Jelang Lebaran, 38 PMI Bermasalah Dipulangkan dari Malaysia Lewat Dumai
viralnasional.com Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersandung masalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan
Berita
viralnasional.com - Jakarta – Secara aklamasi, Edward Aritonang resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Jaya periode 2025–2030. Prosesi pengangkatan berlangsung di salah satu hotel kawasan Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025), dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat persatuan.
Baca Juga:
Acara Musyawarah Daerah (Musda) Abujapi Jaya tersebut dihadiri ratusan anggota, pengurus daerah, perwakilan badan usaha jasa pengamanan, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan resmi yang diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Abujapi. Selanjutnya, panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Musda.
Setelah itu, acara berlanjut pada laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, yang diterima dengan baik oleh forum. Sidang pleno kemudian dibuka untuk membahas agenda pemilihan Ketua Umum BPD Abujapi Jaya periode 2025–2030.
Dalam suasana musyawarah mufakat, Edward Aritonang terpilih secara aklamasi. Keputusan tersebut disambut tepuk tangan seluruh peserta sidang sebagai wujud dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru.
Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pidato perdana Ketua Umum terpilih. Edward menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sekaligus menekankan bahwa tantangan besar menanti, khususnya dalam memperjuangkan kesejahteraan petugas keamanan.
"Syukur dan tantangan ke depan, karena ada harapan besar yang harus kita capai bersama," ujar Edward dalam sambutannya.
Dalam pidatonya, Edward menegaskan bahwa salah satu prioritas kepemimpinannya adalah mendorong perubahan status petugas keamanan dari tenaga kontrak menjadi karyawan tetap dengan jaminan kesejahteraan.
"Ini adalah perjuangan yang layak. Petugas keamanan berhak atas status dan masa depan yang lebih baik," tegasnya. Seain itu, ia mengajak seluruh anggota untuk menjadikan Abujapi Jaya sebagai rumah bersama yang kokoh, inklusif, dan profesional.
"Mari kita urun rembug. Kita bantu Polri, khususnya di wilayah Polda Metro Jaya, dalam mengembangkan dan memberdayakan badan usaha jasa pengamanan," tambahnya.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antara pengurus, anggota, serta undangan yang hadir. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguat komitmen bersama membangun Abujapi Jaya yang lebih solid di periode kepengurusan mendatang.
Dengan terpilihnya Edward Aritonang, Abujapi Jaya diharapkan dapat meningkatkan peran strategisnya dalam memperjuangkan hak-hak petugas keamanan, memperkuat sinergi dengan Polri, serta mendorong lahirnya iklim jasa pengamanan yang profesional di DKI Jakarta.
viralnasional.com Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersandung masalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan
Berita
viralnasional.com Dumai Kasus pembunuhan guru wali kelas III F SD Santo Dumai menyisakan luka mendalam bagi rekan sejawat dan para guru
Berita
viralnasional.com Pekanbaru Kebakaran melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, Kamis (12/3/202
Berita
viralnasional.com Dumai Keluarga besar SD Santo Dumai berduka, sebab seorang guru sekaligus wali kelas III F meninggal dalam kondisi tra
Berita
viralnasional.com DUMAI &ndash Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesian (IKWI) Kota Dumai menggelar kegi
Berita
viralnasional.com Dumai&mdash Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa bagi insan untuk mempererat tali silaturahmi dan meneba
Berita
viralnasional.com Batam Cemburu memicu aksi tragis di Perumahan Family Dream, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulau
Hukrim
viralnasional.com Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) melaporkan 27.407 produk pangan tidak berizin edar pada pengawasan periode 2
Ekonomi