<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 02:02:02 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Senjata Rakitan Meledak, Guru SMP Tahfizh Islamic Center Siak Ditetapkan Tersangka</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 18:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Senjata Rakitan Meledak, Guru SMP Tahfizh Islamic Center Siak Ditetapkan Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Siak Aparat kepolisian Polres Siak menetapkan seorang guru pendamping berinisial IP sebagai tersangka dalam kasus tewas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Siak- Aparat kepolisian Polres Siak menetapkan seorang guru pendamping berinisial IP sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang siswa SMP berinisial MAA (15) di SMP Tahfizh Islamic Center Siak.</p>Korban meninggal dunia usai mengikuti ujian praktik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dikemas dalam bentuk "Science Show", Rabu (8/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, terjadi ledakan dari alat yang diduga merupakan senjata api rakitan.</p>Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengungkapkan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan adanya unsur kelalaian dalam kegiatan tersebut.</p>"Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, tersangka merupakan guru yang bertanggung jawab dalam kegiatan praktik tersebut. Seharusnya, praktik berbahaya seperti pembuatan senjata tidak diperbolehkan di lingkungan sekolah," ujar Kapolres, Selasa (14/4/2026).</p>Menurutnya, tersangka IP dianggap lalai karena memperbolehkan adanya praktik pembuatan senjata api rakitan yang berujung pada insiden fatal.</p>Korban sendiri dinyatakan meninggal dunia berdasarkan hasil visum akibat terkena bahan berbahaya yang digunakan dalam praktik tersebut.</p>Dalam perkara ini, tersangka dijerat dengan Pasal 474 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.</p>Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, IP tidak ditahan karena dinilai kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung.</p>"Yang bersangkutan kooperatif, sehingga tidak dilakukan penahanan." jelas Kapolres.</p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui tersangka tidak melarang praktik tersebut karena korban dikenal sebagai siswa berprestasi di bidang sains, termasuk pernah menjuarai lomba robotik.</p>Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya printer 3D, laptop, kamera, serta berbagai material yang diduga digunakan dalam praktik tersebut, seperti besi, serbuk hitam, sumbu, dan bahan pemicu lainnya. Kapolres menegaskan, praktik terkait senjata, terlebih senjata rakitan, tidak boleh dilakukan di lingkungan sekolah dalam kondisi apa pun. *** riauaktual]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_6479_Kasus-Senjata-Rakitan-Meledak--Guru-SMP-Tahfizh-Islamic-Center-Siak-Ditetapkan-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5998/kasus-senjata-rakitan-meledak-guru-smp-tahfizh-islamic-center-siak-ditetapkan-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harrry Kendalikan 29 Kg Narkoba dari Dalam Lapas Rumbai</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harrry Kendalikan 29 Kg Narkoba dari Dalam Lapas Rumbai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash Kendali berada di dalam tahanan namun masih bisa mengendalikan peredaran narkoba ditanah Melayu Riau. Darimana pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; Kendali berada di dalam tahanan namun masih bisa mengendalikan peredaran narkoba ditanah Melayu Riau. Darimana pelaku bisa memasok handphone tanpa sepengetahuan aparat keamanan.</p>
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkotika internasional di wilayah Kota Pekanbaru, Riau. Dalam operasi tersebut, aparat menyita barang bukti berupa 29,9 kilogram sabu dan 19.730 butir ekstasi atau inex dari tangan sindikat yang digerakkan oleh seorang narapidana.</p>Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai rencana penyelundupan narkoba asal Malaysia dalam jumlah besar ke ibu kota Provinsi Riau. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Subdit IV bersama Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di bawah komando Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury segera melakukan penyelidikan mendalam di lapangan.</p>Jumat (10/4/2026), petugas mengidentifikasi pergerakan mencurigakan dari tiga pria yang mengendarai sepeda motor berbeda di Jalan Nelayan Ujung, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai. Ketiganya terpantau sedang mengambil beberapa tas dari sebuah mobil MPV berwarna merah.</p>"Ketika melihat tim bergerak mendekat, para terduga pelaku melarikan diri ke arah yang berbeda-beda dengan kendaraan masing-masing, kemudian tim melakukan pengejaran," urai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, Senin (13/4/2026).</p>Aksi kejar-kejaran itu membuahkan hasil dengan ditangkapnya Wahyu Hidayat (39). Dari tangannya, polisi menyita sebuah tas merek LV yang berisi 10 kilogram sabu. Tidak berselang lama, petugas juga meringkus Juliadi alias Adi (33) di Jalan Siak 2 yang bertugas sebagai pemantau situasi.</p>Satu pelaku lainnya bernama Handoko alias Kodok berhasil meloloskan diri dan kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Sebelum kabur, ia sempat membuang tas berisi 16 kilogram sabu di semak-semak kawasan perumahan warga. Petugas juga menemukan tas lain di dekat sebuah jembatan yang menyimpan sisa paket sabu serta hampir 20 ribu butir pil ekstasi.</p>Berdasarkan hasil interogasi, sindikat ini bergerak karena himpitan ekonomi dan godaan bayaran besar. Tersangka Juliadi mengaku tergiur iming-iming upah sebesar Rp50 juta jika berhasil mengedarkan barang haram tersebut. Ia bersama Wahyu dan Handoko ternyata bekerja atas instruksi dari balik jeruji besi.</p>Pengembangan kasus langsung mengarah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai. Berkoordinasi dengan Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), polisi menjemput Harry Febrizal Putra alias Ari. Warga binaan ini terbukti bertindak sebagai pengendali ketiga kurir di lapangan.</p>"Tersangka Ari mengakui dialah yang memerintahkan penjemputan barang tersebut atas perintah bos besar dari Malaysia berinisial V," ungkap Eko.</p>Seluruh tersangka saat ini telah ditahan di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, sementara tim di lapangan masih terus memburu keberadaan Handoko alias Kodok. ***</p>Sumber: detik.com</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_8746_Harrry-Kendalikan-29-Kg-Narkoba-dari-Dalam-Lapas-Rumbai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/5997/harrry-kendalikan-29-kg-narkoba-dari-dalam-lapas-rumbai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bawa Narkoba  ke Dumai WN Malaysia Segera Disidangkan</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bawa Narkoba  ke Dumai WN Malaysia Segera Disidangkan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Satu orang Warga negara Malaysia, Muhammad Syafiq (22), segera menghadapi meja hijau setelah tertangkap membawa puluhan r]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Satu orang Warga negara Malaysia, Muhammad Syafiq (22), segera menghadapi meja hijau setelah tertangkap membawa puluhan ribu butir psikotropika jenisHappy Five. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah menyerahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Dumai, Riau, Senin (13/4/2026).</p>"Berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum Kejari Dumai dan hari ini tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso.</p>Proses pelimpahan tahap kedua ini mendapat pengawalan ketat dari penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Ipda Danil Halmahera dan Aiptu Oktobert Tulus. Barang bukti utama yang diserahkan meliputi tiga koper hitam, tiga plastik bening, dan tiga karung.</p>Penyidik juga melampirkan sampel 815 butir psikotropika hasil uji laboratorium, satu unit telepon seluler, paspor atas nama Muhammad Syafiq, serta uang tunai sebesar Rp1.715.000. Pemeriksaan tersangka dan barang bukti ini dilakukan secara langsung oleh JPU Kejaksaan Agung dan Kejari Dumai di Kantor Kejari Dumai.</p>Penangkapan Syafiq bermula dari operasi gabungan yang dipimpin oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury di sebuah hotel di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Dumai, Kamis (12/2/2026). Tim menemukan tiga koper berisi 99.600 butir Happy Fiveyang dibungkus rapat menggunakan plastikwrap, dengan masing-masing bungkusan berisi 1.200 butir.</p>Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Syafiq mendapat tawaran pekerjaan sebagai kurir dari seorang rekannya yang juga warga Malaysia bernama Abu Faiz. Jaringan lintas negara ini berupaya memanfaatkan jalur laut dan darat untuk mengedarkan barang terlarang tersebut.</p>"Setelah menerima tawaran tersebut, tersangka dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Abu Ubaida dan diminta untuk mengunduh aplikasiZangisebagai sarana komunikasi," jelas Eko.</p>AplikasiZangisaat ini telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital karena belum memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat. Langkah pemblokiran ini turut membatasi ruang gerak sindikat kejahatan yang kerap menggunakan platform digital tak berizin untuk melancarkan aksinya.***</p>Sumber:detik.com]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4586_Bawa-Narkoba--ke-Dumai-WN-Malaysia-Segera-Disidangkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5996/bawa-narkoba-ke-dumai-wn-malaysia-segera-disidangkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AS Blokade Selat Hormuz, Iran : Jika Mereka Mengancam kita Beri Pelajaran Besar</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 09:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AS Blokade Selat Hormuz, Iran : Jika Mereka Mengancam kita Beri Pelajaran Besar]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Amerika Serikat (AS) dan Iran masih memanas di tengah kesepakatan gencatan senjata. Babak baru ketegangan AS Vs Iran ki]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Amerika Serikat (AS) dan Iran masih memanas di tengah kesepakatan gencatan senjata. Babak baru ketegangan AS Vs Iran kini perkara Selat Hormuz.<br></p>
