Minggu, 26 Juli 2026

Kementrian Lingkungan Hidup Segel 4 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera

Administrator - Selasa, 09 Desember 2025 09:55 WIB
Kementrian Lingkungan Hidup Segel 4 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera
Kayu gelondongan yang muncul pada saat banjir dan tanah longsor di Sumatera
viralnasional.com -- Menindaklanjuti kerusakan lingkungan yang bersumber dari pembalakan liar, Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI Diaz Hendropriyono mengatakan ada sejumlah perusahaan yang disegel karena diduga menjadi penyebab bencana banjir di Sumatera. Sejauh ini, sudah ada 4 perusahaan yang disegel.

Baca Juga:
"Ada 4 perusahaan yang sudah dipasang segel Papan Pengawasan dan PPLH Line," kata Diaz kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Kementerian LH masih melakukan pemanggilan terhadap 8 perusahaan di daerah aliran sungai (DAS) Batang Toru. Empat perusahaan telah diperiksa kemarin (8/12), dan 4 lainnya hari ini.

Penyegelan, kata Diaz, dilakukan bertahap sejak Jumat (5/12). Perusahaan terakhir yang disegel dilakukan pada Minggu (7/12).

"Hari Jumat 5 Desember, PTPN 3, PLTA Batang Toro yang dioperasionalkan oleh PT NSHE, dan ada PT Agincourt juga (disegel). Hari Minggu 7 Desember, PT Sago Nauli (disegel)," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengungkap hasil pemeriksaan awal terhadap kayu gelondongan yang terseret banjir bandang di kawasan Tapanuli, Sumut. Dia mengatakan kayu itu merupakan kombinasi pohon tumbang alami dan material kayu yang masuk tidak alami ke badan sungai.

"Kami memastikan bahwa material kayu yang memenuhi aliran sungai bukan berasal dari hulu Batang Toru. Namun proses pemeriksaan tetap kami lakukan secara rinci," kata Hanif dilansir Antara, Minggu (7/12).

Hasil pengecekan awal, katanya, kayu-kayu itu terdiri dari kombinasi pohon tumbang alami dan masuknya material kayu secara tidak alami ke badan sungai.

Temuan lapangan itu, katanya, akan dikaji lebih lanjut oleh tim kajian lingkungan yang melibatkan ahli lingkungan, akademisi, dan tim audit KLH/BPLH untuk menelusuri sumber, pola pergerakan material, dan potensi pelanggaran pemanfaatan ruang. *** (isa/dtc/jbr)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hendak Buang Air Besar, di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diseret Harimau
Petani Diserang Harimau Sumatera Saat Melansir Buah Sawit Gunakan Motor
Sedang Mencari Sinyal Handphone, Eko Prastio Tewas Diterkam Harimau
Sedang Membantu Cuci Piring, Wanita 12 Tahun Diterkam Harimau dan Diseret Hingga Belasan Meter
Bupati Langkat Syah Afandin Kena OTT KPK
Gegara Kecelakaan Avanza  vs Truk Muatan 112 Kg Ganja Terbongkar
komentar
beritaTerbaru