<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 02:52:06 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">SAMSON Sapi Qurban Prabowo Disembelih di Masjid Paripurna Al Manan</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SAMSON Sapi Qurban Prabowo Disembelih di Masjid Paripurna Al Manan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com, DUMAI Presiden Prabowo Subianto memberikan satu ekor hewan kurban yang akan di sembelih di Kota Dumai saat perayaan Idul]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b>, DUMAI- Presiden Prabowo Subianto memberikan satu ekor hewan kurban yang akan di sembelih di Kota Dumai saat perayaan Idul Adha 2026 di Kota Dumai. </p>Seekor sapi bernama Samson berukuran jumbo milik seorang peternak Hasan asal Kota Dumai, tepatnya di Kelurahaan Jayamukti, kematan Dumai Timur, menjadi sapi pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk dikurbankan di Kota Dumai pada 2026 ini. </p>Samson sapi jantan berjenis Simental milik Hasan, peternak asal Dumai  ini ditetapkan sebagai hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang awalnya memiliki bobot 910 kilogram saat ini, Rabu (20/5/2026), bertambah menjadi 950 kg dan  menjadi sapi terberat di Kota Dumai. </p>Pemeriksaan kesehatan Sapi Samson sendiri langsung disaksikan oleh Staf Ahli Wali Kota Dumai, Hermanto didampingi Kepala Dinas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Dumai, Elywarti.</p>Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim pengawas dari DKPP Dumai, sapi Samson dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban, dan dipasangkan bukti tanda hasil pemeriksaan.</p>Staf Ahli Wali Kota Dumai, Hermanto mengungkapkan bahwa kondisi dari sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto di Kota Dumai dalam keadaan sehat dan siap dilakukan penyembelihan pada perayaan Idul adha pada 27 Mei 2026 mendatang. </p>"Alhamdulillah sapi Samson dalam keadaan sehat, bahkan bobotnya bertambah yang awalnya 910 kg menjadi 950 kg," katanya, Rabu </p>Hermanto mengaku bahwa peternak sapi jumbo di Kota Dumai, sudah mulai banyak dan diharapkan akan timbul peternak sapi jumbo lainnya yang ada di Kota Dumai.</p>Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Dumai, Elywarti menerangkan &lrm;pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan sekretariat kepresidenan telah memberikan satu ekor sapi kurban dari presiden Prabowo.</p>"Sapi milik Hasan Peternak asal Dumai di Kelurahan Jaya Mukti &lrm;sudah terpilih menjadi sapi kurban Presiden di Kota Dumai, dengan harga  Rp 94 juta," sebutnya</p>Elywarti menerangkan sapi bantuan Presiden Prabowo ini telah dicek kesehatannya dan hasilnya dalam keadaan sehat.</p>"Kami tetap mengawasi sapi ini sampai hari H, dan akan di cek kesehatan dan kondisinya, semoga sampai hari H kondisi sapi tetap sehat dan kuat," ucapnya</p>Dirinya mengaku, sapi kurban Samson ini akan dipotong saat perayaan Idul Adha, yang dipusatkan di Masjid Paripurna  Al Manan, Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur </p>"Untuk sapi kurban presiden Prabowo di tahun 2025 itu dipotong di Masjid Agung Habiburahman Dumai Islamic Center, untuk tahun ini 2026 akan di pusatkan di Masjid Paripurna Al-Manan," pungkasnya </p>Samson sendiri merupakan sapi  yang dirawat sepenuh hati oleh Hasan, memiliki postur gagah dengan warna coklat tua yang mencolok, disertai corak putih dibagian Kepala&lrm;. </p>Dengan postur besar dan gagah, sapi berwarna coklat tua dengan warna putih di kepala itu sangat mencolok dari segi postur badan dikandang sapi milik Hasan, dan  menjadi hewan kurban Presiden Prabowo untuk dikurban kan di Kota Dumai.***(ant)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7859_SAMSON-Sapi-Qurban-Prabowo-Disembelih-di-Masjid-Paripurna-Al-Manan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6185/samson-sapi-qurban-prabowo-disembelih-di-masjid-paripurna-al-manan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kepengurusan DPP dan DPD Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih Resmi Dikukuhkan</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kepengurusan DPP dan DPD Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih Resmi Dikukuhkan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Tasyakuran dan pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bengkalis Lembaga]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai - Tasyakuran dan pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bengkalis Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (Sikat Perisih) periode 2026 - 2029 digelar pada Rabu (20/5/2026) di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Kota Dumai.</p>Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Khalifah Padil. Ketua panitia Ahmad Dahlan S.sos yang didampingi Sekretaris panitia Ridwan Safri menyampaikan terima kasih kepada para undangan yang telah hadir dalam pelantikan Pengurus DPP Dan DPD Sikat Perisih. " Tak lupa saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama dalam suksesnya pelantikan ini, " ujar Ahmad Dahlan.</p>H Armidi SH mewakili Dewan Pembina DPP Sikat Perisih menyampaikan sebagai anggota lembaga harus tegak lurus dalam menyikapi permasalahan hukum yang ada di kota Dumai.</p>" Kota Dumai harus kita ciptakan kondusif.<br>Selamat dan sukses kepada pengurus DPP dan Pengurus DPD terpilih, " ucap H Armidi SH.</p>Sementara itu, Ketua Umum DPP Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (Sikat Perisih) Kota Dumai Bastian Jambak menyebutkan organisasi ini hadir di kota Dumai bukan untuk ditakuti namun Sikat Perisih sebagai bagian kontrol sosial bagi seluruh elemen masyarakat di seluruh Indonesia dan khususnya Provinsi Riau.</p>Kata sambutan Walikota Dumai yang diwakili Asisten III Supranif Syamsir, berterima kasih atas undangan tasyakuran dan pengukuhan DPP dan DPD Sikat Perisih kota Dumai.</p>" Pemko Dumai menyambut baik atas kehadiran Sikat Perisih di kota Dumai ini. Pemerintah kota Dumai sangat konsen dengan LSM ataupun organisasi lainnya dalam pembangunan Kota Dumai. Kami mengucapkan Selamat atau Tahniah atas pelantikan pengurus DPP dan DPD Sikat Perisih Kota Dumai, " pungkasnya.</p>Diakhir acara dilakukan sesi foto bersama seluruh pengurus yang dilantik bersama Pemko Dumai dan sejumlah undangan lainnya.(rls)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_2658_Kepengurusan-DPP-dan-DPD-Lembaga-Masyarakat-Peduli-Riau-Bersih-Resmi-Dikukuhkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6184/kepengurusan-dpp-dan-dpd-lembaga-masyarakat-peduli-riau-bersih-resmi-dikukuhkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saat Dikendarai Mobil Nissan XTrail Terbakar di Dumai</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 18:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saat Dikendarai Mobil Nissan XTrail Terbakar di Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini bermakna bahwa nasib, baik atau buruk, sudah men]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai --Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini bermakna bahwa nasib, baik atau buruk, sudah menjadi ketentuan atau rahasia tuhan sehingga tidak bisa diubah, dicegah, atau ditebak sebelumnya. Mungkin sebait kata ini mirip dengan kejadian di Jalan Soekarno Hatta, Dumai, Riau, Rabu (20/05/2026)</p>Satu unit mobil Nissan Xtrail warna hitam yang sedang melintas di jalan nasional tersebut secara tiba tima mengeluarkan percikan api dari kamar mesin depan.</p>Melihat kendaraan mengeluarkan api dan berasap tebal, pemilik mobil Sitorus menghentikan kendaraanya dan keluar.</p>Api semakin membesar karena lokasi yang terbakar terdapat bahan bakan minyak serta karet serta body berbahan plastik yang mudah terbakar.</p>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai H Zulkarnaen didampingi Heri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran satu unit mobil Nissan XTrail berwarna hitam BK 1330 JP yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta.</p>Kejadiannya, Rabu (20/05/2026) sekira pukul 13.32 WIB pelapornya Sanjaya. Sedangkan korban atau pemilik mobil Sitorus</p>Kebakaran terjadi di Kelurahan Baganbesar, Bukit Kapur.</p>Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.</p>Terkait sumber api, mereka menyebut berasal dari kamar mesin depan. Sehingga kondisi mobil setengah kabekar sedangkan bagian belakang masih utuh dan cat tak tersentuh api.</p>Api berhasil ditaklukan pukul 14.28 WIB menurunkan unit 12 dan unit 10.</p>Pantauan dilapangan kondisi Nissan XTrail setengah bagian depan terbakar dan cat terkupas. Ban depan terlihat hangus terbakar sedangkan dibagian belakang terlihat utuh.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_5131_Saat-Dikendarai-Mobil-Nissan-XTrail-Terbakar-di-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6183/saat-dikendarai-mobil-nissan-xtrail-terbakar-di-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidang Abdul Wahid, Ketua Pemuda Pancasila Iwan Pansa Sebut Menerima Rp50 Juta</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 17:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidang Abdul Wahid, Ketua Pemuda Pancasila Iwan Pansa Sebut Menerima Rp50 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru  Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid menghadirkan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru -- Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid menghadirkan saksi Ketua Pemuda Pancasila (PP) Pekanbaru, Iwan Pansa.</p>
