<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Thu, 06 Aug 2026 18:26:03 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perjuangkan Sekolah Nasional, Empat Kepala Daerah di Riau Temui Dirjen Kemendikdasmen</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 18:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perjuangkan Sekolah Nasional, Empat Kepala Daerah di Riau Temui Dirjen Kemendikdasmen]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Jakarta  Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Provinsi ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Jakarta -- Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Provinsi Riau. </p>
Wali Kota Dumai H. Paisal bersama tiga kepala daerah lainnya melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto di Jakarta, Rabu (5/8/2026).</p>Pertemuan tersebut membahas usulan pembangunan Sekolah Nasional Terpadu (SNT) sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan fasilitas pendidikan berkualitas di daerah.</p>Selain Wali Kota Dumai, pertemuan itu juga diikuti Bupati Rokan Hilir, Bupati Siak, dan Bupati Indragiri Hilir. Masing-masing kepala daerah menyampaikan kebutuhan serta kesiapan wilayah dalam mendukung implementasi program pendidikan nasional tersebut.</p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Dumai H. Paisal didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Mukhlis Suzantri. Kehadiran Pemko Dumai menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan bagi masyarakat.</p>Paisal mengatakan, pengusulan Sekolah Nasional Terpadu merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.</p>"Alhamdulillah, hari ini kami bersama kepala daerah dari Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hilir dapat berdiskusi langsung dengan Pak Dirjen. Fokus utama kami adalah menyampaikan serta mengawal usulan SNT agar dapat direalisasikan di daerah masing-masing, khususnya Kota Dumai," ujar Paisal.</p>Menurutnya, keberadaan Sekolah Nasional Terpadu nantinya tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan baru, tetapi juga investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing.</p>"Ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita. Pemko Dumai akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar program ini dapat menjadi prioritas dan segera diwujudkan," katanya.</p>Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menyambut baik aspirasi yang disampaikan para kepala daerah. Ia menyampaikan bahwa setiap usulan akan dikaji sesuai dengan ketentuan, kesiapan daerah, serta mekanisme program yang berlaku.</p>Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, program Sekolah Nasional Terpadu diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membuka peluang lebih besar bagi masyarakat daerah untuk memperoleh layanan pendidikan terbaik. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_9307_Perjuangkan-Sekolah-Nasional--Empat-Kepala-Daerah-di-Riau-Temui-Dirjen-Kemendikdasmen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6540/perjuangkan-sekolah-nasional-empat-kepala-daerah-di-riau-temui-dirjen-kemendikdasmen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Dumai Mutasi Besar-besaran, 48 Pejabat Dikukuhkan dari Sekretaris Hingga Kasie Kelurahan</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 15:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Dumai Mutasi Besar-besaran, 48 Pejabat Dikukuhkan dari Sekretaris Hingga Kasie Kelurahan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DumaiI  Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan 48 Pejabat Administrator dan Pen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DumaiI - Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan 48 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. </p>Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Ruang Pertemuan Kamboja Lt.4 Kantor Wali Kota Dumai, Jl. Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, pada Kamis (6/8/2026).</p>Pelantikan yang kembali digelar ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Dumai Nomor: 603 dan 604/BKPSDM/2026 sebagai landasan hukum pelaksanaan rotasi, penyegaran, serta optimalisasi roda pemerintahan di lingkup Pemerintah Kota Dumai.</p>Momen sakral ini turut disaksikan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Dumai, Muhammad Yunus, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai, H. Erinasrizal.</p>Adapun para pejabat Eselon III dan IV yang diambil sumpahnya berdasarkan surat keputusan tersebut adalah:</p>1. Kurniawan. M, S.Kom, M.Si - Sekretaris Dinas Perdagangan<br>2. Fazrul Basri, S.Si - Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah<br>3. Indra Oemar, SSTP - Camat Dumai Barat<br>4. Syafrizal, S.P, M.IP - Kepala Bidang Bina Konstruksi dan Peralatan pada Dinas Pekerjaan Umum<br>5. Elrachmond, ST - Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum<br>6. Juliadi, S.Kep, M.IP - Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan pada Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang<br>7. Antony Asha Parie, S.T - Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Berbahaya dan Beracun pada Dinas Lingkungan Hidup<br>8. Marwanti, S.Sos - Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri pada Dinas Perdagangan<br>9. John Kusuma Putra, S.T - Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian<br>10. Indra Gunawan, S.E, M.Si - Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian<br>11. Betty Shoreanti, S.Sos - Kepala Bidang Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata<br>12. Indrawan, S.E, M.A.P - Kepala Bidang Statistik dan Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian<br>13. Insani Taqwa Saili, S.T. - Kepala Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah<br>14. Kuswara Sumaamijaya, S.I.P - Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Badan Pendapatan Daerah<br>15. Rita Hartati, S.Pd - Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik<br>16. Rizki Pribadi, S.STP - Kepala Bidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah<br>17. Parlen Julianto, S.Sos.I - Sekretaris Kecamatan Dumai Barat<br>18. Wan Taufik Hidayat, SE, ME, M.H - Sekretaris Kecamatan Medang Kampai<br>19. Fahmi Abdullah Abidin, S.P, MT - Sekretaris Kecamatan Dumai Kota<br>20. Muhammad Alvin Naufal Rinanda, S.Tr.IP - Lurah Bagan Besar Timur Kecamatan Bukit Kapur<br>21. Iswadi, AMK - Lurah Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan<br>22. Muhammad Ihsan, SE - Lurah Dumai Kota Kecamatan Dumai Kota<br>23. Halima Tushakdiah, S.Sos - Kepala Seksi Pendidikan Non Formal pada Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan<br>24. Fajaria Rusmeity, SKM - Kepala UPT Public Safety Center 119 Kelas A pada Dinas Kesehatan<br>25. Norliza, S.Sos - Kepala Subbagian Tata Usaha pada Sekretariat Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang<br>26. Erlis, S.T - Kepala Seksi Pengurusan, Pengukuhan dan Pemetaan pada Bidang Pertanahan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang<br>27. dr. Prihatini Rasheda - Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kelas A pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak<br>28. Zulfan Heri, S.Sos, M.A.P - Kepala Seksi Angkatan Tidak Dalam Trayek dan Angkutan Barang pada Bidang Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan<br>29. Suryani, S.Ag., M.Pd - Kepala Subbagian Tata Usaha pada Sekretariat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian<br>30. Beni Chandra, S.E. - Kepala Subbagian Tata Usaha pada Sekretariat Satuan Polisi Pamong Praja<br>31. Yessi Hayati, S.Sos, M.Si - Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha pada Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan<br>32. Mardu Zulmahadira, S.Sos - Kepala Subbidang Penatausahaan dan Perencanaan Anggaran pada Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah<br>33. Chairil Effendi, S.IP - Kepala Subbidang Pelaporan pada Bidang Akuntansi dan Pelaporan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah<br>34. Putri Wulandari, S.STP - Kepala Subbidang Penatausahaan Bendahara Umum Daerah pada Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah<br>35. Rifkie Erlangga Adhikara, S.E. - Kepala UPT Pemanfaatan dan Pengamanan Aset Daerah Kelas A pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah<br>36. Lyana June Anggrianie, S.Sos - Kepala Subbidang Pembukuan dan Pelaporan pada Bidang Penagihan Badan Pendapatan Daerah<br>37. Suprapti, S.Sos., M.Si - Kepala Subbidang Penetapan pada Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Badan Pendapatan Daerah<br>38. Emilia Sari, S.Sos - Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kecamatan Dumai Kota<br>39. Fitri Aulia, S.IP, M.Si - Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial pada Kecamatan Dumai Kota<br>40. Sri Dumayati, A.Md - Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan pada Kecamatan Dumai Kota<br>41. Ahmad Maulana, S.Sy - Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kecamatan Medang Kampai<br>42. Syafrianto, S.Sos, MIP - Kepala Seksi Ketertiban dan Ketentraman pada Kecamatan Sungai Sembilan<br>43. Syahroni, S.IP - Kepala Subbagian Tata Usaha pada UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik Kelas A Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang<br>44. Eni Yusnita, SST - Sekretaris Kelurahan Bintan Kecamatan Dumai Kota<br>45. Lilis Suriawati, A.Md - Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Bintan Kecamatan Dumai Kota<br>46. Romi Deswana, S.Sos - Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur<br>47. Janner Sudarta Sibarani, S.Kom - Sekretaris Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai<br>48. Nurul Hidayah, S.E - Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Sukajadi Kecamatan Dumai Kota</p>Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menegaskan kembali bahwa mutasi, rotasi, dan promosi jabatan ini merupakan bagian penting dari komitmen penyegaran organisasi demi memperkuat performa pelayanan publik Pemko Dumai ke depan.