<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.viralnasional.com/</link>
        <description>viral nasional</description>
        <lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 00:47:50 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PPN Kilang Dumai Lakukan Aksi Hijaukan Bumi Bersihkan Kotaku</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 21:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PPN Kilang Dumai Lakukan Aksi Hijaukan Bumi Bersihkan Kotaku]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Dumai &mdash  Dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026,  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Dumai &mdash;  Dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026,  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) mengambil peran nyata dalam aksi penghijauan lingkungan lewat aksi penanaman pohon di sekitaran kawasan Stadion Wan Dahlan, Kota Dumai pada Sabtu (6/7) dan di pekarangan kantor Pertamina Kilang Dumai.</p>
<br>Kegiatan penanaman di Stadion Utama Wan Dahlan diinisiasi oleh Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FORMAPEL) Kota Dumai yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, komunitas lingkungan, perusahaan, serta masyarakat. </p>Mengusung tema &quot;Hijaukan Bumi Bersih Kotaku Menuju Dumai Asri&quot;, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan fungsi dan kualitas salah satu ruang terbuka hijau tersebut.</p>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut berkontribusi menyukseskan kegiatan sekaligus memberikan dukungan 500 bibit pohon Tabebuya yang ditanam oleh seluruh peserta. Bibit pohon yang diberikan terdapat lima jenis, yakni  Tabebuya, Mahoni, Trembesi, Ketapang Kencana, dan Bintaro. Kelima bibit pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis melalui peningkatan kualitas udara, penyerapan emisi karbon, serta menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan nyaman bagi masyarakat sehingga cocok dengan karakter iklim di Dumai yang cenderung panas.</p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa partisipasi Kilang Dumai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Perusahaan dalam mendukung gerakan aksi pelestarian lingkungan yang ada di Kota Dumai, baik oleh pemangku kepentingan maupun elemen masyarakat.</p>&quot;Kegiatan seperti ini penting dan sangat kita dukung, karena ini berimplikasi pada upaya langkah kita dalam menjawab tantangan perubahan iklim hari ini untuk masa depan generasi mendatang. Pada akhirnya ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tapi juga menjadi contoh dan motivasi bagi kita semua, termasuk anak-anak untuk semakin peduli dengan lingkungan sekitar dan keberlanjutannya&quot;  ujar Muhammad Rum.</p>Ketua FORMAPEL Kota Dumai, Firdaus, turut menyampaikan apresiasinya  kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.</p>Tak hanya lewat kegiatan tersebut, sebelumnya aksi serupa juga dilakukan oleh Kilang Dumai juga melakukan aksi serupa dengan pada rangkaian kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba pada 8 Juni 2026. Pada kesempatan tersebut I Ketut Laba bersama jajaran Manajemen Kilang Dumai melakukan aksi penanaman pohon di sekitar area perkantoran Main Office Kilang Dumai. </p>Aksi ini menegaskan komitmen berkelanjutan Pertamina dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan aksi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi. Selain itu, kegiatan penghijauan ini juga merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.***(rls)<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4041_PPN-Kilang-Dumai-Lakukan-Aksi-Hijaukan-Bumi-Bersihkan-Kotaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6298/ppn-kilang-dumai-lakukan-aksi-hijaukan-bumi-bersihkan-kotaku/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kolaborasi KPPBC dan Polres Dumai Gagalkan Sabu Senilai Rp31 Miliar</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 14:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kolaborasi KPPBC dan Polres Dumai Gagalkan Sabu Senilai Rp31 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Kolaborasi antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) dan Polres Dumai dari Mei hingga Juni 2]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Kolaborasi antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) dan Polres Dumai dari Mei hingga Juni 2026 mengamankan sabu sekitar 32 kg diareal pelabuhan Dumai atau senilai Rp31 miliar.</p>
<p>Lain itu petugas juga mengamankan sebanyak 4 tersangka.</p>
<p>Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang, Rabu (17/06/2026) menjelaskan penangkapan berawal pada Minggu 07 Juni 2026 sekira jam 23.30 wib, Pihak Bea dan Cukai Kota Dumai menghubungi Kasat Narkoba Polres Dumai, menginformasikan bahwasanya Kapal Patroli Bea dan Cukai Kota Dumai mengamankan 1 kapal barang dan seorang laki-laki yang diduga membawa narkotika jenis sabu.</p>
<p>Team Opsnal Unit 2 Sat Narkoba Polres Dumai langsung menuju Pelabuhan Dermaga Kota Dumai yang dan menunggu di DermagaPelabuhan tersebut, lalu, Senin 08 Juni 2026 sekira jam 03.00 wib, pihak Bea Cukai Dumai menyerahkan seseorang SU selaku kapten kapal beserta barang bukti 1 kotak kardus diduga berisikan 26 bungkus teh cina warna hijau.</p>
<p>Selanjutnya tim opsnal melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap orang yang akan menjemput 26 bungkus teh cina warna hijau diduga Narkotika bukan tanaman jenis shabu tersebut kemudian setelah dipancing dengan cara menghubungi SU, maka pukul 07.00 WIB diamankan seseorang diduga sebagai penjemput yakni BA di sekitar Jalan Datuk Laksamana Kota Dumai dan setelah itu tim opsnal sat narkoba polres dumai melakukan pengembangan terhadap pemilik dari 26 bungkus teh cina warna hijau berisikan diduga narkotika.</p>
<p>Menurut keterangan BA bahwa pemilik dari 26 bungkus teh cina warna hijau AK yang berada di Pulau Rupat dan kemudian selanjutnya tim opsnal langsung melakukan pengejaran dan pencarian terhadap AK hingga akhirnya pada sekira jam 17.00 wib pelaku diamankan dirumahnya di Jalan Pelajar RT/RW 006/002 Desa Kadur, Rupat Utara, Bengkalis.</p>
<p>Dengan disitanya Narkotika Jenis Shabu sebanyak 27.238,61 Gram tersebut yang bernilai sekitar Rp26 Milyar maka jiwa manusia yang dapat<br>diselamatkan yaitu sebanyak + 136.000 orang.Penangkapan di sekitar wilayah perairan didepan kawasan Pelabuhan Dermaga Kota Dumai dengan tersangka SU (44) jenis Laki-Laki, pekerjaan Wiraswasta atau Kapten Kapal. </p>
<p>AK (52) Suku Tionghoa, BA (47)pekerjaan Wiraswasta.Barang bukti yang diamankan 26 bungkus teh cina warna hijau, 1 buah kotak kardus. 1 unit Handphone Merk VIVO warna silver. 1 unit Kapal KLM PINISI INDAH GT.169 / NT.135 No.275/Na disita dari sdr. SU, 1 unit Handphone Merk VIVO warna abu-abu disita dari BA, 1 unit Handphone Merk REDMI warna hitam disita dari AK.Selanjutnya pada 16 Mei 2026 petugas BC juga mengamankan  A.M datang dari Malaysia hendak menuju Ace melewati pelabuhan penumpang Dumai.<br></p>
<p>Petugas mencurigai barang yang dibawa berupa 1 kardus merek MBE.Ketika diperiksa didapati 5 kotak coconut sugar dan 2 bungkus Milo. Selanjutnya 5 buah kotak coconut dibuka berisikan narkoba. Ketika dintrogasi AM mengaku bahwasannya barang tersebut milik SB untuk dibawa ke Aceh dengan ongkos 140 ringgit. </p>
