<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2026 17:15:14 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bapenda Dumai dan Kantor Pertanahan Teken Perjanjian, PBB-P2 dan BPHTB untuk Dongkrak PAD</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 16:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bapenda Dumai dan Kantor Pertanahan Teken Perjanjian, PBB-P2 dan BPHTB untuk Dongkrak PAD]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &mdash Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Dumai bersama Kantor Pertanahan  menandatangani perjanjian kerjasama terk]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &mdash; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Dumai bersama Kantor Pertanahan  menandatangani perjanjian kerjasama terkait pengelolaan dan optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).</p>Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Dumai dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak daerah sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>Sinergi antara Bapenda  dan Kantor Pertanahan diharapkan dapat memperkuat pertukaran dan pemanfaatan data pertanahan serta data perpajakan, sehingga proses pendataan, pemutakhiran, validasi dan pengawasan objek pajak dapat dilakukan secara lebih efektif.</p>PBB-P2 dan BPHTB merupakan dua sumber penerimaan daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan. </p>Dengan data yang semakin akurat dan koordinasi antar lembaga yang semakin baik, potensi penerimaan daerah diharapkan dapat dioptimalkan.</p>Perjanjian kerja sama dilaksanakan di Kantor Bapenda Dumai, Rabu (30/9/2026), dengan mengusung tema "Sinergi Tugas dan Fungsi Bidang Pertanahan dengan Bidang Keuangan Daerah".</p>Penandatanganan dilakukan  oleh Kepala Bapenda Dumai Zulfahmi bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Dumai Adi Irawan.</p>Menjawab media Kepala Bapenda Kota Dumai Zulfahmi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan Kantor Pertanahan, khususnya dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah.</p>Menurutnya, kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 16/SE-HR.01/1/2026 dan Nomor 900.1.13.1/5782/SJ tentang Mekanisme Penerimaan Setoran dan Penelitian Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dalam rangka Pendaftaran Tanah serta Integrasi Data Pertanahan dan Data Perpajakan.</p>"Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara bidang pertanahan dengan bidang keuangan daerah. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan daerah," ujar Zulfahmi.</p>Ia menjelaskan, sinergi tersebut diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam layanan pertanahan dan pemungutan BPHTB.</p>Melalui integrasi dan pemadanan data pertanahan dengan data perpajakan daerah, proses pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, mudah, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.</p>Integrasi data tersebut di antaranya dilakukan melalui pemadanan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>Zulfahmi berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan PAD Kota Dumai, terutama dari sektor PBB-P2 dan BPHTB.</p>"Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, kita berharap pendapatan asli daerah melalui PBB-P2 dan BPHTB bisa lebih maksimal. Tentunya, dengan PAD yang semakin baik, pembangunan daerah ke depan juga akan semakin baik," katanya.</p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pertanahan Kota Dumai yang telah membangun sinergi bersama Bapenda dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>Kepala Kantor Pertanahan Kota Dumai Adi Irawan menyambut baik perjanjian kerja sama tersebut.</p>Adi menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan Bapenda Kota Dumai, terutama dalam mendukung penyediaan dan pemanfaatan data pertanahan untuk membantu optimalisasi PAD melalui PBB-P2 maupun BPHTB.</p>"Kami siap bersinergi dan memberikan dukungan data pertanahan untuk membantu memaksimalkan PAD Kota Dumai, khususnya melalui PBB-P2 dan BPHTB," ungkap Adi.</p>Menurutnya, sinergitas antara Kantor Pertanahan dan Bapenda akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam menciptakan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi.</p>Selain meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memperkuat basis data pertanahan dan perpajakan daerah sehingga potensi penerimaan daerah dapat dikelola secara lebih optimal.***(ant) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_3186_Bapenda-Dumai-dan-Kantor-Pertanahan-Teken-Perjanjian--PBB-P2-dan-BPHTB-untuk-Dongkrak-PAD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6690/bapenda-dumai-dan-kantor-pertanahan-teken-perjanjian-pbbp2-dan-bphtb-untuk-dongkrak-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Kebutan di Jalan Purnama, Warga Kejar Truk Menuju Kawasan Industri</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 13:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Kebutan di Jalan Purnama, Warga Kejar Truk Menuju Kawasan Industri]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai&mdash Warga di kawasan Jalan Purnama, Kota Dumai, dibuat resah dengan aktivitas kendaraan truk yang melintas menuj]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai&mdash; Warga di kawasan Jalan Purnama, Kota Dumai, dibuat resah dengan aktivitas kendaraan truk yang melintas menuju kawasan industri, Selasa (29/09/2026) </p>Sejumlah warga menilai masih ada kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga ugal-ugalan, meski kondisi jalan di kawasan tersebut mengalami kerusakan.</p>Situasi sempat memanas ketika warga mengejar salah satu truk yang dinilai melaju tidak hati-hati. Ketegangan bahkan nyaris berujung baku hantam antara warga dan sopir truk.</p>Warga Purnama, Udin, mengatakan kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan karena Jalan Purnama juga digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. </p>Menurutnya, kendaraan berat yang melintas seharusnya lebih memperhatikan kondisi jalan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.</p>&quot;Jalannya rusak, tetapi kendaraan masih ada yang melaju kencang. Kami khawatir ini bisa membahayakan warga, terutama pengendara sepeda motor dan anak-anak yang melintas,&quot; ujar Udin.</p>Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak kepolisian turun melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kendaraan, khususnya truk-truk yang menuju kawasan industri.</p>Warga berharap petugas dapat melakukan pengaturan kecepatan serta menindak kendaraan yang terbukti melanggar aturan lalu lintas. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun konflik antara warga dan sopir.</p>Selain persoalan kecepatan kendaraan, kondisi jalan yang rusak juga menjadi perhatian masyarakat. Warga meminta agar kondisi infrastruktur jalan turut menjadi perhatian pemerintah sehingga aktivitas kendaraan berat dan masyarakat dapat berlangsung dengan aman.</p>Udin menegaskan, masyarakat tidak bermaksud menghambat aktivitas kendaraan menuju kawasan industri. Namun, keselamatan warga harus menjadi perhatian bersama.</p>&quot;Kalau sopir membawa kendaraan dengan hati-hati dan tidak kebut-kebutan, tentu masyarakat juga merasa lebih aman. Kami meminta Dishub dan polisi mengatur agar kendaraan tidak kebut-kebutan di Jalan Purnama,&quot; katanya.</p>Warga berharap kejadian nyaris terjadi benturan antara warga dan sopir tersebut menjadi perhatian serius. Pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan itu diharapkan dapat segera dilakukan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_5147_Diduga-Kebutan-di-Jalan-Purnama--Warga-Kejar-Truk-Menuju-Kawasan-Industri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6689/diduga-kebutan-di-jalan-purnama-warga-kejar-truk-menuju-kawasan-industri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Video Viral di Bakso Siswanti, Dua Pelaku Penusukan Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 11:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Video Viral di Bakso Siswanti, Dua Pelaku Penusukan Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ampndash Kasus video viral keributan yang terjadi di warung Bakso Siswati, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, Riau]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Kasus video viral keributan yang terjadi di warung Bakso Siswati, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, Riau beberapa waktu lalu sempat menghebohkan media sosial. </p>
Setelah hampir dua pekan dilakukan penyelidikan, Tim Raga Polres Dumai akhirnya mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.</p>
Kedua pria tersebut masing-masing berinisial DW dan W. Keduanya diamankan di wilayah Kabupaten Siak pada Senin, 29 September 2026.</p>
Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Adi Juniwinata menjelaskan, sebelum diamankan di Siak, kedua terduga pelaku sempat melarikan diri hingga ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.</p>
"Pelaku sempat melarikan diri ke Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis usai melakukan aksinya dan akhirnya kita berhasil mengamankannya di Siak," ujar AKP I Putu dalam konferensi pers, Rabu (30/9/2026).</p>
Kasat Reskrim menerangkan, peristiwa tersebut bermula pada Jumat malam, 18 September 2026. Saat itu, JHN bersama rekannya, RK, berada di tempat jualan Bumi Coffee yang berada di depan Kantor KPPN Kota Dumai.</p>
Kemudian, dua pria yang tidak dikenal melintas menggunakan sepeda motor Honda Revo. Keduanya disebut beberapa kali kembali melintas di sekitar lokasi.</p>
Tidak lama kemudian, empat orang menggunakan dua sepeda motor datang menghampiri JHN dan RK. Situasi kemudian memanas setelah salah seorang di antaranya diduga melontarkan perkataan yang memicu ketegangan.</p>
Salah seorang kemudian diduga mendekati JHN hingga terjadi kontak fisik. JHN mengaku terjatuh dan melihat salah seorang membawa pisau dapur.</p>
Berusaha menyelamatkan diri, JHN kemudian berlari menuju warung Bakso Siswati.</p>
Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan polisi, dua orang tetap mengejarnya. Salah seorang disebut membawa pisau, sementara seorang lainnya membawa obeng.</p>
Keributan akhirnya terjadi di dalam warung Bakso Siswati. Aksi tersebut terekam kamera dan videonya kemudian menyebar luas di media sosial.</p>
