Jumat, 27 Februari 2026

Ceceran Tanah Timbun Ganggu Aktivitas Pengguna Jalan Diponegoro dan Raya Bukit Datuk

Administrator - Jumat, 27 Februari 2026 12:17 WIB
Ceceran Tanah Timbun Ganggu Aktivitas Pengguna Jalan Diponegoro dan Raya Bukit Datuk
Ceceran tanah timbun di Jalan Pangeran Diponegoro dan Raya Bukit Datuk mengganggu keindahan
viralnasional.com - Dumai -- Pengendara dan warga yang melintas di Jalan Pangeran Diponegoro dan Raya Bukit Datuk tepatnya sekitar traffic Light Kelurahan Bukit Datuk, Dumai Selatan dibuat resah dengan ceceran tanah timbun yang berserakan di badan jalan. Tanah yang terbawa dari truk proyek penimbunan itu kini mengeras, membuat jalan menjadi tidak rata, kotor dan membahayakan pengendara.

Baca Juga:
Pantauan media, Jumat (27/02/2026), kontur jalan yang dipenuhi tanah kuning mengeras tampak jelas. Selain licin ketika hujan dan berisiko membuat motor tergelincir, debu juga beterbangan, mengganggu warga sekitar terutama kedai yang menjajakan produk kripik. Beberapa pedagang bahkan harus menyiram jalan berulang kali agar debu tidak mengotori dagangan mereka.

Reni (43) seorang pengendara motor, mengaku hampir celaka akibat menghindari ceceran tanah di badan jalan. Harusnya pihak penimbun bersihkan dulu dump truknya sebelum keluar jalan. Ban motor saya tadi sempat selip karena tanah keras di jalan. Untung nggak jatuh," keluhnya.

Hal senada diungkapkan Ujang Heri, pedagang di sekitar lokasi. Ia terpaksa menyiram jalan beberapa kali dalam sehari agar debu tidak terbawa angin masuk ke warungnya.

"Kalau nggak disiram, mata perih, pembeli pun terganggu. Anehnya, pekerja proyek tak pernah membersihkan ceceran tanah di jalan tersebut," ujarnya.

Hampir seluruh lajur jalan di sekitar lokasi penimbunan tampak menguning akibat sisa tanah timbun yang berceceran. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas di kawasan padat tersebut.

Dari pantauan tidak tampak petugas yang membersihkan tanah timbun di area proyek.

Heri menuturkan, truk pengangkut tanah yang keluar dari lokasi proyek tidak mencuci bagian ban kendaraan, sehingga tanah yang menempel terbawa hingga ke badan jalan. Akibatnya, jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan memastikan kegiatan penimbunan lahan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyar

Menanggapi keluhan warga, Kadis Lingkungan Hidup Kota Dumai Yuda Pratama Putra ketika dikonfirmasi mengaku sudah pernah mengingatkan pihak pelaksana penimbunan untuk selalu menjaga lingkungan dan membersihkan tanah yang berceceran di badan jalan sehingga masyarakat tak celaka.

Ia juga meminta pemilik lahan agar lebih bertanggung jawab. "Jangan sampai kesan kota ini tidak terurus. Jalan protokol harus dijaga kebersihannya. Ini menyangkut kenyamanan warga dan juga tamu dari luar kota," pungkasnya. ***(ant)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rutan Dumai Menerima Penghargaan dari Dirtipid Narkoba Bareskrim
Kabel Fiber Optik Menjerat Leher, Wako Peringatkan Provider Internet
Kilang Pertamina Dumai Cepat Tanggap Bantu Pemadaman Kebakaran Lahan Tanjung Palas
Negara Tetangga Dumai Berikan THR ke PNS dan Guru Ngaji
Kabel Fiber Optik Terjuntai Jerat Leher Warga Dumai
Hotspot Tertinggi di Sumatera Dumai Tercatat Paling Rawan
komentar
beritaTerbaru