<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 18:06:16 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana di Pekanbaru, Ini Kronologinya</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 16:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana di Pekanbaru, Ini Kronologinya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru  Terkait kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai Pes]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru -- Terkait kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, akhirnya terungkap.</p>Polisi membeberkan rangkaian kejadian, mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga pelarian keempat pelaku ke Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.</p>Peristiwa ini bermula dari rencana keempat pelaku yang awalnya hanya ingin melakukan pencurian. Namun, dalam perjalanan dari Medan menuju Pekanbaru, niat tersebut berubah menjadi aksi pembunuhan.</p>"Awalnya mereka ingin mencuri, namun dalam perjalanan niat itu berubah menjadi pembunuhan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua saat konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).</p>Polisi mengungkap, rencana kejahatan bahkan tidak hanya menyasar satu korban. Para pelaku disebut sempat merencanakan untuk menghabisi seluruh penghuni rumah.</p>"Rencana awal bukan hanya satu korban, tapi empat orang di dalam rumah," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.</p>Otak pelaku diketahui berinisial AF, yang ternyata merupakan menantu korban sendiri. Ia mengajak tiga pelaku lain, yakni SL, E alias I, dan L.</p>&quot;Motif kejahatan diduga karena sakit hati serta keinginan menguasai harta korban,&quot; jelasnya.</p>Saat berada di lokasi kejadian, aksi kekerasan dilakukan oleh SL yang memukul korban menggunakan balok kayu. Aksi tersebut dibantu tiga pelaku lainnya hingga menyebabkan korban meninggal dunia.</p>"Ini kejahatan yang sangat keji, pembunuhan berencana dengan empat pelaku," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah.</p>Setelah korban tewas, para pelaku kemudian menggasak sejumlah barang berharga milik korban, mulai dari perhiasan emas hingga barang elektronik dan uang tunai, termasuk mata uang asing.</p>Kabur Gunakan Mobil, Jejak Terlacak</p>Usai beraksi, para pelaku melarikan diri menggunakan mobil Daihatsu Xenia hitam. Pergerakan mereka sempat terpantau hingga kawasan Muara Fajar, Pekanbaru.</p>Polisi kemudian menelusuri jejak tersebut, termasuk saat pelaku mengisi bahan bakar. Dari situ diketahui kendaraan menggunakan pelat nomor dari Aceh Tengah.</p>Berbekal informasi itu, polisi langsung berkoordinasi lintas wilayah dan membagi tim menjadi dua arah pengejaran.</p>"Kami bagi dua tim, satu menuju Aceh dan satu ke arah Medan," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman.</p>Hasilnya, dua pelaku utama yakni AF dan SL berhasil ditangkap lebih dulu di Aceh Tengah pada 30 April 2026 malam. Keduanya diamankan di sebuah gubuk milik kerabat pelaku.</p>Tak lama berselang, pengembangan dilakukan dan dua pelaku lainnya berhasil ditangkap di Binjai, Sumatera Utara, pada 1 Mei 2026 pagi.</p>Sempat Berpencar Usai dari Medan</p>Sebelum penangkapan, para pelaku sempat berpencar setelah dari Medan. Dua pelaku menuju Aceh, sementara lainnya bertahan di wilayah Sumatera Utara.</p>Namun, berkat koordinasi cepat dengan Polda Aceh, Polda Sumut, hingga Polres setempat, seluruh pelaku berhasil diringkus dalam waktu singkat.</p>"Selang sekitar satu jam setelah pelaku tiba di Aceh, tim langsung melakukan penangkapan," ujar Hasyim.</p>Empat Tersangka Diperiksa</p>Saat ini, empat tersangka berinisial AFP, E, S, dan L telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif.</p>Polisi menegaskan pengungkapan kasus ini juga berkat dukungan masyarakat yang memberikan informasi penting.</p>"Informasi dari masyarakat kami kumpulkan untuk membuat terang peristiwa ini," ujar Muharman.</p>Terancam Hukuman Mati</p>Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Mereka terancam hukuman maksimal berupa pidana mati. ***</p>
sumber : riau aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_178_Pengungkapan-Kasus-Pembunuhan-Berencana-di-Pekanbaru--Ini-Kronologinya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6096/pengungkapan-kasus-pembunuhan-berencana-di-pekanbaru-ini-kronologinya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ngeri, Rp161,73 M Dana Haji 2025 tak Tepat Sasaran, 4.760 Jemaah Tak Berhak tapi Menikmati</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 12:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ngeri, Rp161,73 M Dana Haji 2025 tak Tepat Sasaran, 4.760 Jemaah Tak Berhak tapi Menikmati]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &mdash Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap penggunaan dana haji yang tidak tepat sasaran dalam penyelenggaraan iba]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&mdash; Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap penggunaan dana haji yang tidak tepat sasaran dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M. </p>Dalam temuannya, terdapat dana sebesar Rp161,73 miliar yang digunakan untuk membiayai jemaah yang tidak memenuhi kriteria keberangkatan.</p>Dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II-2025, BPK mencatat dana tersebut digunakan untuk mensubsidi 4.760 jemaah yang seharusnya tidak berangkat pada tahun tersebut.</p>Rinciannya, sebanyak 504 jemaah diketahui pernah menunaikan ibadah haji dalam 10 tahun terakhir, 2.682 jemaah masuk melalui skema penggabungan mahram yang tidak memiliki hubungan keluarga, dan 1.574 jemaah merupakan pelimpahan porsi yang tidak sesuai ketentuan.</p>BPK menilai kondisi ini berdampak langsung terhadap penyelenggaraan haji, karena penggunaan dana tersebut membebani keuangan haji sekaligus menyebabkan tertundanya keberangkatan jemaah lain yang telah memenuhi syarat.</p>"Akibatnya, BPIH digunakan untuk menyubsidi jemaah yang tidak seharusnya berangkat serta menghambat keberangkatan jemaah yang sesuai ketentuan," tulis BPK dalam laporannya, dikutip Sabtu (2/5/2026).</p>Atas temuan tersebut, BPK merekomendasikan pemerintah untuk melakukan perbaikan tata kelola data dan kuota jemaah. Langkah yang disarankan antara lain verifikasi data kependudukan serta penertiban penggabungan dan pelimpahan porsi yang tidak sesuai aturan</p>BPK juga meminta adanya koordinasi lintas kementerian untuk memastikan proses seleksi jemaah berjalan lebih akurat dan tepat sasaran ke depan.</p>Temuan ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan dana haji yang bersumber dari masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya akurasi data dan kepatuhan terhadap aturan dalam distribusi kuota ibadah haji.</p>Secara keseluruhan, BPK menyebut hasil pemeriksaan kinerja atas efektivitas penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446H/2025M mengungkapkan 14 temuan yang memuat 17 permasalahan ketidakefektifan.</p>Sementara itu, hasil pemeriksaan kepatuhan atas penyelenggaraan ibadah haji mengungkapkan 14 temuan yang memuat 22 permasalahan. Permasalahan tersebut meliputi 6 permasalahan kelemahan SPI, 11 permasalahan ketidakpatuhan sebesar Rp5,89 miliar dan 5 permasalahan 3E (Ekonomisasi, Efisiensi, Efektivitas) sebesar Rp697,14 juta.*** (mkh/cnbc/mkh)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7242_Ngeri--Rp161-73-M-Dana-Haji-2025-tak-Tepat-Sasaran--4-760-Jemaah-Tak-Berhak-tapi-Menikmati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6095/ngeri-rp16173-m-dana-haji-2025-tak-tepat-sasaran-4760-jemaah-tak-berhak-tapi-menikmati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Pembunuhan Nenek di Rumbai Terungkap, Empat Pelaku Diamankan di Aceh dan Binjai</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 10:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Pembunuhan Nenek di Rumbai Terungkap, Empat Pelaku Diamankan di Aceh dan Binjai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pekanbaru&mdash Hanya butuh waktu beberapa hari, akhirnya tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polres]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pekanbaru&mdash; Hanya butuh waktu beberapa hari, akhirnya tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan seorang perempuan lanjut usia (Lansia) di wilayah Rumbai, Pekanbaru.