Panasnya konflik dua negara ini setelah perundingan di Pakistan gagal. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan negosiasi maraton di Pakistan berjalan baik dan sebagian besar poin telah disepakati.</p>Namun, Trump mengatakan Teheran menolak untuk mengalah dalam masalah program nuklirnya. Trump pun langsung memerintahkan Angkatan Laut AS memblokade Selat Hormuz.</p>"Berlaku segera, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang terbaik di dunia, akan memulai proses pemblokadean terhadap setiap dan seluruh Kapal yang mencoba masuk, atau keluar, dari Selat Hormuz," kata Trump di platform Truth Social miliknya dilansir kantor berita AFP, Minggu (12/4/2026).</p>"Setiap orang Iran yang menembak ke arah kami, atau ke arah kapal-kapal damai, akan diledakkan sampai hancur (blown to hell)!," imbuhnya.</p>Wakil Presiden AS JD Vance meninggalkan Pakistan tanpa kesepakatan setelah pembicaraan akhir pekan dengan tim yang dipimpin oleh ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Delegasi Teheran juga menyertakan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.</p>Pembicaraan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat gencatan senjata dua minggu, dengan kesepakatan akhir guna mengakhiri konflik.</p>Iran Tak Gentar Ancaman AS</p>Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan negaranya tidak akan tunduk pada ancaman Trump perkara blokade Selat Hormuz. Ghalibaf memimpin delegasi Iran dalam perundingan damai dengan AS di Pakistan yang berujung kegagalan.</p>"Jika mereka melawan, kami akan melawan, dan jika mereka mengajukan argumen logis, kami akan menghadapinya dengan logika. Kami tidak akan tunduk pada ancaman apa pun, biarkan mereka menguji tekad kami sekali lagi sehingga kami dapat memberikan mereka pelajaran yang lebih besar," kata Ghalibaf kepada wartawan setelah kembali ke Teheran dari Islamabad, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (13/4/2026).</p>Kepala angkatan laut Iran, Shahram Irani, menyebut ancaman Trump untuk memblokade Selat Hormuz sebagai hal yang &#039;konyol&#039;.</p>"Para prajurit pemberani dari Angkatan Laut Tentara Republik Islam Iran memantau dan mengawasi semua pergerakan militer Amerika yang agresif di wilayah tersebut. Ancaman Presiden AS untuk memblokade Iran di laut... sangat konyol dan menggelikan," sebut Irani seperti dikutip televisi pemerintah Teheran.</p>Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan setiap kapal militer yang mencoba untuk mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dua minggu dengan AS dan akan ditindak "dengan keras dan tegas".</p>IRGC menyebut Selat Hormuz berada di bawah kendali dan "pengelolaan cerdas" Angkatan Laut Iran. Ditegaskan IRGC bahwa jalur perairan strategis itu "terbuka untuk jalur aman bagi kapal non-militer sesuai dengan peraturan khusus".</p>Iran Sebut AS Kriminal<br>Militer Iran mengutuk blokade laut Amerika Serikat (AS) yang akan dimulai pada Senin (13/4) waktu setempat, sebagai blokade yang ilegal dan sama saja dengan pembajakan. Teheran memperingatkan tidak ada pelabuhan di kawasan Teluk yang akan aman, jika pelabuhan-pelabuhan Iran sendiri terancam.</p>"Pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika yang kriminal terhadap navigasi dan transit maritim di perairan internasional adalah ilegal dan merupakan contoh pembajakan," demikian pernyataan pusat komando militer Iran, Khatam Al-Anbiya, seperti dilansir AFP, Senin (13/4/2026).</p>"Jika keamanan pelabuhan Republik Islam Iran di perairan Teluk Persia dan Laut Arab terancam, tidak ada pelabuhan di Teluk Persia dan Laut Arab yang akan aman," tegas komando militer Iran tersebut.</p>Kecaman dan peringatan Teheran itu disampaikan usai Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, mengumumkan bahwa blokade semua pelabuhan Iran dimulai pada Senin (13/4) waktu setempat.</p>Dalam pengumumannya, CENTCOM mengatakan bahwa "blokade akan diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman".</p>Pengumuman itu juga menyatakan bahwa pasukan AS tidak akan menghalangi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz dari dan ke pelabuhan non-Iran, dan bahwa instruksi lebih lanjut untuk para pelaut akan segera disampaikan.</p>Trump Ancam Hancurkan Kapal-kapal Iran<br>Trump mengancam akan menghancurkan kapal-kapal Iran yang mendekati blokade angkatan laut AS di Selat Hormuz. Peringatan Trump itu dilontarkan di tengah seruan internasional untuk menghormati gencatan senjata dan melanjutkan negosiasi.</p>Dilansir AFP, Senin (13/4/2026), militer AS menyebut blokade akan dimulai pukul 14.00 GMT dan berlaku untuk semua kapal yang meninggalkan atau berusaha berlabuh di pelabuhan Iran. Tetapi setelah batas waktu berlalu, tidak ada pengumuman bahwa tindakan itu telah berlaku.</p>Dalam unggahan media sosial, Trump mengatakan sebagian besar angkatan laut Iran telah dihancurkan selama perang, tetapi jika ada yang disebutnya sebagai beberapa "kapal serang cepat" Teheran yang tersisa mendekati blokade, "mereka akan segera dihapus". *** detik</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_5996_AS-Blokade-Selat-Hormuz--Iran---Jika-Mereka-Mengancam-kita-Beri-Pelajaran-Besar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-internasional/5995/as-blokade-selat-hormuz-iran-jika-mereka-mengancam-kita-beri-pelajaran-besar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selundupan Narkoba Lewat Bandara SSK, Warga Sumbar dan Aceh Ditangkap</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 08:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selundupan Narkoba Lewat Bandara SSK, Warga Sumbar dan Aceh Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama petugas Aviation Security (Avsec) menggagalkan pen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama petugas Aviation Security (Avsec) menggagalkan penyelundupan hampir 5 kilogram narkotika jenis sabu.</p>Pengungkapan dilakukan dalam operasi selama dua hari di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SKK) II Pekanbaru, pada 9 dan 10 April 2026.</p>Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari kejelian petugas Avsec yang mendeteksi sejumlah penumpang dengan barang mencurigakan.</p>&quot;Petugas Avsec menemukan beberapa penumpang dengan barang yang diduga narkotika jenis sabu, kemudian berkoordinasi dengan tim kami untuk penanganan lebih lanjut,&quot; ujar Putu, Senin (13/4/2026) malam.</p>Putu menjelaskan, penindakan pada Kamis (9/4/2026), petugas lebih dulu mengamankan seorang pria berinisial MJ (24), warga Bireuen, Aceh, dengan barang bukti delapan bungkus sabu seberat sekitar 2.014 gram.</p>Pada hari yang sama, petugas kembali menangkap dua pria berinisial WHM (31) dan RS (26), warga Sumatera Barat, dengan barang bukti 10 bungkus sabu seberat sekitar 2.038 gram.</p>Sehari berselang, Jumat (10/4/2026), aparat kembali menggagalkan upaya serupa dengan mengamankan seorang pria berinisial BY (31), warga Aceh Utara, dengan barang bukti lima bungkus sabu seberat sekitar 980 gram.</p>Tim Operasional Subdirektorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau yang menerima informasi dari Avsec segera menuju lokasi dan mendapati seluruh pelaku telah diamankan beserta barang bukti, sebelum diproses lebih lanjut secara hukum.</p>Dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengaku hanya berperan sebagai kurir dan diperintahkan oleh pihak berbeda untuk mengantarkan sabu ke Lombok.</p>MJ mengaku diperintah oleh seseorang yang dipanggil &quot;Abang&quot; yang kini masih dalam penyelidikan. Sementara itu, WHM dan RS mengaku diperintah oleh sosok berinisial &quot;O&quot;, dan BY oleh seseorang berinisial &quot;R&quot;.</p>Hasil interogasi mengungkap, MJ menerima sabu di Bireuen pada 4 April 2026 dan membawanya ke Pekanbaru untuk selanjutnya dikirim ke Lombok.</p>WHM dan RS sempat membawa sabu dari Pekanbaru ke Bukittinggi karena kendala tiket, sebelum kembali ke Pekanbaru untuk melanjutkan perjalanan. WHM mengaku telah beberapa kali menjadi kurir dengan imbalan sekitar Rp50 juta per kilogram.