Dalam kejadian itu, JHN mengaku mengalami sejumlah luka. Salah seorang yang mengenakan jaket merah diduga melakukan penusukan, sedangkan pria berjaket kuning disebut turut melakukan kekerasan.</p>
JHN dilaporkan mengalami luka pada bagian pinggang kanan, luka pada bagian bahu atas akibat benda yang disebut obeng, serta memar di wajah sebelah kiri.</p>
Kabur ke Rupat, Berakhir di Siak<br>Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Dumai. Polisi melakukan penyelidikan dan memburu pihak-pihak yang diduga terlibat.</p>
Upaya tersebut membuahkan hasil. Tim Raga Polres Dumai berhasil mengamankan DW dan W di wilayah Siak pada 29 September 2026.</p>
Dalam proses penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman video kejadian di warung Bakso Siswati serta pakaian yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung.</p>
Sementara itu, pisau dapur yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut belum ditemukan karena berdasarkan keterangan polisi diduga telah dibuang.</p>
Atas perkara tersebut, kedua terduga pelaku dijerat Pasal 262 sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers Polres Dumai. Keduanya terancam hukuman pidana hingga tujuh tahun penjara.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_4521_Kasus-Video-Viral-di-Bakso-Siswanti--Dia-Pelaku-Penusukan-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6688/kasus-video-viral-di-bakso-siswanti-dua-pelaku-penusukan-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling Besi Kursi Aset Pemkot di Jalan Janur Kuning Makin Menggila</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 10:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling Besi Kursi Aset Pemkot di Jalan Janur Kuning Makin Menggila]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ampndash Aksi pencurian besi pada sejumlah kursi yang merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai di kawasan Jalan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Aksi pencurian besi pada sejumlah kursi yang merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai di kawasan Jalan Janur Kuning kembali menjadi sorotan. Kursi yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat duduk dan bersantai, kini diduga menjadi sasaran aksi pencurian.</p>
Kondisi tersebut membuat fasilitas umum yang seharusnya dapat digunakan masyarakat semakin berkurang. Besi pada kursi secara perlahan diduga dicopot dan diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>
Salah seorang warga Tanjung Palas, Eko, sangat menyesalkan dugaan aksi pencurian tersebut. Menurutnya, fasilitas yang berada di ruang publik merupakan aset pemerintah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.<br></p>
"Ini sangat disayangkan. Kursi tersebut selama ini digunakan masyarakat untuk duduk dan bersantai. Kalau besinya dicuri, tentu masyarakat yang dirugikan," ujar Eko.<br></p>
Ia berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas dugaan pencurian tersebut. Menurutnya, penanganan tidak hanya dilakukan terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga perlu ditelusuri kemungkinan adanya pihak yang menerima atau membeli besi hasil curian.<br></p>
Eko juga meminta agar aparat terkait melakukan pengecekan terhadap sejumlah pengepul atau lapak barang bekas/besi tua (barang rongsokan) yang ada di sekitar wilayah Dumai.<br>"Kalau memang besi kursi itu dicuri untuk dijual, harus ditelusuri ke mana besi tersebut dibawa. Polisi bisa mengecek setiap pengepul besi tua untuk mencari barang bukti jika memang ada keterkaitan," tegasnya.<br></p>
Ia menambahkan, pengawasan terhadap fasilitas publik perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Selain merugikan pemerintah, hilangnya fasilitas umum juga mengurangi kenyamanan masyarakat yang menggunakan kawasan tersebut.<br></p>
Warga berharap kursi-kursi yang masih tersisa dapat segera diamankan dan diperbaiki, sementara dugaan pencurian aset tersebut dapat segera diungkap sehingga memberikan efek jera dan mencegah terulangnya aksi serupa di fasilitas umum lainnya.***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_5187_Maling-Besi-Kursi-Aset-Pemkot-di-Jalan-Janur-Kuning-Makin-Menggila.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6687/maling-besi-kursi-aset-pemkot-di-jalan-janur-kuning-makin-menggila/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tinjau Titik Banjir, Wali Kota Dumai Minta Drainase Dinormalisasi dan Warga Jaga Kebersihan</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 08:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tinjau Titik Banjir, Wali Kota Dumai Minta Drainase Dinormalisasi dan Warga Jaga Kebersihan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Fahmi Rizal, Kepala Dinas Lingkungan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Fahmi Rizal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dumai Yudha Pratama Putra dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai Riau Satria, Selasa (29/09/2026) turun langsung meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir.</p>Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap kondisi genangan air yang terjadi di sejumlah wilayah. </p>Pemerintah ingin memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik sekaligus melihat langsung kondisi drainase yang menjadi salah satu bagian penting dalam mengendalikan aliran air.</p>Dalam penanganan di lapangan, DLH Kota Dumai mengerahkan personel untuk melakukan pemantauan dan penanganan terhadap sampah yang berpotensi menghambat aliran air di drainase. </p>Petugas  memastikan kondisi sampah di lokasi terdampak tetap terkendali sehingga tidak semakin memperparah genangan.</p>Wali Kota Dumai H. Paisal mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.</p>Selain menjaga kebersihan, normalisasi drainase juga menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan. Saluran air yang mengalami pendangkalan maupun tersumbat sampah perlu ditangani agar aliran air dapat kembali berjalan dengan baik.</p>&quot;Jaga kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah ke drainase. Drainase juga harus kita rawat dan dilakukan normalisasi apabila sudah mengalami pendangkalan atau penyumbatan,&quot; demikian imbauan pemerintah daerah.</p>Pemerintah Kota Dumai melalui DLH dan PUPR akan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang mengalami genangan. Penanganan diharapkan dapat dilakukan secara terpadu, mulai dari persoalan kebersihan, pengangkutan sampah, hingga pembenahan dan normalisasi saluran drainase.</p>Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tidak menunggu petugas datang membersihkan lingkungan. Kepedulian warga dengan menjaga kebersihan di sekitar rumah, tidak membuang sampah ke parit maupun drainase, serta melaporkan segera apabila terdapat saluran yang tersumbat menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko banjir di Kota Dumai.</p>Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan persoalan genangan dan banjir dapat ditangani secara bertahap, sekaligus menciptakan lingkungan Kota Dumai yang lebih bersih, sehat dan nyaman</p>Kepala DLH Dumai Yudha Pratama Putra mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menyalahkan sampah ketika terjadi banjir. </p>Menurutnya, persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama adalah perilaku membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam drainase.</p>&quot;Jangan salahkan sampahnya, tetapi mari kita salahkan perilaku orang yang membuang sampah ke drainase. Sampah tidak akan masuk ke drainase kalau tidak ada yang membuangnya,&quot; menjadi pesan penting dalam upaya membangun kesadaran masyarakat.</p>DLH Dumai mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Masyarakat juga diharapkan dapat menjaga saluran drainase di lingkungan masing-masing agar tetap bersih dan tidak tersumbat.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_8069_Tinjau-Titik-Banjir--Wali-Kota-Dumai-Minta-Drainase-Dinormalisasi-dan-Warga-Jaga-Kebersihan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6686/tinjau-titik-banjir-wali-kota-dumai-minta-drainase-dinormalisasi-dan-warga-jaga-kebersihan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">World Cleanup Day, Kadis DLH Dumai Ajak Warga Bergerak Wujudkan Lingkungan Bersih</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 16:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[World Cleanup Day, Kadis DLH Dumai Ajak Warga Bergerak Wujudkan Lingkungan Bersih]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ndash Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menjaga k]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &ndash; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan dalam momentum World Cleanup Day (WCD). Ajakan ini diharapkan mendorong penguatan budaya gotong royong sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan.</p>Ajakan tersebut sejalan dengan Surat Wali Kota Dumai Nomor 500.9.14.1/128/DLH-SEKR, yang menjadi dasar dalam mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.</p>Kepala DLH Dumai Yudha Pratama Putra menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, momentum World Cleanup Day diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan masyarakat, organisasi, dunia usaha, komunitas, sekolah dan berbagai elemen lainnya agar bersama-sama melakukan aksi nyata menjaga lingkungan.</p>Menurutnya, kegiatan World Cleanup Day bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan. </p>Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, mulai dari hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai hingga ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar.</p>&quot;World Cleanup Day menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kebersihan mulai dari lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, fasilitas umum hingga kawasan lainnya,&quot;kata Yudha lagi. </p>Ia juga mengimbau seluruh camat, lurah, perangkat RT, komunitas, pelaku usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. </p>Aksi kebersihan dapat dilakukan secara bersama-sama di lingkungan permukiman, jalan lingkungan, parit dan drainase, ruang terbuka hijau, kawasan pesisir, tempat ibadah, sekolah, pasar serta fasilitas umum lainnya.</p>Bahwa kebersihan lingkungan harus dijaga secara konsisten dan tidak hanya dilakukan ketika ada peringatan tertentu. Menurutnya, lingkungan yang bersih membutuhkan kepedulian dan kedisiplinan setiap hari. </p>Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan untuk membersihkan lingkungan secara rutin serta saling mengingatkan dengan cara yang baik dan santun.