</p>Korban diketahui bernama Dumaris Denny Wati br Setio (60). Korban tewas akibat tindakan kekerasan yang dilakukan para pelaku saat menjalankan aksinya. Kepala korban dipukul berulang kali menggunakan balok kayu.</p>Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa para pelaku ditangkap di lokasi berbeda setelah sempat melarikan diri ke luar daerah.</p>&quot;Alhamdulillah. Empat orang pelaku sudah berhasil diamankan. Dua ditangkap di wilayah Aceh Tengah dan dua lainnya di Kota Binjai, Sumatera Utara,&quot; ujar Muharman, Sabtu (2/5/2026).</p>Ia menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama intensif antara tim di lapangan yang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku.</p>Saat ini, para tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif serta peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut.</p>Muharman menyebutkan, pihaknya akan menggelar konferensi pers pada Ahad (3/5) siang untuk memaparkan secara rinci kronologi kejadian, termasuk barang bukti yang berhasil diamankan.</p>&quot;Kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers besok (Minggu, red),&quot; katanya.</p>Informasi dihimpun, pelaku terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha kabur saat ditangkap. Setelah mendapat perawatan medis, mereka dibawa ke Pekanbaru untuk prose hukum selanjutnya.</p>Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (29/4/2026) di rumah korban di Jalan Kurnia 2 Nomor 20, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.</p>Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Salmon Meha (65), sekitar pukul 11.00 WIB. Saat tiba di rumah, saksi mendapati pintu dalam keadaan terbuka dan kondisi kamar berantakan.</p>Setelah melakukan pencarian di dalam rumah, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai dapur dengan bercak darah di sekitarnya.</p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada pagi hari sebelum kejadian, korban sempat diajak suaminya untuk mengurus pajak kendaraan bermotor sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, korban memilih tetap berada di rumah seorang diri.</p>Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis Polresta Pekanbaru melakukan olah TKP awal pada hari yang sama untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk sidik jari yang diduga ditinggalkan pelaku.</p>Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani visum et repertum dan autopsi guna memastikan penyebab kematian.***</p>
sumber :cakaplah</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_5459_Kasus-Pembunuhan-Nenek-di-Rumbai-Terungkap--Empat-Pelaku-Diamankan-di-Aceh-dan-Binjai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6094/kasus-pembunuhan-nenek-di-rumbai-terungkap-empat-pelaku-diamankan-di-aceh-dan-binjai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">RUPS PT PDB :  Wali Kota Dumai Apresiasi Kinerja Dalam Memberikan PAD</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 10:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[RUPS PT PDB :  Wali Kota Dumai Apresiasi Kinerja Dalam Memberikan PAD]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pelabuhan Dumai Berseri ber]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pelabuhan Dumai Berseri berlangsung sukses di Kota Dumai, Jumat (30/4/2026). Agenda tersebut mencakup persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan tahun 2025, serta pengangkatan kembali jajaran direksi perusahaan.</p>Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Dumai, Paisal, yang bertindak sebagai representasi pemegang saham. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal selaku Komisaris Utama PT PDB, jajaran komisaris, direksi, notaris, serta sejumlah pejabat terkait.</p>Rapat dipimpin oleh Komisaris Utama yang membuka jalannya forum sebelum kemudian memberikan kesempatan kepada Direktur Utama PT PDB, Lukman, untuk memaparkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun 2025. Dalam pemaparannya, manajemen menyampaikan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan kinerja positif, ditopang oleh pertumbuhan bisnis yang stabil serta peningkatan efisiensi operasional.</p>Selain itu, PT PDB juga dilaporkan kembali mampu memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Dumai melalui pembagian dividen. Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan transformasi perusahaan sebagai badan usaha milik daerah yang lebih profesional dan berdaya saing.</p>Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Paisal menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja PT PDB. Ia menilai perkembangan positif perusahaan tidak terlepas dari komitmen dalam memperkuat tata kelola dan pengelolaan sektor kepelabuhanan yang memiliki potensi besar di Kota Dumai.</p>&quot;Ini merupakan komitmen kita sejak awal agar PT PDB sebagai BUMD dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi daerah,&quot; ujarnya.</p>Ia juga menekankan pentingnya pengembangan usaha secara berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan kontribusi dividen kepada daerah serta memperluas dampak ekonomi, termasuk penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.</p>Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham memutuskan untuk mengangkat kembali Lukman Direktur Utama serta Irwan Kahar Direktur Operasional PT PDB untuk periode selanjutnya.</p>Kegiatan ini turut dihadiri Asisten II Setdako Yusmanidar, Bagian Perekonomian Setdako, serta sejumlah undangan lainnya, menandai komitmen bersama dalam memperkuat peran BUMD dalam pembangunan ekonomi daerah. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_1258_RUPS-PT-PDB----Wali-Kota-Dumai-Apresiasi-Kinerja-Dalam-Memberikan-PAD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6093/rups-pt-pdb--wali-kota-dumai-apresiasi-kinerja-dalam-memberikan-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pedagang Dumai Expo Makin Banyak Buka Baju di Taman</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 18:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pedagang Dumai Expo Makin Banyak Buka Baju di Taman]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai   Jelang penutupan Pasar malam Dumai Expo yang diselenggarakan tanpa ada kontribusi pada masyarakat Dumai dan Pem]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai --  Jelang penutupan Pasar malam Dumai Expo yang diselenggarakan tanpa ada kontribusi pada masyarakat Dumai dan Pemko Dumai para pedagang makin banyak yang buka baju duduk dan tiduran di taman. </p>Padahal kaum hawa kerap melewati lokasi tersebut namun mereka seakan tidak ada rasa malu. Panitia Dumai Expo teledor dalam pengawasan seharusnya itu tak terjadi. </p>Dumai yang identik dengan kota beradab berbudaya Melayu sangat tidak etis pemandangan tersebut. "Panitia sepertinya lepas tangan setelah menikmati banyak sewa kios, sehingga tindakan seperti itu diabaikan, " kata Halimah warga Mundam ketika ditemui di Bukit Gelanggang. </p>Terlalu banyak masyarakat terzolimi dengan kegiatan ini. Karena banyak taman rusak dan drainase kotor dengan limbah makanan dan cuci piring dan sayuran. </p>Cepatlah berakhir Dumai Expo ini, agar masyarakat kembali bisa lewat di Jalan HR Soebrantas. </p> Lebih mirisnya lagi selama Dumai Expo para pedagang pria kerap petentengan tanpa pakai baju mondar mandir di sekitar Taman Bukit Gelanggang.</p>Padahal di daerah tersebut terdapat banyak kaum wanita yang mondar-mandir. </p>"Dumai expo menjadikan negeri ini tak beradab dan tak lagi ada rasa malu. Orang tak berpakaian dibiarkan berkeliaran, mau jadi apa kota Ini, " kata Irma lagi. </p>Namun kondisi seperti itu malah dibiarkan.