<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 06:43:23 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lagi, Dumai Kedatangan 31 PMI Deportasi dari Malaysia</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 06:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lagi, Dumai Kedatangan 31 PMI Deportasi dari Malaysia]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Sebagai kota pelabuhan strategis kota Dumai selain menjadi incaran para pencari kerja juga sebagai gerbang depo]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Sebagai kota pelabuhan strategis kota Dumai selain menjadi incaran para pencari kerja juga sebagai gerbang deportasi pekerja migran.</p>
Sebanyak 32 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia. Mereka juga telah tiba di Pelabuhan Dumai, Sabtu siang lalu dan saat ini tengah menunggu pemulangan ke daerah asal. </p>Para PMI tiba menggunakan kapal Indomal Imperial dan langsung menjalani serangkaian pemeriksaan oleh petugas setibanya di pelabuhan. Pemeriksaan meliputi verifikasi dokumen keimigrasian serta pengecekan kesehatan awal oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan. </p>Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh PMI dalam kondisi sehat tanpa keluhan. Dengan demikian, mereka dinyatakan layak untuk diproses lebih lanjut menuju pemulangan ke daerah asal masing-masing. </p>Penanganan berikutnya dilakukan oleh BP3MI Riau bersama P4MI Kota Dumai. Para PMI mendapatkan pendampingan berupa pendataan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga fasilitasi administrasi. </p>Selain itu, para PMI juga difasilitasi untuk melakukan registrasi IMEI perangkat komunikasi di Bea Cukai sebelum ditempatkan sementara di Rumah Ramah PMI Dumai. </p>Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menegaskan negara hadir untuk memastikan perlindungan terhadap PMI, termasuk mereka yang dipulangkan dari luar negeri. </p>"Setiap PMI yang dipulangkan tetap menjadi tanggung jawab negara. Kami memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang layak, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pendataan, hingga pemulangan ke daerah asal," ujar Fanny, kemarin. </p>Fanny juga mengingatkan masyarakat agar tidak bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural. Menurutnya, banyak persoalan yang dialami PMI berawal dari keberangkatan yang tidak sesuai aturan. </p>"Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan memilih jalur resmi untuk bekerja di luar negeri guna menghindari berbagai risiko," katanya. </p>Dari total 32 PMI tersebut, sebanyak 23 orang merupakan laki-laki dan 9 perempuan. Mayoritas berasal dari Sumatera Utara, disusul Aceh dan Riau. </p>Saat ini, seluruh PMI masih berada di Rumah Ramah PMI Dumai sembari menunggu proses pemulangan ke daerah masing-masing. Pemerintah pun terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal untuk mempercepat proses tersebut. ***(RA)</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4192_Lagi--Dumai-Kedatangan-31-PMI-Deportasi-dari-Malaysia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5986/lagi-dumai-kedatangan-31-pmi-deportasi-dari-malaysia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Uang Pemerasan Bupati Tulungagung untuk THR Forkopimda</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 06:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Uang Pemerasan Bupati Tulungagung untuk THR Forkopimda]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW) sebagai tersangka. Yang bersan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW) sebagai tersangka. Yang bersangkutan ditetapkan tersangka atas dugaan pemerasan terhadap 16 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau pejabat.<br></p>
Dirangkum detikcom, Minggu (12/4/2026), sebelum ditetapkan tersangka, Bupati Gatut terjaring OTT KPK pada Jumat (10/4) yang lalu. Saat itu, ia diamankan bersama total 18 orang.</p>Pada Sabtu (11/4) kemarin, KPK lalu hanya membawa total 13 orang ke Jakarta. Dari 13 orang yang dibawa ke Jakarta, ada Bupati Gatut Sunu dan adiknya yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro. Jatmiko turut dibawa ke Jakarta lantaran berada di lokasi yang sama bersama Bupati Gatut saat KPK melakukan OTT.</p>Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, KPK lalu menetapkan Bupati Gatut sebagai tersangka pemerasan 16 pejabat di Pemkab Tulungagung. Berikut ini fakta-fakta pemerasan yang dilakukan Bupati Gatut:</p>1. Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Tersangka<br>KPK telah menetapkan Bupatit Gatut sebagai tersangka dan langsung menahan yang bersangkutan. Tak cuma Bupati Gatut, ajudannya, Dwi Yoga Ambal (YOG), juga ditetapkan sebagai tersangka.</p>"KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan 2 orang tersangka," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/4).</p>Adapun 2 tersangka tersebut yakni Bupati Gatut dan ajudanya Dwi Yoga Ambal. Bupati Gatut pun langsung ditahan untuk 20 hari pertama.</p>"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para Tersangka untuk 20 hari pertama sejak 11-30 April 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK," jelas Asep.</p>2. Peran Ajudan<br>KPK lantas menjelaskan peran ajudan Bupati Gatut yang turut ditetapkan sebagai tersangka. Dwi Yoga Ambal berperan untuk menagih jatah ke para Kepala OPD layaknya penagih utang.</p>"Dalam proses pengumpulan &#039;jatah&#039;, GSW memerintahkan YOG untuk terus menagih kepada para OPD. Bagi OPD yang belum memberikan uang sesuai jumlah yang diminta GSW, maka akan terus ditagih, dan diperlakukan seperti halnya orang sedang &#039;berutang&#039;," ungkap Asep.</p>Asep menjelaskan, ajudan Bupati ini akan terus menagih uang ke Kepala OPD ketika Bupati Gatut sedang ada keperluan. Uang yang telah berhasil dikumpulkan itu biasa digunakan oleh Bupati Gatut untuk pembelian sepatu, berobat, jamuan makan, dan keperluan pribadi lainnya.</p>"ADC atau ajudan Bupati, berperan aktif mengupayakan pemenuhan permintaan tersebut dengan menghubungi dan menagih para kepala OPD saat GSW ada kebutuhan," jelas Asep.</p>3. 16 Pejabat Diancam Pakai Surat Pengunduran Diri<br>Kemudian, KPK mengungkap cara Bupati Gatut agar para pejabatnya di Pemkab Tulungagung menurutinya dan memberi uang seperti yang diminta. Bupati Gatut ternyata memakai surat pengunduran diri dari jabatan dan ASN.</p>"Pasca pelantikan tersebut, GSW meminta para pejabat menandatangani surat pernyataan mundur dari jabatan dan mundur dari ASN jika tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan," kata Asep.</p>Ia menyebut para pejabatnya juga diminta menandatangani surat pernyataan tanggung jawab atas pengelolaan anggaran di masing-masing satuan kerjanya. Guntur mengatakan surat pernyataan mundur dari jabatan dan ASN itu sengaja dibuat agar bisa menekan para pejabatnya.</p>"Surat pernyataan mundur dari jabatan dan mundur dari ASN tersebut sengaja tidak dicantumkan tanggal dan salinannya tidak diberikan kepada para pejabat tersebut. Dokumen ini kemudian diduga digunakan GSW sebagai sarana untuk mengendalikan sekaligus &#039;menekan&#039; para pejabat agar loyal dan menuruti setiap perintah GSW. Bagi yang tidak "tegak lurus" kepada Bupati, maka terancam dicopot dari jabatan atau bahkan mundur sebagai ASN," ucapnya.</p>4. Target Pemerasan Rp 5 M<br>Kemudian, KPK mengungkap bahwa Bupati Gatut memasang target pemerasan hingga Rp 5 miliar. Namun, sampai akhirnya ditangkap Bupati Gatut hanya mempu mengumpulkan Rp 2,7 miliar.</p>"Dari total permintaan GSW kepada para OPD yang sekurang-kurangnya sebesar Rp 5 miliar, realisasi uang yang telah diterima oleh GSW kurang lebih Rp 2,7 miliar," ungkap Asep.</p>Asep mengatakan setidaknya ada 16 kepala dinas di lingkungan Pemkab Tulungagung yang dimintai uang jatah. Besaran yang diminta dari Rp 15 juta hingga Rp 2,8 miliar.</p>Uang jatah itu diminta Dwi Yoga selaku ajudan Gatut kepada para kepala dinas. Dwi Yoga dibantu Sugeng yang juga ajudan bupati.</p>5. Tiap OPD Diminta 50% Jatah dari Anggaran<br>Selain itu, terungkap pula fakta bahwa setiap Kepala OPD diminta 50 persen jatah dari anggaran perangkatnya. Kemudian, Bupati Gatut juga ternyata mengatur vendor alat dan jasa di Pemkab Tulungagung.</p>"Permintaan &#039;jatah&#039; juga dilakukan GSW dengan cara menambah atau menggeser anggaran di sejumlah OPD. Atas penambahan anggaran tersebut, GSW meminta &#039;jatah&#039; hingga 50 persen dari nilai anggaran, bahkan sebelum anggaran tersebut turun atau diberikan kepada OPD," ujar Asep.