<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2026 02:42:53 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Modal Izin Berobat, Napi Kasus Narkoba Kabur</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 18:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Modal Izin Berobat, Napi Kasus Narkoba Kabur]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Kaburnya narapidana kasus narkoba berinisial IDS saat menjalani kontrol kesehatan memicu evaluasi serius pengamanan Lap]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Kaburnya narapidana kasus narkoba berinisial IDS saat menjalani kontrol kesehatan memicu evaluasi serius pengamanan Lapas Pekanbaru. Seluruh pejabat terkait menjalani pemeriksaan menyusul dugaan pelanggaran prosedur pengawalan. Ditjen Pemasyarakatan Riau memastikan proses pemeriksaan berlangsung menyeluruh serta disertai ancaman sanksi berat.</p>Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Riau, Rudi Sianturi, memastikan seluruh pihak terkait menjalani pemeriksaan mendalam. Pemeriksaan mencakup Kepala Lapas, Kepala Pengamanan Lapas, serta tiga petugas pengawal narapidana. &quot;Semua diperiksa, Kalapas, KPLP, termasuk tiga pengawal mengakui kesalahan. Semua wajib mengikuti SOP,&quot; tegas Rudi.</p>Rudi menjelaskan laporan resmi telah dikirim menuju Direktorat Jenderal Pemasyarakatan setelah insiden pelarian tersebut terjadi. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan pelanggaran prosedur selama proses pengawalan narapidana menuju rumah sakit. &quot;Saya laporkan ke Pak Dirjen. Hukuman berat menunggu pelanggaran seperti ini,&quot; ujar Rudi.</p>Tim pemeriksa juga menelusuri kronologi lengkap pelarian IDS sejak keluar dari Lapas Pekanbaru. Verifikasi dilakukan menuju Rumah Sakit Awal Bros guna memastikan kondisi kesehatan narapidana tersebut. Pemeriksaan mencakup riwayat penyakit, rekomendasi dokter, serta jadwal kontrol medis yang dimiliki IDS.</p>Rudi memastikan IDS memang memiliki riwayat penyakit sehingga memperoleh izin menjalani pemeriksaan kesehatan berkala. Izin tersebut hanya berlaku menuju rumah sakit sesuai jadwal pemeriksaan medis. &quot;Riwayat sakit memang ada, rekomendasi dokter lengkap, jadwal kontrol juga tersedia,&quot; kata Rudi.</p>Hasil pemeriksaan sementara memperlihatkan pelanggaran muncul setelah rombongan meninggalkan rumah sakit menuju kediaman narapidana. Tindakan tersebut sama sekali tidak tercantum dalam prosedur pengawalan narapidana berobat. Rudi mengaku heran petugas mengizinkan permintaan tersebut tanpa mempertimbangkan risiko pelarian.</p>Peristiwa kaburnya IDS berlangsung Rabu, 22 Juli 2026, setelah selesai menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Tiga petugas mengawal perjalanan menuju Rumah Sakit Awal Bros sesuai izin resmi. Seusai pemeriksaan, IDS mengajak petugas singgah ke rumah dengan alasan makan siang bersama.</p>Kesempatan tersebut dimanfaatkan IDS untuk melarikan diri dari pengawasan petugas keamanan. Upaya pengejaran langsung dilakukan setelah petugas menyadari narapidana tidak lagi berada di lokasi. Pelarian itu memicu perhatian serius Ditjen Pemasyarakatan karena menyangkut narapidana kasus narkoba.</p>IDS merupakan narapidana kasus narkotika yang telah dijatuhi hukuman penjara selama sepuluh tahun. Informasi sementara menyebut pelarian telah meninggalkan Pulau Sumatera menuju wilayah Jakarta. Aparat gabungan terus memburu keberadaan buronan tersebut melalui koordinasi lintas daerah.</p>Kasus tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawalan narapidana berobat keluar lapas. Ditjen Pemasyarakatan Riau menegaskan seluruh petugas wajib mematuhi prosedur tanpa pengecualian. Pemeriksaan disiplin masih berlangsung hingga seluruh fakta pelarian berhasil diungkap secara menyeluruh.(R-04)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_414_Modal-Izin-Berobat--Napi-Kasus-Narkoba-Kabur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6490/modal-izin-berobat-napi-kasus-narkoba-kabur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">30 Juli Hakim PN Pekanbaru Bacakan Putusan Perkara Gubri Nonaktif Abdul Wahid</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[30 Juli Hakim PN Pekanbaru Bacakan Putusan Perkara Gubri Nonaktif Abdul Wahid]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  &ndash Menjelang pembacaan putusan, terdakwa perkara dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - &ndash; Menjelang pembacaan putusan, terdakwa perkara dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Abdul Wahid, memohon doa agar majelis hakim menjatuhkan putusan yang adil.</p>Permohonan itu disampaikan Gubernur Riau nonaktif tersebut usai mengikuti sidang pembacaan duplik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan majelis hakim yang dipimpin Delta Tamtama, Selasa (28/7/2026).</p>"Hari ini sudah dibacakan duplik. Saya rasa tidak ada komentar. Komentar saya cuma satu, mohon doanya agar putusan di hari Kamis itu benar-benar adil untuk kita semua," kata Abdul Wahid usai sidang.</p>Sidang duplik menjadi tahapan terakhir sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan. Dalam kesempatan itu, tim advokat Abdul Wahid tetap mempertahankan seluruh argumentasi dalam nota pembelaan (pleidoi).</p>Advokat secara tegas meminta majelis hakim mengesampingkan seluruh dalil Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disampaikan dalam replik.</p>Mengawali pembacaan duplik, tim advokat mengajak majelis hakim menjadikan putusan perkara tersebut sebagai cerminan tegaknya hukum, keadilan, dan marwah peradilan.</p>"Yang Mulia Majelis Hakim, kiranya putusan yang akan dijatuhkan kelak menjadi cerminan tegaknya nilai hukum, menjaga marwah peradilan, serta menumbuhkan pesan luhur Raja Ali Haji, seorang cendekiawan Melayu, bahwa hukum adil atas segala rakyat, tanda raja beroleh inayah," ucapnya.</p>Menurut tim advokat, keadilan yang diberikan kepada seorang terdakwa tidak hanya memulihkan hak-haknya, tetapi juga menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan.</p>Dalam substansi duplik, advokat membantah sejumlah argumentasi JPU, mulai dari mekanisme pergeseran anggaran, rapat di rumah dinas gubernur pada 7 April 2025, hingga dugaan adanya pemaksaan terhadap para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT).</p>Tim advokat menegaskan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan tidak menunjukkan adanya perintah dari Abdul Wahid kepada kepala UPT maupun pejabat lainnya untuk mengumpulkan ataupun menyerahkan uang.</p>Tim juga menegaskan unsur pemaksaan yang menjadi pokok dakwaan juga tidak terbukti dalam persidangan. Replik JPU juga tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang terungkap di persidangan, termasuk mengenai tuduhan adanya pengumpulan telepon seluler peserta rapat di rumah dinas gubernur.</p>Tim advokat juga menyoroti keterangan saksi mahkota Dani M. Nursalam yang dinilai berdiri sendiri dan tidak didukung alat bukti lain. Juga terdapat perbedaan keterangan antara Dani M Nursalam dan M Arief Setiawan terkait dugaan penyerahan uang.</p>Berdasarkan seluruh fakta persidangan yang menurut mereka terungkap, tim advokat meminta majelis hakim menolak seluruh dalil dalam menerima dan mengabulkan nota pembelaan Abdul Wahid, dan menolak seluruh dalil dalam replik JPU KPK.</p>"Menyatakan Abdul Wahid tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan pertama maupun dakwaan alternatif lainnya," pinta tim advokat.</p>Majelis hakim juga diminta membebaskan atau setidak-tidaknya melepaskan Abdul Wahid dari segala tuntutan hukum. "Memerintahkan JPU membebaskan Abdul Wahid dari tahanan segera setelah putusan dibacakan," kata tim advokat.</p>Permohonan lainnya adalah memberikan rehabilitasi dengan memulihkan hak, kedudukan, harkat dan martabat Abdul Wahid seperti semula dan mengembalikan seluruh barang bukti milik Abdul Wahid yang telah disita.</p>Majelis hakim memohon agar majelis hakim menjadikan putusan perkara tersebut sebagai cerminan tegaknya hukum dan keadilan.</p>Majelis Hakim menjadwalkan membacakan putusan perkara tersebut pada Kamis (30/7/2026), yang akan menjadi penentu akhir atas seluruh rangkaian persidangan yang telah berlangsung sejak 26 Maret 2026.***cakaplah</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_6411_30-Juli-Hakim-PN-Pekanbaru-Bacakan-Putusan-Perkara-Gubri-Nonaktif-Abdul-Wahid.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6489/30-juli-hakim-pn-pekanbaru-bacakan-putusan-perkara-gubri-nonaktif-abdul-wahid/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belanja Online Tertipu Hingga Rp300 Juta, Dua Pemuda Diamankan</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belanja Online Tertipu Hingga Rp300 Juta, Dua Pemuda Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Merima laporan terkait penipuan online, selanjutnya tim Siber Satreskrim Polresta Pekanbaru membongkar kasus dugaan pen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Merima laporan terkait penipuan online, selanjutnya tim Siber Satreskrim Polresta Pekanbaru membongkar kasus dugaan penipuan online bermodus transaksi belanja melalui media sosial TikTok.</p>