<br>Negeri Melayu menjunjung tinggi adab. "Kita miris melihat nya," katanya lagi. Dumai Expo yang di gembor gembor mendatangkan pengunjung dari Kabupaten dan kota ternyata hoax. Masyarakat Dumai saja malas datang, karena isinya hanya jajanan dan jualan yang hasilnya dibawa pulang ke kampung halaman. ***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_9746_Pedagang-Dumai-Expo-Makin-Banyak-Buka-Baju-di-Taman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6092/pedagang-dumai-expo-makin-banyak-buka-baju-di-taman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">LAM Riau Minta Polisi Proses Aksi Premanisme Mengancam Tokoh Adat Melayu</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 16:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[LAM Riau Minta Polisi Proses Aksi Premanisme Mengancam Tokoh Adat Melayu]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau angkat bicara mengenai video viral perseteruan Iwan Pansa dengan sejumlah Toko]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru -Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau angkat bicara mengenai video viral perseteruan Iwan Pansa dengan sejumlah Tokoh Adat yang terjadi di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.</p>Timbalan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) Datuk Tarlaili mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. </p>"Kita sangat menyayangkan, seorang Ketua Ormas PP Pekanbaru tidak ada itikad baik. Kalau mau berunding dengan siapa pun di negeri ini harus hargai juga orang tua. Apalagi saat itu ada Ketua DPH LAMR Rohil, ada datuk dari MKA dan DPH LAMR," kesalnya.</p>Dirinya juga menyoroti etika Iwan Pansa yang membentak Datuk Taufiq Tambusai saat menanyakan tujuan Iwan Pansa.</p>"Beliau bertanya ada apa, malah dibentak oleh Iwan sambil mengeluarkan kata-kata kotor, dan Iwan pun melanjutkan memaki-maki Suparman dengan kata-kata tak pantas diucapkan seorang ketua ormas. Divideokan pula," kata Datuk Tralili. </p>"Kalau seperti ini, Iwan itu tidak tahu adab dan tak tahu sopan santun. Padahal kita di negeri Bumi Lancang Kuning ini sangat menjunjung itu. Kalau dia tahu sopan santun dan adap tidak seperti itu, pasti diajak Suparman berunding baik-baik," tambahnya. </p>Karena itu, Datuk Tralili berharap Kepolisian Daerah (Polda) Riau segera memproses aksi premanismen, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di Bumi Lancang Kuning kedepannya. </p>"Kami sangat percaya dengan Polda Riau yang memiliki semboyan &#039;Melindungi Tauh, Menjaga Marwah&#039;. Filosofi ini memiliki makna yang dalam, menekankan perlindungan kekayaan alam dan harga diri masyarakat," katanya.</p>"Kami harap agar yang bersangkutan dapat ditahan, hapuskan permanisme di Riau. Dan LAMR juga akan memberikan sanksi adat," tegasnya.</p>sumber : Riau Aktual]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_596_LAM-Riau-Minta-Polisi-Proses-Aksi-Premanisme-Mengancam-Tokoh-Adat-Melayu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6091/lam-riau-minta-polisi-proses-aksi-premanisme-mengancam-tokoh-adat-melayu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Masa Pensiun, Dijadikan Emdita Mengukir Kayu Bersama Anak Berkebutuhan Khsusus</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 16:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Masa Pensiun, Dijadikan Emdita Mengukir Kayu Bersama Anak Berkebutuhan Khsusus]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com BENGKALIS &ndash Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026, kisah pengabdian Emdita Dasmi menjadi pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -BENGKALIS &ndash; Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026, kisah pengabdian Emdita Dasmi menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati tidak mengenal batas usia, kondisi, maupun keterbatasan.</p>
<br>Bagi sebagian orang, masa pensiun adalah waktu untuk beristirahat dan menikmati hari tua dengan tenang. Namun, bagi Emdita Dasmi, kata "berhenti" tidak pernah ada dalam kamusnya terutama jika itu menyangkut masa depan anak-anak &quot;istimewa&quot; di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bumi Manggalo.</p>Setelah purna tugas dari Sekolah Cendana Duri, Emdita memilih jalan pengabdian yang tak biasa. Ia kembali ke dunia pendidikan untuk membagikan ilmunya, sekaligus merangkul siswa-siswa berkebutuhan khusus yang kerap dipandang sebelah mata.</p>SLB Bumi Manggalo sendiri merupakan sekolah terpadu yang memfasilitasi berbagai jenis kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Dalam program pengembangan yang berjalan, terdapat 5 orang guru yang terlibat aktif, serta 10 orang siswa yang menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pendampingan.</p>Di awal pengabdiannya, suasana bengkel kriya kayu di sekolah tersebut terasa hampa dan sunyi. Bukan karena tidak ada aktivitas, melainkan karena beban emosional yang dirasakan para siswa. Rasa minder dan kurang percaya diri membuat mereka takut mencoba, bahkan sekadar memegang alat.</p>&quot;Di sini siswa merasa minder, tidak percaya diri. Mereka takut salah, takut mencoba. Itu yang membuat saya sedih, karena mereka belum percaya bahwa tangan mereka bisa menghasilkan sesuatu yang berharga,&quot; ujar Emdita.</p>Keterbatasan juga terlihat dari sisi fasilitas. Alat praktik yang minim serta metode pengajaran yang masih konvensional menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Emdita, tantangan terbesar bukan hanya pada kerasnya kayu, melainkan bagaimana melunakkan rasa takut di hati para siswanya.</p>Titik balik hadir melalui Program Peningkatan Kualitas Pendidikan SLB dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Program ini tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi hadir sebagai mitra yang menghadirkan peralatan baru serta pelatihan metode pengajaran adaptif.</p>Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Emdita kembali menjadi &quot;murid&quot;. Dengan pengalaman mengajar lebih dari 30 tahun di dunia pendidikan, ia tetap rendah hati untuk belajar kembali. Ia mengikuti pelatihan dengan tekun dan mulai mengubah pendekatan mengajarnya dari instruksi satu arah menjadi pendampingan yang memberi ruang eksplorasi.</p>&quot;Saya ingin mereka berani terlibat langsung. Biarkan mereka merasakan tekstur kayu, belajar dari kesalahan, dan menemukan kepercayaan dirinya sendiri,&quot; ungkapnya.</p>Perubahan perlahan mulai terlihat. Bengkel kriya yang dulu sunyi kini dipenuhi suara gergaji, ketukan palu, serta tawa yang mencerminkan tumbuhnya kepercayaan diri. Siswa yang sebelumnya ragu kini berani menunjukkan hasil karya mereka dengan bangga.</p>Bagi Emdita, keberhasilan tidak diukur dari jumlah produk atau kesempurnaan hasil akhir semata. Lebih dari itu, keberhasilan sejati adalah perubahan dalam diri siswa keberanian untuk percaya bahwa mereka mampu.</p>&quot;Yang paling mengharukan bukan hasil karyanya, tapi saat mereka mulai percaya bahwa mereka juga bisa. Perubahan itu pelan, tapi sangat berarti,&quot; tuturnya.</p>Manager CID Regional 1 PT Pertamina Hulu Rokan, Iwan Ridwan Faizal, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan inklusif dan pemberdayaan masyarakat.</p>&quot;Melalui program ini, kami tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, tetapi juga pada penguatan kapasitas guru dan kepercayaan diri siswa. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa, dan sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk membuka ruang bagi mereka agar dapat berkembang secara optimal,&quot; ujarnya.</p>Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.</p>Dalam semangat Hari Pendidikan Nasional, kisah Emdita Dasmi menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tentang ketulusan, kesabaran, dan keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi. Di tangan guru yang tepat dan dukungan yang tulus, sepotong kayu kasar dapat menjadi karya seni yang indah sebagaimana masa depan anak-anak istimewa ini yang kini mulai bersemi dengan penuh harapan.***(ant)<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7874_Masa-Pensiun--Dijadikan-Emdita-Mengukir-Kayu-Bersama-Anak-Berkebutuhan-Khsusus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6090/masa-pensiun-dijadikan-emdita-mengukir-kayu-bersama-anak-berkebutuhan-khsusus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makan Lontong Warga Dumai Temukan Paku Bangunan</guid>