Ia mengaku pernah menerima uang puluhan juta rupiah dari Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau saat itu, Muhammad Arief Setiawan, untuk kebutuhan kegiatan organisasi.</p>
Pengakuan tersebut disampaikan Iwan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (20/5/2026).</p>Di hadapan majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Iwan mengaku memiliki hubungan pertemanan yang cukup dekat dengan Arief Setiawan.</p>&quot;Saya kenal Arief dan teman baik,&quot; ujar Iwan di ruang sidang.</p>Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi alasan dirinya meminta bantuan dana untuk kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) organisasi di Jakarta pada Oktober 2025.</p>JPU kemudian mendalami bentuk bantuan yang diminta saksi kepada Arief. Iwan menjelaskan bahwa bantuan itu digunakan untuk mendukung keberangkatan rombongan organisasi menuju Jakarta.</p>&quot;Kegiatan organisasi Mubes di Jakarta. Keberangkatan 300 orang ke Jakarta, bulan 10 tahun 2025,&quot; jelasnya.</p>Dalam persidangan, Iwan mengaku menerima uang sebanyak dua kali dengan total Rp50 juta.</p>&quot;Kita terima Rp25 juta dua kali. Total Rp50 juta,&quot; ungkapnya.</p>Ia menyebut penyerahan uang dilakukan sekitar September 2025 atau sekitar satu bulan sebelum kegiatan berlangsung.</p>Namun, Iwan menegaskan bahwa permintaan bantuan tersebut dilakukan secara pribadi dan tidak disertai proposal resmi organisasi.</p>&quot;Sebagai teman baik, saya minta,&quot; katanya.</p>Saat ditanya JPU apakah ada proposal resmi yang diajukan kepada Arief Setiawan, Iwan memastikan tidak ada dokumen pengajuan maupun tanda terima.</p>Penyerahan uang disebut dilakukan melalui Sekretaris Dinas PUPR Riau, Ferry Yunanda.</p>&quot;Ferry yang menelepon dan mau jumpa. Dia bilang ada titipan untuk saya,&quot; ujar Iwan.</p>Ia menjelaskan, penyerahan uang dilakukan dua kali di kawasan Jalan Sudirman, Pekanbaru.</p>&quot;Ferry yang menyerahkan sebanyak dua kali,&quot; katanya lagi.</p>JPU kemudian menyinggung soal pengembalian uang sebesar Rp50 juta yang dilakukan Iwan pada 18 Mei 2026. Menjawab pertanyaan itu, Iwan mengaku baru memiliki uang untuk mengembalikannya.</p>&quot;Baru punya uang,&quot; jawabnya singkat.</p>Tak hanya itu, dalam persidangan juga terungkap adanya dugaan permintaan tambahan di luar Rp50 juta tersebut.</p>JPU menyebut terdapat beberapa kali permintaan lain dengan nominal berbeda-beda. Namun, Iwan mengaku tidak mengingat secara rinci jumlah maupun total keseluruhan uang yang pernah diterimanya.</p>&quot;Ada Rp10 juta, tapi saya tidak ingat,&quot; ujarnya.</p>Saat diminta menjelaskan total keseluruhan penerimaan uang, Iwan kembali mengaku lupa.</p>&quot;Totalnya berapa?&quot; tanya JPU.</p>&quot;Tidak ingat saya,&quot; jawab saksi.</p>Jaksa kemudian meminta saksi kembali mengingat jumlah uang yang pernah diterimanya dan menghubungi penyidik apabila sudah mengingat secara pasti.</p>&quot;Kami sangat menghargai itikad baik saudara mengembalikan uang yang bukan haknya,&quot; ujar JPU KPK.***</p>
sumber: Riau Aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_5205_Sidang-Abdul-Wahid--Ketua-Pemuda-Pancasila-Iwan-Pansa-Sebut-Menerima-Rp50-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6182/sidang-abdul-wahid-ketua-pemuda-pancasila-iwan-pansa-sebut-menerima-rp50-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kecelakaan Beruntun di Pinggir, Bengkalis Libatkan Tiga Kendaraan Tiga Korban Luka-luka</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 16:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kecelakaan Beruntun di Pinggir, Bengkalis Libatkan Tiga Kendaraan Tiga Korban Luka-luka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash Kecelakaan Lalu Lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polda Riau tepatnya di kilometer 99 jalan Lintas Duri &nd]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; Kecelakaan Lalu Lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polda Riau tepatnya di kilometer 99 jalan Lintas Duri &ndash; Pekanbaru, Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau, Selasa (19/05/2026) sekira pukul 12.30 WIB.</p>
Kecelakaan beruntun di jalan lintas tersebut melibatkan tiga unit kendaraan jenis truk tanki CPO BM 9955 FU, kemudian mobil box Colt Diesel BM 9930 TZ dan mobil Pick Up BM 8995 DQ.</p>Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP. Shandra Amalia melalui Kanit Gakkum Ipda Jones Frankie membenarkan peristiwa nahas tersebut.</p>&quot;Benar, kecelakaan tersebut melibatkan tiga unit kendaraan dan menyebabkan tiga orang korban mengalami luka-luka serta seluruh kendaraan yang terlibat laka mengalami kerusakan,&quot; kata Kanit Gakkum.</p>Kronologis kecelakaan tersebut, kata dia, bermula dari truk box BM 9930 TZ dikemudikan oleh RI melaju dari arah Pekanbaru ke arah Duri, Mandau.<br></p>
Setibanya di lokasi truk tersebut bergerak ke kanan jalan hingga pada saat bersamaan datang truk tanki CPO dari arah berlawanan yang dikemudikan oleh AG.<br></p>
Karena jarak sudah sangat dekat, kecelakaan tidak terhindarkan antara truk tangki dan truk CPO. </p>
Dan pada saat tersebut pula, turut melaju dari arah Pekanbaru ke Duri satu unit pick up Daihatsu Grand Max dikemudikan oleh AW. </p>
Akibatnya, kecelakaan beruntun tak terelakkan antara ketiga unit kendaraan tersebut,&quot; tegasnya.</p>Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat berkendara. ***(cn/ant)</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_817_Kecelakaan-Beruntun-di-Pinggir--Bengkalis-Libatkan-Tiga-Kendaraan-Tiga-Korban-Luka-luka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6181/kecelakaan-beruntun-di-pinggir-bengkalis-libatkan-tiga-kendaraan-tiga-korban-lukaluka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Tangan Rizky Lewat Inovasi Pakan Lele Dongkrak Omzet Puluhan Juta</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 14:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Tangan Rizky Lewat Inovasi Pakan Lele Dongkrak Omzet Puluhan Juta]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.comRokan Hilir &ndash Bagi para pembudidaya ikan di Sei Manasib, setiap memasuki masa panen lele bukan selalu menjadi momen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b>--Rokan Hilir &ndash; Bagi para pembudidaya ikan di Sei Manasib, setiap memasuki masa panen lele bukan selalu menjadi momen yang menghadirkan rasa lega. Di balik riak air kolam dan padatnya aktivitas budidaya, tersimpan kecemasan panjang akibat tingginya biaya produksi dan harga jual yang kerap tidak menentu.</p>Kondisi itu pernah dirasakan langsung oleh Muhammad Rizky (31), Sekretaris BUMDes sekaligus penggerak Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Lele Sei Manasib. Bagi Rizky, usaha budidaya lele sempat terasa seperti perjuangan tanpa kepastian. Harga pakan yang terus melambung tinggi seakan berkejaran dengan harga jual ikan yang sering dimainkan tengkulak, membuat keuntungan kelompok semakin tergerus.</p>&quot;Antara biaya operasional yang terus membengkak dan margin keuntungan yang makin tipis, kami sempat berada di titik lelah. Bukan hanya lelah secara fisik karena merawat ikan setiap hari, tetapi juga lelah secara mental karena merasa kerja keras kami belum memberikan hasil yang pasti,&quot; ungkap Rizky.</p>Berangkat dari kondisi tersebut, Rizky menyadari bahwa situasi itu tidak bisa terus dibiarkan. Ia percaya bahwa kelompok budidaya di Sei Manasib harus keluar dari ketergantungan dan mulai membangun sistem usaha yang lebih mandiri.</p>Melalui Program Perikanan Riau PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), harapan baru mulai tumbuh. Kehadiran program pemberdayaan ini tidak hanya memberikan dukungan fasilitas, tetapi juga membuka ruang pembelajaran dan pendampingan bagi kelompok pembudidaya untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.</p>Sebagai salah satu anggota kelompok yang paling vokal mendorong perubahan, Rizky bersama rekan-rekannya melakukan perjalanan ke Desa Bangko Jaya. Di sana, mereka belajar langsung dari kelompok binaan yang telah berhasil memproduksi pakan mandiri untuk budidaya lele serta mampu menembus pasar distribusi Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Program Gizi).</p>Dari pengalaman tersebut, Rizky mulai melihat peluang besar dalam pemanfaatan ikan rucah  hasil tangkapan sampingan yang sebelumnya sering dianggap limbah pesisir sebagai bahan baku pakan alternatif.