</p>Gatut juga diduga melakukan pengaturan vendor pengadaan alat kesehatan di RSUD, dengan menitipkan vendor agar dimenangkan. Selain itu, juga diduga melakukan pengaturan agar rekanannya menjadi pemenang dalam pengadaan penyediaan jasa cleaning service dan security.</p>6. Bukti 4 Pasang Sepatu LV hingga Duit Rp 335 Juta<br>Dari kasus pemerasan tersebut, KPK lalu mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa di antaranya yakni 4 pasang sepatu mewah hingga uang hasil pemerasan Rp 335,4 juta.</p>"Dari kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE),<br>beberapa pasang sepatu merek Louis Vuitton, serta uang tunai senilai Rp 335,4 juta," tutur Asep.</p>Asep mengatakan barang bukti 4 pasang sepatu bernilai tinggi. Adapun harga 4 pasang sepat LV tersebut mencapai ratusan juta rupiah.</p>"Sepatu juga lumayan mahal setelah kami cek itu, Rp 129 juta ternyata," imbuh Asep.</p>7. Hasil Pemerasan untuk Beli Sepatu Mewah hingga THR Forkopimda<br>Selanjutnya, Asep membeberkan hasil pemerasan belasan pejabat daerah itu dipakai untuk berbagai keperluan Bupati Gatut. Sebagian untuk keperluan pribadi, sebagian lainnya untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p>"Uang ini diduga digunakan untuk kepentingan pribadi seperti untuk pembelian sepatu, berobat, jamuan makan, dan keperluan pribadi lainnya yang juga dimintakan atau dibebankan pada anggaran di OPD," ujar Asep.</p>Guntur mengatakan sebagian uang hasil pemerasan belasan pejabat daerah ini juga ternyata dipakai untuk pemberian THR. Adapun yang menerima THR tersebut yakni Forkopimda di Pemkab Tulungagung.</p>"Uang tersebut juga digunakan GSW untuk pemberian THR kepada sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pemkab Tulungagung," ucap Guntur.</p>8. Kepala OPD Pinjam Uang-Pakai Dana Pribadi<br>Pemerasan yang dilakukan Bupati Gatut ini ternyata memberatkan jajarannya. Terungkap, para Kepala OPD bahkan sampai meminjam uang hingga memakai dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan Bupatit Gatut.</p>"Dalam perkara Tulungagung ini, kami menemukan fakta bahwa untuk memenuhi permintaan Bupati, sebagian OPD bahkan sampai meminjam dana hingga menggunakan uang pribadi," beber Asep.</p>Asep menyebut, dengan fenomena seperti ini, bukan tidak mungkin akan muncul tindak pidana korupsi baru di lingkungan Pemkab Tulungagung. Sebab, kata dia, para Kepala OPD terbuka kemungkinan untuk melakukan pengaturan proyek hingga gratifikasi dalam mengumpulkan uang yang dibutuhkan para untuk disetorkan kepada Bupati.</p>Dia juga menyampaikan, pada dasarnya, Bupati sebagai penyelenggaraan negara sudah mendapatkan hak keuangan yang sah melalui gaji maupun dana operasional khusus. Sehingga, semestinya tidak lagi perlu melakukan tindakan pemerasan terhadap para perangkat daerah.</p>"Membebankan kebutuhan pribadi di luar kedinasan kepada para perangkat daerah ataupun pada anggaran dinas adalah tindakan yang melanggar hukum," tutur Asep.</p>9. Adik Bupati Tulungagung Tak Jadi Tersangka<br>Kemudian, KPK juga mengungkap nasib asik Bupati Gatut, Jatmiko Dwijo Saputro, yang turut diamankan ke Jakarta usai tertangkap tangan. KPK mengatakan Jatmiko saat ini masih berstatus saksi.</p>"Kemudian Saudara J, ini perannya seperti apa nih? Saudara J diperiksa di sana, dibawa ke sini, gitu ya. Apa sepertinya? Jadi statusnya itu sebagai saksi yang bersangkutan," sebut Asep.</p>Asep mengatakan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung itu diamankan karena diduga mengetahui pemerasan yang dilakukan Bupati Gatut. Dia menyebut Jatmiko hanya diamankan untuk mendalami kejahatan yang dilakukan kakaknya.</p>"Penyidik menduga bahwa yang bersangkutan, ada hubungan kekerabatan, dan juga sebagai pejabat, mengetahui praktek-praktek ini. Jadi kita ingin mendalami yang bersangkutan, yang praktek yang dilakukan oleh GWS," ucap dia.</p>Asep menyatakan KPK perlu mendalami praktek pemerasan Bupati Gatut lantaran modusnya baru. Ia menyebut sejumlah kasus pemerasan belum pernah dilakukan dengan ancaman surat pengunduran diri dan surat tanggung jawab mutlak.</p>"Karena memang ini, terus terang saja, baru gitu ya. Bagi kami juga baru menemukan ini. Di beberapa OTT yang kita lakukan itu, dengan pasal yang sama, pemerasan, nggak ada yang seperti ini," jelasnya.</p>"Biasanya minta langsung gitu kan, dia takut-takuti akan dilakukan rolling, atau dikasih contoh dulu, salah satu kepala OPD misalkan diganti, sehingga menimbulkan efek ketakutan ke yang lainnya, tapi ini nggak, ini dari awal memang sudah dikunci," lanjut dia.</p>10. Bupati Tulungagung Minta Maaf<br>Bupati Gatut pun langsung buka suara usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan belasan pejabat oleh KPK. Ia hanya meminta maaf.</p>"Mohon maaf," kata Bupati Gatut kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, saat hendak digiring ke mobil tahanan, Minggu, (12/4).</p>Bupati Gatut dan ajudannya Yoga dibawa keluar dari ruang pemeriksaan penyidik pada pukul 00.17 WIB. Saat keluar, keduanya sudah mengenakan rompi orante tahanan KPK dengan kondisi tangan terborgol.</p>Tak ada ucapan lain yang disampaikan Bupati Gatut saat meninggalkan gedung Merah Putih KPK. ***</p>
<a href="sumber:detik.com">sumber:detik.com</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4419_Uang-Pemerasan-Bupati-Tulungagung-untuk-THR-Forkopimda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/5985/uang-pemerasan-bupati-tulungagung-untuk-thr-forkopimda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hasil Liga Inggris , Manhester City dan The Citizens Saling Unjuk Kekuatan</guid>
            <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 05:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hasil Liga Inggris , Manhester City dan The Citizens Saling Unjuk Kekuatan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Klub Manchester City menggilas Chelsea 30 dalam lanjutan Premier League 2025/2026. The Citizens terus memepet Arsenal ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Klub Manchester City menggilas Chelsea 3-0 dalam lanjutan Premier League 2025/2026. The Citizens terus memepet Arsenal di klasemen Liga Inggris.<br></p>
Bertanding di Stamford Bridge, London, Minggu (12/4/2026), Chelsea vs City berjalan ketat di awal babak pertama. Si Biru banyak mengancam, bahkan sempat bikin gol namun dianulir karena offside.</p>Meski begitu, skor 0-0 tetap bertahan sampai istirahat. Chelsea vs City 0-0 di babak pertama</p>Di babak kedua, City yang bermain lebih baik. Tiga gol bisa dilesakkan, masing-masing lewat Nico O&#039;Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku. Skor 3-0 bertahan sampai laga bubar.</p>Hasil ini bikin Manchester City makin dekat untuk mengejar Arsenal di klasemen Liga Inggris. Raksasa Manchester itu kini mengemas 64 poin dari 31 laga, cuma terpaut 6 poin dari The Gunners yang sudah bermain 32 kali. Sementara Chelsea tertahan di peringkat 6 dengan 48 poin, tertinggal empat angka dari Liverpool di posisi lima.</p>City langsung coba mengontrol laga. Anak asuh Pep Guardiola coba menekan dari sayap, namun belum bisa membongkar pertahanan Chelsea.</p>Malah Chelsea yang bisa banyak mengancam sepanjang babak pertama. Beberapa peluang ditebar Cole Palmer, Joao Pedro, dan Pedro Neto, yang bisa mengacak-acak pertahanan City.</p>Di menit ke-16, Chelsea bahkan bisa bikin gol lewat Marc Cucurella, usai menerima umpan Joao Pedro. Gol kemudian dianulir karena Cucurella sebelumnya sudah dalam posisi offside.</p>Peluang City baru datang pada menit ke-34. Umpan tarik Nico O&#039;Reilly bisa diteruskan Silva dengan sepakan, namun Robert Sanchez bikin aksi penyelamatan untuk menghalaunya. Lima menit berselang, giliran sepakan Rayan Cherki yang digagalkan kiper Chelsea.</p>Hingga peluit tanda istirahat berbunyi, tak ada gol tercipta. Chelsea vs Man City masih 0-0 di babak pertama.</p>Babak kedua berjalan, Manchester City langsung menekan. Hasilnya, tim tamu pecah telur menjebol gawang Chelsea di menit ke-51.</p>Nico O&#039;Reilly membobol gawang Sanchez dengan sundulan, memanfaatkan crossing Rayan Cherki. City unggul 1-0 atas Chelsea.</p>Enam menit berselang, giliran Marc Guehi memperbesar keunggulan City menjadi 2-0. Memanfaatkan umpan terobosan Cherki, bek berusia 25 tahun itu menjebol gawang bekas timnya dengan sepakan kaki kanan di kotak penalti.</p>Chelsea coba menekan guna mengejar ketertinggalannya. Di menit ke-66, peluang didapat Palmer, memanfaatkan umpan tarik Cucurella, sepakannya masih bisa diblok.</p>Dua menit berselang, City malah bisa menambah golnya. Jeremy Doku menjebol gawang Chelsea, usai merebut bola dari penguasaan Moises Caicedo. Sepakannya di kotak penalti kemudian gagal dibendung Sanchez. Skor 3-0 untuk City.