            <pubDate>Sat, 02 May 2026 10:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makan Lontong Warga Dumai Temukan Paku Bangunan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Bukan hanya dalam mengambil keputusan harus berhatihati. Tetapi dalam menyantap makanan dan minuman juga harus ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai -- Bukan hanya dalam mengambil keputusan harus berhati-hati. Tetapi dalam menyantap makanan dan minuman juga harus waspada dan jangan lupa sebelum makan membaca doa. </p>
Seperti kejadian, Sabtu (2/06/2026) yang dialami oleh warga Dumai ketika membeli lontong telur di warung, sedang lahapnya menyantap dan tinggal tersisa sedikit di mangkok ia menemukan satu barang paku bangunan berukuran 1.5 inci. </p>
Temuan itu ia posting dalam media Facebook dan mendapat  perhatian lebih dari 100 komentar. </p>
Bahkan daripada netizen menyebut kalau dikampung kami namanya lontong gulai paku. </p>
Lainnya berkomentar waduh gawat ne, dimana beli lontong nya berarti ngak aman ne. </p>
Hingga, Sabtu (2/05/2026) pukul 11.00 WIB jumlah komentar terus meningkat. ***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_7402_Makan-Lontong-Warga-Dumai-Temukan-Paku-Bangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6089/makan-lontong-warga-dumai-temukan-paku-bangunan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teror Lemparan Batu Dialami Truk Tujuan Lubuk Gaung, Alami Pecah Kaca</guid>
            <pubDate>Fri, 01 May 2026 17:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teror Lemparan Batu Dialami Truk Tujuan Lubuk Gaung, Alami Pecah Kaca]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Teror lemparan batu pada truk yang melintas di Jalan DumaiLubuk Gaung kembali terjadi menyebabkan kaca bagian ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Teror lemparan batu pada truk yang melintas di Jalan Dumai-Lubuk Gaung kembali terjadi menyebabkan kaca bagian depan pecah dan berlobang. Sementara barang yang dilempar menembus hingga ke dalam mobil bahkan mengenai bagian tubuh sopir.</p>Video pelemparan batu oleh Orang Tak Bertanggungjawab yang terjadi sekitar kawasan industri sesudah PT Energi Sinarmas Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan viral di media sosial.</p>Korban yang kental berlogat Jawa tersebut mengshare kejadian yang dialami di media sosial pada, Kamis malam (30/04/2026 sekira pukul 24.00 WIB ketika melintas mengantar barang.</p>Ia juga kaget ketika menyetir, tiba tiba kaca depannya dilempar batu hingga pecah.</p>Ia juga memvideokan batu kerikil yang tembus ke dalam ruang sopir dan satu lagi bukan batu melainkan buah mangga mengkal yang ketika tembuh mengenai dada sebelah kanan.</p>Vidoe tersebut mendapat ratusan tanggapan dukungan dan juga sentilan dari netizen.</p>Diantaranya, mana ne Polsek Sungai Sembilan kenapa tidak ada penangkapan terhadap pelaku yang bertindak kriminal.</p>"Saya kalau menuju ke Lubuk Gaung lewat dari pukul 23.00 WIB tak berani ambil order karena kerap adanya pemerasan dan lemparan seperti itu,"kata netizen.</p>Sementara komentar lain, palingan ini terjadi karena sopir kerap kebut kebutan sehingga membahayakan pengguna kendaraan mayoritas roda dua.</p>Nor Alisha berkomentar izin bertanya abang abang supir yang menuju pabrik arah Kecamatan Sungai Sembilan mulai Bangsal Aceh sampai ke Nerbit besar, kalau ada kejadian kayak gini mohon berpikir atas sebabnya??? jika mobil melewati jalan PU khusus untuk mobil besar berapa kecepatan max nya abang abang supir? ***(ant)<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_2822_Teror-Lemparan-Batu-Dialami-Truk-Tujuan-Lubuk-Gaung--Alami-Pecah-Kaca.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6088/teror-lemparan-batu-dialami-truk-tujuan-lubuk-gaung-alami-pecah-kaca/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keributan Ketua MPC PP Pekanbaru dengan Mantan Bupati Rohul Suparman di Kedai Kopi</guid>
            <pubDate>Fri, 01 May 2026 16:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keributan Ketua MPC PP Pekanbaru dengan Mantan Bupati Rohul Suparman di Kedai Kopi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Video keributan antara Ketua Majelis Pimpinan Cabang, Pemuda Pancasila (MPCPP ) Kota Pekanbaru, Iwan Pansa ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru --Video keributan antara Ketua Majelis Pimpinan Cabang, Pemuda Pancasila (MPC-PP ) Kota Pekanbaru, Iwan Pansa dengan mantan Bupati Rokan Hulu, Suparman, viral di media sosial.</p>Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu kedai kopi di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau dan langsung menyita perhatian.</p>Dalam video yang beredar, terlihat suasana kedai kopi yang awalnya tenang mendadak memanas.</p>Iwan Pansa tampak terlibat adu mulut, bahkan nyaris terjadi kontak fisik.</p>Bukan hanya kepada Suparman, Iwan juga tampak mengherdik H.Taufik Tambusai yang coba menenangkan suasana.</p>Sejumlah saksi menyebutkan, keributan diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi saat kedua pihak berada di tempat yang sama.</p>Namun hingga kini, belum ada keterangan terkait penyebab pasti insiden tersebut.</p>"Awalnya biasa saja, tiba-tiba suara mereka meninggi. Pengunjung lain langsung mencoba melerai supaya tidak terjadi hal yang lebih parah," ujar salah satu pengunjung kepada Riauaktual yang mengaku berada dilokasi saat kejadian.</p>Video itu pun dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, memicu beragam reaksi dari warganet.</p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan baik dari pihak Iwan Pansa maupun Suparman terkait insiden tersebut.</p></p>
sumber :Riau Aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_9469_Keributan-Ketua-MPC-PP-Pekanbaru-dengan-Mantan-Bupati-Rohul-Suparman-di-Kedai-Kopi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6087/keributan-ketua-mpc-pp-pekanbaru-dengan-mantan-bupati-rohul-suparman-di-kedai-kopi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rutan Dumai Usulkan 6 Napi Menerima Remisi Waisak  2569 BE Tahun 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 01 May 2026 16:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rutan Dumai Usulkan 6 Napi Menerima Remisi Waisak  2569 BE Tahun 2026]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2569 BE Tahun 2026,  Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB mengusulkan seb]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2569 BE Tahun 2026,  Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB mengusulkan sebanyak 6 narapidana menerima remisi khusus Waisak kepada warga binaan pemasyarakatan yang beragama Buddha dan telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.</p>Kepala Rutan Dumai Enang Iskandi melalui Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Agung Maulana menjelaskan pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang menunjukkan perubahan perilaku positif. Lain itu mereka juga menaati tata tertib, serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana di rutan.</p>Enam narapidana yang diusulkan menerima remisi tersebut semuanya laki-laki sedangkan berdasarkan remisi sebanyak 15 hari untuk 4 narapidana dan 1 bulan untuk 1 narapidana. Kesemuanya napi kasus pidana umum. "Kita juga tidak ada mengusulkan remisi langsung bebas dalam hari raya Waisak tahun ini,"katanya.</p>Kata Agung usulan remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, menjaga sikap disiplin, serta membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.</p>Momentum Hari Raya Waisak menjadi pengingat penting akan nilai-nilai kedamaian, kasih sayang, pengendalian diri, dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya semangat tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan warga binaan menuju pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab bagi mereka yang diusulkan menerima remisi.</p>Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, jajaran Rutan Dumai berkomitmen mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemulihan hubungan hidup, dan penghidupan warga binaan sebagai bagian dari masyarakat.</p>"Kita juga akan terus meningkatkan pengawasan agar Rumah Tahanan Negara terbebas dari penggunaan handphone dan narkoba oleh para narapidana,"harapnya. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202605/_8993_Rutan-Dumai-Usulkan-6-Napi-Menerima-Remisi-Waisak--2569-BE-Tahun-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6086/rutan-dumai-usulkan-6-napi-menerima-remisi-waisak-2569-be-tahun-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Dumai Expo PLN UP3 Dumai Kenalkan Layanan Digital, dan Promo Tambah Daya</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 23:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Dumai Expo PLN UP3 Dumai Kenalkan Layanan Digital, dan Promo Tambah Daya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI &mdash PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai kembali ikut ambil bagian dalam memeriahkan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI &mdash; PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai kembali ikut ambil bagian dalam memeriahkan Dumai Expo 2026 yang mengusung tema &quot;Dumai Kota Idaman, SDM Unggul, Infrastruktur Berkelanjutan&quot;, dengan membuka stand pelayanan di kawasan Taman Bukit Gelanggang, Senin (27/4/2026).</p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, PLN secara konsisten berpartisipasi dalam kegiatan Dumai Expo sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Dumai serta upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.</p>Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, yang ditandai dengan pemukulan gong dan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya rangkaian Dumai Expo 2026.</p>Kehadiran PLN di ajang tahunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Selain memberikan informasi layanan kelistrikan, PLN juga memperkenalkan berbagai inovasi digital yang seluruh layanannya dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile.</p>Menariknya, dalam momentum ini PLN menghadirkan promo bertajuk &quot;Power Up Real&quot;, berupa diskon 50 persen untuk layanan tambah daya listrik. Program ini berlaku pada periode 15 hingga 28 April 2026 dan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile.</p>Pengunjung tampak antusias mendatangi stand PLN untuk berkonsultasi langsung, mulai dari layanan pasang baru, tambah daya, hingga pengaduan listrik.</p>Salah seorang pengunjung, Iwan, mengaku mendapatkan informasi baru terkait kemudahan layanan PLN.</p>&quot;Saya baru tau, ternyata bayar listrik itu bisa di PLN Mobile, selama ini saya bayarnya dari BRIMO, dan ternyata biaya adminnya juga murah,&quot; ujarnya.</p>Tak hanya itu, PLN juga mengenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat. Pengunjung dapat melihat langsung unit kendaraan listrik sekaligus mendapatkan edukasi terkait manfaat penggunaan energi ramah lingkungan.</p>Selain membuka stand, PLN UP3 Dumai juga memastikan keandalan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung dengan menyiagakan sistem kelistrikan. PLN menyiapkan UPS berkapasitas 100 kVA, menerapkan pola layanan multiguna khusus, serta menurunkan tim siaga yang standby selama pelaksanaan Dumai Expo 2026 guna mengantisipasi potensi gangguan listrik.</p>Manager PLN UP3 Dumai yang diwakilkan oleh Rieska Faniza menyampaikan bahwa keikutsertaan PLN dalam Dumai Expo merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dari sisi pelayanan tetapi juga keandalan pasokan listrik.</p>&quot;Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kemudahan akses layanan yang seluruhnya bisa diakses melalui PLN Mobile, sekaligus memastikan suplai listrik tetap andal selama kegiatan berlangsung,&quot; ujarnya.</p>Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami kemudahan layanan PLN yang kini dapat diakses secara digital.</p>Partisipasi PLN UP3 Dumai juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Dumai dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan potensi daerah.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_2349_Di-Dumai-Expo-PLN-UP3-Dumai-Kenalkan-Layanan-Digital--dan-Promo-Tambah-Daya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6085/di-dumai-expo-pln-up3-dumai-kenalkan-layanan-digital-dan-promo-tambah-daya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JCH Kampar Wafat Saat Laksanakan Salat Sunah di Madinah</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JCH Kampar Wafat Saat Laksanakan Salat Sunah di Madinah]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Innalillahi wainnailahirojiun seorang jemaah haji asal Provinsi Riau Kabupaten Kampar dilaporkan meninggal dunia saat m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Innalillahi wainnailahirojiun seorang jemaah haji asal Provinsi Riau Kabupaten Kampar dilaporkan meninggal dunia saat melaksanakan salat sunah jelang Ashar di Masjid Nabawi, Rabu (29/4/2025).</p>Jemaah tersebut atas nama Dawanus Mahmud Muhammad (52) yang tergabung dalam Kloter BTH 05 asal Kabupaten Kampar.</p>Almarhum merupakan pemegang paspor nomor E9375090 yang beralamat di Ranah RT 01 RW 03, Kabupaten Kampar.</p>Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.</p>&quot;Saya selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, atas nama pribadi dan instansi, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum ditempatkan bersama orang-orang pilihan Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,&quot; ujarnya.</p>Menurut Defizon, jemaah dengan nomor porsi 0400100381 meninggal pukul 16.39 WAS, dengan diagnosa mengalami acute myocardial infarction (serangan jantung akut) dan almarhum dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah.</p>Defizon juga menegaskan bahwa jemaah haji yang wafat sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji tetap akan mendapatkan haknya melalui mekanisme badal haji oleh petugas.</p>&quot;Jemaah yang meninggal sebelum pelaksanaan ibadah haji akan dibadal hajikan oleh petugas. Seluruh haknya akan diselesaikan sesuai ketentuan. Keluarga tidak perlu risau, karena pemerintah melalui petugas akan memastikan seluruh proses berjalan dengan baik,&quot; jelasnya.</p>Hingga saat ini, tercatat satu jemaah haji asal Provinsi Riau yang wafat pada musim haji tahun 2026, yakni Dawanus Mahmud Muhammad (52 tahun), Kloter BTH 05 asal Kabupaten Kampar, wafat di Madinah. *** riauaktual</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_849_JCH-Kampar-Wafat-Saat-Laksanakan-Salat-Sunah-di-Madinah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6084/jch-kampar-wafat-saat-laksanakan-salat-sunah-di-madinah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mantan Menantu Terlibat Pembunuhan di Pekanbaru</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 18:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mantan Menantu Terlibat Pembunuhan di Pekanbaru]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Kasus tewasnya seorang ibu rumah tangga (IRT) di Rumbai, Pekanbaru, Riau, bernama Dumaris Isni (60) menemui ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru --Kasus tewasnya seorang ibu rumah tangga (IRT) di Rumbai, Pekanbaru, Riau, bernama Dumaris Isni (60) menemui titik terang.</p>Korban diketahui tewas akibat dipukul menggunakan balok kayu oleh pelaku diduga berjumlah lima orang.</p>Peristiwa tragis itu terekam jelas dalam kamera CCTv dan videonya kini beredar luas di media sosial.</p>Dalam rekaman tersebut, terlihat dua wanita dan dua pria datang menggunakan mobil minibus dan memarkirkannya di pinggir jalan.</p>Dua wanita kemudian masuk ke dalam rumah korban dan sempat berbincang di ruang tamu.</p>Tak lama berselang, sekitar pukul 10.30 WIB, seorang pria bertopi masuk sambil membawa kayu balok.</p>Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukul korban di bagian kepala hingga leher.</p>Korban yang saat itu sedang duduk langsung terkapar. Pelaku bahkan sempat melihat ke arah kamera CCTV sebelum akhirnya merusak perangkat tersebut di beberapa titik dalam rumah.</p>Beberapa menit kemudian, seorang pria lain datang menggunakan sepeda motor, namun tak lama pergi meninggalkan lokasi.</p>Dari rekaman CCTv lainnya, para pelaku terlihat keluar dari rumah sekitar pukul 11.14 WIB sambil membawa sejumlah tas, diduga berisi barang berharga milik korban.