<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Sat, 20 Jun 2026 02:01:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lewat Literasi Digital, PHR &#039;Lahirkan&#039; Wartawan Melek Teknologi</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 16:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lewat Literasi Digital, PHR 'Lahirkan' Wartawan Melek Teknologi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DURI &ndash Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DURI &ndash; Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid terus dilakukan, sebab  jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nasional.</p>Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar kegiatan Literasi Digital Media 2026 bersama rekan-rekan jurnalis di Wilayah Operasional North. Bertempat di Hang Nadim Conference Room, Widuri Club PHR, agenda ini memadukan esensi kebugaran fisik, penguatan pemahaman hukum pers, hingga strategi adaptasi teknologi digital guna melahirkan jurnalisme yang profesional.</p>Kegiatan yang berlangsung semarak ini diawali dengan jalan santai bersama manajemen PHR dan puluhan wartawan. </p>Selain mempromosikan gaya hidup sehat, momen ini menjadi ruang diskusi santai tanpa sekat untuk mempererat keakraban yang selama ini telah terjalin baik demi mendukung penyebaran informasi positif terkait ketahanan energi di Blok Rokan.</p>Acara mengangkat materi terkait aspek hukum pers (Legal Awareness) dan adaptasi teknologi (Tech Adaptation). Dalam sesi hukum, wartawan diajak membedah kode etik jurnalisme serta langkah mitigasi risiko peliputan agar terhindar dari sengketa hukum maupun jeratan UU ITE yang dibawakan oleh Mario Abdillah Khair selaku Ahli Pers Dewan Pers. </p>Sementara pada sesi teknologi, para peserta dilatih untuk mengoptimalkan media sosial secara etis guna melakukan riset tren, distribusi informasi, hingga memproduksi konten berita interaktif yang berdaya jangkau luas oleh Eko Faizin dari AJI Pekanbaru.</p>Pjs. Manager Corporate Communication PHR, Yulia Rintawati, mengatakan bahwa hubungan baik dengan media bukan sekadar kemitraan biasa, melainkan pilar penting yang ikut menjaga denyut nadi industri migas tanah air.</p>"Rekan-rekan media adalah garda terdepan sekaligus mitra strategis PHR dalam menyebarkan edukasi mengenai perjuangan ketahanan energi nasional. Namun, kami juga memahami bahwa tantangan jurnalisme hari ini semakin berat dengan adanya kecerdasan buatan, media sosial, dan dinamika hukum. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian PHR untuk tidak hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga ikut berkontribusi meningkatkan kompetensi,&quot; ujar Yulia.</p>Melalui sinergi yang terus disegarkan ini, PHR berharap pers dapat terus menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus edukasi publik secara profesional. Kemitraan yang kokoh ini menjadi bukti bahwa untuk mewujudkan ketahanan energi nasional dibutuhkan kerja sama yang harmonis antara industri hulu migas dan dunia jurnalisme.***(rls) </p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_2690_Lewat-Literasi-Digital--PHR---039-Lahirkan--039--Wartawan-Melek-Teknologi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6307/lewat-literasi-digital-phr-039lahirkan039-wartawan-melek-teknologi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mantan Menpora Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 10:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mantan Menpora Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Jakarta  Pengacara mengatakan mantan Menpora Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap Polda Metro Jaya. Pengacara menyebut Roy Su]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Jakarta - Pengacara mengatakan mantan Menpora Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap Polda Metro Jaya. Pengacara menyebut Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).</p>"Hari ini, Jum&#039;at 19 Juni 2026, pada sekira pukul 07.00, klien kami Roy Suryo Notodiprojo dikabarkan oleh istrinya telah ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya. Pada saat yang bersamaan, kami juga mendapat info Tifauzia Tyassuma juga turut ditangkap," kata Petrus Selestinus kepada wartawan,Jumat (19/6/2026).</p>Petrus menyebut Roy ditangkap pagi tadi pukul 07.00 WIB. Pihaknya mengaku menerima informasi itu dari istri Roy.</p>"Hari ini, Jum&#039;at 19 Juni 2026, pada sekira pukul 07.00, klien kami Roy Suryo Notodiprojo dikabarkan oleh istrinya telah ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya," tuturnya.</p>Sementara itu pengacara dr Tifa, Azis Yanuar mengatakan kliennya sudah dibawa ke Polda Metro Jaya.</p>"Informasi tersebut disampaikan langsung oleh dr Tifa. Setelah dibawa ke Polda dr Tifa menunjukkan bukti bahwa dirinya saat ini berada di lingkungan Polda Metro Jaya. Dokter Tifa tampak berada di depan laptop dan menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti ujian S3 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dari suatu ruangan di Polda Metro Jaya," ujarnya.</p>Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro Jaya perihal penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa.</p>Berkas Perkara Lengkap<br>Polda Metro Jaya sebelumya mengatakan berkas perkara kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menjerat Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya pun akan segera disidang.</p>"Bahwa alhamdulillah jaksa sampai dengan hari ini sudah menyatakan bahwa berkas perkara yang kami kirimkan ke Kejati DKI, tidak memerlukan lagi pemenuhan atas kekurangan-kekurangan yang kemarin sudah kami penuhi," jelas Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/6).</p>"Sehingga kami saat ini sedang berkoordinasi untuk melimpahkan pertanggungjawaban barang bukti dan para tersangka tersebut," lanjutnya.</p>Dalam perkara tudingan ijazah palsu Jokowi ini, Polda Metro Jaya menetapkan total delapan orang sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sudah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap tiga tersangka.</p>Tiga tersangka yang proses penyidikannya telah dihentikan adalah Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan Rismon Sianipar.</p>Sementara lima tersangka lainnya memilih melanjutkan perkara tersebut. Ada dua klaster tersangka pada kasus ini.</p>Tersangka di klaster pertama adalah Kurnia Tri Royani, Rizal Fadilah, dan Rustam Effendi. Sedangkan di klaster kedua ada tersangka Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa.</p>sumber :detik]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_1793_Mantan-Menpora-Roy-Suryo-dan-dr-Tifa-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6306/mantan-menpora-roy-suryo-dan-dr-tifa-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Dumai Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 06:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Dumai Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Dumai menggelar kegiatan bakti sosial d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Dumai menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat, Rabu (17/6/2026) pagi.</p>Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, dipimpin oleh Wakapolres Dumai, KOMPOL Rahmat Syah, S.Kom. serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Dumai.</p>Sebanyak 70 paket bantuan sosial berupa bahan pokok (sembako) disalurkan kepada masyarakat sekitar Pantai Koneng, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, serta kepada komunitas ojek online di Kota Dumai.</p>Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Dumai secara simbolis melepas keberangkatan personel yang akan menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat.</p>Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat serta bentuk pengabdian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.***(ant)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_652_Polres-Dumai-Salurkan-Bantuan-Sosial-untuk-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6305/polres-dumai-salurkan-bantuan-sosial-untuk-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Karyawan Toko Rolas Bangunan Bawa Kabur Uang Pembayaran</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 19:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Karyawan Toko Rolas Bangunan Bawa Kabur Uang Pembayaran]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Jajaran Polsek Dumai Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang te]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Jajaran Polsek Dumai Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang terjadi di salah satu toko bangunan di Kota Dumai. </p>
