkan dukungan, kerja sama, dan keterlibatan seluruh anggota.</p>"Ke depan, mari kita bersama-sama bersinergi membangun PWI menjadi lebih baik. Kita harus menjaga kekompakan dan kebersamaan agar organisasi ini semakin kuat dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggota," ungkap Bambang.</p>Selain memperkuat soliditas organisasi, Bambang juga menyampaikan rencana untuk mempersiapkan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kegiatan tersebut dinilai penting sebagai upaya meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kualitas sumber daya wartawan.***(ant) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_3327_Aklamasi-Bambang-Prayetno-Terpilih-Ketua-PWI-Dumai-Periode-ke--Dua.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6738/aklamasi-bambang-prayetno-terpilih-ketua-pwi-dumai-periode-ke-dua/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinas PU : Keretakan Sejumlah Segmen Jalan Soetta jadi Perhatian</guid>
            <pubDate>Sat, 31 Oct 2026 07:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinas PU : Keretakan Sejumlah Segmen Jalan Soetta jadi Perhatian]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Pembangunan Jalan Soekarno Hatta di Kota Dumai menjadi perhatian setelah ditemukan keretakan pada beberapa ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Pembangunan Jalan Soekarno Hatta di Kota Dumai menjadi perhatian setelah ditemukan keretakan pada beberapa bagian jalan. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai memastikan pelaksanaan proyek telah mengacu pada ketentuan kontrak kerja dan spesifikasi teknis Direktorat Jenderal Bina Marga.</p>Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Dumai, Yomi Idriansyah, ST, mengatakan setiap tahapan pekerjaan telah dilaksanakan berdasarkan prosedur yang ditetapkan. Untuk memastikan mutu pekerjaan, pihaknya juga melakukan pengujian terhadap setiap item pekerjaan dengan melibatkan lembaga independen dan perguruan tinggi.</p>"Pembangunan jalan sudah sesuai prosedur yang diatur dalam kontrak dan spesifikasi Dirjen Bina Marga. Dinas PU juga sudah melakukan pengujian setiap item pekerjaan dengan melibatkan lembaga independen dan perguruan tinggi untuk memastikan kualitas tercapai sesuai spesifikasi," kata Yomi.</p>Mengenai keretakan yang terlihat pada sejumlah segmen jalan, Yomi menyebutkan pihaknya telah melakukan kajian untuk mengetahui penyebabnya. Saat ini, Dinas PU juga tengah menyusun langkah tindak lanjut perbaikan dengan mengacu pada spesifikasi teknis yang berlaku.</p>Penjelasan serupa disampaikan Kepala Dinas PU Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, S.T., M.T. Ia mengatakan hasil kajian yang disusun oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama tim akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan terhadap bagian jalan yang mengalami keretakan.</p>Menurut Satrya, kemungkinan perbaikan maupun pembongkaran pada bagian tertentu masih akan dilihat berdasarkan hasil kajian tersebut.</p>"Dari saya, hasil kajian yang disusun oleh PPK dan tim nanti akan kita lihat bagaimana perbaikannya, apakah diperbaiki ataupun dibongkar nantinya," ujar Riau Satrya Alamsyah.</p>Ia juga menjelaskan bahwa Dinas PU terus berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) yang turut memantau pembangunan jalan tersebut. Koordinasi dilakukan, termasuk membahas langkah teknis dan tata cara penanganan apabila ditemukan keretakan maupun persoalan lain selama pelaksanaan pekerjaan.</p>"Kita juga selalu berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional yang terus memantau pembangunan jalan ini, termasuk berdiskusi mengenai tata cara penanganan apabila ditemukan keretakan dan lain-lain," jelasnya.</p>Di sisi lain, mantan aktivis 98, Erwin Brusli Sitompul, memberikan tanggapan positif terhadap pembangunan Jalan Soekarno Hatta. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran transportasi dan aktivitas perekonomian di Kota Dumai.</p>Erwin menilai upaya pemerintah dalam membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas pekerjaan tetap harus menjadi perhatian, terlebih ketika muncul persoalan di lapangan.</p>"Kita tentu mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Jalan ini memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Harapan kita, pembangunan yang sudah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan memiliki kualitas yang baik," ujar Erwin.</p>Terkait keretakan di beberapa bagian jalan, Erwin berharap Dinas PU dapat menuntaskan kajian yang sedang dilakukan dan mengambil langkah perbaikan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis.</p>Ia juga menilai keterlibatan lembaga independen dan perguruan tinggi dalam pengujian pekerjaan merupakan langkah positif. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat dinilai secara objektif dan memiliki dasar pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>"Yang terpenting sekarang bagaimana persoalan di lapangan ditangani dengan baik. Jika memang ada bagian yang harus diperbaiki, lakukan sesuai standar teknis. Masyarakat tentu berharap jalan yang dibangun pemerintah bisa digunakan dalam jangka panjang," tambahnya.</p>Pembangunan Jalan Soekarno Hatta merupakan salah satu pekerjaan infrastruktur yang diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan di Kota Dumai.</p>Kini, publik menantikan hasil kajian teknis yang dilakukan PPK dan tim, termasuk keputusan mengenai bentuk penanganan terhadap sejumlah bagian jalan yang mengalami keretakan. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan apakah bagian yang terdampak cukup diperbaiki atau harus dibongkar dan dikerjakan kembali.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_5450_Dinas-PU---Keretakan-Sejumlah-Segmen-Jalan-Soetta-jadi-Perhatian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6737/dinas-pu-keretakan-sejumlah-segmen-jalan-soetta-jadi-perhatian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Persiapan Makin Matang, Panitia Siap Sukseskan Konferkot PWI</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 08:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Persiapan Makin Matang, Panitia Siap Sukseskan Konferkot PWI]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Persiapan Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dumai telah mencapai 98 persen. Ag]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Persiapan Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dumai telah mencapai 98 persen. Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di Hotel Grand Zuri Dumai tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum pelaksanaan.</p>Ketua Panitia Konferkot PWI Dumai, Doni Kesuma Putra, menyampaikan perkembangan persiapan itu saat ditemui di Kantor Sekretariat PWI Dumai, Kamis (29/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Sekretaris Panitia, Muhammad Zainuddin.</p>Doni mengatakan, sebagian besar kebutuhan pelaksanaan konferensi telah dipersiapkan oleh panitia. Sejumlah tahapan yang sudah berjalan kini tinggal dimatangkan agar agenda organisasi tersebut dapat berlangsung sesuai rencana.</p>&quot;Persiapan sudah mencapai 98 persen. Saat ini panitia tinggal memastikan sejumlah kebutuhan akhir agar pelaksanaan Konferkot pada 31 Oktober nanti berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan,&quot; ujar Doni.</p>Menurutnya, koordinasi antar panitia menjadi salah satu hal yang terus dilakukan menjelang hari pelaksanaan. Hal ini diperlukan agar setiap bagian yang terlibat memahami tugas masing-masing dan dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.</p>Doni menambahkan, panitia juga terus memeriksa kesiapan teknis dan kebutuhan pendukung kegiatan. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, penyelesaian sejumlah detail menjadi perhatian agar tidak mengganggu jalannya konferensi.</p>&quot;Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dengan baik. Karena itu, koordinasi dan pengecekan akhir terus dilakukan supaya pada hari pelaksanaan nanti tidak ada kendala yang berarti,&quot; katanya.</p>Konferkot PWI Dumai yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Grand Zuri pada Sabtu, 31 Oktober 2026, menjadi agenda penting bagi organisasi wartawan di tingkat kota untuk memilih pemimpin Organisasi Kewartawanan tersebut. Panitia menargetkan seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum kegiatan dimulai sehingga konferensi dapat berjalan tertib dan lancar.