<p>Ketika ditimbang barang bukti seberat 5094,07 GRAM atau senilai Rp 5 miliar dengan tersangka A.M (27) warga Aceh.Jumlah tangkapan dari tanggal 7 Juni dan 16 Mei diamankan sebanyak 32 kilogram narkotika dengan nilai sekitar Rp31 miliar lebih dengan empat tersangka. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9233_Kolaborasi-KPPBC-dan-Polres-Dumai-Gagalkan-Sabu-Senilai-Rp31-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6297/kolaborasi-kppbc-dan-polres-dumai-gagalkan-sabu-senilai-rp31-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korban Dihabisi Suami Karena Cemburu, Polisi Temukan 21 Luka Bacokan</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korban Dihabisi Suami Karena Cemburu, Polisi Temukan 21 Luka Bacokan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Dumai  Kasus pembunuhan yang terjadi di lahan milik PT PHR di Jalan Abdul Rabhkan, Bukit Timah, Dumai Selatan yang men]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Dumai -- Kasus pembunuhan yang terjadi di lahan milik PT PHR di Jalan Abdul Rabhkan, Bukit Timah, Dumai Selatan yang menewaskan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Nursafika (30) ditangan suami sirinya Rizal alias Ijal Bin Amri (23) terjadi karena api cemburu.</p>Akibat bacokan sebilah parang yang sudah kondisi berkarat korban menghebuskan napas terakhir di lokasi kejadian dengan kondisi setengah terlungkup mengenakan baju pink dan rok hijau.</p>Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang saat menggelar konfrensi pers, Rabu (17/06/2026) di Mapolres Dumai didampingi Kasi Humas AKP Zaini Waluyo, KBO Reskrim, Dokter Forensik dan Kanit Pidum menjelaskan modus operandi pelaku melakukan pembunuhan terhadap istrinya karena cemburu karena korban berada di rumah mantan suami.</p>Pelaku merupakan suami siri membacok korban sebanyak 21 kali menggunakan sebilah parang ke bagian wajah secara berulang kali, bagian kepala, lengan kanan bawah, jari putus.</p>Kapolres juga menjelaskan setelah dilakukan USG terhadap korban dinyatakan tidak dalam kondisi hamil. "Kita luruskan pemberitaan netizen bahwasannya korban tidak hamil,"katanya lagi.</p>Lanjut kapolres, motif tersangka melakukan pembunuhan karena tersangka sakit hati karena pada hari Selasa 9 Juni 2026 tersangka menghubungi korban, tapi korban tidak mau pulang yang mana pada saat itu korban berada di rumah mantan suaminya.</p>Korban telah menikah siri dengan tersangka sekitar bulan November 2025 dna tinggal di Jalan Abdul Rabhkan, sedangkan antara tersangka dan korban baru tinggal di lokasi kejadian atau pondok milik Ucok sejak 2 Juni 2026.</p>Diperkirakan korban sudah dibunuh sekitar 9 jam sejak jasadnya ditemukan pukul 19.00 WIB, Rabu 10 Juni 2026.</p>"Kita mendapat laporan dari masyarakat ditemukan korban sudah tergeletak berlumuran darah di lokasi kejadian RT 006 Kelurahan Bukit Timah.</p>Kamis 11 Juni 2026 sekira pukul 10.30 WIB tante korban membuat laporan polisi.</p>Menindaklanjuti laporan tersebut Kasat Reskrim I Putu Adi Juniwinata melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku R berada di Panipahan, Rokanhilir.</p>"Kita berkoordinasi dengan Kapolsek Panipahan Polres rohil kemudian video call dengan orang tua pelaku. Sejalan dengan itu, tim reskrim Polres Dumai berangkat ke Panipahan, Kamis 11 Juni 2026 sesampainya di Rohil pelaku sudah diamankan di rumahnya atau disearahkan oleh pihak keluarga,"kata kapolres lagi.</p>Jumat 12 Juni 2026 kapolsek Panipahan menyerahkan pelaku kepada tim Opsnal dan penyidik yang telah menunggu di Pelabuhan Oliong, Bagan Hulu Kecamatan Bangko, Rohil.</p>Pelaku mengakui perbuatannya membunuh istrinya dengan barang bukti diamankan satu helai baju warna meah dengan bercak darah, satu rok panjang warna hijau, satu parang dengan gagang hitam dan satu unit sepeda motor merek Honda Vario warna hitam.</p>Pelaku dikenakan pasal 459 tentang pembunuhan berencana atau pasal 458 tentang pembunuhan.***(ant)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_2945_Korban-Dihabisi-Suami-Karena-Cemburu--Polisi-Temukan-21-Luka-Bacokan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6296/korban-dihabisi-suami-karena-cemburu-polisi-temukan-21-luka-bacokan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nilai Tangkapan Ratusan Miliar, Penyelundup Narkoba Asal Bengkalis Diringkus</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 09:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nilai Tangkapan Ratusan Miliar, Penyelundup Narkoba Asal Bengkalis Diringkus]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Upaya perlindungan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika mencatat keberhasilan besar. Bareskrim Polri berhasil mence]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Upaya perlindungan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika mencatat keberhasilan besar. Bareskrim Polri berhasil mencegah masuknya barang haram bernilai total Rp 137.480.562.000 ke lingkungan sosial masyarakat.</p>Langkah nyata ini dibuktikan dengan tertangkapnya Indra Bayu dan Solihin, Selasa (16/6/2026) di Kabupaten Bengkalis, Riau. Keduanya merupakan buronan kasus peredaran 48 kg sabu, 15 kg ketamin, serta 20.000 butir ekstasi.</p>Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menggarisbawahi dampak sosial dari pengungkapan kasus ini. Penyitaan tersebut mencegah lahirnya ribuan korban baru.</p>"Selain itu, diperkirakan jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika tersebut sebanyak kurang lebih 314.466 jiwa," ujar Brigjen Eko Hadi Santoso.</p>Ancaman masif ini berawal dari awal Mei 2026 ketika Nabil (kini berstatus DPO bersama Erwin, Atuk Ham, dan WN Malaysia bernama WAN) merekrut Indra Bayu untuk mengambil 45 bungkus sabu.</p>Brigjen Eko Hadi Santoso menuturkan permufakatan jahat tersebut. "Sekitar pertengahan Mei 2026, Indra Bayu meminta Solihin untuk mencarikan dan menyewa speed boat yang akan digunakan dalam kegiatan penyelundupan narkotika tersebut. Kepada Solihin disampaikan bahwa speed boat tersebut akan digunakan oleh Indra Bayu, Erwin, dan Nabil untuk mengambil narkotika jenis sabu dari Malaysia menuju Indonesia. Atas bantuannya tersebut, Solihin dijanjikan upah sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah)," jelasnya.</p>Setelah menyerahkan dana Rp 30.500.000, 15 Mei 2026, Solihin memberikan perahu cepat di Sungai Muntai, Kabupaten Bengkalis.</p>Tanggal 17 Mei 2026, Indra, Erwin, dan Nabil berlayar ke Batu Pahat, Sungai Panjang, Malaysia. Sehari kemudian, mereka menjemput 2 kardus warna hitam seberat 64 kilogram. Aksi nekat ini tercium petugas saat memasuki batas perairan, 18 Mei 2026.</p>"Karena takut ditangkap, mereka memutuskan untuk menceburkan diri ke laut dan melarikan diri melalui kawasan hutan bakau, dengan meninggalkan speed boat beserta 2 (dua) kardus yang berisi narkotika," urai Brigjen Eko Hadi Santoso.</p>Pihak kepolisian tidak membiarkan para pelaku menikmati udara bebas terlalu lama demi menjaga ketertiban masyarakat.</p>"Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, tanggal 15 Juni 2026, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan DPO atas nama Indra Bayu yang diduga terlibat dalam perkara penyelundupan narkotika tersebut," papar Brigjen Eko Hadi Santoso.<br></p>
Selasa (16/6/2026) pukul 00.05 WIB, rumah orang tua target di Desa Muntai, Kecamatan Bantan diawasi ketat.<br></p>
"Berdasarkan informasi tersebut, tim melakukan profiling dan pemantauan di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian target. Sekitar pukul 02.30 WIB, tim berhasil mengamankan Indra Bayu," sambungnya.<br></p>
Setengah jam berselang, petugas mengamankan penyedia perahu. "Berdasarkan keterangan tersebut, sekitar pukul 03.00 WIB, tim bergerak menuju rumah Solihin dan berhasil mengamankan yang bersangkutan," ungkap Brigjen Eko Hadi Santoso.<br></p>
Dengan tertangkapnya kedua tersangka, aparat keamanan membuktikan komitmen tanpa lelah untuk memutus rantai peredaran obat terlarang demi menyelamatkan ratusan ribu generasi bangsa. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4374_Nilai-Tangkapan-Ratusan-Miliar--Penyelundup-Narkoba-Asal-Bengkalis-Diringkus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6295/nilai-tangkapan-ratusan-miliar-penyelundup-narkoba-asal-bengkalis-diringkus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kosan, Kondisi Badan Memerah dan Membiru</guid>