</p>&quot;Jangan menunggu lingkungan kotor baru dibersihkan. Mari kita cegah sejak awal dengan membuang dan mengelola sampah secara benar. Kebersihan harus dimulai dari rumah, kemudian lingkungan tempat tinggal dan terus meluas menjadi gerakan bersama di seluruh Kota Dumai,&quot; imbaunya.</p>Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah dapat menyediakan kebijakan dan pelayanan persampahan, namun keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sangat diperlukan agar penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.**"(ant)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_7400_World-Cleanup-Day--Kadis-DLH-Dumai-Ajak-Warga-Bergerak-Wujudkan-Lingkungan-Bersih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6683/world-cleanup-day-kadis-dlh-dumai-ajak-warga-bergerak-wujudkan-lingkungan-bersih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Pengawasan Blok Tahanan, Rutan Dumai Memeriksa dan Tertibkan Kamar Warga Binaan</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 15:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Pengawasan Blok Tahanan, Rutan Dumai Memeriksa dan Tertibkan Kamar Warga Binaan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &ampmdash Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai berkomitmen penuh dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam l]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai berkomitmen penuh dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan. </p>
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, jajaran petugas Rutan Dumai melaksanakan kegiatan kontrol, pemeriksaan, dan penertiban kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (29/9/2026).</p>
Kegiatan pemeriksaan rutin ini difokuskan untuk memastikan kondisi seluruh kamar hunian tetap dalam keadaan aman, tertib, dan bersih. Seluruh rangkaian proses penertiban dijalankan secara menyeluruh serta mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. </p>
Langkah ini sekaligus menjadi bagian krusial dari strategi deteksi dini demi mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di area rutan.</p>
Tidak sekadar menyisir kamar hunian, para petugas di lapangan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog langsung dengan para Warga Binaan.</p>
Pendekatan persuasif dan komunikasi dua arah ini dinilai efektif sebagai sarana bagi petugas untuk menyerap informasi aktual mengenai situasi dan kondisi psikologis serta dinamika sosial yang sedang berkembang di lingkungan blok hunian.</p>
Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menegaskan bahwa pengawasan ketat seperti ini wajib dilakukan demi menjaga integritas institusi. Beliau memastikan bahwa seluruh operasional di dalam rutan berjalan secara profesional dan transparan sesuai koridor aturan.</p>
"Kegiatan ini kami lakukan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai SOP. Kami pastikan bahwa hak-hak Warga Binaan diberikan secara penuh sesuai dengan aturan baku yang berlaku, tanpa ada pungutan tambahan atau permintaan di luar ketentuan hukum," ujar Enang. </p>
Melalui agenda penertiban dan ruang dialog yang konsisten ini, pihak Rutan Dumai berharap dapat terus mempertahankan suasana lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, bersih, aman, sekaligus mendukung optimalisasi program pembinaan bagi seluruh warga binaan.***(ant) </p>
<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_5466_Perkuat-Pengawasan-Blok-Tahanan--Rutan-Dumai-Pemeriks-Tertibkan-Kamar-Warga-Binaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6682/perkuat-pengawasan-blok-tahanan-rutan-dumai-memeriksa-dan-tertibkan-kamar-warga-binaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkot: Memulihkan Lingkungan Masyarakat Ukuran Penanggulangan Bencana</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 13:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkot: Memulihkan Lingkungan Masyarakat Ukuran Penanggulangan Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Pemerintah Kota Dumai menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penanganan Pascabencana Kebakaran Hutan dan Lahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai - Pemerintah Kota Dumai menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penanganan Pascabencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Kota Dumai, Senin 28 September 2026.Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai ini menjadi pijakan penting dalam menggeser fokus penanganan, dari fase tanggap darurat menuju pemulihan lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat secara terukur.</p>
Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten I), H. Muhammad Yunus, hadir memimpin dan membuka rapat koordinasi tersebut.</p>
Turut hadir unsur Forkopimda meliputi Kabag Ops Polres Dumai dan Pasiops Kodim 0320/Dumai, para Kepala Perangkat Daerah, Camat Sungai Sembilan, Camat Medang Kampai, Camat Dumai Timur, Ketua RAPI 0406 Kota Dumai, serta undangan lainnya.</p>
Asisten I Sekdako Dumai H. Muhammad Yunus menegaskan pentingnya konsolidasi data serta kerja sama lintas sektor agar dampak yang dirasakan masyarakat akibat karhutla dapat ditangani hingga tuntas.</p>
"Data dan lokasi terdampak harus jelas. Kita perlu melakukan inventarisasi dan verifikasi terhadap wilayah yang terbakar, masyarakat yang terdampak, kondisi lingkungan, serta fasilitas umum maupun infrastruktur yang mengalami gangguan," ujar Muhammad Yunus.</p>
Menurutnya, data tersebut harus menjadi satu data bersama yang digunakan oleh seluruh perangkat daerah dan stakeholder dalam menentukan intervensi pascabencana. Ia juga mengingatkan agar setiap perangkat daerah terkait jajaran kecamatan dan kelurahan, bergerak cepat menindaklanjuti kebutuhan riil warga di lapangan.</p>
"Jangan sampai setelah api padam, masih ada masyarakat yang menghadapi kesulitan tetapi tidak terdata. Ukuran keberhasilan penanggulangan bencana bukan hanya seberapa cepat kita memadamkan api, tetapi juga seberapa cepat kita memulihkan masyarakat, lingkungan, dan wilayah yang terdampak," ucapnya.</p>
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras memadamkan Karhutla di Kota Dumai.</p>
Namun, ia menekankan  berhentinya api bukan berarti berakhirnya tugas penanggulangan bencana.</p>
"Kita baru saja melewati fase penting dalam penanganan Karhutla di Kota Dumai. Namun demikian, berakhirnya api bukan berarti berakhirnya tugas. Setelah fase tanggap darurat dan pengendalian api, kita memasuki tahapan yang tidak kalah penting, yaitu pemulihan pascabencana," kata Wahyu Wicaksono.</p>
Wahyu menjelaskan bahwa pemulihan pascabencana merupakan kunci utama agar Kota Dumai tidak mengalami kejadian serupa pada musim kemarau mendatang.</p>
BPBD Kota Dumai telah menyusun peta jalan penanganan pascabencana berbasis prioritas waktu, mulai dari pemulihan medis dan audit inventarisasi lahan pada bulan pertama, konstruksi infrastruktur pembasahan gambut pada bulan ketiga, hingga evaluasi kepatuhan dan revegetasi area prioritas.</p>
"Penanganan pascabencana adalah kunci utama agar kita tidak jatuh di lubang yang sama di musim kemarau mendatang. Pemulihan lingkungan adalah bentuk kesiapsiagaan permanen. BPBD tidak dapat bekerja sendiri, kita membutuhkan sinergi Pentahelix yaitu pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat," ujarnya.</p>
Rapat koordinasi ini menyepakati sejumlah langkah konkrit, di antaranya penyusunan data dan peta wilayah terdampak Karhutla 2026, pengkajian kebutuhan pascabencana multi-sektor, pembagian peran dan tanggung jawab penanganan antarinstansi, hingga penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah gambut secara berkelanjutan. ***</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_4273_Pemkot--Memulihkan-Lingkungan-Masyarakat-Ukuran-Penanggulangan-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6681/pemkot-memulihkan-lingkungan-masyarakat-ukuran-penanggulangan-bencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bersama Dewan Direksi, Pertamina Kilang Dumai Bahas Pengembangan Renewable Energy</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bersama Dewan Direksi, Pertamina Kilang Dumai Bahas Pengembangan Renewable Energy]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai&mdash PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan rombongan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Ba]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai&mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan rombongan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Senin (28/9). Kunjungan yang diawali dengan sesi diskusi di Ruang Rapat, Main Office Kilang Pertamina Dumai dan dilanjutkan dengan site visit ke area kilang ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan energi ramah lingkungan (Renewable Energy) dalam rangka mendukung agenda transisi energi nasional yang telah dicanangkan oleh Pemerintah.</p>Rombongan DEN dan BRIN tersebut dipimpin oleh Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc, selaku Anggota Dewan Energi Nasional dan disambut oleh Pjs Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra beserta jajaran tim manajemen Perusahaan.</p>Dalam kesempatan tersebut, Isnandhi Dwi Saputra memaparkan kinerja operasional Kilang Dumai berjalan normal dan optimal dikapasitas 170 MBSD. Ia juga memaparkan sejumlah milestone yang telah berhasil dicapai oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam berinovasi sekaligus mendukung program Asta Cita Pemerintah dalam pengembangan energi ramah lingkungan, salah satunya yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF).</p>Isnandhi menjelaskan bahwa sebagai pelaku industri energi Kilang Dumai saat ini mulai menyiapkan kilang untuk transisi menuju kilang yang lebih ramah lingkungan melalui berbagai inisiatif dan inovasi yang dikembangkan oleh Perwira. &quot;Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus berinovasi dan melakukan pengembangan energi dalam rangka mendukung transisi energi nasional sekaligus menjaga keberlangsungan penyediaan energi bagi masyarakat,&quot; ujar Isnandhi.