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_7271_Persiapan-Makin-Matang--Panitia-Siap-Sukseskan-Konferkot-PWI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6736/persiapan-makin-matang-panitia-siap-sukseskan-konferkot-pwi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saat Pulang Sekolah Toyota Land Cruiser Ketua PP Siak Tabrak 3 Motor 1 Orang Meninggal</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 06:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saat Pulang Sekolah Toyota Land Cruiser Ketua PP Siak Tabrak 3 Motor 1 Orang Meninggal]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Siak  Kurang berhati hati di jalan raya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Perawang KM 10, Kampung Perawang Barat,]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Siak -- Kurang berhati hati di jalan raya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Perawang KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (28/10/2026). </p>Sebuah Toyota Land Cruiser yang diduga dikemudikan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak berinisial DK menabrak tiga sepeda motor yang ditumpangi pelajar. </p>Satu siswi SMA berusia 16 tahun bernama Alwi Mufid meninggal dunia.</p>Berdasarkan informasi yang dihimpun RiauAktual.com, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat para pelajar dalam perjalanan pulang sekolah. </p>Setelah tabrakan, pengemudi mobil disebut sempat berusaha meninggalkan lokasi, tetapi dikejar pelajar lain dan warga.</p>Kasat Lantas Polres Siak AKP Siswoyo membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, mobil Toyota Land Cruiser BM 151 AK yang dikemudikan DK melaju dari arah Perawang menuju Minas.</p>Setibanya di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba bergerak ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, tiga sepeda motor datang dari arah berlawanan, yakni Honda Vario BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, dan satu Honda Beat tanpa nomor polisi.</p>"Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," jelas Siswoyo kepada RiauAktual.com, Kamis (29/10/2026).</p>Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah pengendara dan penumpang mengalami luka-luka. Kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan. Sementara itu, satu pelajar dilaporkan meninggal dunia.</p>Siswoyo mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.</p>"Untuk DK, sudah diamankan di Polsek Tualang," ungkapnya.</p>Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap DK. Hasil pemeriksaan menunjukkan negatif.</p>Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.</p>"Penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh petugas kepolisian yang menangani perkara," terang Siswoyo. ***(ant)</p></p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_3442_Saat-Pulang-Sekolah-Toyota-Land-Cruiser-Ketua-PP-Siak-Tabrak-3-Motor-1-Orang-Meninggal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6735/saat-pulang-sekolah-toyota-land-cruiser-ketua-pp-siak-tabrak-3-motor-1-orang-meninggal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dumai Salip Pekanbaru dalam Persaingan Penanaman Modal</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 06:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dumai Salip Pekanbaru dalam Persaingan Penanaman Modal]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Peta persaingan antardaerah dalam menarik minat penanam modal di Provinsi Riau memperlihatkan pergerakan yang dinamis da]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Peta persaingan antardaerah dalam menarik minat penanam modal di Provinsi Riau memperlihatkan pergerakan yang dinamis dan berdaya saing tinggi. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, Kota Pekanbaru dan Kota Dumai saling berpacu menjadi magnet utama pendaratan dana segar dari para investor lokal maupun mancanegara.</p>Berdasarkan catatan resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Pekanbaru memang masih memimpin akumulasi periode Januari hingga September dengan total perolehan Rp9,28 triliun. Namun, konstelasi berubah drastis pada rentang Triwulan III, dimana Dumai melesat tajam memimpin klasemen dengan capaian Rp2,76 triliun, menggeser dominasi ibu kota provinsi tersebut.</p>Secara kumulatif sembilan bulan, posisi ketiga diamankan oleh Kabupaten Kampar dengan raihan Rp7,41 triliun. Daerah pesisir dan dataran rendah seperti Kabupaten Bengkalis serta Pelalawan turut memperkuat struktur pembiayaan wilayah dengan sumbangsih masing-masing di kisaran Rp5,19 triliun dan Rp5,15 triliun.</p>Sementara itu, rekapitulasi khusus Triwulan III memperlihatkan Kabupaten Bengkalis menempel ketat Dumai di posisi kedua dengan investasi Rp2,41 triliun, disusul Kampar senilai Rp2,12 triliun. Kota Pekanbaru harus puas membukukan Rp1,93 triliun pada kuartal ini, diikuti Kabupaten Siak sebesar Rp1,84 triliun.</p>Kepala DPMPTSP Provinsi Riau Vera Angelika O.K memaparkan bahwa aliran modal pada Triwulan III sukses menyentuh Rp14,83 triliun dan menyerap 16.197 pekerja baru. Menurutnya, kepercayaan pemodal luar negeri memegang peranan vital dalam menyokong industri strategis di berbagai kawasan andalan tersebut.</p>"Secara nasional, Riau menempati peringkat ke-12 realisasi investasi gabungan pada Triwulan III Tahun 2026. Untuk realisasi PMDN berada di peringkat ke-7, sedangkan modal asing di peringkat ke-15," bebernya, Rabu (28/10/2026).</p>Ia merinci bahwa deretan negara yang menjadi penyumbang modal asing terbesar di bumi lancang kuning ini didominasi oleh pelaku usaha raksasa dari Singapura, Malaysia, British Virgin Islands, Hong Kong RRT, serta Bermuda.</p>Guna mendongkrak masuknya aliran dana baru pada sisa anggaran tahun ini, pemerintah daerah telah mematangkan strategi promosi bisnis berskala Asia Tenggara. Perhelatan bertajuk IMT-GT Trade Fair &amp; Investment yang disandingkan dengan ajang Riau Expo 2026 segera dieksekusi sebagai panggung pertemuan langsung antara pemilik proyek daerah dengan calon penanam modal potensial asal Indonesia, Malaysia, dan Thailand. ***(grc/ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_4709_Dumai-Salip-Pekanbaru-dalam-Persaingan-Penanaman-Modal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6734/dumai-salip-pekanbaru-dalam-persaingan-penanaman-modal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bantuan Tahap Dua Dana Penyehatan JKN Bakal Cair</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 17:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bantuan Tahap Dua Dana Penyehatan JKN Bakal Cair]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Jakarta  &ndash  BPJS  Kesehatan  memastikan  Dana  Bantuan  untuk  Kecukupan  Dana Jaminan Sosial Kesehatan yang digelo]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Jakarta  &ndash;  BPJS  Kesehatan  memastikan  Dana  Bantuan  untuk  Kecukupan  Dana Jaminan Sosial Kesehatan yang digelontorkan oleh pemerintah digunakan sesuai peruntukannya untuk  membayar  klaim  fasilitas  kesehatan  yang  bekerja  sama  dalam  Program  JKN.  </p>Proses pembayaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan memperhatikan hasil verifikasi atas setiap klaim yang diajukan oleh fasilitas kesehatan.  </p>Kepala  Humas  BPJS  Kesehatan,  Rizzky  Anugerah,  menjelaskan  bahwa  Dana  Bantuan  untuk Kecukupan DJS Kesehatan sebesar Rp10 triliun telah diterima BPJS Kesehatan pada 14 Oktober 2026. </p>Dari total dana yang telah disalurkan, realisasi penggunaannya hingga 23 Oktober 2026 telah mencapai  Rp5,1  triliun. Sementara  itu,  sisa  dana  sebesar  Rp4,9  triliun  akan  digunakan untuk membayar  klaim  rumah  sakit  yang  saat  ini  masih  dalam  proses  verifikasi,  dan  ditargetkan penyelesaiannya paling lambat pada akhir Oktober 2026. </p> "Dana Bantuan untuk Kecukupan DJS Kesehatan tersebut kami tegaskan hanya untuk pembayaran fasilitas  kesehatan.  Karena  itu,  penggunaan  dana  dilakukan  sesuai  tujuan  penyalurannya  dan dicatat secara terpisah dari pencatatan keuangan rutin BPJS Kesehatan," terang Rizzky.  </p>Rizzky  menjelaskan,  penggunaan  dana  ini  dapat  ditelusuri  melalui  pencatatan  yang  dilakukan secara  terpisah.  </p>Dengan  demikian,  realisasi  penyaluran  Dana  Bantuan  untuk  Kecukupan  DJS Kesehatan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan sesuai peruntukannya.  </p>"Proses verifikasi menjadi bagian penting sebelum klaim dibayarkan karena setiap klaim harus memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk kelengkapan dokumen dan persyaratan administrasi. Dengan proses tersebut, pembayaran dapat dilakukan berdasarkan klaim yang telah memenuhi persyaratan, sekaligus menjaga akuntabilitas pengelolaan dana Program JKN," tambah Rizzky.  </p>Rizzky mengatakan, ketentuan mengenai pembayaran klaim rumah sakit diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. </p>Pembayaran klaim dilakukan paling lambat 15 hari kalender sejak dokumen klaim dinyatakan lengkap. Sepanjang 2025, rata-rata waktu pembayaran klaim rumah sakit oleh BPJS Kesehatan tercatat selama 13,6 hari kalender.  </p>Pemerintah merencanakan pencairan bantuan tahap kedua sebesar Rp10 triliun pada November 2026. </p>Rizzky menuturkan bahwa pencairan tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan pembayaran klaim fasilitas kesehatan, dengan pelaksanaannya mengikuti mekanisme yang berlaku.  </p>Pembayaran  klaim  kepada  fasilitas  kesehatan  menjadi  salah  satu  bagian  penting  dalam penyelenggaraan  Program  JKN.  Melalui  kerja  sama  dengan  fasilitas  kesehatan,  peserta mendapatkan akses pelayanan sesuai ketentuan, mulai dari pelayanan tingkat pertama hingga pelayanan rujukan di rumah sakit.  Per 1 Oktober 2026, jumlah peserta JKN telah mencapai lebih dari 284,8 juta jiwa atau lebih dari 98 persen  dari  total  penduduk  Indonesia.  </p>Besarnya  cakupan  kepesertaan  tersebut  didukung  oleh jaringan fasilitas kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, tercatat PJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.873 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.222 rumah sakit, serta 7.234 fasilitas kesehatan penunjang yang terdiri atas apotek, laboratorium, dan optik. ***(rls) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_8758_Bantuan-Tahap-Dua-Dana-Penyehatan-JKN-Bakal-Cair.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/6733/bantuan-tahap-dua-dana-penyehatan-jkn-bakal-cair/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tingkatkan Disiplin Berlalulintas, Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 16:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tingkatkan Disiplin Berlalulintas, Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Polres Dumai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 di halaman Mapolres Dumai]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Polres Dumai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 di halaman Mapolres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Senin (26/10/2026) pagi.</p>Apel yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Dumai, AKBP Fatikh Dedy Setyawan., dengan mengusung tema *&quot;Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan."*</p>AKP Zaini Waluyo Kasi Humas Polres Dumai Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Dumai, Ketua DPRD Kota Dumai, unsur TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP, Wakapolres Dumai, para pejabat utama Polres Dumai, serta tamu undangan lainnya.<br>Apel gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Patuh Lancang Kuning 2026. Kegiatan tersebut juga melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas.</p>Dalam amanatnya, Kapolres Dumai menyampaikan bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Riau.</p>Operasi ini merupakan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di bidang lalu lintas dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi yang persuasif dan humanis, serta penegakan hukum menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), penindakan non-ETLE, dan teguran.</p>Kapolres juga menyoroti data pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning tahun 2025, yang mencatat enam kejadian kecelakaan lalu lintas dengan lima korban meninggal dunia. Sementara itu, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas mencapai 14.935 tindakan.</p>Melalui pelaksanaan operasi tahun ini, Polres Dumai berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, termasuk fatalitas korban, dapat ditekan. Selain itu, operasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berkendara.</p>Dalam pelaksanaannya, terdapat sepuluh prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian petugas, yakni tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan telepon seluler saat berkendara, melanggar marka atau rambu lalu lintas, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, berboncengan melebihi ketentuan, menggunakan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, serta parkir kendaraan di tempat yang tidak semestinya, termasuk di atas trotoar.</p>Secara keseluruhan, Polda Riau bersama jajaran menurunkan sebanyak 971 personel untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026. Pengerahan personel tersebut bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan.</p>Kapolres Dumai juga menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi standar operasional prosedur, menghindari praktik pungutan liar, serta melaksanakan tugas secara profesional, simpatik, dan humanis tanpa melakukan tindakan yang dapat merusak citra Polri.</p>Dengan dimulainya Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polres Dumai mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi peraturan, melengkapi kelengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.***(ant)</p></p></p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_6064_Tingkatkan-Disiplin-Berlalulintas--Operasi-Patuh-2026-Resmi-Dimulai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6732/tingkatkan-disiplin-berlalulintas-operasi-patuh-2026-resmi-dimulai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Razia Penginapan Cendana, Polisi Amankan Tiga Pelaku Narkoba</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Razia Penginapan Cendana, Polisi Amankan Tiga Pelaku Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Petugas Polsek Sungai Sembilan, Polres Dumai, mengamankan tiga orang dari sebuah penginapan di Jalan Cut Nyak D]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Petugas Polsek Sungai Sembilan, Polres Dumai, mengamankan tiga orang dari sebuah penginapan di Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Jumat (23/10/2026) sore. </p>
Polisi turut menyita barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.</p>Ketiga orang berinisial KR, C, dan MA diamankan saat berada di kamar M2 Penginapan Cendana. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan paket kecil yang diduga berisi sabu dan daun ganja kering, serta sejumlah barang lainnya.</p>Kasi Humas Polres Dumai, AKP Zaini Waluyo, mengatakan razia dipimpin Kapolsek Sungai Sembilan, Iptu Apriadi, dengan melibatkan 18 personel gabungan dari kepolisian dan unsur pemerintah setempat.</p>Dalam operasi tersebut, polisi memeriksa 15 orang di sebuah warung di depan PT Surya Dumai serta sejumlah tamu di Penginapan Cendana.</p>"Dari pemeriksaan terhadap 15 orang pengunjung warung, petugas tidak menemukan indikasi penyalahgunaan sabu berdasarkan pemeriksaan di lokasi," kata Zaini, Sabtu (24/10/2026).</p>Namun, saat memeriksa Penginapan Cendana, petugas menemukan tiga orang di kamar M2 yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Ketiganya kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>Selain paket kecil yang diduga berisi sabu dan ganja kering, polisi menyita satu set alat isap sabu atau bong, dua unit telepon genggam, serta uang tunai Rp2.124.000.</p>"Total uang tunai yang diamankan mencapai Rp2.124.000," ungkapnya.</p>Ketiga orang tersebut beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Dumai. Penanganan perkara dilimpahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_4646_Razia-Penginapan-Cendana--Polisi-Amankan-Tiga-Pelaku-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6731/razia-penginapan-cendana-polisi-amankan-tiga-pelaku-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usai dari Kemendagri, Angota DPRD Pekanbaru Baku Hantam di Bandara Soetta</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 06:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usai dari Kemendagri, Angota DPRD Pekanbaru Baku Hantam di Bandara Soetta]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Keributan dua anggota DPRD Pekanbaru berinisial F dan Z terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional SoekarnoHatta (Soe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Keributan dua anggota DPRD Pekanbaru berinisial F dan Z terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Akibat peristiwa itu, Z melapor ke polisi atas tuduhan penganiayaan.<br></p>
