Kamis, 12 Maret 2026

Sedih! Warga Aceh Tamiang Belum Merasakan Nasi Selama 4 Hari Pasca Banjir, Mengandalkan Sisa Makan Hanyut

Administrator - Selasa, 02 Desember 2025 14:00 WIB
Sedih! Warga Aceh Tamiang Belum Merasakan Nasi Selama 4 Hari Pasca Banjir, Mengandalkan Sisa Makan Hanyut
Kondisi Aceh Tamiang yang belum tembus kendaraan sehingga bantuan belum diterima warga
viralnasional.com --- Miris, warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang belum mendapatkan bantuan.

Baca Juga:
Jurnalis Transmedia, Irwan yang juga salah satu warga terdampak mengaku belum makan selama empat hari terakhir.

"Kami sudah 3-4 hari belum makan. Kalau mengenai bantuan sama sekali kami belum ada menerima. Apapun bantuan kami belum ada terima," kata Irwan mengutip CNN Indonesia TV, Selasa (2/12).

Irwan menjelaskan kondisi di Aceh Tamiang sangat memprihatinkan, warga terdampak di sana mengalami krisis makanan dan air bersih.

Ia menyebut warga di sana terpaksa bertahan hidup dengan memakan sisa makanan yang terseret arus banjir.

"Kami ambil seperti Indomie yang sudah basah. Kami panasi, kami rebus, kami makan," ucap dia.

Tak hanya itu, mereka juga mengalami krisis air bersih, warga di sana pun terpaksa mengolah air banjir untuk bertahan hidup.

"Kami sangat kehausan, untuk bertahan hidup, kami harus ambil air minum dari banjir itu. Kami panasi, kami minum bersama keluarga," ujarnya.

Irwan menyebut kondisi ini terjadi dalam beberapa hari. Beberapa hari lalu, sempat ada swalayan yang bisa berjualan di lingkungan sekitar.

Namun, beberapa hari berselang persediaan kebutuhan di sana juga telah habis, dan hingga kini mereka belum menerima bantuan.

"Karena sampai saat ini juga Bupati Aceh Tamiang belum terlihat. Kami mencari-cari bantuan, kami tidak tahu di mana. Tapi kemarin Kapolda Aceh ada datang ke Aceh Tamiang membawa bantuan tapi kami tidak dapat. Karena ini menyeluruh di Aceh Tamiang yang terkena, yang berdampak banjir ini," ucap dia.

Sumber :CNN Indonesia

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rayakan Lebaran Idulfitri 1447 H, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen, Ini Tanggalnya
Otak Pelaku Pembantaian Gajah di Pelalawan Buronan Kelas Kakap
Kepala Dipenggal Gading Dijual Seharga Ratusan Hingga Kota Surakarta
Kasus Pembantaian Gajah di Pelalawan, Polisi Periksa 40 Saksi
Hasil Labfor Kematian Gajah tanpa Kepala di  Pelalawan Ditembak Senjata Rakitan
WALI BAND Guncang Dumai, Sukses Kumpulkan Donasi Rp 1.007.667.668 untuk Bencana Sumatera dan Palestina
komentar
beritaTerbaru