Minggu, 31 Mei 2026

Buat Laporan Pencurian ke Polisi Guru SD Dibentak, Netizen Sindir: Lain Kali Lapor ke Damkar

Administrator - Selasa, 05 Agustus 2025 09:38 WIB
Buat Laporan Pencurian ke Polisi Guru SD Dibentak, Netizen Sindir: Lain Kali Lapor ke Damkar
f-ilustrasi
viralnasional.com -– Peristiwa tak menyenangkan dialami Evawaty Bahtiar (33), guru SDN Borong di Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, saat melapor ke Polsek Manggala. Niat hati mencari keadilan karena menjadi korban pencurian, ia justru dibentak oleh Briptu Afrizal, oknum polisi yang tengah berjaga.

Baca Juga:
Insiden itu terjadi ketika Evawaty hendak mengurus surat kehilangan sejumlah barang berharga miliknya, Sabtu (2/8/2025). Ia datang bersama suaminya ke kantor polisi dengan membawa bukti rekaman CCTV pencurian yang terjadi di sekolahnya.

"Pada pelaporan di hari pertama, pelayanan di Polsek Manggala sangat bagus. Tapi saya diminta bawa dos HP dan dos laptop ke kantor polisi," jelas Evawaty.

Namun saat kembali keesokan harinya dengan membawa bukti tambahan, situasi berubah. Ia mengaku mendapat perlakuan kasar dan dibentak saat menyampaikan maksud kedatangannya.

"Awalnya saya beri salam, dia jawab 'apa'. Lalu saya bilang mau buat surat kehilangan," ujarnya.

"Terus ditanya lagi, 'apa-apa yang hilang?' Saya jawab KTP, kartu ATM, STNK, dan laptop. Tapi kemudian dia membentak dan mempertanyakan apakah laporan saya penting diurus atau tidak," terang Evawaty.

Ia merasa diperlakukan tidak layak dan menyayangkan sikap aparat yang merendahkan pelapor. Bahkan, polisi tersebut menyebut laporan itu tidak penting.

"Dia bilang, 'Siapako? Tidak penting dilayani, tidak pentingjako'," imbuhnya.

Kejadian ini memicu reaksi luas di media sosial. Warganet mengungkapkan kekecewaannya dan menyindir bahwa sebaiknya korban melapor ke petugas pemadam kebakaran saja.

"Lain kali lapor damkar saja bu, damkar lebih ramah dibanding itu," tulis akun @daeng_ibas.

"Pecat saja, enak mau digaji pakai uang rakyat tapi kerja nongkrong saja di kantor," ketik @wahidmputra.

"Mutasi saja oknum seperti ini pak, kalau bisa mutasi ke Papua biar lebih bagus pelayanannya ke masyarakat," tulis akun @fachrul_daeng_mattiro.

Saat ini, Briptu Afrizal dilaporkan telah meminta maaf secara langsung kepada korban. Internal kepolisian juga tengah menindaklanjuti laporan tersebut. ***

Sumber: gelora.co


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Napi Dapat Titipan Sabu dalam Alat Kontrasepsi
Miliki 68 Paket Sabu dan Pecahan Ekstasi, Warga Dumai Meringkuk di Penjara
Juni 2026 IKJS Dumai Gelar Musyawarah Besar Luar Biasa
Sabu Jaringan Internasional di Dumai Libatkan Ruslan dan Zaki
Nabrak 2 Sepeda Motor Sebabkan 2 Orang Tewas, Pegawai Imigrasi Ditahan
Tersandung Kasus Narkoba dan Mangkir Bertugas, Dua Polisi di Dumai Dipecat
komentar
beritaTerbaru