</p>Namun, perjalanan menuju keberhasilan tidak berjalan mudah. Pada tahap awal uji coba produksi pakan mandiri, formulasi yang mereka buat justru mengalami kegagalan. Pelet yang dicetak hancur dan berubah menjadi serbuk ketika ditebar ke kolam sehingga berdampak pada kualitas air.</p>&quot;Mesin vertikal itu membutuhkan tingkat presisi yang tinggi. Saya sempat salah dalam metode pengaturan putaran pisau sehingga pelet tidak bisa memadat dengan sempurna,&quot; kenang Rizky.</p>Kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Rizky terus melakukan percobaan, mulai dari menyesuaikan kadar kelembaban adonan hingga melakukan kalibrasi mesin secara berulang. Hingga akhirnya, upaya tersebut membuahkan hasil ketika mesin berhasil menghasilkan butiran pelet yang padat dan berkualitas.</p>Keberhasilan memproduksi pakan mandiri menjadi titik balik bagi kelompok budidaya lele Sei Manasib. Biaya operasional yang sebelumnya membebani kini dapat ditekan secara signifikan, sementara kualitas nutrisi pakan tetap terjaga.</p>Tidak berhenti pada inovasi pakan, Rizky juga mulai mengembangkan strategi pemasaran kelompok. Ilmu tata niaga yang ia pelajari kemudian diaplikasikan untuk membuka jalur distribusi langsung ke Dapur SPPG dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis.</p>Hasilnya, dalam satu siklus produksi kelompok mampu menghasilkan sekitar 2,3 ton lele, dengan 519 kilogram di antaranya terserap langsung untuk kebutuhan program penyediaan pangan bergizi. Dalam tiga bulan terakhir, kelompok ini berhasil membukukan omzet hingga Rp32 juta.</p>Perubahan tersebut perlahan menghapus rasa minder yang sebelumnya membayangi para pembudidaya. Kini mereka berdiri lebih percaya diri sebagai kelompok usaha masyarakat yang produktif dan mandiri, sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal.</p>Manager CID Regional 1 PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa keberhasilan Pokdakan Lele Sei Manasib menunjukkan bagaimana program pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak ekonomi yang nyata apabila dijalankan secara konsisten dan berbasis potensi lokal.</p>Menurutnya, PHR akan terus mendorong hadirnya program-program yang mampu memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya saing.<br>&quot;PHR berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun penguatan kapasitas kelompok usaha lokal. Kami percaya, kemandirian masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,&quot; ujarnya.</p>Ia juga menambahkan bahwa dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terhadap operasional industri hulu migas memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional. &quot;Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus mendukung kelancaran operasional industri hulu migas. Dukungan tersebut sangat penting dalam menjaga keberlanjutan operasi dan ketahanan energi nasional, di mana PHR menjadi salah satu penopang utama produksi migas Indonesia,&quot; tambahnya.</p>Kini, bagi Rizky, kolam lele bukan lagi sekadar tempat mencari penghidupan. Di balik air kolam yang tenang, tumbuh keyakinan baru bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjuangan.</p>&quot;Air di kolam boleh saja menyusut saat kemarau panjang, tetapi tekad kami untuk mandiri tidak akan pernah ikut mengering. Dari keterbatasan, kami belajar bahwa selalu ada jalan bagi orang-orang yang mau terus berusaha dan tidak menyerah,&quot; pungkasnya.***(rls)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_6028_Di-Tangan-Rizky-Lewat-Inovasi-Pakan-Lele-Dongkrak-Omzet-Puluhan-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6180/di-tangan-rizky-lewat-inovasi-pakan-lele-dongkrak-omzet-puluhan-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gaya Hidup Ramah Lingkungan, ASN Dumai Diwajibkan Pilah Sampah Plastik</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 09:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gaya Hidup Ramah Lingkungan, ASN Dumai Diwajibkan Pilah Sampah Plastik]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Gaya hidup peduli lingkungan kini mulai diterapkan serius di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. Wali Kota Dumai,]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Gaya hidup peduli lingkungan kini mulai diterapkan serius di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. Wali Kota Dumai, Paisal mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2026 yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) memilah sampah, khususnya sampah plastik, baik di rumah maupun di tempat kerja.</p>Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan ramah lingkungan di kalangan ASN.</p>Tak sekadar aturan, kebijakan tersebut juga diarahkan agar sampah plastik memiliki nilai ekonomis melalui pengelolaan di bank sampah milik Pemerintah Kota Dumai.</p>Dalam instruksi tersebut, para kepala OPD diminta ikut mengoordinasikan proses pemilahan sampah di masing-masing instansi.</p>Sampah yang telah dipilah nantinya akan dikumpulkan dan disalurkan ke Bank Sampah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai.</p>Menurut Paisal, persoalan sampah bukan lagi sekadar isu kebersihan, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang harus lebih peduli terhadap lingkungan.</p>&quot;Selain mencegah sampah plastik mencemari lingkungan, kita ingin gerakan ini juga memberi manfaat ekonomi lewat pengelolaan di bank sampah,&quot; ujarnya, Rabu (20/5/2026).</p>Menariknya, instruksi ini juga dibarengi dengan penegakan disiplin. ASN yang kedapatan membuang sampah sembarangan atau tidak menjalankan aturan pemilahan sampah dapat dikenai sanksi berupa pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).</p>Pengawasan terhadap pelaksanaan aturan tersebut akan melibatkan Inspektorat Daerah agar program berjalan konsisten di seluruh lingkungan Pemko Dumai.</p>Lewat kebijakan ini, Pemko Dumai ingin menjadikan ASN sebagai role model gaya hidup bersih dan peduli lingkungan.</p>"Harapannya, kebiasaan sederhana seperti memilah sampah bisa menjadi budaya baru yang berdampak positif bagi kota dan masyarakat," tandasnya. ***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_969_Gaya-Hidup-Ramah-Lingkungan--ASN-Dumai-Diwajibkan-Pilah-Sampah-Plastik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6179/gaya-hidup-ramah-lingkungan-asn-dumai-diwajibkan-pilah-sampah-plastik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berlayar dari Pelabuhan Wilmar ke Pelindo Dumai, ABK Hilang di Laut</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 09:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berlayar dari Pelabuhan Wilmar ke Pelindo Dumai, ABK Hilang di Laut]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Tim SAR Gabungan melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang diduga terjatuh dari kapal pompon]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Tim SAR Gabungan melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang diduga terjatuh dari kapal pompong di Perairan Selat Rupat, Kota Dumai, Selasa (19/5/2026). </p>Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi menjelaskan, bahwa pihaknya menerima informasi kejadian pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 11.10 WIB dari Serma Khadirin anggota Lanal Dumai.</p>&quot;Berdasarkan informasi yang diterima, kapal pompong diketahui berangkat dari Pelabuhan Wilmar Pelintung menuju Pelabuhan Pelindo Dumai pada pukul 01.00 WIB,&quot; katanya.</p>Namun, saat kapal tiba di Pelabuhan Pelindo Dumai sekitar pukul 06.00 WIB, satu orang penumpang onboard (POB) diketahui tidak berada di kapal dan diduga terjatuh di perairan. Korban diketahui bernama Agustinus Laia (30), warga Tuhemberua, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan.</p>Lokasi kejadian berada di Perairan Selat Rupat Dumai pada titik koordinat perkiraan 1&deg;39&#039;44"N 101&deg;33&#039;27"E atau sekitar 6 Nautical Mile dari Pelabuhan Pelindo Dumai dengan heading 103 derajat.</p>&quot;Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai sebanyak 3 personel bersama Crew RB 218 sebanyak 3 personel diberangkatkan menuju lokasi menggunakan Skoci RB 218,&quot; paparnya.</p>Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan penyisiran dari Pelabuhan Pokala Dumai menuju lokasi perkiraan kejadian sesuai rencana operasi hari pertama dengan luas area pencarian mencapai 6,88 Nautical Mile persegi.</p>Pencarian dilakukan dengan kondisi cuaca cerah berawan, arah angin dari tenggara menuju barat daya, serta tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.</p>Hingga pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan dan pencarian dihentikan sementara. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.