</p>Unggul tiga gol tak mengendurkan tekanan City. Serangan tetap dilancarkan, dan beberapa peluang sempat dihadirkan ke gawang Chelsea.</p>Chelsea juga bisa menciptakan sejumlah peluang lewat Cucurella hingga Palmer. Namun tak ada yang menjadi gol. Hingga laga tuntas, skor 3-0 untuk kemenangan Manchester City tetap bertahan.</p>Susunan Pemain</p>Chelsea: Robert Sanchez, Jorrel Hato, Wesley Fofana, Marc Cucurella, Malo Gusto (Josh Acheampong 88&#039;), Cole Palmer, Andrey Santos (Romeo Lavia 67&#039;), Moises Caicedo (Dario Essugo 82&#039;), Joao Pedro (Liam Delap 81&#039;), Pedro Neto, Estevao (Alejandro Garnacho 67&#039;)</p>Manchester City: Gianluigi Donnarumma, Marc Guehi, Abdukodir Khusanov, Nico O&#039;Reilly (Rayan Ait-Nouri 64&#039;), Matheus Nunes, Rayan Cherki (Phil Foden 76&#039;), Rodri, Bernardo Silva (Mateo Kovacic 81&#039;), Jeremy Doku (Savinho 76&#039;), Antoine Semenyo, Erling Haaland. *** detik.com</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_9212_Hasil-Liga-Inggris---Manhester-City-dan-The-Citizens-Saling-Unjuk-Kekuatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/5984/hasil-liga-inggris-manhester-city-dan-the-citizens-saling-unjuk-kekuatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelaku Pembunuh Apeng Bengkalis Anak Dibawah Umur, Ini Kronologinya</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 19:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelaku Pembunuh Apeng Bengkalis Anak Dibawah Umur, Ini Kronologinya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis Aksi kejahatan yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Bantan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Beng]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis- Aksi kejahatan yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Bantan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Bengkalis. Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang berujung pada pembunuhan berhasil diringkus dalam waktu kurang dari 48 jam.</p>Pelaku diketahui masih berusia di bawah umur, berinisial M (17). Ia ditangkap pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Antara, Kecamatan Bengkalis, tepatnya di depan sebuah kafe.</p>Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat Tim Opsnal Satreskrim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.</p>Berbekal keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, katanya, identitas pelaku berhasil dikantongi.</p>"Tak butuh waktu lama, pelaku diringkus tanpa perlawanan," ucap Fahrian, Ahad (12/4/2026).</p>Dalam pemeriksaan, menurut Kapolres, pelaku mengaku awalnya berniat mencuri di rumah korban. Namun aksinya diketahui, sehingga terjadi perkelahian. Dalam kondisi panik, pelaku yang telah membawa parang kemudian menyerang korban secara brutal hingga meninggal dunia.</p>"Hasil tes urine terhadap pelaku juga menunjukkan positif mengonsumsi narkoba, yang diduga memengaruhi emosi dan tindakan pelaku saat kejadian," cakapnya.</p>Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah parang, pakaian yang digunakan pelaku, serta beberapa barang lainnya.</p>"Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,"pungkasnya.</p>Diberitakan sebelumnya, warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Kamis (9/4/2026) pagi.</p>Korban diketahui bernama Wipeng alias Apeng (60), seorang pekerja swasta yang tinggal di Jalan Kartini, RT 02 RW 05, Dusun Makmur, Desa Berancah.</p>Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi. Saat itu, saksi curiga melihat pintu belakang rumah terbuka. Ketika didekati, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.</p>Warga yang berdatangan sempat ragu mendekat karena kondisi korban yang mengenaskan, hingga akhirnya pihak kepolisian tiba dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya luka akibat senjata tajam di tubuh korban, yang mengindikasikan korban pembunuhan.</p></p>
sumber :cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_3370_Pelaku-Pembunuh-Apeng-Bengkalis-Anak-Dibawah-Umur--Ini-Kronologinya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5983/pelaku-pembunuh-apeng-bengkalis-anak-dibawah-umur-ini-kronologinya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buntut Kerusuhanan dan Pembakaran di Panipahan, Kapolda Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 18:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buntut Kerusuhanan dan Pembakaran di Panipahan, Kapolda Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Rokanhilir&mdash Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mencopot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Po]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Rokanhilir&mdash; Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mencopot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas setelah terjadi aksi unjuk rasa warga yang berujung ricuh di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.</p>Pencopotan tersebut merupakan bentuk evaluasi institusi kepolisian terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut..</p>&quot;Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan,&quot; ujar Irjen Herry, Ahad (12/4/2026).</p>Ia menegaskan, jajaran di tingkat Polsek dinilai belum optimal dalam menjaga kondusivitas wilayah, sehingga dinamika di masyarakat berkembang menjadi aksi yang tidak terkendali.</p>Menurut dia, pimpinan wilayah memiliki tanggung jawab penuh terhadap stabilitas keamanan, termasuk dalam merespons potensi gangguan sejak dini.</p>&quot;Seorang pimpinan harus hadir, peka, dan mampu membaca situasi. Ketika itu tidak berjalan dengan baik, maka harus ada langkah korektif,&quot; kata Irjen Herry.</p>Irjen Herry menyebut, sejak awal kejadian, Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati telah turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi. Aparat mengedepankan pendekatan dialog dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.</p>&quot;Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan untuk mengajak dialog dan meredam situasi,&quot; ujarnya.</p>Selain itu, jajaran Polda Riau bersama pemerintah daerah kembali turun ke Panipahan untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Pengawasan dilakukan langsung oleh Wakapolda, Irwasda, dan Kabid Propam.</p>Irjen Herry memastikan situasi di Panipahan saat ini berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Meski demikian, penguatan langkah preventif dan pengawasan tetap dilakukan.</p>Ia juga menegaskan bahwa keresahan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba akan ditindaklanjuti secara serius oleh kepolisian.</p>&quot;Kami memahami keresahan masyarakat terkait narkoba. Itu akan kami tindak tegas, tetapi harus melalui mekanisme hukum yang berlaku,&quot; kata Irjen Herry.</p>Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang dapat memperkeruh keadaan. &quot;Jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum. Percayakan proses kepada aparat penegak hukum,&quot; ucap mengingatkan.</p>Irjen Herry juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. "Mari kita jaga situasi tetap aman dan damai. Ini tanggung jawab kita bersama,&quot; tutupnya.</p>
sumber :cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_6130_Buntut-Kerusuhanan-dan-Pembakaran-di-Panipahan--Kapolda-Copot-Kapolsek-dan-Kanit-Reskrim-Panipahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5982/buntut-kerusuhanan-dan-pembakaran-di-panipahan-kapolda-copot-kapolsek-dan-kanit-reskrim-panipahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Razia TNKB tak Sesuai Spesifikasi, Satlantas Polres Dumai Tindak Tiga Kendaraan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Razia TNKB tak Sesuai Spesifikasi, Satlantas Polres Dumai Tindak Tiga Kendaraan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai menggelar kegiatan rutin penindakan pelanggaran (dakgar) di Jalan P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dumai menggelar kegiatan rutin penindakan pelanggaran (dakgar) di Jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur, Sabtu (11/04/2026).</p>Kegiatan tersebut difokuskan pada penertiban kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) yang telah ditetapkan Polri.</p>Kasat Lantas Iptu Erwan Marchdonida ketika dihubungi mengatakan dalam operasi tersebut petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat yang melintas di jalan tersebut.</p>"Penindakan difokuskan pada penggunaan TNKB yang tidak sesuai ketentuan, guna menciptakan ketertiban dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas," ujarnya.