</p>"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan masyarakat. Hari ini kami kembali menegaskan bahwa ke-48 pejabat yang baru dilantik harus segera beradaptasi, menjaga integritas, dan langsung tancap gas memberikan pelayanan terbaik yang bersih, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan warga Dumai," ujar Sugiyarto dalam sambutannya.</p>Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Wakil Wali Kota Dumai beserta jajaran kepala OPD yang hadir kepada pejabat yang baru saja dilantik. ***(mcd/ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5227_Pemko-Dumai-Mutasi-Besar-besaran--48-Pejabat-Dikukuhkan-dari-Sekretaris-Hingga-Kasie-Kelurahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6539/pemko-dumai-mutasi-besarbesaran-48-pejabat-dikukuhkan-dari-sekretaris-hingga-kasie-kelurahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pastikan Terpenuhinya Hak Tahanan, Rutan Dumai Kerjasama dengan Posbakumadin</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 15:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pastikan Terpenuhinya Hak Tahanan, Rutan Dumai Kerjasama dengan Posbakumadin]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai &ndash Berkomitmen meningkatkan pelayanan bagi napi di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Dumai dilaksanakan Komitmen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai &ndash; Berkomitmen meningkatkan pelayanan bagi napi di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Dumai dilaksanakan </p>Komitmen bersama diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) sebagai upaya memperkuat akses terhadap layanan bantuan hukum bagi Tahanan Rutan Dumai, Kamis (6/8/2026).</p>Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, dan jajaran pejabat struktural Rutan Dumai serta Ketua POSBAKUMADIN Kota Dumai, Pesta Freddy Napitupulu.</p>Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memastikan terpenuhinya hak-hak tahanan, khususnya dalam memperoleh pendampingan dan konsultasi hukum secara profesional.</p>Kepala Rutan Dumai menyampaikan bahwa pemenuhan hak memperoleh bantuan hukum merupakan bagian dari pelayanan pemasyarakatan yang harus diberikan kepada setiap Tahanan Rutan Dumai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>"Melalui kerja sama ini, kami berharap Tahanan Rutan Dumai yang membutuhkan pendampingan maupun konsultasi hukum dapat memperoleh akses layanan yang lebih mudah, cepat, dan profesional. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang berkeadilan serta menghormati hak-hak tahanan," ujarnya.</p>Sementara itu, Ketua Posbakumadin  Kota Dumai, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Rutan Dumai. </p>Menurutnya, sinergi ini merupakan langkah nyata dalam memastikan setiap tahanan memperoleh hak atas bantuan hukum sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.</p>"Kami siap memberikan layanan konsultasi, penyuluhan, maupun pendampingan hukum kepada Tahanan Rutan Dumai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan pemahaman hukum para tahanan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan akses keadilan bagi semua," ungkapnya.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_2375_Pastikan-Terpenuhinya-Hak-Tahanan--Rutan-Dumai-Kerjasama-dengan-Posbakumadin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6538/pastikan-terpenuhinya-hak-tahanan-rutan-dumai-kerjasama-dengan-posbakumadin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buntut Pasien Meninggal, IDI Panggil Dokter Diduga Hina Pasien BPJS</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 11:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buntut Pasien Meninggal, IDI Panggil Dokter Diduga Hina Pasien BPJS]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan duka cita atas meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan duka cita atas meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang sebelumnya viral usai mengeluhkan harus menunggu kamar rawat inap selama delapan jam dan mendapat komentar bernada menghina di media sosial.<br>Wakil Ketua Umum PB IDI dr Wiweka mengatakan pihaknya turut berbelasungkawa kepada keluarga almarhum.</p>"Pertama tentunya kami dari IDI mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya pasien yang lagi viral tersebut. Semoga amal baiknya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata dr Wiweka saat dihubungi detikcom, Rabu (5/8/2026).</p>Di sisi lain, IDI mengaku menaruh perhatian serius terhadap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh dokter melalui media sosial. Menurut Wiweka, tenaga kesehatan memang diperbolehkan menggunakan media sosial, tetapi harus dimanfaatkan untuk kepentingan edukasi, bukan untuk menghina pasien, mempromosikan diri, ataupun produk tertentu.</p>"Kami concern terhadap permasalahan etik ini karena memang dalam keilmuannya tenaga kesehatan itu boleh bermedia sosial, tetapi sifatnya edukasi. Bukan untuk promosi diri, promosi produk, ataupun menghujat," ujarnya.</p>Terkait dugaan pelanggaran etik tersebut, Wiweka mengatakan IDI telah menginstruksikan pengurus wilayah setempat untuk memanggil dokter yang bersangkutan guna memberikan klarifikasi dan pembinaan.</p>"Kami juga sudah menginstruksikan IDI wilayah setempat untuk melakukan pemanggilan, klarifikasi, dan pembinaan terhadap dokter yang bersangkutan," ujarnya.</p>Selanjutnya, penanganan kasus akan dilakukan melalui Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Sebelum memasuki persidangan etik, dokter yang bersangkutan akan lebih dahulu dimintai penjelasan dalam proses klarifikasi atau tabayyun.</p>"Ini akan diselesaikan oleh MKEK. Kalau memang ada indikasi kesalahan, sebelum dilakukan persidangan kami akan melakukan pemanggilan sejawat untuk klarifikasi atau tabayyun. Setelah dinilai, baru masuk ke dalam pemeriksaan etik untuk dilihat seberapa besar kesalahannya," tutur Wiweka.</p>Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan etik nantinya dapat mengategorikan pelanggaran dalam tingkat ringan, sedang, berat, hingga sangat berat. Sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan hasil penilaian majelis dan bertujuan sebagai pembinaan terhadap profesi dokter.</p>"Ada yang bersifat ringan, sedang, berat, sampai sangat berat. Tentunya sanksi dalam rangka pembinaan terhadap profesi dokter tersebut, tergantung hasil penilaian dari majelis etik," pungkasnya.</p>Ramai-ramai Klarifikasi<br>Sebelumnya, sebuah unggahan di Threads dari pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan belum mendapat ruang rawat inap meski telah menunggu selama delapan jam viral di media sosial. Unggahan tersebut menuai beragam komentar, termasuk dari sejumlah akun yang diduga milik dokter dan tenaga kesehatan. Komentar-komentar itu dinilai tidak menunjukkan empati, bahkan cenderung merundung pasien.</p>Salah satu komentar yang banyak disorot berasal dari dokter Beni Christian Sihombing melalui akun Threads @bennychrstn. Dokter Beni bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>Dalam kolom komentar, dokter Beni menanggapi keluhan Yurizal dengan menyinggung keterbatasan ruang perawatan di rumah sakit, termasuk menyebut ruang jenazah sebagai tempat yang selalu tersedia.</p>"Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak. BPJS yg make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini," komentar dokter Beni.</p>Menyampaikan Permintaan Maaf<br>Setelah dikencam oleh netizen, Beni menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun media sosialnya. Ia mengaku menyesali unggahan tersebut dan turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yurizal.</p>Beni juga mengaku siap menerima konsekuensinya, baik proses hukum maupun sanksi dari IDI hingga MKEK.</p>"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketikan saya di Threads. Saya juga menyampaikan turut berdukacita kepada pemilik utas yaitu almarhum Yurizal. Saya berdoa semoga segenap keluarga diberikan penghiburan," kata Beni.</p>"Saya bertanggung jawab penuh atas segala tulisan yang saya buat. Dan jika pun nanti ada proses hukum, saya akan mengikutinya tanpa pembelaan ataupun menyewa pengacara, itu tidak, tidak akan. Dan saya juga siap menerima konsekuensi dari Rumah Sakit, dari IDI, MKEK, pengadilan ataupun instansi lain," lanjut dia. *** (vrs/detik/vrs)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_6745_Buntut-Pasien-Meninggal--IDI-Panggil-Dokter-Diduga-Hina-Pasien-BPJS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6536/buntut-pasien-meninggal-idi-panggil-dokter-diduga-hina-pasien-bpjs/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">15 SMA/SMK di Riau tak Melaporkan Keberadaan Kantin Sekolah</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 09:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[15 SMA/SMK di Riau tak Melaporkan Keberadaan Kantin Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau mengungkap fakta mengejutkan terkait keberadaan kantin sekolah negeri (S]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau mengungkap fakta mengejutkan terkait keberadaan kantin sekolah negeri (SMA/SMK/SLB) di bawah kendali Dinas Pendidikan Riau. Hasil uji petik BPK menemukan banyak sekolah yang tidak melaporkan kantin dan usaha lainnya sesuai jumlah sebenarnya.