<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 23:32:38 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Vonis 2 Tahun Gubri Nonaktif Abdul Wahid, KPK Ajukan Banding</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 20:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Vonis 2 Tahun Gubri Nonaktif Abdul Wahid, KPK Ajukan Banding]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Lembaga akti rasuah KPK mengajukan banding atas vonis 2 tahun penjara Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Banding dia]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Lembaga akti rasuah KPK mengajukan banding atas vonis 2 tahun penjara Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Banding diajukan terhadap vonis tiga terdakwa yang telah divonis dalam perkara ini.<br></p>
"Pada Selasa (4/8/2026), tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK mengajukan upaya hukum banding kepada Pengadilan Tinggi Riau," kata jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).</p>Banding diajukan atas tiga terdakwa, yaitu Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau Muh Arif Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam. Budi menyebut upaya banding merupakan kewenangan JPU KPK.</p>"Langkah hukum ini sekaligus mencerminkan komitmen KPK untuk memastikan penerapan hukum yang tepat serta terwujudnya rasa keadilan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi," ucapnya.</p>Selanjutnya tim JPU KPK akan menyusun memori bandingnya sebagai dasar permohonan ke Pengadilan Tinggi. Banding diajukan atas kajian yang telah dilakukan.</p>"KPK menghormati seluruh proses peradilan yang sedang berlangsung dan meyakini bahwa mekanisme upaya hukum merupakan bagian dari sistem peradilan pidana untuk menjamin tercapainya kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," ucapnya.</p>Adapun Abdul Wahid divonis 2 tahun penjara kasus jatah preman usai terjaring OTT KPK pada awal November 2025 lalu. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan JPU pada awal Juli lalu, yakni 8 tahun 6 bulan.</p>Terhadap Arief Setiawan dan Dani Nurssalam, keduanya juga divonis 2 tahun penjara. Arief juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta yang jika tidak dibayarkan diganti dengan kurungan selama 80 hari. Selain itu ada pula kewajiban membayar uang pengganti Rp 1 miliar lebih dikurangi barang bukti yang telah disita KPK.</p>Dilansir detikSumut, Jumat (31/7), Abdul menyebut tidak ada pertimbangan yang meringankan dalam putusan yang dibacakan hakim PN Tipikor Pekanbaru. Abdul Wahid menilai kasusnya rekayasa. Abdul Wahid menyatakan akan menempuh banding.</p>"Kita sama-sama mendengarkan putusan hakim. Namun, dari keputusan hakim itu, tidak ada pertimbangan yang meringankan bagi saya," ucap Abdul Wahid seusai sidang.</p>"Fakta-fakta persidangan diabaikan, maka oleh karena itu saya menyatakan banding ke tingkat lebih lanjut. Mudah-mudahan saya mendapat keadilan dan saya akan terus saya cari keadilan. Saya merasa tak bersalah dalam hal ini dan tidak pernah saya lakukan. Tapi memang betul-betul direkayasa, saya merasa bahwa ini penuh dengan rekayasa," kata Wahid. ***(ial/detik/yld)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_6190_Vonis-2-Tahun-Gubri-Nonaktif-Abdul-Wahid--KPK-Ajukan-Banding.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6532/vonis-2-tahun-gubri-nonaktif-abdul-wahid-kpk-ajukan-banding/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korupsi Kantor Navigasi Dumai, 20 Orang Jalani Pemeriksaan</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korupsi Kantor Navigasi Dumai, 20 Orang Jalani Pemeriksaan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai Kasus korupsi tak pernah habishabisnya walaupun sudah banyak tersangka dan dijatuhi vonis bersalah. Korupsi di in]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai- Kasus korupsi tak pernah habis-habisnya walaupun sudah banyak tersangka dan dijatuhi vonis bersalah. Korupsi di instansi pemerintah tetap saja ada.</p>
Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran kegiatan di Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai Tahun Anggaran (TA) 2024. </p>
Hingga saat ini, penanganan perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan.</p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dumai, Wuriadhi Paramita, melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Frederic Daniel Tobing, membenarkan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung.</p>"Masih lid (penyelidikan, red)," ujar Daniel melalui sambungan telepon, Rabu (5/8).</p>Ia menjelaskan, tim penyelidik masih mendalami sejumlah petunjuk yang diperoleh dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).</p>"Kami masih mendalami petunjuk dari LKPP dan BPKP," sambung Daniel.</p>Dalam proses penyelidikan tersebut, Kejari Dumai telah meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan pengelolaan anggaran dimaksud. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).</p>"Ada sekitar 20 orang yang sudah dimintai klarifikasi," kata Daniel.</p>Menurut Daniel, pihak-pihak yang telah dimintai keterangan berasal dari internal Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai maupun dari pihak swasta yang menjadi rekanan dalam pelaksanaan kegiatan. Dari informasi yang dihimpun, pihak yang diklarifikasi di antaranya Bambang Gunawan, M.Mar.E, Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai dan Kastono, S.Sos, Kepala Seksi (Kasi) Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP).</p>Meski demikian, Kejari Dumai belum bersedia mengungkap secara rinci materi klarifikasi maupun identitas pihak-pihak yang telah dimintai keterangan. Hal itu, kata Daniel, masih menjadi bagian dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.</p>Ia menegaskan, penyidik akan terus mengumpulkan keterangan, dokumen, serta alat bukti guna menentukan ada atau tidaknya peristiwa pidana dalam perkara tersebut. Apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup, proses penanganan perkara akan ditingkatkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. *** haluanriau</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_104_Korupsi-Kantor-Navigasi-Dumai--20-Orang-Jalani-Pemeriksaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6531/korupsi-kantor-navigasi-dumai-20-orang-jalani-pemeriksaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak Riau PHR Bikin Ternak Bebek Kelompok Luang Bonsu tak Kelaparan</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak Riau PHR Bikin Ternak Bebek Kelompok Luang Bonsu tak Kelaparan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bengkalis &ndash Selama bertahuntahun, anggota Kelompok Luang Bonsu yang merupakan bagian dari masyarakat adat Suku Sak]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bengkalis &ndash; Selama bertahun-tahun, anggota Kelompok Luang Bonsu yang merupakan bagian dari masyarakat adat Suku Sakai menggantungkan penghidupannya pada pekerjaan harian dan aktivitas di perkebunan kelapa sawit.</p>
 Ketidakpastian pekerjaan membuat penghasilan keluarga tidak menentu. Ketika tidak ada panggilan bekerja, tidak ada pula pemasukan yang dapat dibawa pulang.</p>Gobang melihat potensi yang dimiliki wilayah tempat tinggal mereka, mulai dari ketersediaan lahan, sumber air, hingga kondisi lingkungan yang sangat mendukung untuk pengembangan peternakan bebek petelur. </p>
Potensi tersebut belum pernah dimanfaatkan karena masyarakat tidak memiliki pengalaman, keterampilan, maupun modal untuk memulai usaha peternakan, meskipun kelompok ini memiliki akses terhadap pasar lokal untuk penjualan telur secara berkelanjutan.</p>Tingginya harga pakan serta keterbatasan modal juga menjadi tantangan terbesar dalam mengembangkan budidaya bebek petelur. Harapan baru mulai hadir ketika Kelompok Luang Bonsu mendapatkan pendampingan melalui Program SEMARAK RIAU yang dijalankan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).</p>Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan berupa penyediaan sarana produksi, tetapi juga peningkatan kapasitas melalui pelatihan budidaya bebek petelur, pengelolaan kesehatan ternak, serta manajemen usaha sebagai bekal untuk mengembangkan usaha yang sesuai dengan potensi wilayah mereka.</p>Nilai gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Suku Sakai menjadi modal sosial yang memperkuat pengelolaan usaha. Setiap hari, anggota kelompok bersama-sama mengelola kandang dengan total hampir mencapai 300 ekor bebek dan memungut telur bebek secara bergotong royong. Proses tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dalam beternak, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu mengembangkan usaha yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi keluarga dan komunitas.</p>Rutinitas sederhana ini menjadi simbol perubahan besar bagi masyarakat Suku Sakai yang sebelumnya hanya bergantung pada pekerjaan harian dan hasil perkebunan sawit yang tidak selalu tersedia. Kini, budidaya bebek petelur telah menjadi salah satu sumber penghasilan baru bagi Kelompok Luang Bonsu.</p>Penjualan telur memberikan pemasukan yang lebih rutin sehingga membantu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Lebih dari sekadar memperoleh tambahan pendapatan, masyarakat juga memiliki keterampilan baru dalam mengelola usaha peternakan serta semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha secara mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah mereka sendiri.</p>"Dulu kami hanya menunggu ada pekerjaan setiap hari. Kalau tidak ada yang memanggil bekerja, berarti tidak ada penghasilan. Sekarang setiap pagi kami mengumpulkan telur hasil ternak sendiri. Bagi kami, telur-telur itu bukan hanya untuk dijual, tetapi menjadi bukti bahwa kami bisa membangun penghidupan dari tanah kami sendiri," ujar Gobang.</p>Keberhasilan yang dirasakan saat ini lahir dari kerja keras seluruh anggota kelompok. Mereka bersama-sama belajar memelihara ternak, menyusun jadwal pemberian pakan, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan bebek, hingga mencatat hasil produksi telur bebek yang mencapai lebih dari 250 butir setiap harinya. Budaya gotong royong yang telah lama hidup di tengah masyarakat Suku Sakai menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan usaha tersebut.</p>Program SEMARAK RIAU merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Hulu Rokan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, sehingga tercipta usaha yang produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.***(rls)</p><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3390_Semarak-Riau-PHR-Bikin-Ternak-Bebek-Kelompok-Luang-Bonsu-tak-Kelaparan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6530/semarak-riau-phr-bikin-ternak-bebek-kelompok-luang-bonsu-tak-kelaparan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Seorang Pemuda Gantung Diri di Sekitar Bukit Cahaya</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Seorang Pemuda Gantung Diri di Sekitar Bukit Cahaya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai Belum hilang dari ingatan kasus suami siri membunuh istrinya di sebuah gubuk di lokasi lahan konsesi PT Pertamina]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai-- Belum hilang dari ingatan kasus suami siri membunuh istrinya di sebuah gubuk di lokasi lahan konsesi PT Pertamina Hulu Rokan Jalan Abdul Rabhkan Kelurahan Bukit Timah, Dumai Selatan beberapa bulan lalu. Kini kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda berumur sekitar belasan tahun terjadi di lokasi tak jauh dari sebelumnya, Rabu (5/08/2026).</p>