"Proses hukum berjalan berdasarkan laporan yang diterima polisi, bukan kepentingan politik pihak mana pun. "Dalam menyelidiki kasus ini, penyidik mengedepankan profesionalisme," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Muhammad Esha, dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).</p>Dalam laporan yang diterima, peristiwa terjadi pada Sabtu (8/8) pukul 10.00 WIB. Saat itu F dan Z bertemu di Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno-Hatta untuk kembali ke Pekanbaru setelah rombongan anggota DPRD itu berkonsultasi di Kemendagri.</p>Z lalu memanggil F dan meminta agar ia menghampirinya. F kemudian menyampaikan keberatan atas pernyataan yang disampaikan setelah konsultasi di Kemendagri.</p>Dalam situasi tersebut, Z diduga mendorong F hingga hampir terjatuh dan mencekiknya. Peristiwa itu disebut sempat dilerai oleh anggota DPRD lainnya, yaitu inisial R dan VP.</p>Atas kejadian tersebut, F melaporkannya ke Polres Bandara Soekarno-Hatta dan teregister dengan Nomor LP/B/81/VIII/2026/SPKT/Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta/Polda Metro Jaya. F melaporkan terkait Pasal 466 ayat (1) dan/atau Pasal 471 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</p>Esha mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki laporan tersebut. Penyidik saat ini telah memeriksa sejumlah saksi, mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV), serta mengirimkan surat permohonan izin atau persetujuan tertulis kepada Gubernur Riau untuk meminta klarifikasi terhadap anggota DPRD yang terlibat.</p>"Pelapor (F) datang untuk membuat laporan, ya kami tindak lanjuti. Kami menjalankan tugas sebagai penegak hukum dan tidak ada urusan dengan kepentingan politik," jelasnya.</p>Esha mengatakan proses penyelidikan saat ini menghadapi kendala terkait permohonan izin atau persetujuan tertulis yang telah disampaikan kepada Gubernur Riau. Polisi masih berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Riau untuk memastikan langkah selanjutnya.</p>Penyidik juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kedua kepada pelapor. Surat tersebut memuat informasi bahwa penyelidik telah mengajukan permohonan izin untuk mengundang anggota DPRD Kota Pekanbaru dalam rangka klarifikasi.</p>"Sekarang kami masih menunggu jawaban. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengawasan penyidikan dan Biro Hukum Gubernur Riau," ujarnya.</p>Esha memastikan proses hukum berjalan berdasarkan laporan yang diterima polisi, bukan kepentingan politik pihak mana pun. *** <a href="sumber:detik">sumber:detik</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_2893_Usai-dari-Kemendagri--Angota-DPRD-Pekanbaru-Baku-Hantam-di-Bandara-Soetta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6730/usai-dari-kemendagri-angota-dprd-pekanbaru-baku-hantam-di-bandara-soetta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terbongkar China, Malaysia dan Indonesa Bangun Laboratorium Narkoba Terbesar di Aceh</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 06:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terbongkar China, Malaysia dan Indonesa Bangun Laboratorium Narkoba Terbesar di Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Untuk mengumpulkan cuan serba instan, para sindikat membangun laboratorium narkoba terbesar di Indonesia atau clandest]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Untuk mengumpulkan cuan serba instan, para sindikat membangun laboratorium narkoba terbesar di Indonesia atau clandestine lab berhasil terbongkar. Pengungkapan laboratorium yang berlokasi di Pidie, Aceh diungkap tim gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direkorat Jenderal Beacukai.</p>
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, clandestine lab di Pidie ini diduga kuat terafiliasi dengan jaringan narkoba internasional lintas negara yang melibatkan sindikat asal China, Malaysia, dan Indonesia. Ada dua ruko yang disulap menjadi pabrik sabu tersebut.</p>Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membeberkan kronologi pengungkapan kasus laboratorium yang mampu memproduksi 1,2 ton narkotika itu. Pemantauan terhadap jaringan ini dilakukan selama berbulan-bulan dan terdeteksi sejak Februari 2026.</p>"Pada bulan Februari 2026, jaringan narkotika asal Tiongkok terdeteksi. Mengangkut ratusan kilogram metamfetamin cair atau liquid methamphetamine. Dari Myanmar utara melintas ke Laos dan Thailand sebelum tiba di tujuan akhir, yaitu Banda Aceh, Indonesia, pada 18 Mei 2026," kata Jenderal Suyudi dalam konferensi pers di Pidie, Aceh, Jumat (23/10/2026).</p>Dari penelusuran, diketahui dua peracik narkoba ini adalah warga negara China berinisial LJ (45) dan XM (42). Keduanya sempat transit di Malaysia dan masuk ke Banda Aceh pada 24 Mei 2026 selama 10 hari menginap di sebuah hotel lalu kembali ke Malaysia.</p>Pengiriman metamfetamin tahap dua dilakukan pada Juli 2026. Rute pengiriman kedua sama seperti tahap pertama.</p>"Pada akhir Juli 2026, kedua WNA tersebut memulai pengiriman tahap kedua kurang lebih hampir 1 ton metamfetamin cair, yaitu melalui rute yang sama seperti tahap 1. Cairan disamarkan dalam kaleng hijau bermerek Itanpro untuk mengelabui petugas," lanjutnya.</p>Keduanya kemudian melakukan perjalanan dari China menuju Malaysia. Setibanya di Malaysia, kebutuhan akomodasi dan penginapan mereka dibantu seorang WNI berinisial MN.</p>"Tanggal 15 Oktober 2026, Tersangka LJ dan XM melakukan perjalanan dari Kunming, China, dan tiba di Kuala Lumpur pada pukul 14.40 waktu setempat. Dan bertemu dengan Tersangka B, yang berkewarganegaraan Indonesia. Selama di Malaysia, Tersangka LJ dan M dibantu oleh tersangka MN untuk akomodasi dan penginapan," jelasnya.</p>Penyelidikan pun dimulai pada 16 Oktober 2026, yaitu pada saat tersangka B terbang dari Kuala Lumpur ke Banda Aceh. B lalu menuju Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh.</p>"Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Tersangka LJ, XM, MN mendarat di Banda Aceh, lalu dijemput oleh tersangka RI menggunakan mobil Innova Reborn berwarna hitam. Dalam perjalanan, mobil Innova berhenti di salah satu restoran, kemudian pada 22.26 WIB tiba di salah satu ruko yang ada di Jenep, pada pukul 03.00 WIB, mobil Fortuner tiba di lokasi yang sama," ujarnya.</p>Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pada 18 Oktober mobil Fortuner bergerak dari arah Medan. Tersangka LJ menghubungi atasannya yang berada di China berinisial LX bahwa pembuatan sabu dimulai.</p>"Pada 19 Oktober, 12.51 rombongan Fortuner memindahkan koper dan kotak ke Honda Jazz putih selaku penerima logistik," katanya.</p>Tim gabungan pun mengunci lokasi tersebut untuk melakukan penangkapan. Konsolidasi penindakan dilakukan pada 21 Oktober 2026. Keesokan harinya, tim melakukan penindakan.</p>"Pukul 12.19 WIB, tim gabungan mendapat informasi Tersangka LJ dan XM berada di sebuah ruko di jalan Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Pada 14.40 WIB, tim gabungan melaksanakan penindakan di ruko di jalan Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Beserta empat lokasi lainnya di Bireuen, Aceh Utara, dan Lhokseumawe," katanya.</p>Tersangka LJ dan F, juga MY, AK, dan AY diamankan di dalam ruko yang disulap menjadi laboratorium narkoba. Sejumlah barang bukti mulai dari 20 drum sabu cair dan 500 kg sabu kristal diamankan. Total barang bukti yang diamankan mencapai 1,2 ton.</p>Jenderal Suyudi mengatakan pengendali utama barang haram tersebut tengah diburu. Pihaknya akan berkoordinasi dengan China untuk mencari keberadaan pengendali utama.</p>"Tim saat ini masih memburu para daftar pencarian orang atau DPO meliputi pengatur lapangan berinisial Z, ES, J, BR, SS serta berkoordinasi dengan NC City Tiongkok untuk menangkap pengendali utama, yaitu Saudara LS," jelasnya.</p>Suyudi menuturkan pihaknya juga akan memeriksa enam ponsel dari hasil penggerebekan yang dilakukan. Dia akan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari kasus ini.</p>"Kami akan mendalami forensik digital terhadap 6 telepon genggam yang ditemukan di TKP dan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang atau TPPU guna memiskinkan jaringan ini," ujarnya.</p>Jenderal Suyudi mengatakan dari pengungkapan tersebut, tim gabungan mampu melakukan pencegahan peredaran narkoba. Diperkirakan pengungkapan ini telah menyelamatkan 6 juta anak bangsa dari peredaran narkoba.</p>"Penting bagi kita untuk memahami betapa masifnya dampak kerusakan yang berhasil kita cegah melalui operasi ini. Yang pertama, apabila 1,2 ton atau 1.200.000 gram sabu ini beredar dengan harga di pasaran rata-rata di angka Rp 1,8 juta per gramnya, ya, maka total valuasi ekonomi yang berhasil kita gagalkan hampir mencapai Rp 2,16 triliun," ucapnya.</p>Suyudi mengatakan, jika setiap 1 gram sabu diasumsikan bisa dikonsumsi oleh lima orang, pembongkaran laboratorium rahasia narkotika ini mampu menyelamatkan jutaan generasi muda.