</p>Padahal, keberadaan kantin sekolah merupakan salah satu objek retribusi yang bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Riau. Jumlah kantin yang tidak dilaporkan sesuai fakta sebenarnya menyebabkan potensi PAD Riau menguap. </p>Berdasarkan dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Pajak, Retribusi dan Belanja Daerah Tahun 2024 sampai dengan Triwulan III Tahun 2025, BPK melakukan uji petik terhadap keberadaan kantin di 20 SMA/SMK dan SLB Negeri di wilayah Riau. Dari hasil pemeriksaan, terdapat 15 sekolah yang diduga tidak melaporkan kantin sesuai jumlah sebenarnya. </p>Adapun rincian sekolah yang tidak melaporkan jumlah kantin sesuai jumlah sebenarnya, yakni 9 SMA Negeri di Kota Pekanbaru, 2 SMK Negeri di Kabupaten Bengkalis serta 3 SMA/SMK Negeri di Kabupaten Rokan Hilir dan di SLB Pembina Riau. Sementara 5 sekolah lainnya melaporkan kantin sesuai jumlah yang sebenarnya. </p>Temuan BPK mengungkap, sebenarnya jumlah kantin di 15 sekolah tersebut sebanyak 95 usaha. Namun, pihak sekolah hanya melaporkan sebanyak 50 kantin. Itu artinya ada sebanyak 45 kantin yang tidak dilaporkan sebagai objek retribusi daerah. </p>Sebagai informasi, jumlah SMA/SMK Negeri di Riau pada tahun 2025 sebanyak 455 unit sekolah. Dengan demikian, uji petik BPK belum melakukan pemeriksaan kantin yang terdapat di 435 sekolah lain. </p>Hingga September 2025, besaran retribusi kantin sekolah yang diterima Pemprov Riau mencapai Rp 708 juta. Jumlah ini berkurang drastis bila dibandingkan dengan retribusi tahun 2024 sebesar Rp 1.224.300.000.</p>Berdasarkan laporan resmi, jumlah kantin pada 455 unit SMAN/SMKN/SLBN di Riau tahun 2024, terdapat sebanyak 483 usaha. Sementara pada periode tahun 2025, jumlah kantin sekolah sebanyak 492 usaha. Itu artinya, rata-rata jumlah kantin per sekolah hanya 1,1 usaha saja. Dalam kenyataannya, sejumlah sekolah memiliki lebih dari 2 usaha kantin. </p>Terjadinya selisih laporan jumlah kantin dengan kenyataan lapangan memicu pertanyaan sejauhmana pengawasan yang dilakukan oleh otoritas terkait, secara khusus Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau. Padahal, Disdik Riau memiliki banyak perangkat secara berjenjang mulai dari Kadis, Kabid, Kepala Cabang Wilayah (Kacabwil) hingga pengawas sekolah. ***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_7141_15-SMA-SMK-di-Riau-tak-Melaporkan-Keberadaan-Kantin-Sekolah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Pendidikan/6535/15-smasmk-di-riau-tak-melaporkan-keberadaan-kantin-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pilot Bawa Narkoba Lolos Pemeriksaan di Malaysia, Staf Bandara Jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 09:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pilot Bawa Narkoba Lolos Pemeriksaan di Malaysia, Staf Bandara Jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Polisi Malaysia mengidentifikasi seorang pegawai bandara sebagai tersangka dalam penyelidikan kasus pilot Malaysia Airli]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> --Polisi Malaysia mengidentifikasi seorang pegawai bandara sebagai tersangka dalam penyelidikan kasus pilot Malaysia Airlines yang ditangkap karena membawa narkoba ke Indonesia. Petugas tersebut diduga terlibat dalam proses pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).</p>Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika (NCID) Bukit Aman, Komisioner Datuk Hussein Omar Khan, mengatakan penyelidikan telah mengarah kepada satu orang yang akan diperiksa lebih lanjut. Polisi tidak menutup kemungkinan melakukan penangkapan apabila ditemukan bukti yang cukup.</p>"Penyelidikan telah mengidentifikasi satu orang, dan jika perlu, kami akan melakukan penangkapan. Dia adalah anggota staf bandara yang terlibat dalam proses penyaringan,&quot; kata Hussein dalam konferensi pers di markas polisi Selangor, Selasa (4/8/2026), dikutip dari The Star.</p>Hussein menjelaskan seluruh awak pesawat, termasuk pilot, menjalani prosedur pemeriksaan keamanan yang sama seperti penumpang lainnya. Pemeriksaan dilakukan melalui beberapa lapis pemindaian sesuai standar operasional di KLIA.</p>"Prosedur di KLIA melibatkan beberapa tingkatan pemeriksaan. Jika suatu barang lolos sistem pemindaian otomatis tingkat pertama, barang tersebut tidak akan diteruskan ke tingkat kedua," ujarnya.</p>"Namun, jika pemindaian awal mendeteksi sesuatu yang mencurigakan, barang tersebut akan dirujuk ke tingkat pemeriksaan kedua dan, jika perlu, tingkat ketiga,&quot; sambungnya.</p>Menurut Hussein, koper milik pilot tersebut berhasil melewati pemeriksaan awal tanpa memunculkan indikasi mencurigakan sehingga diizinkan melanjutkan perjalanan sesuai prosedur yang berlaku.</p>Ia mengungkapkan pilot itu lebih dulu menitipkan bagasinya sebelum menjalani penerbangan domestik ke Kota Kinabalu dan kembali ke Kuala Lumpur. Setelah itu, pilot tersebut melanjutkan penerbangan internasional dari Sepang menuju Jakarta.</p>Di sisi lain, Menteri Komunikasi Malaysia Datuk Seri Fahmi Fadzil meminta sistem keamanan bandara diperketat. Ia juga mendorong evaluasi terhadap proses pemeriksaan latar belakang para pilot Malaysia Airlines.</p>"Kita juga harus mengidentifikasi apakah ada pihak lain yang terlibat dan kita perlu memastikan bahwa semua celah segera ditutup," kata Fahmi.</p>Kasus ini bermula ketika pilot Malaysia Airlines ditangkap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Juli 2026. Petugas menemukan 15 paket berisi 70.114 butir ekstasi serta metamfetamin di dalam kopernya.</p>Malaysia Airlines menyatakan akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum Indonesia dalam proses penyelidikan. Maskapai itu juga menegaskan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran dan sedang melakukan peninjauan internal terkait kasus tersebut. ***(we/ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_2204_Pilot-Bawa-Narkoba-Lolos-Pemeriksaan-di-Malaysia--Staf-Bandara-Jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-internasional/6534/pilot-bawa-narkoba-lolos-pemeriksaan-di-malaysia-staf-bandara-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bapas Kelas II Dumai dan Pemko Teken Kesepakatan Tempat Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial</guid>
            <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 08:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bapas Kelas II Dumai dan Pemko Teken Kesepakatan Tempat Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai Pemerintah Kota Dumai bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai di Jalan Semangka menandatangani Nota K]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai-- Pemerintah Kota Dumai bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai di Jalan Semangka menandatangani Nota Kesepakatan tentang Penunjukan Lokasi atau Tempat Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pengawasan di wilayah Kota Dumai sebagai upaya memperkuat pelaksanaan sistem pemidanaan yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial.</p>Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Kepala Bapas Kelas II Dumai Ema Pansi Tarigan, Selasa (4/8/2026). Kerja sama tersebut menjadi bentuk komitmen kedua belah pihak dalam mendukung penerapan pidana alternatif yang lebih humanis, bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan bagi klien pemasyarakatan untuk kembali berperan positif di lingkungan sosial.</p>Wali Kota Dumai H. Paisal menegaskan bahwa Pemerintah Kota Dumai mendukung penuh implementasi pidana kerja sosial dan pidana pengawasan sebagai bagian dari reformasi sistem hukum yang mengedepankan keadilan, pembinaan, dan pemulihan sosial.</p>"Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya menjalankan amanat undang-undang, tetapi juga memberikan kesempatan kedua bagi para klien pemasyarakatan untuk membina diri, berbenah, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial di wilayah Kota Dumai," ujarnya.</p>Melalui nota kesepakatan tersebut, Pemerintah Kota Dumai akan menyediakan lokasi yang layak dan aman sebagai tempat pelaksanaan pidana kerja sosial serta melakukan koordinasi dengan perangkat daerah, pengelola fasilitas umum, dan lembaga sosial yang ditunjuk sebagai lokasi kegiatan.</p>Sementara itu, Bapas Kelas II Dumai bertanggung jawab melaksanakan asesmen, pembimbingan, pendampingan, pengawasan, hingga evaluasi terhadap klien pemasyarakatan sesuai dengan putusan pengadilan dan ketentuan yang berlaku.</p>Kerja sama ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang memperkenalkan pidana kerja sosial, pidana pengawasan, dan pidana denda sebagai bentuk pemidanaan modern yang mengedepankan pendekatan restorative justice atau keadilan restoratif.</p>Melalui sinergi tersebut, Pemko Dumai dan Bapas Kelas II Dumai berharap pelaksanaan pidana alternatif di Kota Dumai dapat berlangsung secara efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif di tengah masyarakat. ***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_1509_Bapas-Kelas-II-Dumai-dan-Pemko-Teken-Kesepakatan-Tempat-Pelaksanaan-Pidana-Kerja-Sosial.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6533/bapas-kelas-ii-dumai-dan-pemko-teken-kesepakatan-tempat-pelaksanaan-pidana-kerja-sosial/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Vonis 2 Tahun Gubri Nonaktif Abdul Wahid, KPK Ajukan Banding</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 20:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Vonis 2 Tahun Gubri Nonaktif Abdul Wahid, KPK Ajukan Banding]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Lembaga akti rasuah KPK mengajukan banding atas vonis 2 tahun penjara Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Banding dia]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Lembaga akti rasuah KPK mengajukan banding atas vonis 2 tahun penjara Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Banding diajukan terhadap vonis tiga terdakwa yang telah divonis dalam perkara ini.<br></p>