            <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 08:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kosan, Kondisi Badan Memerah dan Membiru]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Pekanbaru Warga Perumahan Kutilang Permai, Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pek]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Pekanbaru --Warga Perumahan Kutilang Permai, Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswi yang meninggal dunia di kamar kosnya, Selasa (16/6/2026) sore.</p>Korban diketahui berinisial AR (22), seorang mahasiswi yang tinggal di salah satu kamar kos di lantai dua rumah tersebut.</p>Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB oleh teman korban, Ghina Salsabila Putri (22), yang datang ke lokasi untuk mengambil kacamata renang miliknya.</p>Saat tiba di kos, saksi sempat memanggil korban dan menghubunginya melalui telepon seluler.</p>Namun, tidak ada respons yang diterima. Karena curiga, saksi kemudian naik ke lantai dua menuju kamar korban.</p>"Sesampainya di depan kamar, pintu dalam keadaan tertutup dan terkunci. Korban dipanggil berulang kali namun tidak ada jawaban," ujar Kompol Nusirwan.</p>Saksi kemudian mencoba masuk melalui akses belakang. Saat berhasil menjangkau pintu belakang kamar yang dalam keadaan terbuka, ia terkejut melihat korban tergeletak telungkup di lantai.</p>Korban terlihat tidak bergerak dengan tangan kanan mengepal di dekat mulut. Selain itu, wajah, tangan, dan kaki korban tampak membiru kemerahan.</p>Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan penghuni kos lainnya, Hera Sulistyaningsih (20). Keduanya kemudian menghubungi Ketua RT setempat, Ahmad Dasila (55).</p>Setelah dilakukan pengecekan bersama, korban dipastikan telah meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.</p>Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Binawidya bersama Tim Inafis Polresta Pekanbaru langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana atau kekerasan.</p>"Untuk sementara penyebab kematian diduga karena sakit," kata Nusirwan.</p>Karena posisi kamar berada di lantai dua dan akses evakuasi cukup sulit, jenazah baru dapat dibawa pihak keluarga ke rumah duka sekitar pukul 19.30 WIB.</p>Pihak keluarga juga menyatakan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan luar maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan secara resmi. *** riau aktual</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_8603_Mahasiswi-Ditemukan-Meninggal-di-Kosan--Kondisi-Badan-Memerah-dan-Membiru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6294/mahasiswi-ditemukan-meninggal-di-kosan-kondisi-badan-memerah-dan-membiru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling Kuningan Kelenteng di Bagansiapi-api Pelaku Ditangkap di Kontrakan Dumai</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 20:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling Kuningan Kelenteng di Bagansiapi-api Pelaku Ditangkap di Kontrakan Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Polres Rokan Hilir mengungkap kasus pencurian lima unit hiolo atau tempat pembakaran dupa di Kelenteng Hai Cuking, Sung]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Polres Rokan Hilir mengungkap kasus pencurian lima unit hiolo atau tempat pembakaran dupa di Kelenteng Hai Cuking, Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, yang menyebabkan kerugian mencapai Rp150 juta.</p>Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, dalam konferensi pers yang digelar di Aula Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir, Selasa (16/6/2026) pukul 17.00 WIB.</p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kris Tofel, Kasi Humas Polres Rokan Hilir Ipda Didi Sofyan, personel Satreskrim, serta sejumlah awak media.</p>Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan polisi nomor LP/B/12/VI/2026/SPKT/Polsek Sinaboi/Polres Rohil/Polda Riau tertanggal 9 Juni 2026.</p>Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Kelenteng Hai Cuking di Sungai Bakau mengalami pencurian lima unit hiolo dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.</p>Setelah menerima laporan, tim gabungan Satreskrim Polres Rokan Hilir, Satintelkam Polres Rokan Hilir, Unit Reskrim Polsek Sinaboi dan Unit Reskrim Polsek Bangko melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.</p>Pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 10.23 WIB, tim berhasil mengamankan seorang pelaku bernama Supriadi alias Supri (48), yang berperan sebagai pemantau, di sebuah rumah kontrakan di Kota Dumai.</p>Sehari kemudian, Sabtu (13/6/2026), polisi kembali menangkap Darwin Aziz alias Ewin (25) di lokasi kontrakannya di Dumai.</p>Pengembangan kasus terus dilakukan hingga pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku utama, Mardiansyah Putra alias Putra (26), di rumah kerabatnya di kawasan Panam, Pekanbaru.</p>Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui telah mencuri lima unit hiolo dari Kelenteng Hai Cuking.</p>"Barang hasil curian tersebut diketahui telah dijual ke wilayah Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis," ungkap Isa.</p>Ketiga tersangka kini telah diamankan dan menjalani proses hukum. Mereka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>Kapolres AKBP Isa menegaskan bahwa ini merupakan bentuk transparansi Polri kepada masyarakat dalam penanganan setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Rokan Hilir.</p>"Selain memberikan informasi kepada publik, pengungkapan kasus ini juga diharapkan menjadi edukasi hukum sekaligus peringatan keras bagi para pelaku kejahatan agar tidak melakukan tindakan serupa," ujarnya.</p>Polres Rokan Hilir juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan masing-masing. "Jika ada hal-hal yang mencurigakan ataupun berhubungan dengan kriminalitas bisa melaporkan melalui layanan call center Polri 110," tutupnya. ***(RA/ant)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4471_Maling-Kuningan-Kelenteng-di-Bagansiapi-api-Pelaku-Ditangkap-di-Kontrakan-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6293/maling-kuningan-kelenteng-di-bagansiapiapi-pelaku-ditangkap-di-kontrakan-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima Tim Asia Belum ada yang Tumbang di Piala Dunia 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 18:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima Tim Asia Belum ada yang Tumbang di Piala Dunia 2026]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Sebanyak lima tim Asia sudah menjalani laga di Piala Dunia 2026. Hasilnya, belum ada tim dari Benua Kuning yang tumbang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Sebanyak lima tim Asia sudah menjalani laga di Piala Dunia 2026. Hasilnya, belum ada tim dari Benua Kuning yang tumbang di pesta sepakbola sejagat.<br></p>
Piala Dunia 2026 sudah memainkan pertandingan sampai Grup H. Korea Selatan menjadi tim Asia pertama yang berlaga.</p>
Taegeuk Warriors bermain bagus saat melawan Republik Ceko. Di Estadio Akron pada 12 Juni 2026, mereka memetik kemenangan 2-1.</p>
Sehari berselang, Qatar mencatatkan sejarah di Piala Dunia. The Maroons menahan Swiss 1-1 untuk meraih poin pertama di sepanjang sejarah berpartisipasi di Piala Dunia.</p>
Jepang memaksa Belanda harus puas berbagi satu angka. Blue Samurai bermain imbang 2-2 dengan De Oranje saat bertanding di AT&T Stadium pada 15 Juni 2026. Gol dari Daichi Kamada pada menit ke-88 yang membuat kedudukan menjadi imbang.</p>
Arab Saudi dan Iran juga menorehkan hasil imbang di Piala Dunia 2026 pada Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Arab Saudi seri melawan Uruguay dengan skor 1-1. Sementara itu, Iran bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru.</p>
Masih ada tiga tim Asia yang belum bermain. Irak, Yordania, dan Uzbekistan baru akan bertanding. Jadwal mereka bisa dilihat di bawah ini.</p>
Hasil Tim-tim Asia di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini<br>1. Korea Selatan 2-1 Republik Ceko</p>
2. Qatar 1-1 Swiss</p>
3. Belanda 2-2 Jepang</p>
4. Iran 2-2 Selandia Baru</p>
5. Arab Saudi 1-1 Uruguay</p>
Belum Main<br>1. Irak vs Norwegia - 17 Juni 2026</p>
2. Austria vs Yordania - 17 Juni 2026</p>