Seorang pria berinisial FH (23) diamankan setelah diduga menggelapkan uang pembayaran pelanggan senilai Rp11.126.000.</p>
Kapolsek Dumai Barat AKP Dedi Novarizal menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika seorang pelanggan Toko Bangunan Rolas di Jalan Syech Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, melakukan pembayaran atas pemesanan material bangunan melalui rekening yang diarahkan oleh terlapor selaku sales toko.</p>Pada 3 Mei 2026, pelanggan mentransfer uang sebesar Rp550 ribu ke rekening rekan kerja pelaku atas permintaan pelaku. Selanjutnya, pada 4 Mei 2026, pelanggan kembali melakukan pelunasan pembayaran sebesar Rp10.576.000 ke rekening rekan kerja lainnya yang juga ditentukan oleh pelaku.</p>Namun, uang pembayaran tersebut tidak disetorkan kepada pihak toko sehingga mengakibatkan Toko Bangunan Rolas mengalami kerugian sebesar Rp11.126.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dumai Barat.</p>Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/20/V/2026/SPKT/Sek Dumai Barat/Res Dumai/Polda Riau, Tim Opsnal Polsek Dumai Barat melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengetahui identitas sekaligus keberadaan terlapor di Kota Pekanbaru.</p>Pada Senin, 15 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, dipimpin Panit I Reskrim Polsek Dumai Barat, IPDA Ahmad Harapan Tambak, S.H., tim berhasil mengamankan pelaku di sebuah angkringan di depan Masjid An-Nur, Jalan Hang Tuah, Kota Pekanbaru.</p>Saat dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya telah menggelapkan uang pembayaran pelanggan saat bekerja sebagai sales di Toko Bangunan Rolas dan uang tersebut digunakan untuk judi online (*judol*). Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Dumai Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p>Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua lembar bukti transfer dana dan dua lembar surat pembelian dari Toko Bangunan Rolas. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara serta melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka dan saksi-saksi.***(rls)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_3763_Karyawan-Toko-Rolas-Bangunan-Bawa-Kabur-Uang-Pembayaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6304/karyawan-toko-rolas-bangunan-bawa-kabur-uang-pembayaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UID Riau dan Kepri Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 17:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UID Riau dan Kepri Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru &ndash Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru ke242, PT PLN (Persero) Unit Induk Dis]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru &ndash; Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru ke-242, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau menghadirkan program promo &quot;Juni Elok berEnergi&quot; berupa diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan. Program ini berlangsung mulai 16 hingga 29 Juni 2026 dan berlaku untuk pelanggan PLN UID Riau dan Kepulauan Riau yang memenuhi persyaratan program.</p>
<br>Melalui promo tersebut, pelanggan tegangan rendah 1 fasa semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA dapat menikmati potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen untuk penambahan daya hingga 7.700 VA. Promo dapat diperoleh dengan melakukan minimal satu kali transaksi melalui aplikasi PLN Mobile, baik pembayaran tagihan listrik maupun pembelian token listrik selama periode program berlangsung.</p>Program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk meningkatkan kapasitas daya listrik dengan biaya yang lebih hemat. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin menambah daya menjadi 2.200 VA cukup membayar Rp421.650 dari harga normal Rp843.300. Potongan biaya yang sama juga berlaku untuk berbagai pilihan tambah daya lainnya sesuai ketentuan program.</p>General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, mengatakan bahwa program Juni Elok berEnergi merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan sekaligus upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang.</p>"Melalui program Juni Elok berEnergi, PLN ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dalam momentum peringatan HUT Kota Pekanbaru ke-242. Kami memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk meningkatkan kapasitas daya listrik dengan biaya yang lebih terjangkau sehingga dapat mendukung kenyamanan aktivitas rumah tangga, usaha, maupun kegiatan produktif lainnya," ujar Didik.</p>Didik menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses melalui transformasi digital.</p>"Kami mengajak pelanggan di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau untuk memanfaatkan promo ini melalui PLN Mobile. Selain memperoleh diskon tambah daya sebesar 50 persen, pelanggan juga dapat menikmati kemudahan berbagai layanan kelistrikan yang cepat, praktis, dan terintegrasi dalam satu aplikasi," tambah Didik.</p>Khusus bagi pelanggan PLN di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat. Dengan kapasitas daya yang lebih besar, masyarakat dapat lebih leluasa memanfaatkan energi listrik untuk mendukung kenyamanan hidup, aktivitas ekonomi, serta berbagai kegiatan produktif yang turut mendorong pertumbuhan daerah.</p>Masyarakat yang ingin memanfaatkan promo ini dapat segera melakukan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile selama periode promo berlangsung. Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan program dapat diperoleh melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, maupun kantor layanan PLN terdekat.***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_354_PLN-UID-Riau-dan-Kepri-Hadirkan-Promo-Tambah-Daya-Diskon-50-Persen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/6303/pln-uid-riau-dan-kepri-hadirkan-promo-tambah-daya-diskon-50-persen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasir PT MPT Pelalawan Dirampok dengan 22  Tusukan</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 13:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasir PT MPT Pelalawan Dirampok dengan 22  Tusukan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pelalawan  Perampokan disertai kekerasan terjadi di Kabupaten Pelalawan yang dialami oleh kasir perusahaan bagian pemb]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pelalawan -- Perampokan disertai kekerasan terjadi di Kabupaten Pelalawan yang dialami oleh kasir perusahaan bagian pembayaran SPB TBS PT Malika Putri Tunggal (MPT), Jalan Lintas Timur KM 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, menjadi korban penyerangan sadis hingga mengalami 22 luka tusuk.</p>Dalam kejadian yang terjadi pada Rabu (17/6/2026) sore tersebut, uang perusahaan sebesar Rp76.184.860 dilaporkan hilang dibawa pelaku.</p>Korban diketahui bernama Putriani Tamba (25), karyawan PT MPT yang bertugas sebagai kasir. Meski mengalami luka parah, korban masih sempat meminta pertolongan kepada rekannya melalui aplikasi WhatsApp.</p>Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengungkapkan, korban mengirimkan foto selfie dengan wajah dan tubuh berlumuran darah sambil meminta bantuan karena mengaku hendak dibunuh.</p>"Korban mengirim foto dirinya dalam kondisi terluka dan berlumuran darah kepada rekan kerjanya melalui WhatsApp sambil meminta bantuan karena mengaku hendak dibunuh," ujar AKBP John Louis Letedara, Kamis (18/6/2026).</p>Mendapat pesan tersebut, dua rekan korban, Agung Pratama dan Harun Effendi, langsung bergegas menuju kantor PT MPT dari lokasi kerja mereka di PT SIL.</p>Setibanya di lokasi, pintu kantor dalam keadaan tertutup. Dengan bantuan warga sekitar, keduanya berhasil masuk ke dalam kantor dan mendapati kondisi yang mengerikan.</p>"Saat memasuki ruangan kasir, mereka menemukan banyak bercak darah di lantai. Korban terlihat duduk dengan kepala terbaring di meja dalam kondisi setengah sadar dan seluruh tubuhnya berlumuran darah," jelas Kapolres.</p>Korban kemudian dievakuasi ke RS Efarina Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan perawatan medis intensif.</p>Dari hasil pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami sekitar 22 luka tusuk akibat benda tajam yang mengenai bagian kepala, perut, dan pundak.</p>Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kipas angin rusak yang berlumuran darah, gunting, dua obeng yang diduga digunakan pelaku, DVR CCTV, satu buah anting, serta kunci brankas.</p>Selain itu, petugas juga menemukan adanya kehilangan uang tunai perusahaan sebesar Rp76.184.860 yang diduga dibawa kabur oleh pelaku.</p>Beruntung, pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat oleh jajaran Polres Pelalawan.</p>"Saat ini pelaku sudah berhasil ditangkap dan dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Rencana besok akan kita release," tutup AKBP John Louis Letedara. ***</p>