</p>Mantan Kasat Lalu Lintas Polres Konawe Selatan ini menambahkan dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu, petugas mencatat sebanyak 3 pelanggaran kendaraan roda empat.</p>Sementara untuk kendaraan roda dua, roda enam, dan roda sepuluh tidak ditemukan pelanggaran.</p>Operasi ini melibatkan sejumlah personel Satlantas, di antaranya Ipda Elvys Manto Kanit Turjawali serta personel lainnya.</p>Dalam operasi petugas melaksanakan patroli diseputuran wilayah hukum Polres Dumai serta melakukan pemeriksaan dan penindakan tilang teguran terhadap kendaraan yang menggunakan TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis.</p>Sebanyak tiga kendaraan ditindakan selama operasi diantaranya Mobil Mitsubishi Pajero, Toyota Avanza nopol Sumbar dan Toyota Fortuner nopol Rokanhilir.</p>Selain penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya penggunaan TNKB sesuai aturan. Bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas di masyarakat.</p>Penindakan terhadap pelanggaran TNKB mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</p>"Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang sesuai standar, demi keselamatan dan ketertiban bersama di jalan raya," tutupnya.***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_9419_Razia-TNKB-tak-Sesuai-Spesifikasi--Satlantas-Polres-Dumai-Tindak-Tiga-Kendaraan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5981/razia-tnkb-tak-sesuai-spesifikasi-satlantas-polres-dumai-tindak-tiga-kendaraan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penumpang Kapal Verry Dumai Line Terjun ke Laut</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 18:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penumpang Kapal Verry Dumai Line Terjun ke Laut]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Selatpanjang&ndash Peristiwa mengejutkan terjadi di perairan Selat Kepulauan Meranti, Jumat siang (10/4/2026). Seorang ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Selatpanjang&ndash; Peristiwa mengejutkan terjadi di perairan Selat Kepulauan Meranti, Jumat siang (10/4/2026). Seorang penumpang kapal MV Dumai Line 1 dilaporkan melompat ke laut saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Buton menuju Tanjung Samak, sebelum ke Tanjung Balai Karimun, hingga Batam Kepulauan Riau sesuai rute perjalanannya.</p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah perairan Repan, dengan titik perkiraan lokasi kejadian (LKP) pada koordinat 00&deg;56&#039;29"N 102&deg;54&#039;27"E. Kejadian ini langsung memicu respons cepat dari tim SAR setempat.</p>Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.40 WIB dari kapten kapal.</p>"Begitu informasi kami terima, tim langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian,&quot; ujar Prima kepada GoRiau.com, Sabtu (11/4/2026) pagi.</p>Korban diketahui bernama Nasri (32), warga Jalan Ismail Saleh, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami gangguan mental dan baru saja pulang dari pengobatan di rumah sakit.</p>Menurut penuturan ayah korban, Gani, saat kejadian Nasri tiba-tiba berjalan ke bagian buritan kapal tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.</p>"Tidak lama kemudian, dia langsung melompat ke laut. Kami semua panik," ungkapnya.</p>Pihak kru kapal sempat melakukan pencarian awal dengan memutar arah dan menyisir lokasi kejadian selama kurang lebih 30 menit. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Setelah itu, pencarian turut dibantu oleh warga setempat, termasuk agen tiket dan nelayan dengan menggunakan pompong.</p>Sementara itu, tim Rescuer Unit Siaga SAR Meranti yang berjumlah tujuh orang diberangkatkan sekitar pukul 17.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 12 mil laut menuju lokasi kejadian. Tim tiba di titik koordinat sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk memperluas area pencarian.</p>Meski upaya pencarian telah dilakukan hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara pada pukul 18.30 WIB karena kondisi yang tidak memungkinkan, dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi (11/4/2026) pukul 07.00 WIB.</p>"Pencarian akan kami lanjutkan dengan metode penyisiran di sekitar LKP dan area yang diperkirakan menjadi pergerakan korban. Kami juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian," tegas Prima.</p>Ciri-ciri korban saat terakhir terlihat mengenakan baju berwarna merah jambu dan celana jeans kuning, dengan postur tubuh kurus, kulit gelap, serta rambut pendek.</p>Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap penumpang, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, selama perjalanan laut berlangsung. ***</p>
sumber:goriau</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_6228_Penumpang-Kapal-Verry-Dumai-Line-Terjun-ke-Laut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5980/penumpang-kapal-verry-dumai-line-terjun-ke-laut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus  Pemerasan Penyebab Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus  Pemerasan Penyebab Bupati Tulungagung Terjerat OTT KPK]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  KPK mengungkapkan kasus yang membuat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kasus]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- KPK mengungkapkan kasus yang membuat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kasus yang tengah diselidiki terkait pemerasan.<br></p>
"(Terkait kasus) Pemerasan," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).</p>Sementara Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan, dari hasil OTT ini, penyidik turut menyita sejumlah uang tunai. Namun dia belum merinci total uang tunai yang diperiksa.</p>"Dalam kegiatan ini tim juga mengamankan barang bukti diantaranya dalam bentuk uang tunai," jelas Budi.</p>Total ada 13 orang yang dibawa penyidik ke gedung Merah Putih KPK dari hasil OTT di Kabupaten Tulungagung kali ini. Sebanyak 12 orang dari lingkup pemerintah dan satu orang swasta.</p>"Ke-13 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati, dua belas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya," ujar Budi.</p>Budi mengatakan, total 13 orang yang diamankan ini dibawa ke Jakarta dengan dibagi tiga kloter. Kloter pertama Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang tiba bagi tadi, kemudian 12 orang kloter kedua dan satu orang pada kloter tiga tiba siang ini.</p>Budi menjelaskan, para pihak yang diamankan ini akan langsung diperiksa oleh penyidik. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang diamankan.</p>"Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih," jelas Budi.</p>Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur. Dalam OTT tersebut, KPK menjaring Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.</p>"Benar (OTT di Tulungagung)," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dihubungi, Jumat (10/4).</p>"Ya (Bupati diamankan)," tambahnya. (kuf/detik/jbr)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2537_Kasus--Pemerasan-Penyebab-Bupati-Tulungagung-Terjerat-OTT-KPK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/5979/kasus-pemerasan-penyebab-bupati-tulungagung-terjerat-ott-kpk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Calon Haji Dumai Menuju Embarkasi Batam Gunakan Kapal Ferry</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Calon Haji Dumai Menuju Embarkasi Batam Gunakan Kapal Ferry]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Sebanyak 316 calon jemaah haji asal Dumai dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Batam pada 27 dan 28 April 2026.Keberangka]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Sebanyak 316 calon jemaah haji asal Dumai dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Batam pada 27 dan 28 April 2026.</p>Keberangkatan dilakukan dalam dua tahap melalui jalur laut menggunakan kapal cepat.</p>Seluruh jemaah saat ini telah menyelesaikan rangkaian persiapan, termasuk manasik haji.</p>Pemerintah daerah memastikan dukungan penuh, termasuk pembiayaan domestik menjelang keberangkatan.</p>Sebanyak 316 calon jemaah haji (CJH) Dumai akan diberangkatkan dalam dua gelombang menuju Embarkasi Batam. Transportasi yang digunakan adalah kapal cepat melalui jalur laut.</p>"Rencananya seluruh CJH akan diberangkatkan dengan kapal ferry cepat menuju Emberkasi Batam, melalui jalur Laut," sebutnya.</p>Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kota Dumai, Muhammad, menegaskan seluruh biaya domestik haji 2026 ditanggung pemerintah kota.