</p>Sebagai pemain utama dalam pengembangan energi ramah lingkungan, Kilang Dumai merupakan titik awal dari upaya Pertamina pada tahun 2015 dalam melakukan uji coba pertamina memproses (Co-processing) minyak sawit di unit DHDT. </p>&quot;Itu jadi percobaan pertama dari kilang memproduksi BBM dari minyak sawit. Kemudian kita lanjutkan dengan melakukan berbagai penelitian dari aspek katalis, dan di tahun 2019 kita berhasil jadi satu-satunya kilang di Pertamina yang bisa produksi memproduksi Green Diesel (D100) atau Hydrotreated Vegetable Oil (HVO). Setelah itu Kilang Dumai lebih difokuskan untuk dekarbonisasi dari aspek utility sehingga mulai beralih difokuskan di Kilang Cilacap,&quot; jelas Isnandhi.</p>Ia menambahkan bahwa saat ini Kilang Dumai juga terus memperluas upaya-upaya transisi energi lainnya. &quot;Kami mulai memanfaatkan natural gas agar ramah lingkungan.  Dan kami juga terus meningkatkan penggunaan PLTS dan kini sudah  3,77 MWp baik di perumahan dan fasilitas produksi,&quot; tambahnya.</p>Pada kesempatan tersebut, Pertamina Patra Kilang Dumai juga memaparkan sejumlah langkah-langkah upaya konkret dalam proses pengembangan SAF melalui teknologi co-processing dengan memanfaatkan UCO dengan komposisi injeksi sebesar 5% pada unit Hydrocracker. SAF yang berhasil diproduksi di Kilang DUmai juga telah bersertifikasi berstandar global dari International Sustainability and Carbon Certification (ISCC). Dua sertifikasi penting yang telah dikantongi yaitu ISCC CORSIA dan ISCC EU.</p>Sementara itu, Anggota Dewan Energi Nasional, Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc dalam mengapresiasi sambutan serta sejumlah inisiatif pengembangan energi ramah lingkungan yang telah dilakukan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah tengah serius mencanangkan program pengembangan E50 (Etanol) hingga coal-to-liquid (CTL) atau minyak dari batu bara.</p>&quot;Program tersebut merupakan arahan dari Presiden. Hal itu karena itu dianggap termasuk yang paling cepat untuk menggantikan bensin walaupun tentunya tidak begitu saja tercapai, tapi ini nanti akan disusun roadmap kedepannya,&quot; Pungkas Unggul.</p>Melalui kunjungan DEN dan BRIN tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya dalam memperkuat inovasi dan pengembangan energi ramah lingkungan guna mendukung program pemerintah, sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional secara berkelanjutan.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_7025_Bersama-Dewan-Direksi--Pertamina-Kilang-Dumai-Bahas-Pengembangan-Renewable-Energy.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6680/bersama-dewan-direksi-pertamina-kilang-dumai-bahas-pengembangan-renewable-energy/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Produksi, PHR Dorong Ketahanan Energi dari Zona Rokan</guid>
            <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 16:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Produksi, PHR Dorong Ketahanan Energi dari Zona Rokan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DURI&ndash Ketahanan energi tidak hanya dibangun dari menemukan sumber daya baru, tetapi juga dari kemampuan menjaga dan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DURI&ndash; Ketahanan energi tidak hanya dibangun dari menemukan sumber daya baru, tetapi juga dari kemampuan menjaga dan mengoptimalkan fasilitas produksi yang telah ada. Langkah tersebut terus dilakukan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui peningkatan kapasitas fasilitas produksi di Pematang Gathering Station (GS) dan Pungut GS, Wilayah Kerja (WK) Rokan atau Zona Rokan.<br></p>
<br>Peningkatan kapasitas tersebut ditandai secara resmi dengan beroperasinya fasilitas produksi baru New WIP (Water Injection Pump) di Pematang GS. Peresmian dilakukan melalui kegiatan "Expanding Capacity for Stronger Future" pada Jumat, 25 September 2026.</p>Fasilitas ini merupakan bagian dari program Rokan Well Development Pematang GS Upgrade, dimana salah satu ruang lingkupnya yaitu meningkatkan kapasitas water injection di area Pematang sebesar 2 x 40,000 BWPD. Dengan beroperasinya New WIP Pematang GS ini, diharapkan kapasitas dan kehandalan fasilitas produksi Pematang GS akan meningkat, sehingga dapat menurunkan LPO (Loss Production Opportunity) di Lapangan Pematang.</p>Pada momentum peresmian ini, juga disampaikan apresiasi atas penyelesaian sejumlah proyek Facility Upgrade lainnya, diantaranya proyek Pungut GS Upgrade dan proyek New Gas Boot Pematang. Penyelesaian proyek tersebut juga membuat proses operasi lebih optimal dengan kapasitas pengolahan production fluid dan water injection yang lebih besar. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi di PHR, meliputi Project &amp; Technical Engineering, Operation &amp; Maintenance, serta dukungan dari beberapa mitra kerja.</p>Pencapaian tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan pengembangan fasilitas produksi sekaligus bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasi. Melalui penguatan kapasitas fasilitas, PHR terus mendorong optimalisasi aset dan keandalan infrastruktur produksi untuk mendukung keberlangsungan produksi minyak di Zona Rokan.</p>Operation Head Project &amp; Technical Engineering Pramudyana Agus Harlianto, mengatakan peningkatan kapasitas fasilitas merupakan bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan operasi dan mengoptimalkan potensi yang ada di Zona Rokan.</p>&quot;Setiap peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga keberlangsungan operasi. Capaian ini tentu tidak terlepas dari kolaborasi dan kontribusi seluruh pihak serta dukungan dari SKK Migas. Ke depan, sinergi tersebut akan terus diperkuat untuk mendukung pengembangan WK Rokan secara aman, efektif, dan berkelanjutan,&quot; ujar Pramudyana.</p>Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi dan kontribusi seluruh pihak yang telah mendukung penyelesaian proyek-proyek peningkatan kapasitas produksi tersebut.</p>Peningkatan kapasitas fasilitas menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan operasi dapat terus berjalan secara optimal. Infrastruktur produksi yang andal mendukung pengelolaan proses produksi sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan lapangan secara berkelanjutan.</p>Koordinator Departemen Operasi SKK Migas Sumbagut, Muhammad Rochaddy Lubis, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas produksi merupakan bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan hulu minyak dan gas bumi.</p>&quot;Peningkatan kapasitas fasilitas merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi. Kami ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung penyelesaian proyek ini,&quot; katanya.</p>Bagi PHR, penguatan fasilitas produksi tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan kontribusi sektor hulu migas bagi kebutuhan energi. Setiap peningkatan kapasitas dan keandalan fasilitas menjadi bagian dari rangkaian upaya untuk menjaga produksi dan memperkuat ketahanan energi nasional.</p>Keberhasilan penyelesaian proyek di Pematang dan Pungut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjalankan proyek-proyek strategis. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan berbagai proyek peningkatan kapasitas produksi lainnya yang tengah berjalan di Area Sumatera Light North pada khususnya dan Zona Rokan pada umumnya.</p>Semangat &quot;Expanding Capacity for Stronger Future&quot; menjadi pengingat bahwa keberlanjutan energi dibangun melalui kerja bersama, inovasi, keandalan fasilitas, serta konsistensi dalam mengoptimalkan potensi yang ada.</p>Dengan terus memperkuat kapasitas dan keandalan fasilitas produksi, PHR berkomitmen melanjutkan pengembangan WK Rokan secara aman, efektif, dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat terus memberikan kontribusi bagi keberlangsungan produksi minyak sekaligus mendukung upaya memperkuat ketahanan energi nasional.***(ant)<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_8080_Perkuat-Produksi--PHR-Dorong-Ketahanan-Energi-dari-Zona-Rokan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6679/perkuat-produksi-phr-dorong-ketahanan-energi-dari-zona-rokan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wako : OPD Harus Jeli Memetakan Potensi Masalah</guid>
            <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 15:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wako : OPD Harus Jeli Memetakan Potensi Masalah]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI  Wali Kota Dumai, H. Paisal membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Risiko Strategis Pemerintah Kota Dumai Tahun ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI - Wali Kota Dumai, H. Paisal membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Risiko Strategis Pemerintah Kota Dumai Tahun 2025-2029, Senin (28/9/2026).</p>Kegiatan strategis yang ditaja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai ini digelar sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Dumai dalam mengidentifikasi, mengelola, serta memitigasi berbagai potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian target-target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Dumai 2025-2029.</p>Tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai Hj. Yusmanidar, Inspektur Daerah Kota Dumai Riki Dwi Woro, Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.</p>Wali Kota Dumai H. Paisal menegaskan bahwa pengelolaan risiko yang terencana dan terukur bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen krusial dalam menjamin keberhasilan program-program prioritas daerah. </p>Menurutnya, dinamika pembangunan di Kota Dumai yang bergerak cepat memerlukan kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintahan dalam mengantisipasi tantangan internal maupun eksternal.</p>"Setiap kebijakan dan program besar yang kita rancang untuk kemajuan Kota Dumai tentu memiliki tantangan dan risikonya masing-masing, baik dari sektor infrastruktur, pendidikan, lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan. Melalui pengelolaan risiko strategis ini, saya minta seluruh OPD tidak hanya fokus pada capaian target, tetapi juga jeli memetakan potensi masalah sejak dini agar solusi dan mitigasinya bisa kita jalankan secara tepat sasaran," ujar Wali Kota H. Paisal.</p>Ia juga berpesan agar seluruh Kepala OPD memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menerapkan pedoman manajemen risiko, sehingga tata kelola pemerintahan Kota Dumai semakin akuntabel, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.