riau aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4226_Kasir-PT-MPT-Pelalawan-Dirampok-dengan-22--Tusukan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6302/kasir-pt-mpt-pelalawan-dirampok-dengan-22-tusukan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidang Korupsi Abdul Wahid Hadirkan Saksi Ustadz Abdul Somad</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 09:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidang Korupsi Abdul Wahid Hadirkan Saksi Ustadz Abdul Somad]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pekanbaru Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam lanjuta]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pekanbaru- Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam lanjutan sidang kasus dugaan korupsi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Kamis (18/6/2026). Ia akan memberikan keterangan terkait pusaran kasus yang menjerat Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.</p>Kehadiran penceramah kondang tersebut berkaitan erat dengan proses pengungkapan dugaan aliran dana tak resmi atau jatah preman di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau. Perkara rasuah ini tidak hanya menyeret nama Abdul Wahid, tetapi juga melibatkan mantan Kepala Dinas PU Riau, Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur, Dani Nursalam.</p>Pemanggilan UAS ke meja hijau berawal dari sejumlah fakta yang terungkap pada persidangan beberapa pekan sebelumnya. Namanya mendadak mencuat ketika terdakwa Abdul Wahid mencecar saksi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.</p>Dalam agenda sidang kala itu, Abdul Wahid secara lugas menyinggung pertemuan antara SF Hariyanto dengan UAS. Pertemuan tersebut diketahui terjadi bertepatan dengan momen seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau di masa lalu.</p>Merespons rentetan pertanyaan dari terdakwa, SF Hariyanto langsung memberikan klarifikasinya di hadapan majelis hakim. Ia menepis segala anggapan negatif terkait pertemuan tertutup tersebut.</p>"Saya mendatangi beliau murni untuk mendapatkan nasihat dan pencerahan sebagai seorang ulama kondang asal Riau," ungkapnya.</p>Kedekatan antara tokoh agama ini dengan para pihak yang kini tengah berperkara memang telah lama diketahui oleh publik. Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau tahun 2024 silam, UAS merupakan salah satu sosok sentral yang secara terbuka memberikan dukungan politik.</p>Ia bahkan beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk mengampanyekan pasangan Abdul Wahid dan SF Hariyanto yang saat itu maju bertarung mengusung slogan Bermarwah. ***(grc)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_6884_Sidang-Korupsi-Abdul-Wahid-Hadirkan-Saksi-Ustadz-Abdul-Somad.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6301/sidang-korupsi-abdul-wahid-hadirkan-saksi-ustadz-abdul-somad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jaringan Narkoba Jalur Dumai-Tanjungpinang Tertangkap, PPPK Jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 09:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jaringan Narkoba Jalur Dumai-Tanjungpinang Tertangkap, PPPK Jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berini]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berinisial RS ditangkap Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang karena diduga terlibat dalam jaringan peredaran ganja di Kota Tanjungpinang.</p>RS diamankan di kediamannya pada Sabtu (6/6) dengan barang bukti ganja seberat 50,82 gram yang diduga siap diedarkan.</p>Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Lajun Sio Sianturi, mengatakan RS merupakan tersangka pertama yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut.</p>&quot;RS merupakan tersangka pertama yang kami amankan. Dari hasil pengembangan, kami kemudian berhasil mengungkap jaringan di atasnya,&quot; kata Lajun, Rabu (17/6).</p>Dari hasil pemeriksaan, polisi mengetahui ganja tersebut diperoleh RS dari tersangka RR. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap RR di kawasan Kijang Kota, Kabupaten Bintan, sehari setelah penangkapan RS.</p>Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti ganja dengan berat bersih mencapai 1.100,46 gram.</p>Pengembangan kasus kembali dilakukan hingga akhirnya polisi menangkap tersangka ketiga berinisial YM di sebuah penginapan di Kota Tanjungpinang.</p>Dari tangan YM, petugas menyita ganja seberat 3.701,77 gram. Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka mencapai 4.853 gram atau lebih dari 4,8 kilogram.</p>&quot;Kita berhasil menyita ganja seberat 3.701,77 gram. Secara keseluruhan, total barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka mencapai 4.853 gram atau lebih dari 4,8 kilogram,&quot; ujarnya.</p>Polisi menduga RS berperan sebagai pengedar karena barang bukti yang ditemukan telah dikemas dalam paket-paket kecil dan siap dipasarkan kepada pengguna.</p>&quot;Paket yang ditemukan sudah dalam kondisi siap edar. Karena itu, perannya kami duga sebagai pengedar,&quot; katanya.</p>Dari hasil penyelidikan, ganja tersebut diketahui berasal dari Dumai, Provinsi Riau. Barang haram itu dibawa oleh tersangka MM sebelum dijemput oleh YM dan dibawa ke Tanjungpinang melalui jalur darat dan laut.</p>Lajun menegaskan seluruh barang bukti belum sempat beredar di tengah masyarakat karena para tersangka lebih dulu berhasil diamankan.</p>&quot;Untuk yang satu PPPK ini baru kedua kalinya mengedarkan ganja di Tanjungpinang. Saat ini masih kita dalami, ke mana saja barang itu akan dijual,&quot; ujarnya.***(btm)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_8078_Jaringan-Narkoba-Jalur-Dumai-Tanjungpinang-Tertangkap--PPPK-Jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/nusantara/6300/jaringan-narkoba-jalur-dumaitanjungpinang-tertangkap-pppk-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mendukung Pertumbuhan Anak, PGN Luncurkan Program TAMASYA</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 08:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mendukung Pertumbuhan Anak, PGN Luncurkan Program TAMASYA]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Offtake Stasiun Panaran kembali menunjukkan komitmennya terhadap mas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Offtake Stasiun Panaran kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan melaksanakan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau.</p>Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PGN ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif.</p>Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan Program TAMASYA menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap tumbuh kembang anak sebagai investasi masa depan bangsa.</p>"Program TAMASYA merupakan bentuk komitmen PGN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif. Kami meyakini masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. Karena itu, perhatian terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas pengasuhan menjadi investasi penting untuk masa depan," ujar Wendi.</p>Menurutnya, melalui program tersebut PGN tidak hanya memberikan bantuan fasilitas, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak dan keluarga.</p>"Melalui Program TAMASYA, kami ingin hadir tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak dan keluarga," tambahnya.