Senin, 13 Juli 2026

Soal Kebocoran Informasi OTT Bupati Kuansing, KPK Lakukan Pengusutan

Administrator - Rabu, 08 Juli 2026 06:35 WIB
Soal Kebocoran Informasi OTT Bupati Kuansing, KPK Lakukan Pengusutan
Jubir KPK Budi Prasetyo
viralnasional.com -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengecekan terhadap dugaan kebocoran terkait operasi tangkap tangan (OTT) kepada Bupati Langkat Syah Afandin dan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.

Baca Juga:
KPK memastikan akan melakukan evaluasi jika dugaan kebocoran ini ternyata benar.
"Soal dugaan kebocoran informasi ini juga menjadi concern kami, apakah memang benar ada demikian. Tentu ini juga akan menjadi bahan pengayaan, bahan evaluasi agar ke depan dalam proses kegiatan penyelidikan tertutup hal-hal demikian tidak kembali terulang," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Diketahui, ada dugaan kebocoran informasi mengenai OTT yang dilakukan KPK di Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing). KPK menduga informasi mengenai OTT di Langkat dan Kuansing dibocorkan pihak yang diperiksa.

"Jadi kalau itu bocor, ya mungkin bukan karena bocor, mungkin karena orang-orang yang diminta klarifikasi itu memberikan informasi baik ke media atau apa," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/7).

Dalam kegiatan OTT, tim penyidik akan turun langsung ke lapangan. Saat itu juga kemungkinan diketahui bahwa ada orang KPK yang sedang turun ke lapangan.

"Nah ketika turun ke lapangan itulah ada mungkin indikasi-indikasi diketahui karena memang mungkin orangnya sudah pernah datang ke Langkat atau memang ada informasi-informasi yang diketahui ini orang-orang KPK," ungkapnya.

Dalam pekan ini, KPK menggelar dua OTT, yaitu di Kuansing dan Langkat. Dalam dua OTT itu, bupati kedua daerah tersebut ikut terjaring dan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dugaan kebocoran informasi OTT ini bermula pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 WIB ketika Bupati Langkat Syah Afandin menghubungi pria bernama Yaqub untuk bertemu setelah selesai acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, Zulkifli selaku driver Syah Afandin menghubungi Yaqub untuk meminta Syah Afandin balik arah, karena mengetahui tim KPK sedang berada di Kabupaten Langkat.

Syah ditangkap KPK saat sedang dalam perjalanan menuju Kota Binjai. Tim KPK mengamankan uang Rp 100 juta yang ditemukan di bawah jok kursi mobil penumpang depan. ***(kuf/detik/ygs)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
OTT Kadishub Siak, Rekanan Diminta Setor Rp25 Juta tapi Hanya Mampu Rp15 Juta
Kena OTT Polisi, Kepala Dinas Perhubungan Siak Ditetapkan Tersangka
Polisi OTT Pejabat Dinas Perhubungan Siak Terkait Dugaan Pemerasan
Uang Dollar Bupati Kuansing Dikembalikan Menhut, KPK Langsung  Lakukan Penyitaan
Hari Ini, Sidang Pembacaan Tuntutan Gubri Nonaktif Abdul Wahid CS
Disembunyikan di Siantar,  Land Cruiser Pemberian Sekda Kuansing ke Bupati Diamankan KPK
komentar
beritaTerbaru