Selasa, 30 Juni 2026

KPK Segel Pintu Ruangan Bupati, Wabup, Sekda, dan Asisten Pemkab Kuansing

Administrator - Selasa, 30 Juni 2026 15:52 WIB
KPK Segel Pintu Ruangan Bupati, Wabup, Sekda, dan Asisten Pemkab Kuansing
f-ilustrasi
Ruang kerja Bupati Kuansing Suhardiman Aby disegel KPK begitu juga ruangan Wabup, Sekda dan Asisten 1
viralnasional.com - Hingga kini keberadaan Bupati Kuantan Singingi atau Kuansing, Suhardiman Amby, masih belum diketahui di tengah berkembangnya kabar dugaan operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:
Upaya menghubungi kerabat maupun sejumlah orang dekat Suhardiman juga belum membuahkan hasil hingga Selasa (30/6/2026) pagi.

Pada saat yang sama, ruangan Bupati Kuansing telah disegel penyidik KPK. Salah satu ruangan yang dipasangi garis segel adalah ruang kerja Bupati Kuansing.

Selain ruang kerja bupati, KPK juga menyegel ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati Kuansing Muhklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, serta ruang kerja Asisten I Setda Kuansing Fahdiansyah.

Ruang Kerja Bupati Kuansing Disegel KPK Pantauan di Kantor Bupati Kuansing sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan garis segel KPK terpasang di sejumlah pintu ruangan strategis.

Di setiap segel terlihat tulisan tangan penyidik yang mencantumkan tanggal dan waktu pemasangan, yakni Selasa, 30 Juni 2026.

Penyegelan itu muncul sehari setelah beredar kabar dugaan OTT KPK di Kabupaten Kuansing pada Senin (29/6/2026). Meski demikian, hingga Selasa pagi belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai perkara yang sedang ditangani.

Belum diketahui pula siapa saja pihak yang diamankan, diperiksa, atau berkaitan dengan penyegelan tersebut. Karena belum ada pernyataan resmi, informasi mengenai dugaan OTT KPK di Kuansing masih menunggu konfirmasi dari lembaga berwenang.

Asisten III Setda Kuansing, Azhar, membenarkan adanya penyegelan di sejumlah ruangan Kantor Bupati Kuansing. Menurut Azhar, penyegelan dilakukan pada dini hari saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

"Ya, saat hujan deras tadi malam disegel," kata Azhar kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (30/6/2026).

Azhar menyebut penyegelan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun, ia belum menjelaskan lebih jauh terkait proses penyegelan maupun apakah ada barang bukti yang dibawa oleh penyidik.

Mulai dari ruang kerja bupati Suhardiman Amby hingga ruang kerja Wakil Bupati Kuansing Mukhlisin Selasa (30/9/2026).

ASN Terkejut Saat Tiba di Kantor Suasana kompleks Kantor Bupati Kuansing pada Selasa pagi tampak berbeda dari biasanya.

Halaman kantor juga terlihat basah karena sisa hujan semalam belum sepenuhnya mengering. Aktivitas perkantoran belum berjalan normal.

Sebagian aparatur sipil negara atau ASN baru mulai berdatangan ke kantor. Beberapa ASN tampak berhenti di depan ruangan yang disegel. Mereka terlihat mengabadikan garis segel KPK menggunakan telepon genggam.

Di lobi kantor, seorang anggota Satpol PP yang berjaga mengaku tidak mengetahui kapan penyidik KPK melakukan penyegelan.

"Kemarin belum terlihat ada penyegelan. Saya baru datang pagi ini, sejumlah ruangan telah disegel," ujarnya singkat sembari meminta namanya tidak disebutkan.

Keberadaan Bupati Kuansing Belum Diketahui Di tengah penyegelan sejumlah ruangan strategis tersebut, keberadaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby masih menjadi tanda tanya.

Sampai Selasa pagi, belum ada informasi resmi mengenai keberadaan Suhardiman. Upaya menghubungi kerabat dan sejumlah orang dekatnya juga belum membuahkan hasil.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuansing Muhklisin yang pada Senin malam sempat terlihat keluar dari rumah dinas Sekda Zulkarnain juga belum terlihat beraktivitas pada Selasa pagi.

Belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kuansing mengenai keberadaan Bupati, Wakil Bupati, maupun pejabat lain yang ruang kerjanya disegel. Rumah Dinas Bupati Tampak Lengang Pantauan di rumah dinas Bupati Kuansing menunjukkan suasana lengang.

Hanya beberapa pekerja taman yang terlihat membersihkan halaman rumah dinas. Lampu garasi masih menyala, tetapi pintu utama rumah tetap tertutup rapat.

Kedua rumah dinas tersebut tampak sepi dan tidak menunjukkan aktivitas mencolok. Situasi itu menambah tanda tanya di tengah menguatnya kabar mengenai kegiatan KPK di Kabupaten Kuantan Singingi.

KPK Belum Beri Keterangan Resmi Hingga Selasa pagi, KPK belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai penyegelan sejumlah ruangan penting di Kantor Bupati Kuansing.

Belum diketahui perkara apa yang sedang ditangani, siapa saja pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut, maupun apakah penyegelan itu merupakan rangkaian dari dugaan OTT yang beredar sehari sebelumnya.

Keterangan resmi dari KPK masih ditunggu untuk memastikan informasi yang berkembang di Kuansing. Dalam pemberitaan ini, asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan terhadap pihak-pihak yang namanya disebut selama belum ada keterangan resmi maupun penetapan hukum dari lembaga berwenang.

sumber : kompas.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
OTT KPK di Kuansing, Empat Orang Dibawa ke Jakarta Termasuk Istri Muda Bupati
Diduga Pejabat Pemkab Kuansing Kena OTT KPK?
Erwin Menilai SF Hariyanto Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Cari BB Pemerasan,KPK Geledah Rumah Dinas Plt Gubri Jalan Sisingamangaraja
Ungkap Kasus 'Japrem' Melibatkan Gubri Nonaktif, KPK Periksa Pramusaji di Rumah Dinas
Menorehkan Hasil UHC 98,55%, Wako Terima Penghargaan dari Provinsi Riau
komentar
beritaTerbaru