</p>Program TAMASYA difokuskan pada empat layanan utama, yakni peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, penguatan peran orang tua dalam pengasuhan, serta penyediaan sistem rujukan untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak.</p>Secara langsung, program ini memberikan manfaat kepada 30 anak usia dini di Anak Ceria Daycare. Selain itu, sebanyak 16 orang tua memperoleh layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara enam orang pengasuh mendapatkan pendampingan psikolog guna meningkatkan kapasitas dalam memberikan layanan pengasuhan yang berkualitas.</p>PGN juga menyalurkan bantuan alat tumbuh kembang anak berupa sarana edukatif dan permainan yang mendukung perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Para pengasuh turut mendapatkan pendampingan dan edukasi untuk meningkatkan kualitas layanan pengasuhan di daycare.</p>Tak hanya berfokus pada anak, program ini juga melibatkan orang tua melalui layanan konseling dan edukasi pengasuhan. Langkah tersebut dilakukan agar ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama mengenai tumbuh kembang anak serta pola pengasuhan yang tepat untuk diterapkan di rumah.</p>Dalam pelaksanaannya, PGN menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat dampak program. Kolaborasi dilakukan bersama BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan edukasi keluarga. Selain itu, PGN bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bank Sampah Mutiara Bersinar, dan Bank Sampah Allium untuk mengenalkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada anak sejak dini.</p>Melalui berbagai kegiatan edukatif, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, hingga memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bermanfaat. Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana.</p>Program TAMASYA mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua merasa terbantu dengan adanya layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara para pengasuh memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi anak-anak. Dukungan fasilitas tumbuh kembang dan pemantauan perkembangan anak secara berkala juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga.</p>Wendi berharap Program TAMASYA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.</p>"Ke depan, kami berharap Program TAMASYA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas, PGN ingin turut membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta tumbuh dalam lingkungan keluarga dan masyarakat yang lebih baik," tutupnya. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_2147_Mendukung-Pertumbuhan-Anak--PGN-Luncurkan-Program-TAMASYA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/6299/mendukung-pertumbuhan-anak-pgn-luncurkan-program-tamasya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PPN Kilang Dumai Lakukan Aksi Hijaukan Bumi Bersihkan Kotaku</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 21:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PPN Kilang Dumai Lakukan Aksi Hijaukan Bumi Bersihkan Kotaku]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai &mdash  Dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026,  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai &mdash;  Dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026,  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) mengambil peran nyata dalam aksi penghijauan lingkungan lewat aksi penanaman pohon di sekitaran kawasan Stadion Wan Dahlan, Kota Dumai pada Sabtu (6/7) dan di pekarangan kantor Pertamina Kilang Dumai.</p>
<br>Kegiatan penanaman di Stadion Utama Wan Dahlan diinisiasi oleh Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FORMAPEL) Kota Dumai yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, komunitas lingkungan, perusahaan, serta masyarakat. </p>Mengusung tema &quot;Hijaukan Bumi Bersih Kotaku Menuju Dumai Asri&quot;, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan fungsi dan kualitas salah satu ruang terbuka hijau tersebut.</p>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut berkontribusi menyukseskan kegiatan sekaligus memberikan dukungan 500 bibit pohon Tabebuya yang ditanam oleh seluruh peserta. Bibit pohon yang diberikan terdapat lima jenis, yakni  Tabebuya, Mahoni, Trembesi, Ketapang Kencana, dan Bintaro. Kelima bibit pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis melalui peningkatan kualitas udara, penyerapan emisi karbon, serta menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan nyaman bagi masyarakat sehingga cocok dengan karakter iklim di Dumai yang cenderung panas.</p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa partisipasi Kilang Dumai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Perusahaan dalam mendukung gerakan aksi pelestarian lingkungan yang ada di Kota Dumai, baik oleh pemangku kepentingan maupun elemen masyarakat.</p>&quot;Kegiatan seperti ini penting dan sangat kita dukung, karena ini berimplikasi pada upaya langkah kita dalam menjawab tantangan perubahan iklim hari ini untuk masa depan generasi mendatang. Pada akhirnya ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tapi juga menjadi contoh dan motivasi bagi kita semua, termasuk anak-anak untuk semakin peduli dengan lingkungan sekitar dan keberlanjutannya&quot;  ujar Muhammad Rum.</p>Ketua FORMAPEL Kota Dumai, Firdaus, turut menyampaikan apresiasinya  kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.</p>Tak hanya lewat kegiatan tersebut, sebelumnya aksi serupa juga dilakukan oleh Kilang Dumai juga melakukan aksi serupa dengan pada rangkaian kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba pada 8 Juni 2026. Pada kesempatan tersebut I Ketut Laba bersama jajaran Manajemen Kilang Dumai melakukan aksi penanaman pohon di sekitar area perkantoran Main Office Kilang Dumai. </p>Aksi ini menegaskan komitmen berkelanjutan Pertamina dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan aksi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi. Selain itu, kegiatan penghijauan ini juga merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.***(rls)<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4041_PPN-Kilang-Dumai-Lakukan-Aksi-Hijaukan-Bumi-Bersihkan-Kotaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6298/ppn-kilang-dumai-lakukan-aksi-hijaukan-bumi-bersihkan-kotaku/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kolaborasi KPPBC dan Polres Dumai Gagalkan Sabu Senilai Rp31 Miliar</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 14:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kolaborasi KPPBC dan Polres Dumai Gagalkan Sabu Senilai Rp31 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Kolaborasi antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) dan Polres Dumai dari Mei hingga Juni 2]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Kolaborasi antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) dan Polres Dumai dari Mei hingga Juni 2026 mengamankan sabu sekitar 32 kg diareal pelabuhan Dumai atau senilai Rp31 miliar.</p>
<p>Lain itu petugas juga mengamankan sebanyak 4 tersangka.</p>
<p>Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang, Rabu (17/06/2026) menjelaskan penangkapan berawal pada Minggu 07 Juni 2026 sekira jam 23.30 wib, Pihak Bea dan Cukai Kota Dumai menghubungi Kasat Narkoba Polres Dumai, menginformasikan bahwasanya Kapal Patroli Bea dan Cukai Kota Dumai mengamankan 1 kapal barang dan seorang laki-laki yang diduga membawa narkotika jenis sabu.</p>
<p>Team Opsnal Unit 2 Sat Narkoba Polres Dumai langsung menuju Pelabuhan Dermaga Kota Dumai yang dan menunggu di DermagaPelabuhan tersebut, lalu, Senin 08 Juni 2026 sekira jam 03.00 wib, pihak Bea Cukai Dumai menyerahkan seseorang SU selaku kapten kapal beserta barang bukti 1 kotak kardus diduga berisikan 26 bungkus teh cina warna hijau.</p>
<p>Selanjutnya tim opsnal melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap orang yang akan menjemput 26 bungkus teh cina warna hijau diduga Narkotika bukan tanaman jenis shabu tersebut kemudian setelah dipancing dengan cara menghubungi SU, maka pukul 07.00 WIB diamankan seseorang diduga sebagai penjemput yakni BA di sekitar Jalan Datuk Laksamana Kota Dumai dan setelah itu tim opsnal sat narkoba polres dumai melakukan pengembangan terhadap pemilik dari 26 bungkus teh cina warna hijau berisikan diduga narkotika.</p>