</p>&quot;Kami juga menghimbau kepada keluarga korban maupun masyarakat yang ikut melakukan pencarian agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di perairan,&quot; ujarnya. ***(MCR)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_5264_Berlayar-dari-Pelabuhan-Wilmar-ke-Pelindo-Dumai--ABK-Hilang-di-Laut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6178/berlayar-dari-pelabuhan-wilmar-ke-pelindo-dumai-abk-hilang-di-laut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidang Korupsi PT SPRH Rohil, Uang Perusahaan Ditransfer ke Rekening Kekasih Capai Ratusan Juta</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 07:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidang Korupsi PT SPRH Rohil, Uang Perusahaan Ditransfer ke Rekening Kekasih Capai Ratusan Juta]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Kasus korupsi di Rokanhilir yang menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) Rahman]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Kasus korupsi di Rokanhilir yang menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) Rahman, diduga mengalirkan uang ratusan juta rupiah ke rekening kekasih Lena Amelia (23).</p>Fakta tersebut terungkap dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (18/5/2026) sore.</p>Rahman merupakan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen PT PHR yang dikelola PT SPRH periode 2023&ndash;2024.</p>Lena dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum (JPU) Tomi Jepisa dan Cindy Sihotang mengaku menerima transfer uang sebesar Rp181 juta selama April hingga Juli 2025.</p>&quot;Uang itu ditransfer ke rekening saya. Totalnya selama empat bulan sebesar Rp181 juta,&quot; kata Lena di persidangan yang dipimpin majelis hakim Jonson Parancis.</p>Menurut Lena, uang tersebut sebagian besar ditransfer melalui orang kepercayaan terdakwa bernama Wahid. Namun, beberapa kali transfer juga dilakukan langsung oleh Rahman.</p>&quot;Kadang-kadang terdakwa juga ada transfer,&quot; ujarnya.<br></p>
Dalam persidangan, Lena mengakui uang tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadinya sebagai kekasih terdakwa. Ia juga mengetahui sumber dana yang diterimanya bukan berasal dari gaji Rahman.</p>&quot;Saya tahu kalau uang itu bukan dari gaji terdakwa,&quot; ucap Lena.</p>Jaksa kemudian mendalami awal hubungan keduanya. Lena mengaku pertama kali bertemu Rahman di Batam saat bekerja di sebuah salon. Setelah beberapa kali bertemu, keduanya menjalin hubungan asmara.</p>Rahman kemudian menawarkan Lena bekerja di perusahaan penukaran uang (money changer) miliknya dengan gaji Rp10 juta per bulan.</p>&quot;Terdakwa mengatakan kalau bekerja di perusahaannya saya akan digaji Rp10 juta sebulan,&quot; tutur Lena.</p>Sejak saat itu, Lena mengaku sering bepergian bersama Rahman ke sejumlah kota untuk mengembangkan bisnis penukaran uang tersebut.</p>Keduanya kemudian diamankan tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau saat tiba di Pelabuhan Dumai.</p>Selain Rahman, perkara tersebut juga menjerat tiga terdakwa lain, yakni Zulkifli selaku kuasa hukum perusahaan, Muhammad Arif sebagai Asisten II Ekonomi dan Antar Lembaga PT SPRH, Dedi Saputra selaku Kepala Divisi Pengembangan PT SPRH.</p>Para terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.</p>Perkara ini bermula dari dugaan penyimpangan pengelolaan dana PI sebesar Rp551.473.883.895 yang diterima PT SPRH dari PT PHR.</p>Dana tersebut diduga tidak dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi serta disalurkan kepada sejumlah pihak.</p>Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp64.221.484.127,60.</p>Dalam proses penyidikan, penyidik turut menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Salah satunya berupa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Raya Petapahan, Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.*** cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_4531_Sidang-Korupsi-PT-SPRH-Rohil--Uang-Perusahaan-Ditransfer-ke-Rekening-Kekasih-Capai-Ratusan-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6177/sidang-korupsi-pt-sprh-rohil-uang-perusahaan-ditransfer-ke-rekening-kekasih-capai-ratusan-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tempatkan K3 untuk Operasional Andal</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 06:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tempatkan K3 untuk Operasional Andal]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai &mdash Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui implement]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai &mdash; Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui implementasi budaya keselamatan di seluruh lini operasional Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai. Terbaru, Kilang Dumai juga telah mengimplementasikan kebijakan Stop Work Authority (SWA) sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menempatkan K3 sebagai fondasi utama untuk menjaga operasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.</p>Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Syahrial Okzani menjelaskan bahwa program SWA merupakan kewenangan bagi setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan atau tindakan yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya secara langsung, termasuk risiko major accident yang dapat berdampak pada keselamatan personel, lingkungan, aset perusahaan, maupun reputasi perusahaan.</p>&quot;Langkah ini menjadi penguatan internalisasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang sudah diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan di seluruh lini aktivitas kerja sehari-hari. Pelaksanaan SWA ini dilakukan melalui sejumlah tahapan aksi yang sistematis dan terstruktur,&quot; ujar Syahrial.</p>Pemberlakuan Stop Work Authority ini tidak hanya menjadi hak dan kewenangan bagi pekerja di kilang, tetapi juga berlaku bagi Kontraktor maupun Mitra Kerja Perusahaan. Adapun tahapan pelaksanaan Stop Work Authority dilakukan ketika pekerja, mitra kerja, maupun visitor mengidentifikasi potensi bahaya, seperti kondisi dan perilaku tidak aman hingga faktor cuaca atau lingkungan kerja berisiko.</p>Selanjutnya dilakukan tahap Notify dengan memberitahukan penghentian pekerjaan kepada pengawas terkait, dilanjutkan tahap Correct melalui perbaikan dan pengendalian risiko sebelum pekerjaan kembali dilanjutkan pada tahap Resume. Tahapan akhir yakni Record melalui pelaporan dan dokumentasi implementasi SWA yang kemudian dianalisis, dievaluasi, serta diinput ke dalam sistem perusahaan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan guna memperkuat mitigasi risiko dan mendukung keselamatan serta keandalan operasional perusahaan.</p>&quot;Stop Work Authority bukan slogan, namun adalah mekanisme yang jelas yang dapat dilakukan siapapun, kapan pun, saat pekerjaan dirasa tidak aman. Karena tidak ada target yang lebih penting daripada keselamatan,&quot; tegas Syahrial.</p>Sebagai kilang strategis di wilayah barat Indonesia yang menopang 16,5% kebutuhan energi nasional, khususnya kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus melakukan penguatan budaya HSSE serta perbaikan berkelanjutan guna menjaga keandalan operasional dalam mendukung ketahanan energi nasional. Implementasi kebijakan Stop Work Authority juga dibarengi dengan upaya membangun awareness seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja melalui berbagai sosialisasi yang dilakukan secara masif, di antaranya melalui street campaign, pemanfaatan videotron, pesan broadcast pada media internal perusahaan, hingga pemasangan banner dan spanduk di sejumlah titik area kilang.</p>Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan kebijakan terkait wewenang untuk memberhentikan pekerjaan (Stop Work Authority) mencerminkan komitmen serius Perusahaan meningkatkan aspek keselamatan kerja secara berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menjadi penghambat produktivitas, melainkan bentuk integritas perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama di atas segalanya.</p>&quot;Implementasi Stop Work Authority menunjukkan bahwa perusahaan terus adaptif dan responsif dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional. Melalui kebijakan ini, kami ingin membangun kepedulian seluruh insan perusahaan agar memiliki keberanian untuk menghentikan pekerjaan yang dinilai tidak aman, karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,&quot; pungkas Muhammad Rum.</p>Melalui penerapan kebijakan Stop Work Authority, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan meyakini bahwa budaya keselamatan yang kuat tidak hanya menjadi kunci keberlangsungan operasional dan bisnis, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab perusahaan dalam melindungi pekerja, menjaga aset, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7886_Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Tempatkan-K3-untuk-Operasional-Andal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6176/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-tempatkan-k3-untuk-operasional-andal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">WNI dan 4 Wartawan Foto Diculik Israel dalam Pelayaran ke Palestina</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 06:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[WNI dan 4 Wartawan Foto Diculik Israel dalam Pelayaran ke Palestina]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Jakarta  Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengungkap ada dua warga negara Indonesia (WNI) dalam pelayaran ke Gaza P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Jakarta - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengungkap ada dua warga negara Indonesia (WNI) dalam pelayaran ke Gaza Palestina yang kembali diculik tentara Israel. </p>