"Pada Selasa (4/8/2026), tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK mengajukan upaya hukum banding kepada Pengadilan Tinggi Riau," kata jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).</p>Banding diajukan atas tiga terdakwa, yaitu Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau Muh Arif Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam. Budi menyebut upaya banding merupakan kewenangan JPU KPK.</p>"Langkah hukum ini sekaligus mencerminkan komitmen KPK untuk memastikan penerapan hukum yang tepat serta terwujudnya rasa keadilan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi," ucapnya.</p>Selanjutnya tim JPU KPK akan menyusun memori bandingnya sebagai dasar permohonan ke Pengadilan Tinggi. Banding diajukan atas kajian yang telah dilakukan.</p>"KPK menghormati seluruh proses peradilan yang sedang berlangsung dan meyakini bahwa mekanisme upaya hukum merupakan bagian dari sistem peradilan pidana untuk menjamin tercapainya kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," ucapnya.</p>Adapun Abdul Wahid divonis 2 tahun penjara kasus jatah preman usai terjaring OTT KPK pada awal November 2025 lalu. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan JPU pada awal Juli lalu, yakni 8 tahun 6 bulan.</p>Terhadap Arief Setiawan dan Dani Nurssalam, keduanya juga divonis 2 tahun penjara. Arief juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta yang jika tidak dibayarkan diganti dengan kurungan selama 80 hari. Selain itu ada pula kewajiban membayar uang pengganti Rp 1 miliar lebih dikurangi barang bukti yang telah disita KPK.</p>Dilansir detikSumut, Jumat (31/7), Abdul menyebut tidak ada pertimbangan yang meringankan dalam putusan yang dibacakan hakim PN Tipikor Pekanbaru. Abdul Wahid menilai kasusnya rekayasa. Abdul Wahid menyatakan akan menempuh banding.</p>"Kita sama-sama mendengarkan putusan hakim. Namun, dari keputusan hakim itu, tidak ada pertimbangan yang meringankan bagi saya," ucap Abdul Wahid seusai sidang.</p>"Fakta-fakta persidangan diabaikan, maka oleh karena itu saya menyatakan banding ke tingkat lebih lanjut. Mudah-mudahan saya mendapat keadilan dan saya akan terus saya cari keadilan. Saya merasa tak bersalah dalam hal ini dan tidak pernah saya lakukan. Tapi memang betul-betul direkayasa, saya merasa bahwa ini penuh dengan rekayasa," kata Wahid. ***(ial/detik/yld)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_6190_Vonis-2-Tahun-Gubri-Nonaktif-Abdul-Wahid--KPK-Ajukan-Banding.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6532/vonis-2-tahun-gubri-nonaktif-abdul-wahid-kpk-ajukan-banding/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korupsi Kantor Navigasi Dumai, 20 Orang Jalani Pemeriksaan</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korupsi Kantor Navigasi Dumai, 20 Orang Jalani Pemeriksaan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai Kasus korupsi tak pernah habishabisnya walaupun sudah banyak tersangka dan dijatuhi vonis bersalah. Korupsi di in]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai- Kasus korupsi tak pernah habis-habisnya walaupun sudah banyak tersangka dan dijatuhi vonis bersalah. Korupsi di instansi pemerintah tetap saja ada.</p>
Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran kegiatan di Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai Tahun Anggaran (TA) 2024. </p>
Hingga saat ini, penanganan perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan.</p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dumai, Wuriadhi Paramita, melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Frederic Daniel Tobing, membenarkan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung.</p>"Masih lid (penyelidikan, red)," ujar Daniel melalui sambungan telepon, Rabu (5/8).</p>Ia menjelaskan, tim penyelidik masih mendalami sejumlah petunjuk yang diperoleh dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).</p>"Kami masih mendalami petunjuk dari LKPP dan BPKP," sambung Daniel.</p>Dalam proses penyelidikan tersebut, Kejari Dumai telah meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan pengelolaan anggaran dimaksud. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).</p>"Ada sekitar 20 orang yang sudah dimintai klarifikasi," kata Daniel.</p>Menurut Daniel, pihak-pihak yang telah dimintai keterangan berasal dari internal Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai maupun dari pihak swasta yang menjadi rekanan dalam pelaksanaan kegiatan. Dari informasi yang dihimpun, pihak yang diklarifikasi di antaranya Bambang Gunawan, M.Mar.E, Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai dan Kastono, S.Sos, Kepala Seksi (Kasi) Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP).</p>Meski demikian, Kejari Dumai belum bersedia mengungkap secara rinci materi klarifikasi maupun identitas pihak-pihak yang telah dimintai keterangan. Hal itu, kata Daniel, masih menjadi bagian dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.</p>Ia menegaskan, penyidik akan terus mengumpulkan keterangan, dokumen, serta alat bukti guna menentukan ada atau tidaknya peristiwa pidana dalam perkara tersebut. Apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup, proses penanganan perkara akan ditingkatkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. *** haluanriau</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_104_Korupsi-Kantor-Navigasi-Dumai--20-Orang-Jalani-Pemeriksaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6531/korupsi-kantor-navigasi-dumai-20-orang-jalani-pemeriksaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak Riau PHR Bikin Ternak Bebek Kelompok Luang Bonsu tak Kelaparan</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak Riau PHR Bikin Ternak Bebek Kelompok Luang Bonsu tak Kelaparan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis &ndash Selama bertahuntahun, anggota Kelompok Luang Bonsu yang merupakan bagian dari masyarakat adat Suku Sak]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis &ndash; Selama bertahun-tahun, anggota Kelompok Luang Bonsu yang merupakan bagian dari masyarakat adat Suku Sakai menggantungkan penghidupannya pada pekerjaan harian dan aktivitas di perkebunan kelapa sawit.</p>
 Ketidakpastian pekerjaan membuat penghasilan keluarga tidak menentu. Ketika tidak ada panggilan bekerja, tidak ada pula pemasukan yang dapat dibawa pulang.</p>Gobang melihat potensi yang dimiliki wilayah tempat tinggal mereka, mulai dari ketersediaan lahan, sumber air, hingga kondisi lingkungan yang sangat mendukung untuk pengembangan peternakan bebek petelur. </p>
Potensi tersebut belum pernah dimanfaatkan karena masyarakat tidak memiliki pengalaman, keterampilan, maupun modal untuk memulai usaha peternakan, meskipun kelompok ini memiliki akses terhadap pasar lokal untuk penjualan telur secara berkelanjutan.</p>Tingginya harga pakan serta keterbatasan modal juga menjadi tantangan terbesar dalam mengembangkan budidaya bebek petelur. Harapan baru mulai hadir ketika Kelompok Luang Bonsu mendapatkan pendampingan melalui Program SEMARAK RIAU yang dijalankan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).</p>Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan berupa penyediaan sarana produksi, tetapi juga peningkatan kapasitas melalui pelatihan budidaya bebek petelur, pengelolaan kesehatan ternak, serta manajemen usaha sebagai bekal untuk mengembangkan usaha yang sesuai dengan potensi wilayah mereka.</p>Nilai gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Suku Sakai menjadi modal sosial yang memperkuat pengelolaan usaha. Setiap hari, anggota kelompok bersama-sama mengelola kandang dengan total hampir mencapai 300 ekor bebek dan memungut telur bebek secara bergotong royong. Proses tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dalam beternak, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu mengembangkan usaha yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi keluarga dan komunitas.</p>Rutinitas sederhana ini menjadi simbol perubahan besar bagi masyarakat Suku Sakai yang sebelumnya hanya bergantung pada pekerjaan harian dan hasil perkebunan sawit yang tidak selalu tersedia. Kini, budidaya bebek petelur telah menjadi salah satu sumber penghasilan baru bagi Kelompok Luang Bonsu.</p>Penjualan telur memberikan pemasukan yang lebih rutin sehingga membantu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Lebih dari sekadar memperoleh tambahan pendapatan, masyarakat juga memiliki keterampilan baru dalam mengelola usaha peternakan serta semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha secara mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah mereka sendiri.</p>"Dulu kami hanya menunggu ada pekerjaan setiap hari. Kalau tidak ada yang memanggil bekerja, berarti tidak ada penghasilan. Sekarang setiap pagi kami mengumpulkan telur hasil ternak sendiri. Bagi kami, telur-telur itu bukan hanya untuk dijual, tetapi menjadi bukti bahwa kami bisa membangun penghidupan dari tanah kami sendiri," ujar Gobang.</p>Keberhasilan yang dirasakan saat ini lahir dari kerja keras seluruh anggota kelompok. Mereka bersama-sama belajar memelihara ternak, menyusun jadwal pemberian pakan, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan bebek, hingga mencatat hasil produksi telur bebek yang mencapai lebih dari 250 butir setiap harinya. Budaya gotong royong yang telah lama hidup di tengah masyarakat Suku Sakai menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan usaha tersebut.</p>Program SEMARAK RIAU merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Hulu Rokan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, sehingga tercipta usaha yang produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.***(rls)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3390_Semarak-Riau-PHR-Bikin-Ternak-Bebek-Kelompok-Luang-Bonsu-tak-Kelaparan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6530/semarak-riau-phr-bikin-ternak-bebek-kelompok-luang-bonsu-tak-kelaparan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Seorang Pemuda Gantung Diri di Sekitar Bukit Cahaya</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Seorang Pemuda Gantung Diri di Sekitar Bukit Cahaya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai Belum hilang dari ingatan kasus suami siri membunuh istrinya di sebuah gubuk di lokasi lahan konsesi PT Pertamina]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai-- Belum hilang dari ingatan kasus suami siri membunuh istrinya di sebuah gubuk di lokasi lahan konsesi PT Pertamina Hulu Rokan Jalan Abdul Rabhkan Kelurahan Bukit Timah, Dumai Selatan beberapa bulan lalu. Kini kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda berumur sekitar belasan tahun terjadi di lokasi tak jauh dari sebelumnya, Rabu (5/08/2026).</p>