<p>Menurut keterangan BA bahwa pemilik dari 26 bungkus teh cina warna hijau AK yang berada di Pulau Rupat dan kemudian selanjutnya tim opsnal langsung melakukan pengejaran dan pencarian terhadap AK hingga akhirnya pada sekira jam 17.00 wib pelaku diamankan dirumahnya di Jalan Pelajar RT/RW 006/002 Desa Kadur, Rupat Utara, Bengkalis.</p>
<p>Dengan disitanya Narkotika Jenis Shabu sebanyak 27.238,61 Gram tersebut yang bernilai sekitar Rp26 Milyar maka jiwa manusia yang dapat<br>diselamatkan yaitu sebanyak + 136.000 orang.Penangkapan di sekitar wilayah perairan didepan kawasan Pelabuhan Dermaga Kota Dumai dengan tersangka SU (44) jenis Laki-Laki, pekerjaan Wiraswasta atau Kapten Kapal. </p>
<p>AK (52) Suku Tionghoa, BA (47)pekerjaan Wiraswasta.Barang bukti yang diamankan 26 bungkus teh cina warna hijau, 1 buah kotak kardus. 1 unit Handphone Merk VIVO warna silver. 1 unit Kapal KLM PINISI INDAH GT.169 / NT.135 No.275/Na disita dari sdr. SU, 1 unit Handphone Merk VIVO warna abu-abu disita dari BA, 1 unit Handphone Merk REDMI warna hitam disita dari AK.Selanjutnya pada 16 Mei 2026 petugas BC juga mengamankan  A.M datang dari Malaysia hendak menuju Ace melewati pelabuhan penumpang Dumai.<br></p>
<p>Petugas mencurigai barang yang dibawa berupa 1 kardus merek MBE.Ketika diperiksa didapati 5 kotak coconut sugar dan 2 bungkus Milo. Selanjutnya 5 buah kotak coconut dibuka berisikan narkoba. Ketika dintrogasi AM mengaku bahwasannya barang tersebut milik SB untuk dibawa ke Aceh dengan ongkos 140 ringgit. </p>
<p>Ketika ditimbang barang bukti seberat 5094,07 GRAM atau senilai Rp 5 miliar dengan tersangka A.M (27) warga Aceh.Jumlah tangkapan dari tanggal 7 Juni dan 16 Mei diamankan sebanyak 32 kilogram narkotika dengan nilai sekitar Rp31 miliar lebih dengan empat tersangka. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9233_Kolaborasi-KPPBC-dan-Polres-Dumai-Gagalkan-Sabu-Senilai-Rp31-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6297/kolaborasi-kppbc-dan-polres-dumai-gagalkan-sabu-senilai-rp31-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korban Dihabisi Suami Karena Cemburu, Polisi Temukan 21 Luka Bacokan</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korban Dihabisi Suami Karena Cemburu, Polisi Temukan 21 Luka Bacokan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Kasus pembunuhan yang terjadi di lahan milik PT PHR di Jalan Abdul Rabhkan, Bukit Timah, Dumai Selatan yang men]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Kasus pembunuhan yang terjadi di lahan milik PT PHR di Jalan Abdul Rabhkan, Bukit Timah, Dumai Selatan yang menewaskan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Nursafika (30) ditangan suami sirinya Rizal alias Ijal Bin Amri (23) terjadi karena api cemburu.</p>Akibat bacokan sebilah parang yang sudah kondisi berkarat korban menghebuskan napas terakhir di lokasi kejadian dengan kondisi setengah terlungkup mengenakan baju pink dan rok hijau.</p>Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang saat menggelar konfrensi pers, Rabu (17/06/2026) di Mapolres Dumai didampingi Kasi Humas AKP Zaini Waluyo, KBO Reskrim, Dokter Forensik dan Kanit Pidum menjelaskan modus operandi pelaku melakukan pembunuhan terhadap istrinya karena cemburu karena korban berada di rumah mantan suami.</p>Pelaku merupakan suami siri membacok korban sebanyak 21 kali menggunakan sebilah parang ke bagian wajah secara berulang kali, bagian kepala, lengan kanan bawah, jari putus.</p>Kapolres juga menjelaskan setelah dilakukan USG terhadap korban dinyatakan tidak dalam kondisi hamil. "Kita luruskan pemberitaan netizen bahwasannya korban tidak hamil,"katanya lagi.</p>Lanjut kapolres, motif tersangka melakukan pembunuhan karena tersangka sakit hati karena pada hari Selasa 9 Juni 2026 tersangka menghubungi korban, tapi korban tidak mau pulang yang mana pada saat itu korban berada di rumah mantan suaminya.</p>Korban telah menikah siri dengan tersangka sekitar bulan November 2025 dna tinggal di Jalan Abdul Rabhkan, sedangkan antara tersangka dan korban baru tinggal di lokasi kejadian atau pondok milik Ucok sejak 2 Juni 2026.</p>Diperkirakan korban sudah dibunuh sekitar 9 jam sejak jasadnya ditemukan pukul 19.00 WIB, Rabu 10 Juni 2026.</p>"Kita mendapat laporan dari masyarakat ditemukan korban sudah tergeletak berlumuran darah di lokasi kejadian RT 006 Kelurahan Bukit Timah.</p>Kamis 11 Juni 2026 sekira pukul 10.30 WIB tante korban membuat laporan polisi.</p>Menindaklanjuti laporan tersebut Kasat Reskrim I Putu Adi Juniwinata melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku R berada di Panipahan, Rokanhilir.</p>"Kita berkoordinasi dengan Kapolsek Panipahan Polres rohil kemudian video call dengan orang tua pelaku. Sejalan dengan itu, tim reskrim Polres Dumai berangkat ke Panipahan, Kamis 11 Juni 2026 sesampainya di Rohil pelaku sudah diamankan di rumahnya atau disearahkan oleh pihak keluarga,"kata kapolres lagi.</p>Jumat 12 Juni 2026 kapolsek Panipahan menyerahkan pelaku kepada tim Opsnal dan penyidik yang telah menunggu di Pelabuhan Oliong, Bagan Hulu Kecamatan Bangko, Rohil.</p>Pelaku mengakui perbuatannya membunuh istrinya dengan barang bukti diamankan satu helai baju warna meah dengan bercak darah, satu rok panjang warna hijau, satu parang dengan gagang hitam dan satu unit sepeda motor merek Honda Vario warna hitam.</p>Pelaku dikenakan pasal 459 tentang pembunuhan berencana atau pasal 458 tentang pembunuhan.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_2945_Korban-Dihabisi-Suami-Karena-Cemburu--Polisi-Temukan-21-Luka-Bacokan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6296/korban-dihabisi-suami-karena-cemburu-polisi-temukan-21-luka-bacokan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nilai Tangkapan Ratusan Miliar, Penyelundup Narkoba Asal Bengkalis Diringkus</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 09:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nilai Tangkapan Ratusan Miliar, Penyelundup Narkoba Asal Bengkalis Diringkus]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Upaya perlindungan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika mencatat keberhasilan besar. Bareskrim Polri berhasil mence]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Upaya perlindungan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika mencatat keberhasilan besar. Bareskrim Polri berhasil mencegah masuknya barang haram bernilai total Rp 137.480.562.000 ke lingkungan sosial masyarakat.</p>Langkah nyata ini dibuktikan dengan tertangkapnya Indra Bayu dan Solihin, Selasa (16/6/2026) di Kabupaten Bengkalis, Riau. Keduanya merupakan buronan kasus peredaran 48 kg sabu, 15 kg ketamin, serta 20.000 butir ekstasi.</p>Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menggarisbawahi dampak sosial dari pengungkapan kasus ini. Penyitaan tersebut mencegah lahirnya ribuan korban baru.</p>"Selain itu, diperkirakan jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika tersebut sebanyak kurang lebih 314.466 jiwa," ujar Brigjen Eko Hadi Santoso.</p>Ancaman masif ini berawal dari awal Mei 2026 ketika Nabil (kini berstatus DPO bersama Erwin, Atuk Ham, dan WN Malaysia bernama WAN) merekrut Indra Bayu untuk mengambil 45 bungkus sabu.</p>Brigjen Eko Hadi Santoso menuturkan permufakatan jahat tersebut. "Sekitar pertengahan Mei 2026, Indra Bayu meminta Solihin untuk mencarikan dan menyewa speed boat yang akan digunakan dalam kegiatan penyelundupan narkotika tersebut. Kepada Solihin disampaikan bahwa speed boat tersebut akan digunakan oleh Indra Bayu, Erwin, dan Nabil untuk mengambil narkotika jenis sabu dari Malaysia menuju Indonesia. Atas bantuannya tersebut, Solihin dijanjikan upah sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah)," jelasnya.</p>Setelah menyerahkan dana Rp 30.500.000, 15 Mei 2026, Solihin memberikan perahu cepat di Sungai Muntai, Kabupaten Bengkalis.</p>Tanggal 17 Mei 2026, Indra, Erwin, dan Nabil berlayar ke Batu Pahat, Sungai Panjang, Malaysia. Sehari kemudian, mereka menjemput 2 kardus warna hitam seberat 64 kilogram. Aksi nekat ini tercium petugas saat memasuki batas perairan, 18 Mei 2026.</p>"Karena takut ditangkap, mereka memutuskan untuk menceburkan diri ke laut dan melarikan diri melalui kawasan hutan bakau, dengan meninggalkan speed boat beserta 2 (dua) kardus yang berisi narkotika," urai Brigjen Eko Hadi Santoso.</p>Pihak kepolisian tidak membiarkan para pelaku menikmati udara bebas terlalu lama demi menjaga ketertiban masyarakat.</p>"Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, tanggal 15 Juni 2026, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan DPO atas nama Indra Bayu yang diduga terlibat dalam perkara penyelundupan narkotika tersebut," papar Brigjen Eko Hadi Santoso.<br></p>