<p>Informasi yang diterima, pemuda usia 22 tahun tersebut mengakhiri hidup menggunakan seutas tali nylon berwarna hijau dan mengikatnya di pohon besar yang ngaris tumbang. </p>
<p>Pria tersebut mengenakan baju kaos berkerah warna coklat di dadanya terdapat tujuh bintang. Sedang dibawa mengenakan celana jeans warna abu laut. Di tangan kiri terdapat gelang terbuat dari tali hitam dan ditangan kanan menggenggam kunci motor Honda Beat Sport BM 3835 HL dan helm berwarna hitam yang digantungkan di kaca spion sebelah kanan. </p>
<p>Kondisi korban saat ditemukan kaki terjuntai hingga ke tanah. Informasi dilapangan menyebutkan pemuda tersebut merupakan anak dari guru sekolah dasar di Kecamatan Dumai Timur. Berdasarkan identitas yang diterima berinisial IP (22), warga Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan. </p>
<p>Saat ini polisi telah mendatangi TKP untuk proses penanganan lebih lanjut.Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun penyebab pasti kematian korban.(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3916_Seorang-Pemuda-Gantung-Diri-di-Sekitar-Bukit-Cahaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6529/seorang-pemuda-gantung-diri-di-sekitar-bukit-cahaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aniaya Karyawan SPPG Bengkalis, Supplier Ayam Potong Ditangkap Petugas</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aniaya Karyawan SPPG Bengkalis, Supplier Ayam Potong Ditangkap Petugas]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis  Cepat terungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ata]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis -- Cepat terungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, memasuki babak baru.</p>Dua pria yang diduga sebagai pelaku kini telah diamankan Polsek Pinggir untuk menjalani proses hukum.</p>Peristiwa yang terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB itu sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera CCTV berdurasi 53 detik beredar luas.</p>Dalam rekaman tersebut, korban Hafizat Hakim alias Adam, relawan Dapur MBG, diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua pria.</p>Salah seorang terduga pelaku yang mengenakan pakaian merah terlihat mendorong dan menampar korban hingga tersandar ke dinding.</p>Tak lama kemudian, pria berbaju hitam diduga memukul wajah korban sebelum keduanya meninggalkan lokasi.</p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga dipicu pengembalian satu plastik ayam yang sebelumnya dikirim ke Dapur MBG.</p>Kepala SPPG Beringin, Ivan Wiliam Seragih, menjelaskan ayam tersebut dikembalikan karena ditemukan telah berubah warna sehingga diduga tidak layak dikonsumsi.</p>"Untuk menjaga kualitas makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat MBG, ayam tersebut kami kembalikan. Mungkin mereka tidak terima," ujar Ivan kepada Riauaktual.com.</p>Diduga, pengembalian ayam tersebut memicu kesalahpahaman karena pemasok merasa nama baik usahanya tercemar setelah muncul informasi bahwa ayam yang dikirim dalam kondisi tidak layak konsumsi.</p>Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.</p>Laporan dibuat korban pada Selasa (4/8/2026) dini hari. Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengidentifikasi dua terlapor berinisial U.P. dan A.S. yang diketahui merupakan pemasok ayam ke Dapur SPPG Desa Koto Pait Beringin.</p>"Korban melaporkan telah dipukul pada bagian wajah oleh salah seorang terlapor. Saat ini kedua terlapor telah diamankan dan proses hukum masih terus berjalan," kata Kompol Agung.</p>Ia menjelaskan, penyidik telah melakukan serangkaian proses hukum, mulai dari menerima laporan polisi, menerbitkan surat permintaan visum, memeriksa korban, saksi-saksi, serta kedua terlapor, hingga menggelar perkara untuk menentukan langkah penyidikan selanjutnya.</p>Kapolsek menegaskan Polri berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.</p>"Apabila terjadi perselisihan, selesaikan melalui jalur hukum. Jangan sampai persoalan bisnis atau kesalahpahaman berujung pada tindak pidana," tegasnya.</p>Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. ***</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_7323_Aniaya-Karyawan-SPPG-Bengkalis--Supplier-Ayam-Potong-Ditangkap-Petugas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6528/aniaya-karyawan-sppg-bengkalis-supplier-ayam-potong-ditangkap-petugas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kematian Dokter Magang RSUD Siak Terungkap, Korban Suntikan obat Rocuronium Dibadannya</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kematian Dokter Magang RSUD Siak Terungkap, Korban Suntikan obat Rocuronium Dibadannya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Siak &ndash Misteri kematian dokter magang RSUD Siak terungkap setelah menjalani sejumlah pemeriksaan dan hasil autopsi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Siak &ndash; Misteri kematian dokter magang RSUD Siak terungkap setelah menjalani sejumlah pemeriksaan dan hasil autopsi.</p>
Korban merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Tengki Rafian, dr. Alex Cristo Loris, akhirnya terungkap.</p>
Alex Cristo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di semak-semak samping RSUD Tengku Radian pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.</p>Satuan Reserse Kriminal Polres Siak menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana pembunuhan.</p>Hasil itu disampaikan Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, didampingi Kabid Laboratorium Forensik Polda Riau Dr. Ungkap Siahaan, perwakilan Bid Dokkes Polda Riau AKBP Supriyanto, ahli Psikologi Forensik Fakultas Psikologi UIR Yanwar Arief, Kasatreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais, Selasa (4/8/2026).</p>Sepuh menjelaskan, penyelidikan dilakukan secara ilmiah melalui metode scientific crime investigation, meliputi olah tempat kejadian perkara (TKP), autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, digital forensik, psikologi forensik, analisis rekaman CCTV, hingga pemeriksaan para saksi.</p>Dari hasil olah TKP, penyidik menemukan tas milik korban berisi sejumlah perlengkapan medis, antara lain stetoskop, obat anestesi Propofol, ampul Lidocaine, spuit berisi Fentanyl Citrate dan Rocuronium Bromide, serta sejumlah jarum suntik.</p>Sementara itu, rekaman CCTV dari dua lokasi memperlihatkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Tidak ada rekaman yang menunjukkan keberadaan orang lain bersama korban.</p>"Hasil penyelidikan menyimpulkan tidak ditemukan fakta yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan. Penyebab kematian korban merupakan akibat dari perbuatannya sendiri," ujar Sepuh.</p>Hasil autopsi menemukan bekas suntikan pada punggung tangan kiri korban yang diduga menjadi jalur masuk obat Rocuronium ke dalam tubuh. Pemeriksaan toksikologi juga mendeteksi kandungan Rocuronium pada sampel darah, urine, dan ginjal korban.</p>Tim dokter forensik menyimpulkan korban meninggal akibat efek Rocuronium yang menyebabkan kelumpuhan total otot pernapasan hingga mengakibatkan mati lemas (asfiksia).</p>"Sementara memar di kepala dinyatakan bukan penyebab kematian, sedangkan luka lain pada tubuh merupakan luka pascakematian akibat aktivitas serangga," kata Sepuh.</p>Pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau turut memperkuat temuan tersebut. DNA pada bercak darah yang terdapat di jarum suntik identik dengan DNA korban, yang menunjukkan alat tersebut digunakan oleh korban sendiri dan mengandung Rocuronium.</p>Selain pemeriksaan medis, penyidik juga melibatkan ahli psikologi forensik. Hasil analisis menunjukkan korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat akumulasi berbagai persoalan, mulai dari tekanan finansial, beban pendidikan PPDS, hingga tanggung jawab keluarga.</p>Sebagai peserta PPDS Anestesi, korban diketahui memiliki pengetahuan sekaligus akses terhadap obat-obatan anestesi yang kemudian menjadi faktor yang mempermudah tindakan tersebut.</p>Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam korban. Dari hasil digital forensik ditemukan sebuah pesan yang belum sempat terkirim kepada istrinya berisi permintaan maaf. "Maaf sayang aku udah ngak tertolong lagi".</p>Selain itu, ditemukan riwayat keluhan mengenai utang pinjaman daring, indikasi penggunaan uang dalam jumlah besar untuk suatu aktivitas, serta catatan pribadi yang masih terkunci dalam perangkat.</p>Selama proses penyelidikan, Satreskrim Polres Siak telah memeriksa 14 saksi yang terdiri dari petugas keamanan, tenaga medis, rekan kerja, keluarga korban, hingga ahli farmakologi.</p>Berdasarkan keseluruhan alat bukti, keterangan saksi, hasil autopsi, laboratorium forensik, digital forensik, dan psikologi forensik, penyidik memastikan tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan pihak lain dalam kematian dr. Alex Cristo Loris.</p>Polres Siak menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.***cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5292_Kematian-Dokter-Magang-RSUD-Siak-Terungkap--Korban-Suntikan-obat-Rocuronium-Dibadannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6527/kematian-dokter-magang-rsud-siak-terungkap-korban-suntikan-obat-rocuronium-dibadannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kilang Pertamina Dumai Perkuat Keandalan Sistem Tanggap Darurat</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kilang Pertamina Dumai Perkuat Keandalan Sistem Tanggap Darurat]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com &ndash PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui bagian Health dan Emergency &amp I]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -&ndash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui bagian Health dan Emergency &amp; Insurance fungsi HSSE kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem tanggap darurat dengan menyelenggarakan Agility Test Firefighter, yang diikuti sebanyak 57 personel Firefighter (petugas pemadam kebakaran) wilayah operasi Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning.</p>Kegiatan yang berlangsung pada 29&ndash;31 Juli 2026 di Lapangan Bapor, Komperta Bukit Datuk ini merupakan bagian dari indikator capaian Firefighter Fitness Improvement Program yang bertujuan memastikan setiap personel Firefighter memiliki tingkat kebugaran fisik, kelincahan, daya tahan, serta kesiapsiagaan yang sesuai dengan tuntutan operasional di lapangan.</p>Agility Test diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi berkala terhadap kemampuan fisik personel Firefighter dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Pengujian ini mengadopsi konsep pelatihan Firefighter yang digunakan oleh Singapore Civil Defence Force (SCDF) dan dikembangkan bersama FLAIRS/Eminence sehingga setiap tahapan pengujian merepresentasikan aktivitas nyata yang dihadapi petugas pemadam kebakaran ketika merespons keadaan darurat.</p>Selama pelaksanaan tes, peserta diwajibkan menyelesaikan serangkaian obstacle yang dirancang untuk menguji kemampuan fisik dan keterampilan operasional, meliputi Hose Drag (menarik selang pemadam), Stair Climb (naik dan turun tangga), SCBA Carry (membawa Self Contained Breathing Apparatus), Obstacle Course (melewati berbagai rintangan yang menguji kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan), Casualty Rescue/Rescue Drag (evakuasi korban), hingga Sprint to Finish dalam batas waktu yang telah ditentukan. Seluruh rangkaian tersebut mensimulasikan kondisi kerja Firefighter di lapangan sehingga kemampuan peserta dapat dievaluasi secara menyeluruh.</p>Standar kelulusan ditetapkan dengan waktu penyelesaian maksimal 6 menit. Pada pelaksanaan tahun ini, waktu tercepat berhasil dicatatkan sebesar 3 menit 20 detik, sedangkan rata-rata waktu peserta yang lulus adalah 4 menit 40 detik. Hasil tersebut menunjukkan kesiapan fisik mayoritas personel Firefighter dalam menghadapi tuntutan tugas operasional.</p>Manajer HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani, menyampaikan bahwa Agility Test merupakan salah satu program strategis perusahaan dalam memastikan kesiapan personel tanggap darurat sekaligus memperkuat implementasi budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).</p>"Keselamatan operasional diawali dengan kesiapan personel yang prima. Melalui Agility Test ini, kami ingin memastikan setiap Firefighter memiliki kemampuan fisik, ketangkasan, dan daya tahan yang sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya HSSE sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat untuk melindungi pekerja, aset perusahaan, dan lingkungan. Kami berharap evaluasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kebugaran secara berkelanjutan,&quot; ujar Syahrial.</p>Senada dengan hal tersebut, Section Head Health PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto, menjelaskan bahwa aspek kebugaran menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan operasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran.</p>"Agility Test bukan hanya mengukur kecepatan menyelesaikan lintasan, tetapi juga mengevaluasi kapasitas fisik, daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan personel bekerja di bawah tekanan. Hasil evaluasi ini menjadi dasar bagi tim Health dalam menyusun program pembinaan kebugaran sehingga setiap Firefighter senantiasa berada dalam kondisi fisik yang optimal ketika menjalankan tugas,&quot; jelas Hengki.</p>Pelaksanaan Agility Test berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Selain menjadi indikator pencapaian program Firefighter Fitness Improvement Program, hasil evaluasi ini juga akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan fisik yang lebih terarah bagi personel Firefighter sehingga peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara berkesinambungan. ***(ant)</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_4406_Kilang-Pertamina-Dumai-Perkuat-Keandalan-Sistem-Tanggap-Darurat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6526/kilang-pertamina-dumai-perkuat-keandalan-sistem-tanggap-darurat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pakai Sandi &#039;Sniper Darat&#039; Sabu 2,69 Kg dari Dumai Mendarat ke Jawa</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 06:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pakai Sandi 'Sniper Darat' Sabu 2,69 Kg dari Dumai Mendarat ke Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penyelundupan narkoba internasional yang beroperasi melalui Pelabuhan Bakauh]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penyelundupan narkoba internasional yang beroperasi melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sebanyak 2,69 kilogram sabu diamankan dan tiga orang ditangkap. Jaringan ini menggunakan modus pemantau atau "sniper darat" untuk meloloskan barang haram masuk pulau Jawa.</p>Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan penangkapan bermula Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas melihat seseorang berinisial Holil (46) mencurigakan sedang merekam kegiatan operasi di pelabuhan. Ia langsung diamankan untuk diperiksa.</p>"Tim mencurigai Holil terlihat merekam kegiatan Ops KRYD Seaport Bakauheni, kemudian petugas mengamankan dan menginterogasi orang tersebut," kata Brigjen Eko Hadi Santoso. Pemeriksaan ponselnya membuktikan peran Holil sebagai pemantau keamanan jalur pengiriman.</p>Holil mengaku ditugaskan oleh seseorang bernama Herman. Tugasnya memantau aktivitas petugas di pelabuhan agar kurir bisa lewat tanpa diperiksa. Ia bahkan membeli tiket kapal eksekutif bolak-balik Bakauheni&ndash;Merak demi memastikan jalur aman.</p>Sebagai bayaran tugas pemantauan ini, Holil dijanjikan upah Rp2,5 juta. Rekannya Faisol (34) yang juga bertugas memantau dijanjikan Rp2 juta. Jika pengiriman berhasil, mereka berdua akan mendapat tambahan hingga Rp5 juta.</p>Berdasarkan keterangan Holil, tim bergerak menuju homestay OYO di Kalianda, Lampung Selatan, Kamis, 23 Juli 2026, pukul 01.30 WIB. Di lokasi itu petugas menangkap Faisol dan Hatnari alias Ari (38). Bersama mereka disita 11 bungkus lakban hitam berisi sabu berat 2.690 gram.</p>Hatnari mengaku sebagai kurir utama. Ia bekerja sebagai buruh di Klang, Selangor, Malaysia, ketika ditawari pekerjaan mengantar barang ke Surabaya. Upah yang dijanjikan sangat besar, mencapai Rp30 juta untuk satu kali pengiriman.</p>Penyelundupan dimulai dari pelabuhan rahasia di Malaysia. Hatnari menyeberang menggunakan kapal bot ilegal menuju Dumai, Riau. Dari Dumai ia menempuh jalur darat naik travel ke Padang, lalu melanjutkan perjalanan naik bus menuju Jakarta.</p>Saat tiba di Lampung Tengah, ia diperintahkan turun karena situasi dianggap kurang aman. Ia kemudian diarahkan ke Kalianda untuk bertemu Faisol dan menunggu instruksi selanjutnya. Sebelum menyeberang ke Jawa, ketiganya justru digerebek petugas.</p>Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa pengungkapan ini menyelamatkan ribuan orang. "Jumlah sabu seberat itu jika beredar dapat dikonsumsi oleh sekitar 13.450 orang," jelasnya. Angka itu menunjukkan betapa besarnya dampak jika pengiriman berhasil.</p>Saat ini polisi masih memburu tiga orang yang menjadi otak jaringan. Pertama, Herman &mdash; pengendali yang menyewa jasa para kurir. Kedua dan ketiga, Asep dan Anton &mdash; pemasok sabu di Malaysia yang mengirim barang melalui jalur laut ilegal. Ketiganya resmi masuk Daftar Pencarian Orang.</p>Ketiga tersangka yang tertangkap beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Bareskrim Polri di Jakarta. Mereka menjalani proses penyidikan sebelum berkas dilimpahkan ke kejaksaan. Ancaman hukuman berat menanti mereka sesuai UU Narkotika.</p>Kasus ini kembali menegaskan bahwa jalur Riau dan Bakauheni tetap menjadi titik rawan penyelundupan narkoba. Modus pemantauan jalur atau "sniper darat" sengaja diciptakan untuk mengelabui petugas. Namun kerja cepat tim Bareskrim mampu mematahkan jaringan sebelum barang menyebar lebih jauh. ***(ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3149_Pakai-Sandi---039-Sniper-Darat--039--Sabu-2-69-Kg-dari-Dumai-Mendarat-ke-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6525/pakai-sandi-039sniper-darat039-sabu-269-kg-dari-dumai-mendarat-ke-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menteri PU Dody Hanggodo Kaji Rencana Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing,Ini Alasannya?</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menteri PU Dody Hanggodo Kaji Rencana Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing,Ini Alasannya?]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja di negeri jalur, Selasa (4/8/2026).Kedatangan Mente]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja di negeri jalur, Selasa (4/8/2026).</p>Kedatangan Menteri PU RI ini membawa kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kuansing, Riau.</p>Menteri Dody Hanggodo menyatakan, akan mengkaji rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kuansing sebagai upaya mendukung kelancaran akses menuju iven budaya nasional Pacu Jalur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p>"Ini untuk mendukung iven pacu jalur," kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meresmikan irigasi persawahan di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing, Selasa siang.