</p>Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Dumai, Budhi Hasnul, menyampaikan bahwa Pengelolaan Risiko Strategis Pemko Dumai Tahun 2025-2029 difokuskan pada enam sasaran strategis prioritas daerah, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan infrastruktur, resiliensi terhadap bencana dan perubahan iklim, hingga penguatan ekonomi dan tata kelola berintegritas.</p>Budhi Hasnul menambahkan bahwa penyusunan dokumen ini telah memakan waktu yang cukup panjang serta melibatkan seluruh OPD terkait melalui diskusi intensif yang turut didampingi oleh Perwakilan BPKP Provinsi Riau.</p>"Mengingat penyusunan dokumen ini memakan waktu cukup panjang dan melibatkan seluruh OPD terkait untuk mendiskusikannya, serta didampingi oleh BPKP Perwakilan Provinsi Riau, sosialisasi pada hari ini dimaksudkan agar setiap perangkat daerah mengetahui Risiko Strategis yang menjadi tanggung jawabnya dan menyelaraskan Rencana Tindak Pengendalian (RTP) di seluruh perangkat daerah agar faktor-faktor risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD dapat diminimalisir," jelas Budhi Hasnul.</p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hal tersebut mencakup langkah-langkah penanganan risiko, kontrol eskalasi, hingga tindakan pemulihan untuk setiap risiko yang teridentifikasi. </p>Menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan muncul risiko-risiko baru maupun rencana tindak pengendalian yang lebih inovatif sesuai dengan dinamika kondisi daerah ke depannya.</p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Dumai dapat memiliki kesepahaman yang sama dalam mengimplementasikan penanganan risiko secara berkelanjutan demi terwujudnya tujuan pembangunan daerah secara optimal dan terukur. (inf diskominfo)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_6837_Wako---OPD-Harus-Jeli-Memetakan-Potensi-Masalah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6678/wako-opd-harus-jeli-memetakan-potensi-masalah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lomba Inovasi IQPC di Bengkok, Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga   Raih Predikat Excellent</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 18:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lomba Inovasi IQPC di Bengkok, Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga   Raih Predikat Excellent]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai&mdash Tim inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui Gugus RTProve Rocker 4.0 berhasil meraih p]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai&mdash; Tim inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui Gugus RT-Prove Rocker 4.0 berhasil meraih predikat Excellent dalam ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 yang berlangsung pada 14&ndash;16 September 2026 di The Berkeley Hotel, Bangkok, Thailand. Capaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan keandalan operasi Kilang Dumai.</p>RT-Prove Rocker 4.0 mengusung inovasi berjudul &quot;Meningkatkan Kehandalan Operasional Unit Hydrocracker 211/212 Terkait Hydrogen Availability melalui Rekonfigurasi Katalis dan Rekayasa Alternatif Feed Gas Unit Hydrogen Plant di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.&quot; Inovasi ini berfokus pada peningkatan keandalan ketersediaan hidrogen bagi operasi Hydrocracker Unit (HCU) 211/212 melalui rekonfigurasi katalis dan rekayasa alternatif umpan gas pada Hydrogen Plant.</p>HCU merupakan unit yang berfungsi untuk mengolah fraksi hidrokarbon berat menjadi produk bernilai lebih tinggi dengan memanfaatkan gas hidrogen dan katalis. Oleh karena itu, ketersediaan gas hidrogen menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan, stabilitas, dan keandalan operasi kilang.</p>Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan perolehan predikat Excellence pada ajang IQPC 2026 merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi Perwira Pertamina di tingkat internasional sekaligus mencerminkan bahwa budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus diperkuat melalui program-program pendampingan dan coaching program dari bagian Quality Management&ndash;Human Capital Perusahaan.</p>&quot;Bagi kami inovasi tidak hanya menjadi budaya, tapi kebutuhan sebagai solusi untuk menjawab dinamika tantangan operasi kilang. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi lainnya yang mendukung keandalan operasi yang efisien dan optimal dalam upaya menjaga ketahanan energi , sekaligus memberikan nilai tambah bagi Perusahaan dan berdaya saing global ,&quot; ujar Iwan.<br>.<br>Ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 mengusung tema &quot;Driving Resilience And Sustainable Organizational Excellence&quot;, kompetisi internasional ini mempertemukan tim inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan proyek peningkatan mutu dan produktivitas berbasis continuous improvement.</p>Gugus RT-Prove Rocker 4.0 difasilitasi oleh Achmad Amrizal Fauzi dengan diketuai oleh Hadhiansyah Ilhami serta digawangi oleh anggota tim lainnya Muchammad Ravi, Amar Firmansyah, Saeful Sampe, Sendy Pujiatmoko, Ichsan F., dan Rayi Wibawa Yuda.  </p>Ketua Gugus RT-Prove Rocker 4.0, Hadhiansyah Ilhami, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses kolaboratif dalam menjawab tantangan operasional melalui inovasi yang terukur. &quot;Predikat Excellent di IQPC 2026 merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari identifikasi permasalahan, pengembangan solusi, hingga pembuktian hasil inovasi. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan perbaikan yang memberikan dampak nyata terhadap keandalan operasi kilang,&quot; ujar Hadhiansyah Ilhami.</p>Keberhasilan Tim Inovasi Kilang Dumai ini juga tidak lepas dari kolaborasi lintas fungsi  serta didorong oleh sinergi kuat manajemen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pembinaan intensif yang memastikan keberlanjutan implementasi inovasi di Perusahaan.</p>Sementara itu, menurut Manager Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Ari Winanto menambahkan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam membangun budaya inovasi di lingkungan Refinery Unit Dumai. </p>&quot;Kami terus mendorong insan Pertamina untuk melihat setiap tantangan operasional sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. RT-Prove Rocker 4.0 menunjukkan bahwa solusi yang lahir dari pemahaman terhadap kondisi lapangan, didukung kolaborasi dan proses perbaikan yang sistematis, dapat berkembang menjadi inovasi yang mampu berkompetisi di tingkat internasional serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan,&quot; pungkas Ari Winanto.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_9069_Lomba-Inovasi-IQPC-di-Bengkok--Tim-Inovasi-PT-Pertamina-Patra-Niaga---Raih-Predikat-Excellent.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6677/lomba-inovasi-iqpc-di-bengkok-tim-inovasi-pt-pertamina-patra-niaga--raih-predikat-excellent/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Miliki Fasilitas Mewah, Kalapas Cibinong dan 5 Pejabat Struktural Dinonaktifkan</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 18:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Miliki Fasilitas Mewah, Kalapas Cibinong dan 5 Pejabat Struktural Dinonaktifkan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cibinong, Bo]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Kelima pejabat yang dimaksud yakni kepala lapas (kalapas), kepala pengamanan lapas (KPLP), kepala seksi pembinaan dan pendidikan (kasibinadik), kepala seksi keamanan dan ketertiban (kasikamtib) dan kepala urusan umum lapas.<br></p>
Penonaktifan kelima pejabat Lapas Cibinong ini disampaikan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenimipas Rudi Setiawan di lokasi. Rudi mengecek Lapas Cibinong sedari pagi dan siang tadi usai diperintah untuk memimpin jalannya investigasi oleh Menteri Imipas Agus Andrianto.</p>"Kami atas arahan dan perintah dari Bapak Menteri, kami adalah pemeriksa internal Kemenimipas. Beliau memerintahkan kepada kami untuk berkolaborasi dengan Dirjen Pemasyarakatan untuk menindaklanjuti apa yang ditemukan oleh teman-teman Ombudsman," jelas Rudi kepada wartawan di lokasi, Sabtu (26/9/2026).</p>Rudi menyebut kelima pejabat Lapas Cibinong dinonaktifkan untuk diperiksa. Kelimanya, sebut Rudi, dinilai bertanggung jawab atas temuan Ombudsman.</p>"Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan Ombudsman. Saya sampaikan, yang pertama adalah kami menonaktifkan kalapas, kedua KPLP, kasiebinadik, kasiekamtib dan terakhir kepala urusan umum yang membidangi barang-barang milik negara," ujar Rudi.</p>Rudi kembali menegaskan Menteri Agus telah memberikan arahan yang sangat jelas soal pelanggaran. Dia pun menyebut sejumlah jenis hukuman berdasarkan bukti penyimpangan oknum.</p>"Kita akan selidiki semuanya. Arahan pak Menteri jelas dan kuat, kalau ada yang melanggar, kita punya aturan, kita punya kode etik, kita punya hukuman dinas. Kami nonaktifkan dan akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan, dan sampai hari ini," pungkas Rudi. ***(aud/detik/idh)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_3616_Miliki-Fasilitas-Mewah--Kalapas-Cibinong-dan-5-Pejabat-Struktural-Dinonaktifkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6676/miliki-fasilitas-mewah-kalapas-cibinong-dan-5-pejabat-struktural-dinonaktifkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bangun Pengelolaan Sanitasi, Kota Dumai Raih Penghargaan Terbaik se Riau</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 07:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bangun Pengelolaan Sanitasi, Kota Dumai Raih Penghargaan Terbaik se Riau]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, terus memperkuat pengelolaan infrastruktur sanitasi untuk memastikan fasili]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, terus memperkuat pengelolaan infrastruktur sanitasi untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun tetap berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Upaya tersebut mencakup pengoperasian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), pembangunan tangki septik individu, hingga penguatan pengelolaan dan pemeliharaan layanan air limbah domestik.</p>
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Riau yang menetapkan Pemko Dumai sebagai yang terbaik pada kategori Peningkatan Kinerja Keberfungsian Infrastruktur Sanitasi di Provinsi Riau Tahun 2026.</p>