Selasa (16/6/2026) pukul 00.05 WIB, rumah orang tua target di Desa Muntai, Kecamatan Bantan diawasi ketat.<br></p>
"Berdasarkan informasi tersebut, tim melakukan profiling dan pemantauan di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian target. Sekitar pukul 02.30 WIB, tim berhasil mengamankan Indra Bayu," sambungnya.<br></p>
Setengah jam berselang, petugas mengamankan penyedia perahu. "Berdasarkan keterangan tersebut, sekitar pukul 03.00 WIB, tim bergerak menuju rumah Solihin dan berhasil mengamankan yang bersangkutan," ungkap Brigjen Eko Hadi Santoso.<br></p>
Dengan tertangkapnya kedua tersangka, aparat keamanan membuktikan komitmen tanpa lelah untuk memutus rantai peredaran obat terlarang demi menyelamatkan ratusan ribu generasi bangsa. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4374_Nilai-Tangkapan-Ratusan-Miliar--Penyelundup-Narkoba-Asal-Bengkalis-Diringkus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6295/nilai-tangkapan-ratusan-miliar-penyelundup-narkoba-asal-bengkalis-diringkus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kosan, Kondisi Badan Memerah dan Membiru</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 08:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kosan, Kondisi Badan Memerah dan Membiru]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Warga Perumahan Kutilang Permai, Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pek]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru --Warga Perumahan Kutilang Permai, Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswi yang meninggal dunia di kamar kosnya, Selasa (16/6/2026) sore.</p>Korban diketahui berinisial AR (22), seorang mahasiswi yang tinggal di salah satu kamar kos di lantai dua rumah tersebut.</p>Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB oleh teman korban, Ghina Salsabila Putri (22), yang datang ke lokasi untuk mengambil kacamata renang miliknya.</p>Saat tiba di kos, saksi sempat memanggil korban dan menghubunginya melalui telepon seluler.</p>Namun, tidak ada respons yang diterima. Karena curiga, saksi kemudian naik ke lantai dua menuju kamar korban.</p>"Sesampainya di depan kamar, pintu dalam keadaan tertutup dan terkunci. Korban dipanggil berulang kali namun tidak ada jawaban," ujar Kompol Nusirwan.</p>Saksi kemudian mencoba masuk melalui akses belakang. Saat berhasil menjangkau pintu belakang kamar yang dalam keadaan terbuka, ia terkejut melihat korban tergeletak telungkup di lantai.</p>Korban terlihat tidak bergerak dengan tangan kanan mengepal di dekat mulut. Selain itu, wajah, tangan, dan kaki korban tampak membiru kemerahan.</p>Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan penghuni kos lainnya, Hera Sulistyaningsih (20). Keduanya kemudian menghubungi Ketua RT setempat, Ahmad Dasila (55).</p>Setelah dilakukan pengecekan bersama, korban dipastikan telah meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.</p>Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Binawidya bersama Tim Inafis Polresta Pekanbaru langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana atau kekerasan.</p>"Untuk sementara penyebab kematian diduga karena sakit," kata Nusirwan.</p>Karena posisi kamar berada di lantai dua dan akses evakuasi cukup sulit, jenazah baru dapat dibawa pihak keluarga ke rumah duka sekitar pukul 19.30 WIB.</p>Pihak keluarga juga menyatakan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan luar maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan secara resmi. *** riau aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_8603_Mahasiswi-Ditemukan-Meninggal-di-Kosan--Kondisi-Badan-Memerah-dan-Membiru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6294/mahasiswi-ditemukan-meninggal-di-kosan-kondisi-badan-memerah-dan-membiru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling Kuningan Kelenteng di Bagansiapi-api Pelaku Ditangkap di Kontrakan Dumai</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 20:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling Kuningan Kelenteng di Bagansiapi-api Pelaku Ditangkap di Kontrakan Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Polres Rokan Hilir mengungkap kasus pencurian lima unit hiolo atau tempat pembakaran dupa di Kelenteng Hai Cuking, Sung]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Polres Rokan Hilir mengungkap kasus pencurian lima unit hiolo atau tempat pembakaran dupa di Kelenteng Hai Cuking, Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, yang menyebabkan kerugian mencapai Rp150 juta.</p>Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, dalam konferensi pers yang digelar di Aula Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir, Selasa (16/6/2026) pukul 17.00 WIB.</p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kris Tofel, Kasi Humas Polres Rokan Hilir Ipda Didi Sofyan, personel Satreskrim, serta sejumlah awak media.</p>Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan polisi nomor LP/B/12/VI/2026/SPKT/Polsek Sinaboi/Polres Rohil/Polda Riau tertanggal 9 Juni 2026.</p>Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Kelenteng Hai Cuking di Sungai Bakau mengalami pencurian lima unit hiolo dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.</p>Setelah menerima laporan, tim gabungan Satreskrim Polres Rokan Hilir, Satintelkam Polres Rokan Hilir, Unit Reskrim Polsek Sinaboi dan Unit Reskrim Polsek Bangko melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.</p>Pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 10.23 WIB, tim berhasil mengamankan seorang pelaku bernama Supriadi alias Supri (48), yang berperan sebagai pemantau, di sebuah rumah kontrakan di Kota Dumai.</p>Sehari kemudian, Sabtu (13/6/2026), polisi kembali menangkap Darwin Aziz alias Ewin (25) di lokasi kontrakannya di Dumai.</p>Pengembangan kasus terus dilakukan hingga pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku utama, Mardiansyah Putra alias Putra (26), di rumah kerabatnya di kawasan Panam, Pekanbaru.</p>Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui telah mencuri lima unit hiolo dari Kelenteng Hai Cuking.</p>"Barang hasil curian tersebut diketahui telah dijual ke wilayah Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis," ungkap Isa.</p>Ketiga tersangka kini telah diamankan dan menjalani proses hukum. Mereka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>Kapolres AKBP Isa menegaskan bahwa ini merupakan bentuk transparansi Polri kepada masyarakat dalam penanganan setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Rokan Hilir.</p>"Selain memberikan informasi kepada publik, pengungkapan kasus ini juga diharapkan menjadi edukasi hukum sekaligus peringatan keras bagi para pelaku kejahatan agar tidak melakukan tindakan serupa," ujarnya.</p>Polres Rokan Hilir juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan masing-masing. "Jika ada hal-hal yang mencurigakan ataupun berhubungan dengan kriminalitas bisa melaporkan melalui layanan call center Polri 110," tutupnya. ***(RA/ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4471_Maling-Kuningan-Kelenteng-di-Bagansiapi-api-Pelaku-Ditangkap-di-Kontrakan-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6293/maling-kuningan-kelenteng-di-bagansiapiapi-pelaku-ditangkap-di-kontrakan-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima Tim Asia Belum ada yang Tumbang di Piala Dunia 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 18:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima Tim Asia Belum ada yang Tumbang di Piala Dunia 2026]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Sebanyak lima tim Asia sudah menjalani laga di Piala Dunia 2026. Hasilnya, belum ada tim dari Benua Kuning yang tumbang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Sebanyak lima tim Asia sudah menjalani laga di Piala Dunia 2026. Hasilnya, belum ada tim dari Benua Kuning yang tumbang di pesta sepakbola sejagat.<br></p>
Piala Dunia 2026 sudah memainkan pertandingan sampai Grup H. Korea Selatan menjadi tim Asia pertama yang berlaga.</p>