Dalam perkara ini, seorang korban mengalami kerugian hingga Rp300 juta setelah mengikuti arahan pelaku yang mengaku sebagai admin toko.</p>Polisi telah menangkap dua tersangka, yakni DN (19) dan AP (26). Sementara dua pelaku lainnya masih buron dan telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Ahmad Aufa Sarkasy Putra alias Ova alias Flow serta Rendy Maulana Putra alias Rendi Petak.</p>Kasubnit Siber Satreskrim Polresta Pekanbaru Ipda Grant Harold Sitorus mengatakan, kasus tersebut bermula saat korban bernama Siti Hutiya berniat membeli sofa melalui platform TikTok.</p>"Korban dihubungi melalui direct message (DM) oleh akun yang mengaku sebagai admin toko di TikTok. Pelaku kemudian meminta nomor WhatsApp korban dengan alasan proses checkout tidak dapat dilakukan melalui aplikasi, lalu mengarahkan korban melakukan pembayaran secara manual," kata Grant, Selasa (28/7/2026).</p>Korban awalnya diminta mentransfer uang sebesar Rp1.698.000 melalui barcode pembayaran.</p>Setelah transaksi pertama berhasil dilakukan, pelaku kembali menghubungi korban dan meminta sejumlah transfer tambahan dengan dalih proses verifikasi pembayaran belum selesai.</p>Korban kemudian mentransfer uang secara bertahap ke beberapa rekening berbeda. Nilainya mulai dari Rp49.999.999, dua kali transfer hampir Rp100 juta, hingga beberapa transaksi lainnya yang membuat total kerugian mencapai sekitar Rp300 juta.</p>Merasa menjadi korban penipuan, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Pekanbaru.</p>Menindaklanjuti laporan itu, Tim Siber Satreskrim Polresta Pekanbaru yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Anggi Rian Diansyah bersama Ipda Grant Harold Sitorus melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap tersangka pertama, AP, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Dharma Bakti, Pekanbaru.</p>"Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka pertama, kami melakukan pengembangan dan pada malam harinya sekitar pukul 23.30 WIB berhasil mengamankan tersangka DN di kawasan Jalan Pasir Putih, Pekanbaru," ujar Grant.</p>Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit iPhone, satu unit mobil Daihatsu Sigra, satu unit sepeda motor Honda Vario, gelang emas, pakaian yang digunakan pelaku, dokumen transaksi perbankan, serta rekaman CCTV penarikan uang di salah satu agen BRILink.</p>Penyidik kini masih memburu dua tersangka lain yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan penipuan tersebut.</p>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE, serta pasal terkait dalam KUHP mengenai perbuatan curang dan penggelapan. ***(RA/ant)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_8881_Belanja-Online-Tertipu-Hingga-Rp300-Juta--Dua-Pemuda-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6488/belanja-online-tertipu-hingga-rp300-juta-dua-pemuda-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tiga Tersangka Tanam Sabu 7 Kg di Perkebunan Sawit di Bengkalis</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tiga Tersangka Tanam Sabu 7 Kg di Perkebunan Sawit di Bengkalis]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu se]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis --Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 7 kilogram di Desa Pergam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.</p>Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang pria berinisial MK (22), JN (28), dan RM (34) ditangkap.</p>Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Pergam pada Rabu (22/7/2026).</p>"Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Riau melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Selanjutnya tim turun ke lokasi," kata Putu, Selasa (28/7/2026).</p>Sekitar pukul 18.15 WIB, petugas menemukan MK dan JN di sebuah kebun sawit di Jalan Sehati, Desa Pergam, sesuai dengan ciri-ciri yang telah dikantongi sebelumnya. Keduanya langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan.</p>Dari hasil interogasi awal, MK mengaku memperoleh sabu tersebut dari RM. Berbekal keterangan itu, tim kemudian bergerak menuju rumah RM yang masih berada di Desa Pergam.</p>Saat hendak ditangkap, RM sempat berusaha melarikan diri melalui pintu belakang rumah. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas.</p>"Hasil pemeriksaan terhadap tersangka RM mengarah pada dua lokasi penyimpanan lainnya. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan satu bungkus sabu yang disembunyikan di dalam tanah dan enam bungkus lainnya di kebun sawit di belakang rumah tersangka," ujar Putu.</p>Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita total tujuh bungkus besar diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 7 kilogram. Barang bukti itu ditemukan di tiga lokasi berbeda.</p>Kepada penyidik, RM mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial D yang kini telah masuk dalam daftar pencarian dan masih diburu aparat kepolisian.</p>Putu menegaskan, penyidik akan terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk menelusuri asal barang, aliran dana, hingga pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.</p>"Pengungkapan ini merupakan komitmen kami dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Riau. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan, menelusuri aliran dana, serta mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat," tegasnya. ***riau aktual</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_4241_Tiga-Tersangka-Tanam-Sabu-7-Kg-di-Perkebunan-Sawit-di-Bengkalis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6487/tiga-tersangka-tanam-sabu-7-kg-di-perkebunan-sawit-di-bengkalis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tujuh Atlet Tenis Dumai Ikut Bertarung Kejurnas TDP PELTI Riau</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tujuh Atlet Tenis Dumai Ikut Bertarung Kejurnas TDP PELTI Riau]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Ketua PELTI Dumai Muhammad Mufarizal, ST., M.IP., IAP resmi melepas 7 atlet tenis yang akan berlaga pada Kejuaran Nasion]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Ketua PELTI Dumai Muhammad Mufarizal, ST., M.IP., IAP resmi melepas 7 atlet tenis yang akan berlaga pada Kejuaran Nasional PELTI Riau Tenis TDP Junior Cup 2026 di Pekanbaru, 29 Juli s/d 2 Agustus 2026.</p>7 atlet tersebut berangkat dengan kepercayaan semangat dan harapan setelah menjalani TC singkat, dengan target mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kota Dumai.</p>Pelepasan yang dilaksanakan di halaman Masjid Habiburrahman, Dumai Islamic Centre, dan dihadiri perwakilan KONI Kota Dumai, Pengurus Kota PELTI Dumai, Coach dan Manager Official, serta orang tua atlet.</p>Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Kota PELTI Dumai yang akrab disapa Faried  memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar bertanding dengan penuh semangat, menjaga kondisi fisik dan metal, serta patuh dengan jadwal Order Of Play.</p>Faried menegaskan, para atlet tidak hanya mewakili klub PELTI Kota Dumai, tetapi juga membawa nama baik Kota Dumai. Karena itu, sportivitas, disiplin, dan kerja keras harus menjadi modal utama untuk meraih hasil terbaik. "Tunjukkan bahwa atlet tenis muda Dumai mampu bersaing dan berprestasi,&quot; tegasnya.</p>Sementara itu, Danil Suhada selaku Kabid Humas Pengurus Kota PELTI Dumai menyampaikan "Pengiriman 7 Atlet yang terdiri dari 4 Atlet Putra dan 3 Atlet Putri ini, adalah bagian dari hasil lanjutan dari Dumai Tennis League sesuai program kerja PELTI Kota Dumai pada tahun 2026 ini. Kami terus berusaha agar bisa mendapatkan sponsorship yang mau bersinergi dengan program kerja PELTI Kota Dumai,"pesannya.</p>Keikutsertaan 7 atlet ini dalam Kejurnas TDP Junior adalah menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda sekaligus membuka jalan lahirnya bibit-bibit tenis yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_6850_Tujuh-Atlet-Tenis-Dumai-Ikut-Bertarung-Kejurnas-TDP-PELTI-Riau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6486/tujuh-atlet-tenis-dumai-ikut-bertarung-kejurnas-tdp-pelti-riau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengapa Provinsi Riau Pesisir Dibutuhkan ?</guid>
            <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengapa Provinsi Riau Pesisir Dibutuhkan ?]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Gagasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang meliputi Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, dan Rok]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Gagasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang meliputi Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, dan Rokan Hilir sudah saatnya dibicarakan secara serius. Ini bukan semata soal pemekaran wilayah, tetapi menyangkut pemerataan pembangunan sekaligus kepentingan strategis Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>Oleh:  Riski Kurniawan<br>Koordinator ARUK <br></p>