Penghargaan tersebut diberikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Dua Pemantauan Keberfungsian, Kebermanfaatan, dan Keberlanjutan Infrastruktur Sanitasi Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 di Pekanbaru, Kamis (17/9/2026).</p>
Salah satu infrastruktur yang menjadi bagian dari pengelolaan sanitasi di Dumai adalah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum sejak 2020. Fasilitas tersebut mendukung pengelolaan lumpur tinja untuk memperkuat akses sanitasi aman secara berkelanjutan.</p>
Selain itu, Pemko Dumai mendorong penyediaan sanitasi layak melalui pembangunan tangki septik individu yang tersebar di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi sekaligus mendukung lingkungan yang lebih sehat.</p>
Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kota Dumai, Muhammad Mufarizal, mengatakan, keberlanjutan infrastruktur sanitasi membutuhkan dukungan pemerintah daerah, baik dari sisi pembiayaan maupun pengelolaan.</p>
"Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas komitmen dan dukungan kepala daerah yang senantiasa mengawal peningkatan sarana dan prasarana lingkungan di Dumai. Pembangunan sanitasi bukan sekadar memenuhi target fisik infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat," ujar Mufarizal.</p>
Menurut Mufarizal, pengelolaan sanitasi tidak berhenti setelah pembangunan infrastruktur selesai. Pemko Dumai terus memastikan fasilitas yang tersedia dapat dioperasikan dan dipelihara sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.</p>
Kepala Bidang Cipta Karya Dispertaru Kota Dumai, Thabrani, mengatakan, pihaknya terus mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pengelolaan layanan sanitasi.</p>
"Kami terus berupaya mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pengelolaan yang terstruktur. Baik IPLT maupun program tangki septik individu yang telah dibangun di berbagai lokasi akan terus dikawal agar daya guna dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat secara berkelanjutan," ungkap Thabrani.</p>
Sementara itu, Kepala UPT Air Limbah Domestik Kelas A, Richie Kurniawan, menekankan pentingnya operasional dan pemeliharaan rutin untuk menjaga fungsi IPLT dan layanan pengolahan lumpur tinja.</p>
"Kunci utama dari penghargaan ini adalah keberlanjutan fungsi dari infrastruktur yang ada. Sesuai komitmen Pemerintah Kota Dumai, UPT Air Limbah Domestik siap terus meningkatkan pelayanan sedot dan pengolahan lumpur tinja secara optimal, sehingga IPLT Kota Dumai dapat beroperasi secara maksimal dan ramah lingkungan," tutur Richie.</p>
Penguatan pengelolaan sanitasi tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pemko Dumai terus mendorong agar infrastruktur sanitasi yang telah tersedia dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_5934_Bangun-Pengelolaan-Sanitasi--Kota-Dumai-Raoih-Penghargaan-Terbaik-se-Riau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6675/bangun-pengelolaan-sanitasi-kota-dumai-raih-penghargaan-terbaik-se-riau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PPN Kilang Dumai dan Rumah BUMN Perluas Akses Pasar UMKM Lokal</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 07:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PPN Kilang Dumai dan Rumah BUMN Perluas Akses Pasar UMKM Lokal]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus memperkuat sinergi upaya dalam pemberdayaan pelaku Usaha Mikro]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus memperkuat sinergi upaya dalam pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaan dengan memperluas jangkauan akses pasar di berbagai ajang pameran dan kegiatan strategis lainnya.</p>Belum lama ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Rumah BUMN Dumai berpartisipasi dalam gelaran Semarak Merdeka Kota Dumai yang berlangsung pada 14 Agustus hingga 14 September 2026 di kawasan Taman Gelanggang Kota Dumai, Riau. Dalam ajang tersebut, beragam produk unggulan UMKM mitra binaan turut dipamerkan, mulai dari kuliner, makanan siap saji, olahan hasil perikanan, hingga kerajinan khas daerah.</p>Berbagai produk lokal yang dihadirkan di antaranya berasal dari UMKM JELITA (Jajanan Enak, Lestari, Inovatif, Tinggi Asupan), Fantasy Dimsum, keripik ikan patin, Dodol Rosnah, Batik Amewa, serta produk unggulan daerah lainnya.</p>Area Manager Communications, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, keberadaan UMKM perlu disokong melalui pendampingan yang konsisten, sehingga produk-produk lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk naik kelas.</p>&quot;Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui program TJSL serta sinergi dengan Rumah BUMN Dumai, kami terus berupaya mendukung UMKM lokal di Dumai agar dapat semakin berdaya saing dan unggul ditengah persaingan UMKM saat ini yang semakin kompetitif. Melalui pendampingan intensif dan terpadu, kami terus mendorong peningkatan usaha dan kualitas produk sekaligus menfasilitasi ruang promosi untuk memperluas akses pasar, seperti event-event musiman yang sering diselenggarakan di Kota Dumai,&quot; ujar Muhammad Rum.</p>Bagi para pelaku UMKM, kesempatan mengikuti pameran bukan hanya menjadi ajang untuk berjualan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan merek, mendapatkan pelanggan baru, membangun jejaring, serta memahami respon pasar terhadap produk yang mereka tawarkan. Sepanjang penyelenggaraan kegiatan tersebut, para UMKM mitra binaan Rumah BUMN Dumai dan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui program Community Involvement &amp; Development (CID) berhasil mengantongi omzet mencapai Rp 45 juta.</p>Kehadiran produk-produk lokal mitra binaan Pertamina tersebut tidak sekadar memeriahkan acara Semarak Merdeka Kota Dumai, melainkan menjadi cerminan tingginya kreativitas dan ketekunan masyarakat Dumai dalam mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ajang ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjaring pembeli potensial, memperkenalkan inovasi, hingga membangun jaringan bisnis yang lebih luas.</p>Sebagai kelanjutan dari komitmen tersebut, usai penyelenggaraan Semarak Merdeka Kota Dumai Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai akan memboyong UMKM JELITA dari Kelompok Wirani Rejosari ke ajang Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) pada 25&ndash;27 September 2026 di Living World Pekanbaru. SMEXPO merupakan ajang pameran sekaligus ruang pemberdayaan dan promosi UMKM binaan PT Pertamina Persero untuk mendorong kualitas UMKM di Indonesia semakin berdaya saing dan dapat go global.</p>Melalui keikutsertaan UMKM mitra binaan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap produk-produk dari pelaku UMKM Kota Dumai dapat semakin dikenal masyarakat dan menembus pasar yang lebih luas. Dukungan ini juga menjadi wujud komitmen Pertamina dalam mendorong kewirausahaan, memperkuat industri kreatif dan mendukung ekonomi kerakyatan, sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Pemerintahan. ***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_1612_PPN-Kilang-Dumai-dan-Rumah-BUMN-Perluas-Akses-Pasar-UMKM-Lokal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6674/ppn-kilang-dumai-dan-rumah-bumn-perluas-akses-pasar-umkm-lokal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dumai Kondusif, Investasi Semester I Capai Rp5,57 Triliun</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 07:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dumai Kondusif, Investasi Semester I Capai Rp5,57 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, terus mendorong penguatan investasi dan peningkatan kapasitas usaha mikro, k]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, terus mendorong penguatan investasi dan peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.</p>Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>Hal tersebut disampaikannya saat mewakili Wali Kota Dumai menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) KADIN Provinsi Riau 2026 di Grand Elite Hotel, Pekanbaru, Kamis (24/9/2026).</p>Fahmi mengatakan realisasi investasi Kota Dumai pada semester I 2026 mencapai Rp5,57 triliun atau 43,90 persen dari target Rp12,07 triliun. Capaian tersebut diharapkan terus meningkat melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha.</p>&quot;Di semester I tahun 2026, realisasi investasi Kota Dumai mencapai Rp5,57 triliun dengan persentase realisasi mencapai 43,90 persen dari target Rp12,07 triliun. Kami meyakini bahwa realisasi investasi ini bisa tercapai dan dampaknya dirasakan masyarakat melalui kerja sama yang baik bersama KADIN, khususnya KADIN Kota Dumai,&quot; ujar Fahmi.</p>Menurut Fahmi, pertumbuhan investasi perlu diikuti dengan penguatan pelaku usaha lokal agar manfaat perkembangan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Salah satu upaya yang didorong Pemko Dumai adalah meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.</p>&quot;Sebagai kota yang terus bertumbuh, tentu UMKM di Kota Dumai juga ikut bertumbuh dan berkontribusi dalam perekonomian. Pemko Dumai sangat mendukung upaya UMKM naik kelas, baik melalui kualitas, kuantitas, hingga mencapai produk kelas internasional,&quot; tambah Fahmi.</p>Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Riau juga menyoroti perkembangan ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Riau tercatat 4,75 persen pada triwulan II 2026. Dari sisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Riau menjadi penyumbang keenam terbesar secara nasional dan terbesar kedua di antara provinsi di luar Pulau Jawa.</p>Realisasi investasi Provinsi Riau pada triwulan II 2026 juga mencapai Rp20,23 triliun, tumbuh 59,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>Plt. Gubernur Riau S.F. Hariyanto berharap KADIN dapat memperkuat perannya dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah.</p>&quot;Kami berharap KADIN harus menjadi katalisator, kolaborator, dan penggerak utama pembangunan ekonomi daerah,&quot; ungkapnya.</p>Rapimprov KADIN Riau 2026 menjadi forum koordinasi dan sinkronisasi berbagai langkah strategis dunia usaha, termasuk penetapan program kerja KADIN, pembagian tugas organisasi, serta pengambilan keputusan yang akan dipertanggungjawabkan dalam Musyawarah Provinsi (Muprov).</p>Pemko Dumai berharap kolaborasi dengan KADIN dan pelaku usaha dapat terus diperkuat sehingga pertumbuhan investasi berjalan beriringan dengan pengembangan UMKM dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_6647_Dumai-Kondusif--Investasi-Semester-I-Capai-Rp5-57-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6673/dumai-kondusif-investasi-semester-i-capai-rp557-triliun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gadai Mobil, Syamsul Warga Dumai Dipenjara 1 Tahun</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gadai Mobil, Syamsul Warga Dumai Dipenjara 1 Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Hatihati jika ingin menggadaikan mobil yang masih dalam proses kredit karena dapat berujung penjara. Syamsul, warga Duma]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Hati-hati jika ingin menggadaikan mobil yang masih dalam proses kredit karena dapat berujung penjara. Syamsul, warga Dumai Barat, terpaksa masuk penjara selama 1 tahun 5 bulan akibat menggadaikan mobil yang masih dalam masa kredit.</p>