</p>Sementara itu, BY mengaku menerima sabu di Pekanbaru dari suruhan R, kemudian membaginya ke dalam beberapa paket dan menyimpannya di koper sebelum berangkat ke bandara. Ia dijanjikan upah sekitar Rp50 juta dan telah menerima uang jalan sebesar Rp10 juta.</p>Pengungkapan beruntun ini memperlihatkan pola kerja jaringan narkotika yang terorganisasi, dengan memanfaatkan jalur udara serta melibatkan kurir dari berbagai daerah.</p>Polda Riau kini terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap aktor utama di balik jaringan tersebut. &quot;Kami akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat,&quot; pungkas Putu.***cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_1529_Selundupan-Narkoba-Lewat-Bandara-SSK--Warga-Sumbar-dan-Aceh-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/5994/selundupan-narkoba-lewat-bandara-ssk-warga-sumbar-dan-aceh-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terseret Kasus Abdul Wahid, Mantan Ajudan Gubri Marijani Ditahan KPK</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 08:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terseret Kasus Abdul Wahid, Mantan Ajudan Gubri Marijani Ditahan KPK]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Usai menjalani pemeriksaan pada, Senin (13/04/2026) Komisi Pemberantasan Korupsi langsung menahan Marjani, tersangka k]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Usai menjalani pemeriksaan pada, Senin (13/04/2026) Komisi Pemberantasan Korupsi langsung menahan Marjani, tersangka kasus dugaan pemerasan yang sebelumnya menjabat sebagai ajudan Gubernur Riau nonaktif.</p>Kepastian penahanan tersebut disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.</p>&quot;Betul, sudah ditahan,&quot; ujar Budi, Senin (13/4/2026).</p>Seiring dengan penahanan itu, KPK juga terus mengintensifkan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi penting. </p>Tiga orang yang diperiksa masing-masing eks Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Daerah Provinsi Riau Agus Riyanto, Tenaga Ahli Gubernur Riau Tata Maulana, serta ajudan Gubernur Riau Dahri.</p>Menurut Budi, pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka Marjani.</p>&quot;Hari ini pemeriksaan saksi atas nama AR selaku Plt Inspektur Daerah Provinsi Riau, RM selaku Tenaga Ahli Gubernur Riau, dan DI selaku ADC Gubernur Riau,&quot; jelasnya.</p>Dalam proses tersebut, penyidik mendalami dugaan keterlibatan Marjani dalam praktik pemerasan yang berkaitan dengan anggaran proyek di Dinas PUPR-PPKP Riau.</p>Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau. KPK menegaskan, seluruh keterangan yang dihimpun akan digunakan untuk memperkuat pembuktian dalam proses hukum yang tengah berjalan.</p>Marjani sendiri diketahui merupakan mantan ajudan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Hingga kini, penyidik masih terus menelusuri aliran dana serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. ***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_5370_Terseret-Kasus-Abdul-Wahid--Mantan-Ajudan-Gubri-Marijani-Ditahan-KPK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/5993/terseret-kasus-abdul-wahid-mantan-ajudan-gubri-marijani-ditahan-kpk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rombah Kabinet Kejagung, Jabatan Kejari Dumai dan Rokanhulu Bergeser</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 07:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rombah Kabinet Kejagung, Jabatan Kejari Dumai dan Rokanhulu Bergeser]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Kejaksaan Agung melakukan perombakan besarbesaran di internal institusi melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru --Kejaksaan Agung melakukan perombakan besar-besaran di internal institusi melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026.</p>
Selain posisi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan Wakil Kajati (Wakajati) Riau, mutasi juga menyasar sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan pejabat asisten.</p>Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Zikrullah, membenarkan adanya rotasi tersebut.</p>"Selain mutasi Kajati Riau dan Wakajati Riau, Jaksa Agung juga melakukan mutasi kepada beberapa Kajari di Riau serta para asisten," ujar Zikrullah, Senin (13/4/2026).</p>Dalam daftar mutasi, sejumlah pejabat di Riau mengalami pergeseran jabatan. Dr. Rabani Meryanto Halawa yang sebelumnya menjabat Kajari Rokan Hulu kini dipercaya sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Nusa Tenggara Barat.</p>Posisinya digantikan Fredy Feronico Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Kajari Barito Utara.</p>Sementara itu, Kajari Dumai Pri Wijeksono mendapat tugas baru sebagai Asisten Intelijen pada Kejati Jawa Timur. Jabatan Kajari Dumai kini diisi oleh Dr. Mernawati yang sebelumnya bertugas di lingkungan Kejaksaan Agung.</p>Rotasi juga menyentuh posisi asisten di Kejati Riau. Furkon Syah Lubis yang sebelumnya menjabat Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara kini dipercaya mengisi posisi di Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.</p>Posisinya digantikan Jerniaty yang sebelumnya menjabat Kajari Sragen.</p>Selain itu, Romy Rozali yang sebelumnya menjabat Asisten Pembinaan Kejati Riau kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.</p>Jabatan Asisten Pembinaan Kejati Riau selanjutnya diisi oleh Dr. Pofrizal yang sebelumnya menjabat Kajari Lampung Timur.</p>Zikrullah menegaskan, mutasi ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi. "Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya peningkatan kinerja institusi," tutupnya.***(riauaktual)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4642_Rombah-Kabinet-Kejagung--Jabatan-Kejari-Dumai-dan-Rokanhulu-Bergeser.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5992/rombah-kabinet-kejagung-jabatan-kejari-dumai-dan-rokanhulu-bergeser/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usai Nyatakan Gugat KPK Rp11 Miliar,  Mantan Ajudan Gubri Abdul Wahid Diperiksa Sebagai Tersangka</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 15:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usai Nyatakan Gugat KPK Rp11 Miliar,  Mantan Ajudan Gubri Abdul Wahid Diperiksa Sebagai Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Jakarta  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ADC atau ajudan Gubernur Riau, Marjani (MJN). Dia diperiksa sebag]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ADC atau ajudan Gubernur Riau, Marjani (MJN). Dia diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pemerasan oleh Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.<br></p>
"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka dalam dugaan pemerasan atau pemintaan, penerimaan hadiah atau janji di pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (13/4/2026).</p>Pemeriksaan terhadap Marjani dilakukan hari ini di Gedung Merah Putih KPK. Namun Budi belum memaparkan apa saja materi pemeriksaan yang dilakukan.</p>"Pemeriksaan dilakukan Gedung KPK merah putih, atas nama MJN, ADC Gubernur Riau," jelasnya.</p>Sebelumnya, KPK telah menetapkan Marjani sebagai tersangka baru dalam kasus pemerasan oleh Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Budi menyatakan penetapan tersangka baru ini mengonfirmasi penyidikan perkara masih berlanjut.</p>"Hari ini KPK memanggil para pihak dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka baru, yaitu Saudara MJN yang merupakan ADC atau ajudan dari Gubernur Riau," kata jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (9/3).</p>"Penetapan tersangka baru ini artinya mengonfirmasi bahwa penyidikan perkara masih akan terus berlanjut. Kita masih akan melihat bukti-bukti baru lainnya untuk kemudian melihat ya, dengan lebih dalam lagi, lebih luas lagi," tuturnya.</p>KPK sendiri telah menyelesaikan penyidikan Abdul Wahid dalam kasus dugaan pemerasan terhadap bawahannya di UPT Dinas PUPR Riau. Abdul Wahid segera disidang.</p>"Hari ini, Senin (2/3), penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, telah dinyatakan lengkap atau P21, dan limpah ke tahap penuntutan," ujar Budi Prasetyo, Senin (2/3).</p>Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid pada awal November 2025. Kasus yang menjerat Abdul Wahid ini berkaitan dengan dugaan permintaan fee oleh Abdul Wahid terhadap bawahannya di UPT Dinas PUPR Riau.</p>KPK kemudian menetapkan tiga tersangka terkait kasus pemerasan di lingkungan Pemprov Riau. Ketiga tersangka adalah:</p>1. Gubernur Riau, Abdul Wahid<br>2. Kepala Dinas PUPR-PKPP, Muhammad Arief Setiawan<br>3. Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam<br></p>
KPK menduga Abdul Wahid mengancam bawahannya jika tak menyetor duit yang dikenal sebagai &#039;jatah preman&#039; senilai Rp 7 miliar. Setidaknya, ada tiga kali setoran fee jatah pada Juni, Agustus, dan November 2025.<br></p>
Mantan Ajudan Abdul Wahid Gugat KPK </p>
Sebelumnya Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. Gugatan ini sebagai upaya mencari keadilan atas kasus yang dituduhkan pada Marjani.</p>