Total kini sembilan WNI ditahan oleh tentara Israel.</p>
"Update Asad dan Hendro, konfirmasi intersep kapal Kasr-1 Sadabat. Total sembilan WNI diculik Israel," kata Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).</p>Harfin menjelaskan, kedua WNI adalah Asad Aras Muhammad relawan Spirit of Aqso dan Hendro Prasetyo relawan SMART 71. Arfin menyebut, keduanya diketahui telah ditahan oleh Israel.</p>"Pantauan command center GSF di Turki," jelasnya.</p>Harfin mengatakan, pesan SOS dari Hendro dan Aras sudah keluar. Maka, semua WNI dalam perjalanan misi kemanusiaan Sumud Flotilla 2026 telah diculik.</p>Berikut 9 WNI yang diculik tentara Israel berdasarkan laporan GPCI:</p>1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro</p>2. Ronggo Wirasanu. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro</p>3. Andi Angga Prasadewa - (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef</p>4. Asad Aras Muhammad - (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1</p>5. Hendro Prasetyo. (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1</p>6. ⁠Bambang Noroyono. (REPUBLIKA) Kapal BoraLize</p>7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk</p>8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho - (Tempo) Kapal Ozgurluk</p>9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk<br></p>
DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI</p>
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meminta pemerintah segera memastikan kondisi seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza. Saan mengatakan pemerintah perlu segera mengambil langkah untuk membawa pulang seluruh WNI yang ditangkap Israel.</p>
"Ya, pertama tentu kita berharap ya, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, pemerintah ya, untuk ya bisa berusahalah ya, membantu untuk menyelesaikan terkait dengan penangkapan WNI kita di Israel itu," kata Saan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).</p>"Jadi, saya yakin pemerintah juga akan menaruh perhatian yang besar terhadap warga negara kita," sambungnya.</p>Saan menilai hal paling mendesak yang harus dilakukan pemerintah ialah memastikan kondisi WNI tersebut dalam keadaan aman dan selamat. Menurutnya, kepastian kondisi para WNI penting agar keluarga di Tanah Air tenang.</p>"Tentu pertama memastikan keberadaan kedua WNI itu dalam keadaan selamat ya, aman, itu penting juga untuk memastikan. Supaya keluarga yang dari kedua WNI juga tenang ya, ketika mendapatkan keluarganya yang ditangkap di sana," jelasnya.</p>Saan juga menyoroti aspek keselamatan dalam misi kemanusiaan yang masih berlangsung. Saan berharap seluruh pihak tetap mengutamakan keamanan para peserta misi.</p>"Ya pasti kita berharap bahwa keselamatan menjadi penting," tuturnya.</p>Kemlu sudah mengutuk keras tindakan Israel yang mencegat sejumlah kapal dan menangkap relawan WNI yang tergabung dalam rombongan Misi Kemanusiaan International Global Sumud Flotilla atau GSF 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Kemlu mendesak Israel melepaskan seluruh awak kapal Sumud Flotilla yang ditahan.</p>"Kementerian Luar Negeri mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional," kata juru bicara 1 Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangannya, Selasa (19/5).</p>Berdasarkan informasi per pagi ini, dari total 9 WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia, sebanyak 5 WNI telah ditangkap oleh militer Israel. Sementara itu, 4 orang lainnya yang berada di 2 kapal masih berlayar di sekitar perairan Siprus.</p>Kemlu mengungkap situasi di lapangan masih dinamis. Keempat WNI lain yang masih berlayar dalam kondisi rentan dan dapat sewaktu-waktu ditangkap Israel.</p>"Situasi di lapangan masih sangat dinamis. Keempat WNI yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan dan sewaktu-waktu juga dapat mengalami intersepsi atau penangkapan oleh militer Israel," katanya.*** (amw/detik/rfs)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_2815_WNI-dan-4-Wartawan-Foto-Diculik-Israel-dalam-Pelayaran-ke-Palestina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6175/wni-dan-4-wartawan-foto-diculik-israel-dalam-pelayaran-ke-palestina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beraksi di Kebun Sawit, Polisi Amankan 283 Butir Amunisi Berbagai Kaliber</guid>
            <pubDate>Wed, 20 May 2026 04:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beraksi di Kebun Sawit, Polisi Amankan 283 Butir Amunisi Berbagai Kaliber]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Rokanhilir Polsek Bangko Pusako Polres Rokan Hilir mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Bangko]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b>-- Rokanhilir --Polsek Bangko Pusako Polres Rokan Hilir mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Bangko Pusako.</p>
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka beserta barang bukti sabu seberat 43,3 gram dan 283 butir amunisi berbagai jenis kaliber.</p>Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di kawasan kebun sawit warga di Dusun Sei Rumbia, Kepenghuluan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako.</p>"Atas informasi tersebut, Kapolsek Bangko Pusako memerintahkan tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti narkotika," kata Putu, Selasa (19/5/2026).</p>Pengungkapan dilakukan pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB saat Unit Reskrim Polsek Bangko Pusako menangkap tiga pria berinisial AW, KA, dan HA di area kebun sawit yang diduga menjadi lokasi transaksi narkotika.</p>Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita satu paket besar dan dua paket kecil diduga sabu dengan berat total 43,3 gram.</p>Selain itu, polisi juga mengamankan empat unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, sepeda motor, alat hisap sabu serta uang tunai Rp1,55 juta yang diduga hasil penjualan narkotika.</p>"Berdasarkan hasil interogasi, ketiga tersangka mengaku memperoleh sabu dari seorang pria berinisial S yang tinggal di wilayah Balam Kilometer 9, Kecamatan Bangko Pusako," ujarnya.</p>Polisi kemudian melakukan pengembangan dan sekitar pukul 18.30 WIB berhasil menangkap tersangka S saat diduga hendak melarikan diri di area kebun sawit Dusun Wonosari, Kepenghuluan Bangko Jaya.</p>Dari tangan tersangka S, petugas mengamankan satu unit telepon genggam dan uang tunai Rp2,38 juta.</p>Selanjutnya polisi melakukan penggeledahan di dua rumah kontrakan yang ditempati tersangka S di Jalan Lintas Riau-Sumut Kilometer 9, Dusun Wonosari.</p>Dalam penggeledahan rumah pertama, polisi menemukan uang tunai Rp50 juta, satu butir pil warna kuning diduga ekstasi, uang tunai Rp4,1 juta serta buku tabungan atas nama tersangka.</p>Sementara dari rumah kontrakan kedua, petugas menemukan plastik klip berbagai ukuran, lima unit timbangan digital, sendok stainless steel, kaca pirek dan gunting yang diduga digunakan untuk mengemas sabu.</p>Tak hanya itu, polisi juga menyita 283 butir peluru berbagai jenis kaliber dari lokasi tersebut.</p>"Kini seluruh tersangka telah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut," tambah Putu.</p>Saat ini petugas masih melakukan pendalaman terkait asal-usul amunisi yang ditemukan serta menganalisis rekening para tersangka guna menelusuri kemungkinan tindak pidana pencucian uang hasil peredaran narkotika.</p>Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba..***(RA)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_5266_Beraksi-di-Kebun-Sawit--Polisi-Amankan-283-Butir-Amunisi-Berbagai-Kaliber.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6174/beraksi-di-kebun-sawit-polisi-amankan-283-butir-amunisi-berbagai-kaliber/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dugaan Korupsi Jasa Pandu Kapal di Dumai, Kejati Periksa 15 Saksi</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 21:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dugaan Korupsi Jasa Pandu Kapal di Dumai, Kejati Periksa 15 Saksi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Penegak hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ternyata telah memeriksa sebanyak 15 orang sebagai saksi dalam kasus duga]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Penegak hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ternyata telah memeriksa sebanyak 15 orang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi jasa layanan kapal di perairan wajib pandu Kelas 1 Dumai. </p>
