Dikendalikan dari Lapas Bengkalis, Nilai Fantastis Capai Rp25 Miliar
viralnasional.com Kerja keras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri dalam membongkar peredaran narkotika di
Berita
viralnasional.com - Jakarta – Penanggulangan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem, harus dilakukan secara tepat sasaran dan terintegrasi.
Baca Juga:
Pernyataan ini disampaikan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, dalam kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah terhadap Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang diselenggarakan secara daring belum lama ini.
"Penghapusan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada integrasi program, kesamaan arah, dan ketepatan sasaran agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat miskin," ujar Restuardy dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (10/7/2025)..
Restuardy menjelaskan, arahan tersebut mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang efektif dan menyeluruh. Dalam mendukung kebijakan tersebut, Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Bangda telah menerbitkan panduan berupa tagging program, kegiatan, dan sub-kegiatan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (PPKE). Tagging ini mengacu pada Kepmendagri Nomor 5889 Tahun 2021 dan Kepmendagri Nomor 1317 Tahun 2023, serta tetap digunakan dalam penyusunan RKPD dan APBD Tahun Anggaran 2025.
"Kami mendorong pemerintah daerah untuk menyusun program yang lebih fokus, terarah, dan menyasar langsung kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem," tegasnya. Kemendagri telah memetakan berbagai sub-kegiatan, baik yang bersifat langsung, tidak langsung, maupun sebagai kegiatan pendukung.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat strategi penghapusan kemiskinan dengan mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta menekan jumlah kantong-kantong kemiskinan yang masih ada di berbagai wilayah.
Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, menyampaikan bahwa percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem dilakukan antara lain dengan mengembangkan dan memadankan berbagai basis data guna meningkatkan akurasi sasaran.
"Percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem dilakukan dengan memperbaiki akurasi sasaran melalui pengembangan dan pemadanan data, seperti data DTSEN, data kependudukan, data SDGs, dan data terkait lainnya," katanya.
viralnasional.com Kerja keras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri dalam membongkar peredaran narkotika di
Berita
viralnasional.com Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membongkar peredaran narkotika di Kabupaten Bengkalis, Riau, dan menangkap kurir bernam
Berita
viralnasional.com &ndash Perkara dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, memasuki babak penting. Setelah seluruh
Hukrim
viralnasional.com Tim penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya kembali menyita brankas tersembunyi terkait penyidikan tiga perk
Viral Nasional
viralnasional.com Usai penggeledahan aparat Kejaksaan Agung (Kejagung) mengerahkan personel tambahan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
Viral Nasional
viralnasional.com Jakarta Dugaan korupsi pemenuhan pasokan batu bara hingga terjadinya blackout di Sumatera dan sejumlah wilayah Indones
Hukrim
viralnasional.com Dumai Untuk membangkitkan perekonomian warga dan menyambung akses antar daerah, Polri membangun jembatan presisi yang
Berita
viralnasional.com DUMAI Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran g
Berita