<p>Informasi yang diterima, pemuda usia 22 tahun tersebut mengakhiri hidup menggunakan seutas tali nylon berwarna hijau dan mengikatnya di pohon besar yang ngaris tumbang. </p>
<p>Pria tersebut mengenakan baju kaos berkerah warna coklat di dadanya terdapat tujuh bintang. Sedang dibawa mengenakan celana jeans warna abu laut. Di tangan kiri terdapat gelang terbuat dari tali hitam dan ditangan kanan menggenggam kunci motor Honda Beat Sport BM 3835 HL dan helm berwarna hitam yang digantungkan di kaca spion sebelah kanan. </p>
<p>Kondisi korban saat ditemukan kaki terjuntai hingga ke tanah. Informasi dilapangan menyebutkan pemuda tersebut merupakan anak dari guru sekolah dasar di Kecamatan Dumai Timur. Berdasarkan identitas yang diterima berinisial IP (22), warga Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan. </p>
<p>Saat ini polisi telah mendatangi TKP untuk proses penanganan lebih lanjut.Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun penyebab pasti kematian korban.(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3916_Seorang-Pemuda-Gantung-Diri-di-Sekitar-Bukit-Cahaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6529/seorang-pemuda-gantung-diri-di-sekitar-bukit-cahaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aniaya Karyawan SPPG Bengkalis, Supplier Ayam Potong Ditangkap Petugas</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aniaya Karyawan SPPG Bengkalis, Supplier Ayam Potong Ditangkap Petugas]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis  Cepat terungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ata]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis -- Cepat terungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, memasuki babak baru.</p>Dua pria yang diduga sebagai pelaku kini telah diamankan Polsek Pinggir untuk menjalani proses hukum.</p>Peristiwa yang terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB itu sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera CCTV berdurasi 53 detik beredar luas.</p>Dalam rekaman tersebut, korban Hafizat Hakim alias Adam, relawan Dapur MBG, diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua pria.</p>Salah seorang terduga pelaku yang mengenakan pakaian merah terlihat mendorong dan menampar korban hingga tersandar ke dinding.</p>Tak lama kemudian, pria berbaju hitam diduga memukul wajah korban sebelum keduanya meninggalkan lokasi.</p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga dipicu pengembalian satu plastik ayam yang sebelumnya dikirim ke Dapur MBG.</p>Kepala SPPG Beringin, Ivan Wiliam Seragih, menjelaskan ayam tersebut dikembalikan karena ditemukan telah berubah warna sehingga diduga tidak layak dikonsumsi.</p>"Untuk menjaga kualitas makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat MBG, ayam tersebut kami kembalikan. Mungkin mereka tidak terima," ujar Ivan kepada Riauaktual.com.</p>Diduga, pengembalian ayam tersebut memicu kesalahpahaman karena pemasok merasa nama baik usahanya tercemar setelah muncul informasi bahwa ayam yang dikirim dalam kondisi tidak layak konsumsi.</p>Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.</p>Laporan dibuat korban pada Selasa (4/8/2026) dini hari. Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengidentifikasi dua terlapor berinisial U.P. dan A.S. yang diketahui merupakan pemasok ayam ke Dapur SPPG Desa Koto Pait Beringin.</p>"Korban melaporkan telah dipukul pada bagian wajah oleh salah seorang terlapor. Saat ini kedua terlapor telah diamankan dan proses hukum masih terus berjalan," kata Kompol Agung.</p>Ia menjelaskan, penyidik telah melakukan serangkaian proses hukum, mulai dari menerima laporan polisi, menerbitkan surat permintaan visum, memeriksa korban, saksi-saksi, serta kedua terlapor, hingga menggelar perkara untuk menentukan langkah penyidikan selanjutnya.</p>Kapolsek menegaskan Polri berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.</p>"Apabila terjadi perselisihan, selesaikan melalui jalur hukum. Jangan sampai persoalan bisnis atau kesalahpahaman berujung pada tindak pidana," tegasnya.</p>Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. ***</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_7323_Aniaya-Karyawan-SPPG-Bengkalis--Supplier-Ayam-Potong-Ditangkap-Petugas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6528/aniaya-karyawan-sppg-bengkalis-supplier-ayam-potong-ditangkap-petugas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kematian Dokter Magang RSUD Siak Terungkap, Korban Suntikan obat Rocuronium Dibadannya</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kematian Dokter Magang RSUD Siak Terungkap, Korban Suntikan obat Rocuronium Dibadannya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Siak &ndash Misteri kematian dokter magang RSUD Siak terungkap setelah menjalani sejumlah pemeriksaan dan hasil autopsi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Siak &ndash; Misteri kematian dokter magang RSUD Siak terungkap setelah menjalani sejumlah pemeriksaan dan hasil autopsi.</p>
Korban merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Tengki Rafian, dr. Alex Cristo Loris, akhirnya terungkap.</p>
Alex Cristo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di semak-semak samping RSUD Tengku Radian pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.</p>Satuan Reserse Kriminal Polres Siak menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana pembunuhan.</p>Hasil itu disampaikan Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, didampingi Kabid Laboratorium Forensik Polda Riau Dr. Ungkap Siahaan, perwakilan Bid Dokkes Polda Riau AKBP Supriyanto, ahli Psikologi Forensik Fakultas Psikologi UIR Yanwar Arief, Kasatreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais, Selasa (4/8/2026).</p>Sepuh menjelaskan, penyelidikan dilakukan secara ilmiah melalui metode scientific crime investigation, meliputi olah tempat kejadian perkara (TKP), autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, digital forensik, psikologi forensik, analisis rekaman CCTV, hingga pemeriksaan para saksi.</p>Dari hasil olah TKP, penyidik menemukan tas milik korban berisi sejumlah perlengkapan medis, antara lain stetoskop, obat anestesi Propofol, ampul Lidocaine, spuit berisi Fentanyl Citrate dan Rocuronium Bromide, serta sejumlah jarum suntik.</p>Sementara itu, rekaman CCTV dari dua lokasi memperlihatkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Tidak ada rekaman yang menunjukkan keberadaan orang lain bersama korban.</p>"Hasil penyelidikan menyimpulkan tidak ditemukan fakta yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan. Penyebab kematian korban merupakan akibat dari perbuatannya sendiri," ujar Sepuh.</p>Hasil autopsi menemukan bekas suntikan pada punggung tangan kiri korban yang diduga menjadi jalur masuk obat Rocuronium ke dalam tubuh. Pemeriksaan toksikologi juga mendeteksi kandungan Rocuronium pada sampel darah, urine, dan ginjal korban.</p>Tim dokter forensik menyimpulkan korban meninggal akibat efek Rocuronium yang menyebabkan kelumpuhan total otot pernapasan hingga mengakibatkan mati lemas (asfiksia).</p>"Sementara memar di kepala dinyatakan bukan penyebab kematian, sedangkan luka lain pada tubuh merupakan luka pascakematian akibat aktivitas serangga," kata Sepuh.</p>Pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau turut memperkuat temuan tersebut. DNA pada bercak darah yang terdapat di jarum suntik identik dengan DNA korban, yang menunjukkan alat tersebut digunakan oleh korban sendiri dan mengandung Rocuronium.</p>Selain pemeriksaan medis, penyidik juga melibatkan ahli psikologi forensik. Hasil analisis menunjukkan korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat akumulasi berbagai persoalan, mulai dari tekanan finansial, beban pendidikan PPDS, hingga tanggung jawab keluarga.</p>Sebagai peserta PPDS Anestesi, korban diketahui memiliki pengetahuan sekaligus akses terhadap obat-obatan anestesi yang kemudian menjadi faktor yang mempermudah tindakan tersebut.</p>Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam korban. Dari hasil digital forensik ditemukan sebuah pesan yang belum sempat terkirim kepada istrinya berisi permintaan maaf. "Maaf sayang aku udah ngak tertolong lagi".</p>Selain itu, ditemukan riwayat keluhan mengenai utang pinjaman daring, indikasi penggunaan uang dalam jumlah besar untuk suatu aktivitas, serta catatan pribadi yang masih terkunci dalam perangkat.