Penyidikan perkara ini menyasar pada dugaan penyimpangan dalam penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari jasa pandu/jasa tunda kapal periode 2015-2025.</p>Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Riau, Zikrullah menyatakan, penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut masih terus dikembangkan. Ia menyebut, sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 15 orang. </p>"Saksi yang sudah diperiksa lebih kurang 15 orang," terang Zikrullah saat dikonfirmasi SabangMerauke News, Selasa (19/5/2026). </p>Meski demikian, Zikrullah belum menjawab soal modus dugaan korupsi dan berapa besaran perkiraan kerugian negara dalam kasus tersebut. </p>"Masih berproses," terangnya singkat. </p>Sebelumnya, sepanjang April 2026 lalu, penyidik pidana khusus Kejati Riau telah melakukan rangkaian penggeledahan sejumlah kantor instansi pemerintah dan swasta di Kota Dumai. Penggeledahan menyasar kantor otoritas dan pelayanan pelabuhan di Dumai. Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di sejumlah kantor perusahaan layanan jasa tunda/jasa pandu kapal serta agen pelayaran di Kota Dumai. </p>Dalam penggeledahan tersebut, penyidik Kejati Riau telah menyita sejumlah alat bukti berupa dokumen fisik maupun elektronik. </p>Berikut daftar 11 kantor yang telah digeledah oleh penyidik pidana khusus Kejati Riau:</p>1. Kantor PT Sinarmas LDA Usaha Pelabuhan (SLUP) Dumai merupakan anak perusahaan PT Sinarmas LDA Maritime. </p>2. Kantor PT Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) merupakan BUMD Pemko Dumai</p>3. Kantor Agen Kapal Usada Seroja Jaya (USDA) di Jalan Sei Masang, Dumai Timur.</p>4. Kantor Agen Kapal PT Wasaka Indonesia Jaya (WIJ)</p>5. Kantor PT Taruna Cipta Kencana</p>6. Kantor PT Pelayaran Cahaya Papua</p>7. Kantor PT Spectra Segara Tirta Line</p>8. Kantor Agen Kapal Samudra Saran Kurnia</p>9. Kantor PT Pelindo Cabang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim</p>10. Kantor PT Pelindo Jasa Maritim Dumai Dermaga B Pelabuhan Umum di Jalan Datuk Laksamana, Kota Dumai.</p>11. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai </p>
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dalam perkara ini Kejati Riau telah meminta keterangan dari para saksi berasal dari instansi dan badan usaha terkait, antara lain ​Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) serta Distrik Navigasi setempat.</p>Dugaan korupsi ini diduga berkaitan dengan pengelolaan penerimaan dari jasa layanan kapal pandu/tunda yang seharusnya masuk sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau bagi hasil kepada negara/ daerah. </p>Celah adanya ketidaksesuaian penyetoran dana jasa pandu dan tunda serta praktik ​Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak ketiga, juga diduga masuk dalam ranah penyidikan. </p>Di sejumlah daerah lainnya, aparat hukum juga pernah mengusut kasus sejenis. Misalnya penyidikan di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara dan penyidikan umum untuk kasus serupa di Sungai Lalan, Sumatera Selatan. ***<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_2007_Dugaan-Korupsi-Jasa-Pandu-Kapal-di-Dumai--Kejati-Periksa-15-Saksi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6173/dugaan-korupsi-jasa-pandu-kapal-di-dumai-kejati-periksa-15-saksi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Utang Indonesia Hampir Rp10.000 Triliun, Pemerintah Sebut Masih Aman</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 08:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Utang Indonesia Hampir Rp10.000 Triliun, Pemerintah Sebut Masih Aman]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Jakarta  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi posisi utang pemerintah yang hampir menyentuh angka Rp 10.000]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi posisi utang pemerintah yang hampir menyentuh angka Rp 10.000 triliun atau tepatnya Rp 9.920,42 triliun sampai akhir Maret 2026. Jumlah itu naik Rp 282,52 triliun dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp 9.637,90 triliun.<br></p>
Purbaya mengatakan utang pemerintah masih aman. Hal itu dilihat dari rasio 40,75% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), masih di bawah batas aman Undang-Undang Keuangan Negara yang sebesar 60% PDB.</p>"Kalau kita lihat acuan yang paling ketat di Eropa, rasio utang ke PDB berapa? 60%. Kita masih jauh, kenapa lo nanya lagi? Masih aman, masih sekitar 40% lebih sedikit, jadi aman," kata Purbaya dalam media briefing di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).</p>Purbaya mengklaim rasio utang Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Pemerintah dalam hal ini mengelola utang secara cermat dan terukur.</p>"Singapura 180%, Malaysia 60% lebih, Thailand juga berapa? Tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara-negara sekeliling kita. Dibanding AS juga, dibanding Jepang," ungkap Purbaya.</p>"Jadi kalau lihat dari itu, harusnya Anda puji-puji kita. Cuma nggak pernah kan? Kenapa Anda lihat dari sisi negatif terus?" tambah Purbaya.</p>Utang pemerintah yang mencapai Rp 9.920,42 triliun terdiri atas dua jenis yakni surat berharga negara (SBN) dan pinjaman. Mayoritas utang pemerintah per akhir Maret 2026 didominasi oleh instrumen SBN yakni Rp 8.652,89 triliun atau 87,22%, sisanya pinjaman yakni Rp 1.267,52 triliun atau 12,78%.</p>"Komposisi utang pemerintah mayoritas berupa instrumen SBN yang mencapai 87,22%," tulis laporan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan. *** (aid/detik/fdl)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7928_Utang-Indonesia-Hampir-Rp10-000-Triliun--Pemerintah-Sebut-Masih-Aman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/6172/utang-indonesia-hampir-rp10000-triliun-pemerintah-sebut-masih-aman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cara Menonton Film Dokumenter Pesta Babi ada Syaratnya?</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 08:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cara Menonton Film Dokumenter Pesta Babi ada Syaratnya?]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Industri film dokumenter independen di Indonesia kembali menghasilkan karya yang memicu diskusi di masyarakat. Kali ini]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Industri film dokumenter independen di Indonesia kembali menghasilkan karya yang memicu diskusi di masyarakat. Kali ini, sutradara Dandhy Laksono bersama Cypri Paju Dale mempersembahkan film investigatif terbaru mereka yang berjudul Pesta Babi.<br></p>
Mengangkat tema Kolonialisme di Zaman Kita, film ini menggambarkan kehidupan suku adat di Papua Selatan yang sedang mengalami tekanan besar akibat gelombang Proyek Strategis Nasional (PSN). Film ini menganalisis efek pembukaan lahan pangan dan proyek industri bioenergi dalam skala besar di wilayah Cendrawasih.</p>Lebih dari sekadar menyajikan statistik makro, film dokumenter Pesta Babi mengajak penonton untuk melihat langsung bagaimana proses pembangunan tersebut secara perlahan merusak kondisi sosial, lingkungan, serta mengancam keberadaan budaya lokal yang semakin terpinggirkan.</p>Arti Dalam Dari Judul "Pesta Babi"<br>Menurut informasi dari akun Instagram @watchdoc_insta, bagi masyarakat umum, judul film ini mungkin terdengar aneh. Namun, istilah Pesta Babi sebenarnya merujuk pada metafora tradisi sakral suku Muyu di Papua yang disebut Awon Atatbon.</p>Dalam budaya asli Papua, ritual besar ini melibatkan babi yang menjadi simbol status sosial, penghubung relasi, dan bentuk penghormatan budaya tertinggi. Dengan keberlangsungan ritual Awon Atatbon sangat bergantung pada kelestarian hutan dan alam, judul Pesta Babi difungsikan sebagai pengingat.</p>Melalui film ini, sang sutradara berusaha menunjukkan bahwa kehampaan hutan Papua bukan hanya soal kerusakan lingkungan, tetapi juga tentang hilangnya budaya dan ruang hidup bagi manusia.</p>Syarat Menggelar Nobar Film Pesta Babi<br>Sejak tanggal 27 April 2026, studio film Watchdoc tidak menampilkan film ini secara terbuka di platform yang bersifat komersial. Sebagai ganti menontonnya secara individual, Watchdoc mengundang publik untuk berpartisipasi dalam gerakan Nonton Bareng (Nobar) komunitas.</p>Dengan hanya mengumpulkan setidaknya 10 orang penonton, sudah dapat melakukan koordinasi untuk memperoleh akses ke film ini. Namun, terdapat sejumlah persyaratan dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh penyelenggara:</p>Dilarang menyebarkan film dalam bentuk apapun<br>Penyelenggara wajib mengambil foto atau video selama acara nobar berlangsung sebagai bukti keseruan aktivitas.<br></p>
Akses film baru akan dikirimkan oleh tim Watchdoc setelah penyelenggara mengunggah poster nobar di media sosial dengan menandai akun @idbaruid, @newsjubi, @yayasanpusaka, @watchdoc_insta, @lbhpapumerauke, serta @greenpeaceid menggunakan tagar #Papuabukantanahkosong.</p>
