Jumat, 23 Oktober 2026

Hendak Buang Air Besar, di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diseret Harimau

Administrator - Rabu, 22 Juli 2026 08:23 WIB
Hendak Buang Air Besar, di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diseret Harimau
f-ilustrasi
viralnasional.com - Siak -- Seorang pria Harianto (31) mengalami luka-luka usai diterkam harimau sumatera di Sungai Apit, Siau, Riau saat hendak buang air besar di kanal dekat kamp.

Baca Juga:
Dilansir detikSumut, Rabu (22/7/2026), korban merupakan pekerja teknis atau helper alat berat pembersihan lahan dan pembuatan kanal. Korban diterkam harimau saat keluar kamp karena ingin buang air besar sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa (21/7).

Hanya sekitar 10 menit setelah keluar kamp menuju kanal, korban tiba-tiba berteriak. Rekan korban yang mendengar teriakan korban, langsung keluar kamp mencari keberadaan Harianto, tetapi tidak ditemukan.

Dalam kondisi gelap, rekan-rekan korban lalu menyalakan mesin alat berat dan menghidupkan seluruh lampu untuk penerangan. Saat itulah harimau terlihat menerkam korban dan langsung melepas gigitan.

Setelah harimau kabur, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pembantu di Kampung Teluk Lanus. Setelah penanganan awal, korban lalu dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Sungai Apit Tengku Muhtasar membenarkan kabar tersebut. Korban mengalami luka-luka akibat diterkam harimau sumatera.

"Kejadian tadi sekitar pukul 19.30 WIB ini. Kondisi korban selamat, namun banyak keluar darah dan sudah dirujuk menuju ke RSUD Tengku Rafian. Sudah diperjalanan," kata Tengku Muhtasar.

sumber:detik.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
APBD-Perubahan  2026  Lima Kabupaten dan Kota Selesai Dievaluasi
Prakiraan Cuaca Riau Kamis, Hujan Berpotensi Turun
Pekanbaru, Kampar dan Dumai Kasus ISPA Tertinggi Dampak Kabut Asap
Gantikan Irjen Pol Hery Heryawan, Kapolda Riau Berpindah ke Tangan Irjen Pol Arman Achdiat
Kapolri Suyudi Geser Jabatan 19 Kapolda Termasuk Riau dan Kepri
Gegera Borok Perselingkuhannya Terungkap,  Warga Bukit Timah Berurusan dengan Polisi
komentar
beritaTerbaru