Marjani diduga ikut serta melakukan tindak pidana korupsi terkait pemerasan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau.</p>Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) perbuatan itu dilakukan bersama atasannya Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PPKP Provinsi Riau, M Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam.</p>Gugatan dilayangkan Marjani dan istrinya Liza Meli melalui Tim Advokasi Marjani (TAM) yang diketuai Ahmad Yusuf, Jumat (10/4/2026). Gugatan dilayangkan sebesar Rp11 miliar dengan rincian kerugian materil Rp1 miliar dan unmateril Rp 10 miliar.</p>Ia menegaskan, langkah hukum yang ditempuh merupakan gugatan perdata yang bertujuan menguji ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum yang merugikan klien.</p>&quot;Gugatan ini tidak dimaksud untuk mengintervensi proses hukum pidana yang sedang berjalan. Ini juga bukan bentuk perlawanan terhadap institusi negara maupun penegak hukum,&quot; ujarnya.</p>Dalam pokok perkara, kata Ahmad Yusuf, tim advokasi menyoroti pencantuman nama klien dalam konstruksi perkara yang dinilai tidak tepat dan berdampak serius.</p>Berdasarkan fakta dan bukti yang telah dihimpun, Ahmad Yusuf menilai tidak terdapat bukti yang cukup yang menunjukkan keterlibatan kliennya.</p>Selain itu, tidak ditemukan hubungan kausal yang jelas antara klien dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diproses. Tim juga menemukan adanya perbedaan keterangan yang dinilai signifikan dalam sejumlah bukti yang diperoleh. ***(tim)</p>

<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2254_Usai-Nyatakan-Gugat-KPK-Rp11-Miliar---Mantan-Ajudan-Gubri-Abdul-Wahid-Diperiksa-Sebagai-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/5991/usai-nyatakan-gugat-kpk-rp11-miliar-mantan-ajudan-gubri-abdul-wahid-diperiksa-sebagai-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bongkar Pasang Jabatan Pemko Dumai, 12 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 14:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bongkar Pasang Jabatan Pemko Dumai, 12 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI  Pemerintah Kota Dumai kembali melakukan bongkar pasang jabatan di sejumlah OPD,kelurahan dan kecamatan dalam rang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI - Pemerintah Kota Dumai kembali melakukan bongkar pasang jabatan di sejumlah OPD,kelurahan dan kecamatan dalam rangka untuk penyegaran.</p>Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi 12 pejabat Administrator dan pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. </p>Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Kamboja, Lantai IV Kantor Wali Kota Dumai, Senin (13/4/2026).</p>Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Walikota Dumai Nomor 352/BKPSDM/2026 sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.</p>Sekda Dumai Fahmi Rizal menekankan bahwa mutasi dan promosi adalah hal yang lumrah dalam memenuhi kebutuhan organisasi pemerintahan dan untuk memperkuat struktur birokrasi. </p>Ia berpesan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.</p>"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada pimpinan, masyarakat, maupun Tuhan Yang Maha Esa. Dalam momen ini, kami minta saudara-saudara segera melakukan konsolidasi di unit kerja masing-masing. Tunjukkan loyalitas, integritas, dan inovasi dalam bekerja. Kita butuh gerak cepat untuk mewujudkan khidmat pembangunan Kota Dumai yang lebih baik," ujarnya. </p>Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat.</p>"Jangan menunda pekerjaan. Pastikan setiap administrasi dan pelayanan di tingkat Kelurahan hingga Dinas berjalan transparan dan akuntabel," tambahnya.</p>Adapun 12 pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah:</p>1. Edi Susanto, S.E. Ak, M.M sebagai Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.</p>2. Wan Ricky Cahyadi, A.Md sebagai Lurah Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur.</p>3. Selamat Riadi, S.Sos sebagai Kepala Subbidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah.</p>4. Leila Purnama Lubis, S.Sos sebagai Kepala Seksi Pemerintahan pada Kecamatan Dumai Timur.</p>5. Tengku Said Erdi Yayandra, S.H sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.</p>6. M. Syukur, S.Sos sebagai Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Bukit Kapur.</p>7. Netti Darlina, A.Md.Keb sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Bukit Kayu Kapur.</p>8. Rosi, A.Md sebagai Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Gurun Panjang.</p>9. Osnidar, S.Pi sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial pada Kelurahan Jayamukti.</p>10. Yudhiansyah, S.A.P sebagai Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Lubuk Gaung.</p>11. M. Ismail, S.Sy sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial pada Kelurahan Lubuk Gaung.</p>12. Robi Cahyadi, S.Sos sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Tanjung Palas.***(ant) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_3018_Bongkar-Pasang-Jabatan-Pemko-Dumai--12-Pejabat-Administrator-dan-Pengawas-Dilantik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5990/bongkar-pasang-jabatan-pemko-dumai-12-pejabat-administrator-dan-pengawas-dilantik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bawa Kabur Motor Warga Ratusima, Pelaku Diborgol di Pekanbaru</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bawa Kabur Motor Warga Ratusima, Pelaku Diborgol di Pekanbaru]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Niat membantu seseorang berubah menjadi pengalaman pahit bagi MT warga Dumai, setelah sepeda motor miliknya justr]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai - Niat membantu seseorang berubah menjadi pengalaman pahit bagi MT warga Dumai, setelah sepeda motor miliknya justru dibawa kabur oleh orang yang dikenalnya. </p>Peristiwa ini  kemudian menjadi atensi dan berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Dumai Barat melalui serangkaian penyelidikan.</p>Kejadian pada Rabu, 8 April 2026 sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Meranti Darat Gang Cemara, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan. </p>Insiden bermula saat korban diminta mengantar terlapor berinisial AAS, namun sesampai di rumah kakak terlapor, dengan dalih ingin meminta uang ke kakaknya, maka terlapor menyuruh korban untuk turun dari motor yang ditungganginya, ketika korban  turun terlapor AAS pun langsung melarikan motor tersebut.</p>Kapolsek Dumai Barat AKP Dedi Nofarizal menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Dumai.</p>&quot;Kami menerima laporan dari korban melalui layanan 110 dan langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian,&quot; ujar Kapolsek.</p>Meski sempat melarikan diri ke Pekanbaru, tim opsnal dari Polsek Dumai Barat berhasil melacak keberadaan pelaku.</p>&quot;Dari hasil penyelidikan awal, kami mengidentifikasi pelaku dan melacak keberadaannya hingga ke luar kota, tepatnya di Pekanbaru,&quot; lanjut Kapolsek.</p>Pengejaran pun dilakukan dan dipimpin langsung oleh Panit I Reskrim Ipda Ahmad Harapan Tambak bersama tim opsnal. Pada Sabtu, 11 April 2026 sekira pukul 12.00 WIB, tim berhasil mengamankan terlapor di sebuah warung nasi di wilayah Jalan Taman Sari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.</p>Pada kesempatan ini kapolsek turut menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center jika mengetahui atau mengalami tindak kejahatan.</p>&quot;Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang yang meskipun dikenal, serta segera melapor melalui layanan Call Center 110 jika mengalami atau mengetahui tindak kejahatan,&quot; tutup Kapolsek.***(rls) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2150_Bawa-Kabur-Motor-Warga-Ratusima--Pelaku-Diborgol-di-Pekanbaru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5989/bawa-kabur-motor-warga-ratusima-pelaku-diborgol-di-pekanbaru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penyandang Disabilitas Nurdin dan &#039;Kursi Roda&#039; Kini Bisa Tersenyum</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penyandang Disabilitas Nurdin dan 'Kursi Roda' Kini Bisa Tersenyum]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Senyum Nurdin (19), pemuda penyandang disabilitas fisik dan sensorik netra asal Bandung, kini merekah. Jika sebelumnya i]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Senyum Nurdin (19), pemuda penyandang disabilitas fisik dan sensorik netra asal Bandung, kini merekah. Jika sebelumnya ia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar, kini Nurdin mulai merasakan udara di luar rumah berkat bantuan kursi roda dari Kementerian Sosial RI.<br>Bagi Nurdin, kursi roda tersebut bukan sekadar alat bantu, melainkan sarana untuk kembali terhubung dengan dunia di sekitarnya.</p>"Senang sekali, sekarang setiap pagi saya bisa minta antar Ibu keluar rumah untuk hirup udara segar. Tidak lagi hanya diam di kamar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2026).</p>Sebulan setelah penyaluran bantuan, Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial kembali mengunjungi kediaman Nurdin untuk memastikan manfaat bantuan benar-benar dirasakan. Bantuan berupa kursi roda aksesibilitas serta dukungan tunai sebesar Rp1.200.000 telah memberi perubahan bagi kehidupan Nurdin dan keluarganya.