</p>Dalam kunjungan kerjanya, Menteri PU didampingi Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, disambut langsung Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, Pj Sekda Drs Muradi MSi, kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Deflides Gusni, Plt Kepala Dinas Kominfoss Kuansing Hevi H Antoni MSi, Kabag Umum Deswan Antoni, Kabag Protokol Zainal Abidin SSTP MSi</p>Di hadapan masyarakat, Menteri PU menegaskan, pemerintah pusat melihat potensi besar Kabupaten Kuansing, baik dari sektor pertanian maupun pariwisata budaya yang setiap tahun menjadi magnet wisatawan melalui iven Pacu Jalur.</p>&quot;Kami akan mengkaji pembangunan jalan tol Pekanbaru&ndash;Kuantan Singingi. Akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendukung Pacu Jalur sebagai agenda budaya nasional yang memiliki daya tarik luar biasa,&quot; ujar Menteri PU Dody Hanggodo.</p>Menurutnya, peningkatan konektivitas merupakan salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur jalan yang memadai, diakuinya akan membuka peluang investasi baru, meningkatkan arus wisatawan, serta memperkuat daya saing ekonomi masyarakat Kuansing.</p>Sementara itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin, menyambut baik komitmen Menteri PU tersebut. Ia menilai rencana kajian pembangunan jalan tol menjadi harapan besar bagi masyarakat Kuansing yang selama ini menginginkan akses transportasi lebih cepat dan efisien menuju ibu kota Provinsi Riau.</p>&quot;Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri PU. Jika rencana ini dapat terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar bagi pembangunan Kuantan Singingi. Selain mendukung Pacu Jalur, jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Muklisin.</p>Ia menambahkan, Pemkab Kuansing siap mendukung setiap tahapan kajian yang dilakukan pemerintah pusat agar rencana tersebut dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan nasional.***cakaplah</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_4021_Menteri-PU-Dody-Hanggodo-Kaji-Rencana-Pembangunan-Tol-Pekanbaru-Kuansing-Ini-Alasannya-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6524/menteri-pu-dody-hanggodo-kaji-rencana-pembangunan-tol-pekanbarukuansingini-alasannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Latihan TNI Terintegrasi, Danlanal Dumai Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Arhanud</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Latihan TNI Terintegrasi, Danlanal Dumai Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Arhanud]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai Komandan Pangkalan TNI AL Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Ko]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> --Komandan Pangkalan TNI AL <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD dalam rangkaian Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Batalyon Arhanud 13/PBY di Kawasan Pantai Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Selasa (04/08/2026).</p>
Pengukuhan tersebut menjadi wujud penghormatan sekaligus simbol eratnya sinergi dan soliditas antar unsur TNI dalam memperkuat interoperabilitas serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika ancaman pertahanan negara. Momentum ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kekuatan pertahanan yang terpadu, profesional, dan adaptif melalui kolaborasi lintas matra.</p>
Dalam kesempatan tersebut, Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> turut melaksanakan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan latihan penembakan senjata berat. Tidak hanya menyaksikan jalannya latihan, Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> juga memperoleh kesempatan untuk merasakan secara langsung pengoperasian salah satu Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) andalan Korps Arhanud, yakni Meriam Kaliber 57 milimeter buatan Rusia. </p>
Dengan didampingi Prajurit Batalyon Arhanud 13/PBY, Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> terlebih dahulu menerima penjelasan teknis mengenai prosedur keselamatan, mekanisme pengoperasian, serta karakteristik meriam tersebut. Setelah seluruh tahapan dipahami, beliau melaksanakan penembakan kearah sasaran yang telah ditentukan di Kawasan Perairan Pantai Desa Sepahat sebagai bagian dari simulasi latihan terpadu.</p>
Partisipasi aktif Danlanal <a href="https://www.viralnasional.com/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat kebersamaan antar matra TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergi yang terbangun melalui latihan terpadu diharapkan semakin memperkuat profesionalisme prajurit TNI sekaligus meningkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap pertahanan negara. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_2542_Latihan-TNI-Latihan-TNI-Terintegrasi--Danlanal-Dumai-Dikukuhkan-Sebagai-Warga-Kehormatan-Korps-Arhanud.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6523/latihan-tni-terintegrasi-danlanal-dumai-dikukuhkan-sebagai-warga-kehormatan-korps-arhanud/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lagi, Pemkot Dumai Rombak &#039;Kabinet&#039; Ini Pejabat yang Dilantik</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lagi, Pemkot Dumai Rombak 'Kabinet' Ini Pejabat yang Dilantik]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com DUMAI  Untuk meningkatkan kinerja dan menyelesaikan program Walikota Dumai periode ke dua, Pemerintah Kota kembali merom]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -DUMAI - Untuk meningkatkan kinerja dan menyelesaikan program Walikota Dumai periode ke dua, Pemerintah Kota kembali merombak atau melakukan penyegaran terhadap sejumlah pejabat. </p>Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, melantik dan mengambil sumpah jabatan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.B di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, Selasa (4/8/2026).</p>Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Dumai Nomor 601 dan 602/BKPSDM/2026 tertanggal 3 Agustus 2026, sebagai bentuk rotasi, penyegaran, serta optimalisasi roda pemerintahan di Kota Dumai.</p>Adapun delapan pejabat Eselon II.B yang dilantik dan mengemban amanah pada jabatan baru tersebut meliputi:</p>1. Handayani sebagai Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah.</p>2. Afrilagan sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan, Informasi Teknologi, Ekonomi dan Keuangan.</p>3. drg. Ridhonaldi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.</p>4. Maini Asna sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.</p>5. Nurzerwan sebagai Kepala Dinas Perikanan.</p>6. Erda Sriyani sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian.</p>7. Syahrinaldi sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.</p>8. Al Khusairi mantan Camat Dumai Barat dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.</p>Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menyampaikan tahniah kepada para pejabat yang baru dilantik.</p>Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata serta dedikasi tinggi bagi masyarakat Kota Dumai.</p>"Rotasi dan promosi jabatan adalah hal biasa dalam tata kelola pemerintahan untuk penyegaran dan percepatan pembangunan. Kami berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi di lingkungan kerjanya masing-masing, menciptakan inovasi, serta meningkatkan khidmat pelayanan publik," ujar Wawako.</p>Lebih lanjut, katanya menekankan pentingnya sinergitas dan integritas antar Instansi / OPD dalam merealisasikan berbagai program prioritas daerah agar target pembangunan Kota Dumai dapat tercapai secara maksimal dan tepat sasaran.***(ant) </p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5970_Lagi--Pemkot-Dumai-Rombak---039-Kabinet--039--Ini-Pejabat-yang-Dilantik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6522/lagi-pemkot-dumai-rombak-039kabinet039-ini-pejabat-yang-dilantik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ungkap Jaringan Narkoba Rohil, Amankan 86 Kg Sabu 5.171 Ekstasi dan Enam Tersangka</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ungkap Jaringan Narkoba Rohil, Amankan 86 Kg Sabu 5.171 Ekstasi dan Enam Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Kerjakeras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkotika ant]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Kerjakeras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkotika antarprovinsi yang beroperasi di wilayah Riau hingga Sumatera Selatan.</p>Dalam operasi ini 86,386 kilogram sabu dan 5.171 butir pil ekstasi berhasil disita.</p>Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satgas NIC pimpinan Kombes Kevin Leleury. Polisi mengamankan enam orang tersangka di tiga provinsi berbeda, yakni Riau, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Riau.</p>Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada Senin (27/7) mengenai adanya peredaran gelap narkotika di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.</p>Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif di sepanjang Sungai Pekaitan.</p>"Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan di wilayah Kecamatan Pekaitan," kata Eko melalui keterangannya, Selasa (4/8/2026).</p>"Pada Rabu (29/7) pukul 01.00 WIB - 07.00 WIB, tim gabungan menyisir sepanjang Sungai Pekaitan dan melihat seorang laki-laki yang mencurigakan berada di pesisir sungai. Namun, saat dilakukan penyisiran kembali, orang tersebut sudah tidak ditemukan," lanjut Eko.</p>Kemudian, pada Kamis (30/7) pagi, tim menemukan empat kardus mencurigakan yang disembunyikan di semak-semak pinggir sungai. Penyidik melakukan pemantauan dari jarak aman hingga air sungai pasang.</p>Sore harinya, sekitar pukul 16.30 WIB, muncul seorang pria bernama Irham (46) yang memindahkan kardus-kardus tersebut ke dalam sebuah perahu mesin (dompeng). Petugas langsung bergerak meringkus Irham.</p>Bersama Irham polisi menyita 4 kotak berwarna cokelat yang dilapisi plastik bening. Di dalam kardus tersebut ditemukan 80 bungkus sabu.</p>Total barang bukti dalam 4 kotak adalah 80 bungkus plastik hitam berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 86.386 gram dan 5.171 butir pil ekstasi merek TMT berwarna merah muda," ungkap Eko.