Penuturan Mengejutkan Dua PMI Dipaksa Majikan Layani 450 Pria Sebulan
viralnasional.com Miris bercampur sedih atas penuturan dua pekerja migran Indonesia (PMI) diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
Viral Nasional
viralnasional.com - Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi mengumumkan penangguhan penahanan terhadap seorang mahasiswi berinisial SSS, tersangka kasus dugaan penyebaran dokumen elektronik bermuatan pelanggaran kesusilaan dan manipulasi data otentik di media sosial X. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam doorstop yang digelar pada Minggu malam (11/5).
Baca Juga:
"Penangguhan penahanan ini diberikan oleh penyidik tentunya mendasari permohonan dari tersangka melalui penasihat hukumnya serta dari orang tuanya, juga berdasarkan atas itikad niat baik dari tersangka dan keluarganya untuk memohon maaf karena telah terjadi kegaduhan," ujar Trunoyudo kepada awak media.
SSS sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/159/III/2025/SPKT Bareskrim Polri tertanggal 24 Maret 2025. Ia ditangkap pada 6 Mei 2025 atas dugaan pelanggaran UU ITE, kemudian mulai ditahan sejak 7 Mei 2025.
Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa tiga saksi dan lima ahli, serta menyita sejumlah barang bukti yang telah dianalisis melalui forensik digital. Berdasarkan hasil tersebut, penyidik menyimpulkan bahwa alat bukti telah dianggap cukup untuk menetapkan tersangka dan memproses hukum lebih lanjut.
Namun demikian, penyidik memutuskan memberikan penangguhan penahanan atas dasar pendekatan kemanusiaan. Brigjen Trunoyudo menyebut bahwa hal ini juga mempertimbangkan masa depan akademik SSS. "Penangguhan penahanan ini juga diberikan tentu mendasari pada aspek atau pendekatan kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk melanjutkan perkuliahannya," ungkapnya.
Selain itu, SSS melalui kuasa hukum dan keluarganya juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Indonesia Ke-7 Joko Widodo, serta pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) yang turut terseret dalam kegaduhan publik akibat unggahan di media sosial tersebut.
viralnasional.com Miris bercampur sedih atas penuturan dua pekerja migran Indonesia (PMI) diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
Viral Nasional
viralnasional.com Mobil ambulans yang membawa pasien dalam kondisi kritis mengalami kerusakan di Jalan Tol PekanbaruDumai (Permai), Riau
Berita
viralnasional.com Dumai Proyek pemerintah selalu saja banyak masalah dikemudian hari, ada yang umurnya pendek sudah rusak ada juga yang
Berita
viralnasional.com PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui pembangunan jaringan gas bumi (jargas) yang bersumber dari APBN Tahun 2025,
Ekonomi
viralnasional.com Pekanbaru Polda Riau tengah mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap mantan Bupati Rokan Hulu, Suparman, yang terj
Berita
viralnasional.com Madinah Suhu udara di Kota Madinah, Arab Saudi, dilaporkan naik dalam beberapa hari terakhir. Memasuki awal Mei 2026,
Viral Internasional
viralnasional.com Untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kompetensi teknis insan pers, Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelenggarakan worksh
Berita
viralnasional.com PEKANBARU Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah mobil truk Fuso bermuatan minyak goreng m
Hukrim