</p>Biaya tersebut mencakup tiket perjalanan pergi-pulang ke Batam hingga kebutuhan konsumsi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.</p>"Calon Jemaah Haji, gak usah mikir biaya lagi, seluruh biaya domestik itu ditanggung oleh Pemko Dumai, untuk itu fokus saja untuk persiapan diri menjelang keberangkatan," pesannya, Jumat (10/4/2026).</p>Muhammad juga mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi fisik. Ibadah haji membutuhkan stamina yang kuat karena rangkaian kegiatannya cukup panjang.</p>Dengan kondisi tubuh yang prima, diharapkan seluruh rukun haji dapat dijalankan dengan lancar.</p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Sudarmanto, menyebut seluruh CJH Dumai telah mengikuti manasik haji mulai tingkat kecamatan hingga kota.</p>Sebanyak 316 jemaah akan tergabung dalam kloter 6 dan 7 bersama daerah lain, dan dijadwalkan berangkat pada 27 dan 28 April 2026.</p>"Kami mengimbau kepada seluruh CJH Dumai, agar menjaga kesehatan perbanyak olahraga ringan seperti berjalan kaki, yang mana diharapkan CJH bisa mengikuti menjalani ibadah haji dengan lancar," pungkasnya.</p>Saat ini, seluruh jemaah tinggal menunggu jadwal keberangkatan ke embarkasi sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.</p>Dengan dukungan fasilitas dan pembiayaan yang telah disiapkan, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan lancar. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2775_Calon-Haji-Dumai-Menuju-Embarkasi-Batam-Gunakan-Kapal-Ferry.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5978/calon-haji-dumai-menuju-embarkasi-batam-gunakan-kapal-ferry/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Tulungagung Kena OT KPK Digiring ke Gedung Merah Putih</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 09:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Tulungagung Kena OT KPK Digiring ke Gedung Merah Putih]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo telah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta setela]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo telah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT). </p>
&quot;Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,&quot; ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026). </p>
Setibanya di KPK, Gatut langsung digiring masuk ke dalam ruang pemeriksaan. </p>
&quot;Sedangkan untuk pihak-pihak lainnya, saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Tulungagung,&quot; imbuhnya. </p>
Totalnya, ada 16 orang yang diamankan dalam operasi senyap ini. </p>
Hingga saat ini, KPK belum membeberkan identitas 15 orang yang ditangkap bersama-sama dengan Gatut. ***(kps)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_4713_Bupati-Tulungagung-Kena-OT-KPK-Digiring-ke-Gedung-Merah-Putih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/5977/bupati-tulungagung-kena-ot-kpk-digiring-ke-gedung-merah-putih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kesal Lemahnya Penegakan Hukum, Warga Panipahan Rusak dan Bakar Kendaraan Bandar Narkoba</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 09:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kesal Lemahnya Penegakan Hukum, Warga Panipahan Rusak dan Bakar Kendaraan Bandar Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Rokanhilir  Unjuk rasa ribuan warga terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Rokanhilir -- Unjuk rasa ribuan warga terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, berujung ricuh pada Jumat (10/4/2026).</p>
Aksi yang dimulai sejak siang hari itu dipusatkan di dua lokasi, yakni di depan Mapolsek Panipahan dan di sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba yang lokasinya tidak jauh dari kantor polisi tersebut. Warga turun ke jalan sebagai bentuk protes terhadap peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan.</p>
Situasi mulai memanas saat massa bergerak menuju rumah terduga bandar sabu. Dalam aksi tersebut, sejumlah warga dilaporkan melakukan perusakan terhadap bangunan serta membakar beberapa barang di lokasi.</p>Kericuhan semakin meningkat ketika terjadi insiden antara massa dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Berdasarkan informasi yang beredar, seorang oknum polisi diduga menampar seorang anak di tengah kerumunan.</p>Peristiwa itu memicu kemarahan warga. Massa yang mengetahui kejadian tersebut langsung bereaksi dan sempat melakukan tindakan balasan terhadap oknum aparat, sehingga situasi semakin tidak terkendali.</p>&quot;Kuat dugaan kami ada permainan oknum aparat penegak hukum dalam peredaran narkoba di Panipahan ini. Sehingga inisial ML yang diduga bandar bebas melakukan jual beli sabu tanpa rasa takut. Kami masyarakat Pasir Limau Kapas, khususnya Panipahan, sudah tidak percaya lagi dengan pihak kepolisian,&quot; ujar Jihan, salah seorang peserta aksi.</p>Dari pantauan di media sosial, terlihat dua unit sepeda motor diseret keluar dari rumah tersebut, kemudian dirusak dan dibuang ke parit.</p>Sementara itu, Kapolsek Panipahan, Iptu Robiansyah, menegaskan pihaknya merespons serius aspirasi masyarakat terkait peredaran narkoba. Ia juga menyampaikan bahwa rumah yang didatangi warga tersebut dalam kondisi kosong saat dilakukan pengecekan.</p>&quot;Rumah itu sudah lama kosong, dan orang yang bersangkutan tidak ditemukan saat itu,&quot; ujar Robiansyah.</p>Ia menambahkan, kepolisian tidak akan tinggal diam dan siap menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Namun, ia mengimbau agar warga tidak bertindak berdasarkan informasi yang belum jelas.</p>&quot;Kami pastikan setiap laporan akan kami respons. Namun semua harus melalui proses hukum yang terukur agar tidak menimbulkan keresahan baru,&quot; tegasnya.</p>Kapolsek juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama kepolisian. Ia berharap sinergi antara masyarakat dan aparat dapat terjalin dengan baik, berdasarkan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.***DNAberita</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_3147_Kesal-Lemahnya-Penegakan-Hukum--Warga-Panipahan-Rusak-dan-Bakar-Kendaraan-Bandar-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5976/kesal-lemahnya-penegakan-hukum-warga-panipahan-rusak-dan-bakar-kendaraan-bandar-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DLH Dumai Ikuti Rakor Nasional Penanganan Sampah</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 22:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DLH Dumai Ikuti Rakor Nasional Penanganan Sampah]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai&ndash Upaya memperkuat pengelolaan sampah yang berkelanjutan terus digencarkan oleh pemerintah daerah. Salah satu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai&ndash; Upaya memperkuat pengelolaan sampah yang berkelanjutan terus digencarkan oleh pemerintah daerah. Salah satunya ditunjukkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai yang mengikuti rapat koordinasi (Rakor) nasional penanganan sampah secara daring melalui Zoom, Jumat (3/4/2026).<br></p>
Kegiatan berskala nasional tersebut diikuti oleh seluruh DLH provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, dan dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Rakor ini menjadi forum strategis dalam menyamakan persepsi, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menghadapi persoalan sampah yang kian kompleks di berbagai daerah.</p>Dari Kota Dumai, Kepala DLH Yudha Pratama Putra hadir bersama Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 (PSLB3) John Kusuma Putra, ST, serta jajaran lainnya. Mereka mengikuti jalannya rakor dari kantor DLH Dumai dengan penuh perhatian, menyimak setiap arahan dan paparan yang disampaikan oleh pemerintah pusat.<br></p>