</p>Berdasarkan pengakuan Irham, dia diperintahkan oleh tersangka Amat Raya (38) untuk mengambil keempat kardus tersebut dan mengantarkannya ke pesisir Sungai Rokan.</p>Atas informasi tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.</p>Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Amat Raya bersama dua kurir lainnya, Suryaman Hadi Wijaya (34) dan Thoriq Muzakkisyah (23), di pesisir Sungai Rokan pada malam yang sama.</p>Ketiganya bersiap mengangkut barang haram tersebut menuju Palembang menggunakan mobil Daihatsu Xenia silver dengan nopol B 2250 PBY.</p>Kepada polisi, tersangka Suryaman membeberkan modus mereka untuk mengelabui petugas.</p>"Modusnya adalah dengan membeli kendaraan baru untuk mengangkut narkotika. Kendaraan tersebut diparkir di lokasi yang ditentukan, lalu dikunci dan kunci mobilnya disembunyikan di dalam knalpot agar diambil oleh penerima berikutnya," jelas Eko.</p>Tak berhenti di situ, Tim Bareskrim melakukan controlled delivery menuju Kota Palembang, Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur.</p>Sesuai instruksi pengendali bernama Punay (DPO), tersangka memarkir mobil berisi sabu tersebut di area parkir Hotel Arista, Palembang, pada Jumat (31/7). Sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pria bernama Yohanes Nero Sandra (32) muncul untuk mengambil mobil tersebut dan langsung diciduk petugas.</p>Terakhir, petugas menangkap tersangka Meliasari (41) di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada Sabtu (1/8). Meliasari diduga kuat membantu pelarian dan komunikasi jaringan ini.</p>"Meliasari mengaku bahwa Yohanes Nero Sandra berpesan apabila terjadi sesuatu terhadap dirinya selama menjalankan pekerjaan tersebut, agar segera menghubungi Bos Aeng.</p>Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku dijanjikan upah bernilai tinggi mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, Bareskrim masih memburu dua orang pengendali utama yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Punay dan Bos Aeng. Keenam tersangka beserta barang bukti kini telah dibawa ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut.***sumber:detik</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5675_Ungkap-Jaringan-Narkoba-Rohil--Amankan-86-Kg-Sabu-5-171-Ekstasi-dan-Enam-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6521/ungkap-jaringan-narkoba-rohil-amankan-86-kg-sabu-5171-ekstasi-dan-enam-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalani Perawatan, Jovi Mati Setelah Berjuang Ditangan Tim Medis</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalani Perawatan, Jovi Mati Setelah Berjuang Ditangan Tim Medis]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Kematian gajah kembali terjadi di Riau, gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, Jovi (46), dinyatakan mati p]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Kematian gajah kembali terjadi di Riau, gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, Jovi (46), dinyatakan mati pada Senin (3/8/2026) pukul 20.47 WIB setelah tim dokter hewan Balai Besar KSDA Riau berjuang secara intensif memberikan perawatan medis selama 34 hari.</p>Gajah jantan dewasa yang telah berjasa besar membantu penanganan berbagai konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Riau tersebut menghembuskan napas terakhir akibat komplikasi infeksi saluran pencernaan dan pernapasan atas yang memicu kelemahan otot berat (myopathy).</p>Plh. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan bahwa gejala sakit mulai terlihat pada 1 Juli 2026. Saat itu Gajah Jovi menunjukkan kondisi kelemahan umum, tidak nafsu makan, tremor (kejang), kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor, serta mengalami kesulitan untuk berdiri. </p>"Sejak awal munculnya gejala, tim medis BBKSDA Riau segera melakukan penanganan secara intensif sesuai standar operasional dan prosedur (SOP) pelayanan kesehatan satwa. Tindakan medis yang diberikan meliputi terapi cairan infus selama 24 jam, pemberian vitamin, antibiotik, antiinflamasi, asam amino, terapi suportif, serta pemantauan kondisi klinis dan pemeriksaan laboratorium secara berkala," kata Ujang dalam rilis resmi Selasa (4/8/2026).</p>Koordinator Tim Medis BBKSDA Riau, drh. Rini Deswita, menjelaskan bahwa selama masa perawatan kondisi Gajah Jovi sempat menunjukkan perkembangan. Kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor mulai berkurang, nafsu makan perlahan membaik, bahkan pada hari keenam perawatan gajah sempat mampu berdiri dan berjalan beberapa langkah.</p>"Hasil pemeriksaan laboratorium darah yang dilakukan secara berkala juga menunjukkan adanya penurunan tingkat infeksi setelah mendapatkan terapi," sebutnya.</p>Meskipun respons terhadap pengobatan sempat terlihat, kondisi otot Gajah Jovi terus mengalami penurunan hingga berkembang menjadi myopati berat, yaitu gangguan pada jaringan otot yang menyebabkan gajah kembali tidak mampu berdiri. Selama menjalani perawatan, kebutuhan nutrisi dan cairan terus dipenuhi melalui pemberian pakan khusus serta terapi infus intensif.</p>Dalam menangani kasus ini, BBKSDA Riau tidak bekerja sendiri. Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik, Kementerian Kehutanan mengoordinasikan diskusi dan konsultasi teknis bersama dokter hewan dari berbagai unit lingkup Kementerian Kehutanan guna memperoleh masukan dan pertimbangan medis terbaik dalam penanganan Gajah Jovi.</p>Berdasarkan hasil pemeriksaan klinis, uji laboratorium darah, serta gejala yang muncul selama masa perawatan, tim medis menduga Gajah Jovi mengalami komplikasi infeksi saluran pencernaan dan saluran pernapasan bagian atas yang berkembang hingga menyebabkan myopati berat. Untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah, setelah Gajah Jovi dinyatakan mati, tim medis segera melakukan nekropsi serta pengambilan sampel organ dan jaringan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.</p>Pada Minggu, 2 Agustus 2026, kondisi Gajah Jovi mulai mengalami penurunan yang signifikan. Gajah tidak lagi mau makan maupun minum sehingga terapi intensif terus dilakukan. Pada Senin, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, suhu tubuh meningkat hingga mencapai sekitar 40&deg;C. Tim medis terus memberikan terapi cairan melalui infus, pemberian cairan secara oral maupun rektal, serta tindakan suportif lainnya.</p>Namun, pada pukul 20.43 WIB Gajah Jovi mengalami tremor hebat, dan pada pukul 20.47 WIB dinyatakan mati. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah Gajah Jovi dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.</p>Gajah Jovi merupakan gajah jinak jantan berusia sekitar 46 tahun yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu dan bergabung di PLG Minas sejak 18 Februari 1998. Selama lebih dari dua dekade, Jovi menjadi salah satu gajah binaan yang berperan penting dalam berbagai operasi mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di berbagai wilayah Provinsi Riau. Kontribusinya dalam mendukung upaya konservasi gajah Sumatera menjadi bagian penting dari sejarah pengelolaan konflik satwa liar di Riau.</p>BBKSDA Riau menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dokter hewan, paramedis veteriner, mahout, dan petugas lapangan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu selama proses perawatan Gajah Jovi. </p>BBKSDA Riau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian gajah Sumatera yang saat ini masih menghadapi berbagai ancaman terhadap kelangsungan hidupnya. Upaya konservasi hanya dapat berhasil melalui kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga habitat, mengurangi konflik manusia dan satwa liar, serta mendukung berbagai program perlindungan dan penyelamatan gajah di Indonesia.***(MCR)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_8585_Jalani-Perawatan--Jovi-Mati-Setelah-Berjuang-Ditangan-Tim-Medis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6520/jalani-perawatan-jovi-mati-setelah-berjuang-ditangan-tim-medis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rugikan Negara Rp18,9 Miliar Account Officer BRK Syariah Cabang Siak dan Pengusaha jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 09:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rugikan Negara Rp18,9 Miliar Account Officer BRK Syariah Cabang Siak dan Pengusaha jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap tindak pidana korupsi dalam pencairan fasil]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap tindak pidana korupsi dalam pencairan fasilitas pembiayaan di Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Siak Sri Indrapura. </p>
Kasus tersebut diduga merugikan keuangan negara sangat fantastis mencapai Rp18,92 miliar.</p>
<br>Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Nasrudin, mengatakan penyidikan mengungkap adanya penyimpangan dalam penyaluran pembiayaan KUR Islamic Banking (iB) Kecil dan Pembiayaan Agribisnis dengan akad murabahah pada periode April 2023 hingga April 2024.</p>"Berdasarkan hasil audit BPKP Provinsi Riau, kerugian keuangan negara dalam perkara ini mencapai Rp18.920.492.975," ujarnya dalam keterangan, Senin (3/8/2026).</p>Kasus ini bermula dari audit internal dan Anti Fraud BRK Syariah pada Agustus-September 2024. </p>
Tim audit menemukan puluhan nasabah mengajukan pembiayaan, namun dana yang dicairkan justru diduga dinikmati pihak ketiga.<br></p>
Para nasabah disebut hanya menerima uang kompensasi sekitar Rp10 juta hingga Rp14 juta. </p>