</p>Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Dodi Vivino, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian telah mengamankan satu orang untuk dimintai keterangan.</p>"Iya, sesuai video yang beredar. Ada satu orang sudah diamankan," ujar Dodi, Kamis (30/4/2026).</p>Orang yang diamankan diketahui merupakan anak kandung korban berinisial A, yang sempat datang ke lokasi saat kejadian menggunakan sepeda motor. Namun, ia mengaku tidak mengetahui bahwa ibunya telah dibunuh.</p>"Dia datang tapi tidak masuk rumah. Diduga sempat dibujuk salah satu pelaku untuk pergi. Saat ini masih kita dalami keterangannya," jelas Dodi.</p>Polisi juga mengungkap bahwa salah satu wanita yang datang lebih dulu ke rumah korban merupakan mantan menantu korban.</p>"Itu yang memakai celana kuning, mantan menantu korban. Dia sempat bersalaman dengan korban sebelum kejadian," tambahnya.</p>Saat ini, polisi masih memburu pelaku lainnya serta mendalami motif dan peran masing-masing dalam kasus tersebut.</p>Dugaan sementara, aksi tersebut dilakukan untuk menguasai harta milik korban.</p>Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang.</p>Hal itu juga terlihat dalam rekaman CCTv saat pelaku keluar membawa tas ransel dan tas jinjing.</p>Sebelumnya, korban ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Rabu (29/4/2026) siang.</p>Sebelum kejadian, korban sempat diajak suaminya untuk membayar pajak kendaraan, namun memilih tetap tinggal di rumah.</p>Saat itulah para pelaku datang dan melakukan aksi keji yang berujung pada hilangnya nyawa korban.</p>"Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh pelaku dan jaringan di balik kasus pembunuhan ini," tutupnya.***</p>
sumber : riau aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_443_Mantan-Menantu-Terlibat-Pembunuhan-di-Pekanbaru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6083/mantan-menantu-terlibat-pembunuhan-di-pekanbaru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gendong 18 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi, Riski dan Rahmad Ditangkap di Dumai</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 17:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gendong 18 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi, Riski dan Rahmad Ditangkap di Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Kasus narkoba sejak akhir akhir semakin menggila, bahkan kurir maupun penggunanya berkembang pesat dan kalau tak ditanga]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> --Kasus narkoba sejak akhir akhir semakin menggila, bahkan kurir maupun penggunanya berkembang pesat dan kalau tak ditangani secepat mungkin kondisi ini akan merusak generasi muda.</p>
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jaringan internasional di Kota Dumai, Riau. Dalam operasi ini, polisi menyita sabu seberat lebih dari 18 kilogram, 30.000 butir ekstasi, serta ratusan etomidate. </p>
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan informasi masyarakat terkait aktivitas jaringan Malaysia-Indonesia. &quot;Tim berhasil mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti narkotika yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara," kata Eko, Kamis (30/4/2026). </p>
Tiga tersangka itu adalah Aditya Febry Kurniawan alias Adit, Rachmad Amin Edriansyah, dan Riski Trikuncoro. </p>
Ketiganya diketahui berperan sebagai kurir dan pengendali lapangan. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Adit pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 23.17 WIB, di Jalan Arifin Ahmad, Dumai. </p>
Dari tangan Adit, polisi menemukan sabu seberat sekitar 6 gram serta alat isap. </p>
Polisi lalu menemukan kendaraan lain yang ditinggalkan di Jalan Duri-Dumai. Di dalam mobil tersebut, petugas menemukan barang bukti utama berupa 17 bungkus sabu dengan berat bruto 18.358 gram, 30.000 butir ekstasi berlogo &quot;LV&quot;, serta 500 etomidate. Keesokan harinya, Senin (27/4/2026), polisi menangkap dua tersangka lainnya, yakni Riski dan Rachmad, di sebuah hotel di Dumai. Halaman:</p>
Modus sistem "tempel" Dari hasil penyelidikan, para pelaku menggunakan modus &quot;tempel&quot;, yakni meninggalkan narkotika di lokasi tertentu untuk kemudian diambil oleh kurir. </p>
Ketiga tersangka diketahui berangkat dari Jambi menuju Dumai menggunakan dua mobil rental untuk menjemput narkotika. Barang tersebut kemudian dipindahkan dari kendaraan lain ke mobil pelaku di lokasi yang telah ditentukan. </p>
Saat dilakukan penyergapan, para pelaku berusaha melarikan diri dan sempat membahayakan petugas, sehingga polisi melepaskan tembakan peringatan. Dikendalikan dari Malaysia Berdasarkan hasil interogasi, aksi para tersangka dikendalikan oleh seseorang bernama Ratumas Okta Cahyani yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). </p>
Pengendali tersebut diduga berada di Malaysia dan memerintahkan distribusi narkotika ke wilayah Pulau Jawa dan Madura. </p>
Para tersangka mengaku telah dua kali menjalankan tugas serupa. </p>
Pada aksi sebelumnya, mereka mengantarkan narkotika ke wilayah Jakarta Barat dan menerima bayaran Rp 50 juta yang dibagi bersama. </p>
Polisi memperkirakan total nilai barang bukti yang disita mencapai Rp 60,9 miliar. </p>
Rinciannya meliputi sabu senilai Rp 33 miliar, ekstasi Rp 12,3 miliar, dan etomidate sekitar Rp 15,5 miliar. </p>
"Total jiwa yang berhasil diselamatkan kurang lebih 106.694 jiwa," ungkap Eko. Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan kasus ini guna memburu DPO serta mengungkap jaringan yang lebih luas. </p>
<a href="sumber:kompas.com,">sumber:kompas.com</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_5934_Gendong-18-Kg-Sabu-dan-30-000-Ekstasi--Riski-dan-Rahmad-Ditangkap-di-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6082/gendong-18-kg-sabu-dan-30000-ekstasi-riski-dan-rahmad-ditangkap-di-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dumai Expo, Miris Taman Bunga Dijadikan Pemanggangan Ikan</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 14:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dumai Expo, Miris Taman Bunga Dijadikan Pemanggangan Ikan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Sudah beberapa hari terlaksana kegiatan Dumai Expo sempena Hari Jadi Kota Dumai ke27 tahun hingga kini selalu m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai -- Sudah beberapa hari terlaksana kegiatan Dumai Expo sempena Hari Jadi Kota Dumai ke-27 tahun hingga kini selalu menuai kontroversi.</p>
<p>Bahkan pedagang asal luar kota Dumai sudah semena-mena dan mengotori Taman Bukit Gelanggang. Seperti adanya limbah plastik, tempat makanan, kotak kardus dan air pencucian yang dibuang di sembarang tempat sehingga menimbulkan aroma tak sedap.</p>
<p>Pantauan media di lapangan, Kamis (30/04/2026) para pedagang makanan memanfaatkan taman kota disebelah barat yang tumbuh bunga sebagai tempat membakar tempurung dan memanggang ikan dan ayam. Ini sudah berlangsung lama, bahkan Taman bunga tersebut  terlihat layu terkena panasnya pemanggangan ikan. Bahkan Taman yang dulunya tumbuh subur kini banyak ditemukan jalan jalan tikus menuju Taman Bukit Gelanggang. </p>
<p>"Sudahlah tak memberikan kontribusi pada Pemko Dumai, kegiatan Dumai Expo justru merusak Taman yang dulunya selalu dirawat pemerintah daerah, " kata Udin. </p>
<p>Tak hanya itu, sampah kotak tempat gelas dan mangkok banyak berserakan dibawah  pohon sehingga terlihat jorok. Genangan air pencucian piring dan sisa masakan membuat menimbulkan udara tak sedap. </p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai Yudha Pratama ketika dikonfirmasi menyesalkan adanya aktivitas memasak di Taman bunga. </p>
<p>"Bisa rusak taman itu kena api dan bara pembakaran ikan. Susah kita merawat nya tapi mudah pula mereka merusaknya,"kesal Yudha. </p>
<p>Ia minta pelaksana Dumai Expo untuk membantu menjaga aset pemko dan menjaga lingkungan Bukit Gelanggang agar tidak mengeluarkan bau tak sedap dari limbah masakan dan cuci piring. ***(ant) 