Penyelenggara diwajibkan mengumpulkan tiket sukarela dari para penonton. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan 100% untuk membantu para pengungsi Papua melalui lembaga sosial dan kemanusiaan terpercaya.<br></p>
Cara Mendaftar dan Link Nobar Film Pesta Babi<br>Jika komunitas, organisasi kampus, atau kelompok pertemanan Anda sudah siap memenuhi syarat di atas, berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengajukan permohonan akses menonton:</p>
Akses link pendaftaran melalui tautan Google Form resmi di bit.ly/musimnobar_pestababi.<br>Masukkan alamat email aktif, nama lengkap penanggung jawab acara, serta nama komunitas atau lembaga yang menaungi kegiatan.</p>
Tentukan versi bahasa film yang<br>Isi alamat lengkap rencana lokasi nobar (mulai dari nama Provinsi, Kabupaten, hingga Kecamatan) serta tentukan tanggal pelaksanaan acara.<br>Masukkan nomor WhatsApp aktif penanggung jawab beserta akun media sosial komunitas untuk mempermudah proses verifikasi.</p>
Gerakan pemutaran film independen ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata bagi kita yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan dan keadilan ekologis di tanah Papua. Yuk, agendakan nobar di komunitasmu sekarang juga! *** (astj/detik/astj)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_160_Cara-Menonton-Film-Dokumenter-Pesta-Babi-ada-Syaratnya-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6171/cara-menonton-film-dokumenter-pesta-babi-ada-syaratnya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bapenda Dumai &#039;Belajar&#039; Optimalisasi PAD Bersama BPKP Riau</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 07:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bapenda Dumai 'Belajar' Optimalisasi PAD Bersama BPKP Riau]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru  Untuk menggali potensi yang ada, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai berkolaborasi dengan Badan Pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru -- Untuk menggali potensi yang ada, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai berkolaborasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau menyelenggarakan pelatihan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. </p>Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Riau ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, Senin (18/5/2026).</p>Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang peserta. Rinciannya terdiri dari 10 orang dari Inspektorat Daerah Kota Dumai dan 20 orang dari Bapenda Kota Dumai.</p>Wali Kota Dumai, H. Paisal, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi ini untuk mendongkrak kemandirian fiskal daerah. </p>Menurutnya, sektor PAD harus dikelola secara inovatif, transparan, dan akuntabel agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat melalui program khidmat pembangunan.</p>"Kolaborasi bersama BPKP ini adalah langkah strategis kita untuk menggali potensi pajak dan retribusi yang belum optimal. Kami berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan keahlian, sehingga pengawasan dan pengelolaan pendapatan daerah kita semakin akurat, bersih, dan bebas dari kebocoran," ujar Paisal.</p>Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Evenri Sihombing menyatakan komitmen penuhnya dalam mengawal tata kelola keuangan Pemko Dumai. </p>BPKP siap memberikan asistensi berkelanjutan guna memastikan strategi peningkatan PAD berjalan sesuai regulasi.</p>"Kami menyambut baik inisiatif Pemko Dumai. Optimalisasi PAD tidak hanya bicara tentang target angka, tetapi juga tentang penguatan sistem dan peningkatan kapasitas SDM," tutur Evenri Sihombing.</p>"Melalui pelatihan ini, kami akan berbagi strategi pengawasan dan pemetaan potensi agar realisasi pendapatan daerah dapat dicapai secara maksimal dan akuntabel," tambahnya lagi. ***(ant)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7659_Bapenda-Dumai---039-Belajar--039--Optimalisasi-PAD-Bersama-BPKP-Riau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6170/bapenda-dumai-039belajar039-optimalisasi-pad-bersama-bpkp-riau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Dumai Suppor Pembangunan Pelabuhan Selinsing</guid>
            <pubDate>Tue, 19 May 2026 07:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Dumai Suppor Pembangunan Pelabuhan Selinsing]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Dumai  Pemerintah Kota (Pemko) Dumai mematangkan rencana strategis penanaman modal melalui Rapat Koordinasi R]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Dumai -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai mematangkan rencana strategis penanaman modal melalui Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Pelabuhan Selinsing bersama para investor potensial. </p>Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Yusmanidar di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Senin (18/5/2026).</p>Pertemuan intensif tersebut menjadi agenda krusial Pemko Dumai dalam memaparkan materi presentasi resmi daerah guna menarik minat serta meyakinkan para investor untuk menanamkan modalnya pada pengembangan pelabuhan dan Kawasan Industri Selinsing.</p>Dalam pemaparannya, Asisten II Setdako Dumai Hj Yusmanidar menjelaskan bahwa Kota Dumai memiliki posisi geografis sangat kuat sebagai pintu gerbang utama kegiatan ekspor-impor Indonesia di Pantai Timur Sumatera. </p>Potensi besar ini didukung penuh oleh iklim investasi daerah yang sangat kondusif.</p>"Kinerja ekonomi dan investasi Kota Dumai terus menunjukkan tren positif dari waktu ke waktu. Hal tersebut dapat terwujud berkat adanya dukungan regulasi yang komprehensif, kepastian hukum, serta kemudahan birokrasi yang kami berikan kepada para pelaku usaha," ujar Yusmanidar.</p>
Ia menegaskan bahwa Kawasan Industri Selinsing dan Dermaga Multi Purpose telah ditetapkan sebagai proyek prioritas pemerintah daerah.</p>
Guna menjamin kelancaran operasional dan pembangunan fisik ke depan, Pemko Dumai memastikan ketersediaan lahan di lokasi tersebut sudah berstatus clean and clear (siap bangun).Kemajuan wilayah ini juga terus diakselerasi melalui penyediaan infrastruktur pendukung yang mumpuni. </p>"Pemerintah daerah telah dan akan terus mengembangkan fasilitas penunjang di sekitar kawasan, mulai dari aksesibilitas jalan, pemenuhan utilitas dasar, fasilitas kesehatan, hingga jaminan keamanan kawasan," tambahnya.</p>Untuk mengoptimalkan realisasi mega proyek ini, Pemko Dumai menawarkan skema kemitraan Business-to-Business (B2B). Model kerja sama ini sengaja dirancang untuk menarik minat investasi secara luas dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan serta efisiensi operasional jangka panjang.</p>Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi menyatakan kesiapan jajarannya dalam memberikan dukungan penuh dari sisi konektivitas transportasi dan teknis kepelabuhanan. </p>Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini akan menjadi roda penggerak ekonomi baru bagi Dumai.</p>"Inshaallah, kami dari Dinas Perhubungan siap mengawal aspek teknis, perizinan transportasi, dan integrasi sistem logistik guna memastikan konektivitas Pelabuhan Selinsing berjalan optimal. Pembangunan Dermaga Multi Purpose ini bukan hanya tentang infrastruktur fisik, melainkan langkah strategis kita dalam memperlancar arus barang, menurunkan biaya logistik nasional, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal," tegas Said Effendi. ***(ant)</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_3730_Pemko-Dumai-Suppor-Pembangunan-Pelabuhan-Selinsing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6169/pemko-dumai-suppor-pembangunan-pelabuhan-selinsing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perusahaan Sawit PT Musim Mas Tersangka Perusakan Lingkungan</guid>
            <pubDate>Mon, 18 May 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perusahaan Sawit PT Musim Mas Tersangka Perusakan Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pelalawan  Diduga melakukan perusakan lingkungan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapk]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pelalawan - Diduga melakukan perusakan lingkungan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan PT Musim Mas Pelalawan, Riau sebagai tersangka.</p>
Perusahaan sawit tersebut diduga melakukan aktivitas perkebunan kelapa sawit di kawasan sempadan Sungai Air Hitam, anak Sungai Nilo, Kecamatan Ukui.</p>
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, mengatakan perusahaan terbukti memperoleh keuntungan ekonomi dari aktivitas yang dinilai merusak lingkungan. </p>
&quot;PT MM kita tetapkan sebagai tersangka karena terbukti memperoleh keuntungan dari aktivitas yang merusak lingkungan,&quot; kata Ade saat konferensi pers di Mapolda Riau, Senin (18/5/2026). </p>
Berdasarkan hasil penyidikan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, kawasan sempadan sungai dan kawasan hutan di Estate IV Divisi F PT Musim Mas di Desa Air Hitam telah dibuka dan ditanami sawit sejak 1997 hingga 1998. </p>
