Minggu, 19 Juli 2026

Karena Jeratan, Diduga Penyebab Anak Gajah Mati di Pelalawan

Administrator - Jumat, 27 Februari 2026 05:04 WIB
Karena Jeratan, Diduga Penyebab Anak Gajah Mati di Pelalawan
f-ilustrasi
Seekor anak gajah ditemukan mati di kawasan TNTN Pelalawan diduga karena infeksi bekas jeratan
viralnasional.com - Pelalawan -- Riau kembali berduka, seekor anak gajah kembali mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Pelalawan, Riau Kamis (26/2/2026).

Baca Juga:
Bangkai anak gajah sumatera itu ditemukan di Resort Lancang Kuning, Seksi PTN Wilayah I, TNTN.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan langsung menuju lokasi didampingi Dirkrimum Kombes Hasyim, Dirkrimsus Kombes Ade Kuncoro, Kabidlabfor Polda Riau, dan Kepala BBKSDA Riau. Itu dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan serius, terukur, dan berbasis pemeriksaan ilmiah.

Berdasarkan informasi awal, bangkai anak gajah ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB dalam kondisi telah mengalami pembusukan dan diperkirakan mati lebih dari satu pekan.

Dugaan sementara, kematian berkaitan dengan infeksi pada bagian kaki yang diduga akibat jerat. Saat ini tim medis Balai TNTN masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian.

Herry mengatakan, kehadirannya bersama unsur reserse dan laboratorium forensik bertujuan memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara profesional serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan lengkap diperoleh.

"Kami ingin memastikan prosesnya berjalan berdasarkan fakta di lapangan. Karena itu saya bersama Dirkrimum dan Kabidlabfor turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya serta mendukung proses pemeriksaan yang sedang berlangsung," ujar Herry.

Herry menyampaikan keterlibatan fungsi reserse dan laboratorium forensik menjadi bagian penting untuk mengantisipasi kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum, tanpa mengabaikan proses medis yang dilakukan pihak konservasi.

"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis lewat nekropsi. Apabila nantinya ditemukan indikasi pidana, tentu akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Polda Riau saat ini berkoordinasi Balai TNTN, serta BKSDA Riau guna mendukung pengumpulan data dan analisis di lokasi.

"Perkembangan lebih lanjut terkait penyebab kematian anak gajah tersebut akan disampaikan setelah hasil nekropsi dan pendalaman lapangan diperoleh secara menyeluruh," tegas Herry.*** riau aktual

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Siak Ungkap Hasil Autopsi Sementara Kematian Dokter Magang RSUD Siak
Baru Magang Sebulan, Dokter Anestesi RSUD Siak Ditemukan Tewas di Lahan Kosong
Mobil Pedagang Cendol Dimaling, Pelaku Kabur Melintasi Tiga Provinsi
Pesan Kapolda Riau pada Empat kapolres yang Baru Dilantik, Jaga Integritas dan Pelayanan Presisi
Empat Kapolres Polda Riau Resmi Disertijab
Sedang Mencari Sinyal Handphone, Eko Prastio Tewas Diterkam Harimau
komentar
beritaTerbaru