<br>Selama ini konsentrasi pembangunan Riau relatif bertumpu di Pekanbaru. Padahal, kawasan pesisir memiliki potensi ekonomi dan posisi geografis yang sangat strategis. Dumai, Bengkalis, Meranti dan Rokan Hilir berhadapan langsung dengan kawasan Selat Malaka serta jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Indonesia dengan Malaysia dan Singapura.</p>Karena itu, pembangunan kawasan pesisir tidak boleh hanya dilihat dari perspektif ekonomi daerah. Ada dimensi geopolitik, keamanan, pertahanan dan kedaulatan di dalamnya.</p>Provinsi baru dapat menciptakan rentang kendali pemerintahan yang lebih dekat, mempercepat pelayanan publik, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mengelola kawasan perbatasan dan pesisir. Jika berdasarkan kajian strategis negara memang diperlukan, penguatan struktur kewilayahan TNI dan Polri juga dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.</p>Riau Pesisir juga berpotensi menjadi pusat pertumbuhan baru berbasis pelabuhan, industri, logistik, perdagangan internasional, perikanan dan ekonomi biru. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Riau tidak lagi terkonsentrasi di satu titik.</p>Yang terpenting, pembentukan Riau Pesisir bukanlah upaya memisahkan diri dari Riau. Sebaliknya, ini adalah cara memperkuat Riau dan memperkuat kehadiran NKRI di wilayah strategis yang berhadapan langsung dengan dunia internasional.</p>Maka, pemerintah pusat dan daerah, DPR, DPD, akademisi serta masyarakat perlu mulai membuka kajian serius. Sebab, membangun wilayah perbatasan bukan hanya soal kesejahteraan masyarakat hari ini, tetapi juga tentang memastikan kedaulatan Indonesia tetap kuat menghadapi perubahan konstelasi global.</p>Riau Pesisir bukan sekadar pemekaran. Ia adalah gagasan pemerataan pembangunan sekaligus investasi strategis bagi masa depan NKRI.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_3128_Mengapa-Provinsi-Riau-Pesisir-Dibutuhkan--.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6485/mengapa-provinsi-riau-pesisir-dibutuhkan-/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UP3 Dumai Sukses Pasok Listrik, Hari Jadi Bengkalis ke-514</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 21:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UP3 Dumai Sukses Pasok Listrik, Hari Jadi Bengkalis ke-514]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis &ndash PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Be]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis &ndash; PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis berhasil menjaga keandalan listrik selama rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke-514 yang berlangsung pada 24&ndash;26 Juli 2026. Dukungan tersebut memastikan seluruh agenda pemerintahan dan kegiatan masyarakat berlangsung aman, lancar, serta tanpa kendala kelistrikan.</p>
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, PLN ULP Bengkalis melakukan inspeksi jaringan dan peralatan kelistrikan, asesmen risiko, menyiagakan personel di titik-titik strategis, serta menyiapkan peralatan pendukung guna memastikan keandalan pasokan listrik selama seluruh rangkaian kegiatan.<br></p>
Pengamanan kelistrikan difokuskan di Lapangan Tugu dan Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis. Sebagai antisipasi, PLN menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 100 kVA yang didukung genset cadangan 125 kVA milik penyelenggara.</p>Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke-514 dihadiri oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos., M.MP., Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, M.P., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat.</p>Selama kegiatan berlangsung, Manager PLN ULP Bengkalis, Ade Pratama Saputra, memimpin langsung kesiapsiagaan personel di lapangan. Tim siaga melakukan pemantauan berkala terhadap jaringan distribusi, gardu, peralatan pendukung, dan beban listrik, serta berkoordinasi secara intensif dengan panitia penyelenggara dan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi gangguan secara cepat dan tepat.</p>"Seluruh personel kami bersiaga sejak sebelum kegiatan dimulai hingga seluruh rangkaian acara selesai. Melalui pemantauan sistem secara berkelanjutan dan koordinasi yang erat dengan panitia serta pemangku kepentingan, kami memastikan pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bengkalis dengan nyaman," ujar Manager PLN ULP Bengkalis, Ade Pratama Saputra.</p>Keberhasilan pengamanan kelistrikan tersebut merupakan hasil persiapan yang matang, kesiapsiagaan personel, serta sinergi yang baik antara PLN, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, panitia penyelenggara, dan aparat keamanan.</p>Manager PLN UP3 Dumai, Achmad Meidiansyah, mengatakan bahwa keandalan listrik merupakan prioritas PLN dalam mendukung setiap agenda strategis pemerintah daerah maupun kegiatan masyarakat.</p>"Keandalan pasokan listrik merupakan prioritas PLN dalam mendukung setiap agenda strategis pemerintah daerah maupun kegiatan masyarakat. Berkat kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak, seluruh rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke-514 dapat berlangsung aman dan tanpa gangguan kelistrikan," ujar Achmad.</p>Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, M.P., atas dukungan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian kegiatan.</p>"Kami mengapresiasi dukungan PLN ULP Bengkalis yang telah memastikan pasokan listrik tetap andal selama rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke-514. Sinergi ini menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar," ujar Bagus Santoso.</p>Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, sistem kelistrikan di wilayah Bengkalis terpantau aman dan andal tanpa gangguan yang memengaruhi jalannya acara. Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal melalui penguatan sistem distribusi, pemeliharaan jaringan, serta peningkatan kompetensi personel demi mendukung pelayanan terbaik bagi masyarakat.***(rls)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_8230_PLN-UP3-Dumai-Sukses-Pasok-Listrik--Hari-Jadi-Bengkalis-ke-514.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6484/pln-up3-dumai-sukses-pasok-listrik-hari-jadi-bengkalis-ke514/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penyandaran Kepal North Star Cargo untuk Penyelamatan, Apriadi : Shipbreaking Belum Dilakukan</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 20:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penyandaran Kepal North Star Cargo untuk Penyelamatan, Apriadi : Shipbreaking Belum Dilakukan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai&mdash Terkait pemberitaan dugaan proses pembongkaran kapal laut komersial yang sudah tua atau tidak terpakai lagi ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai&mdash; Terkait pemberitaan dugaan proses pembongkaran kapal laut komersial yang sudah tua atau tidak terpakai lagi untuk diambil baja tua (shipbreaking) ilegal di Pantai Pulau Bungkuk, Kelurahan Mundam, pihak pemilik kapal kargo North Star Cargo memberikan klarifikasi.</p>
Pemilik kapal, Wan Apriadi, membantah keras tudingan yang menyebutkan adanya proses &quot;cincang&quot; atau pemotongan kapal secara sepihak dan melanggar hukum.</p>
​Pihak North Star Cargo menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil sejauh ini murni merupakan prosedur keselamatan darurat, dan seluruh tahapan perizinan untuk tindak lanjut kapal sedang diproses sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.</p>Klarifikasi disampaikan Wan Apriadi terkait isu isu di masyarakat terkait kapal tersebut.</p>
​Kehadiran kapal North Star Cargo di bibir pantai Pulau Bungkuk bukanlah upaya terselubung untuk melakukan pemotongan ilegal, melainkan respons atas kendala teknis di laut.</p>Pada tanggal ​1 Juli 2026: Kapal mengalami kerusakan teknis (trouble) saat berada di tengah perairan laut Dumai.</p>Selanjutnya tanggal ​3 Juli 2026: Pemilik kapal langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), untuk mengajukan izin penyandaran darurat.</p>Pada ​4 Juli 2026 surat izin menyandar darurat resmi diterbitkan oleh otoritas. Berbekal surat tersebut, kapal kemudian ditarik menggunakan kapal pandu (tugboat) menuju area perairan dangkal di bibir pantai sekitar Pulau Bungkuk demi keselamatan pelayaran.</p>Kata ​Wan Apriadi membantah tuduhan bahwa pihaknya mengabaikan administrasi negara. Menindaklanjuti nasib bangkai kapal tersebut, pihak pemilik saat ini telah menunjuk agen resmi untuk mengurus seluruh perizinan yang disyaratkan oleh undang-undang.</p>Seperti izin Lingkungan: Pengurusan dokumen lingkungan hidup sebagai syarat utama penutuhan kapal saat ini sedang berjalan.</p>​Deletion Certificate &amp; Izin Kemenhub: Pemilik juga tengah memproses Deletion Certificate (Sertifikat Penghapusan Kapal) serta izin resmi dari Kementerian Perhubungan.</p>Katanya lagi, pengawasan Terpadu: Pihak pemilik menegaskan bahwa apabila seluruh dokumen perizinan tersebut telah terbit, akan ada petugas pengawas resmi yang ditunjuk oleh negara untuk memantau jalannya proses penutuhan kapal.</p>​​Terkait laporan pandangan mata teknisi yang menyebutkan telah dimulainya proses &quot;cincang&quot; lambung kapal pada 11 Juli 2026, Wan Apriadi memberikan penjelasan teknis.</p>Sedangkan bagian kapal yang diturunkan hanyalah tutup palka, yang fungsinya dialihgunakan sebagai tapak atau fondasi bagi alat berat (crane) untuk perbaikan.</p>​&quot;Tutup palka yang sudah turun itu digunakan untuk tapak crane. Hingga detik ini, keutuhan kapal belum ada sedikit pun yang kami ubah dari bentuk aslinya,&quot; tegas Wan Apriadi.</p>​Lebih lanjut, isu mengenai dugaan penutuhan ilegal ini juga telah diusut oleh aparat kepolisian. Pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, Wan Apriadi telah bersikap kooperatif dengan menghadiri pemeriksaan oleh unit Intelijen dan Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Dumai. Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya masih menunggu proses hukum yang berlaku.</p>&quot;Kita masih menunggu hasil penyelidikan dan akan selalu koorporatif memenuhi pemanggilan pihak kepolisian,&quot;ujarnya.</p>​Sebagai penutup, Wan Apriadi menegaskan komitmen perusahaannya untuk taat pada regulasi maritim dan lingkungan di Indonesia. Eksekusi pembongkaran kapal tidak akan dimulai sebelum lampu hijau dari pemerintah diberikan.</p>​&quot;Jika segala izin sudah keluar, baru kita bisa melakukan pengerjaan penutuhan kapal. Dan untuk segala biaya, termasuk kewajiban pajak dari hasil penutuhan kapal dan biaya lain lain nya, pasti akan kami laporkan dan selesaikan dengan pihak Bea dan Cukai,&quot; tutupnya.