</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_8012_Dumai-Expo--Miris-Taman-Bunga-Dijadikan-Pemanggangan-Ikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6081/dumai-expo-miris-taman-bunga-dijadikan-pemanggangan-ikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mobil Kasat Narkoba Sumut Ditabrak Bandar Narkoba, Hasilnya 50 Kg Sabu Disita di Rokanhilir</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 21:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mobil Kasat Narkoba Sumut Ditabrak Bandar Narkoba, Hasilnya 50 Kg Sabu Disita di Rokanhilir]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pengungkapan sabu 50 kilogram di Rokan Hilir, Riau, membuka jejak jaringan lintas negara yang sangat serius. Perburuan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Pengungkapan sabu 50 kilogram di Rokan Hilir, Riau, membuka jejak jaringan lintas negara yang sangat serius. Perburuan dimulai sejak sebuah minibus mencurigakan terdeteksi melintas di wilayah Labuhanbatu, Sumatera Utara, dengan gerak tidak wajar, Minggu malam, 26 April 2026. </p>Awalnya, petugas membuntuti minibus jenis Avanza putih bernomor polisi BK 1988 TAM dengan jarak aman. Namun, tiba-tiba pengemudi minibus itu mencoba menghindari pengawasan dengan manuver agresif di jalan lintas. Pelaku menyadari telah dikuntit petugas. </p>Akibatnya, kejar-kejaran pun terjadi di jalan nasional lintas timur Sumatera itu. Mobil pelaku melaju kencang sambil berusaha memutus jejak pengejaran dari belakang dengan risiko tinggi. Petugas tetap menekan jarak hingga akhirnya menghadang kendaraan pelaku di jalur sempit berbahaya.</p>Benturan keras tak terhindari ketika mobil pelaku menghantam kendaraan Kasat Narkoba saat penghadangan berlangsung. Mobil dinas mengalami kerusakan cukup parah, namun upaya penghentian tetap dilanjutkan tanpa jeda berarti. Tekanan situasi memuncak sebelum kendaraan pelaku akhirnya berhenti di kawasan Menggala Sakti Rokan Hilir.</p>Penangkapan berlangsung di Jalan Lintas Menggala, Desa Menggala Sakti, Kecamatan Tanah Putih, dengan pengamanan ketat. Lima orang langsung diamankan, termasuk tiga pelaku utama berinisial SW, LR, dan RS. Dua lainnya berinisial SS serta NAR ikut dibawa setelah diduga terlibat dalam distribusi barang.</p>Penggeledahan mengungkap 50 bungkus sabu dibalut lakban kuning tersembunyi dalam karung plastik dan koper. Barang bukti tersusun rapi menandakan operasi distribusi telah dirancang dengan pola sistematis dan terstruktur. Berat total mencapai 50 kilogram dengan potensi edar besar di sejumlah kota tujuan utama.</p>Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, menjelaskan bahwa awal kasus berasal dari laporan masyarakat. "Informasi warga menjadi kunci pembongkaran jaringan ini sejak awal pergerakan mencurigakan," kata Hardiyanto, Rabu, 29 April 2026. Laporan tersebut mengarah pada kendaraan spesifik yang kemudian dipantau secara intensif hingga penangkapan terjadi.</p>Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, menegaskan proses hukum berjalan cepat terhadap seluruh tersangka. "Seluruh tersangka telah diamankan dan dibawa untuk pemeriksaan intensif mendalam,"  katanya. Penanganan lanjutan diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara guna pengembangan jaringan lebih luas.</p>Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengungkap dampak besar pengungkapan tersebut. Estimasi mencapai 813.000 jiwa berdasarkan potensi distribusi sabu dalam jumlah besar tersebut. "Pengungkapan ini diperkirakan menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari ancaman narkotika berbahaya," katanya.</p>Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengungkap jaringan memiliki koneksi lintas negara terorganisir. Modus ship to ship digunakan untuk memindahkan sabu di tengah laut sebelum masuk wilayah Indonesia. "Barang berasal dari Malaysia melalui jalur laut kemudian didistribusikan ke darat,"  katanya.</p>Perubahan rute terjadi saat pelaku mencium pergerakan aparat yang mulai mendekati titik distribusi utama. Rencana awal mengarah ke Labuhanbatu, kemudian digeser menuju Rokan Hilir untuk menghindari deteksi. Strategi itu gagal ketika tim gabungan berhasil membaca pola pergerakan secara cepat dan akurat.</p>Para tersangka diketahui berperan sebagai kurir dengan latar pekerjaan sederhana seperti sopir dan pekerja bangunan. Mereka dijanjikan bayaran besar setelah barang sampai di tujuan distribusi di kota besar. Medan dan Padang menjadi target utama penyebaran sabu dengan jaringan penerima yang sudah siap.</p>Pengembangan kasus terus dilakukan untuk memburu satu sosok pengendali utama yang masuk daftar pencarian. Aparat menduga sosok tersebut mengatur alur distribusi dari luar negeri hingga ke tangan kurir. Perburuan intensif dilakukan dengan pelacakan komunikasi serta jaringan logistik yang digunakan pelaku.</p>Selain kasus ini, aparat juga mengungkap dua kasus besar lain dalam rangkaian operasi yang sama. Sebanyak 22 kilogram sabu ditemukan dalam tangki mobil modifikasi di kawasan Medan Sunggal. Sementara 151 kilogram ganja diamankan dari jalur Siantar menuju Medan menggunakan kendaraan travel.</p>Kombes Pol Andy Arisandi menegaskan pola penyelundupan semakin kompleks dan terus berkembang mengikuti situasi lapangan. Aparat meningkatkan koordinasi lintas wilayah untuk memutus rantai distribusi narkotika lebih efektif. "Modus baru terus muncul sehingga pengawasan harus lebih adaptif dan responsif," jelasnya. </p>Ancaman hukuman berat menanti para tersangka sesuai Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Hukuman maksimal berupa pidana mati menjadi konsekuensi atas kepemilikan narkotika dalam jumlah besar tersebut. Proses hukum berjalan ketat sebagai bentuk komitmen pemberantasan narkoba di wilayah Sumatera.</p>Operasi ini menegaskan bahwa jalur darat dan laut tetap menjadi celah utama distribusi narkotika lintas negara. Kombinasi kecepatan aparat dan informasi warga menjadi faktor penting dalam menggagalkan peredaran besar. Rokan Hilir kini tercatat sebagai titik krusial dalam peta pengungkapan jaringan narkoba internasional. sabangmerauke<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_8677_Mobil-Kasat-Narkoba-Sumut-Ditabrak-Bandar-Narkoba--Hasilnya-50-Kg-Sabu-Disita-di-Rokanhilir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6080/mobil-kasat-narkoba-sumut-ditabrak-bandar-narkoba-hasilnya-50-kg-sabu-disita-di-rokanhilir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pedagang Dumai Expo Petentengan tanpa Baju, Emang Ini Negeri tak Beradab</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 15:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pedagang Dumai Expo Petentengan tanpa Baju, Emang Ini Negeri tak Beradab]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai  Dumai Expo yang diselenggarakan tanpa ada kontribusi pada masyarakat Dumai dan Pemko Dumai hanya akan menyisakan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai -- Dumai Expo yang diselenggarakan tanpa ada kontribusi pada masyarakat Dumai dan Pemko Dumai hanya akan menyisakan persoalan dikemudian hari.</p>Ntah kenapa helat seperti ini terus saja berlangsung yang nyata nyata dari dulu tak bermanfaat dan hanya lebih pada mengumpulkan cuan untuk memperkaya sekelompok orang. </p>Terlalu banyak masyarakat terzolimi dengan kegiatan ini. Pertama tak bisa lagi lewat di Jalan HR Soebrantas karena ditutup untuk dijadikan pasar oleh pedagang asal luar daerah Dumai. </p>Lain itu, selama kegiatan tersebut masyarakat tak bisa lagi jogging atau berolahraga di Taman Bukit Gelanggang karena disesaki oleh pedagang kaki lima dan kios kios berharga jutaan hingga puluhan juta. </p>Lebih mirisnya lagi selama Dumai Expo para pedagang pria kerap petentengan tanpa pakai baju mondar mandir di sekitar Taman Bukit Gelanggang. </p>Padahal di daerah tersebut terdapat banyak kaum wanita yang mondar-mandir. "Dumai expo menjadikan negeri ini tak beradab dan tak lagi ada rasa malu. Orang tak berpakaian dibiarkan berkeliaran, mau jadi apa kota Ini, " kata Irma warga Jayamukti. </p>Makin lama makin kacau aja Dumai ini, dimana panitia Dumai Expo yang katanya profesional. Jangan hanya sibuk mengumpulkan cuan saja. Namun kondisi seperti itu malah dibiarkan. </p>Negeri Melayu menjunjung tinggi adab. "Kita miris melihat nya," katanya lagi. </p>Dumai Expo yang di gembor gembor mendatangkan pengunjung dari Kabupaten dan kota ternyata hoax. Masyarakat Dumai saja malas datang, karena isinya hanya jajanan  dan jualan yang hasilnya dibawa pulang ke kampung halaman. ***(ant) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_507_Pedagang-Dumai-Expo-Petentengan-tanpa-Baju--Emang-Ini-Negeri-tak-Beradab.