Kamis, 16 Juli 2026

Rakerprov KONI Riau Ricuh Soal Tim Penjaringan dan Penyaringan

Administrator - Kamis, 16 Juli 2026 16:41 WIB
Rakerprov KONI Riau Ricuh Soal Tim Penjaringan dan Penyaringan
Rakerprov KONI Riau terjadi kericuhan soal penetapan tim penjaringan dan penyaringan
viralnasional.com - Pekanbaru -- Kegiatan rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau yang dilaksanakan di Pekanbaru, Kamis (16/07/2026) tidak berjalan sesuai rencana.

Baca Juga:
Dalam pelaksanaan terjadi kericuhan.

Persoalan tersebut terjadi saat sesi penetapan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Riau, periode 2026-2030.

Di mana, saat salah seorang peserta Rakerprov memaksakan TPP yang lama untuk tetap dilanjutkan. Karena menurutnya, kepengurusan tersebut belum habis masanya.

"TPP tersebut belum berakhir. Masa SK nya, tunjukkan di sini," seru salah seorang peserta.

Aksi tersebut mendapat perlawanan dari peserta lainnya. Keributan pun tak terelakkan.

Sebelumnya, Rakerprov KONI Provinsi Riau, telah dibuka pada Rabu, 15 Juli 2026 malam. Rakerprov KONI Riau ini sendiri merupakan agenda rutin tahunan untuk membahas program kerja, dan laporan program kerja tahun 2025.

Wakil Ketua I KONI Riau, Khairul Fahmi menyebutkan agenda penting lainnya pada Rakerprov KONI Riau adalah penetapan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Riau, periode 2026-2030. Dimana sebelumnya TPP yang telah terbentuk tahun 2025 lalu, sudah habis masanya, dan harus dilakukan penetapan TPP sesuai arahan KONI Pusat.

"Salah satu agenda penting Don Rakerprov ini adalah penunjukan TPP calon Ketua Umum KONI Riau. Harus dibentuk lagi di Rakerprov termasuk pengunjuk teknis Pendaftaraan calon Ketua KONI Riau, yang akan disesuaikan dengan pemilihan KONI Pusat dan KONI Provinsi lainnya," jelas Fahmi.

Dikatakan Fahmi, untuk TPP yang lama sudah dinyatakan tidak berlaku lagi dan SK nya sudah dicabut, pasca perpanjangan kepengurusan KONI Riau oleh KONI Pusat. Selian itu anggota TPP yang lama juga tidak lagi menjabat sebagai pengurus KONI Daerah maupun Pengprov Cabor.

Seperti mantan ketua KONI Kota Pekanbaru, M Yasir, sudah tidak menjabat lagi sebagai ketua, selanjutnya Hernrico Bakhtiar mantan ketua Pengprov Cabor Bowling yang tidak menjabat lagi, dan Yudhi Muis, pengurus Pengprov Panjat Tebing yang tidak lagi ditunjuk mewakili Cabor Panjat Tebing.

"Untuk TPP tentunya pembentukannya ketua dan anggotanya yang baru, bukan lagi yang lama. TPP yang lama pengurusnya sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua, tidak mungkin mereka yang jadi TPP, mereka bekerja sesuai keputusan Raker mulai bulan Januari hingga Maret 2026. Tidak mungkin dipaksakan mereka lagi jadi TPP jabatan mereka sebagai ketua KONI Daerah dan Pengprov Cabor sudah habis juga," jelas Fahmi.

Selain itu, dikatakan Fahmi, komposisi untuk ketua dan anggota TPP akan dikembalikan seperti layaknya pemilihan ketua KONI Provinsi, yang terdiri dari 2 dari unsur KONI Riau, 1 dari KONI Kabupaten Kota dan 2 dari Pengprov Cabor.

"Jadi kami menghimbau kepada seluruh KONI daerah dan Pengprov Cabor kita ikuti aturan sesuai arahan KONI Pusat," jelasnya. ***

riau aktual

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Deteksi Gangguan di Lapas, Kanwil Ditjenpas Riau Ikut Razia Blok Tahanan
Diduga Mengantuk, Brio BM 1739 RZ  Tabrak Taman Budaya Pekanbaru
Mobil Pedagang Cendol Dimaling, Pelaku Kabur Melintasi Tiga Provinsi
Rp28 Miliar Kendaraan di Dumai Nunggak Bayar Pajak
Pesan Kapolda Riau pada Empat kapolres yang Baru Dilantik, Jaga Integritas dan Pelayanan Presisi
Empat Kapolres Polda Riau Resmi Disertijab
komentar
beritaTerbaru