(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_6383_Penyandaran-Kepal-North-Star-Cargo-untuk-Penyelamatan--Apriadi---Shipbreaking-Belum-Dilakukan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6483/penyandaran-kepal-north-star-cargo-untuk-penyelamatan-apriadi-shipbreaking-belum-dilakukan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mundur dari Ketua KONI Dumai, Posisi Agustiawan Digantikan Abdul Kadir Jailani</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 17:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mundur dari Ketua KONI Dumai, Posisi Agustiawan Digantikan Abdul Kadir Jailani]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai Memutuskan Abdul Kadir Jailani sebagai Plt ketua ini dilakukan melalui rapat pleno KONI Dumai setelah ketua lama A]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai- Memutuskan Abdul Kadir Jailani sebagai Plt ketua ini dilakukan melalui rapat pleno KONI Dumai setelah ketua lama Agustiawan mengundurkan diri dengan alasan mendapat penugasan kerja di luar daerah di salah satu perusahaan BUMN.</p>Humas KONI Dumai Zainal Arifin mengatakan bahwa rapat pleno digelar pada Jumat (24/7) siang di Kantor KONI Dumai dihadiri jajaran pengurus dengan agenda utama membahas keberlanjutan organisasi pasca pengunduran diri Agustiawan.</p>Rapat pleno tersebut dipimpin Ketua Harian KONI Dumai Akhmad Khadafi dan keseluruhan pengurus secara aklamasi menunjuk Abdul Kadir Jailani yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua I sebagai Plt Ketua KONI Dumai.</p>"Penunjukan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan seluruh program pembinaan atlet dan cabang olahraga tetap berjalan, terutama menghadapi persiapan Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Riau ke 11 Tahun 2027," kata Zainal, Senin.</p>Dijelaskan, selain penunjukan Plt ketua, rapat pleno juga membahas sejumlah agenda strategis lainnya, yaitu, rencana rapat koordinasi persiapan Porprov Riau dan rencana perpindahan kantor KONI Kota Dumai ke lokasi baru.</p>Dengan kepemimpinan sementara yang baru, KONI Dumai optimis program pembinaan atlet tetap berlanjut dan soliditas organisasi terus terjaga sehingga prestasi olahraga dapat terus meningkat di berbagai ajang kompetisi mendatang.</p>Sementara, dalam surat diterima KONI Dumai, Agustiawan mengundurkan diri setelah menerima mutasi tugas ke Cilacap di lingkungan PT Pertamina Persero.</p>Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Dumai dan KONI Provinsi Riau serta seluruh pengurus dan insan olahraga atas dukungan selama masa kepemimpinan serta berharap proses transisi dapat berjalan dengan baik demi kemajuan olahraga di Dumai.</p>Disamping itu, KONI Dumai juga berharap Pemprov Riau tetap mempertahankan Dumai bersama Kabupaten Siak sebagai tuan rumah Porprov Riau XI yang dijadwalkan berlangsung pada Tahun 2027 mendatang.</p>Harapan ini disampaikan menyusul belum adanya keputusan resmi terkait penetapan tuan rumah usai pelaksanaan Porprov 2026 ditunda karena keterbatasan anggaran.</p>Menurut Sekretaris KONI Dumai Muhammad Ali Akbar menjelaskan berbagai persiapan yang telah dilakukan selama ini diharapkan tidak sia-sia dan dapat menjadi modal untuk menyukseskan penyelenggaraan Porprov pada tahun depan.</p>"Kami berharap keputusan penetapan tuan rumah nantinya tetap memberikan kepercayaan kepada KONI Dumai untuk menggelar Porprov Riau XI Tahun 2027," kata Ali Akbar. *** (ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_5178_Mundur-dari-Ketua-KONI-Dumai--Posisi-Agustiawan-Digantikan-Abdul-Kadir-Jailani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6482/mundur-dari-ketua-koni-dumai-posisi-agustiawan-digantikan-abdul-kadir-jailani/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumur PHR Menggala South Tunjukkan Potensi Alirkan 2.035 BOPD</guid>
            <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumur PHR Menggala South Tunjukkan Potensi Alirkan 2.035 BOPD]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pekanbaru &ndash PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencatatkan kinerja positif melalui pengeboran sumur infill Meng]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pekanbaru &ndash; PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencatatkan kinerja positif melalui pengeboran sumur infill Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Berdasarkan hasil pengujian awal, sumur tersebut menunjukkan potensi produksi sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dengan water cut 0 persen, mengindikasikan kualitas produksi minyak yang sangat baik.</p>Keberhasilan ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam upaya PHR mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak nasional melalui pengembangan lapangan-lapangan produktif di WK Rokan. Sumur Menggala South-21 merupakan sumur infill berarah tipe J yang menargetkan reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki.</p>Selama pelaksanaan pengeboran, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis, antara lain long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing, hingga risiko differential sticking pada interval produksi. Namun melalui perencanaan matang, penerapan praktik pengeboran yang tepat, serta kolaborasi lintas fungsi, pekerjaan dapat diselesaikan secara aman dan andal.</p>General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko mengatakan bahwa keberhasilan Sumur Menggala South-21 merupakan cerminan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produksi migas yang optimal melalui operasi yang unggul, selamat, dan efisien.</p>&quot;Keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan bahwa pengembangan lapangan eksisting di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu mengeksekusi program pengeboran secara selamat, efisien, dan berkualitas sehingga memberikan tambahan potensi produksi yang signifikan bagi perusahaan dan negara.&quot;</p>Pengeboran Sumur Menggala South-21 dimulai pada Juni 2026 dan berhasil diselesaikan pada 19 Juli 2026. Selain menghasilkan potensi produksi yang tinggi, pelaksanaan proyek ini juga mencatatkan kinerja operasi yang baik dengan penyelesaian pekerjaan 9% lebih cepat dibandingkan rencana serta menghasilkan efisiensi biaya 44% yang signifikan. Operasi pengeboran menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 HP Electric Rig juga berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja.</p>Keberhasilan tersebut memperkuat optimisme terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Menggala dan sekitarnya. PHR akan terus melakukan evaluasi subsurface dan optimasi pengembangan lapangan guna memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan energi nasional.</p>PHR berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan eksplorasi, pengeboran, dan pengembangan lapangan secara prudent, berbasis teknologi dan data, serta mengedepankan aspek keselamatan, keandalan operasi, dan keberlanjutan guna mendukung target peningkatan produksi migas nasional dan ketahanan energi Indonesia.***(rls)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_6171_Sumur-PHR-Menggala-South-Tunjukkan-Potensi-Alirkan-2-035-BOPD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6481/sumur-phr-menggala-south-tunjukkan-potensi-alirkan-2035-bopd/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat, PHR Raih Apresiasi dari Pemkab Rohil</guid>
            <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat, PHR Raih Apresiasi dari Pemkab Rohil]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  ROKAN HILIR  Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia industri menjadi salah satu kunci dalam menjawab berba]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - ROKAN HILIR - Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia industri menjadi salah satu kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Semangat sinergi multipihak tersebut kini membuahkan hasil melalui apresiasi yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) atas kontribusinya dalam program pemberdayaan masyarakat.</p>Kabupaten Rokan Hilir memiliki karakteristik wilayah dan desa yang beragam. Upaya menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan tidak dapat dilakukan sendiri. Karena itu, kerja sama yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah strategis untuk memastikan program-program pembangunan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.</p>Melalui berbagai program Community Involvement and Development (CID), PHR hadir dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir. Program-program tersebut meliputi Program Pemberdayaan Perikanan Riau, Vokasi Migas, Desa Energi Berdikari, Program Kampung Iklim (PROKLIM), Program AKAR Rimba, serta berbagai program pengembangan UMKM yang tersebar di sejumlah wilayah.</p>Berbagai inisiatif tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan lokal, pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat sehingga mampu tumbuh menjadi lebih mandiri.</p>Pada tahun 2025 total sebanyak 29 desa di 7 kecamatan telah di intervensi oleh PHR dengan penerima manfaat langsung sebesar 456 orang. Capaian outcome dari seluruh program menghasilkan pendapatan Kelompok hampir sebesar Rp. 550.000.000,- per tahun dengan profit hingga Rp. 299.000.000,-</p>Dampak positif dari program-program tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pembangunan daerah, PHR menerima Penghargaan Mitra Pembangunan Daerah yang diserahkan langsung oleh Bupati Rokan Hilir, Bistamam, pada 19 Juli 2025.</p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rokan Hilir menyampaikan bahwa pembangunan daerah akan memberikan hasil yang lebih besar apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama dan saling mendukung. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan komunitas lokal agar program-program pengembangan masyarakat dapat direplikasi di wilayah lainnya.</p>&quot;Kami berharap dapat terus melakukan berbagai kegiatan bersama-sama, hadir bersama masyarakat, dan mampu menciptakan perubahan yang nyata. Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga harapan agar kolaborasi seperti ini terus tumbuh demi kesejahteraan masyarakat Rokan Hilir,&quot; ujar Bistamam.