</p>Selama proses penyelidikan, Satreskrim Polres Siak telah memeriksa 14 saksi yang terdiri dari petugas keamanan, tenaga medis, rekan kerja, keluarga korban, hingga ahli farmakologi.</p>Berdasarkan keseluruhan alat bukti, keterangan saksi, hasil autopsi, laboratorium forensik, digital forensik, dan psikologi forensik, penyidik memastikan tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan pihak lain dalam kematian dr. Alex Cristo Loris.</p>Polres Siak menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.***cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5292_Kematian-Dokter-Magang-RSUD-Siak-Terungkap--Korban-Suntikan-obat-Rocuronium-Dibadannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6527/kematian-dokter-magang-rsud-siak-terungkap-korban-suntikan-obat-rocuronium-dibadannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kilang Pertamina Dumai Perkuat Keandalan Sistem Tanggap Darurat</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kilang Pertamina Dumai Perkuat Keandalan Sistem Tanggap Darurat]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui bagian Health dan Emergency &amp I]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui bagian Health dan Emergency &amp; Insurance fungsi HSSE kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem tanggap darurat dengan menyelenggarakan Agility Test Firefighter, yang diikuti sebanyak 57 personel Firefighter (petugas pemadam kebakaran) wilayah operasi Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning.</p>Kegiatan yang berlangsung pada 29&ndash;31 Juli 2026 di Lapangan Bapor, Komperta Bukit Datuk ini merupakan bagian dari indikator capaian Firefighter Fitness Improvement Program yang bertujuan memastikan setiap personel Firefighter memiliki tingkat kebugaran fisik, kelincahan, daya tahan, serta kesiapsiagaan yang sesuai dengan tuntutan operasional di lapangan.</p>Agility Test diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi berkala terhadap kemampuan fisik personel Firefighter dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Pengujian ini mengadopsi konsep pelatihan Firefighter yang digunakan oleh Singapore Civil Defence Force (SCDF) dan dikembangkan bersama FLAIRS/Eminence sehingga setiap tahapan pengujian merepresentasikan aktivitas nyata yang dihadapi petugas pemadam kebakaran ketika merespons keadaan darurat.</p>Selama pelaksanaan tes, peserta diwajibkan menyelesaikan serangkaian obstacle yang dirancang untuk menguji kemampuan fisik dan keterampilan operasional, meliputi Hose Drag (menarik selang pemadam), Stair Climb (naik dan turun tangga), SCBA Carry (membawa Self Contained Breathing Apparatus), Obstacle Course (melewati berbagai rintangan yang menguji kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan), Casualty Rescue/Rescue Drag (evakuasi korban), hingga Sprint to Finish dalam batas waktu yang telah ditentukan. Seluruh rangkaian tersebut mensimulasikan kondisi kerja Firefighter di lapangan sehingga kemampuan peserta dapat dievaluasi secara menyeluruh.</p>Standar kelulusan ditetapkan dengan waktu penyelesaian maksimal 6 menit. Pada pelaksanaan tahun ini, waktu tercepat berhasil dicatatkan sebesar 3 menit 20 detik, sedangkan rata-rata waktu peserta yang lulus adalah 4 menit 40 detik. Hasil tersebut menunjukkan kesiapan fisik mayoritas personel Firefighter dalam menghadapi tuntutan tugas operasional.</p>Manajer HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani, menyampaikan bahwa Agility Test merupakan salah satu program strategis perusahaan dalam memastikan kesiapan personel tanggap darurat sekaligus memperkuat implementasi budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).</p>"Keselamatan operasional diawali dengan kesiapan personel yang prima. Melalui Agility Test ini, kami ingin memastikan setiap Firefighter memiliki kemampuan fisik, ketangkasan, dan daya tahan yang sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya HSSE sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat untuk melindungi pekerja, aset perusahaan, dan lingkungan. Kami berharap evaluasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kebugaran secara berkelanjutan,&quot; ujar Syahrial.</p>Senada dengan hal tersebut, Section Head Health PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto, menjelaskan bahwa aspek kebugaran menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan operasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran.</p>"Agility Test bukan hanya mengukur kecepatan menyelesaikan lintasan, tetapi juga mengevaluasi kapasitas fisik, daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan personel bekerja di bawah tekanan. Hasil evaluasi ini menjadi dasar bagi tim Health dalam menyusun program pembinaan kebugaran sehingga setiap Firefighter senantiasa berada dalam kondisi fisik yang optimal ketika menjalankan tugas,&quot; jelas Hengki.</p>Pelaksanaan Agility Test berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Selain menjadi indikator pencapaian program Firefighter Fitness Improvement Program, hasil evaluasi ini juga akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan fisik yang lebih terarah bagi personel Firefighter sehingga peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara berkesinambungan. ***(ant)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_4406_Kilang-Pertamina-Dumai-Perkuat-Keandalan-Sistem-Tanggap-Darurat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6526/kilang-pertamina-dumai-perkuat-keandalan-sistem-tanggap-darurat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pakai Sandi &#039;Sniper Darat&#039; Sabu 2,69 Kg dari Dumai Mendarat ke Jawa</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 06:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pakai Sandi 'Sniper Darat' Sabu 2,69 Kg dari Dumai Mendarat ke Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penyelundupan narkoba internasional yang beroperasi melalui Pelabuhan Bakauh]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penyelundupan narkoba internasional yang beroperasi melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sebanyak 2,69 kilogram sabu diamankan dan tiga orang ditangkap. Jaringan ini menggunakan modus pemantau atau "sniper darat" untuk meloloskan barang haram masuk pulau Jawa.</p>Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan penangkapan bermula Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas melihat seseorang berinisial Holil (46) mencurigakan sedang merekam kegiatan operasi di pelabuhan. Ia langsung diamankan untuk diperiksa.</p>"Tim mencurigai Holil terlihat merekam kegiatan Ops KRYD Seaport Bakauheni, kemudian petugas mengamankan dan menginterogasi orang tersebut," kata Brigjen Eko Hadi Santoso. Pemeriksaan ponselnya membuktikan peran Holil sebagai pemantau keamanan jalur pengiriman.</p>Holil mengaku ditugaskan oleh seseorang bernama Herman. Tugasnya memantau aktivitas petugas di pelabuhan agar kurir bisa lewat tanpa diperiksa. Ia bahkan membeli tiket kapal eksekutif bolak-balik Bakauheni&ndash;Merak demi memastikan jalur aman.</p>Sebagai bayaran tugas pemantauan ini, Holil dijanjikan upah Rp2,5 juta. Rekannya Faisol (34) yang juga bertugas memantau dijanjikan Rp2 juta. Jika pengiriman berhasil, mereka berdua akan mendapat tambahan hingga Rp5 juta.</p>Berdasarkan keterangan Holil, tim bergerak menuju homestay OYO di Kalianda, Lampung Selatan, Kamis, 23 Juli 2026, pukul 01.30 WIB. Di lokasi itu petugas menangkap Faisol dan Hatnari alias Ari (38). Bersama mereka disita 11 bungkus lakban hitam berisi sabu berat 2.690 gram.</p>Hatnari mengaku sebagai kurir utama. Ia bekerja sebagai buruh di Klang, Selangor, Malaysia, ketika ditawari pekerjaan mengantar barang ke Surabaya. Upah yang dijanjikan sangat besar, mencapai Rp30 juta untuk satu kali pengiriman.</p>Penyelundupan dimulai dari pelabuhan rahasia di Malaysia. Hatnari menyeberang menggunakan kapal bot ilegal menuju Dumai, Riau. Dari Dumai ia menempuh jalur darat naik travel ke Padang, lalu melanjutkan perjalanan naik bus menuju Jakarta.</p>Saat tiba di Lampung Tengah, ia diperintahkan turun karena situasi dianggap kurang aman. Ia kemudian diarahkan ke Kalianda untuk bertemu Faisol dan menunggu instruksi selanjutnya. Sebelum menyeberang ke Jawa, ketiganya justru digerebek petugas.</p>Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa pengungkapan ini menyelamatkan ribuan orang. "Jumlah sabu seberat itu jika beredar dapat dikonsumsi oleh sekitar 13.450 orang," jelasnya. Angka itu menunjukkan betapa besarnya dampak jika pengiriman berhasil.</p>Saat ini polisi masih memburu tiga orang yang menjadi otak jaringan. Pertama, Herman &mdash; pengendali yang menyewa jasa para kurir. Kedua dan ketiga, Asep dan Anton &mdash; pemasok sabu di Malaysia yang mengirim barang melalui jalur laut ilegal. Ketiganya resmi masuk Daftar Pencarian Orang.</p>Ketiga tersangka yang tertangkap beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Bareskrim Polri di Jakarta. Mereka menjalani proses penyidikan sebelum berkas dilimpahkan ke kejaksaan. Ancaman hukuman berat menanti mereka sesuai UU Narkotika.</p>Kasus ini kembali menegaskan bahwa jalur Riau dan Bakauheni tetap menjadi titik rawan penyelundupan narkoba. Modus pemantauan jalur atau "sniper darat" sengaja diciptakan untuk mengelabui petugas. Namun kerja cepat tim Bareskrim mampu mematahkan jaringan sebelum barang menyebar lebih jauh. ***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3149_Pakai-Sandi---039-Sniper-Darat--039--Sabu-2-69-Kg-dari-Dumai-Mendarat-ke-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6525/pakai-sandi-039sniper-darat039-sabu-269-kg-dari-dumai-mendarat-ke-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menteri PU Dody Hanggodo Kaji Rencana Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing,Ini Alasannya?