Hasilkan Listrik 1,6 Persen dari PLTS, PPN Dumai Hemat Konsumsi Bahan Bakar
viralnasional.com Dumai &mdash Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Du
Berita
viralnasional.com - Jakarta – Penanggulangan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem, harus dilakukan secara tepat sasaran dan terintegrasi.
Baca Juga:
Pernyataan ini disampaikan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, dalam kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah terhadap Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang diselenggarakan secara daring belum lama ini.
"Penghapusan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada integrasi program, kesamaan arah, dan ketepatan sasaran agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat miskin," ujar Restuardy dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (10/7/2025)..
Restuardy menjelaskan, arahan tersebut mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang efektif dan menyeluruh. Dalam mendukung kebijakan tersebut, Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Bangda telah menerbitkan panduan berupa tagging program, kegiatan, dan sub-kegiatan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (PPKE). Tagging ini mengacu pada Kepmendagri Nomor 5889 Tahun 2021 dan Kepmendagri Nomor 1317 Tahun 2023, serta tetap digunakan dalam penyusunan RKPD dan APBD Tahun Anggaran 2025.
"Kami mendorong pemerintah daerah untuk menyusun program yang lebih fokus, terarah, dan menyasar langsung kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem," tegasnya. Kemendagri telah memetakan berbagai sub-kegiatan, baik yang bersifat langsung, tidak langsung, maupun sebagai kegiatan pendukung.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat strategi penghapusan kemiskinan dengan mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta menekan jumlah kantong-kantong kemiskinan yang masih ada di berbagai wilayah.
Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, menyampaikan bahwa percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem dilakukan antara lain dengan mengembangkan dan memadankan berbagai basis data guna meningkatkan akurasi sasaran.
"Percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem dilakukan dengan memperbaiki akurasi sasaran melalui pengembangan dan pemadanan data, seperti data DTSEN, data kependudukan, data SDGs, dan data terkait lainnya," katanya.
viralnasional.com Dumai &mdash Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Du
Berita
viralnasional.com Kendati pengawasan di Lapas sudah ketat dan selalu diawasi dengan kamera CCTV selama 24 jam tetap saja ada celah bagi p
Berita
viralnasional.com Sekitar belasan murid SDN 44 Karya Indah, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dilarikan ke rumah sakit
Berita
viralnasional.com Pekanbaru Irjen Pol Arman Achdiat dipercaya menduduki jabatan sebagai Kapolda Riau menggantikan Irjen Pol Herry Heryawa
Berita
viralnasional.com Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 19 Kapolda di sejumlah wilayah Indonesia. Mutasi tersebut m
Viral Nasional
viralnasional.com DPR RI menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan i
Viral Nasional
viralnasional.com Jakarta Pengangkatan dan pemberhentian Kapolri disebut merupakan perintah dari presiden. Hal itu diakui oleh Ketua Kom
Viral Nasional
viralnasional.com &ndash Fitriansyah Akbar resmi dilantik sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Ia mengganti
Berita