Mereka juga dijanjikan kebun kelapa sawit seluas satu hektare setelah pinjaman lunas.</p>"Hasil pemeriksaan juga menemukan sebagian besar nasabah tidak memiliki kebun sawit sebagaimana tercantum dalam dokumen pengajuan pembiayaan," jelas Nasrudin.</p>Dari hasil penyidikan, sebanyak 88 debitur memperoleh fasilitas pembiayaan dengan total plafon Rp17,6 miliar. Dana tersebut kemudian diduga dipindahbukukan kepada 24 pihak yang menjadi penerima manfaat.</p>Selain itu, penyidik juga menemukan realisasi subsidi bunga yang tidak tepat sasaran senilai Rp1,32 miliar. Total kerugian negara yang dihitung BPKP mencapai Rp18,92 miliar.</p>Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka.</p>Tersangka pertama dengan inisial AS, mantan Account Officer BRK Syariah Cabang Siak. Ia diduga memproses pengajuan hingga pencairan pembiayaan terhadap 88 nasabah dan menerima keuntungan Rp5 juta dari setiap nasabah, sehingga total yang diduga diterimanya mencapai Rp440 juta.</p>Sementara tersangka kedua adalah HA, seorang wiraswasta yang diduga menjadi penerima manfaat utama. Berdasarkan bukti transfer, HA disebut menerima aliran dana sekitar Rp4,16 miliar.</p>Menurut Nasrudin, modus yang digunakan ialah mengajak masyarakat bergabung ke kelompok tani dengan syarat menyerahkan KTP dan Kartu Keluarga. Data tersebut kemudian dipakai untuk mengajukan pembiayaan ke bank.</p>Masyarakat dijanjikan uang tunai Rp10 juta hingga Rp14 juta serta lahan sawit seluas satu hektare. Namun, mereka tidak mengetahui namanya digunakan untuk mengajukan pembiayaan sebesar Rp200 juta per orang.</p>"Pada saat proses di bank, mereka hanya diminta menandatangani dokumen. Dana hasil pencairan pembiayaan justru dinikmati pihak ketiga," ungkap Nasrudin.</p>Akibat perbuatannya, AS dijerat Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Sementara Hendra dijerat Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup. ***(riauaktual)</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_7476_Rugikan-Negara-Rp18-9-Miliar-Account-Officer-BRK-Syariah-Cabang-Siak-dan-Pengusaha-jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6519/rugikan-negara-rp189-miliar-account-officer-brk-syariah-cabang-siak-dan-pengusaha-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Karena Ayam MBG Dikembalikan Karyawan SPPG Bengkalis Dianiaya</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 09:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Karena Ayam MBG Dikembalikan Karyawan SPPG Bengkalis Dianiaya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis  Beredar rekaman kamera pengawas (CCTV) berdurasi 53 detik memperlihatkan penganiayaan seorang karyawan Satu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis -- Beredar rekaman kamera pengawas (CCTV) berdurasi 53 detik memperlihatkan penganiayaan seorang karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau beredar didunia maya serta saluran whatsaap.</p>
Korban diketahui bernama Hafizat Hakim alias Adam, yang diduga menjadi sasaran pemukulan oleh dua orang pemuda, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.56 WIB.</p>Video berdurasi 53 detik yang diterima Riauaktual.com memperlihatkan dua pria mengenakan pakaian berwarna merah dan hitam mendatangi area SPPG Beringin. Situasi yang semula tampak biasa berubah tegang dalam hitungan detik.</p>Berdasarkan rekaman CCTV, pria berbaju merah diduga lebih dahulu mendorong dan menampar korban hingga tubuhnya tersandar ke dinding.</p>Tak lama berselang, pria berbaju hitam terlihat melayangkan pukulan ke arah wajah korban.</p>Setelah insiden tersebut, kedua pria itu meninggalkan lokasi.</p>Kepala SPPG Beringin Talang Muandau, Ivan Wiliam Seragih, mengatakan dugaan penganiayaan itu dipicu persoalan pengembalian ayam yang sebelumnya dipesan untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Talang Muandau.</p>Menurut Ivan, satu plastik ayam yang diterima pihak SPPG ditemukan dalam kondisi berubah warna sehingga diduga tidak layak dikonsumsi.</p>Demi menjaga kualitas bahan pangan yang akan disajikan kepada para penerima manfaat program MBG, ayam tersebut kemudian dikembalikan kepada pemasok.</p>"Ayam yang dipesan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan MBG di Kecamatan Talang Muandau, satu plastik sudah membiru sehingga diduga tidak layak dikonsumsi. Karena itu dikembalikan. Mungkin mereka tidak terima," ujar Ivan kepada Riauaktual.com, Selasa (4/8/2026).</p>Ivan menyayangkan tindakan kekerasan yang terjadi. Menurutnya, apabila terdapat persoalan, penyelesaiannya seharusnya dilakukan melalui musyawarah, bukan dengan tindakan yang mengarah pada kekerasan.</p>Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Pinggir pada malam harinya agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan yang dikonfirmasi melalui pesan singkat belum memberikan tanggapan terkait laporan maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.</p>Sementara itu, rekaman CCTV yang beredar menjadi salah satu barang bukti penting yang diharapkan dapat membantu proses penyelidikan untuk mengungkap dugaan penganiayaan tersebut.***(riauaktual)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_1763_Diduga-Karena-Ayam-MBG-Dikembalikan-Karyawan-SPPG-Bengkalis-Dianiaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6518/diduga-karena-ayam-mbg-dikembalikan-karyawan-sppg-bengkalis-dianiaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bonus PON Belum Lunas, Atlet Riau Takut Berprestasi</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 09:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bonus PON Belum Lunas, Atlet Riau Takut Berprestasi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pekanbaru  Atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) di Provinsi Riau merasa kecewa karena bonus prestasi mereka tidak]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pekanbaru - Atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) di Provinsi Riau merasa kecewa karena bonus prestasi mereka tidak kunjung dicairkan sepenuhnya. Para atlet dan pelatih kini mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera menyelesaikan pembayaran sisa bonus mereka. Bonus yang telah dibayarkan Pemprov Riau baru sekitar 45 persen. </p>
"Sudah dua tahun bonus PON Aceh-Sumut 2024 belum dicairkan semuanya. Baru sekitar 45 persen yang dicairkan pada September 2025, sementara sisanya tidak ada kejelasan. Kami cuma di janji-janjikan saja," ungkap salah satu atlet senam Riau, Puja, saat diwawancarai Kompas.com, Senin (3/8/2026). </p>
Puja menyebut, sebelumnya Pemprov Riau menjanjikan bonus dilunasi semuanya pada awal tahun. Namun, sampai sekarang belum dibayarkan.  Padel Berangkat Mandiri ke Asian Games, Fokus Pembuktian Diri Dulu Artikel Kompas.id Oleh karena itu, dia dan atlet lainnya meminta pemerintah untuk segera memberikan seluruh hak mereka. </p>
Mereka juga berharap, Dispora dan KONI Riau dapat membantu atlet dan pelatih untuk mendapatkan haknya. Ketidakjelasan pembayaran bonus ini, berdampak kepada para atlet. Semangat mereka menjadi menurun untuk membela nama Riau. </p>
"Sekarang kami merasa takut berprestasi, karena kami takut jadi beban daerah untuk membayarkan bonus kami. Semangat kami rasanya sudah tidak ada lagi untuk membela Riau ini. Karena, bonus saja tidak mampu ditangani sama Pemprov Riau," ujar Puja. </p>
Puja menyebut, atlet di daerah lain kini sudah sibuk mempersiapkan pertandingan lain maupun PON berikutnya. Sementara itu, atlet Riau masih sibuk menagih sisa bonus. Kendati begitu, para atlet tetap melaksanakan latihan seperti biasa. "Kegiatan sekarang, kami tetap latihan. Tetapi kalau untuk TC (training camp) tidak ada sama sekali. Jadi sekarang paling persiapan mandiri dan dibina KONI Riau," ucap Puja. </p>
"Kami merasa sangat kecewa, sedih, dan kami enggak tahu berekspresi bagaimana lagi karena masalah bonus ini," kata Puja. </p>
Kekecewaan yang sama juga diungkapkan Vanessa Evato, atlet renang yang mengikuti PON Aceh-Sumut 2024. Dia satu-satunya atlet renang perwakilan Provinsi Riau. Vanessa meminta Pemprov Riau untuk segera membayar bonus para atlet dan pelatih. </p>
"Ini sudah terlalu lama bonus kami belum dibayarkan seratus persen. Kami menagih hak kami pemerintah Riau," ucap Vanessa. </p>
Sebagai atlet, mereka telah berjuang mati-matian untuk mengharumkan nama Bumi Lancang Kuning, dengan mempersembahkan medali. Namun, perjuangan mereka belum semua dihargai oleh pemerintah. </p>
"Kami sudah mempersembahkan yang terbaik untuk Riau, sekarang giliran Bapak (Gubernur Riau) memenuhi hak kami. Saya sudah empat kali PON mewakili Riau. Tetapi yang terakhir ini yang paling mengecewakan dalam hal pemberian bonus," ujar Vanessa. </p>
"Yang saya heran, sudah bolak-balik mengadakan konser dan mengundang artis besar, yang pastinya mengeluarkan uang yang banyak. Katanya tidak ada uang, karena efisiensi anggaran. Sedangkan bonus kami tidak dibayar semuanya," ucap Vanessa. </p>
Sementara itu, salah satu pelatih atlet Riau, Ahmad Markos mengatakan bahwa kondisi seperti ini membuat malu nama Riau. "Belum pernah terjadi di tingkat dunia maupun nasional. Ini sangat memalukan. Padahal, Riau dikenal di atas minyak, di bawah minyak. Kami sangat kecewa sekali bonus kami belum diselesaikan sepenuhnya," kata Markos. </p>
Ia menyebut, para atlet merasa sudah putus asa membela nama Riau ke depannya. Bahkan, atlet di beberapa cabor sudah berinisiatif ingin pindah ke provinsi lain. "Ini sangat mematikan pembinaan olahraga di Riau. Kami betul-betul sangat kecewa, karena sudah dua tahun hak kami belum dibayarkan semuanya," ucap Markos.</p>
sumber :kompas</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_5912_Bonus-PON-Belum-Lunas--Atlet-Riau-Takut-Berprestasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/6517/bonus-pon-belum-lunas-atlet-riau-takut-berprestasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pompong Pekerja Sagu di Meranti Tenggelam, Dua Orang Selamat Dua Proses Pencarian</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 20:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pompong Pekerja Sagu di Meranti Tenggelam, Dua Orang Selamat Dua Proses Pencarian]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com MERANTI  Insiden kapal pompong mengangkut empat pekerja sagu tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tin]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.vira<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>nasiona<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>.com">vira<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>nasiona<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>.com</a></b> -MERANTI -- Insiden kapa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> pompong mengangkut empat pekerja sagu tengge<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti, Senin (3/8/2026).</p>Insiden nahas yang terjadi saat para pekerja hendak menuju <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi penebangan sagu itu menyebabkan dua orang berhasi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> menye<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amatkan diri, sementara dua korban <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ainnya hingga kini masih da<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am pencarian Tim Search and Rescue (SAR).