</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menteri PU Dody Hanggodo Kaji Rencana Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing,Ini Alasannya?]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja di negeri jalur, Selasa (4/8/2026).Kedatangan Mente]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja di negeri jalur, Selasa (4/8/2026).</p>Kedatangan Menteri PU RI ini membawa kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kuansing, Riau.</p>Menteri Dody Hanggodo menyatakan, akan mengkaji rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kuansing sebagai upaya mendukung kelancaran akses menuju iven budaya nasional Pacu Jalur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p>"Ini untuk mendukung iven pacu jalur," kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meresmikan irigasi persawahan di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing, Selasa siang.</p>Dalam kunjungan kerjanya, Menteri PU didampingi Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, disambut langsung Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, Pj Sekda Drs Muradi MSi, kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Deflides Gusni, Plt Kepala Dinas Kominfoss Kuansing Hevi H Antoni MSi, Kabag Umum Deswan Antoni, Kabag Protokol Zainal Abidin SSTP MSi</p>Di hadapan masyarakat, Menteri PU menegaskan, pemerintah pusat melihat potensi besar Kabupaten Kuansing, baik dari sektor pertanian maupun pariwisata budaya yang setiap tahun menjadi magnet wisatawan melalui iven Pacu Jalur.</p>&quot;Kami akan mengkaji pembangunan jalan tol Pekanbaru&ndash;Kuantan Singingi. Akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendukung Pacu Jalur sebagai agenda budaya nasional yang memiliki daya tarik luar biasa,&quot; ujar Menteri PU Dody Hanggodo.</p>Menurutnya, peningkatan konektivitas merupakan salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur jalan yang memadai, diakuinya akan membuka peluang investasi baru, meningkatkan arus wisatawan, serta memperkuat daya saing ekonomi masyarakat Kuansing.</p>Sementara itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin, menyambut baik komitmen Menteri PU tersebut. Ia menilai rencana kajian pembangunan jalan tol menjadi harapan besar bagi masyarakat Kuansing yang selama ini menginginkan akses transportasi lebih cepat dan efisien menuju ibu kota Provinsi Riau.</p>&quot;Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri PU. Jika rencana ini dapat terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar bagi pembangunan Kuantan Singingi. Selain mendukung Pacu Jalur, jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Muklisin.</p>Ia menambahkan, Pemkab Kuansing siap mendukung setiap tahapan kajian yang dilakukan pemerintah pusat agar rencana tersebut dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan nasional.***cakaplah</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_4021_Menteri-PU-Dody-Hanggodo-Kaji-Rencana-Pembangunan-Tol-Pekanbaru-Kuansing-Ini-Alasannya-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6524/menteri-pu-dody-hanggodo-kaji-rencana-pembangunan-tol-pekanbarukuansingini-alasannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Latihan TNI Terintegrasi, Danlanal Dumai Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Arhanud</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Latihan TNI Terintegrasi, Danlanal Dumai Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Arhanud]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai Komandan Pangkalan TNI AL Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Ko]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> --Komandan Pangkalan TNI AL <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD dalam rangkaian Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Batalyon Arhanud 13/PBY di Kawasan Pantai Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Selasa (04/08/2026).</p>
Pengukuhan tersebut menjadi wujud penghormatan sekaligus simbol eratnya sinergi dan soliditas antar unsur TNI dalam memperkuat interoperabilitas serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika ancaman pertahanan negara. Momentum ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kekuatan pertahanan yang terpadu, profesional, dan adaptif melalui kolaborasi lintas matra.</p>
Dalam kesempatan tersebut, Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> turut melaksanakan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan latihan penembakan senjata berat. Tidak hanya menyaksikan jalannya latihan, Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> juga memperoleh kesempatan untuk merasakan secara langsung pengoperasian salah satu Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) andalan Korps Arhanud, yakni Meriam Kaliber 57 milimeter buatan Rusia. </p>
Dengan didampingi Prajurit Batalyon Arhanud 13/PBY, Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> terlebih dahulu menerima penjelasan teknis mengenai prosedur keselamatan, mekanisme pengoperasian, serta karakteristik meriam tersebut. Setelah seluruh tahapan dipahami, beliau melaksanakan penembakan kearah sasaran yang telah ditentukan di Kawasan Perairan Pantai Desa Sepahat sebagai bagian dari simulasi latihan terpadu.</p>
Partisipasi aktif Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat kebersamaan antar matra TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergi yang terbangun melalui latihan terpadu diharapkan semakin memperkuat profesionalisme prajurit TNI sekaligus meningkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap pertahanan negara. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_2542_Latihan-TNI-Latihan-TNI-Terintegrasi--Danlanal-Dumai-Dikukuhkan-Sebagai-Warga-Kehormatan-Korps-Arhanud.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6523/latihan-tni-terintegrasi-danlanal-dumai-dikukuhkan-sebagai-warga-kehormatan-korps-arhanud/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lagi, Pemkot Dumai Rombak &#039;Kabinet&#039; Ini Pejabat yang Dilantik</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lagi, Pemkot Dumai Rombak 'Kabinet' Ini Pejabat yang Dilantik]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI  Untuk meningkatkan kinerja dan menyelesaikan program Walikota Dumai periode ke dua, Pemerintah Kota kembali merom]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI - Untuk meningkatkan kinerja dan menyelesaikan program Walikota Dumai periode ke dua, Pemerintah Kota kembali merombak atau melakukan penyegaran terhadap sejumlah pejabat. </p>Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, melantik dan mengambil sumpah jabatan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.B di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, Selasa (4/8/2026).</p>Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Dumai Nomor 601 dan 602/BKPSDM/2026 tertanggal 3 Agustus 2026, sebagai bentuk rotasi, penyegaran, serta optimalisasi roda pemerintahan di Kota Dumai.</p>Adapun delapan pejabat Eselon II.B yang dilantik dan mengemban amanah pada jabatan baru tersebut meliputi:</p>1. Handayani sebagai Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah.</p>2. Afrilagan sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan, Informasi Teknologi, Ekonomi dan Keuangan.</p>3. drg. Ridhonaldi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.</p>4. Maini Asna sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.</p>5. Nurzerwan sebagai Kepala Dinas Perikanan.</p>6. Erda Sriyani sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian.</p>7. Syahrinaldi sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.</p>8. Al Khusairi mantan Camat Dumai Barat dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.</p>Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menyampaikan tahniah kepada para pejabat yang baru dilantik.</p>Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata serta dedikasi tinggi bagi masyarakat Kota Dumai.</p>"Rotasi dan promosi jabatan adalah hal biasa dalam tata kelola pemerintahan untuk penyegaran dan percepatan pembangunan. Kami berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi di lingkungan kerjanya masing-masing, menciptakan inovasi, serta meningkatkan khidmat pelayanan publik," ujar Wawako.</p>Lebih lanjut, katanya menekankan pentingnya sinergitas dan integritas antar Instansi / OPD dalam merealisasikan berbagai program prioritas daerah agar target pembangunan Kota Dumai dapat tercapai secara maksimal dan tepat sasaran.***(ant) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5970_Lagi--Pemkot-Dumai-Rombak---039-Kabinet--039--Ini-Pejabat-yang-Dilantik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6522/lagi-pemkot-dumai-rombak-039kabinet039-ini-pejabat-yang-dilantik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ungkap Jaringan Narkoba Rohil, Amankan 86 Kg Sabu 5.171 Ekstasi dan Enam Tersangka</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ungkap Jaringan Narkoba Rohil, Amankan 86 Kg Sabu 5.171 Ekstasi dan Enam Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Kerjakeras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkotika ant]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Kerjakeras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkotika antarprovinsi yang beroperasi di wilayah Riau hingga Sumatera Selatan.</p>Dalam operasi ini 86,386 kilogram sabu dan 5.171 butir pil ekstasi berhasil disita.