</p>Sang ibu pun bersyukur atas perhatian pemerintah karena bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban ekonomi, tapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan anaknya.</p>Ia menuturkan bantuan uang tunai dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seperti vitamin dan susu khusus. "Sejak ada kursi roda ini, Nurdin jadi lebih ceria, semangat makannya meningkat, dan tidak lagi murung," ungkapnya.</p>Kunjungan ini juga mempertegas upaya Kementerian Sosial bahwa penyaluran bantuan tidak berhenti pada seremonial semata. Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap intervensi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.</p>Upaya ini juga merupakan bagian dari layanan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas yang tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan perawatan, peningkatan fungsi sosial, serta penguatan peran keluarga sebagai sistem pendukung utama.</p>Melalui pendekatan tersebut, Kemensos mendorong penerima manfaat untuk dapat menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih mandiri dan bermartabat.</p>Melalui program rehabilitasi sosial yang berkelanjutan, Kementerian Sosial terus mengoptimalkan terwujudnya masyarakat yang inklusif. Dalam hal ini, setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih mandiri dan sejahtera. (akn/ega)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_1130_Penyandang-Disabilitas-Nurdin-dan---039-Kursi-Roda--039--Kini-Bisa-Tersenyum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/5988/penyandang-disabilitas-nurdin-dan-039kursi-roda039-kini-bisa-tersenyum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penumpang Kapal MV Dumai Line I Terjun ke Laut Belum Ditemukan</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penumpang Kapal MV Dumai Line I Terjun ke Laut Belum Ditemukan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian penumpang Kapal Dumai Line I, yang terjun ke laut, saat pelayara]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian penumpang Kapal Dumai Line I, yang terjun ke laut, saat pelayaran dari pelabuhan Tanjung Buton menuju Pelabuhan Tanjung Samak, Meranti.</p>
Tim SAR gabungan, Basarnas, TNI AL dan Satpolair Polres Kepulauan Meranti, di bantu warga sekitar, terus melakukan upaya pencarian di lokasi.</p>Kepala kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Meranti, Prima Harrie, mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 Jum&#039;at, siang, Hingga saat ini proses pencarian terus dilakukan di lokasi dengan koordinat 00&deg;56&#039;29"N 102&deg;54&#039;27"E</p>"Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, di lokasi dan korban masih belum ditemukan," ujarnya. Sabtu 11 April 2026.</p>Pencarian korban yang diketahui bernama Nasri (32), warga desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Meranti. Masih terus berlanjut. Tim SAR juga menghimbau warga yang ikut melakukan pencarian di lokasi, untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.<br></p>
Sementara Tokoh Masyarakat Dumai Ahmad Martilius menambahkan seharusnya selevel MV Dumai Line tidak wajar ada gladak atau tempat keluar.</p>
Ia melihat penumpang terlalu bebas keluar masuk ke arah gladak kapal, sementara personel atau kru yang ,melakukan pengawasan tidak ada. Sementara yang ada hanya kru kapal yang berjualan.</p>
Seharusnya setiap kapal Dumai Express Group memiliki personel sekurity yang berjaha di posisi gladak kapal untuk memantau penumpang agar tidak melakukan tindakan yang merugikan.</p>
"Siapkan tempat untuk melihat laut atau ruang merokok dengan pengawasan ketat petugas keamanan,"kata Lius. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_817_Penumpang-Kapal-MV-Dumai-Line-I-Terjun-ke-Laut-Belum-Ditemukan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5987/penumpang-kapal-mv-dumai-line-i-terjun-ke-laut-belum-ditemukan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lagi, Dumai Kedatangan 31 PMI Deportasi dari Malaysia</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 06:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lagi, Dumai Kedatangan 31 PMI Deportasi dari Malaysia]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Sebagai kota pelabuhan strategis kota Dumai selain menjadi incaran para pencari kerja juga sebagai gerbang depo]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Sebagai kota pelabuhan strategis kota Dumai selain menjadi incaran para pencari kerja juga sebagai gerbang deportasi pekerja migran.</p>
Sebanyak 32 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia. Mereka juga telah tiba di Pelabuhan Dumai, Sabtu siang lalu dan saat ini tengah menunggu pemulangan ke daerah asal. </p>Para PMI tiba menggunakan kapal Indomal Imperial dan langsung menjalani serangkaian pemeriksaan oleh petugas setibanya di pelabuhan. Pemeriksaan meliputi verifikasi dokumen keimigrasian serta pengecekan kesehatan awal oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan. </p>Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh PMI dalam kondisi sehat tanpa keluhan. Dengan demikian, mereka dinyatakan layak untuk diproses lebih lanjut menuju pemulangan ke daerah asal masing-masing. </p>Penanganan berikutnya dilakukan oleh BP3MI Riau bersama P4MI Kota Dumai. Para PMI mendapatkan pendampingan berupa pendataan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga fasilitasi administrasi. </p>Selain itu, para PMI juga difasilitasi untuk melakukan registrasi IMEI perangkat komunikasi di Bea Cukai sebelum ditempatkan sementara di Rumah Ramah PMI Dumai. </p>Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menegaskan negara hadir untuk memastikan perlindungan terhadap PMI, termasuk mereka yang dipulangkan dari luar negeri. </p>"Setiap PMI yang dipulangkan tetap menjadi tanggung jawab negara. Kami memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang layak, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pendataan, hingga pemulangan ke daerah asal," ujar Fanny, kemarin. </p>Fanny juga mengingatkan masyarakat agar tidak bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural. Menurutnya, banyak persoalan yang dialami PMI berawal dari keberangkatan yang tidak sesuai aturan. </p>"Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan memilih jalur resmi untuk bekerja di luar negeri guna menghindari berbagai risiko," katanya. </p>Dari total 32 PMI tersebut, sebanyak 23 orang merupakan laki-laki dan 9 perempuan. Mayoritas berasal dari Sumatera Utara, disusul Aceh dan Riau. </p>Saat ini, seluruh PMI masih berada di Rumah Ramah PMI Dumai sembari menunggu proses pemulangan ke daerah masing-masing. Pemerintah pun terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal untuk mempercepat proses tersebut. ***(RA)</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4192_Lagi--Dumai-Kedatangan-31-PMI-Deportasi-dari-Malaysia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5986/lagi-dumai-kedatangan-31-pmi-deportasi-dari-malaysia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Uang Pemerasan Bupati Tulungagung untuk THR Forkopimda</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 06:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Uang Pemerasan Bupati Tulungagung untuk THR Forkopimda]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW) sebagai tersangka. Yang bersan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW) sebagai tersangka. Yang bersangkutan ditetapkan tersangka atas dugaan pemerasan terhadap 16 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau pejabat.<br></p>
Dirangkum detikcom, Minggu (12/4/2026), sebelum ditetapkan tersangka, Bupati Gatut terjaring OTT KPK pada Jumat (10/4) yang lalu. Saat itu, ia diamankan bersama total 18 orang.</p>Pada Sabtu (11/4) kemarin, KPK lalu hanya membawa total 13 orang ke Jakarta. Dari 13 orang yang dibawa ke Jakarta, ada Bupati Gatut Sunu dan adiknya yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro. Jatmiko turut dibawa ke Jakarta lantaran berada di lokasi yang sama bersama Bupati Gatut saat KPK melakukan OTT.</p>Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, KPK lalu menetapkan Bupati Gatut sebagai tersangka pemerasan 16 pejabat di Pemkab Tulungagung. Berikut ini fakta-fakta pemerasan yang dilakukan Bupati Gatut:</p>1. Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Tersangka<br>KPK telah menetapkan Bupatit Gatut sebagai tersangka dan langsung menahan yang bersangkutan. Tak cuma Bupati Gatut, ajudannya, Dwi Yoga Ambal (YOG), juga ditetapkan sebagai tersangka.</p>"KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan 2 orang tersangka," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/4).</p>Adapun 2 tersangka tersebut yakni Bupati Gatut dan ajudanya Dwi Yoga Ambal. Bupati Gatut pun langsung ditahan untuk 20 hari pertama.</p>"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para Tersangka untuk 20 hari pertama sejak 11-30 April 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK," jelas Asep.</p>2. Peran Ajudan<br>KPK lantas menjelaskan peran ajudan Bupati Gatut yang turut ditetapkan sebagai tersangka. Dwi Yoga Ambal berperan untuk menagih jatah ke para Kepala OPD layaknya penagih utang.