Selasa, 11 Agustus 2026

Polisi OTT Pejabat Dinas Perhubungan Siak Terkait Dugaan Pemerasan

Administrator - Sabtu, 11 Juli 2026 19:18 WIB
Polisi OTT Pejabat Dinas Perhubungan Siak Terkait Dugaan Pemerasan
f-ilustrasi
viralnasional.com - SIAK - Aparat kepolisian telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Siak pada Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:
Namun, hingga kini penyidik belum mengungkap kronologi maupun dugaan tindak pidana yang menjadi dasar operasi tersebut karena proses penyidikan masih terus berlangsung.

Kasatreskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap perkara yang sedang ditangani. Karena itu, kepolisian meminta waktu sebelum menyampaikan keterangan resmi kepada publik.

"Berkaitan dengan informasi yang beredar di media dan media sosial mengenai dugaan OTT terhadap Kadishub Siak, kami mohon waktu. Saat ini kami masih melakukan pendalaman penyidikan. Rilis resmi akan kami sampaikan secepatnya," ujar Raja Kosmos, Sabtu (11/7/2026).

Ia juga meminta dukungan dari seluruh pihak, termasuk awak media, agar penyidik dapat bekerja secara maksimal dalam mengungkap perkara tersebut.

"Kami mohon kerja sama rekan-rekan media untuk memberikan ruang kepada penyidik menyelesaikan proses ini. Perkembangan perkara akan kami sampaikan secara resmi setelah pendalaman selesai," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi yang dilakukan Satreskrim Polres Siak berlangsung pada Jumat sore. Dalam operasi tersebut, penyidik diduga mengamankan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Siak, Junaidi.

Selain itu, beredar informasi bahwa tiga orang lainnya juga turut diamankan untuk dimintai keterangan. Namun hingga saat ini, Polres Siak belum memberikan konfirmasi mengenai identitas maupun status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

Setelah proses administrasi pencairan selesai, pihak rekanan kabarnya mendatangi kediaman pejabat tersebut untuk menyerahkan sejumlah uang yang diduga sebagai bagian dari hasil pencairan modal awal proyek.

​Namun, tindakan tersebut rupanya telah mengendus radar kepolisian. Anggota dari Polres Siak yang disinyalir telah mengintai pergerakan tersebut langsung bergerak cepat. Petugas mengamankan sang pejabat beserta pihak rekanan di lokasi, lalu membawanya ke Markas Polres (Mapolres) Siak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

​Kabar mengenai operasi penangkapan ini langsung menyebar cepat dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, khususnya di Ibu Kota Kabupaten Siak. Publik mendesak adanya kejelasan terkait komitmen bersih-bersih birokrasi di wilayah tersebut.

​Terkait isu yang terlanjur menggelinding bak bola salju ini, pihak kepolisian hingga kini masih belum memberikan keterangan secara detail mengenai identitas pejabat maupun kronologi resmi penangkapan.

​Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Kosmos Parmulais, saat dikonfirmasi awak media terkesan masih berhati-hati dan belum mau berkomentar banyak mengenai penanganan perkara yang sedang berjalan.

​"Sabar dulu," ujar AKP Kosmos singkat saat dihubungi terkait kabar tersebut, Jumat malam.​Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis resmi dari Polres Siak maupun respons dari pihak eksekutif Pemkab Siak mengenai status hukum oknum pejabat tersebut. Pemeriksaan intensif dilaporkan masih terus berjalan guna mendalami keterlibatan para pihak dalam dugaan kasus pemerasan ini. *** (tim)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kematian Dokter Magang RSUD Siak Terungkap, Korban Suntikan obat Rocuronium Dibadannya
Rugikan Negara Rp18,9 Miliar Account Officer BRK Syariah Cabang Siak dan Pengusaha jadi Tersangka
Hendak Buang Air Besar, di Kanal, Pekerja Alat Berat di Siak Diseret Harimau
Petani Diserang Harimau Sumatera Saat Melansir Buah Sawit Gunakan Motor
Polres Siak Ungkap Hasil Autopsi Sementara Kematian Dokter Magang RSUD Siak
Baru Magang Sebulan, Dokter Anestesi RSUD Siak Ditemukan Tewas di Lahan Kosong
komentar
beritaTerbaru