</p>Kepa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>a Kantor Pencarian dan Perto<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ongan (Basarnas) Pekanbaru menerima <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aporan kejadian me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>a<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ui Kepa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>a Unit Siaga SAR Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti, Prima Herrie Saputra, yang menyampaikan bahwa informasi pertama diterima pada Senin (3/8/2026) puku<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> 15.10 WIB dari Kanit Po<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>air Po<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>res Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti, Ito.</p>Berdasarkan <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aporan tersebut, kece<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akaan kapa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> diperkirakan terjadi sekitar puku<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> 10.00 WIB di perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, tepatnya pada koordinat perkiraan 0&deg;47&<a href="https://www.vira<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>nasiona<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>.com/tag/-/" target="_b<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ank">#</a>039;25" LU dan 102&deg;29&<a href="https://www.vira<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>nasiona<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>.com/tag/-/" target="_b<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ank">#</a>039;07" BT.</p>Dari informasi yang dihimpun, kapa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> pompong tersebut sebe<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>umnya berangkat dari Kampung Ba<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ak sekitar puku<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> 08.00 WIB dengan membawa empat orang menuju Sungai Mertas untuk me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan aktivitas penebangan pohon sagu.</p>Namun, sekitar dua jam perja<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>anan, saat me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>intasi perairan Desa Mengkikip, kapa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> yang mereka tumpangi menga<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ami musibah hingga akhirnya tengge<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am.</p>Da<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am kejadian tersebut, dua orang penumpang berhasi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> menye<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amatkan diri. Mereka masing-masing diketahui bernama Ivan (30) dan Bobi (30), warga Dusun Kampung Ba<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ak, Desa Tanjung Peranap.</p>Sementara itu, dua korban <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ainnya, yakni Iqba<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> (25), warga Dusun Kampung Ba<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ak Desa Tanjung Peranap, serta Amir (50), warga Desa Te<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>uk Be<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>itung, di<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aporkan hi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ang dan hingga kini masih da<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am pencarian o<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>eh tim gabungan.</p>Menerima <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aporan tersebut, Unit Siaga SAR Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>angsung bergerak cepat mengerahkan persone<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> menuju <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi kejadian.</p>Sebanyak tujuh persone<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> penye<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amat (rescuer) diberangkatkan pada Senin sore sekitar puku<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> 15.30 WIB bersama persone<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> Satpo<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>air Po<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>res Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti serta ke<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>uarga korban menuju <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi kejadian yang berjarak sekitar 19 mi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aut dari titik keberangkatan dengan arah pe<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ayaran 224 derajat.</p>Tim diperkirakan tiba di <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi sekitar puku<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> 17.00 WIB untuk segera me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan operasi pencarian terhadap dua korban yang masih hi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ang.</p>Se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ama pe<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aksanaan operasi SAR, kondisi cuaca di <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi di<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aporkan berawan dengan tinggi ge<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ombang berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter, sehingga masih memungkinkan tim me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan proses pencarian di perairan.</p>Se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ain me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan pencarian, tim SAR juga mengimbau se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>uruh masyarakat, ke<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>uarga korban, maupun unsur yang ter<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ibat da<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am operasi agar se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>a<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>u mengutamakan kese<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amatan se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ama berada di <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>apangan.</p>Sementara itu, Kepa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>a Unit Siaga SAR Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti, Prima Herrie Saputra, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya bergerak cepat sete<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ah menerima <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aporan adanya kece<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akaan kapa<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> dari Kanit Po<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>air Po<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>res Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti. Tim penye<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amat <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>angsung dikerahkan menuju <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi kejadian untuk me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan operasi pencarian terhadap dua korban yang masih hi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ang.</p>"Begitu menerima informasi, kami <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>angsung memberangkatkan tujuh persone<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> rescue menuju <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi kejadian bersama persone<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> Satpo<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>air Po<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>res Kepu<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>auan Meranti dan ke<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>uarga korban. Saat ini fokus utama kami ada<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ah me<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan pencarian terhadap dua korban yang masih be<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>um ditemukan," ujar Prima.</p>Ia menje<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>askan, proses pencarian di<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arah arus, serta titik terakhir korban diperkirakan berada. Se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ama operasi ber<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>angsung, tim SAR juga terus berkoordinasi dengan unsur gabungan di <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>apangan agar pencarian dapat berja<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>an secara efektif dan optima<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>.</p>Prima turut mengimbau masyarakat yang berada di sekitar <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>okasi kejadian maupun unsur yang ter<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ibat da<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am operasi pencarian agar se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>a<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>u mengutamakan kese<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amatan dan menggunakan a<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>at pe<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>indung diri (APD) se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ama berada di perairan.