</p>Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus menghadirkan inovasi sosial yang berkelanjutan.</p>Sementara itu, Manager CID Regional 1 PHR, Iwan Ridwan Faizal, menyampaikan bahwa penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menjadi cerminan keberhasilan kolaborasi multipihak dalam menghadirkan pemberdayaan yang berakar pada kebutuhan nyata masyarakat dan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan.</p>&quot;Apresiasi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi melalui program-program pengembangan masyarakat. Kami meyakini bahwa kolaborasi multipihak dalam pemberdayaan masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,&quot; ujar Iwan.</p>Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang terus diperkuat, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, PHR, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat terus menghadirkan manfaat nyata dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.***(rls)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_342_Kolaborasi-Program-Pemberdayaan-Masyarakat--PHR-Raih-Apresiasi-dari-Pemkab-Rohil.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6480/kolaborasi-program-pemberdayaan-masyarakat-phr-raih-apresiasi-dari-pemkab-rohil/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">11 Bupati Kena OTT KPK Kurun Waktu Januari-Juli 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 09:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[11 Bupati Kena OTT KPK Kurun Waktu Januari-Juli 2026]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Penumpasan korupsi yang dilakukan komisi anti rasuah dalam Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Penumpasan korupsi yang dilakukan komisi anti rasuah dalam Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang Januari hingga Juli 2026 menjerat sedikitnya 11 kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia.</p>
Dalam rentang 7 bulan tersebut, kepala daerah yang terjaring OTT berasal dari berbagai provinsi dengan perkara yang berbeda-beda. Sebagian kasus telah memasuki tahap persidangan, sementara lainnya masih berada pada tahap penyidikan maupun pemeriksaan lanjutan.</p>Berikut daftar kepala daerah yang diproses KPK melalui OTT sepanjang Januari-Juli 2026:</p>1. Wali Kota Madiun Maidi<br>KPK mengawali 2026 dengan menggelar OTT di Kota Madiun, Jawa Timur, pada 19 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, tim antirasuah menangkap 15 orang, termasuk Wali Kota Madiun Maidi.</p>Maidi kemudian ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan melalui praktik fee proyek, dana corporate social responsibility (CSR), serta penerimaan lainnya yang dikategorikan sebagai gratifikasi.</p>Perkara ini masih bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya sehingga belum berkekuatan hukum tetap.</p>Selain Maidi, KPK turut memproses Rochim Ruhdiyanto yang merupakan orang kepercayaan wali kota serta Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah.</p>2. Bupati Pati Sudewo<br>Pada waktu yang hampir bersamaan, tim KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Pati Sudewo. Kasus ini berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam proses pengisian jabatan calon perangkat desa.</p>Dalam operasi tersebut, KPK menemukan uang miliaran rupiah yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.</p>Empat orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sudewo, Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono, Kepala Desa Arumanis Sumarjiono, dan Kepala Desa Sukorukun Karjan.</p>Mereka diduga menerima uang sebesar Rp 2,49 miliar. Selain perkara tersebut, Sudewo juga diduga menerima suap senilai Rp 1,37 miliar saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 terkait proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.</p>Kasus ini sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor Semarang.</p>3. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq<br>Memasuki awal Maret 2026, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama belasan orang lainnya, termasuk ajudan dan orang kepercayaannya.</p>OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pada pengadaan jasa outsourcing dan berbagai pengadaan lain sepanjang tahun anggaran 2023-2026.</p>Fadia menjadi satu-satunya tersangka dalam perkara tersebut dan kasusnya akan segera memasuki tahap persidangan.</p>KPK mengungkap dugaan aliran dana sedikitnya Rp 46 miliar yang diterima PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), perusahaan yang dibentuk suami dan anak Fadia untuk mengerjakan sejumlah proyek di Pekalongan.</p>Menurut KPK, nilai tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun ratusan rumah layak huni maupun puluhan kilometer jalan apabila digunakan bagi kepentingan masyarakat.</p>4. Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari<br>Sekitar sepekan setelah OTT di Pekalongan, KPK kembali menggelar operasi senyap di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.</p>Bupati Muhammad Fikri Thobari ditangkap bersama sejumlah pihak. Barang bukti yang diamankan meliputi dokumen, barang bukti elektronik (BBE), dan uang tunai sebesar Rp 756,8 juta.</p>KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan suap ijon proyek Tahun Anggaran 2025-2026.</p>Sebagai penerima suap, KPK menetapkan Muhammad Fikri Thobari dan Kepala Dinas PUPRPKP Harry Eko Purnomo.</p>Sementara tiga tersangka pemberi suap ialah Irsyad Satria Budiman dari PT Statika Mitra Sarana, Edi Manggala dari CV Manggala Utama, dan Youki Yusdiantoro dari CV Alpagker Abadi.</p>5. Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman<br>Pada pertengahan Maret 2026, KPK melakukan OTT yang menjaring 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.</p>Kasus ini berkaitan dengan dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya pada tahun anggaran 2025-2026.</p>KPK menetapkan Syamsul Auliya bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono sebagai tersangka.</p>Penyidik menduga para tersangka meminta setoran dari setiap perangkat daerah dengan target mencapai Rp 750 juta. Dana tersebut diduga akan digunakan sebagai tunjangan hari raya (THR) bagi pihak eksternal.</p>Kabupaten Cilacap sendiri memiliki 25 perangkat daerah, dua rumah sakit umum daerah, dan 20 puskesmas.</p>6. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo<br>Pada April 2026, KPK mengungkap kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo serta ajudannya, Dwi Yoga Ambal.</p>Kasus tersebut dibongkar melalui OTT pada 10 April 2026.</p>KPK mengungkap modus yang digunakan Gatut, yakni meminta bawahannya menandatangani dua jenis surat pernyataan.</p>Surat pertama berisi pernyataan siap mundur dari jabatan dan status ASN apabila dianggap tidak mampu menjalankan tugas. Surat kedua memuat tanggung jawab atas pengelolaan anggaran masing-masing satuan kerja.</p>Menurut KPK, surat pengunduran diri tersebut dibuat tanpa tanggal dan salinannya tidak diberikan kepada pihak yang menandatangani.</p>7. Bupati Muara Enim Edison<br>Pada 8 Juni 2026, KPK menggelar OTT terhadap Bupati Muara Enim Edison bersama sembilan orang lainnya.</p>Operasi tersebut disertai penyegelan sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Kantor Dinas Pendidikan.</p>KPK kemudian menetapkan empat tersangka, yakni Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abi Nurwardani, Adi Triadi yang merupakan keponakan bupati, serta Cory Erin Hardi dari PT Millenium Solusi Abadi.</p>Perkara ini berkaitan dengan dugaan suap dalam sejumlah pengadaan dan penerimaan gratifikasi.</p>Dalam OTT tersebut, penyidik juga menyita uang sekitar Rp 2 miliar sebagai barang bukti.</p>8. Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby<br>Pada penghujung Juni 2026, KPK melakukan OTT di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.</p>Operasi tersebut mengamankan mobil serta transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan perkara. Sedikitnya 10 orang ditangkap, sembilan di Kuansing dan satu di Jakarta.</p>Lima orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>Di tengah proses tersebut, KPK meminta Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah Zulkarnain agar kooperatif menyerahkan diri.</p>Keduanya akhirnya datang ke KPK pada 30 Juni 2026.</p>Suhardiman, Zulkarnain, dan Direktur PT Mitra Ideal Consultant (MIC) Ardiles kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap jabatan.</p>Selain itu, Suhardiman juga diproses atas dugaan penerimaan lainnya yang berkaitan dengan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas (HPT).</p>Kasus ini turut menyinggung laporan penolakan gratifikasi yang disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kepada KPK. Meski demikian, KPK menyatakan menolak laporan penolakan gratifikasi tersebut dan akan mendalami kemungkinan keterlibatan Raja Juli dalam penyidikan.</p>9. Bupati Langkat Syah Afandin<br>Memasuki Juli 2026, KPK menggelar OTT di Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.</p>Sebanyak tujuh orang diamankan, termasuk Bupati Langkat Syah Afandin, seorang ASN Pemerintah Kabupaten Langkat, dan lima pihak swasta.</p>Penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek.</p>KPK menetapkan Syah Afandin bersama Yaqub Abdhal Al Mu&#039;arif, yang merupakan tim suksesnya pada Pilkada 2024, sebagai tersangka dugaan suap proyek tahun anggaran 2025-2026.</p>Selain dugaan suap sedikitnya Rp 800 juta, KPK juga menduga Syah menerima gratifikasi dengan nilai sekurang-kurangnya Rp 3,5 miliar.</p>Gratifikasi tersebut diduga berkaitan dengan mutasi serta pengisian jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan dan jabatan camat di Kabupaten Langkat.