</p>Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satgas NIC pimpinan Kombes Kevin Leleury. Polisi mengamankan enam orang tersangka di tiga provinsi berbeda, yakni Riau, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Riau.</p>Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada Senin (27/7) mengenai adanya peredaran gelap narkotika di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.</p>Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif di sepanjang Sungai Pekaitan.</p>"Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan di wilayah Kecamatan Pekaitan," kata Eko melalui keterangannya, Selasa (4/8/2026).</p>"Pada Rabu (29/7) pukul 01.00 WIB - 07.00 WIB, tim gabungan menyisir sepanjang Sungai Pekaitan dan melihat seorang laki-laki yang mencurigakan berada di pesisir sungai. Namun, saat dilakukan penyisiran kembali, orang tersebut sudah tidak ditemukan," lanjut Eko.</p>Kemudian, pada Kamis (30/7) pagi, tim menemukan empat kardus mencurigakan yang disembunyikan di semak-semak pinggir sungai. Penyidik melakukan pemantauan dari jarak aman hingga air sungai pasang.</p>Sore harinya, sekitar pukul 16.30 WIB, muncul seorang pria bernama Irham (46) yang memindahkan kardus-kardus tersebut ke dalam sebuah perahu mesin (dompeng). Petugas langsung bergerak meringkus Irham.</p>Bersama Irham polisi menyita 4 kotak berwarna cokelat yang dilapisi plastik bening. Di dalam kardus tersebut ditemukan 80 bungkus sabu.</p>Total barang bukti dalam 4 kotak adalah 80 bungkus plastik hitam berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 86.386 gram dan 5.171 butir pil ekstasi merek TMT berwarna merah muda," ungkap Eko.</p>Berdasarkan pengakuan Irham, dia diperintahkan oleh tersangka Amat Raya (38) untuk mengambil keempat kardus tersebut dan mengantarkannya ke pesisir Sungai Rokan.</p>Atas informasi tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.</p>Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Amat Raya bersama dua kurir lainnya, Suryaman Hadi Wijaya (34) dan Thoriq Muzakkisyah (23), di pesisir Sungai Rokan pada malam yang sama.</p>Ketiganya bersiap mengangkut barang haram tersebut menuju Palembang menggunakan mobil Daihatsu Xenia silver dengan nopol B 2250 PBY.</p>Kepada polisi, tersangka Suryaman membeberkan modus mereka untuk mengelabui petugas.</p>"Modusnya adalah dengan membeli kendaraan baru untuk mengangkut narkotika. Kendaraan tersebut diparkir di lokasi yang ditentukan, lalu dikunci dan kunci mobilnya disembunyikan di dalam knalpot agar diambil oleh penerima berikutnya," jelas Eko.</p>Tak berhenti di situ, Tim Bareskrim melakukan controlled delivery menuju Kota Palembang, Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur.</p>Sesuai instruksi pengendali bernama Punay (DPO), tersangka memarkir mobil berisi sabu tersebut di area parkir Hotel Arista, Palembang, pada Jumat (31/7). Sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pria bernama Yohanes Nero Sandra (32) muncul untuk mengambil mobil tersebut dan langsung diciduk petugas.</p>Terakhir, petugas menangkap tersangka Meliasari (41) di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada Sabtu (1/8). Meliasari diduga kuat membantu pelarian dan komunikasi jaringan ini.</p>"Meliasari mengaku bahwa Yohanes Nero Sandra berpesan apabila terjadi sesuatu terhadap dirinya selama menjalankan pekerjaan tersebut, agar segera menghubungi Bos Aeng.</p>Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku dijanjikan upah bernilai tinggi mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, Bareskrim masih memburu dua orang pengendali utama yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Punay dan Bos Aeng. Keenam tersangka beserta barang bukti kini telah dibawa ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut.***sumber:detik</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5675_Ungkap-Jaringan-Narkoba-Rohil--Amankan-86-Kg-Sabu-5-171-Ekstasi-dan-Enam-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6521/ungkap-jaringan-narkoba-rohil-amankan-86-kg-sabu-5171-ekstasi-dan-enam-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalani Perawatan, Jovi Mati Setelah Berjuang Ditangan Tim Medis</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalani Perawatan, Jovi Mati Setelah Berjuang Ditangan Tim Medis]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Kematian gajah kembali terjadi di Riau, gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, Jovi (46), dinyatakan mati p]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Kematian gajah kembali terjadi di Riau, gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, Jovi (46), dinyatakan mati pada Senin (3/8/2026) pukul 20.47 WIB setelah tim dokter hewan Balai Besar KSDA Riau berjuang secara intensif memberikan perawatan medis selama 34 hari.</p>Gajah jantan dewasa yang telah berjasa besar membantu penanganan berbagai konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Riau tersebut menghembuskan napas terakhir akibat komplikasi infeksi saluran pencernaan dan pernapasan atas yang memicu kelemahan otot berat (myopathy).</p>Plh. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan bahwa gejala sakit mulai terlihat pada 1 Juli 2026. Saat itu Gajah Jovi menunjukkan kondisi kelemahan umum, tidak nafsu makan, tremor (kejang), kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor, serta mengalami kesulitan untuk berdiri. </p>"Sejak awal munculnya gejala, tim medis BBKSDA Riau segera melakukan penanganan secara intensif sesuai standar operasional dan prosedur (SOP) pelayanan kesehatan satwa. Tindakan medis yang diberikan meliputi terapi cairan infus selama 24 jam, pemberian vitamin, antibiotik, antiinflamasi, asam amino, terapi suportif, serta pemantauan kondisi klinis dan pemeriksaan laboratorium secara berkala," kata Ujang dalam rilis resmi Selasa (4/8/2026).</p>Koordinator Tim Medis BBKSDA Riau, drh. Rini Deswita, menjelaskan bahwa selama masa perawatan kondisi Gajah Jovi sempat menunjukkan perkembangan. Kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor mulai berkurang, nafsu makan perlahan membaik, bahkan pada hari keenam perawatan gajah sempat mampu berdiri dan berjalan beberapa langkah.</p>"Hasil pemeriksaan laboratorium darah yang dilakukan secara berkala juga menunjukkan adanya penurunan tingkat infeksi setelah mendapatkan terapi," sebutnya.</p>Meskipun respons terhadap pengobatan sempat terlihat, kondisi otot Gajah Jovi terus mengalami penurunan hingga berkembang menjadi myopati berat, yaitu gangguan pada jaringan otot yang menyebabkan gajah kembali tidak mampu berdiri. Selama menjalani perawatan, kebutuhan nutrisi dan cairan terus dipenuhi melalui pemberian pakan khusus serta terapi infus intensif.</p>Dalam menangani kasus ini, BBKSDA Riau tidak bekerja sendiri. Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik, Kementerian Kehutanan mengoordinasikan diskusi dan konsultasi teknis bersama dokter hewan dari berbagai unit lingkup Kementerian Kehutanan guna memperoleh masukan dan pertimbangan medis terbaik dalam penanganan Gajah Jovi.</p>Berdasarkan hasil pemeriksaan klinis, uji laboratorium darah, serta gejala yang muncul selama masa perawatan, tim medis menduga Gajah Jovi mengalami komplikasi infeksi saluran pencernaan dan saluran pernapasan bagian atas yang berkembang hingga menyebabkan myopati berat. Untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah, setelah Gajah Jovi dinyatakan mati, tim medis segera melakukan nekropsi serta pengambilan sampel organ dan jaringan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.</p>Pada Minggu, 2 Agustus 2026, kondisi Gajah Jovi mulai mengalami penurunan yang signifikan. Gajah tidak lagi mau makan maupun minum sehingga terapi intensif terus dilakukan. Pada Senin, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, suhu tubuh meningkat hingga mencapai sekitar 40&deg;C. Tim medis terus memberikan terapi cairan melalui infus, pemberian cairan secara oral maupun rektal, serta tindakan suportif lainnya.</p>Namun, pada pukul 20.43 WIB Gajah Jovi mengalami tremor hebat, dan pada pukul 20.47 WIB dinyatakan mati. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah Gajah Jovi dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.</p>Gajah Jovi merupakan gajah jinak jantan berusia sekitar 46 tahun yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu dan bergabung di PLG Minas sejak 18 Februari 1998. Selama lebih dari dua dekade, Jovi menjadi salah satu gajah binaan yang berperan penting dalam berbagai operasi mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di berbagai wilayah Provinsi Riau. Kontribusinya dalam mendukung upaya konservasi gajah Sumatera menjadi bagian penting dari sejarah pengelolaan konflik satwa liar di Riau.</p>BBKSDA Riau menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dokter hewan, paramedis veteriner, mahout, dan petugas lapangan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu selama proses perawatan Gajah Jovi. </p>BBKSDA Riau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian gajah Sumatera yang saat ini masih menghadapi berbagai ancaman terhadap kelangsungan hidupnya. Upaya konservasi hanya dapat berhasil melalui kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga habitat, mengurangi konflik manusia dan satwa liar, serta mendukung berbagai program perlindungan dan penyelamatan gajah di Indonesia.***(MCR)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_8585_Jalani-Perawatan--Jovi-Mati-Setelah-Berjuang-Ditangan-Tim-Medis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6520/jalani-perawatan-jovi-mati-setelah-berjuang-ditangan-tim-medis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>