Taegeuk Warriors bermain bagus saat melawan Republik Ceko. Di Estadio Akron pada 12 Juni 2026, mereka memetik kemenangan 2-1.</p>
Sehari berselang, Qatar mencatatkan sejarah di Piala Dunia. The Maroons menahan Swiss 1-1 untuk meraih poin pertama di sepanjang sejarah berpartisipasi di Piala Dunia.</p>
Jepang memaksa Belanda harus puas berbagi satu angka. Blue Samurai bermain imbang 2-2 dengan De Oranje saat bertanding di AT&T Stadium pada 15 Juni 2026. Gol dari Daichi Kamada pada menit ke-88 yang membuat kedudukan menjadi imbang.</p>
Arab Saudi dan Iran juga menorehkan hasil imbang di Piala Dunia 2026 pada Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Arab Saudi seri melawan Uruguay dengan skor 1-1. Sementara itu, Iran bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru.</p>
Masih ada tiga tim Asia yang belum bermain. Irak, Yordania, dan Uzbekistan baru akan bertanding. Jadwal mereka bisa dilihat di bawah ini.</p>
Hasil Tim-tim Asia di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini<br>1. Korea Selatan 2-1 Republik Ceko</p>
2. Qatar 1-1 Swiss</p>
3. Belanda 2-2 Jepang</p>
4. Iran 2-2 Selandia Baru</p>
5. Arab Saudi 1-1 Uruguay</p>
Belum Main<br>1. Irak vs Norwegia - 17 Juni 2026</p>
2. Austria vs Yordania - 17 Juni 2026</p>
3. Uzbekistan vs Kolombia - 18 Juni 2026. *** (cas/detik/mrp)</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9486_Lima-Tim-Asia-Belum-ada-yang-Tumbang-di-Piala-Dunia-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/6292/lima-tim-asia-belum-ada-yang-tumbang-di-piala-dunia-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini dan Rabu Pagi</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 18:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini dan Rabu Pagi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Jadwal Piala Dunia 2026 masih mainkan laga pertama di tiap grup. Dini hari nanti Prancis main, besok pagi Argentina mai]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Jadwal Piala Dunia 2026 masih mainkan laga pertama di tiap grup. Dini hari nanti Prancis main, besok pagi Argentina main!<br>Piala Dunia 2026 akan menyajikan empat laga pada Rabu (17/6) dini hari WIB sampai pagi hari WIB. Dua laga di Grup I dan dua laga di Grup J, sama-sama laga perdana.</p>Rabu (17/6) pukul 02.00 WIB akan main Prancis vs Senegal. Laga yang sarat sejarah, kedua tim baru ketemu sekali di Piala Dunia pada edisi 2002 dan Senegal menang 1-0.</p>Tentu, kali ini kondisi kedua tim berbeda. Akankah Mbappe dkk bisa amankan tiga poin, atau kembali Senegal kasih kejutan?</p>Setelah itu, ada Irak vs Norwegia di pukul 05.00 WIB. Tiga jam kemudian, dari Grup J ada Argentina vs Aljazair.</p>Di atas kertas, Tim Tango yang merupakan juara bertahan jelas jadi unggulan. Aljazair yang main lagi di Piala Dunia setelah absen 12 tahun, siap berikan perlawanan ketat.</p>Lalu di pukul 11.00 WIB ada Austria vs Yordania. Yordania sang tim debutan, mampukah mencuri panggung?</p>Jadwal Piala Dunia 2026 malam ini dan besok pagi<br>Rabu (17/6)</p>Pukul 02.00 WIB<br>Prancis vs Senegal di New York New Jersey Stadium</p>Pukul 05.00 WIB<br>Irak vs Norwegia di Boston Stadium</p>Pukul 08.00 WIB<br>Argentina vs Aljazair di Kansas City Stadium</p>Pukul 11.00 WIB<br>Austria vs Yordania di San Francisco Bay Area Stadium.*** (aff/detik/mrp)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4166_Jadwal-Piala-Dunia-2026-Malam-Ini-dan-Rabu-Pagi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/6291/jadwal-piala-dunia-2026-malam-ini-dan-rabu-pagi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disidang MK, Guru dan Orang Tua Curhat Gara-gara MBG Kesejahteraannya Berkurang</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 07:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disidang MK, Guru dan Orang Tua Curhat Gara-gara MBG Kesejahteraannya Berkurang]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan gugatan terkait anggaran pendidikan untuk program makan bergizi grat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan gugatan terkait anggaran pendidikan untuk program makan bergizi gratis (MBG) dalam APBN 2026. Dalam sidang tersebut, guru dan orang tua murid penerima MBG curhat tentang persoalan pelaksanaan MBG.<br></p>
Sidang perkara nomor 40/PUU-XXIV/2026, 52/PUU-XXIV/2026, dan 55/PUU-XXIV/2026 itu digelar di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Guru sejarah Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah Pondok Pesantren Yayasan Said Aqil Siroj (SAS) yang juga Kepala Bidang Advokasi Guru dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, serta ibu murid penerima MBG, Rika Iffati Farihah, hadir sebagai saksi dari pihak pemohon.</p>Iman awalnya menceritakan dampak yang dirasakan guru setelah program MBG berjalan. Dia mengatakan terjadi pemutusan hubungan kerja secara massal terhadap guru honorer dan guru P3K yang dianggap sudah sejahtera setelah ada MBG.</p>"Singkatnya adalah bahwa ini semua jenis guru itu terdampak dari MBG," uhar Iman.</p>Iman mengaku melakukan survei ke 239 guru dengan hasil ada 92 guru yang merasa beban kerjanya meningkat dan waktu belajar berkurang setelah ada MBG. Dia mengatakan keluhan lain ialah penghasilan tidak mencukupi, keterlambatan gaji, fasilitas pendidikan berkurang, tunjangan terlambat, kesempatan diangkat P3K tidak ada.</p>"Jadi dari survei tersebut, kemudian ada beberapa tema utama yang dinyatakan oleh teman-teman guru, ketidakpastian karier guru, kesejahteraan menurun, pemotongan tunjangan, anggaran pendidikan berkurang, beban kerja meningkat, ketimpangan kebijakan, dampak psikologis. Apa yang dikatakan oleh guru? &#039;Saya ragu melanjutkan karier sebagai guru&#039;. Saya kurasi dari ratusan tersebut jadi 11 lah," ujarnya.</p>Iman mengatakan juga menyebut ada temuan jam tambahan mengajar guru SMA P3K paruh waktu tidak dibayarkan, tugas sebagai wali kelas tidak mendapatkan honor, dan peran sebagai pembina kegiatan tidak memperoleh kompensasi. Dia juga menyebut ada temuan guru P3K yang membanding-bandingkan honor dengan pendapatan pegawai SPPG.</p>"Ada banyak lagi guru SD di Banyuwangi, Jawa Timur, P3K paruh waktu mengatakan begini, ini harus saya sampaikan karena ini kesaksian bukan kata-kata saya, &#039;Saya sebagai guru yang sekarang baru diangkat P3K paruh waktu sungguh sangat resah akan keberlanjutan status saya. Apalagi jumlah gaji yang diterima saya sebagai P3K paruh waktu sangatlah rendah. Akhirnya mau tidak mau saya membandingkan jumlah pendapatan yang diperoleh petugas SPPG," tuturnya.</p>Iman mengatakan mayoritas responden survei menyatakan pelaksanaan MBG berdampak pada terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebagian responden menyoroti kualitas menu MBG sehingga menyebabkan banyak makanan tidak dikonsumsi oleh siswa.</p>"Dampak yang paling banyak disebut adalah berkurangnya jam efektif karena proses distribusi, pengambilan, pengembalian wadah, yang ini bertentangan sekali dengan Undang-Undang Guru dan Dosen, sering kali berlangsung pada saat jam pelajaran," ujarnya.</p>Iman mengatakan banyak responden yang juga menyampaikan program MBG menambah beban guru karena mereka harus terlibat dalam proses pembagian makanan, menghitung jumlah paket, hingga memastikan pembagian wadah makanan. Dia mengatakan pengajuan uji materi di MK ini merupakan upaya untuk mengevaluasi anggaran kesejahteraan guru.</p>Curhatan Ortu Murid Penerima MBG</p>Rika, yang merupakan ibu dari dua anak yang menerima MBG di Sleman, mengaku diminta tak melakukan komplain di media sosial terkait MBG. Dia mengaku diminta menyampaikan komplain langsung ke SPPG atau pihak sekolah.</p>"Sekolah ini menerima MBG bahkan tanpa konsultasi dengan kami sebagai wali murid ya. Jadi tahu-tahu saja ada pemberitahuan bahwa sekolah akan menerima MBG. Kami tidak dimintai persetujuan. Beberapa waktu kemudian, setelah MBG mulai berjalan, terus mulai ada banyak berita miring ya. Ada keracunan, ada masalah-masalah. Kembali pihak sekolah memberitahu kami bahwa kami tidak boleh menyampaikan keluhan itu ke medsos tapi harus melalui pihak sekolah atau pihak SPPG-nya," ujarnya.</p>Rika mempertanyakan apa pentingnya MBG di semua daerah dengan tingkat ekonomi yang berbeda. Dia mengaku tak masalah jika MBG diberikan untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Rika juga menyoroti selera makanan anak berbeda dan tidak bisa disamakan dengan satu menu. Dia mengatakan banyak anak yang justru tidak memakan menu MBG, sehingga malah menyebabkan sampah.