</p>10. Bupati Sukoharjo Etik Suryani<br>Pada malam 9 Juli 2026, KPK menggelar OTT di Kabupaten Sukoharjo, Solo, dan Wonogiri.</p>Operasi tersebut menjaring 18 orang, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani.</p>Etik bersama Kepala BPKAD Richard Tri Handoko serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo Tri Mulyo ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan.</p>Ketiganya menjalani penahanan selama 20 hari pertama hingga 29 Juli 2026.</p>Dalam perkara ini, KPK menyita uang tunai Rp 6,4 miliar, mata uang asing senilai sekitar Rp 7,5 miliar, serta logam mulia seberat 2,5 kilogram dengan nilai sekitar Rp 7,3 miliar.</p>Kasus tersebut masih berada pada tahap penyidikan.</p>11. Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini<br>Pada 20 Juli 2026, KPK menggelar OTT di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.</p>Sebanyak 19 orang diamankan dan tujuh di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.</p>Mereka terdiri atas Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, direktur utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, kepala Dinas PUPRPKP, seorang pihak swasta, serta tiga orang yang merupakan ajudan dan sopir bupati.</p>KPK juga mengamankan seorang pihak swasta di Jakarta sehingga total delapan orang masih menjalani pemeriksaan.</p>"Selain tujuh orang tersebut, tim juga mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin (20/7/2026), yang saat ini juga masih menjalani pemeriksaan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.</p>"Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang," lanjutnya.</p>KPK telah menggelar ekspose perkara pada malam 20 Juli 2026 dan menetapkan para tersangka.</p>"Secara lengkap, bagaimana konstruksi perkara, kronologi peristiwa tertangkap tangan, barang bukti, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan dalam konferensi pers sore ini," tutur Budi.</p>Rangkaian OTT sepanjang Januari hingga Juli 2026 menunjukkan penindakan KPK masih menyasar berbagai dugaan korupsi yang melibatkan kepala daerah, mulai dari suap proyek, pemerasan, hingga gratifikasi. Sebagian perkara telah memasuki persidangan, sedangkan sejumlah kasus lain masih berada dalam tahap penyidikan maupun pemeriksaan lanjutan. ***</p>
<a href="sumber:berita">sumber:berita</a>satu</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_9435_11-Bupati-Kena-OTT-KPK-Kurun-Waktu-Januari-Juli-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6479/11-bupati-kena-ott-kpk-kurun-waktu-januarijuli-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sakit Jantung, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sakit Jantung, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Karena mengalami masalah pada jantung, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatanny]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Karena mengalami masalah pada jantung, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya setelah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto.</p>
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Nanik melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026). Dalam pernyataannya, ia menjelaskan keputusan itu diambil demi memulihkan kondisi kesehatannya.</p>"Dengan berat hati akhirnya saya pamit untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu, saya berangkat," tulis Nanik.</p>Nanik menegaskan keberangkatannya ke luar negeri bukan karena tidak percaya terhadap kemampuan tenaga medis di Indonesia. Menurutnya, ia hanya ingin memperoleh second opinion terkait penanganan penyakit jantung yang dideritanya.</p>"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tetapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," ujarnya.</p>Dalam unggahan yang sama, Nanik mengungkapkan telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo. Ia menyebut presiden memahami kondisinya dan menyetujui keputusan tersebut.</p>"Dengan beribu maaf, sepertinya saya harus mundur sebagai kepala BGN demi kesehatan saya. Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, tetapi saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," katanya.</p>Nanik juga mengungkapkan kemungkinan pemerintah akan membentuk Dewan Pengawas BGN. Menurutnya, Presiden Prabowo meminta dirinya untuk menjadi ketua dewan pengawas apabila lembaga tersebut nantinya dibentuk.</p>"Kemungkinan presiden akan membentuk Dewan Pengawas BGN. Saya diminta menjadi ketua dewan pengawasnya," ujar Nanik.</p>Kabar pengunduran diri tersebut turut dikonfirmasi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.</p>"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai kepala Badan Gizi Nasional," kata Dirgayuza dalam akun Instagramnya.</p>Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti Nanik S Deyang untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Keputusan mengenai pengisian jabatan tersebut diperkirakan akan diumumkan setelah Presiden Prabowo menetapkan pejabat definitif. ***</p>Sumber	:	Beritasatu.com</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_7427_Sakit-Jantung--Kepala-BGN-Nanik-S-Deyang-Mundur-dari-Jabatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6478/sakit-jantung-kepala-bgn-nanik-s-deyang-mundur-dari-jabatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hendak Buang Air Besar, di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diseret Harimau</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hendak Buang Air Besar, di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diseret Harimau]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Siak  Seorang pria Harianto (31) mengalami lukaluka usai diterkam harimau sumatera di Sungai Apit, Siau, Riau saat he]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Siak -- Seorang pria Harianto (31) mengalami luka-luka usai diterkam harimau sumatera di Sungai Apit, Siau, Riau saat hendak buang air besar di kanal dekat kamp.</p>
Dilansir detikSumut, Rabu (22/7/2026), korban merupakan pekerja teknis atau helper alat berat pembersihan lahan dan pembuatan kanal. Korban diterkam harimau saat keluar kamp karena ingin buang air besar sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa (21/7).</p>Hanya sekitar 10 menit setelah keluar kamp menuju kanal, korban tiba-tiba berteriak. Rekan korban yang mendengar teriakan korban, langsung keluar kamp mencari keberadaan Harianto, tetapi tidak ditemukan.</p>Dalam kondisi gelap, rekan-rekan korban lalu menyalakan mesin alat berat dan menghidupkan seluruh lampu untuk penerangan. Saat itulah harimau terlihat menerkam korban dan langsung melepas gigitan.</p>Setelah harimau kabur, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pembantu di Kampung Teluk Lanus. Setelah penanganan awal, korban lalu dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak.</p>Dikonfirmasi terpisah, Camat Sungai Apit Tengku Muhtasar membenarkan kabar tersebut. Korban mengalami luka-luka akibat diterkam harimau sumatera.</p>"Kejadian tadi sekitar pukul 19.30 WIB ini. Kondisi korban selamat, namun banyak keluar darah dan sudah dirujuk menuju ke RSUD Tengku Rafian. Sudah diperjalanan," kata Tengku Muhtasar.</p><a href="sumber:detik.com">sumber:detik.com</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_9114_Hendak-Buang-Air-Besar--di-Kanal--Pekerja-Alat-Berat-di-Siak-Diseret-Harimau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6477/hendak-buang-air-besar-di-kanal-pekerja-alat-berat-di-siak-diseret-harimau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Petani Diserang Harimau Sumatera Saat Melansir Buah Sawit Gunakan Motor</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Petani Diserang Harimau Sumatera Saat Melansir Buah Sawit Gunakan Motor]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Siak  Seorang pekerja sawit,Agusdi Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, nyaris menjadi korban ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Siak -- Seorang pekerja sawit,Agusdi Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, nyaris menjadi korban serangan Harimau Sumatera saat melansir hasil panen menggunakan motor.</p>Mendapat laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mendatangi lokasi untuk meningkatkan pemantauan dan melakukan langkah-langkah mitigasi.</p>"Kami menerima laporan dugaan interaksi negatif antara Harimau Sumatera dengan seorang warga yang terjadi pada 14 Juli 2026," kata Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, Selasa (21/7/2026).<br></p>