Dalam rakor tersebut, berbagai isu krusial dibahas secara mendalam. Mulai dari strategi pengurangan sampah dari sumbernya, peningkatan kapasitas pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi kebijakan lingkungan.</p>Tak hanya itu, pemerintah pusat juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan teknologi ramah lingkungan serta pelibatan aktif masyarakat dalam gerakan pengurangan sampah. Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.</p>Kepala DLH Dumai, Yudha Pratama Putra, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam rakor nasional ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Dumai dalam mendukung kebijakan nasional di bidang lingkungan hidup.</p>&quot;Rakor ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pusat. Kami siap mendukung penuh upaya penanganan sampah secara terpadu dan berkelanjutan di Kota Dumai,&quot; ujarnya.</p>Ia juga menambahkan, DLH Dumai terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, salah satunya melalui edukasi, sosialisasi, serta program-program berbasis partisipasi masyarakat.</p>Partisipasi aktif DLH Dumai dalam forum nasional ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan di daerah. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan diharapkan dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan.</p>Ke depan, DLH Dumai berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi dinamika permasalahan lingkungan, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_3045_DLH-Dumai-Ikuti-Rakor-Nasional-Penanganan-Sampah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5975/dlh-dumai-ikuti-rakor-nasional-penanganan-sampah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ditetapkan Tersangka tanpa Ditahan, Ajudan Gubri Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ditetapkan Tersangka tanpa Ditahan, Ajudan Gubri Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru  Mantan ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Marjani didampingi istri mengajukan gugatan perbuatan mel]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru -- Mantan ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Marjani didampingi istri mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Gugatan itu diajukan sebagai upaya mencari keadilan atas kasus yang menjeratnya.</p>Gugatan PMH tersebut dilayangkan bersama istrinya, Liza Meli Yanti, menyusul penetapan Marjani sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau. </p>Dalam gugatan, mereka menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menimbulkan kerugian materiil Rp1 miliar dan immateriil Rp10 miliar.</p>Ketua Tim Advokasi Marjani, Ahmad Yusuf, mengatakan langkah hukum ini bukan untuk mengintervensi proses penyidikan, melainkan untuk menguji apakah tindakan KPK memenuhi unsur perbuatan melawan hukum.</p>"Gugatan ini tidak untuk menghambat proses pidana. Kami hanya ingin memastikan apakah penetapan tersangka dilakukan sesuai hukum dan apakah telah menimbulkan kerugian bagi klien kami," ujar Ahmad Yusuf, Jumat (10/4).</p>Dalam gugatan tersebut, KPK bersama enam penyidiknya didaftarkan sebagai tergugat. Tiga pihak lain berinisial DMN, MAS, dan FY turut digugat karena dianggap berperan dalam menimbulkan kerugian. Sementara satu pihak berinisial IF tercatat sebagai turut tergugat.</p>Ahmad menyebut, penetapan tersangka berdampak signifikan terhadap kehidupan kliennya. Sejak Februari 2026, Marjani disebut telah diberhentikan dari posisinya sebagai pengawal pribadi Gubernur Riau, kehilangan penghasilan tetap, serta harus menanggung biaya perkara selama proses hukum berlangsung.</p>"Kerugian yang dialami bukan hanya finansial. Nama baiknya tercederai, keluarga tertekan, dan aktivitas sehari-hari terganggu," katanya.</p>Di sisi lain, KPK sebelumnya menetapkan Marjani sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan pemerasan terkait pengaturan anggaran proyek di Dinas PUPR-PKPP Riau.</p>Perkara tersebut merupakan lanjutan dari penyidikan terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muh Arief Setiawan, serta tenaga ahli gubernur Dani M Nursalam, yang kini tengah diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.</p>Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap Abdul Wahid, Marjani disebut ikut terlibat dalam pertemuan tertutup di Rumah Dinas Gubernur pada 7 April 2025. Peserta pertemuan disebut diminta menyerahkan telepon genggam sebelum rapat berlangsung.</p>Pertemuan itu kemudian diduga berujung pada kesepakatan pengumpulan uang dari para Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I hingga VI.</p>Jaksa menguraikan, total uang yang dihimpun dalam perkara tersebut diduga mencapai Rp3,55 miliar, yang berkaitan dengan persetujuan anggaran dan penandatanganan DPA. Pemberian uang itu disebut dilakukan di bawah tekanan ancaman pencopotan jabatan. ***</p>
sumber : riauaktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_7705_Ditetapkan-Tersangka-tanpa-Ditahan--Ajudan-Gubri-Nonaktif-Abdul-Wahid-Gugat-KPK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/5974/ditetapkan-tersangka-tanpa-ditahan-ajudan-gubri-nonaktif-abdul-wahid-gugat-kpk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan  vs Lapas Berakhir Damai</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan  vs Lapas Berakhir Damai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Kasus dugaan pemerasan yang melibatkan oknum wartawan berinisial KS (60) terhadap Kepala Lembaga Pemasyaraka]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru --Kasus dugaan pemerasan yang melibatkan oknum wartawan berinisial KS (60) terhadap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru berakhir damai.</p>Penyelesaian dilakukan melalui mekanisme restorative justice (RJ) dengan pertimbangan kemanusiaan. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara di luar jalur persidangan.</p>Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pelaku mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf.</p>"Pemberian maaf ini adalah bentuk kemanusiaan kami, mengingat pelaku sudah mengakui kesalahan, menyesali perbuatannya, serta mempertimbangkan usia pelaku yang sudah lansia," kata Yuniarto, Jumat (10/4/2026).</p>Ia menjelaskan, langkah tersebut juga sejalan dengan semangat pembaruan hukum yang mengedepankan keadilan restoratif, sekaligus sebagai upaya mengurangi overkapasitas lembaga pemasyarakatan.</p>Kasus ini bermula saat KS diduga melakukan pemerasan terkait pemberitaan yang disebut tidak benar atau hoaks. Pelaku kemudian terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di salah satu kafe di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, pada 19 Maret 2026.</p>Dalam proses perdamaian yang difasilitasi di Polsek Bukit Raya, KS menyampaikan penyesalannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.</p>"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kalapas dan institusi Lapas Pekanbaru. Ke depan saya berkomitmen menjaga kerukunan dan mendukung pemberitaan yang akurat," ujar KS.</p>Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam surat perjanjian yang juga melibatkan sejumlah rekan jurnalis, dengan komitmen menjaga kondusivitas Kota Pekanbaru serta mendukung program pembinaan warga binaan.</p>Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, M Zamhur, membenarkan adanya perdamaian tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian mendukung penyelesaian melalui restorative justice selama sesuai prosedur.</p>"Telah tercapai perdamaian antara kedua belah pihak. Kami mendukung restorative justice selama prosesnya sesuai aturan," ujarnya.</p>Hal senada disampaikan kuasa hukum Kalapas Pekanbaru, Buha Manik. Ia menyebut perdamaian terjadi setelah pelaku menyadari kesalahan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.</p>"Kalapas memaafkan pelaku karena sudah menyadari kesalahan, meminta maaf dengan tulus, serta berjanji tidak mengulangi perbuatannya," kata Buha. ***riauaktual]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_1102_Kasus-Dugaan-Pemerasan-Oknum-Wartawan--vs-Lapas-Berakhir-Damai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5973/kasus-dugaan-pemerasan-oknum-wartawan-vs-lapas-berakhir-damai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peduli pada yang Susah, Perangkat Kelurahan Tanjung Palas Serahkan Bantuan Sembako</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peduli pada yang Susah, Perangkat Kelurahan Tanjung Palas Serahkan Bantuan Sembako]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI  Sempat terhenti selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, kini perangkat Kelurahan Tanjung Palas kembali menyalurka]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI -- Sempat terhenti selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, kini perangkat Kelurahan Tanjung Palas kembali menyalurkan bantuan sembako dari donatur tetap yang ada di Kelurahan Tanjung Palas.</p>
Kegiatan program jumat berkah berbagi dilaksanakan, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 9.00 Wib dengan peneriman bantuan pekan ini adalah warga RT 12 dan RT 13. </p>
Setelah melakukan kordinasi dengan Ketua RT, selanjutnya Tim Perangkat Kelurahan bersama Ketua RT mendatangi rumah warga yang dinilai berhak menerima bantuan tersebut.</p>
Terlihat hadir dalam penyerahan bantuan jumat berkah berbagi diantaranya Ketua LPMK Bambang Hendriyanto, Ketua Forum RT Gino, Kasi Kelurahan Lela, Pengurus PKK Yani dan Tata, Ketua RT 12 Solihin dan Ketua RT 13 Abdul Azis.</p>