</p>"Dalam proses pengumpulan &#039;jatah&#039;, GSW memerintahkan YOG untuk terus menagih kepada para OPD. Bagi OPD yang belum memberikan uang sesuai jumlah yang diminta GSW, maka akan terus ditagih, dan diperlakukan seperti halnya orang sedang &#039;berutang&#039;," ungkap Asep.</p>Asep menjelaskan, ajudan Bupati ini akan terus menagih uang ke Kepala OPD ketika Bupati Gatut sedang ada keperluan. Uang yang telah berhasil dikumpulkan itu biasa digunakan oleh Bupati Gatut untuk pembelian sepatu, berobat, jamuan makan, dan keperluan pribadi lainnya.</p>"ADC atau ajudan Bupati, berperan aktif mengupayakan pemenuhan permintaan tersebut dengan menghubungi dan menagih para kepala OPD saat GSW ada kebutuhan," jelas Asep.</p>3. 16 Pejabat Diancam Pakai Surat Pengunduran Diri<br>Kemudian, KPK mengungkap cara Bupati Gatut agar para pejabatnya di Pemkab Tulungagung menurutinya dan memberi uang seperti yang diminta. Bupati Gatut ternyata memakai surat pengunduran diri dari jabatan dan ASN.</p>"Pasca pelantikan tersebut, GSW meminta para pejabat menandatangani surat pernyataan mundur dari jabatan dan mundur dari ASN jika tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan," kata Asep.</p>Ia menyebut para pejabatnya juga diminta menandatangani surat pernyataan tanggung jawab atas pengelolaan anggaran di masing-masing satuan kerjanya. Guntur mengatakan surat pernyataan mundur dari jabatan dan ASN itu sengaja dibuat agar bisa menekan para pejabatnya.</p>"Surat pernyataan mundur dari jabatan dan mundur dari ASN tersebut sengaja tidak dicantumkan tanggal dan salinannya tidak diberikan kepada para pejabat tersebut. Dokumen ini kemudian diduga digunakan GSW sebagai sarana untuk mengendalikan sekaligus &#039;menekan&#039; para pejabat agar loyal dan menuruti setiap perintah GSW. Bagi yang tidak "tegak lurus" kepada Bupati, maka terancam dicopot dari jabatan atau bahkan mundur sebagai ASN," ucapnya.</p>4. Target Pemerasan Rp 5 M<br>Kemudian, KPK mengungkap bahwa Bupati Gatut memasang target pemerasan hingga Rp 5 miliar. Namun, sampai akhirnya ditangkap Bupati Gatut hanya mempu mengumpulkan Rp 2,7 miliar.</p>"Dari total permintaan GSW kepada para OPD yang sekurang-kurangnya sebesar Rp 5 miliar, realisasi uang yang telah diterima oleh GSW kurang lebih Rp 2,7 miliar," ungkap Asep.</p>Asep mengatakan setidaknya ada 16 kepala dinas di lingkungan Pemkab Tulungagung yang dimintai uang jatah. Besaran yang diminta dari Rp 15 juta hingga Rp 2,8 miliar.</p>Uang jatah itu diminta Dwi Yoga selaku ajudan Gatut kepada para kepala dinas. Dwi Yoga dibantu Sugeng yang juga ajudan bupati.</p>5. Tiap OPD Diminta 50% Jatah dari Anggaran<br>Selain itu, terungkap pula fakta bahwa setiap Kepala OPD diminta 50 persen jatah dari anggaran perangkatnya. Kemudian, Bupati Gatut juga ternyata mengatur vendor alat dan jasa di Pemkab Tulungagung.</p>"Permintaan &#039;jatah&#039; juga dilakukan GSW dengan cara menambah atau menggeser anggaran di sejumlah OPD. Atas penambahan anggaran tersebut, GSW meminta &#039;jatah&#039; hingga 50 persen dari nilai anggaran, bahkan sebelum anggaran tersebut turun atau diberikan kepada OPD," ujar Asep.</p>Gatut juga diduga melakukan pengaturan vendor pengadaan alat kesehatan di RSUD, dengan menitipkan vendor agar dimenangkan. Selain itu, juga diduga melakukan pengaturan agar rekanannya menjadi pemenang dalam pengadaan penyediaan jasa cleaning service dan security.</p>6. Bukti 4 Pasang Sepatu LV hingga Duit Rp 335 Juta<br>Dari kasus pemerasan tersebut, KPK lalu mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa di antaranya yakni 4 pasang sepatu mewah hingga uang hasil pemerasan Rp 335,4 juta.</p>"Dari kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE),<br>beberapa pasang sepatu merek Louis Vuitton, serta uang tunai senilai Rp 335,4 juta," tutur Asep.</p>Asep mengatakan barang bukti 4 pasang sepatu bernilai tinggi. Adapun harga 4 pasang sepat LV tersebut mencapai ratusan juta rupiah.</p>"Sepatu juga lumayan mahal setelah kami cek itu, Rp 129 juta ternyata," imbuh Asep.</p>7. Hasil Pemerasan untuk Beli Sepatu Mewah hingga THR Forkopimda<br>Selanjutnya, Asep membeberkan hasil pemerasan belasan pejabat daerah itu dipakai untuk berbagai keperluan Bupati Gatut. Sebagian untuk keperluan pribadi, sebagian lainnya untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p>"Uang ini diduga digunakan untuk kepentingan pribadi seperti untuk pembelian sepatu, berobat, jamuan makan, dan keperluan pribadi lainnya yang juga dimintakan atau dibebankan pada anggaran di OPD," ujar Asep.</p>Guntur mengatakan sebagian uang hasil pemerasan belasan pejabat daerah ini juga ternyata dipakai untuk pemberian THR. Adapun yang menerima THR tersebut yakni Forkopimda di Pemkab Tulungagung.</p>"Uang tersebut juga digunakan GSW untuk pemberian THR kepada sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pemkab Tulungagung," ucap Guntur.</p>8. Kepala OPD Pinjam Uang-Pakai Dana Pribadi<br>Pemerasan yang dilakukan Bupati Gatut ini ternyata memberatkan jajarannya. Terungkap, para Kepala OPD bahkan sampai meminjam uang hingga memakai dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan Bupatit Gatut.</p>"Dalam perkara Tulungagung ini, kami menemukan fakta bahwa untuk memenuhi permintaan Bupati, sebagian OPD bahkan sampai meminjam dana hingga menggunakan uang pribadi," beber Asep.</p>Asep menyebut, dengan fenomena seperti ini, bukan tidak mungkin akan muncul tindak pidana korupsi baru di lingkungan Pemkab Tulungagung. Sebab, kata dia, para Kepala OPD terbuka kemungkinan untuk melakukan pengaturan proyek hingga gratifikasi dalam mengumpulkan uang yang dibutuhkan para untuk disetorkan kepada Bupati.</p>Dia juga menyampaikan, pada dasarnya, Bupati sebagai penyelenggaraan negara sudah mendapatkan hak keuangan yang sah melalui gaji maupun dana operasional khusus. Sehingga, semestinya tidak lagi perlu melakukan tindakan pemerasan terhadap para perangkat daerah.</p>"Membebankan kebutuhan pribadi di luar kedinasan kepada para perangkat daerah ataupun pada anggaran dinas adalah tindakan yang melanggar hukum," tutur Asep.</p>9. Adik Bupati Tulungagung Tak Jadi Tersangka<br>Kemudian, KPK juga mengungkap nasib asik Bupati Gatut, Jatmiko Dwijo Saputro, yang turut diamankan ke Jakarta usai tertangkap tangan. KPK mengatakan Jatmiko saat ini masih berstatus saksi.</p>"Kemudian Saudara J, ini perannya seperti apa nih? Saudara J diperiksa di sana, dibawa ke sini, gitu ya. Apa sepertinya? Jadi statusnya itu sebagai saksi yang bersangkutan," sebut Asep.</p>Asep mengatakan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung itu diamankan karena diduga mengetahui pemerasan yang dilakukan Bupati Gatut. Dia menyebut Jatmiko hanya diamankan untuk mendalami kejahatan yang dilakukan kakaknya.</p>"Penyidik menduga bahwa yang bersangkutan, ada hubungan kekerabatan, dan juga sebagai pejabat, mengetahui praktek-praktek ini. Jadi kita ingin mendalami yang bersangkutan, yang praktek yang dilakukan oleh GWS," ucap dia.</p>Asep menyatakan KPK perlu mendalami praktek pemerasan Bupati Gatut lantaran modusnya baru. Ia menyebut sejumlah kasus pemerasan belum pernah dilakukan dengan ancaman surat pengunduran diri dan surat tanggung jawab mutlak.</p>"Karena memang ini, terus terang saja, baru gitu ya. Bagi kami juga baru menemukan ini. Di beberapa OTT yang kita lakukan itu, dengan pasal yang sama, pemerasan, nggak ada yang seperti ini," jelasnya.</p>"Biasanya minta langsung gitu kan, dia takut-takuti akan dilakukan rolling, atau dikasih contoh dulu, salah satu kepala OPD misalkan diganti, sehingga menimbulkan efek ketakutan ke yang lainnya, tapi ini nggak, ini dari awal memang sudah dikunci," lanjut dia.</p>10. Bupati Tulungagung Minta Maaf<br>Bupati Gatut pun langsung buka suara usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan belasan pejabat oleh KPK. Ia hanya meminta maaf.</p>"Mohon maaf," kata Bupati Gatut kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, saat hendak digiring ke mobil tahanan, Minggu, (12/4).</p>Bupati Gatut dan ajudannya Yoga dibawa keluar dari ruang pemeriksaan penyidik pada pukul 00.17 WIB. Saat keluar, keduanya sudah mengenakan rompi orante tahanan KPK dengan kondisi tangan terborgol.</p>Tak ada ucapan lain yang disampaikan Bupati Gatut saat meninggalkan gedung Merah Putih KPK. ***</p>
<a href="sumber:detik.com">sumber:detik.com</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4419_Uang-Pemerasan-Bupati-Tulungagung-untuk-THR-Forkopimda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/5985/uang-pemerasan-bupati-tulungagung-untuk-thr-forkopimda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hasil Liga Inggris , Manhester City dan The Citizens Saling Unjuk Kekuatan</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 05:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hasil Liga Inggris , Manhester City dan The Citizens Saling Unjuk Kekuatan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Klub Manchester City menggilas Chelsea 30 dalam lanjutan Premier League 2025/2026. The Citizens terus memepet Arsenal ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Klub Manchester City menggilas Chelsea 3-0 dalam lanjutan Premier League 2025/2026. The Citizens terus memepet Arsenal di klasemen Liga Inggris.<br></p>