</p>"Kemudian apabila kita asumsikan 1 gram sabu ini dikonsumsi oleh 5 orang, maka kita telah berhasil menyelamatkan 6 juta anak bangsa dari dampak peredaran narkotika," kata dia.</p>Ia menyebut produksi narkotika dalam jumlah besar memengaruhi kebutuhan rehabilitasi. Ia mengatakan pengungkapan laboratorium ini mampu menekan pengeluaran negara mencapai Rp 120 triliun, dengan asumsi Rp 20 juta per orangnya untuk rehabilitasi.</p>"Yang berikut jika jumlah tersebut dikalkulasikan untuk memenuhi kebutuhan biaya rehabilitasi ya, maka biaya yang harus dikeluarkan oleh negara mencapai Rp 120 triliun dengan asumsi Rp 20 juta per orang untuk masa rehabilitasi selama 6 bulan," ungkap dia.</p>Apresiasi Polri-BNN-Bea Cukai<br>Dia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang dilakukan Polri, BNN, hingga Bea Cukai. Suyudi mengatakan ancaman narkotika nyata adanya di masyarakat.</p>"Nah, angka-angka fantastis tersebut membuktikan bahwa ancaman narkotika sangatlah nyata sehingga kolaborasi antara seluruh lapisan elemen masyarakat merupakan benteng pertahanan kita yang paling Utama," ucap dia. *** detik</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_9121_Terbongkar-China--Malaysia-dan-Indonesa-Bangun-Laboratorium-Narkoba-Terbesar-di-Aceh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6729/terbongkar-china-malaysia-dan-indonesa-bangun-laboratorium-narkoba-terbesar-di-aceh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Konflik Tanah Warisan, Abang Tewas Dibacok Adik Kandung</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 21:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Konflik Tanah Warisan, Abang Tewas Dibacok Adik Kandung]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pelalawan  Seorang pria berinisial DN (36) ditemukan tewas dalam dugaan pembunuhan di Desa Kampung Baru, Kecamatan Uku]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pelalawan -- Seorang pria berinisial DN (36) ditemukan tewas dalam dugaan pembunuhan di Desa Kampung Baru, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Korban diduga dianiaya menggunakan senjata tajam jenis parang oleh adik kandungnya sendiri, berinisial IN.</p>Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Polres Pelalawan kini menangani kasus tersebut dan melakukan penyidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian.</p>"Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, peristiwa bermula saat korban mendatangi rumah orang tuanya untuk menemui IN," kata Kapolsek Ukui, AKP Mike Kurniawan, Jumat (23/10/2026).</p>Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut yang diduga berujung pada aksi kekerasan menggunakan parang.</p>"Akibat kejadian itu, DN mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia," terangnya.</p>Dari informasi awal yang dihimpun, dugaan penganiayaan berat tersebut dipicu persoalan keluarga terkait penjualan tanah milik orang tua mereka. IN diduga mempermasalahkan penjualan tanah tersebut.</p>"Kami masih mendalami dugaan motif tersebut. Penyidik juga mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan penyebab serta kronologi kejadian," ungkapnya.</p>Usai menerima informasi kejadian, Polres Pelalawan melakukan sejumlah tindakan kepolisian, mulai dari penanganan tempat kejadian perkara (TKP), penerimaan laporan polisi, hingga pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi.</p>Polisi juga telah mengamankan IN yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan terhadap pihak terlapor dilakukan untuk mendalami perkara. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_3421_Konflik-Tanah-Warisan--Abang-Tewas-Dibacok-Adik-Kandung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6728/konflik-tanah-warisan-abang-tewas-dibacok-adik-kandung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berkolaborasi dengan Damkar, Rutan Dumai Antisipasi Kebakaran</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 14:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berkolaborasi dengan Damkar, Rutan Dumai Antisipasi Kebakaran]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, Rutan Dumai bekerjasama dengan petugas Dinas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, Rutan Dumai bekerjasama dengan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai datang guna melakukan pengecekan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lingkungan rutan, Jumat (23/10/2026).</p>Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan seluruh APAR berada dalam kondisi baik dan siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kelayakan serta kesiapan peralatan pemadam api sebagai salah satu sarana pendukung keselamatan di lingkungan Rutan Dumai.</p>Melalui kegiatan tersebut, petugas Damkar turut mendukung upaya Rutan Dumai dalam memastikan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran dapat berfungsi secara optimal. Kesiapan APAR menjadi hal penting, terutama untuk mengantisipasi dan melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran sebelum api membesar.</p>Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi mengatakan bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan pemasyarakatan. Oleh karena itu, pemeriksaan sarana pemadam kebakaran perlu dilakukan guna memastikan peralatan selalu siap digunakan saat dibutuhkan.</p>Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Rutan Dumai dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi petugas maupun warga binaan.</p>Dengan adanya pengecekan APAR secara langsung oleh petugas Damkar, diharapkan kesiapsiagaan Rutan Dumai dalam mengantisipasi potensi kebakaran semakin optimal sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_1437_Berkolaborasi-dengan-Damkar--Rutan-Dumai-Antisipasi-Kebakaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6727/berkolaborasi-dengan-damkar-rutan-dumai-antisipasi-kebakaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terkait Wacana Dumai Transshipment Hub Target Operasional 2030</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 08:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terkait Wacana Dumai Transshipment Hub Target Operasional 2030]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Terkait rencana pengembangan Dumai Transshipment Hub sebagai salah satu upaya memperkuat sistem logistik nasional dan po]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Terkait rencana pengembangan Dumai Transshipment Hub sebagai salah satu upaya memperkuat sistem logistik nasional dan posisi Indonesia dalam jalur pelayaran global, khususnya di Selat Malaka terus menggelinding bak bola salju.</p>Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) telah mempersiapkan suatu skema pengembangan melalui Proyek Strategis Nasional (PSN).</p>PT Pelindo (Persero) turut menyusun rancangan tersebut dengan target operasional awal pada 2030. Langkah kolaborasi pemerintah dan Pelindo itu harus memperoleh dukungan dari seluruh stakeholder kemaritiman di tanah air. </p>Praktisi kepelabuhanan Bambang Sabekti menilai bahwa Dumai merupakan daerah strategis yang berpotensi menjadi pusat perdagangan global di Selat Malaka.  </p>&quot;Dumai memiliki keunggulan struktural yang tidak dimiliki banyak pelabuhan lain. Kedekatan langsung dengan sumber komoditas utama, khususnya CPO. Ini adalah captive cargo yang secara logika bisnis dapat menjadi fondasi awal untuk membangun arus transshipment,&quot; kata Bambang kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.</p>&quot;Tujuan pengembangan Dumai Transshipment Hub bukan untuk mengalihkan seluruh kargo Indonesia yang selama ini melakukan transshipment di Singapura, Port Klang, atau Tanjung Pelepas. Kita perlu membangun hub domestik untuk mengakomodasi sebagian arus kargo ekspor-impor Indonesia yang secara komersial layak dilayani melalui Dumai, sehingga kegiatan transshipment dan jasa kepelabuhanan yang menyertainya dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi Indonesia,&quot; tambahnya.</p>Menurut dia, memang tidak mudah dalam membangun pelabuhan hub sebagai pusat konsolidasi, alih muat (transshipment), dan distribusi global yang ditopang oleh direct call kapal-kapal besar secara konsisten, presisi, dan berkelanjutan.</p>&quot;Perlu lompatan paradigma untuk menjadikannya sebagai global commodity dan transshipment hub yang bertumpu pada kekuatan riil, kedekatan dengan sumber kargo,&quot; imbuhnya.