"Seperti biasa, setelah sebelumnya kami istirahat dalam program ini, dan hari ini kami kembali menyerahkan bantuan dari donatur tetap di Kelurahan Tanjung Palas, untuk menyalurkan bantuan berupa Sembako yang diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima,"ujar Ketua LPMK Bambang Hendriyanto.</p>
Semoga apa yang diberikan sangat bermanfaat bagi mereka yang menerimanya, dan tentunya kepada donatur diberi kesehatan dan selalu dimurahkan rezekinya.</p>
Sementara itu Ketua Forum RT Gino menyebutkan, kegiatan Jumat Berkah Berbagi masih seperti biasa dilaksanakan setiap seminggu sekali.</p>
"Dalam satu minggu sekali kami akan menyalurkan bantuan kepada dua warga di dua RT sesuai penunjukan yang diserahkan kepada kami dari Ketua RT masing-masing, dan ini terus dilakukan secara bergantian kepada warga yang benar-benar layak menerima bantu,"ujar Gino, yang juga Ketua RT 8 ini.</p>
Dalam penyerahan bantuan kepada warga, terlihat mereka begitu senang adanya perhatian dari donatur yang juga  warga Kelurahan Tanjung Palas, yang kemudian disalurkan melalui perangkat kelurahan yang setiap minggu mendatangi rumah warga.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_1016_Peduli-pada-yang-Sudah--Perangkat-Kelurahan-Tanjung-Palas-Serahkan-Bantuan-Sembako.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5972/peduli-pada-yang-susah-perangkat-kelurahan-tanjung-palas-serahkan-bantuan-sembako/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo: PLTD PLN Bakal Ditutup untuk Menghemat BBM</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo: PLTD PLN Bakal Ditutup untuk Menghemat BBM]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Presiden RI Prabowo Subianto berbicara kemungkinan Indonesia tidak akan mengimpor BBM dalam beberapa tahun ke depan. H]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Presiden RI Prabowo Subianto berbicara kemungkinan Indonesia tidak akan mengimpor BBM dalam beberapa tahun ke depan. Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah menutup sejumlah pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) untuk mempercepat transisi energi bersih.<br>Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial pertama berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).</p>Prabowo mulanya menyampaikan akan memproduksi mobil sedan listrik secara besar-besaran pada 2028. Dia menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt dalam 2 tahun.</p>"Kita juga sedang bentuk perusahaan untuk memproduksi sedan, sedan dari listrik. Jadi, Saudara-saudara, saya sudah putuskan dan akan kita jalankan program listrifikasi 100 gigawatt. 100 gigawatt yang kita harapkan bisa dicapai dalam 2 tahun. Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar, tidak," kata Prabowo.</p>Prabowo menyebut penutupan PLTD PLN juga akan dilakukan. Langkah ini akan menghemat penggunaan BBM hingga mampu menyetop impor BBM.</p>"Dengan itu, kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah, yang di PLN akan kita tutup. Dari menutup itu kita akan menghemat 200 ribu barel sehari. Kita masih perlu impor sekarang ini 1 juta barel sehari," ujarnya.</p>"Dengan kita tutup PLTD kita akan menghemat langsung 20 persen. Dan dengan nanti 100 gigawatt kita juga akan menghemat sangat-sangat besar. Mungkin kita 2-3 tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali," sambungnya. *** (wnv/detik/ygs)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2007_Prabowo--PLTD-PLN-Bakal-Ditutup-untuk-Menghemat-BBM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/5971/prabowo-pltd-pln-bakal-ditutup-untuk-menghemat-bbm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perang Data Bank Dunia dan Purbaya Soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perang Data Bank Dunia dan Purbaya Soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Bank Dunia (World Bank) salah hitung karena telah memproyeksikan pertumbu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Bank Dunia (World Bank) salah hitung karena telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat ke level 4,7% pada 2026. Angka tersebut di bawah target pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%.<br>"Kan triwulan pertama saja mungkin 5,5%, 5,6% atau lebih. Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali, setelah itu kalau rata-ratanya 4,6%. Saya pikir World Bank salah hitung," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis kemarin.</p>Purbaya mengatakan prediksi Bank Dunia memperhitungkan dampak dari kenaikan harga minyak dunia dan optimis akan diubah lagi jika situasi sudah kembali normal. Bank Dunia dianggap telah melakukan dosa besar karena memberikan sentimen negatif bagi Indonesia.</p>"Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan ubah prediksinya. Tapi dia sudah melakukan dosa besar, dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal, kalau dia ubah prediksi ekonominya lagi," ucap Purbaya.</p>Terpenting bagi Purbaya adalah bagaimana memastikan iklim investasi dan berbagai program berjalan dengan baik, serta sistem keuangan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan begitu ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia akan positif.</p>"Saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini, itu saja. Mungkin saja World Bank betul, tetapi saya nggak tahu, yang jelas kalau di angka saya sih sudah membaik dan kita akan jaga terus. Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus Asia saya, jurus-jurus Asia Pak Prabowo," ucap Purbaya.</p>Laporan Bank Dunia<br>Sebelumnya Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat ke level 4,7% pada 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang berada di level 4,8%.</p>Demikian berdasarkan laporan terbaru East Asia &amp; Pacific Economic Update edisi April 2026. Pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikarenakan terdampak oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang turut mengerek harga energi global.</p>"Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan melambat menjadi 4,7% karena tekanan dari harga minyak yang lebih tinggi dan sentimen penghindaran risiko hanya akan diimbangi sebagian oleh penerimaan komoditas dan inisiatif investasi negara," tulis laporan Bank Dunia tersebut.</p>Pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia juga sejalan dengan tren perlambatan ekonomi secara regional di kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) di luar China yang diproyeksi mencapai 4,1% pada 2026, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya di angka 4,4%.*** detik</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_6161_Perang-Data-Bank-Dunia-dan-Purbaya-Soal-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Ekonomi/5970/perang-data-bank-dunia-dan-purbaya-soal-pertumbuhan-ekonomi-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Misterius Pembunuhan Toke Pinang di Bengkalis</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 07:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Misterius Pembunuhan Toke Pinang di Bengkalis]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis  Kasus pembunuhan terhadap korbanWipeng alias Apeng (60), warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Be]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis -- Kasus pembunuhan terhadap korbanWipeng alias Apeng (60), warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, ditemukan tewas bersimbah darah di dapur rumahnya, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.<br></p>
Penyebab kematian masih misterius sebab jika dikaitkan dengan pencurian tidak ditemukan adanya harta korban yang hilang, kondisi rumah tidak terlihat acak acakan.</p>
Korban diketahui merupakan toke karet dan pinang di wilayah tersebut.</p>Peristiwa ini pertama kali diketahui warga yang melintas di belakang rumah korban. Saksi curiga melihat pintu belakang dalam kondisi terbuka.</p>Saat didekati, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai dapur dengan tubuh berlumuran darah.</p>"Warga yang melihat langsung melapor. Saat kami tiba, korban sudah tidak bernyawa," kata Pj Kepala Desa Berancah, Chandra Kusuma.</p>Korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya di Jalan Kartini, Dusun Makmur. Sementara keluarganya berada di luar daerah dan telah dihubungi.</p>Menurut keterangan warga, sehari sebelum kejadian korban masih beraktivitas normal. Bahkan pada malam harinya sempat berkumpul bersama warga.</p>"Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya," ujarnya.</p>Dari hasil pengamatan awal, korban diduga menjadi korban tindak kekerasan. Pada tubuh korban ditemukan luka di bagian dada yang diduga akibat benda tajam.</p>Selain itu, kondisi darah yang sudah mengering mengindikasikan peristiwa terjadi beberapa jam sebelum jasad ditemukan, diduga pada malam hari.</p>Meski demikian, motif kejadian masih belum diketahui. Barang-barang berharga milik korban dilaporkan tidak hilang.</p>"Uang dan barang masih ada. Ini yang masih menjadi pertanyaan," tambahnya.</p>Polisi dari Polres Bengkalis yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.</p>Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.</p>"Dugaan sementara mengarah pada tindak kekerasan. Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.</p>Polisi juga tengah memburu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. "Kami mohon waktu, tim sedang bekerja. Perkembangan akan kami sampaikan," tegasnya.<br></p>