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6079/pedagang-dumai-expo-petentengan-tanpa-baju-emang-ini-negeri-tak-beradab/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">LAMR Kerjasama dengan Kilang Pertamina Dumai Bagikan 1.000 Paket Sembako ke Warga Ring I</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[LAMR Kerjasama dengan Kilang Pertamina Dumai Bagikan 1.000 Paket Sembako ke Warga Ring I]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai menggelar pasar murah bagi masyarakat prasejahtera, Rabu (29/4/2026). Sebany]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai menggelar pasar murah bagi masyarakat prasejahtera, Rabu (29/4/2026). Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan kepada warga sekitar wilayah operasional kilang atau ring 1.</p>Kegiatan yang berlangsung di Gedung LAMR Dumai ini merupakan hasil kerja sama antara LAMR, PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, serta pemerintah daerah.</p>Hadir dalam kegiatan tersebut GM Pertamina RU II Dumai Iwan Kurniawan, Area Manager Commrel &amp; CSR RU II Dumai Tengku Muhammad Rum, Sekretaris Daerah Dumai Fahmi Rizal yang mewakili Wali Kota Dumai, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.<br>GM Pertamina RU II Dumai, Iwan Kurniawan, mengatakan program pasar murah ini merupakan bagian dari kegiatan serentak Pertamina di berbagai wilayah Indonesia.</p>&quot;Secara nasional, total distribusi mencapai sekitar 16.000 paket sembako. Khusus di Dumai, kami menyalurkan sekitar 1.000 paket kepada masyarakat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah daerah,&quot; kata Iwan.</p>Ia menjelaskan, paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya. Masyarakat dapat menebus paket tersebut dengan harga Rp30 ribu atau sekitar 15 persen dari nilai total.</p>&quot;Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, serta memastikan pemerataan bantuan di wilayah ring 1 dan ring 2 operasional perusahaan,&quot; ujarnya.</p>Iwan menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR Pertamina sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.</p>Sementara itu, Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Dumai, Datuk Seri H Azhar Yazid, mengapresiasi keterlibatan Pertamina yang menggandeng LAMR dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.</p>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang masih merangkul LAMR. Ini menunjukkan LAMR tetap dipandang sebagai mitra,&quot; ujarnya.</p>Meski demikian, ia mengakui masih ada kemungkinan bantuan belum sepenuhnya tepat sasaran.</p>&quot;Jika ada yang belum tepat sasaran, kami mohon maaf. Itulah kemampuan kami,&quot; tambahnya.</p>Di sisi lain, Sekda Dumai Fahmi Rizal menyampaikan pesan Wali Kota Dumai Paisal yang tidak dapat hadir karena sedang mendampingi jemaah haji asal Dumai.</p>&quot;Beliau menitipkan salam dan permohonan maaf karena tidak bisa hadir,&quot; kata Fahmi.<br>Fahmi menegaskan, pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina terhadap masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional.</p>&quot;Jangan dilihat dari nilainya, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat,&quot; ujarnya.</p>Ia juga menyebut Pertamina selama ini berkontribusi dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai. ***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_7281_LAMR-Kerjasama-dengan-Kilang-Pertamina-Dumai-Bagikan-1-000-Paket-Sembako-ke-Warga-Ring-I.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6078/lamr-kerjasama-dengan-kilang-pertamina-dumai-bagikan-1000-paket-sembako-ke-warga-ring-i/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ngaku-ngaku Dokter, Finalis Puteri Indonesia Riau jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Wed, 29 Apr 2026 08:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ngaku-ngaku Dokter, Finalis Puteri Indonesia Riau jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru  Kembali kasusdugaan praktik dokter gadungan yang melakukan tindakan medis ilegal di Kota Pekanbaru mulai me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru -- Kembali kasusdugaan praktik dokter gadungan yang melakukan tindakan medis ilegal di Kota Pekanbaru mulai menemui titik terang.</p>Polisi menangkap terlapor berinisial JRF alias Jenny, yang diketahui merupakan finalis Puteri Indonesia Riau 2024.</p>Penangkapan dilakukan oleh Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Riau. Saat ini, JRF telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.</p>"Iya, benar. Sudah (ditahan)," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa malam.</p>Dalam kasus ini, korban diketahui berinisial AA dan NS. Namun jumlah korban diduga mencapai belasan orang.</p>Kuasa hukum korban, Mark Harianja, mengatakan laporan terhadap JRF telah diajukan sejak 25 November 2025 dan resmi diterbitkan polisi pada 6 April 2026.</p>"Pada 25 November 2025 kami mengajukan aduan terhadap terlapor inisial JRF, yang merupakan pemilik Arauana Beauty Aesthetic Clinic. Dia mengaku sebagai dokter tanpa memiliki STR dan SIP," ujar Mark didampingi Al Qudri Tambusai.</p>Mark mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani kasus tersebut.</p>"Kami mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Riau dan Ditreskrimsus Subdit 4 yang telah bekerja maksimal dalam mengungkap kasus ini," katanya.</p>Ia menyebutkan, hingga saat ini korban mencapai sekitar 15 orang. Para korban diduga mengalami kerugian akibat tindakan medis ilegal tersebut.</p>"Bagi korban lain yang mengalami kerugian akibat tindakan operasi oleh yang bersangkutan, kami harapkan segera melapor," ujarnya.</p>Mark menjelaskan, modus pelaku adalah mengaku sebagai dokter dan menawarkan tindakan kecantikan dengan harga diskon besar di sebuah klinik estetika di Pekanbaru.</p>"Modusnya, yang bersangkutan mengaku sebagai dokter dan menawarkan tindakan operasi dengan diskon besar. Namun dari tindakan tersebut, klien kami justru mengalami kerusakan fisik yang sangat fatal," jelasnya.</p>Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka serius, mulai dari kerusakan pada alis, wajah, bibir hingga telinga. Bahkan, sebagian korban disebut mengalami cacat permanen dan trauma psikologis.</p>"Ada korban yang alisnya rusak, wajah mengalami luka serius, hingga bagian bibir dan telinga mengalami kerusakan. Selain itu, korban juga mengalami trauma mental hingga saat ini," ungkap Mark.</p>Adapun tindakan yang dilakukan pelaku antara lain prosedur facelift dan operasi bibir. Namun hasilnya tidak sesuai standar medis dan justru merugikan korban.</p>Mark menegaskan pihaknya telah memperoleh konfirmasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyatakan bahwa JRF bukan seorang dokter dan tidak memiliki legalitas praktik medis.</p>"Kami telah menerima surat dari IDI yang menyatakan bahwa yang bersangkutan bukan dokter dan tidak memiliki STR maupun SIP," tegasnya.</p>Dari informasi yang dihimpun, JRF diketahui berlatar belakang Sarjana Sastra Inggris. Namun ia diduga berperan sebagai pemilik sekaligus pelaku tindakan medis di klinik tersebut.</p>Saat ini, kasus telah memasuki tahap penyidikan. Pihak kuasa hukum berharap proses hukum berjalan transparan hingga persidangan.</p>"Kami berharap perkara ini dapat berjalan secara transparan hingga persidangan dan memberikan keadilan bagi para korban," tutup Mark.</p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 439 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.*** riau aktual</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202604/_166_Ngaku-ngaku-Dokter--Finalis-Puteri-Indonesia-Riau-jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6077/ngakungaku-dokter-finalis-puteri-indonesia-riau-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>