Tanaman sawit di lokasi tersebut mulai berproduksi pada 2002 dan disebut terus memberikan keuntungan ekonomi selama sekitar 22 tahun. Kerugian Ekologis Capai Rp 187 Miliar Penyidik menyebut kerugian ekologis akibat aktivitas tersebut mencapai Rp 187.863.860.800 berdasarkan hasil perhitungan ahli. </p>
Aktivitas perusahaan dinilai bertentangan dengan dokumen AMDAL perusahaan, Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1991 tentang Sungai. </p>
Selain itu, perusahaan disebut tidak memiliki izin pemanfaatan sempadan sungai dari Balai Wilayah Sungai Sumatera III. &quot;Kawasan sempadan sungai memiliki fungsi ekologis penting sebagai ruang perlindungan badan air, pengendali erosi, serta penyangga keseimbangan lingkungan,&quot; ujar Ade. </p>
Polisi Gunakan Pendekatan Pidana Korporasi Ade menegaskan penegakan hukum lingkungan kini tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga korporasi yang memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas melanggar hukum. </p>
Menurut dia, perkara ini menjadi pesan bahwa Polda Riau tidak akan ragu menerapkan pidana korporasi dalam kasus lingkungan hidup. &quot;Penegakan hukum ini bukan semata-mata soal administrasi perizinan, tetapi menyangkut perlindungan ekosistem dan keselamatan lingkungan hidup dalam jangka panjang,&quot; katanya. </p>
Dalam penanganan perkara ini, penyidik melibatkan sejumlah ahli mulai dari ahli lingkungan hidup, sumber daya air, hukum pidana lingkungan, hingga hukum korporasi. </p>
Dijerat UU Lingkungan Hidup Penyidik juga menyita berbagai dokumen perusahaan seperti AMDAL, peta HGU, dokumen pengelolaan lingkungan, hingga hasil uji laboratorium. PT Musim Mas dijerat Pasal 98 ayat (1) juncto Pasal 99 ayat (1) juncto Pasal 116 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terkait pertanggungjawaban pidana korporasi. ***(kps)</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_9571_Perusahaan-Sawit-PT-Musim-Mas-Tersangka-Perusakan-Lingkungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6168/perusahaan-sawit-pt-musim-mas-tersangka-perusakan-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gendong 5 Kg Sabu ke Dumai Penumpang Kapal Ferry Ditangkap</guid>
            <pubDate>Mon, 18 May 2026 15:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gendong 5 Kg Sabu ke Dumai Penumpang Kapal Ferry Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Kota Dumai sebagai daerah transit pendatang, daerah tujuan turis dan serta kota deportasi Pekerja Migran Indone]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Kota Dumai sebagai daerah transit pendatang, daerah tujuan turis dan serta kota deportasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia kerap dimanfaatkan oleh seseorang untuk menyelundupkan narkoba.</p>Seperti pengungkapan kasus yang dilakukan petugas P2 Kantor Pelayanan Pegawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Dumai mengamankan seorang penumpang kapal ferry dari Malaka, Malaysia yang tertangkap layar membawa barang terlarang berupa narkoba.</p>Informasi yang diterima dilapangan pengungkapan kasus perdagangan dan penyelundupan narkoba tersebut dilakukan oleh petugas P2 pada, Sabtu, (16/05/2026) pukul 17:19 WIB</p>Ketika kedatangan penumpang kapal dari Malaka di Terminal Ferry Internasional Dumai, Riau Pelabuhan Pelindo Dumai.</p>Petugas P2 KPPBC Dumai mengamankan 5 bungkusan ketika dibuka berisi bongkahan kristal berwarna bening dengan berat sekitar 5.095 gram yang diduga mengandung narkotika jenis Sabu dalam kemasan "ORGANIC COCONUT SUGAR"</p>Barang bukti berupa sabu dan seorang tersangka telah diserahkan ke Polres Dumai untuk proses penyidikan lebih lanjut.</p>Kasie Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Dumai Dedi Husni ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan narkotika dan tersangka.</p>Ia benar, tersangka sudah diserahkan ke Polres.</p>Mereka yang diamankan seorang pria AM paspor X5539459 alamat Dusun Blang Padang, Desa Teupin Batee, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur menggunakan kapal Indomal Empire Rute Melaka-Dumai </p>Ia menjelaskan pada, Sabtu (16/05/2026) tim P2 melakukan analisa penumpang MV Indomal Empire yang datang dari Malaka, Malaysia tujuan Dumai. </p>Dari hasil analisa tersebut ditetapkan atensi terhadap salah satu penumpang AM berdasarkan kriteria anomali waktu dan rute perjalanan. Kemudian tim P2 melakukan pengawasan terhadap penumpang asal Melaka tujuan Dumai tersebut.</p>Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan dar hasil pemeriksaan petugas ditemukan 1 box berisikan 5 bungkus bongkahan kristal berwarna putih pada kemasan "ORGANIC COCONUT SUGAR" dengan berat 5.095 gram.</p>Menindaklanjuti temuan itu, petugas Bea dan Cukai KPPBC TMP B Dumai melakukan pengecekan terhadap barang diduga mengandung NPP menggunakan alat Narkotest dan didapati hasil bahwa paket tersebut Positif Sabu (Metamfetamin).</p>Dan untuk memastikannya lagi dilakukan test pada Laboratorium BLBC Dumai dengan hasil positif Sabu.</p>Kemudian pelaku dan barang bukti berupa 5 bungkus berisi bongkahan kristal berat 5.095 gram diserahkan ke Polres Kota Dumai guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7082_Gendong-5-Kg-Sabu-ke-Dumai-Penumpang-Kapal-Ferry-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6167/gendong-5-kg-sabu-ke-dumai-penumpang-kapal-ferry-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usai Perjalanan dari Solok ke Padang, Wagub Sumbar Kecelakaan Nabrak Truk</guid>
            <pubDate>Mon, 18 May 2026 09:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usai Perjalanan dari Solok ke Padang, Wagub Sumbar Kecelakaan Nabrak Truk]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, mengalami kecalakaan saat dalam perjalanan dari Kabupaten Solok Selatan me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, mengalami kecalakaan saat dalam perjalanan dari Kabupaten Solok Selatan menuju Kota Padang, Senin (18/5/2026). </p>
Dalam postingan akun resmi @vasco_ruseimy, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB. Keterangan yang ada dalam postingan menyebutkan kecelakaan terjadi saat Wagub dalam perjalanan dengan kendaraan plat merah BA 2. </p>
Vasco dalam postingannya, tidak bisa memungkiri bahwa jarak antar kabupaten dan kota yang jauh di Sumbar dengan kondisi medan berat merupakan tantangan untuknya hadir langsung di tengah masyarakat. Terlihat dalam postingan tersebut, Vasco harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan karena kaki-nya terluka. </p>
Selain itu kondisi mobil juga cukup parah, berdasarkan gambar di video kecelakaan terjadi antara mobil dinas Wagub dengan truk. </p>
Sekretaris Daerah Sumbar Arry Yuswandi, membenarkan kejadian ini, tapi ia belum mendapatkan informasi lengkap karena sedang melaksanakan dinas luar. </p>
&quot;Ya benar, tapi saya belum data data detail terkait kejadian ini. Nanti kalau sudah ada segera saya informasikan," katanya.</p>
Insiden tersebut terjadi ketika rombongan pemerintahan dalam perjalanan pulang usai menghadiri agenda kerja di daerah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kejadian itu.</p>
Melalui unggahan di media sosial, Vasko menyampaikan bahwa dirinya bersama seluruh rombongan berada dalam kondisi aman.</p>&quot;Alhamdulillah kami semua selamat. Tidak ada korban jiwa maupun luka serius,&quot; ujarnya.</p>Ia menuturkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat penting tentang keselamatan selama menjalankan tugas, terutama saat melintasi wilayah di Sumatera Barat yang memiliki jalur perjalanan cukup berat dan menantang.</p>Dalam situasi tersebut, kata Vasko, dirinya dan tim hanya bisa memanjatkan doa agar diberikan perlindungan selama perjalanan.</p>&quot;Musibah ini mengingatkan kita bahwa keselamatan adalah nikmat terbesar yang harus selalu disyukuri,&quot; katanya.</p>Kabar kecelakaan itu pun cepat menyebar dan mendapat perhatian masyarakat. Banyak warga memberikan doa serta dukungan melalui media sosial agar Vasko dan rombongan senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan saat menjalankan tugas pemerintahan.</p>Perjalanan dinas ke sejumlah daerah terpencil di Sumatera Barat memang dikenal memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kondisi jalan hingga waktu tempuh yang panjang. Meski demikian, pemerintah provinsi tetap berupaya hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan pelayanan publik dan pembangunan berjalan maksimal.</p>Di akhir keterangannya, Vasko juga meminta doa dari masyarakat agar dirinya bersama jajaran tetap diberikan kekuatan dan perlindungan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat Sumatera Barat. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_3812_Usai-Perjalanan-dari-Solok-ke-Padang--Wagub-Sumbar-Kecelakaan-Nabrak-Truk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/nusantara/6166/usai-perjalanan-dari-solok-ke-padang-wagub-sumbar-kecelakaan-nabrak-truk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>