Tim BBKSDA Riau langsung diturunkan ke lapangan untuk melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna memastikan kronologi kejadian.</p>Menurut kronologi yang disampaikan saksi, Agus merupakan pekerja kebun sawit milik Ahmad Rokani. Saat itu, ia sedang mengangkut hasil panen menggunakan sepeda motor sekitar pukul 10.00 WIB dan melintas di lokasi.</p>Setibanya di lokasi, seekor harimau tiba-tiba melompat ke bagian belakang sepeda motor yang dikendarai Agus dan mencakar keranjang yang dibawanya.</p>"Kaget melihat harimau berada di belakang motornya, korban kemudian memacu kendaraannya dan berhasil menyelamatkan diri sehingga terhindar dari serangan lanjutan," ujar Supartono.</p>Selain itu, dari proses mitigasi yang dilakukan, diperoleh informasi bahwa pada 18 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, dua warga bernama Amir dan Dodi kembali melihat seekor Harimau Sumatera di sekitar Kilometer 4 Desa Mengkapan.</p>"Saksi mengungkapkan harimau tersebut melompat dari parit di seberang jalur pipa menuju badan jalan. Namun, saat berpapasan dengan kendaraan yang dikendarai Amir, harimau itu kembali masuk ke arah parit dan tidak melanjutkan penyeberangan," jelas Supartono.</p>Saksi juga mengatakan bahwa saat pertemuan tersebut, satwa itu tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap kendaraan maupun pengendaranya.</p>"Tim BBKSDA Riau sudah melakukan pengecekan di lokasi, tetapi tidak menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan Harimau Sumatera," kata Supartono.</p>Menurut keterangan beberapa warga setempat, salah satunya Gianto, kemunculan harimau di kawasan tersebut bukanlah kejadian baru. Beberapa kali warga mengaku melihat harimau melintas di sekitar lokasi, namun selama ini tidak pernah menyerang masyarakat.</p>Menyikapi harimau yang dilaporkan sering terlihat oleh warga, BBKSDA Riau akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk melakukan pemantauan secara intensif serta melaksanakan langkah-langkah mitigasi konflik satwa liar guna mencegah kejadian serupa dan menjaga keselamatan masyarakat.</p>Sebagai langkah pencegahan, warga diminta mengaktifkan patroli siskamling pada malam hari serta segera melaporkan kepada petugas BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila mengetahui keberadaan Harimau Sumatera maupun satwa liar lainnya di sekitar permukiman atau area aktivitas masyarakat.</p>"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari aktivitas seorang diri di kawasan yang diduga menjadi lintasan satwa liar, terutama pada sore hingga malam hari," pesan Supartono. *** (MCR)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_7743_Petani-Diserang-Harimau-Sumatera-Saat-Melansir-Buah-Sawit-Gunakan-Motor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6476/petani-diserang-harimau-sumatera-saat-melansir-buah-sawit-gunakan-motor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Dua Truk Diamankan</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 07:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Dua Truk Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Rokan Hilir  Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau berhasil membongkar praktik penyelewengan bahan bakar mi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Rokan Hilir - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau berhasil membongkar praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi) jenis Pertalite dan Bio Solar di Rokan Hilir (Rohil). Tiga tersangka diamankan dan dua tangki bermuatan BBM disita dalam operasi tersebut.<br>Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. </p>
Tim Penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau melakukan penyelidikan hingga pada Kamis, 16 Juli 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dan berhasil mengamankan enam orang di sebuah gudang yang berada di Jalan Lintas Riau-Sumut Km 13, Kelurahan Kencana, Kecamatan Bagan Sinembah.</p>Dari hasil penyidikan, tiga orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, yaitu JU (pemilik gudang penampungan BBM), JS (sopir truk tangki pengangkut BBM), dan JO (sopir truk tangki pengangkut BBM).</p>Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak masyarakat atas BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi kepentingan rakyat.</p>"Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran. Setiap bentuk penyimpangan akan kami tindak secara tegas karena merugikan negara dan masyarakat," kata Kombes Ade Kuncoro, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).</p>Menurutnya, penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Ia menegaskan penyidikan tak akan berhenti sampai ke tiga tersangka saja.</p>"Kami masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, baik dalam rantai distribusi maupun pihak yang menikmati hasil penyalahgunaan BBM bersubsidi. Apabila ditemukan alat bukti yang cukup, akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tambahnya.</p>Ia menambahkan, pengungkapan ini merupakan implementasi arahan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan agar seluruh jajaran melakukan pengawasan dan penegakan hukum secara tegas terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat. Polda Riau menegaskan bahwa setiap liter BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang harus dijaga pendistribusiannya.</p>Oleh karena itu, segala bentuk penyimpangan distribusi energi akan ditindak secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu sebagai wujud kehadiran Polri dalam menjaga kepentingan masyarakat dan ketahanan energi nasional.</p>Sementara itu, Kasubdit Tipitder Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Teddy Ardian, menjelaskan para pelaku diduga melakukan penyalahgunaan dengan cara mengambil sebagian muatan BBM bersubsidi dari dalam truk tangki sebelum didistribusikan ke SPBU. Segel kompartemen tangki dilonggarkan menggunakan alat tertentu, kemudian Pertalite dan Bio Solar dipindahkan ke dalam jeriken, selanjutnya ditampung di drum maupun baby tank untuk diperjualbelikan kembali secara ilegal.</p>"Modus ini dilakukan dengan membuka segel kompartemen tangki, kemudian BBM dipindahkan ke jeriken, drum, hingga baby tank sebelum dijual kembali. Praktik seperti ini jelas merugikan masyarakat karena mengurangi volume BBM subsidi yang seharusnya diterima masyarakat," jelas AKBP Teddy Ardian.</p>Dalam pengungkapan tersebut penyidik berhasil mengamankan barang bukti sebagai berikut:</p>- 1 buah tangki tandon air (baby tank) berwarna putih berkapasitas 1.000 liter yang berisi BBM jenis Pertalite<br>- 3 buah drum kaleng masing-masing berkapasitas 200 liter yang berisi BBM jenis Pertalite<br>- 14 jeriken bekapasitas 30 Liter yang berisi BBM jenis Pertalite dengan total BBM Jenis Pertalite yang disubsidi sebanyak 2.010 Liter<br>- 2 buah drum kaleng masing-masing berkapasitas 200 liter yang berisi BBM jenis Bio Solar<br>- 11 jeriken bekapasitas 30 Liter yang berisi BBM jenis Bio Solar, dengan total BBM Jenis Bio Solar yang disubsidi sebanyak lebih 630 Liter<br>- 2 unit truk tangki pengangkut<br>- 1 unit mobil Suzuki Carry<br>- 5 segel kompartemen tangki yang telah dilepas<br>- Uang tunai yang diduga berkaitan dengan hasil transaksi penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan total Rp 2.350.000</p>Selain itu, dari masing-masing tersangka turut diamankan truk tangki beserta dokumen pendukung, segel kompartemen, dan uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi BBM bersubsidi.</p>Teddy mengatakan pihaknya saat ini masih menelusuri asal-usul BBM, jalur distribusi, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan adanya oknum dalam rantai distribusi BBM.</p>"Kami masih mendalami dari mana BBM tersebut diperoleh, bagaimana alur distribusinya, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Seluruh proses akan dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum," ujar AKBP Teddy Ardian.</p>Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</p>Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pemeriksaan saksi dan ahli, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta mendalami seluruh alat bukti untuk mengungkap jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi secara menyeluruh.</p><a href="sumber:detik.com">sumber:detik.com</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_9535_Polisi-Ungkap-Penyelewengan-BBM-Subsidi-di-Rohil--Dua-Truk-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6475/polisi-ungkap-penyelewengan-bbm-subsidi-di-rohil-dua-truk-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Meninggal di Selat Rupat, Kapten Kapal MT Pancaran Agility Dibawa ke Dumai</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Meninggal di Selat Rupat, Kapten Kapal MT Pancaran Agility Dibawa ke Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash Setelah menerima informasi dari kapal yang sedang berlabuh adanya keadaan darurat, Tim SAR gabungan mengevakuasi ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; Setelah menerima informasi dari kapal yang sedang berlabuh adanya keadaan darurat, Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang kru kapal yang meninggal dunia di atas MT Pancaran Agility di Perairan Selat Rupat. </p>
Kemudian jenazah dievakuasi tim SAR dibawa ke Kota Dumai, Provinsi Riau., Selasa (21/7/2026).<br></p>
Korban diketahui bernama Capt. Mulfian Munir (73), warga negara Indonesia. Jenazah korban dievakuasi menuju daratan untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai.</p>"Kami mendapat informasi ada pilot kapal meninggal dunia. Tim Unit Siaga SAR (USS) Dumai langsung diturunkan ke lokasi untuk evaluasi," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi.</p>Budi menjelaskan, berdasarkan informasi, korban pingsan saat berada di atas kapal MT Pancaran Aqility pada Senin (20/7/2026). Kru MT kapal kemudian memberikan pertolongan pertama selama sekitar 10 menit sambil menunggu kedatangan tim medis.</p>"Setelah tim medis tiba dan melakukan pemeriksaan terhadap korban, Capt. Mulfian Munir dinyatakan telah meninggal dunia," kata Budi.</p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Dumai mengerahkan empat personel bersama tiga kru Rescue Boat (RB) 218 Dumai menuju titik pertemuan di Perairan Dumai untuk melaksanakan proses evakuasi.</p>Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Dumai guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.</p>Operasi SAR dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan personel dan koordinasi antartim sehingga seluruh rangkaian evakuasi dapat berlangsung aman dan lancar.</p>"Operasi SAR dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi dan keselamatan seluruh personel yang terlibat sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar," pungkas Budi.***(ckp/ant)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_180_Meninggal-di-Selat-Rupat--Kapten-Kapal-MT-Pancaran-Agility-Dibawa-ke-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6474/meninggal-di-selat-rupat-kapten-kapal-mt-pancaran-agility-dibawa-ke-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Viral Karyawa RM Sop Tunjang Pekanbaru Bentak Pelanggan,  Berakhir Minta Maaf dan Pemecatan</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Viral Karyawa RM Sop Tunjang Pekanbaru Bentak Pelanggan,  Berakhir Minta Maaf dan Pemecatan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Media sosial dihebohkan dengan viralnya pelanggan yang mendapat bentakan dari seorang pegawai di RM Sop Tunja]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru- Media sosial dihebohkan dengan viralnya pelanggan yang mendapat bentakan dari seorang pegawai di RM Sop Tunjang. Pihak restoran ungkap permintaan maaf!<br></p>