</p>Ia menyebut strategi Dumai untuk menjadi pelabuhan hub tidak dapat berdiri sendiri tanpa rekayasa arus kargo nasional. </p>Menurut Bambang, pada tahap awal diperlukan langkah-langkah untuk mengarahkan konsolidasi muatan dari pelabuhan-pelabuhan utama seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Patimban, Belawan, Palembang, hingga Panjang agar terhubung ke Dumai sebagai titik transshipment. </p>&quot;Konsolidasi ini menjadi kunci untuk membangun volume awal atau critical mass yang dibutuhkan untuk menarik direct call kapal-kapal besar,&quot; ungkapnya.</p>Masih kata Bambang, tanpa langkah tersebut, arus kargo akan tetap terfragmentasi dan terus mengalir keluar menuju pelabuhan hub negara lain. </p>&quot;Sebaliknya, dengan konsolidasi yang terarah, Dumai memiliki peluang untuk membangun siklus positif: volume menarik kapal, dan kehadiran kapal besar akan menarik volume tambahan,&quot; pungkas dia.</p>Senada, Direktur Eksekutif The Maritime National Institute (Namarin) Siswanto Rusdi menyebut konsolidasi itu memerlukan peran besar dari Kementerian Perhubungan dan Pelindo.</p>Menurut Siswanto, hingga saat ini Kemenhub belum menunjukkan kans ke arah penguatan Dumai menuju Transshipment Hub. Artinya, Kemenhub belum sejalan dengan komitmen Kementerian PPN/Bappenas.</p>&quot;Saya belum lihat ada komitmen Kemenhub dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut untuk mengembangkan Dumai Transshipment Hub. Harapan kita tinggal ke Pelindo. Tapi Pelindo tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan regulator,&quot; ujar Siswanto.</p>Pengamat maritim yang dikenal kritis ini sangat mempercayakan Pelindo sebagai pengelola pelabuhan yang bisa berkancah di level global.</p>&quot;Apalagi wacana ini turut didorong untuk bisa menyaingi Port of Singapore. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi setidaknya perlu dimulai dan diikhtiarkan. Dan Pelindo harus bisa lebih bertaring di Selat Malaka,&quot; tegas dia.</p>Terlebih dalam semangat merah putih, Siswanto mengimbau pemerintah seharusnya memberikan backup kepada Pelindo, khususnya dalam pengembangan Dumai. Sejauh ini terdapat 74 Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) atau Tersus yang mayoritas dimiliki perusahaan pengelola kelapa sawit.</p>&quot;Ini betul-betul sangat liberal spirit negara dalam mengelola bisnis pelabuhan. Ini bisa melahirkan overcapacity yang pada giliran selanjutnya bisa mendegradasi kondisi kesehatan bisnis secara keseluruhan. Pukulan terberat jelas sangat dirasakan oleh operator pelabuhan eksisting milik negara,&quot; pungkas Siswanto.***]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_2543_Terkait-Wacana-Dumai-Transshipment-Hub-Target-Operasional-2030.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/6726/terkait-wacana-dumai-transshipment-hub-target-operasional-2030/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Empat Karyawan PLN Ditetapkan Tersangka Kasus Blackout di Batam-Bintan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 07:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Empat Karyawan PLN Ditetapkan Tersangka Kasus Blackout di Batam-Bintan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Batam. Kasus pemadaman listrik atau blackout melanda Pulau Batam dan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), pada 12 Oktober 202]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Batam. Kasus pemadaman listrik atau blackout melanda Pulau Batam dan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), pada 12 Oktober 2026, memasuki babak baru. </p>
Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah penyidik menemukan dugaan kelalaian dalam pengamanan gardu induk dan tidak optimalnya sistem proteksi kelistrikan. Kelima tersangka terdiri atas empat orang dari pihak PLN Batam berinisial RB, ZR, DA, dan AWD, serta seorang kontraktor berinisial AEP.</p>Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. IIrhamnidi mengatakan, penyidik menduga empat tersangka dari pihak PLN tidak menjalankan tugas pengamanan area gardu induk secara semestinya. Kondisi tersebut memungkinkan hewan liar masuk ke kawasan yang memiliki peralatan bertegangan tinggi.</p>&quot;Empat tersangka dari pihak PLN diduga tidak menjalankan tugas untuk memastikan keamanan area gardu induk sehingga hewan liar dapat masuk ke lokasi yang memiliki peralatan bertegangan tinggi,&quot; katanya di Batam, Selasa (20/10/2026).</p>Sementara itu, tersangka dari pihak kontraktor diduga bertanggung jawab atas pengamanan pagar gardu induk yang seharusnya dialiri listrik untuk mencegah masuknya satwa liar.</p>&quot;Pada saat kejadian, pagar yang harusnya dialiri listrik itu dalam keadaan mati. Maka dapat dilompati dan hewan dapat masuk ke dalam kawasan gardu,&quot; kata dia.</p>Berdasarkan hasil penyidikan, gangguan kelistrikan bermula ketika seekor kera masuk ke area Trafo 1 Gardu Induk Sei Harapan. Keberadaan hewan tersebut diduga memicu korsleting atau short circuit yang melibatkan sisi tegangan 150 kilovolt (kV) dan 20 kV.</p>Kasubdit Lakabakar Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri Kompol Henry Siahaan menjelaskan, tim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan barang bukti pada 13&ndash;21 Oktober 2026.</p>Sejumlah barang bukti yang diperiksa meliputi lempengan busbar, potongan konduktor, perangkat tripping lockout, serta pipa Buchholz. Hasil pemeriksaan menunjukkan kerusakan dan bekas terbakar berada di bagian atas Trafo 1. Tim laboratorium forensik juga menemukan kecocokan antara sampel rambut yang terdapat pada barang bukti pipa Buchholz dan sampel rambut kera yang ditemukan mati di lokasi kejadian.</p>&quot;Ditemukan kera yang sudah mati dan diduga menyebabkan short circuit di Trafo 1 GI Sei Harapan. Saat pemeriksaan barang bukti pipa buccholz, terdapat sampel rambut, dan ditemukan kecocokan antara sampel dan rambut kera,&quot; katanya.</p>Selain keberadaan kera, penyidik menemukan bahwa perangkat tripping lockout yang berfungsi membantu mengamankan sistem ketika terjadi gangguan tidak bekerja secara maksimal.</p>Kombinasi gangguan tersebut diduga membuat masalah kelistrikan berlanjut hingga pembangkit terlepas dari sistem. Dampaknya, pemadaman meluas ke wilayah Batam dan Bintan.</p>Untuk mengungkap perkara ini, penyidik telah memeriksa 25 saksi serta melibatkan ahli pidana dan tim laboratorium forensik. Pemeriksaan dilakukan guna mengidentifikasi penyebab gangguan sekaligus mendalami peran masing-masing pihak yang diduga bertanggung jawab.<br>Dalam perkara tersebut, penyidik memperkirakan kerugian negara mencapai Rp57,3 miliar.</p>Para tersangka dijerat dengan ketentuan pidana, termasuk Pasal 319 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta Pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Ketenagalistrikan. Penerapan pasal dan ancaman pidananya mengikuti ketentuan hukum yang berlaku serta pembuktian dalam proses perkara.</p>Bareskrim Polri masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, terutama dugaan kelalaian dalam pengamanan gardu induk dan tidak optimalnya sistem proteksi yang seharusnya mencegah gangguan berkembang menjadi pemadaman luas.</p>Temuan kejanggalan di gardu induk Salah satu fokus utama penyidik Bareskrim Polri saat ini adalah temuan mengenai posisi kamera pengawas CCTV di Gardu Induk Sei Harapan yang tergeser, sehingga tidak lagi mengarah ke Trafo 1 saat detik-detik ledakan terjadi. </p>
Irhamni menegaskan, jika dari hasil analisis forensik terbukti ada upaya sengaja menggeser kamera guna menutupi aksi perusakan, para pelaku dipastikan akan dijerat sanksi pidana berat. </p>
&quot;Itu fakta yang ditemukan di lapangan, penyebabnya sedang didalami. Kemudian, yang melakukan pergeseran kamera itu, kalau memang sengaja untuk kepentingan supaya terjadi blackout, pastinya akan kami minta pertanggungjawaban pidana,&quot; tegasnya. </p>
Selain itu, Bareskrim juga mempertanyakan korsleting pada satu titik lokal dapat memicu pemadaman sistemik di seluruh Batam dan Bintan.  Menurut standar keandalan listrik, setiap gardu dilengkapi circuit breaker atau pemutus arus otomatis yang seharusnya mampu mengisolasi gangguan agar tidak meluas. Penyidikan hingga kini masih berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta secara utuh. ***(ant)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_4838_Empat-Karyawan-PLN-Ditetapkan-Tersangka-Kasus-Blackout-di-Batam-Bintan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6725/empat-karyawan-pln-ditetapkan-tersangka-kasus-blackout-di-batambintan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Evaluasi Layanan Pemasyarakatan, Sahli Kementrian Imipas Tinjau Rutan Dumai</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 06:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Evaluasi Layanan Pemasyarakatan, Sahli Kementrian Imipas Tinjau Rutan Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Untuk memastikan pelayanan pemasyarakatan sesuai SOP yang sudah ditetapkan. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Untuk memastikan pelayanan pemasyarakatan sesuai SOP yang sudah ditetapkan. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima kunjungan kerja Staf Ahli Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Iwan Santoso, bersama Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ade Kurnianto didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dan Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Riau beserta rombongan, pada Kamis (22/10/2026).</p>