3. Uzbekistan vs Kolombia - 18 Juni 2026. *** (cas/detik/mrp)</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9486_Lima-Tim-Asia-Belum-ada-yang-Tumbang-di-Piala-Dunia-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/6292/lima-tim-asia-belum-ada-yang-tumbang-di-piala-dunia-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini dan Rabu Pagi</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 18:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini dan Rabu Pagi]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Jadwal Piala Dunia 2026 masih mainkan laga pertama di tiap grup. Dini hari nanti Prancis main, besok pagi Argentina mai]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Jadwal Piala Dunia 2026 masih mainkan laga pertama di tiap grup. Dini hari nanti Prancis main, besok pagi Argentina main!<br>Piala Dunia 2026 akan menyajikan empat laga pada Rabu (17/6) dini hari WIB sampai pagi hari WIB. Dua laga di Grup I dan dua laga di Grup J, sama-sama laga perdana.</p>Rabu (17/6) pukul 02.00 WIB akan main Prancis vs Senegal. Laga yang sarat sejarah, kedua tim baru ketemu sekali di Piala Dunia pada edisi 2002 dan Senegal menang 1-0.</p>Tentu, kali ini kondisi kedua tim berbeda. Akankah Mbappe dkk bisa amankan tiga poin, atau kembali Senegal kasih kejutan?</p>Setelah itu, ada Irak vs Norwegia di pukul 05.00 WIB. Tiga jam kemudian, dari Grup J ada Argentina vs Aljazair.</p>Di atas kertas, Tim Tango yang merupakan juara bertahan jelas jadi unggulan. Aljazair yang main lagi di Piala Dunia setelah absen 12 tahun, siap berikan perlawanan ketat.</p>Lalu di pukul 11.00 WIB ada Austria vs Yordania. Yordania sang tim debutan, mampukah mencuri panggung?</p>Jadwal Piala Dunia 2026 malam ini dan besok pagi<br>Rabu (17/6)</p>Pukul 02.00 WIB<br>Prancis vs Senegal di New York New Jersey Stadium</p>Pukul 05.00 WIB<br>Irak vs Norwegia di Boston Stadium</p>Pukul 08.00 WIB<br>Argentina vs Aljazair di Kansas City Stadium</p>Pukul 11.00 WIB<br>Austria vs Yordania di San Francisco Bay Area Stadium.*** (aff/detik/mrp)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4166_Jadwal-Piala-Dunia-2026-Malam-Ini-dan-Rabu-Pagi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/sport/6291/jadwal-piala-dunia-2026-malam-ini-dan-rabu-pagi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disidang MK, Guru dan Orang Tua Curhat Gara-gara MBG Kesejahteraannya Berkurang</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 07:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disidang MK, Guru dan Orang Tua Curhat Gara-gara MBG Kesejahteraannya Berkurang]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan gugatan terkait anggaran pendidikan untuk program makan bergizi grat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan gugatan terkait anggaran pendidikan untuk program makan bergizi gratis (MBG) dalam APBN 2026. Dalam sidang tersebut, guru dan orang tua murid penerima MBG curhat tentang persoalan pelaksanaan MBG.<br></p>
Sidang perkara nomor 40/PUU-XXIV/2026, 52/PUU-XXIV/2026, dan 55/PUU-XXIV/2026 itu digelar di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Guru sejarah Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah Pondok Pesantren Yayasan Said Aqil Siroj (SAS) yang juga Kepala Bidang Advokasi Guru dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, serta ibu murid penerima MBG, Rika Iffati Farihah, hadir sebagai saksi dari pihak pemohon.</p>Iman awalnya menceritakan dampak yang dirasakan guru setelah program MBG berjalan. Dia mengatakan terjadi pemutusan hubungan kerja secara massal terhadap guru honorer dan guru P3K yang dianggap sudah sejahtera setelah ada MBG.</p>"Singkatnya adalah bahwa ini semua jenis guru itu terdampak dari MBG," uhar Iman.</p>Iman mengaku melakukan survei ke 239 guru dengan hasil ada 92 guru yang merasa beban kerjanya meningkat dan waktu belajar berkurang setelah ada MBG. Dia mengatakan keluhan lain ialah penghasilan tidak mencukupi, keterlambatan gaji, fasilitas pendidikan berkurang, tunjangan terlambat, kesempatan diangkat P3K tidak ada.</p>"Jadi dari survei tersebut, kemudian ada beberapa tema utama yang dinyatakan oleh teman-teman guru, ketidakpastian karier guru, kesejahteraan menurun, pemotongan tunjangan, anggaran pendidikan berkurang, beban kerja meningkat, ketimpangan kebijakan, dampak psikologis. Apa yang dikatakan oleh guru? &#039;Saya ragu melanjutkan karier sebagai guru&#039;. Saya kurasi dari ratusan tersebut jadi 11 lah," ujarnya.</p>Iman mengatakan juga menyebut ada temuan jam tambahan mengajar guru SMA P3K paruh waktu tidak dibayarkan, tugas sebagai wali kelas tidak mendapatkan honor, dan peran sebagai pembina kegiatan tidak memperoleh kompensasi. Dia juga menyebut ada temuan guru P3K yang membanding-bandingkan honor dengan pendapatan pegawai SPPG.</p>"Ada banyak lagi guru SD di Banyuwangi, Jawa Timur, P3K paruh waktu mengatakan begini, ini harus saya sampaikan karena ini kesaksian bukan kata-kata saya, &#039;Saya sebagai guru yang sekarang baru diangkat P3K paruh waktu sungguh sangat resah akan keberlanjutan status saya. Apalagi jumlah gaji yang diterima saya sebagai P3K paruh waktu sangatlah rendah. Akhirnya mau tidak mau saya membandingkan jumlah pendapatan yang diperoleh petugas SPPG," tuturnya.</p>Iman mengatakan mayoritas responden survei menyatakan pelaksanaan MBG berdampak pada terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebagian responden menyoroti kualitas menu MBG sehingga menyebabkan banyak makanan tidak dikonsumsi oleh siswa.</p>"Dampak yang paling banyak disebut adalah berkurangnya jam efektif karena proses distribusi, pengambilan, pengembalian wadah, yang ini bertentangan sekali dengan Undang-Undang Guru dan Dosen, sering kali berlangsung pada saat jam pelajaran," ujarnya.</p>Iman mengatakan banyak responden yang juga menyampaikan program MBG menambah beban guru karena mereka harus terlibat dalam proses pembagian makanan, menghitung jumlah paket, hingga memastikan pembagian wadah makanan. Dia mengatakan pengajuan uji materi di MK ini merupakan upaya untuk mengevaluasi anggaran kesejahteraan guru.</p>Curhatan Ortu Murid Penerima MBG</p>Rika, yang merupakan ibu dari dua anak yang menerima MBG di Sleman, mengaku diminta tak melakukan komplain di media sosial terkait MBG. Dia mengaku diminta menyampaikan komplain langsung ke SPPG atau pihak sekolah.</p>"Sekolah ini menerima MBG bahkan tanpa konsultasi dengan kami sebagai wali murid ya. Jadi tahu-tahu saja ada pemberitahuan bahwa sekolah akan menerima MBG. Kami tidak dimintai persetujuan. Beberapa waktu kemudian, setelah MBG mulai berjalan, terus mulai ada banyak berita miring ya. Ada keracunan, ada masalah-masalah. Kembali pihak sekolah memberitahu kami bahwa kami tidak boleh menyampaikan keluhan itu ke medsos tapi harus melalui pihak sekolah atau pihak SPPG-nya," ujarnya.</p>Rika mempertanyakan apa pentingnya MBG di semua daerah dengan tingkat ekonomi yang berbeda. Dia mengaku tak masalah jika MBG diberikan untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Rika juga menyoroti selera makanan anak berbeda dan tidak bisa disamakan dengan satu menu. Dia mengatakan banyak anak yang justru tidak memakan menu MBG, sehingga malah menyebabkan sampah.</p>"Jadi itu agak aneh karena anaknya tidak sekolah tapi kami harus datang ke sekolah untuk mengambil MBG. Ini kan merepotkan ya apalagi misalnya yang memang sedang liburan ke luar kota. Jadi kadang-kadang akhirnya sering sekali tidak dimakan juga, tidak diambil, entah bagaimana sekolah kemudian harus mengurusi soal waste itu, soal sampah itu," ujarnya.</p>Rika kemudian menyoroti menu selingan MBG yang dianggapnya tidak sehat hingga banyaknya kemasan plastik dalam makanan tersebut. Rika menilai anggaran besar MBG lebih baik digunakan untuk peningkatan kesejahteraan guru, menambah buku perpustakaan hingga perbaikan ruangan kelas. Sebagai orang tua murid, dia merasa tidak diuntungkan dengan keberadaan MBG.</p>"Jadi kami merasa tidak diuntungkan oleh MBG. MBG tidak berpengaruh positif pada para penerimanya termasuk anak-anak kami. Malah cenderung negatif karena mereka akhirnya ketakutan keracunan, mereka juga kemudian terbiasa dengan makanan-makanan ultra processed food dan sebagainya," ujarnya. ***detik</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9979_Disidang-MK--Guru-dan-Orang-Tua-Curhat-Gara-gara-MBG-Kesejahteraannya-Berkurang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6290/disidang-mk-guru-dan-orang-tua-curhat-garagara-mbg-kesejahteraannya-berkurang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ini Penyebab Mahasiswa UGM Sekeluarga Tewas dalam Tenda Kamping</guid>
            <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 06:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ini Penyebab Mahasiswa UGM Sekeluarga Tewas dalam Tenda Kamping]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Penyebab mahasiswa UGM dan keluarganya tewas di dalam tenda saat kamping di Taman Wisata Alam Posong, Temanggung, Jawa ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Penyebab mahasiswa UGM dan keluarganya tewas di dalam tenda saat kamping di Taman Wisata Alam Posong, Temanggung, Jawa Tengah, kini terungkap. Mereka tewas akibat paparan gas karbon monoksida (CO) dari tungku briket atau arang yang berada di dalam tenda yang tertutup.<br></p>
