Rabu, 11 Maret 2026

Penyebab Pekerja Kafe Pekanbaru Bunuh Diri, Terlibat Judi Online Hutang Menumpuk

Administrator - Selasa, 20 Januari 2026 08:19 WIB
Penyebab Pekerja Kafe Pekanbaru Bunuh Diri, Terlibat Judi Online Hutang Menumpuk
Pesawan whatsaap korban yang tertulis banyak persoalan dan sedang menghadapi hutang karena judi online
viralnasional.com - Pekanbaru ---Akhir dari aksi bunuh diri karyawan kafe di Pekanbaru meninggalkan bekas. Ternyata banyak persoalan yang dihadapi sejak terlibat dalam judi online (judol) akhirnya hutang menumpuk dan tak tahu kemana cari uang membayarnya. Pendek pikiran akhirnya mengambil jalan pintas bunuh diri.

Baca Juga:
Pria berinisial SH, seorang pekerja kafe di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail, Pekanbaru.

Pria tersebut ditemukan meninggal dunia dan diduga bunuh diri di Jalan Tamrin, Minggu (18/1/2026).

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui meninggalkan pesan perpisahan melalui aplikasi WhatsApp yang dikirimkan ke akunnya sendiri.

Dalam pesan itu, korban mengungkapkan penyesalan, permintaan maaf kepada orang-orang terdekat, serta curahan hati terkait kondisi keuangan yang terpuruk akibat judi online.

Korban mengaku telah mengambil uang kas sebesar Rp3 juta, menggadaikan sepeda motor, serta terlilit utang.

Ia bahkan menuliskan nominal uang untuk menebus motor yang digadaikan dan meminta agar kendaraan tersebut dijual guna menutup kerugian.

Pesan perpisahan itu juga disertai peringatan agar orang lain tidak mengikuti jejaknya.

"Jangan judi ya… semuanya karena judi," tulis korban dalam pesannya.

Selain itu, korban mengaku mengalami kecanduan judi online, terutama setelah sempat melakukan penarikan dana dalam jumlah besar.

Tekanan ekonomi serta ketakutan menghadapi konsekuensi hukum disebut membuat korban merasa tidak sanggup melanjutkan hidup.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi tidak menemukan unsur tindak pidana.

"Dari hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau keterlibatan pihak lain. Barang bukti yang ditemukan menguatkan dugaan korban meninggal dunia akibat bunuh diri," kata Anggi, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, pihak keluarga korban menolak dilakukan visum et repertum di RS Bhayangkara Pekanbaru. "Keluarga telah membuat surat pernyataan resmi menolak visum dan memilih mengurus pemakaman secara mandiri dengan bantuan warga," jelasnya.***riauaktual

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tersandung Kasus Pemerasan,  Ketua LSM PETIR Jekson Sihombing Divonis 6 Tahun Penjara
Gubri Nonaktif Abdul Wahid dan Mantan Kadis PUPR Dipindahkan ke Rutan Pekanbaru
Musibah Kebakaran Ludeskan 12 Kios dan Dua Mobil di Pekanbaru
Rayakan Lebaran Idulfitri 1447 H, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen, Ini Tanggalnya
Viral, Video Asusila Guru dan Murid di SMAN Pekanbaru
Datang Naik Pesawat Pulang Bawa Emas, Pelaku Aksi Kejahatan di Batam Terungkap
komentar
beritaTerbaru