Tidak hanya itu, Syamsul juga harus membayar pidana denda sejumlah Rp 20 Juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka harus diganti dengan pidana penjara selama 1 bulan.</p>
Kasus ini bermula ketika Syamsul mengajukan pembiayaan 1 unit mobil Toyota Calya kepada Astra Credit Companies (ACC) cabang Duri, pada 7 Maret 2024. </p>
Namun ketika menginjak angsuran ke-10, Syamsul tidak melaksanakan kewajibannya membayar angsuran sehingga dinyatakan wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.</p>
Tim ACC Duri sudah berupaya untuk melakukan penagihan melalui Surat Peringatan (SP) 1, SP 2 dan SP3 hingga mengirimkan surat somasi namun Syamsul tetap tidak menunjukkan itikad baiknya untuk membayar angsuran. </p>
Ketika dilakukan penelusuran, ternyata Syamsul telah menggadaikan mobil yang masih dalam masa kredit tersebut kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan ACC Duri. </p>
Mobil tersebut digadaikan sebesar Rp18.500.000 pada tanggal 12 November 2024.</p>
Berdasarkan hal tersebut, ACC Duri akhirnya membuat laporan polisi pada tanggal 10 Maret 2025 ke Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau. Kasus ini meningkat ke tahap penyidikan dan pada tanggal 10 April 2025 Syamsul ditetapkan sebagai tersangka dan kasus dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bengkalis.</p>
Tanggal 23 September 2025, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis menyatakan bahwa Syamsul terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menggadaikan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia. </p>
Majelis Hakim menjatuhkan pidana kepada Syamsul dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan 5 bulan serta pidana denda sebesar Rp 20 Juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan.</p>
Branch Manager ACC Duri Johan Setiadi Wijaya angkat bicara mengenai kasus yang menimpa Syamsul tersebut dengan mengatakan bahwa pada dasarnya tindakan menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit adalah tindakan yang melanggar hukum.</p>
 "Menggadaikan kendaraan cicilan merupakan perbuatan melanggar hukum yaitu pelanggaran sanksi pidana UU Jaminan Fidusia, sesuai dalam Pasal 36 UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Pasal tersebut menyatakan bahwa pemberi fidusia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (2) yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp.50.000.000,"ujarnya.</p>
"Untuk menghindari proses hukum akibat menggadaikan mobil dalam masa kredit, customer ACC yang mengalami kesulitan dalam pembayaran angsuran dapat segera menghubungi kantor cabang ACC. Kami akan memberikan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak", tutup Johan.***harianhaluan</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_7338_Gadai-Mobil--Syamsul-Warga-Dumai-Dipenjara-1-Tahun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6672/gadai-mobil-syamsul-warga-dumai-dipenjara-1-tahun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terungkap, Tukar Guling Aset Pemkot ke PT SDS Nilainya Belum Jelas</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 18:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terungkap, Tukar Guling Aset Pemkot ke PT SDS Nilainya Belum Jelas]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Proses tukar menukar Barang Milik Daerah (BMD) berupa lahan dan bangunan SDN 001 Lubuk Gaung dan Rumah Dinas Cama]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai - Proses tukar menukar Barang Milik Daerah (BMD) berupa lahan dan bangunan SDN 001 Lubuk Gaung dan Rumah Dinas Camat Sungai Sembilan antara Pemerintah Kota Dumai dengan PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) dibahas alot dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Dumai, Rabu (23/9/2026). </p>Hearing digelar di Ruang Cempaka Gedung DPRD Dumai dipimpin Ketua Komisi II M Dochlas Manurung didampingi sejumlah anggota DPRD Dumai. </p>Rapat hearing ini digelar setelah Media Online Bersama (MOB) mengajukan permohonan RDP terkait keterbukaan informasi publik mengenai proses ruislag aset Pemko Dumai dengan PT SDS.</p>Koordinator MOB, Rezi A Putra, dalam RDP mempertanyakan sejumlah persoalan yang dituangkan dalam sembilan poin surat permohonan RDP, mulai dari dasar pelaksanaan ruislag, nilai aset, hasil appraisal, rincian aset pengganti, status sertifikat, pencatatan aset sebagai BMD, hingga proses pengawasan dan pemeriksaan.</p>Dalam RDP tersebut, Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Dumai, Alfian menyampaikan perkembangan terbaru bahwa saat ini proses perhitungan appraisal tahap II sedang dilakukan setelah bangunan aset pengganti selesai dikerjakan oleh PT SDS.</p>Menurut Alfian, proses tersebut juga berkaitan dengan penyelesaian bukti hak atas tanah yang harus dibaliknamakan dari PT SDS kepada Pemerintah Kota Dumai.</p>Setelah tahapan tersebut selesai, kata Alfian, proses selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat dan BPK.</p>Bagian teknis BPKAD, Haris, menjelaskan bahwa proses appraisal tahap II telah dimulai sekitar dua pekan sebelum RDP berlangsung.</p>Menurut Haris, proses appraisal harus memperhatikan masa berlaku hasil penilaian sehingga penyelesaian administrasi sertifikat menjadi bagian penting sebelum proses serah terima dilakukan.</p>&quot;Appraisal punya waktu kadaluwarsa enam bulan, jadi serah terima belum bisa dilakukan, setelah semua itu selesai baru dilakukan audit dari Inspektorat dan BPK,&quot; jelas Haris dalam RDP.</p>Perwakilan PT SDS, Zulfami, membenarkan bahwa proses balik nama sertifikat masih berlangsung.</p>&quot;Dalam proses pengurusan sertifikat, jadi biarkan BPKAD bekerja,&quot; kata Zulfami singkat dalam RDP.</p>Penjelasan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari anggota DPRD Dumai. Gusri Effendy mengatakan RDP diperlukan agar persoalan yang berkaitan dengan aset daerah dapat dibuka secara jelas.</p>&quot;Jadi penjelasan saat RDP hari ini agar terbuka permasalahan dan kami minta ke depan apapun itu, berkaitan dengan aset Pemko Dumai untuk menyurati DPRD,&quot; tegas legislator PDI Perjuangan tersebut.</p>Sementara anggota DPRD Dumai Mawardi meminta BPKAD dan PT SDS memberikan kepastian waktu mengenai penyelesaian proses balik nama sertifikat dan appraisal tahap II.</p>&quot;Kita harus tahu kapan waktu pastinya, jangan disampaikan dalam proses terus, berikan waktu pasti,&quot; ujar politikus PKS tersebut.</p>Dalam RDP, dokumen yang diperoleh juga memperlihatkan sejumlah angka yang menjadi bagian penting dalam penelusuran proses ruislag.</p>Salah satunya adalah Keputusan Wali Kota Dumai Nomor 032/972/2022 tentang Pelaksanaan Tukar Menukar Barang Milik Daerah Berupa Tanah dan Bangunan SDN 001 Lubuk Gaung, Tanah dan Bangunan Rumah Dinas Camat Sungai Sembilan antara Pemerintah Kota Dumai dengan PT Sari Dumai Sejati Tahun 2022. </p>Dokumen tersebut menunjukkan bahwa objek aset Pemko yang menjadi bagian dari ruislag mencakup tanah dan bangunan SDN 001 Lubuk Gaung serta tanah dan bangunan Rumah Dinas Camat Sungai Sembilan. </p>Dalam laporan penilaian KJPP Johnny Farel dan Rekan, nilai pasar aset pemerintah yang menjadi objek penilaian tercatat sebesar Rp5.112.691.000.</p>Nilai tersebut terdiri dari tanah SDN 001 Lubuk Gaung sebesar Rp1.444.910.000, bangunan SDN 001 Lubuk Gaung sebesar Rp3.128.013.000, tanah Rumah Dinas Camat sebesar Rp428.040.000, dan bangunan Rumah Dinas Camat sebesar Rp111.728.000. Totalnya mencapai Rp5.112.691.000. </p>Laporan tersebut menggunakan pendekatan pasar dengan nilai per 28 April 2022 untuk kepentingan ruislag. </p>Sementara itu, dokumen rincian aset pengganti dari PT SDS mencatat nilai total sebesar Rp8.039.000.000. </p>Rinciannya berupa tanah SDN 001 Lubuk Gaung seluas 4.800 meter persegi dengan nilai Rp912.000.000, bangunan SDN 001 Lubuk Gaung beserta fasilitas pendukung sebesar Rp5.622.000.000, Rumah Dinas Camat Sungai Sembilan beserta fasilitas pendukung sebesar Rp545.000.000, serta Kantor Lurah Lubuk Gaung beserta fasilitas pendukung sebesar Rp960.000.000. </p>Secara nominal, terdapat selisih sekitar Rp2.926.309.000 antara nilai pasar aset pemerintah yang tercantum dalam laporan appraisal dan nilai rincian aset pengganti tersebut.</p>Namun, perbedaan nominal tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya keuntungan ataupun kerugian daerah. Nilai tersebut perlu dilihat berdasarkan objek yang dinilai, waktu penilaian, metode appraisal, spesifikasi bangunan, status tanah, serta dokumen perjanjian dan serah terima.</p>Selain selisih nilai appraisal, rentang waktu proses pembangunan hingga tahapan serah terima juga menjadi perhatian dalam RDP.</p>Berdasarkan informasi yang disampaikan, pembangunan aset pengganti oleh PT SDS mulai dilakukan pada 2024 dan selesai pada 2025. Namun, hingga RDP berlangsung, proses administrasi untuk penyelesaian ruislag dan serah terima masih berjalan.</p>Kondisi tersebut menjadi perhatian karena semakin panjang rentang waktu antara pembangunan selesai dengan proses serah terima, semakin penting kejelasan mengenai status administrasi, sertifikat, hasil appraisal tahap II dan dokumen BAST/BASM.</p>Hingga saat ini, Pemko Dumai masih berstatus menumpang menggunakan bangunan yang dibangun PT SDS, sementara proses administrasi untuk penyelesaian ruislag dan serah terima belum dinyatakan selesai.</p>Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperjelas dalam rangkaian proses berikutnya, terutama mengenai dasar penggunaan bangunan sebelum serah terima resmi dan bagaimana status aset tersebut dicatat dalam administrasi BMD.