Rabu, 13 Mei 2026

Penjarahan Terjadi di Aceh Tamiang, Mobil Korban Banjir banyak Hilang

Administrator - Senin, 22 Desember 2025 08:39 WIB
Penjarahan Terjadi di Aceh Tamiang, Mobil Korban Banjir banyak Hilang
f-ilustrasi
Kendaraan korban banjir Aceh Tamiang banyak dijarah
viralnasional.com - Kabupaten Aceh Tamiang dilanda banjir bandang bak tsunami akhir November lalu. Kendaraan milik korban yang terparkir di sejumlah lokasi diduga dijarah.

Baca Juga:
"Dalam beberapa hari ini ada dugaan praktek penjarahan yang terjadi terhadap unit kendaraan korban banjir, terutama di Aceh Tamiang," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

Menurutnya, informasi penjarahan beredar di media sosial serta pihaknya juga mendapatkan kabar dari masyarakat. Pemerintah Aceh meminta agar pemilik kendaraan yang masih di lokasi banjir diamankan.

"Minimal memberitahukan kepada masyarakat setempat sebagai upaya antisipasi dan penyelamatan unit kendaraan," jelasnya.

Pemerintah Aceh berharap aparat penegak hukum dapat mengantisipasi dan memeriksa setiap angkutan yang membawa kendaraan bekas dampak banjir demi memastikan kepemilikan unit pemilik sebenarnya. Pemeriksaan dilakukan terutama untuk kendaraan yang membawa kendaraan ke luar Aceh.

"Kami berharap kepada masyarakat agar turut serta memantau tindakan mencurigakan atas potensi praktek penjarahan tersebut dengan segera melaporkannya kepada pihak aparat penegak hukum," ujarnya.

Diketahui, banjir di Aceh Tamiang mulai terjadi pada Rabu 26 November lalu. Banjir menyebabkan ribuan rumah rusak serta ada desa yang hilang tertimbun kayu gelondongan. *** (agse/detik/nkm)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana di Pekanbaru, Ini Kronologinya
Kasus Pembunuhan Nenek di Rumbai Terungkap, Empat Pelaku Diamankan di Aceh dan Binjai
Mantan Menantu Terlibat Pembunuhan di Pekanbaru
Mobil Kasat Narkoba Sumut Ditabrak Bandar Narkoba, Hasilnya 50 Kg Sabu Disita di Rokanhilir
Ngaku-ngaku Dokter, Finalis Puteri Indonesia Riau jadi Tersangka
Empat Debt Collector yang Aniaya Konsumen Diringkus
komentar
beritaTerbaru