Kasus pelanggan cekcok dengan pegawai restoran sering mencuri perhatian. Salah satunya terekam dalam video viral yang memperlihatkan seorang pegawai restoran di Pekanbaru, Riau membentak seorang pelanggan wanita.</p>Videonya dibagikan oleh akun Instagram @dagelanviral dan langsung mendapatkan perhatian dari banyak netizen. Video itu diberikan oleh seorang pelanggan bernama Depari.</p>Dalam videonya, Depari memperlihatkan pegawai itu membentak dengan nada yang kencang. "Kita mau tutup!" teriak pegawai itu dalam videonya.</p>"Kak kok kakak tadi ngusir aku loh kayak gitu ngomongnya, bilang baik-baik kalau tidak terima orang. Jadi saya bisa tahu," sahut pelanggan dari RM Sop Tunjang Pertama itu.</p>Pegawai itu masih menyahuti pelanggan tersebut dengan nada yang tinggi kalau dirinya telah menjelaskan bahwa restoran sudah ingin tutup. Namun, menurut Depari ia tidak mendapatkan penjelasan tersebut.</p>Dalam keterangan yang dituliskan, pelanggan ini diketahui sempat memesan 3 porsi sop tunjang, 3 nasi, dan 3 es teh manis. Ketika pesanan datang inilah, pelanggan mengaku dibentak oleh karyawan tersebut. Karena mendapatkan perlakuan seperti itu, akhirnya pelanggan itu memilih meninggalkan lokasi.</p>Viralnya kasus pegawai RM Sop Tunjang itu berbuntut panjang. Pihak restoran akhirnya melakukan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf.</p>"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang sempat terjadi dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen. Kejadian tersebut tidak mencerminkan nilai maupun standar pelayanan yang selalu kami upayakan.</p>Melalui video ini, kami memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan bahwa permasalahan telah kami tindak lanjuti. Kami menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi agar pelayanan kami ke depannya menjadi lebih baik.</p>Terima kasih atas kritik, masukan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada kami. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan memberikan pelayanan yang profesional, ramah, serta menghargai setiap konsumen."</p>Pegawai RM Sop Tunjang yang membentak pelanggan itu juga membuat video permohonan maaf. Dalam videonya, pegawai itu mengatakan, "Saya merasa bersalah dan menyesal atas tindakan saya yang tidak pantas kepada konsumen dengan nama TikTok @depari."</p>Lebih lanjut, pihak RM Sop Tunjang Pertama juga mengungkapkan kalau ia telah mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan pegawai tersebut mulai Minggu, 19 Juli 2026. ***(yms/adr)</p>
<a href="sumber:detik">sumber:detik</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_9585_Viral-Karyawa-RM-Sop-Tunjang-Pekanbaru-Bentak-Pelanggan---Berakhir-Minta-Maaf-dan-Pemecatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6473/viral-karyawa-rm-sop-tunjang-pekanbaru-bentak-pelanggan-berakhir-minta-maaf-dan-pemecatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">2 WNI, 1 Warga Tanjung Pinang Disekap di Myanmar Kondisi Tangan Diborgol</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 07:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[2 WNI, 1 Warga Tanjung Pinang Disekap di Myanmar Kondisi Tangan Diborgol]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Viral video memperlihatkan dua perempuan dalam kondisi tangan diborgol dan mengaku disekap di Myanmar viral di media so]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Viral video memperlihatkan dua perempuan dalam kondisi tangan diborgol dan mengaku disekap di Myanmar viral di media sosial. Salah seorang perempuan dalam video tersebut diduga merupakan warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).<br></p>
Menanggapi video tersebut, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau melakukan penelusuran untuk memastikan identitas korban sekaligus mencari keberadaan keluarganya.</p>Kepala BP3MI Kepri, Kombes Imam Riyadi mengatakan informasi awal terkait dugaan penyekapan itu berasal dari laporan yang diterima dari Sumatera Barat.</p>"Itu kan awalnya dari laporan dari Sumbar. Satu orang dari Sumbar dan saru dari Tanjungpinang. Saat ini kami masih mencari alamat dan menelusuri keluarganya," kata Imam saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).</p>Imam menjelaskan, BP3MI akan meminta keterangan dari pihak keluarga untuk mengetahui kronologi keberangkatan korban hingga bisa berada di Myanmar.</p>"Kami minta keterangan dulu kepada keluarganya, bagaimana proses keberangkatannya seperti apa. Dari situ mudah-mudahan nanti ada informasi yang lebih lengkap," ujarnya.</p>Hingga kini, BP3MI belum mengetahui pekerjaan korban selama berada di Myanmar.</p>"Sementara kami belum mendapat informasi dia bekerja sebagai apa di sana. Kami masih fokus menelusuri keluarganya dulu," katanya.</p>Menurut Imam, kasus serupa terus berulang meski berbagai upaya pencegahan telah dilakukan. Bahkan, belum lama ini BP3MI Kepri menggagalkan keberangkatan tiga calon pekerja migran non-prosedural di Pelabuhan Batam Centre yang diduga hendak menuju Kamboja.</p>"Kemarin kami juga melakukan pencegahan terhadap tiga orang di Batam Centre sebelum mereka berangkat ke Kamboja. Padahal mereka sebelumnya sudah pernah dideportasi ke Indonesia, tapi masih mencoba berangkat lagi," ujarnya.</p>Ia menilai pengawasan harus dilakukan sejak awal agar masyarakat tidak menjadi korban jaringan penempatan pekerja migran ilegal.<br></p>
"Kalau memang mau bekerja ke luar negeri secara legal dan prosedural, sebaiknya komunikasi dengan kami. Nanti akan kami lakukan pembinaan dan pendampingan. Jangan sampai baru dilakukan pencegahan ketika sudah berada di pelabuhan," tegasnya.</p>Imam mengungkapkan, sepanjang 2026 BP3MI Kepri telah menerima 14 laporan terkait warga yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau mengalami permasalahan saat bekerja di luar negeri.</p>"Dua orang sudah berhasil dipulangkan. Sisanya masih dalam proses dan kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak," ujarnya .*** (mjy/detik/mjy)<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_9735_2-WNI--1-Warga-Tanjung-Pinang-Disekap-di-Myanmar-Kondisi-Tangan-Diborgol.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/nusantara/6472/2-wni-1-warga-tanjung-pinang-disekap-di-myanmar-kondisi-tangan-diborgol/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saat Pengisian BBM, Kijang LGX Diduga Sumber Penyebab SPBU Pekanbaru Terbakar</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 06:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saat Pengisian BBM, Kijang LGX Diduga Sumber Penyebab SPBU Pekanbaru Terbakar]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru  Musibah kebakaran hebat dialami Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Harapan Jaya di Jalan Hangtuah, Ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru - Musibah kebakaran hebat dialami Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Harapan Jaya di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa (21/7/2026) malam.</p>
<p>Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit mobil Toyota Kijang LGX serta merusak sebagian fasilitas SPBU, termasuk pompa pengisian bahan bakar.Api diduga pertama kali muncul di area SPBU sebelum dengan cepat membesar. Kobaran api kemudian membakar area pengisian BBM dan menjalar hingga merusak sebagian atap bangunan.Seorang saksi, Wahyu (38), mengatakan api muncul secara tiba-tiba saat sebuah mobil tengah mengisi bahan bakar.</p>
<p>"Tiba-tiba saja. Kami tadi sedang duduk di seberang SPBU, kejadiannya sangat cepat. Sepertinya api berasal dari salah satu mobil yang tengah mengisi bahan bakar," ujarnya.</p>
<p>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.52 WIB."Petugas langsung bergerak ke lokasi. Armada berangkat pukul 23.54 WIB dan tiba lima menit kemudian, tepatnya pukul 23.59 WIB," kata Zarman.</p>
<p>Menurutnya, objek yang terbakar meliputi satu unit mobil Toyota Kijang dan salah satu pompa pengisian BBM di SPBU tersebut. Petugas kemudian melakukan pemadaman, melokalisasi titik api, serta pendinginan agar kobaran tidak merambat ke fasilitas lainnya.Sebanyak tiga pos pemadam diterjunkan, yakni Pos Cempaka (13), Pos 13.01, dan Pos 13.05, dengan dukungan enam unit mobil pemadam kebakaran dan rescue.</p>
<p>"Luas area yang terdampak sekitar 3 x 5 meter. Berkat penanganan cepat, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak menjalar ke pompa pengisian nomor 1 dan nomor 3," jelasnya.</p>
<p>Zarman memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran dan total kerugian material masih dalam penyelidikan serta pendataan pihak berwenang. "Setelah memastikan api benar-benar padam dan kondisi aman, seluruh personel kembali ke markas sekitar pukul 00.44 WIB," tutupnya. ***riau aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202607/_4372_Saat-Pengisian-BBM--Kijang-LGX-Diduga-Sumber-Penyebab-SPBU-Pekanbaru-Terbakar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6471/saat-pengisian-bbm-kijang-lgx-diduga-sumber-penyebab-spbu-pekanbaru-terbakar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>