sumber :riauaktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_5051_Misterius-Pembunuhan-Toke-Pinang-di-Bengkalis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5969/misterius-pembunuhan-toke-pinang-di-bengkalis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fakata Pengangkatan Dani dan Tata Sebagai Tenaga Ahli Gubri tanpa Dasar Hukum</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fakata Pengangkatan Dani dan Tata Sebagai Tenaga Ahli Gubri tanpa Dasar Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pekanbaru Penunjukan Dani M Nursalam dan Tata Maulana sebagai tenaga ahli Gubernur Riau Abdul Wahid menjadi sorotan dala]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pekanbaru- Penunjukan Dani M Nursalam dan Tata Maulana sebagai tenaga ahli Gubernur Riau Abdul Wahid menjadi sorotan dalam persidangan dugaan korupsi terkait pemerasan pada Dinas PUPR-PPKP Riau, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (9/4/2026).</p>Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menjelaskan, sejak 2025, secara regulasi, pengangkatan tenaga ahli gubernur sudah tidak diperbolehkan dan tidak dianggarkan dalam APBD Riau.</p>"Berdasarkan kajian Bappeda dan Biro Hukum Provinsi Riau, tidak ada dasar hukum yang sah untuk pengangkatan tenaga ahli," kata Syahrial di hadapan majelis hakim yang diketuai Delta Tamtama.</p>Meski demikian, Dani M Nursalam dan Tata Maulana tetap diangkat menjadi tenaga ahli atas perintah Gubernur Abdul Wahid dan dituangkan dalan Surat Keputusan (SK). "Kalau lihat SK-nya ditetapkan pak Gubenrur," ungkap Syahrial.<br></p>
Syahrial menjelaskan, tidak lagi boleh adanya tenaga ahli gubernur, sebenarnya telah disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, Abdul Wahid tetap meminta Dani M Nursalam dan Tata Maulana sebagai tenaga ahli.</p>Karena tidak ada dasar hukum yang sah untuk pengangkatan tenaga ahli, maka dalam APBD tidak lagi dianggarkan gaji maupun tunjangan untuk tenaga ahli.</p>"Kok mau pak Dani Nursalam ini bekerja tanpa digaji," tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Meyer Voltak Simanjuntak dengan dana heran.</p>Mendengar pertanyaan itu, Syahrial hanya diam. </p>
Namun berbeda dengan Dani M Nursalam yang duduk di jajaran kursi Tim Advokat, dia terlihat tersenyum.<br></p>
Meski tidak mendapatkan gaji, khusus untuk Dani M Nursalam juga dilibatkan dalam proyek pembangunan Islamic Center Riau dan tim percepatan pembangunan kawasan Bukit Bandar pada 2025. Namun kedua proyek itu tidak terwujud.</p>Jaksa juga menyinggung kontribusi yang diberikan Dani M Nursalam selama menjadi tenaga ahli gubernur. "Sebagai tenaga ahli ada beri masukan atau analisa?" tanya jaksa.</p>Mendengar hal itu, Syahrial menjawab dengan tegas. "Tidak pernah, saya juga tidak tahu apa yang dikerjakan," ucap Syahrial.</p>Tidak sampai di situ, jaksa juga mencecar uang operasi sebesar Rp50 juta yang diterima Dani M Nursalam, setiap bulannya.</p>"Fakta kalau ada terima Rp50 juta per bulan, bagaimana"? sebut jaksa</p>"Tidak tahu," jawab Syahrial singkat.</p>Berbeda dengan Marjani. Dijelaskan Syahrial, dia diangkat sebagai ajudan Gubernur dengan SK resmi, sehingga memiliki dasar hukum yang sah untuk pengangkatan dan gaji.</p>"Dia menerima gaji, ada amprah," ungkap Syahrial.</p>Untuk diketahui, Dani M Nursalam diduga bersama Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid dan Kepala Dinas PUPRPKPP Muhammad Arief Setiawan, serta ajudannya Marjani, memaksa para kepala UPT Jalan dan Jembatan untuk menyerahkan sejumlah uang.</p>Peristiwa tersebut terjadi dalam rentang April hingga November 2025 di sejumlah lokasi di Pekanbaru, termasuk rumah dinas gubernur, kantor dinas, hingga kediaman pihak-pihak terkait. JPU KPK mengungkap, praktik tersebut bermula dari arahan Abdul Wahid dalam rapat pada 7 April 2025 di rumah dinas gubernur.</p>Dalam pertemuan itu, para pejabat diminta untuk patuh terhadap pimpinan dengan pernyataan &quot;matahari hanya satu&quot;, disertai ancaman mutasi bagi yang tidak mengikuti perintah.</p>Setelah Pemerintah Provinsi Riau menetapkan pergeseran anggaran tahun 2025 dengan nilai ratusan miliar rupiah, para kepala UPT disebut diminta menyetorkan &quot;fee&quot; sebagai bentuk loyalitas.</p>Permintaan tersebut disampaikan melalui Kepala Dinas PUPRPKPP dan perantara lainnya. Awalnya, para kepala UPT hanya menyanggupi setoran sekitar 2,5 persen dari anggaran. namun jumlah itu kemudian dinaikkan menjadi 5 persen atau sekitar Rp7 miliar.</p>Para pejabat disebut terpaksa menyetujui permintaan tersebut karena adanya tekanan dan ancaman pencopotan jabatan. Setoran uang dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, terkumpul Rp1,8 miliar, diikuti tahap kedua sebesar Rp1 miliar, dan tahap ketiga Rp750 juta. Total uang yang terkumpul mencapai Rp3,55 miliar.</p>Dalam dakwaan juga diuraikan bahwa sebagian uang tersebut disalurkan kepada Abdul Wahid melalui perantara, serta digunakan untuk berbagai kepentingan non-kedinasan, termasuk kebutuhan pribadi dan kegiatan tertentu.</p>sumber: cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_9503_Fakata-Pengangkatan-Dani-dan-Tata-Sebagai-Tenaga-Ahli-Gubri-tanpa-Dasar-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5968/fakata-pengangkatan-dani-dan-tata-sebagai-tenaga-ahli-gubri-tanpa-dasar-hukum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Pembunuhan di Bengkalis, Jasad Apeng Ditemukan  Berlumuran Darah</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Pembunuhan di Bengkalis, Jasad Apeng Ditemukan  Berlumuran Darah]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis  Masyarakat Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis yang tenang karena penduduknya berkebun saw]]></description>
            <content><![CDATA[<ol><li><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis -- Masyarakat Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis yang tenang karena penduduknya berkebun sawit dan getah mendadak berubah mencekam setelah pria lanjut usia ditemukan tewas mengenaskan di dapur rumahnya, Kamis (9/4/2026) pagi.</p>Korban diketahui bernama Wipeng alias Apeng (60), seorang pekerja swasta yang tinggal di Jalan Kartini, RT 02 RW 05, Dusun Makmur.</p>Penemuan jasad korban sontak menggegerkan warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi.</p>Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi sekitar pukul 10.30 WIB.</p>Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah di dapur rumahnya.</p>"Korban ditemukan di dapur rumahnya dalam kondisi bersimbah darah. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres.</p>Dugaan sementara, korban menjadi korban tindak kekerasan yang mengarah pada pembunuhan.</p>Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian.</p>"Kita lagi cari pelakunya, masih proses penyelidikan. Mohon waktunya, nanti akan kami informasikan perkembangan lebih lanjut," tambahnya.</p>Sementara itu, Camat Bantan, Aulia Fikri, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban merupakan warganya.</p>"Benar, polisi sudah berada di TKP," singkatnya.</p>Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti.</p>Garis polisi juga telah dipasang di sekitar rumah korban guna kepentingan penyidikan.</p>Hingga kini, pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi terus memburu pihak yang bertanggung jawab serta mendalami motif di balik peristiwa tragis tersebut. ***</li><li><br></li><li>sumber :riauaktual</li></ol></p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_9356_Kasus-Pembunuhan-di-Bengkalis--Jasad-Apeng-Ditemukan--Berlumuran-Darah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/5967/kasus-pembunuhan-di-bengkalis-jasad-apeng-ditemukan-berlumuran-darah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>