Dilansir detikjateng, Senin (15/6/2026), keempat korban yakni Muhammad Ali Munawar atau MAM (52), Alvino Evan Hakim atau AEH (17) dan Bagas Amar Hakiki atau BAH (21) yang merupakan laki-laki, serta seorang perempuan berinisial Maghfirah atau M (43).</p>Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan tungku dari tanah liat itu sebenarnya untuk penghangat badan. Namun, dari bukti foto diketahui korban membakar pisang di atas tungku.</p>"Tujuannya untuk penghangat. Namun dalam foto-foto korban, dalam handphone korban didapati korban menggunakan ini untuk membakar pisang. Kita tampilkan tadi, di atas tungku korban meletakkan pisang mungkin membuat pisang bakar," kata Zamrul saat konferensi pers di Mapolda Jateng.</p>Lebih lanjut, Kasubbid Kimbio Bid Labfor Polda Jateng AKBP Ibnu Sutarto menyampaikan pihaknya telah melakukan simulasi di lokasi kejadian. Uji pertama dilakukan dengan melakukan pembakaran di teras tenda dengan pintu tenda terbuka.</p>"Itu di dalam dalam kurun waktu sekitar satu jam dengan posisi pembakaran di luar ruangan itu dalam ruangan sudah terdeteksi setiap kenaikan lima menit kita pantau, sampai satu jam itu sudah mencapai 200 lebih ppm CO-nya (karbon monoksida)," ucap Ibnu.</p>"Kurang lebih satu jam juga di dalam tenda terdeteksi sekitar 2.000 ppm kondisi udara di dalam tenda mengandung gas CO. Dari situ kita juga yakin kalau sumber gas yang meracuni itu korban adalah dari arang yang untuk pembakarannya," lanjut dia. *** (fas/detik/maa)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_1073_Ini-Penyebab-Mahasiswa-UGM-Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda-Kamping.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6289/ini-penyebab-mahasiswa-ugm-sekeluarga-tewas-dalam-tenda-kamping/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Bengkalis Buru Buronan Perambahan Kawasan Hutan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Bengkalis Buru Buronan Perambahan Kawasan Hutan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Bengkalis  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis telah menetapkan tiga terpidana kasus perambahan kawasan hutan masuk da]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Bengkalis -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis telah menetapkan tiga terpidana kasus perambahan kawasan hutan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>Ketiganya hingga kini belum berhasil dieksekusi meski telah divonis bersalah dan putusannya berkekuatan hukum tetap (inkrah).</p>Ketiga buronan tersebut masing-masing Novrianto alias Bombeng, Muhammad Yusuf alias Usuf, dan Paijo Riswandi.</p>Informasi yang dihimpun Riauaktual.com, dari ketiga DPO tersebut salah satunya diketahui pemilih salah satu hotel di Pekanbaru, yakni Bombeng.</p>Penetapan status DPO dilakukan berdasarkan surat yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis pada Juni 2026.</p>Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Wahyu Ibrahim mengatakan, pihaknya terus melakukan pencarian terhadap ketiga terpidana yang dinilai kerap menghindari upaya penegakan hukum.</p>"Ketiga terpidana ini dikenal sangat licik dalam menghindari pengejaran aparat kejaksaan, terutama Novrianto alias Bombeng bersama dua rekannya," kata Wahyu kepada wartawan, Senin (15/6/2026).</p>Menurut Wahyu, ketiganya terbukti melakukan tindak pidana kehutanan dengan cara menguasai, menggunakan, mengerjakan, serta menduduki kawasan hutan negara secara tidak sah di wilayah Kabupaten Bengkalis.</p>Hasil penyelidikan yang diperkuat keterangan ahli pemetaan menunjukkan bahwa lahan yang menjadi objek perkara berada di dalam kawasan hutan negara.</p>Berdasarkan hasil overlay titik koordinat dengan peta kawasan hutan Provinsi Riau sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.903/MENLHK/SETJEN/PLA.2/12/2016, seluruh area tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Tetap (HP).</p>Dalam perkara yang menjerat Paijo Riswandi, terpidana diketahui berperan sebagai penjual sekaligus perantara transaksi lahan di kawasan hutan.</p>Ia juga disebut menyewa alat berat untuk membuka kawasan hutan yang kemudian dialihfungsikan menjadi kebun kelapa sawit.</p>Meski mengetahui status lahan tersebut merupakan kawasan hutan produksi, aktivitas pembukaan lahan tetap dilakukan.</p>"Paijo Riswandi merupakan penjual lahan dan juga anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) dengan jabatan Panglima Muda," ungkap Wahyu.</p>Sementara itu, Novrianto alias Bombeng dan Muhammad Yusuf alias Usuf terbukti menguasai serta memanfaatkan kawasan hutan secara ilegal di area konsesi IUPHHK-HTI PT Balai Kayang Mandiri yang berada di Teluk Cina, Dusun Rumbai Jaya, Desa Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.</p>Aktivitas ilegal tersebut berlangsung cukup lama, yakni sejak pertengahan tahun 2018 hingga Agustus 2023.</p>"Untuk Novrianto alias Bombeng bersama Muhammad Yusuf alias Usuf terbukti menguasai dan memanfaatkan kawasan hutan secara ilegal di area konsesi IUPHHK-HTI PT Balai Kayang Mandiri," jelasnya.</p>Kasus yang menjerat Bombeng telah melewati seluruh tahapan peradilan. Mahkamah Agung melalui Putusan Kasasi Nomor 5030 K/Pid.Sus-LH/2025 menguatkan putusan Pengadilan Negeri Bengkalis Nomor 788/Pid.B/LH/2023/PN Bls yang sebelumnya juga diperkuat Pengadilan Tinggi Riau melalui Putusan Nomor 481/PID.B-LH/2024/PT PBR.</p>Dengan status putusan yang telah inkrah, Kejari Bengkalis menegaskan akan terus memburu ketiga terpidana hingga berhasil dieksekusi.</p>"Kami berharap peran aktif masyarakat. Jika mengetahui keberadaan mereka, segera laporkan kepada kejaksaan atau aparat penegak hukum terdekat agar putusan pengadilan dapat segera dilaksanakan," tegas Wahyu.</p>Kasus ini menjadi salah satu bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak praktik perambahan kawasan hutan yang selama ini menjadi ancaman terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Bengkalis. *** riau aktual</p><br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9083_Kejari-Bengkalis-Buru-Buronan-Perambahan-Kawasan-Hutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6288/kejari-bengkalis-buru-buronan-perambahan-kawasan-hutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selama Libur Sekolah Setop Penyaluran, BGN Audit Seluruh Dapur MBG</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 18:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selama Libur Sekolah Setop Penyaluran, BGN Audit Seluruh Dapur MBG]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan memanfaatkan momen libur sekolah untuk ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan memanfaatkan momen libur sekolah untuk mengaudit semua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang dilakukan yakni menghentikan penyaluran selama masa liburan anak sekolah.<br></p>
"Nah, kemudian internal. Internal kami di BGN pun akan melakukan transformasi ya. Dari mulai SDM-nya, dari mulai tata kelolanya, data itu sangat penting karena itu yang terus terang saya lihat sejak dari awal saya datang, karena tidak mungkin kita membuat kebijakan tanpa data yang jelas. Nah, itu yang masih terus kami perbaiki," kata Arum di usai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).</p>Arum mengatakan pihaknya akan memanfaatkan momen libur sekolah untuk perbaikan tata kelola MBG. Targetnya, kata Arum, program MBG bakal lebih baik ketika anak-anak sudah mulai bersekolah lagi.</p>"Jadi mohon bersabar, tapi target kami memang tadi sudah kami sampaikan juga 1 bulan ini apa, lalu mungkin 3 bulan ke depan itu apa gitu. Tapi yang jelas, kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini, kami akan setop semua, kami akan audit semua dapur, sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah, kita sudah lebih baik, kondisi di lapangan sudah lebih rapi gitu ya," tambahnya.</p>Ia menyebut tim Pusdatin BGN akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG). Arum menekankan MBG merupakan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto.</p>"Dan terutama tadi masalah data, saya kawal betul teman-teman Pusdatin kami dan juga kami sudah mulai melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang sebenarnya sudah memiliki data. Hanya mungkin di masa lalu kemarin ada yang versinya, &#039;Iya BGN yang tidak mau menerima data kami&#039;, atau sebaliknya ,&#039;Oh yang mereka tidak kasih. Nah, itu saya yakin sekarang ini adalah program prioritas maka saya yakin dari kementerian lembaga pun akan mendukung kami," kata dia.