</p>Perwakilan MOB, Riki Sahputra, dalam RDP juga mempertanyakan persoalan keterbukaan informasi mengenai aset Pemko Dumai.</p>&quot;Kita hanya perlu keterbukaan informasi, hal berkaitan dengan aset Pemko Dumai saja DPRD Dumai tidak mengetahui, ada apa?&quot; kata Riki.</p>Sementara itu, Faisal Arif menegaskan bahwa RDP yang diajukan MOB bukan untuk mencari kesalahan ataupun memberikan tuduhan terhadap pihak tertentu.</p>&quot;Kita tidak ada tendensius hal ini, biar publik tahu, karena ini berkaitan dengan aset daerah dan ada nilai yang sangat besar di situ. Jika bisa dilakukan dengan bantuan CSR perusahaan kenapa harus dilakukan ruislag,&quot; ungkap Faisal.</p>Faisal juga mempertanyakan kemungkinan perusahaan memberikan bantuan melalui program CSR untuk kepentingan publik apabila mekanisme tersebut dapat dilakukan.</p>&quot;Kita juga berharap, PT SDS ataupun perusahaan lain dapat memberikan bantuan seperti ini juga, jangan kita menduga karena ada kepentingan tertentu, antara Pemko dengan perusahaan?&quot; tanya Faisal.</p>Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pertanyaan dalam forum RDP dan bukan sebagai kesimpulan bahwa terdapat kepentingan tertentu dalam proses ruislag.</p>Dalam penutupan RDP, pimpinan rapat menyampaikan sejumlah poin tindak lanjut.</p>Pertama, BPKAD dan PT SDS diminta lebih diplomatis dalam berkomunikasi dan berkoordinasi, sehingga persoalan seperti yang dibahas dalam RDP tidak kembali terjadi.</p>Kedua, DPRD Kota Dumai akan melakukan turun lapangan (Turlap) untuk melihat secara langsung kondisi bangunan baru yang menjadi bagian dari aset pengganti ruislag.</p>Turlap tersebut dilakukan agar DPRD dapat melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Hasilnya nantinya dapat disampaikan kepada media dan diketahui masyarakat.</p>Ketiga, pimpinan rapat meminta data dan target penyelesaian yang jelas antara Pemko Dumai dengan PT SDS, terutama terkait penyelesaian proses ruislag hingga BAST/BASM.</p>Dengan demikian, tindak lanjut RDP akan berlanjut pada pengecekan kondisi fisik bangunan melalui Turlap DPRD serta permintaan kepastian waktu penyelesaian administrasi dan serah terima aset.</p>Sementara itu, proses yang dijelaskan dalam RDP masih mencakup penyelesaian balik nama sertifikat, appraisal tahap II, serah terima aset, serta pemeriksaan oleh Inspektorat dan BPK setelah tahapan sebelumnya dinyatakan selesai.</p>Terpisah, Koordinator MOB Rezi A Putra menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan proses tersebut hingga benar-benar selesai dan diketahui masyarakat secara terang.</p>&quot;Kita akan kawal terus, DPRD Dumai harus tegak lurus dalam menjalankan fungsinya. Jika Turlap jadi dilaksanakan, MOB dapat dilibatkan juga serta dokumen yang layak dipublikasikan dalam perkembangan proses Ruislag ini,&quot; ungkap Rezi. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_3939_Terungkap--Tukar-Guling-Aset-Pemkot-ke-PT-SDS-Nilainya-Belum-Jelas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6671/terungkap-tukar-guling-aset-pemkot-ke-pt-sds-nilainya-belum-jelas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekelumit Kisah Hamdan Bangkitkan Semangat Kelompok dalam Budidaya Ikan Patin</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekelumit Kisah Hamdan Bangkitkan Semangat Kelompok dalam Budidaya Ikan Patin]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis &ndash Gemericik air dari kolam ikan patin yang berada di Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Be]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis &ndash; Gemericik air dari kolam ikan patin yang berada di Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis membangunkan harapan Kelompok Tunas Mandiri dalam menjaga keberlangsungan usaha tersebut. Budidaya ikan air tawar ini menjadi salah satu peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah tersebut.</p>Feri Hamdan, Ketua Kelompok Tunas Mandiri, melihat ketersediaan kolam budidaya serta permintaan pasar yang terus meningkat sebagai peluang untuk mengembangkan usaha perikanan air tawar secara lebih produktif. Namun, dalam prakteknya perjalanan budidaya tidak selalu berjalan mulus.</p>Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi kelompok adalah tingginya serangan penyakit ikan, terutama infeksi jamur dan bakteri, yang menyebabkan angka kematian ikan cukup tinggi selama masa pemeliharaan. Di sisi lain, anggota kelompok juga memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai manajemen kualitas air, biosekuriti kolam, teknik pencegahan penyakit, hingga penerapan budidaya yang baik.</p>Akibatnya, potensi budidaya yang dimiliki belum mampu menghasilkan produksi secara maksimal maupun memberikan peningkatan pendapatan yang signifikan bagi anggota kelompok. "Selama ini yang paling kami khawatirkan bukan hanya soal panen, tetapi bagaimana menjaga ikan tetap hidup hingga waktunya dipanen. Serangan jamur dan bakteri sering membuat usaha kami tidak sesuai harapan," ungkap Feri.</p>Di tengah tantangan tersebut, Kelompok Tunas Mandiri tetap memiliki tekad untuk mengembangkan usaha budidaya sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan. Jawaban atas tantangan tersebut hadir melalui Program Circular Fisheries. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memberikan pendampingan komprehensif kepada Kelompok Tunas Mandiri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan berkelanjutan.</p>Selain pemberian sarana produksi berupa 20.000 ekor bibit ikan patin varietas Pustina serta pakan pabrik, setiap anggota kelompok juga mendapatkan peningkatan kapasitas melalui pelatihan teknik budidaya ikan yang baik (Good Aquaculture Practices), meliputi pengelolaan kualitas air, teknik pemberian pakan yang efisien, serta pencegahan dan penanganan penyakit ikan. Tidak hanya pengetahuan teknis, anggota kelompok juga dibekali kemampuan manajemen budidaya untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan hingga masa panen.</p>Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kelompok dalam menjalankan budidaya. Seluruh anggota berbagi tugas mulai dari pemeliharaan kolam, pencatatan pertumbuhan ikan, pengelolaan pakan, hingga persiapan pemasaran hasil panen. Pendekatan tersebut membuat pengelolaan budidaya menjadi lebih sistematis sekaligus meningkatkan rasa memiliki terhadap usaha bersama yang sedang mereka bangun.</p>"Sekarang kami memiliki pengetahuan baru, bibit yang lebih baik, dan keyakinan bahwa kolam yang kami kelola bisa menghasilkan panen yang lebih besar. Harapan kami sederhana, semoga usaha ini terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang lebih baik bagi keluarga kami," ujar Feri.</p>Potensi peningkatan ekonomi yang timbul dari Program Circular Fisheries pada kelompok Tunas Mandiri yakni dari 20.000 bibit dapat menghasilkan potensi panen sebesar 22,5 ton atau nilai ekonomi hingga Rp. 495.000.000 per siklus panen. Selain itu terdapat potensi tambahan dari pengelolaan limbah SPPG sebagai pakan ikan sebesar, 75 kg/hari, atau 2.250 ton/bulan.</p>Melalui Program Circular Fisheries, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mendorong pengembangan kapasitas masyarakat melalui pendampingan, peningkatan keterampilan, serta penguatan kelembagaan kelompok. Program ini diharapkan mampu menciptakan usaha perikanan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di wilayah operasi perusahaan. ***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_3574_Sekelumit-Kisah-Hamdan-Bangkitkan-Semangat-Kelompok-dalam-Budidaya-Ikan-Patin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6670/sekelumit-kisah-hamdan-bangkitkan-semangat-kelompok-dalam-budidaya-ikan-patin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkot Percepat Pengadaan Tanah untuk Pengendalian Banjir</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 06:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkot Percepat Pengadaan Tanah untuk Pengendalian Banjir]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai, Riau, mempercepat proses pengadaan tanah untuk penanggulangan banjir di kawasa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai --- Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai, Riau, mempercepat proses pengadaan tanah untuk penanggulangan banjir di kawasan bantaran Sungai Dumai sebagai bagian dari persiapan pembangunan tanggul dan drainase pada 2027.</p>Percepatan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai ,Fahmi Rizal, Rabu (19/9/2026), dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat.</p>Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD memaparkan perkembangan pelaksanaan tugas terkait pengadaan tanah. Berdasarkan hasil pembahasan, proses pengadaan tanah berjalan sesuai dengan rencana dan kebutuhan yang telah ditetapkan dalam perencanaan pembangunan.</p>Pemko Dumai masih menghadapi sejumlah kendala dalam proses pendataan, di antaranya kepemilikan tanah atau properti yang belum diketahui serta kebutuhan komunikasi secara intensif dengan masyarakat yang terdampak.</p>Untuk 2026, Pemko Dumai memfokuskan tahapan pada pendataan serta proses ganti kerugian terhadap tanah dan bangunan yang berada di kawasan bantaran Sungai Dumai.</p>Sekdako Dumai, Fahmi, menginstruksikan seluruh kebutuhan dan aspek teknis dalam proses tersebut dilaksanakan secara maksimal dan efektif dengan tetap memperhatikan ketentuan serta peraturan yang berlaku.</p>&quot;Sesuai arahan Wako Paisal, pelaksanaan kegiatan pendataan ini harus disegerakan dan dilaksanakan secara maksimal dengan memperhatikan aspek teknis meliputi perencanaan serta peraturan yang berlaku,&quot; ujar Fahmi.</p>Ia menargetkan seluruh proses pendataan dan ganti kerugian dapat diselesaikan pada akhir 2026. Dengan demikian, pembangunan tanggul dan drainase untuk penanganan banjir di kawasan bantaran Sungai Dumai dapat dilaksanakan pada 2027.</p>&quot;Kita harapkan semua proses pendataan dan ganti kerugian ini selesai pada akhir 2026. Sehingga di 2027, pembangunan tanggul dan drainase dalam penanganan banjir di area bantaran Sungai Dumai berjalan lancar,&quot; tambahnya. ***(inf diskominfo)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202609/_9225_Pemkot-Percepat-Pengadaan-Tanah-untuk-Pengendalian-Banjir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6665/pemkot-percepat-pengadaan-tanah-untuk-pengendalian-banjir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>