Jumat, 10 Juli 2026

Awal 2026, Lapas Pekanbaru Amankan Tiga Handphone di Blok Tahanan

Administrator - Minggu, 04 Januari 2026 11:47 WIB
Awal 2026, Lapas Pekanbaru Amankan Tiga Handphone di Blok Tahanan
Petugas Lapas Pekanbaru menggelar razia mengamankan tiga unit handpone
viralnasional.com -Pekanbaru -- Awal tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar razia mendadak di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga:
Razia dipimpin langsung Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Lapas Pekanbaru, Heru Prabowo.
Razia dilakukan sejak sore hari dengan menyasar sejumlah kamar hunian WBP.

Petugas melakukan penggeledahan menyeluruh, mulai dari tempat tidur, lemari, hingga sudut-sudut tersembunyi di dalam kamar.

Kasi Adm Kamtib Lapas Pekanbaru, Heru Prabowo, mengatakan razia tersebut merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas.

"Razia ini bagian dari komitmen kami dalam pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan pungutan liar atau Halinar. Kegiatan ini rutin dan juga bisa dilakukan secara mendadak," kata Heru usai razia.

Dalam razia kali ini, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang, di antaranya tiga unit handphone, tiga charger, kabel-kabel ilegal, serta beberapa barang lain yang tidak diizinkan berada di dalam kamar hunian.

Namun demikian, petugas memastikan tidak ditemukan narkotika.

"Seluruh barang sitaan akan kami inventarisasi dan selanjutnya dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengapresiasi kinerja dan profesionalisme petugas pengamanan dalam pelaksanaan razia tersebut.

Ia menegaskan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala.

"Razia rutin sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, terlebih dengan kondisi lapas yang saat ini mengalami overkapasitas," ungkap Yuniarto.

Razia berlangsung dengan aman, tertib, dan humanis.

"Petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada WBP agar mematuhi tata tertib yang berlaku," tutupnya. ***riauaktual

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dari Batin Solapan, Bus Pelangi Hantam Truk, 2 Penumpang Tewas
Pengakuan Mengejutkan Istri Dani diminta Kuasa Hukum Abdul Wahid  Pasang Badan untuk Kasus Gubri Nonaktif
PLN UID Riau dan Kepri Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kosan, Kondisi Badan Memerah dan Membiru
Aksi Nekat, Tiga Anak Dibawah Umur Begal Pengendara Sepeda Motor
Tiga SMAN Pekanbaru, Dumai dan Siak Belum Kembalikan Mark Up Seragam Sekolah
komentar
beritaTerbaru