</p>Ia menegaskan pembenahan MBG akan dilakukan selama libur sekolah dan penyaluran disetop sementara.</p>"Iya, setop. Untuk yang semasa libur sekolah sambil kita membenahi gitu," tegas Arum saat dikonfirmasi ulang soal penghentian penyaluran selama libur sekolah.</p>Wakil Kepala BGN Trenggono yang berdiri di samping Arum ikut menimpali. "Sekolahnya kan libur," kata Trenggono. *** sumber : detik</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_9005_Selama-Libur-Sekolah-Setop-Penyaluran--BGN-Audit-Seluruh-Dapur-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6287/selama-libur-sekolah-setop-penyaluran-bgn-audit-seluruh-dapur-mbg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kuningan Perlengkapan Ibadah di Klenteng Dicuri Maling</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 16:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kuningan Perlengkapan Ibadah di Klenteng Dicuri Maling]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Keresahan warga Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis akibat hilangnya perlengkapan ibadah di sejumlah klenteng]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Keresahan warga Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis akibat hilangnya perlengkapan ibadah di sejumlah klenteng akhirnya mereda setelah aparat kepolisian menangkap lima orang pelaku, Senin (15/6/2026). Peristiwa ini sempat menyita perhatian publik karena menyasar tempat suci dan mengganggu kenyamanan umat dalam beribadah.</p>Penangkapan kelima tersangka dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau setelah menerima laporan dari warga setempat. Dari hasil pemeriksaan awal, motif tindakan tersebut bukanlah sentimen terhadap kelompok tertentu, melainkan murni dorongan kesulitan ekonomi para pelaku.</p>"Alhamdulillah para pelaku sudah berhasil diamankan bersama barang bukti. Motif sementara karena faktor ekonomi. Barang yang dicuri berupa perlengkapan berbahan tembaga yang memiliki nilai jual cukup tinggi," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua.</p>Perlengkapan berbahan tembaga tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti agar nantinya dapat dikembalikan ke tempat ibadah asalnya. Pemulihan fungsi klenteng menjadi prioritas agar aktivitas keagamaan masyarakat bisa kembali berjalan dengan damai dan tenang.</p>Mengingat pentingnya menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama, aparat kepolisian berencana menggelar rilis khusus terkait kasus ini dalam waktu dekat. Langkah transparan ini diambil untuk memastikan masyarakat mendapat informasi yang utuh dan tidak terpancing oleh isu yang menyesatkan. ***(grc)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_4193_Kuningan-Perlengkapan-Ibadah-di-Klenteng-Dicuri-Maling.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6286/kuningan-perlengkapan-ibadah-di-klenteng-dicuri-maling/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aksi Nekat, Tiga Anak Dibawah Umur Begal Pengendara Sepeda Motor</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 16:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aksi Nekat, Tiga Anak Dibawah Umur Begal Pengendara Sepeda Motor]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Tim Opsnal Polsek Binawidya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal yang terjadi di Jal]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Tim Opsnal Polsek Binawidya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal yang terjadi di Jalan Melati Indah, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.</p>Tiga pelaku berhasil diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).</p>Ketiga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial RD (15), TD (13), dan D (17). Sedangkan dua pelaku yang masih diburu polisi diketahui berinisial RM dan RP.</p>Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan melalui Kanit Reskrim Polsek Binawidya Ipda Herman Zamroni menjelaskan, aksi begal tersebut terjadi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 03.40 WIB.</p>"Saat itu korban bersama seorang saksi sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor. Ketika melintas di Jalan Melati Indah tepatnya di depan Toko Anugrah Teknik, mereka dihadang oleh lima pelaku yang menggunakan dua unit sepeda motor," ujar Herman, Senin (15/6/2026).</p>Menurutnya, salah seorang pelaku langsung memukul wajah korban hingga mengalami bengkak.</p>Saat korban mencoba melakukan perlawanan, pelaku lainnya memperlihatkan senjata yang diselipkan di pinggang sehingga korban dan saksi memilih mundur.</p>Setelah berhasil menguasai situasi, para pelaku membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Stylo warna merah milik korban. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Binawidya.</p>Menerima laporan itu, Tim Opsnal Polsek Binawidya melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.</p>Polisi kemudian mendapatkan informasi keberadaan mereka di kawasan Tarai Bangun, Kabupaten Kampar.</p>"Atas perintah Kapolsek Binawidya, tim langsung bergerak melakukan penangkapan. Pada 29 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 WIB, tiga pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Binawidya untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Herman.</p>Dalam pemeriksaan, ketiga pelaku mengakui telah melakukan aksi begal bersama RM dan RP yang kini masih dalam pengejaran petugas.</p>Polisi mengungkap, para pelaku menggunakan dua sepeda motor saat beraksi, yakni Honda Vario warna putih milik RM dan Honda Beat merah hitam milik TD.</p>RM diketahui berperan sebagai pengendara Honda Vario yang membonceng RD dan RP. Sementara TD mengendarai Honda Beat merah hitam dengan membonceng D.</p>"RP berperan mengejar korban, melakukan pemukulan, memperlihatkan senjata, dan mengambil sepeda motor korban. Sedangkan RD, TD, dan D membantu pelaksanaan aksi kejahatan tersebut," terang Herman.</p>Hasil penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa kelompok ini merupakan komplotan yang sama dengan kasus begal yang sebelumnya terjadi di Jalan Melati Ujung, Kecamatan Binawidya.</p>"Mereka masih satu komplotan dengan perkara begal yang sebelumnya berhasil kami ungkap. Pelaku utama yang aktif melakukan aksi begal adalah RM dan RP yang saat ini masih berstatus DPO," ungkapnya.</p>Menurut Herman, tiga pelaku yang telah diamankan diduga baru pertama kali terlibat dalam aksi kejahatan bersama kelompok tersebut.</p>"Kalau yang anak-anak ini baru satu kali ikut melakukan aksi. Sedangkan dua pelaku utama yang diduga kerap beraksi masih terus kami buru," tambahnya.</p>Saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap RM dan RP yang diduga menjadi aktor utama dalam sejumlah aksi begal di wilayah Pekanbaru.</p>"Kami mengimbau kedua pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Herman.</p>Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 479 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). *** <a href="sumber:riau">sumber:riau</a>aktual</p>
</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_3023_Aksi-Nekat--Tiga-Anak-Dibawah-Umur-Begal-Pengendara-Sepeda-Motor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/hukrim/6285/aksi-nekat-tiga-anak-dibawah-umur-begal-pengendara-sepeda-motor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Ancam Bakar Kantor KSOP, Wali Kota Dumai Dipolisikan Buruh</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 15:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Ancam Bakar Kantor KSOP, Wali Kota Dumai Dipolisikan Buruh]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Wali Kota Dumai, Riau, P, dilaporkan ke polisi atas dugaan mengancam membakar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Wali Kota Dumai, Riau, P, dilaporkan ke polisi atas dugaan mengancam membakar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai. Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. </p>
"Terkait kasus Wali Kota Dumai, kemarin Pak Kapolres Dumai (sudah) berkoordinasi dengan saya," sebut Hasyim kepada Kompas.com, Senin (15/6/2026). Hasyim mengatakan, Wali Kota Dumai dilaporkan oleh komunitas masyarakat atau buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan. </p>