</p>"Jadi itu agak aneh karena anaknya tidak sekolah tapi kami harus datang ke sekolah untuk mengambil MBG. Ini kan merepotkan ya apalagi misalnya yang memang sedang liburan ke luar kota. Jadi kadang-kadang akhirnya sering sekali tidak dimakan juga, tidak diambil, entah bagaimana sekolah kemudian harus mengurusi soal waste itu, soal sampah itu," ujarnya.</p>Rika kemudian menyoroti menu selingan MBG yang dianggapnya tidak sehat hingga banyaknya kemasan plastik dalam makanan tersebut. Rika menilai anggaran besar MBG lebih baik digunakan untuk peningkatan kesejahteraan guru, menambah buku perpustakaan hingga perbaikan ruangan kelas. Sebagai orang tua murid, dia merasa tidak diuntungkan dengan keberadaan MBG.</p>"Jadi kami merasa tidak diuntungkan oleh MBG. MBG tidak berpengaruh positif pada para penerimanya termasuk anak-anak kami. Malah cenderung negatif karena mereka akhirnya ketakutan keracunan, mereka juga kemudian terbiasa dengan makanan-makanan ultra processed food dan sebagainya," ujarnya. ***detik</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9979_Disidang-MK--Guru-dan-Orang-Tua-Curhat-Gara-gara-MBG-Kesejahteraannya-Berkurang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6290/disidang-mk-guru-dan-orang-tua-curhat-garagara-mbg-kesejahteraannya-berkurang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ini Penyebab Mahasiswa UGM Sekeluarga Tewas dalam Tenda Kamping</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 06:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ini Penyebab Mahasiswa UGM Sekeluarga Tewas dalam Tenda Kamping]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Penyebab mahasiswa UGM dan keluarganya tewas di dalam tenda saat kamping di Taman Wisata Alam Posong, Temanggung, Jawa ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Penyebab mahasiswa UGM dan keluarganya tewas di dalam tenda saat kamping di Taman Wisata Alam Posong, Temanggung, Jawa Tengah, kini terungkap. Mereka tewas akibat paparan gas karbon monoksida (CO) dari tungku briket atau arang yang berada di dalam tenda yang tertutup.<br></p>
Dilansir detikjateng, Senin (15/6/2026), keempat korban yakni Muhammad Ali Munawar atau MAM (52), Alvino Evan Hakim atau AEH (17) dan Bagas Amar Hakiki atau BAH (21) yang merupakan laki-laki, serta seorang perempuan berinisial Maghfirah atau M (43).</p>Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan tungku dari tanah liat itu sebenarnya untuk penghangat badan. Namun, dari bukti foto diketahui korban membakar pisang di atas tungku.</p>"Tujuannya untuk penghangat. Namun dalam foto-foto korban, dalam handphone korban didapati korban menggunakan ini untuk membakar pisang. Kita tampilkan tadi, di atas tungku korban meletakkan pisang mungkin membuat pisang bakar," kata Zamrul saat konferensi pers di Mapolda Jateng.</p>Lebih lanjut, Kasubbid Kimbio Bid Labfor Polda Jateng AKBP Ibnu Sutarto menyampaikan pihaknya telah melakukan simulasi di lokasi kejadian. Uji pertama dilakukan dengan melakukan pembakaran di teras tenda dengan pintu tenda terbuka.</p>"Itu di dalam dalam kurun waktu sekitar satu jam dengan posisi pembakaran di luar ruangan itu dalam ruangan sudah terdeteksi setiap kenaikan lima menit kita pantau, sampai satu jam itu sudah mencapai 200 lebih ppm CO-nya (karbon monoksida)," ucap Ibnu.</p>"Kurang lebih satu jam juga di dalam tenda terdeteksi sekitar 2.000 ppm kondisi udara di dalam tenda mengandung gas CO. Dari situ kita juga yakin kalau sumber gas yang meracuni itu korban adalah dari arang yang untuk pembakarannya," lanjut dia. *** (fas/detik/maa)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_1073_Ini-Penyebab-Mahasiswa-UGM-Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda-Kamping.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6289/ini-penyebab-mahasiswa-ugm-sekeluarga-tewas-dalam-tenda-kamping/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Bengkalis Buru Buronan Perambahan Kawasan Hutan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Bengkalis Buru Buronan Perambahan Kawasan Hutan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis telah menetapkan tiga terpidana kasus perambahan kawasan hutan masuk da]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis telah menetapkan tiga terpidana kasus perambahan kawasan hutan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>Ketiganya hingga kini belum berhasil dieksekusi meski telah divonis bersalah dan putusannya berkekuatan hukum tetap (inkrah).</p>Ketiga buronan tersebut masing-masing Novrianto alias Bombeng, Muhammad Yusuf alias Usuf, dan Paijo Riswandi.</p>Informasi yang dihimpun Riauaktual.com, dari ketiga DPO tersebut salah satunya diketahui pemilih salah satu hotel di Pekanbaru, yakni Bombeng.</p>Penetapan status DPO dilakukan berdasarkan surat yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis pada Juni 2026.</p>Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Wahyu Ibrahim mengatakan, pihaknya terus melakukan pencarian terhadap ketiga terpidana yang dinilai kerap menghindari upaya penegakan hukum.</p>"Ketiga terpidana ini dikenal sangat licik dalam menghindari pengejaran aparat kejaksaan, terutama Novrianto alias Bombeng bersama dua rekannya," kata Wahyu kepada wartawan, Senin (15/6/2026).</p>Menurut Wahyu, ketiganya terbukti melakukan tindak pidana kehutanan dengan cara menguasai, menggunakan, mengerjakan, serta menduduki kawasan hutan negara secara tidak sah di wilayah Kabupaten Bengkalis.</p>Hasil penyelidikan yang diperkuat keterangan ahli pemetaan menunjukkan bahwa lahan yang menjadi objek perkara berada di dalam kawasan hutan negara.</p>Berdasarkan hasil overlay titik koordinat dengan peta kawasan hutan Provinsi Riau sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.903/MENLHK/SETJEN/PLA.2/12/2016, seluruh area tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Tetap (HP).</p>Dalam perkara yang menjerat Paijo Riswandi, terpidana diketahui berperan sebagai penjual sekaligus perantara transaksi lahan di kawasan hutan.</p>Ia juga disebut menyewa alat berat untuk membuka kawasan hutan yang kemudian dialihfungsikan menjadi kebun kelapa sawit.</p>Meski mengetahui status lahan tersebut merupakan kawasan hutan produksi, aktivitas pembukaan lahan tetap dilakukan.</p>"Paijo Riswandi merupakan penjual lahan dan juga anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) dengan jabatan Panglima Muda," ungkap Wahyu.</p>Sementara itu, Novrianto alias Bombeng dan Muhammad Yusuf alias Usuf terbukti menguasai serta memanfaatkan kawasan hutan secara ilegal di area konsesi IUPHHK-HTI PT Balai Kayang Mandiri yang berada di Teluk Cina, Dusun Rumbai Jaya, Desa Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.</p>Aktivitas ilegal tersebut berlangsung cukup lama, yakni sejak pertengahan tahun 2018 hingga Agustus 2023.</p>"Untuk Novrianto alias Bombeng bersama Muhammad Yusuf alias Usuf terbukti menguasai dan memanfaatkan kawasan hutan secara ilegal di area konsesi IUPHHK-HTI PT Balai Kayang Mandiri," jelasnya.</p>Kasus yang menjerat Bombeng telah melewati seluruh tahapan peradilan. Mahkamah Agung melalui Putusan Kasasi Nomor 5030 K/Pid.Sus-LH/2025 menguatkan putusan Pengadilan Negeri Bengkalis Nomor 788/Pid.B/LH/2023/PN Bls yang sebelumnya juga diperkuat Pengadilan Tinggi Riau melalui Putusan Nomor 481/PID.B-LH/2024/PT PBR.</p>Dengan status putusan yang telah inkrah, Kejari Bengkalis menegaskan akan terus memburu ketiga terpidana hingga berhasil dieksekusi.</p>"Kami berharap peran aktif masyarakat. Jika mengetahui keberadaan mereka, segera laporkan kepada kejaksaan atau aparat penegak hukum terdekat agar putusan pengadilan dapat segera dilaksanakan," tegas Wahyu.</p>Kasus ini menjadi salah satu bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak praktik perambahan kawasan hutan yang selama ini menjadi ancaman terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Bengkalis. *** riau aktual</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9083_Kejari-Bengkalis-Buru-Buronan-Perambahan-Kawasan-Hutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6288/kejari-bengkalis-buru-buronan-perambahan-kawasan-hutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>