Bertanding di Stamford Bridge, London, Minggu (12/4/2026), Chelsea vs City berjalan ketat di awal babak pertama. Si Biru banyak mengancam, bahkan sempat bikin gol namun dianulir karena offside.</p>Meski begitu, skor 0-0 tetap bertahan sampai istirahat. Chelsea vs City 0-0 di babak pertama</p>Di babak kedua, City yang bermain lebih baik. Tiga gol bisa dilesakkan, masing-masing lewat Nico O&#039;Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku. Skor 3-0 bertahan sampai laga bubar.</p>Hasil ini bikin Manchester City makin dekat untuk mengejar Arsenal di klasemen Liga Inggris. Raksasa Manchester itu kini mengemas 64 poin dari 31 laga, cuma terpaut 6 poin dari The Gunners yang sudah bermain 32 kali. Sementara Chelsea tertahan di peringkat 6 dengan 48 poin, tertinggal empat angka dari Liverpool di posisi lima.</p>City langsung coba mengontrol laga. Anak asuh Pep Guardiola coba menekan dari sayap, namun belum bisa membongkar pertahanan Chelsea.</p>Malah Chelsea yang bisa banyak mengancam sepanjang babak pertama. Beberapa peluang ditebar Cole Palmer, Joao Pedro, dan Pedro Neto, yang bisa mengacak-acak pertahanan City.</p>Di menit ke-16, Chelsea bahkan bisa bikin gol lewat Marc Cucurella, usai menerima umpan Joao Pedro. Gol kemudian dianulir karena Cucurella sebelumnya sudah dalam posisi offside.</p>Peluang City baru datang pada menit ke-34. Umpan tarik Nico O&#039;Reilly bisa diteruskan Silva dengan sepakan, namun Robert Sanchez bikin aksi penyelamatan untuk menghalaunya. Lima menit berselang, giliran sepakan Rayan Cherki yang digagalkan kiper Chelsea.</p>Hingga peluit tanda istirahat berbunyi, tak ada gol tercipta. Chelsea vs Man City masih 0-0 di babak pertama.</p>Babak kedua berjalan, Manchester City langsung menekan. Hasilnya, tim tamu pecah telur menjebol gawang Chelsea di menit ke-51.</p>Nico O&#039;Reilly membobol gawang Sanchez dengan sundulan, memanfaatkan crossing Rayan Cherki. City unggul 1-0 atas Chelsea.</p>Enam menit berselang, giliran Marc Guehi memperbesar keunggulan City menjadi 2-0. Memanfaatkan umpan terobosan Cherki, bek berusia 25 tahun itu menjebol gawang bekas timnya dengan sepakan kaki kanan di kotak penalti.</p>Chelsea coba menekan guna mengejar ketertinggalannya. Di menit ke-66, peluang didapat Palmer, memanfaatkan umpan tarik Cucurella, sepakannya masih bisa diblok.</p>Dua menit berselang, City malah bisa menambah golnya. Jeremy Doku menjebol gawang Chelsea, usai merebut bola dari penguasaan Moises Caicedo. Sepakannya di kotak penalti kemudian gagal dibendung Sanchez. Skor 3-0 untuk City.</p>Unggul tiga gol tak mengendurkan tekanan City. Serangan tetap dilancarkan, dan beberapa peluang sempat dihadirkan ke gawang Chelsea.</p>Chelsea juga bisa menciptakan sejumlah peluang lewat Cucurella hingga Palmer. Namun tak ada yang menjadi gol. Hingga laga tuntas, skor 3-0 untuk kemenangan Manchester City tetap bertahan.</p>Susunan Pemain</p>Chelsea: Robert Sanchez, Jorrel Hato, Wesley Fofana, Marc Cucurella, Malo Gusto (Josh Acheampong 88&#039;), Cole Palmer, Andrey Santos (Romeo Lavia 67&#039;), Moises Caicedo (Dario Essugo 82&#039;), Joao Pedro (Liam Delap 81&#039;), Pedro Neto, Estevao (Alejandro Garnacho 67&#039;)</p>Manchester City: Gianluigi Donnarumma, Marc Guehi, Abdukodir Khusanov, Nico O&#039;Reilly (Rayan Ait-Nouri 64&#039;), Matheus Nunes, Rayan Cherki (Phil Foden 76&#039;), Rodri, Bernardo Silva (Mateo Kovacic 81&#039;), Jeremy Doku (Savinho 76&#039;), Antoine Semenyo, Erling Haaland. *** detik.com</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_9212_Hasil-Liga-Inggris---Manhester-City-dan-The-Citizens-Saling-Unjuk-Kekuatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/5984/hasil-liga-inggris-manhester-city-dan-the-citizens-saling-unjuk-kekuatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelaku Pembunuh Apeng Bengkalis Anak Dibawah Umur, Ini Kronologinya</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 19:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelaku Pembunuh Apeng Bengkalis Anak Dibawah Umur, Ini Kronologinya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis Aksi kejahatan yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Bantan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Beng]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis- Aksi kejahatan yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Bantan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Bengkalis. Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang berujung pada pembunuhan berhasil diringkus dalam waktu kurang dari 48 jam.</p>Pelaku diketahui masih berusia di bawah umur, berinisial M (17). Ia ditangkap pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Antara, Kecamatan Bengkalis, tepatnya di depan sebuah kafe.</p>Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat Tim Opsnal Satreskrim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.</p>Berbekal keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, katanya, identitas pelaku berhasil dikantongi.</p>"Tak butuh waktu lama, pelaku diringkus tanpa perlawanan," ucap Fahrian, Ahad (12/4/2026).</p>Dalam pemeriksaan, menurut Kapolres, pelaku mengaku awalnya berniat mencuri di rumah korban. Namun aksinya diketahui, sehingga terjadi perkelahian. Dalam kondisi panik, pelaku yang telah membawa parang kemudian menyerang korban secara brutal hingga meninggal dunia.</p>"Hasil tes urine terhadap pelaku juga menunjukkan positif mengonsumsi narkoba, yang diduga memengaruhi emosi dan tindakan pelaku saat kejadian," cakapnya.</p>Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah parang, pakaian yang digunakan pelaku, serta beberapa barang lainnya.</p>"Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,"pungkasnya.</p>Diberitakan sebelumnya, warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Kamis (9/4/2026) pagi.</p>Korban diketahui bernama Wipeng alias Apeng (60), seorang pekerja swasta yang tinggal di Jalan Kartini, RT 02 RW 05, Dusun Makmur, Desa Berancah.</p>Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi. Saat itu, saksi curiga melihat pintu belakang rumah terbuka. Ketika didekati, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.</p>Warga yang berdatangan sempat ragu mendekat karena kondisi korban yang mengenaskan, hingga akhirnya pihak kepolisian tiba dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya luka akibat senjata tajam di tubuh korban, yang mengindikasikan korban pembunuhan.</p></p>
sumber :cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_3370_Pelaku-Pembunuh-Apeng-Bengkalis-Anak-Dibawah-Umur--Ini-Kronologinya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5983/pelaku-pembunuh-apeng-bengkalis-anak-dibawah-umur-ini-kronologinya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buntut Kerusuhanan dan Pembakaran di Panipahan, Kapolda Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 18:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buntut Kerusuhanan dan Pembakaran di Panipahan, Kapolda Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Rokanhilir&mdash Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mencopot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Po]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Rokanhilir&mdash; Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mencopot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas setelah terjadi aksi unjuk rasa warga yang berujung ricuh di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.</p>Pencopotan tersebut merupakan bentuk evaluasi institusi kepolisian terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut..</p>&quot;Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan,&quot; ujar Irjen Herry, Ahad (12/4/2026).</p>Ia menegaskan, jajaran di tingkat Polsek dinilai belum optimal dalam menjaga kondusivitas wilayah, sehingga dinamika di masyarakat berkembang menjadi aksi yang tidak terkendali.</p>Menurut dia, pimpinan wilayah memiliki tanggung jawab penuh terhadap stabilitas keamanan, termasuk dalam merespons potensi gangguan sejak dini.</p>&quot;Seorang pimpinan harus hadir, peka, dan mampu membaca situasi. Ketika itu tidak berjalan dengan baik, maka harus ada langkah korektif,&quot; kata Irjen Herry.</p>Irjen Herry menyebut, sejak awal kejadian, Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati telah turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi. Aparat mengedepankan pendekatan dialog dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.</p>&quot;Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan untuk mengajak dialog dan meredam situasi,&quot; ujarnya.</p>Selain itu, jajaran Polda Riau bersama pemerintah daerah kembali turun ke Panipahan untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Pengawasan dilakukan langsung oleh Wakapolda, Irwasda, dan Kabid Propam.</p>Irjen Herry memastikan situasi di Panipahan saat ini berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Meski demikian, penguatan langkah preventif dan pengawasan tetap dilakukan.</p>Ia juga menegaskan bahwa keresahan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba akan ditindaklanjuti secara serius oleh kepolisian.</p>&quot;Kami memahami keresahan masyarakat terkait narkoba. Itu akan kami tindak tegas, tetapi harus melalui mekanisme hukum yang berlaku,&quot; kata Irjen Herry.</p>Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang dapat memperkeruh keadaan. &quot;Jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum. Percayakan proses kepada aparat penegak hukum,&quot; ucap mengingatkan.</p>Irjen Herry juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. "Mari kita jaga situasi tetap aman dan damai. Ini tanggung jawab kita bersama,&quot; tutupnya.</p>