Terkait Ucapan P dilaporkan ke Polres Dumai pada Minggu (14/6/2026). </p>
"Laporannya terkait ucapan Pak Wali Kota Dumai, yang bagi mereka (pelapor) kurang berkenan. Entah itu pencemaran nama baik atau yang lain-lain, nanti kami dalami," kata Hasyim. </p>
Polisi akan mendalami laporan dan pemeriksaan saksi-saksi. Hasyim mengaku memberikan atensi kepada Polres Dumai untuk penanganan kasus tersebut. </p>
"Pak Wali belum dimintai keterangan, kan baru kemarin dilaporkan. Kami akan melakukan asistensi sejauh mana penanganan kasus yang sudah ditangani oleh Polres Dumai," ujarnya. </p>
Awal Kasus Kasus yang dilaporkan itu berawal saat Aliansi Buruh Kota Dumai melakukan aksi unjuk rasa ke KSOP Dumai, 2 Juni 2026. Massa yang berjumlah ratusan orang memblokade jalan masuk pelabuhan. </p>
Aksi itu dipicu kebijakan baru yang dibuat oleh Kepala KSOP Dumai terkait operasi pelabuhan yang dinilai diterbitkan secara sepihak. </p>
Wali Kota Dumai, P, datang bersama anggota dewan menemui massa aksi. P mendukung massa aksi. Ia kecewa dengan KSOP karena dinilai tidak menghormati kesepakatan dengan pemerintah daerah. </p>
P meminta kebijakan yang dibuat Kepala KSOP untuk ditinjau kembali. P juga kesal lantaran Kepala KSOP Dumai tidak datang menemui massa aksi. </p>
Alasannya mendadak ke Jakarta. "Saya hubungi tidak dibalas. Ada apa sebenarnya. Saya kecewa sekali. Kalau ada surat keluar lagi hari ini, mohon maaf kami akan bakar KSOP ini. Kami tidak dihormati. Ditelepon tak diangkat, saya undang tidak datang, ada apa ini," kata P dalam video yang dilihat Kompas.com di media sosial. </p>
Adapun Kompas.com telah berupaya menguhubungi Wali Kota Dumai melalui nomor yang biasa digunakan, tetapi tidak aktif. Kompas.com pun mencoba beberapa kali menghubungi ajudannya, tetapi hingga berita ini tayang juga belum mendapat respons. ***</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_919_Diduga-Ancam-Bakar-Kantor-KSOP--Wali-Kota-Dumai-Dipolisikan-Buruh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-berita/6284/diduga-ancam-bakar-kantor-ksop-wali-kota-dumai-dipolisikan-buruh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tiga SMAN Pekanbaru, Dumai dan Siak Belum Kembalikan Mark Up Seragam Sekolah</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 09:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tiga SMAN Pekanbaru, Dumai dan Siak Belum Kembalikan Mark Up Seragam Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Sebanyak 28 sekolah dari 31 SMA Negeri di Provinsi Riau telah mengembalikan kelebihan bayar (Markup) seragam sekolah.A]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Sebanyak 28 sekolah dari 31 SMA Negeri di Provinsi Riau telah mengembalikan kelebihan bayar (Markup) seragam sekolah.</p>
Artinya masih ada tiga sekolah belum mengirimkan laporan pengembalian kelebihan bayar uang seragam sekolah siswa ke pihak Inspektorat Riau. </p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Riau Jondra Jayaputra Manurung mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah menerima laporan 28 sekolah sudah mengembalikan kelebihan bayar tersebut. </p>"Ada tiga sekolah lagi yang belum mengembalikan kelebihan bayar seragam sekolah. Ketiga sekolah itu masing-masing berada di Pekanbaru, Dumai dan Siak," kata Jondra, Ahad (14/6/2026). </p>Karena itu, ia mengimbau kepada pihak-pihak yang terkait dengan kelebihan bayar seragam tersebut untuk dapat segera melaksanakan kewajiban pengembalian tersebut. </p>"Kami mengimbau ketiga sekolah yang belum untuk segera ditindaklanjuti pengembalian kelebihan bayar tersebut," pintanya. </p>Dengan 28 sekolah telah mengembalikan kelebihan bayar seragam sekolah tersebut, maka sisa kelebihan bayar yang belum dikembalikan sebesar Rp99.915.000, dari total kelebihan bayar sebesar Rp566.265.000.</p>Jondra menyebut, dari sebanyak 56 SMA Negeri, di Kota Pekanbaru 19 sekolah, Kota Dumai 3 sekolah dan Kabupaten Siak 34 sekolah yang dilakukan audit terkait pengadaan seragam siswa kelas X, sebanyak 31 sekolah yang terbukti mark-up harga. </p>"Dari hasil audit kami, terdapat 31 sekolah yang terbukti melakukan markup harga seragam sekolah, dan harus mengembalikan kelebihan bayar sebesar Rp566.265.000 kepada orang tua/wali murid," terangnya. </p>Adapun ketiga SMAN yang belum mengembalikan kelebihan bayar seragam sekolah itu di antaranya, SMAN 5 Kota Pekanbaru, SMAN 1 Kota Dumai dan SMAN 5 Tualang Siak. ***(ant)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_5532_Tiga-SMAN-Pekanbaru--Dumai-dan-Siak-Belum-Kembalikan-Mark-Up-Seragam-Sekolah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6283/tiga-sman-pekanbaru-dumai-dan-siak-belum-kembalikan-mark-up-seragam-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Riau, Siak dan Kampar dan Dumai</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 09:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Riau, Siak dan Kampar dan Dumai]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak 19 titik panas (hotspot) di Provinsi R]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak 19 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau, Minggu (14/6/2026).</p>Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, mengatakan jumlah hotspot di Riau merupakan yang tertinggi di Sumatera bersama beberapa provinsi lainnya yang juga mencatat angka serupa.</p>"Berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 19 titik panas di wilayah Provinsi Riau. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Siak sebanyak tujuh titik dan Kabupaten Kampar sebanyak lima titik," ujar Yasir, Senin pagi.</p>Secara keseluruhan, BMKG mencatat 72 titik panas di Pulau Sumatera. Sebarannya meliputi Aceh 4 titik, Bengkulu 1 titik, Jambi 13 titik, Lampung 1 titik, Sumatera Barat 7 titik, Sumatera Selatan 13 titik, Sumatera Utara 1 titik, Bangka Belitung 13 titik, dan Riau 19 titik.</p>Di Riau, hotspot tersebar di Kabupaten Siak sebanyak 7 titik, Kampar 5 titik, Pelalawan 3 titik, Kota Dumai 2 titik, serta masing-masing 1 titik di Kabupaten Bengkalis dan Kuantan Singingi.</p>Yasir mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan titik panas sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.</p>"Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas," tutup Yasir. ***(RA)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_946_BMKG-Deteksi-19-Titik-Panas-di-Riau--Siak-dan-Kampar-dan-Dumai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/teknologi/6282/bmkg-deteksi-19-titik-panas-di-riau-siak-dan-kampar-dan-dumai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Sumbar Hadiri Reuni SMPN 1 Dumai, Mahyeldi: Pentingnya Menjaga Persaudaraan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 07:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Sumbar Hadiri Reuni SMPN 1 Dumai, Mahyeldi: Pentingnya Menjaga Persaudaraan]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri Reuni Alumni SMP Negeri 1 Dumai, Riau, yang diadakan d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri Reuni Alumni SMP Negeri 1 Dumai, Riau, yang diadakan di Kota Pekanbaru, Sabtu (13/6/2026).</p>Mengusung tema &quot;Satu Sekolah, Sejuta Kenangan, Menguatkan Persaudaraan&quot;, kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kontribusi alumni bagi masyarakat dan daerah.</p>Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan reuni tidak sekadar menjadi ruang bernostalgia mengenang masa sekolah, tetapi juga momentum untuk memperkokoh ukhuwah, memperluas jejaring, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan sekitar.</p>&quot;Pertemuan seperti ini sangat bernilai. Selain mengobati kerinduan dengan sahabat lama, reuni juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan membangun kolaborasi yang membawa manfaat bagi banyak orang,&quot; ujar Mahyeldi.</p>Menurutnya, ikatan yang terbangun sejak masa sekolah merupakan modal sosial yang penting. Jika terus dipelihara, hubungan antarsesama alumni dapat menjadi kekuatan dalam mendukung berbagai kegiatan sosial, pendidikan, maupun pembangunan di tengah masyarakat.</p>Mahyeldi mengapresiasi semangat para alumni SMPN 1 Dumai yang tetap menjaga komunikasi dan kebersamaan, meski secara usia sudah tidak lagi muda dan tinggal di daerah yang berbeda. Ia juga berharap para alumni dapat terus menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta berkontribusi positif sesuai bidang yang ditekuni.