<br>Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi penyelenggaraan layanan pemasyarakatan, khususnya dalam memastikan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan serta optimalisasi pelaksanaan program pembinaan di Rutan Dumai.</p>Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan lingkungan perkantoran Rutan Dumai untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan tugas serta penyelenggaraan pelayanan. Selanjutnya, rombongan meninjau klinik rutan guna melihat fasilitas dan pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi warga binaan, termasuk ketersediaan sarana pendukung dan kebersihan lingkungan pelayanan.</p>Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke blok hunian warga binaan. Pada kesempatan tersebut, kondisi lingkungan hunian dan penyelenggaraan kehidupan sehari-hari warga binaan menjadi bagian dari perhatian dalam memastikan pelayanan dan pemenuhan hak-hak dasar berjalan dengan baik.</p>Peninjauan berlanjut ke Rumai Cookery, salah satu program pembinaan kemandirian Rutan Dumai yang bergerak di bidang pengolahan produk U. Program ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan produktivitas, serta mempersiapkan bekal kemampuan kerja yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidana.</p>Selanjutnya, rombongan mengunjungi Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Rutan Dumai yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan turut menyaksikan kegiatan panen ikan lele sebagai bagian dari pengembangan budidaya perikanan di lingkungan rutan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan warga binaan sekaligus menumbuhkan semangat produktivitas dan kemandirian.</p>Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan melalui penguatan sarana pelayanan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pengembangan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.</p>"Kunjungan ini menjadi momentum bagi kami untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami akan terus berupaya memastikan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan berjalan optimal serta mengembangkan program pembinaan yang mampu memberikan keterampilan dan manfaat nyata bagi warga binaan," ujarnya.</p>Melalui kunjungan monitoring dan evaluasi ini, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan, baik dalam aspek pelayanan dasar maupun pembinaan kemandirian. ***(ant)</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_1916_Evaluasi-Layanan-Pemasyarakatan--Sahli-Kementrian-Imipas-Tinjau-Rutan-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6724/evaluasi-layanan-pemasyarakatan-sahli-kementrian-imipas-tinjau-rutan-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pendaftaran Ketua PWI Dumai Ditutup, Cuma Bambang Prayetno Calon Tunggal</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 06:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pendaftaran Ketua PWI Dumai Ditutup, Cuma Bambang Prayetno Calon Tunggal]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai Panitia Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai resmi menutup tahapan penerima]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai --Panitia Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai resmi menutup tahapan penerimaan dan pengembalian formulir bakal calon ketua, Kamis (22/10/2026) pukul 18.00 WIB.</p>
Hingga akhir pendaftaran cuma satu calon yang mendaftar yakni Bambang Prayetno sedangkan calon lain yang gembor gembornya mau mendaftar nihil hingga penutupan.</p>
Penutupan tahapan pencalonan tersebut menandai berakhirnya proses penerimaan dan pengembalian formulir yang berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Oktober 2026. Pada hari terakhir, panitia menerima berkas pendaftaran Bambang Prayetno untuk selanjutnya menjalani proses pemeriksaan sesuai ketentuan organisasi.</p>Ketua Panitia Konferkot PWI Kota Dumai, Doni Kesuma Putra, didampingi Sekretaris Panitia Muhammad Zainuddin dan perwakilan Steering Committee (SC), Irmen Sani, menjelaskan bahwa pemeriksaan kelengkapan dokumen telah dilakukan saat bakal calon menyerahkan berkas pencalonannya.</p>Mengacu pada Pasal 27 Ayat 2 Peraturan Dasar PWI dan Peraturan Organisasi Tahun 2026, bakal calon ketua wajib memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 15 persen dari jumlah anggota yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) revisi yang ditetapkan PWI Pusat. Dukungan tersebut harus berasal dari Anggota Biasa PWI yang terdaftar dalam DPS revisi di wilayah konferensi terkait, disampaikan secara tertulis, serta dinyatakan sah setelah melalui verifikasi.</p>&quot;Selain dukungan anggota, bakal calon juga harus memenuhi persyaratan keanggotaan, kompetensi wartawan, dan pengalaman organisasi. Seluruh persyaratan diperiksa berdasarkan aturan yang berlaku agar proses pencalonan berjalan tertib dan transparan,&quot; kata Doni.</p>Persyaratan administrasi yang harus dipenuhi meliputi formulir pendaftaran, fotokopi Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI biru atau Anggota Biasa, sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), KTP, dua lembar pasfoto berwarna berlatar merah ukuran 4x6, daftar riwayat hidup, serta surat keterangan dari perusahaan pers tempat bakal calon bekerja. Bakal calon juga wajib berstatus Anggota Biasa PWI sekurang-kurangnya satu tahun dan memiliki sertifikat kompetensi wartawan minimal jenjang Madya.</p>Selain persyaratan administrasi dan kompetensi, bakal calon harus menyertakan surat pernyataan bukan ASN atau PNS, dengan pengecualian bagi pegawai RRI, TVRI, dan LKBN Antara sesuai ketentuan organisasi.</p>Bakal calon juga tidak boleh menjadi pengurus partai politik maupun anggota organisasi sejenis, harus memenuhi ketentuan pengalaman organisasi PWI, serta tidak sedang menjalani sanksi yang menghilangkan hak untuk dipilih. Setiap bakal calon juga diwajibkan menyatakan kesediaan mematuhi AD/ART, Kode Etik Jurnalistik, Kode Perilaku Wartawan PWI, peraturan organisasi, keputusan organisasi yang sah, serta menandatangani pakta integritas.</p>Ketua SC, Yulius Medi menyampaikan bahwa berkas pencalonan Bambang Prayetno telah dinyatakan lengkap setelah melalui pemeriksaan panitia. Dari hasil verifikasi, berkas tersebut dilengkapi 30 lembar surat dukungan dari total 45 anggota yang tercantum dalam DPS revisi terbitan PWI Pusat.</p>&quot;Setelah dilakukan verifikasi, berkas bakal calon kami nyatakan lengkap,&quot; ujarnya.</p>Selanjutnya, berkas pencalonan ini akan diserahkan kepada PWI Provinsi Riau untuk diteruskan ke PWI Pusat. Panitia kini menunggu persetujuan dari PWI Provinsi Riau dan PWI Pusat sebagai bagian dari tahapan menuju Konferkot PWI Kota Dumai yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026, dengan agenda utama pemilihan ketua untuk periode berikutnya.***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_3483_Pendaftaran-Ketua-PWI-Dumai-Ditutup--Cuma-Bambang-Prayetno-Calon-Tunggal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6723/pendaftaran-ketua-pwi-dumai-ditutup-cuma-bambang-prayetno-calon-tunggal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ingin Mewujudkan Masyarakat Sehat, KRB Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau Kupas Soal Lingkungan</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ingin Mewujudkan Masyarakat Sehat, KRB Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau Kupas Soal Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Berikhtiar ingin mewujudkan masyarakat yang sehat dan lingkungan yang sehat tercemar dari limbah dan polusi udar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai -- Berikhtiar ingin mewujudkan masyarakat yang sehat dan lingkungan yang sehat tercemar dari limbah dan polusi udara dan air. KRB Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau gelar seminar kupas masalah pencemaran lingkungan yang terjadi saat ini serta peran perusahaan dalam penanggulangan. </p>Seminar yang diselenggarakan di Dumai, Kamis (22/10/2026) di hotel Jalan Jenderal Sudirman menghadirkan narasumber dari Pertamina Patra Niaga Regional Dumai, Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai dan akademisi.