</p>"Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau se<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>uruh unsur yang membantu pencarian agar tetap mengutamakan faktor kese<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>amatan da<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>am setiap pe<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>aksanaan operasi SAR," tutupnya.</p>Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap Iqba<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> dan Amir masih terus di<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>akukan o<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>eh tim gabungan. Petugas berharap kedua korban segera ditemukan, sementara perkembangan <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>ebih <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>anjut akan disampaikan sesuai hasi<a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a> operasi di <a href="https://www.viralnasional.com/tag/l/" target="_blank">l</a>apangan.</p></p>sumber:sabangmerauke]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_8166_Pompong-Pekerja-Sagu-di-Meranti-Tenggelam--Dua-Orang-Selamat-Dua-Proses-Pencarian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6516/pompong-pekerja-sagu-di-meranti-tenggelam-dua-orang-selamat-dua-proses-pencarian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jabat Pj Sekda Dizaman Wako Roni Rakhmat, Definitip Diera Wali Kota Agung Nugroho</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 18:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jabat Pj Sekda Dizaman Wako Roni Rakhmat, Definitip Diera Wali Kota Agung Nugroho]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Pekanbaru Walikota Pekanbaru Agung Nugroho resmi melantik pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (3]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Pekanbaru- Walikota Pekanbaru Agung Nugroho resmi melantik pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026.</p>Adapun tujuh pejabat yang dilantik tersebut antara lain Sekda Pekanbaru, Zulhelmi Arifim sebelumnya pernah menjabat Pj Sekda dizaman Pj Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat dan Kepala DPMPTSP, Zaki Helmi.</p>Selain itu, Walikota melantk Indra Maulana sebagai Kabag Kesra, Rezatul Helmi, Kabid Pemberdayaan DP3APM, Tri Sepnasaputra sebagai Sekretaris Dispora, Juli Victorino sebagai Kabid Penataan Lingkungan DLHK dan Ari Susma sebagai Kabid Promosi Diskop UKM.</p>Selain itu, Walikota menunjuk Samto sebagai Plt Kepala Inspektorat yang ditinggalkan Zulhelmi Arifin.</p>Walikota meminta kepada para pejabat yang dilantik untuk langsung bekerja membantu masyarakat. "Harus amanah, jaga Pemko, hindari korupsi," tukasnya</p>Khusus kepada Zulhelmi selaku Sekda yang baru, Agung berpesan agar mampu menjadi sosok yang rendah hati serta dapat merangkul seluruh jajaran pemerintahan demi memperkuat sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.</p>"Perkuat soliditas dan kinerja birokrasi Pemko Pekanbaru. Bangun komunikasi dan koordinasi yang efektif," kata Agung.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_4012_Jabat-Pj-Sekda-Dizaman-Wako-Roni-Rakhmat--Definitip-Diera-Wali-Kota-Agung-Nugroho.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6515/jabat-pj-sekda-dizaman-wako-roni-rakhmat-definitip-diera-wali-kota-agung-nugroho/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lewat Gerbang Kandis, Sepeda Motor Melintas di Tol Permai Hingga Pekanbaru</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lewat Gerbang Kandis, Sepeda Motor Melintas di Tol Permai Hingga Pekanbaru]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Viral video memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas Tol PekanbaruDumai viral di media sosial. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Viral video memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas Tol Pekanbaru-Dumai viral di media sosial. Aksi tersebut memicu perhatian publik lantaran pengendara roda dua dilarang menggunakan jalan tol.</p>Dalam video yang beredar, pengendara sepeda motor Honda Revo tampak mengenakan hoodie kombinasi biru dan hitam serta tidak menggunakan helm saat melaju di ruas tol.</p>Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung di Gerbang Tol Kandis Utara, Kabupaten Siak, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.</p>Menurut Eko, pengendara masuk ke jalan tol melalui Gerbang Tol Kandis Utara tanpa diketahui petugas keamanan yang saat itu sedang melakukan pengecekan aset.</p>"Selanjutnya petugas patroli tol menerima laporan adanya sepeda motor yang melintas di ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Pengendara kemudian diberhentikan dan dibawa ke Gerbang Tol Pekanbaru untuk dimintai keterangan," ujar Eko, Senin (3/8/2026).</p>Dari hasil pemeriksaan, pengendara mengaku tidak mengetahui bahwa kendaraan roda dua dilarang melintas di jalan tol.</p>Sementara itu, pihak keluarga yang datang menjemput menjelaskan bahwa pria tersebut sedang dalam perjalanan untuk berobat setelah sebelumnya mengalami kecelakaan sepeda motor.</p>Keluarga juga menyampaikan kondisi psikologis pengendara sedang terganggu, sehingga diduga memengaruhi tindakannya hingga masuk ke ruas Tol Pekanbaru-Dumai.</p>Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan, pengendara diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang.</p>Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memasuki jalan tol menggunakan kendaraan roda dua karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. *** cakaplah</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_6139_Lewat-Gerbang-Kandis--Sepeda-Motor-Melintas-di-Tol-Permai-Hingga-Pekanbaru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6514/lewat-gerbang-kandis-sepeda-motor-melintas-di-tol-permai-hingga-pekanbaru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Modus Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Gunakan Urine Palsu</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 09:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Modus Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Gunakan Urine Palsu]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com   Seorang pilot maskapai Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) ditangkap di Bandara Internasional SoekarnoHatta]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - - Seorang pilot maskapai Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah kedapatan menyelundupkan narkotika. Terungkap bahwa Mohd Saufi diduga tak hanya menjadi kurir ekstasi dan sabu, tetapi juga membawa urine cadangan yang diduga untuk mengelabui tes narkoba.</p>
Pilot asal Malaysia tersebut ditangkap setelah petugas Bea Cukai menemukan kecurigaan pada saat pemeriksaan X-ray bagasi penumpang di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soetta pada Selasa (28/7/2026), sekitar pukul 23.30 WIB. Petugas kemudian memeriksa koper dan pemiliknya di ruang pemeriksaan kantor Bea Cukai.</p>"Petugas melihat salah satu koper yang mencurigakan, setelah koper tersebut di ambil oleh pemiliknya atas nama Mohd Saufi bin Othman yang merupakan pilot salah satu maskapai penerbangan asing," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso Kamis (30/7).</p>Saat diperiksa, ternyata koper tersebut berisi sabu. Ada 14 bungkus besar dan 1 bungkus paket narkotika jenis sabu.</p>Bea Cukai kemudian menginformasikan temuan tersebut kepada petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Saufi yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka mengaku disuruh seseorang untuk membawa sabu tersebut ke Jakarta dengan upah RM 50.000.</p>Positif Konsumsi Narkoba<br>Polisikemudian melakukan pemeriksaan urin. Didapati hasilnya Saufi positif mengonsumsi tiga jenis narkoba.</p>"Dari hasil pemeriksaan tes urine, ternyata positif memakai sabu, ineks, dan kokain. Jadi, pada saat terbang itu sedang memakai," kata Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).</p>Humas Bea Cukai Soetta, Satria Yudhatama mengungkap, pelaku sempat mencoba mengelabui petugas dengan membawa botol urine yang &#039;bersih&#039;. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi bila nantinya ada pemeriksaan.</p>"Berdasarkan informasi dari unit pengawasan bahwa betul ditemukan botol berisi urine, antisipasi yang bersangkutan apabila dilakukan test urine," kata dia.</p>Namun, urine tersebut belum sempat digunakannya saat dilakukan test. Urine dalam botol itu ditaruh di dalam tas.</p>"Di dalam tas tersangka Pilot MSO ditemukan botol kecil berisi cairan kuning yang ternyata urine. Dari pengakuan botol tersebut berisi urine &#039;bersih&#039; sebelum yang bersangkutan mengkonsumsi narkotika. Jadi jika ada tes urine mendadak oleh maskapai atau otoritas penerbangan, akan digunakan yang di botol tersebut," jelasnya.</p>Terbang Pakai Narkoba<br>Ternyata saat menerbangkan pesawat, Saufi dalam kondisi memakai narkoba.</p>"Jadi, pada saat terbang itu sedang memakai (narkoba)," ucapnya.</p>Respons Malaysia Airlines<br>Maskapai Malaysia Airlines merespons pilotnya yang berusaha menyelundupkan puluhan kilogram ekstasi. Maskapai penerbangan Malaysia itu menyatakan akan kooperatif dengan otoritas Indonesia sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.</p>Dilaporkan kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Malaysia Airlines mengatakan pihaknya menahan diri untuk berkomentar, tetapi menanggapi serius tuduhan tersebut.</p>Dalam pernyataan kepada Bernama, maskapai nasional Malaysia tersebut mengatakan pihaknya tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut karena masalah tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang Indonesia.</p>"Malaysia Airlines ingin menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini sedang melakukan peninjauan internal atas masalah tersebut," katanya, dilansir Free Malaysia Today, Jumat (31/7). Maskapai Malaysia tersebut menambahkan bahwa keselamatan, keamanan, dan integritas operasionalnya tetap menjadi prioritas utama. <a href="sumber:detik.com">sumber:detik.com</a></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202608/_3652_Modus-Pilot-Malaysia-Airlines-Selundupkan-Narkoba-ke-Indonesia--Gunakan-Urine-Palsu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6513/modus-pilot-malaysia-airlines-selundupkan-narkoba-ke-indonesia-gunakan-urine-palsu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>