</p>&quot;Persaudaraan yang terjalin sejak bangku sekolah adalah anugerah yang patut disyukuri. Semoga silaturahmi yang terbangun melalui reuni ini semakin memperkuat rasa kebersamaan dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua,&quot; harap Mahyeldi.</p>Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para alumni yang hadir memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat kembali hubungan yang telah terjalin sejak masa sekolah, sekaligus mengenang berbagai pengalaman dan perjalanan bersama selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Dumai.</p>Sebelum menghadiri kegiatan reuni, Mahyeldi terlebih dahulu mengisi kajian bakda Ashar di Masjid Al-Fida Muhammadiyah Pekanbaru. Dalam kajian tersebut, ia mengajak jemaah untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan semangat saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat. [*/adpsb/ant]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_6496_Gubernur-Sumbar-Hadiri-Reuni-SMPN-1-Dumai--Mahyeldi--Pentingnya-Menjaga-Persaudaraan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6281/gubernur-sumbar-hadiri-reuni-smpn-1-dumai-mahyeldi-pentingnya-menjaga-persaudaraan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saat Mandi di Sungai Warga Rohil Disambar Buaya</guid>
            <pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saat Mandi di Sungai Warga Rohil Disambar Buaya]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com Rokanhilir  Sungai Kubu tidak lagi bersahabat dengan masyarakat sekitar, akibat ngamuknya predator penunggu sungai yang ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -Rokanhilir - Sungai Kubu tidak lagi bersahabat dengan masyarakat sekitar, akibat ngamuknya predator penunggu sungai yang membelah Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir kini semakin membahayakan keselamatan warga. </p>
Seorang petani bernama Burhan alias Ibung (56) asal Dusun Sentosa, Sungai Kubu Hulu menjadi korban serangan buaya saat mandi di sungai tersebut, Kamis (11/7/2026).</p>Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat sedang beraktivitas di air, tubuh Burhan tiba-tiba disambar oleh hewan buas tersebut. Ia berjuang keras untuk selamat dan teriakannya mengundang perhatian warga sekitar. Warga langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada korban yang mengalami luka serius di bagian kepala dan bahu.</p>Berkat tindakan cepat dan keberanian warga, nyawa petani tersebut berhasil diselamatkan, sementara buaya langsung menghilang ke dasar sungai. Warga segera melarikan Burhan ke Puskesmas Rantau Panjang Kiri agar mendapatkan perawatan medis secara maksimal untuk memulihkan luka-lukanya.</p>Kemunculan buaya di sepanjang Sungai Kubu memang semakin sering terlihat belakangan ini. Seorang warga Kubu, Syukri (45) menyoroti perlunya menjaga kebersihan sungai agar tidak memancing hewan buas datang mendekat ke pemukiman.</p>"Ada kebiasaan tak baik yang perlu dipahami, jangan buang sampah potongan, kotoran ayam dan lain-lain ke sungai. Orang tua kita dulu melarang membuang hewan mati atau sampah ayam potong ke sungai karena khawatir jadi makanan buaya," ungkapnya, Sabtu (13/6/2026).</p>Pihak kepolisian juga bergerak cepat merespons ancaman keselamatan masyarakat ini. Kapolsek Kubu, Iptu Rudi Artono Sitinjak telah mengeluarkan peringatan resmi dan memasang rambu bahaya di sekitar bantaran sungai.</p>"Polsek dan Bhabinkamtibmas sudah memasangkan baliho imbauan ke masyarakat atas kondisi sungai yang ada buaya dan berbahaya," jelasnya.</p>Ia juga mengingatkan seluruh masyarakat agar lebih waspada dan menghindari aktivitas langsung di aliran sungai demi keamanan bersama. *** goriau</p></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_3486_Saat-Mandi-di-Sungai-Warga-Rohil-Disambar-Buaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/Berita/6280/saat-mandi-di-sungai-warga-rohil-disambar-buaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Licik Mulyono jadi Vendor Motor Listrik BGN Meski Tak Memiliki Dealer</guid>
            <pubDate>Sat, 13 Jun 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Licik Mulyono jadi Vendor Motor Listrik BGN Meski Tak Memiliki Dealer]]></title>
            <description><![CDATA[viralnasional.com  Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), Andri Mulyono, menjadi vendor pengadaan motor listrik di Badan Gizi Nasi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.viralnasional.com">viralnasional.com</a></b> -- Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), Andri Mulyono, menjadi vendor pengadaan motor listrik di Badan Gizi Nasional (BGN) padahal tidak punya dealer atau bengkel motor listrik. Kok bisa Andri memenangkan perusahaannya sebagai vendor?</p>
Andri ditetapkan sebagai tersangka ke-5 kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Penetapan tersangka diumumkan Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi, Kamis (12/6/2026) malam.</p>Kasus dugaan korupsi ini terkait dugaan penyimpangan dalam tata kelola program MBG antara lain dugaan afiliasi para tersangka dengan yayasan pengelola SPPG hingga dugaan markup pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, serta televisi.</p>Berikut daftar lima tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Mereka ialah:</p>1. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana<br>2. Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya<br>3. Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung<br>4. Asep Yusuf Somantri selaku orang dekat Sony<br>5. Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono</p>Teranyar, tersangka Andri adalah bos vendor pengadaan motor listrik di BGN. Kejagung mengatakan Andri bisa memenangkan perusahaannya sebagai vendor padahal tak punya dealer motor, bahkan memenuhi syarat pun tidak.</p>"PT YAT belum memiliki dealer atau bengkel aktif serta tidak memenuhi persyaratan, dan proses pengadaan pada saat itu juga belum dimulai," kata Syarief.</p>Lalu kok bisa Andri menjadi vendor motor listrik BGN?</p>Ternyata usut punya usut, PT YAT ini berkongkalikong dengan seseorang agar bisa menjadi vendor motor listrik. Disebutkan Kejagung, seseorang itu berinisial AA, namun Kejagung belum memerincinya.</p>Andri mengakuisisi PT ASE. Selain itu, dia juga aktif komunikasi dengan pelaku pengadaan.</p>"Bahwa oleh karena PT YAT tidak memenuhi syarat selaku vendor dalam pengadaan sepeda motor listrik, untuk memudahkan dalam memenangkan kegiatan pengadaan sepeda motor listrik tersebut, Saudara AM bekerja sama dengan Saudara AA dengan melakukan akuisisi PT ASE dan melakukan komunikasi aktif dengan para pihak pelaku pengadaan," kata Syarief.</p>Syarief menyebut Andri selaku vendor pengadaan motor listrik di BGN melakukan penggelembungan atau markup harga. Markup diduga dilakukan agar harga motor listrik itu mendekati pagu anggaran yang disiapkan BGN.</p>"Bahwa Saudara AM secara melawan hukum melakukan penggelembungan harga atau mark-up untuk setiap unit sepeda motor listrik dengan tujuan mendekati pagu yang tersedia dalam pengadaan tersebut," katanya.</p>"Yang sebelumnya, harga perkiraan sendiri atau HPS dan kerangka acuan kerja atau KAK telah dilakukan pengondisian oleh pihak BGN dan Tersangka," imbuhnya.</p>Syarief juga membenarkan anggaran pengadaan motor listrik oleh BGN itu Rp 1,1 triliun. Namun dia belum menguraikan berapa harga motor listrik per unit dan berapa nilai yang di-markup.</p>"Anggaran betul, sekitar Rp 1,1 triliun, kurang lebih sekitar segitu. Kemudian untuk markup-nya, itu sedang kami hitung secara pastinya. Kami bisa menyatakan itu ada markup karena pembentukan harga perkiraan sendiri (HPS) itu dilakukan secara melawan hukum," ujarnya.</p>Andri dijerat sebagai tersangka dengan Pasal 603 dan 604 KUHP. Andri telah ditahan. *** (whn/detik/dhn)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.viralnasional.com/uploads/images/202606/_7436_Licik-Mulyono-jadi-Vendor-Motor-Listrik-BGN-Meski-Tak-Memiliki-Dealer.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.viralnasional.com/viral-nasional/6279/licik-mulyono-jadi-vendor-motor-listrik-bgn-meski-tak-memiliki-dealer/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>