</p>Seminar lingkungan mengambil tema mewujudkan lingkungan sehat disekitar kawasan industri. </p>Handayani Asisten Administrasi dan Umum mengatakan perubahan iklim memberikan dampak sangat besar pada lingkungan. Terutama kesehatan masyarakat, oleh karena itu kita harus menjaga Bumi ini agar senantiasa sehat. </p>Lain itu, keberadaan kawasan industri membuka lapangan kerja namun aktivitas perusahaan itu membawa tantangan besar dalam perubahan lingkungan masyarakat. </p>Upaya mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, bersih, dan nyaman di sekitar kawasan industri menjadi salah sqatu hal penting dalam mendukung pembangunan Kota Dumai. </p>Hal senada diungkapkan Rachmat Harris Firmansyah Section Head Environment PT PPN Dumai mengupas tentang pengolahan limbah dan kegiatan lingkungan yang dilaksanakan PT Pertamina Dumai. </p>Lingkungan permukiman yang sehat membutuhkan perhatian bersama, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha industri, hingga masyarakat.</p>Selain itu, kawasan industri perlu menerapkan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan terhadap emisi, limbah, dan potensi dampak aktivitas industri menjadi bagian penting untuk melindungi kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.</p>Partisipasi masyarakat juga diperlukan melalui kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta melaporkan dugaan pencemaran kepada instansi berwenang agar dapat ditindaklanjuti.</p>Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Kota Dumai diharapkan mampu mewujudkan kawasan permukiman yang lebih sehat dan nyaman tanpa mengabaikan keberlanjutan kegiatan industri.</p>Wahyu Ratna dari DLH, mengatakan pemerintah tidak bisa kerja sendiri tapi perlu kolaborasi dengan akademisi, masyarakat dan pihak terkait</p>Pengendalian pencemaran udara dan pengambilan sampel emisi udara area pemukiman dilakukan untuk mengecek kualitas udara. </p>Kita juga memasang alat pemantau udara di depan RSUD dr suhatman untuk melihat kualitas udara di Dumai</p>Ia juga mengimbau tidak  membuang limbah ke drainase dan laut</p>Dr elviriadi akademisi juga mengungkapkan soal penataan lingkungan serta jarak antara pabrik dengan masyarakat. </p>Semantara Faisal Sikumbang dan Bambang pelaksanaan kegiatan mengungkapkan bertujuan sebagai komitmen membangun lingkungan permukiman yang sehat di tengah pesatnya aktivitas industri menjadi perhatian utama dalam kegiatan</p>Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang diskusi yang mempertemukan unsur akademisi, pemerintah, industri, dan media, tetapi juga dirangkaikan dengan launching Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu, sebuah komunitas media yang telah berkiprah dalam mengisi ruang informasi publik di Kota Dumai.</p>Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya perspektif mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, pengendalian pencemaran, serta sinergi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pelaku industri dalam menciptakan kawasan permukiman yang sehat dan berkelanjutan.</p>Kegiatan dihadiri oleh perusahaan, unsur forkopimda, mahasiswa, perwakilan perusahaan dan beberapa kepala OPD dilingkungan Pemko Dumai. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_291_Ingin-Mewujudkan-Masyarakat-Sehat--KRB-Poros-Bumi-Ayu-dan-Yayasan-Bumi-Alam-Hijau-Kupas-Soal-Lingkungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6722/ingin-mewujudkan-masyarakat-sehat-krb-poros-bumi-ayu-dan-yayasan-bumi-alam-hijau-kupas-soal-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gaji ASN Bakal Dibayar Lewat Koperasi Desa Merah Putih</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 08:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gaji ASN Bakal Dibayar Lewat Koperasi Desa Merah Putih]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, berencana membahas usulan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) mela]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, berencana membahas usulan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurutnya, KDKMP hanya diusulkan sebagai salah satu alternatif saluran pembayaran gaji.</p>Ferry menyampaikan bahwa rencana tersebut akan dibicarakan lebih lanjut dengan Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. Dalam pertemuan tersebut, ia berencana menawarkan KDKMP untuk masuk ke dalam skema penyalur gaji ASN.</p>&quot;Redaksinya adalah koperasi menawarkan untuk ikut dalam mekanisme pembayaran gaji. Baru saja saya berbicara dengan Pak Menkeu, nanti akan dilakukan rapat bersama,&quot; ujar Ferry di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).</p>Ia menjelaskan bahwa pembicaraan tersebut belum membahas detail skema penyalurannya, melainkan masih sebatas usulan keterlibatan KDKMP.</p>&quot;Bukan teknisnya, kami menawarkan agar koperasi dapat menjadi instrumen pembayaran gaji pegawai dan pensiunan. Ini masih sebatas wacana yang akan kami diskusikan bersama pejabat di Kemenkop dan Kemenkeu,&quot; tuturnya.</p>Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa wacana gaji ASN via Kopdes Merah Putih belum final. Masih ada berbagai tahapan pengkajian sebelum diputuskan ke depannya.</p>&quot;Iya, itu belum final dan masih sebatas opsi atau wacana. Perlu dikaji mendalam karena selama ini mekanisme penggajian sudah melembaga melalui perbankan. Jangan sampai ada kemunduran dan yang paling utama jangan sampai menyulitkan ASN,&quot; jelas Bima Arya.</p>Meski Menkop Ferry menyebut baru akan mengusulkan, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa belum ada perubahan pada skema pembayaran gaji ASN. Ia membantah adanya rencana pengalihan pembayaran gaji ASN melalui KDKMP. &quot;Gaji dibayarkan langsung dari kas negara,&quot; tegas Suahasil. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_2516_Gaji-ASN-Bakal-Dibayar-Lewat-Koperasi-Desa-Merah-Putih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6721/gaji-asn-bakal-dibayar-lewat-koperasi-desa-merah-putih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">APBD-Perubahan  2026  Lima Kabupaten dan Kota Selesai Dievaluasi</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 08:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[APBD-Perubahan  2026  Lima Kabupaten dan Kota Selesai Dievaluasi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga saat ini sudah mene]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga saat ini sudah menerima draft APBD Perubahan 2026 dari 11 kabupaten/kota di Riau. Sementara satu daerah lagi tidak memiliki APBD-P 2026 yakni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).</p>Plt Kepala BPKAD Riau Indra SE mengatakan, dari 11 draft APBD P yang telah dikirim ke provinsi untuk proses evaluasi tersebut, pihaknya telah menyelesaikan evaluasi APBD-P 2026 untuk lima daerah. </p>&quot;Kami sudah menerima draft APBD-P 2026 dari 11 kabupaten/kota. Hanya satu daerah yang tidak ada APBD-P 2026 yakni Inhu,&quot; katanya.</p>Dikatakannya, lima daerah yang sudah selesai evaluasi APBD-P 2026 yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu dan Pelalawan. Sementara untuk daerah lainnya masih dalam tahap evaluasi.</p>&quot;Sementara untuk evaluasi APBD-P 2026 milik 6 daerah lainnya masih proses evaluasi,&quot; sebutnya. </p>Bagi daerah yang sudah selesai dilakukan proses evaluasi APBD P 2026 oleh Pemprov Riau, tahapan selanjutnya, yakni pihak pemerintah kabupaten/kota diminta melakukan tindak lanjut dari hasil evaluasi yang dilaksanakan. Baru selanjutnya disahkan bersama dengan DPRD kabupaten/kota setempat.</p>&quot;Yang sudah selesai evaluasi hendaknya langsung ditindaklanjuti hasil evaluasinya, baru kemudian disahkan bersama DPRD setempat untuk menjadi Perda APBD P 2026,&quot; jelasnya.</p>Sementara itu, untuk evaluasi APBD P 2026 milik Pemprov Riau. Juga sudah selesai dievaluasi dan masih dalam tahap evaluasi penyelesaian catatan yang diberikan pihak Kementerian dalam negeri (Kemendagri).</p>&quot;Untuk APBD-P 2026 Pemprov Riau juga sudah selesai dievaluasi oleh pihak Kemendagri. Saat ini masih dalam proses perbaikan pasca evaluasi,&quot; katanya.(lim/rpg)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202610/_3378_APBD-Perubahan--2026--Lima-Kabupaten-dan-Kota-Selesai-Dievaluasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/nusantara/6720/apbdperubahan-2026-lima-kabupaten-dan-kota-selesai-dievaluasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>