Sabtu, 11 April 2026

Penumpang Kapal Verry Dumai Line Terjun ke Laut

Administrator - Sabtu, 11 April 2026 18:24 WIB
Penumpang Kapal Verry Dumai Line Terjun ke Laut
f-ilustrasi
viralnasional.com - Selatpanjang– Peristiwa mengejutkan terjadi di perairan Selat Kepulauan Meranti, Jumat siang (10/4/2026). Seorang penumpang kapal MV Dumai Line 1 dilaporkan melompat ke laut saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Buton menuju Tanjung Samak, sebelum ke Tanjung Balai Karimun, hingga Batam Kepulauan Riau sesuai rute perjalanannya.

Baca Juga:
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah perairan Repan, dengan titik perkiraan lokasi kejadian (LKP) pada koordinat 00°56'29"N 102°54'27"E. Kejadian ini langsung memicu respons cepat dari tim SAR setempat.

Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.40 WIB dari kapten kapal.

"Begitu informasi kami terima, tim langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian," ujar Prima kepada GoRiau.com, Sabtu (11/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Nasri (32), warga Jalan Ismail Saleh, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami gangguan mental dan baru saja pulang dari pengobatan di rumah sakit.

Menurut penuturan ayah korban, Gani, saat kejadian Nasri tiba-tiba berjalan ke bagian buritan kapal tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

"Tidak lama kemudian, dia langsung melompat ke laut. Kami semua panik," ungkapnya.

Pihak kru kapal sempat melakukan pencarian awal dengan memutar arah dan menyisir lokasi kejadian selama kurang lebih 30 menit. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Setelah itu, pencarian turut dibantu oleh warga setempat, termasuk agen tiket dan nelayan dengan menggunakan pompong.

Sementara itu, tim Rescuer Unit Siaga SAR Meranti yang berjumlah tujuh orang diberangkatkan sekitar pukul 17.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 12 mil laut menuju lokasi kejadian. Tim tiba di titik koordinat sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk memperluas area pencarian.

Meski upaya pencarian telah dilakukan hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara pada pukul 18.30 WIB karena kondisi yang tidak memungkinkan, dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi (11/4/2026) pukul 07.00 WIB.

"Pencarian akan kami lanjutkan dengan metode penyisiran di sekitar LKP dan area yang diperkirakan menjadi pergerakan korban. Kami juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian," tegas Prima.

Ciri-ciri korban saat terakhir terlihat mengenakan baju berwarna merah jambu dan celana jeans kuning, dengan postur tubuh kurus, kulit gelap, serta rambut pendek.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap penumpang, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, selama perjalanan laut berlangsung. ***

sumber:goriau

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tega, Paman di Selat Panjang Bacok Ponaan di Bagian Kepala Hingga Tewas
Ini Motif Karyawan Koperasi Keliling Membunuh Wanita Panggilan di Kamar Kosan 105
Wanita Muda Tewas Leher Digorok , Waktu 3 Jam Pelaku Berhasil Diringkus Dikosannya
Penjual Ikan Ditangkap Posal Selatpanjang Usai Menggunakan Narkoba
Bupati Minta Pos TNI AL Berikan Kontribusi pada Masyarakat
Jasad Bayi Ditemukan Membusuk di Lahan Milik Warga Meranti
komentar
beritaTerbaru