sumber :cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_6130_Buntut-Kerusuhanan-dan-Pembakaran-di-Panipahan--Kapolda-Copot-Kapolsek-dan-Kanit-Reskrim-Panipahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5982/buntut-kerusuhanan-dan-pembakaran-di-panipahan-kapolda-copot-kapolsek-dan-kanit-reskrim-panipahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Razia TNKB tak Sesuai Spesifikasi, Satlantas Polres Dumai Tindak Tiga Kendaraan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Razia TNKB tak Sesuai Spesifikasi, Satlantas Polres Dumai Tindak Tiga Kendaraan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai menggelar kegiatan rutin penindakan pelanggaran (dakgar) di Jalan P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai menggelar kegiatan rutin penindakan pelanggaran (dakgar) di Jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur, Sabtu (11/04/2026).</p>Kegiatan tersebut difokuskan pada penertiban kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) yang telah ditetapkan Polri.</p>Kasat Lantas Iptu Erwan Marchdonida ketika dihubungi mengatakan dalam operasi tersebut petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat yang melintas di jalan tersebut.</p>"Penindakan difokuskan pada penggunaan TNKB yang tidak sesuai ketentuan, guna menciptakan ketertiban dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas," ujarnya.</p>Mantan Kasat Lalu Lintas Polres Konawe Selatan ini menambahkan dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu, petugas mencatat sebanyak 3 pelanggaran kendaraan roda empat.</p>Sementara untuk kendaraan roda dua, roda enam, dan roda sepuluh tidak ditemukan pelanggaran.</p>Operasi ini melibatkan sejumlah personel Satlantas, di antaranya Ipda Elvys Manto Kanit Turjawali serta personel lainnya.</p>Dalam operasi petugas melaksanakan patroli diseputuran wilayah hukum Polres Dumai serta melakukan pemeriksaan dan penindakan tilang teguran terhadap kendaraan yang menggunakan TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis.</p>Sebanyak tiga kendaraan ditindakan selama operasi diantaranya Mobil Mitsubishi Pajero, Toyota Avanza nopol Sumbar dan Toyota Fortuner nopol Rokanhilir.</p>Selain penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya penggunaan TNKB sesuai aturan. Bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas di masyarakat.</p>Penindakan terhadap pelanggaran TNKB mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</p>"Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang sesuai standar, demi keselamatan dan ketertiban bersama di jalan raya," tutupnya.***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_9419_Razia-TNKB-tak-Sesuai-Spesifikasi--Satlantas-Polres-Dumai-Tindak-Tiga-Kendaraan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5981/razia-tnkb-tak-sesuai-spesifikasi-satlantas-polres-dumai-tindak-tiga-kendaraan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penumpang Kapal Verry Dumai Line Terjun ke Laut</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 18:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penumpang Kapal Verry Dumai Line Terjun ke Laut]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Selatpanjang&ndash Peristiwa mengejutkan terjadi di perairan Selat Kepulauan Meranti, Jumat siang (10/4/2026). Seorang ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Selatpanjang&ndash; Peristiwa mengejutkan terjadi di perairan Selat Kepulauan Meranti, Jumat siang (10/4/2026). Seorang penumpang kapal MV Dumai Line 1 dilaporkan melompat ke laut saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Buton menuju Tanjung Samak, sebelum ke Tanjung Balai Karimun, hingga Batam Kepulauan Riau sesuai rute perjalanannya.</p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah perairan Repan, dengan titik perkiraan lokasi kejadian (LKP) pada koordinat 00&deg;56&#039;29"N 102&deg;54&#039;27"E. Kejadian ini langsung memicu respons cepat dari tim SAR setempat.</p>Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.40 WIB dari kapten kapal.</p>"Begitu informasi kami terima, tim langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian,&quot; ujar Prima kepada GoRiau.com, Sabtu (11/4/2026) pagi.</p>Korban diketahui bernama Nasri (32), warga Jalan Ismail Saleh, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami gangguan mental dan baru saja pulang dari pengobatan di rumah sakit.</p>Menurut penuturan ayah korban, Gani, saat kejadian Nasri tiba-tiba berjalan ke bagian buritan kapal tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.</p>"Tidak lama kemudian, dia langsung melompat ke laut. Kami semua panik," ungkapnya.</p>Pihak kru kapal sempat melakukan pencarian awal dengan memutar arah dan menyisir lokasi kejadian selama kurang lebih 30 menit. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Setelah itu, pencarian turut dibantu oleh warga setempat, termasuk agen tiket dan nelayan dengan menggunakan pompong.</p>Sementara itu, tim Rescuer Unit Siaga SAR Meranti yang berjumlah tujuh orang diberangkatkan sekitar pukul 17.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 12 mil laut menuju lokasi kejadian. Tim tiba di titik koordinat sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk memperluas area pencarian.</p>Meski upaya pencarian telah dilakukan hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara pada pukul 18.30 WIB karena kondisi yang tidak memungkinkan, dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi (11/4/2026) pukul 07.00 WIB.</p>"Pencarian akan kami lanjutkan dengan metode penyisiran di sekitar LKP dan area yang diperkirakan menjadi pergerakan korban. Kami juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian," tegas Prima.</p>Ciri-ciri korban saat terakhir terlihat mengenakan baju berwarna merah jambu dan celana jeans kuning, dengan postur tubuh kurus, kulit gelap, serta rambut pendek.</p>Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap penumpang, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, selama perjalanan laut berlangsung. ***</p>
sumber:goriau</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_6228_Penumpang-Kapal-Verry-Dumai-Line-Terjun-ke-Laut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5980/penumpang-kapal-verry-dumai-line-terjun-ke-laut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus  Pemerasan Penyebab Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus  Pemerasan Penyebab Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  KPK mengungkapkan kasus yang membuat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kasus]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- KPK mengungkapkan kasus yang membuat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kasus yang tengah diselidiki terkait pemerasan.<br></p>
"(Terkait kasus) Pemerasan," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).</p>Sementara Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan, dari hasil OTT ini, penyidik turut menyita sejumlah uang tunai. Namun dia belum merinci total uang tunai yang diperiksa.</p>"Dalam kegiatan ini tim juga mengamankan barang bukti diantaranya dalam bentuk uang tunai," jelas Budi.</p>Total ada 13 orang yang dibawa penyidik ke gedung Merah Putih KPK dari hasil OTT di Kabupaten Tulungagung kali ini. Sebanyak 12 orang dari lingkup pemerintah dan satu orang swasta.</p>"Ke-13 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati, dua belas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya," ujar Budi.</p>Budi mengatakan, total 13 orang yang diamankan ini dibawa ke Jakarta dengan dibagi tiga kloter. Kloter pertama Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang tiba bagi tadi, kemudian 12 orang kloter kedua dan satu orang pada kloter tiga tiba siang ini.</p>Budi menjelaskan, para pihak yang diamankan ini akan langsung diperiksa oleh penyidik. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang diamankan.</p>"Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih," jelas Budi.</p>Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur. Dalam OTT tersebut, KPK menjaring Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.</p>"Benar (OTT di Tulungagung)," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dihubungi, Jumat (10/4).</p>"Ya (Bupati diamankan)," tambahnya. (kuf/detik/jbr)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2537_Kasus--Pemerasan-Penyebab-Bupati-Tulungagung-Terjerat-OTT-KPK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/5979/kasus-pemerasan-penyebab-bupati-tulungagung-terjerat-ott-kpk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>