Kamis, 12 Maret 2026

Saat Najwa Shihab Temui Pengungsi Aceh Tamiang, Bocah-bocah Bertanya: “Kakak Kaya Ya?”

Administrator - Senin, 01 Desember 2025 19:22 WIB
Saat Najwa Shihab Temui Pengungsi Aceh Tamiang, Bocah-bocah Bertanya: “Kakak Kaya Ya?”
Nazwa Shibab menemui para pengungsi banjir dan longsor di Aceh Tamiang
viralnasional.com - Sebanyak ribuan warga masih bertahan di posko darurat setelah banjir besar merendam sebagian wilayah Aceh Tamiang dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:
Di tengah situasi memprihatinkan itu, kunjungan Najwa Shihab pada Senin, 1 Desember 2025, menghadirkan momen haru yang menyita perhatian publik.Pendiri Narasi tersebut disambut hangat oleh warga, khususnya anak-anak yang kini tinggal di pengungsian.

Salah satu anak tiba-tiba mendekat dan bertanya polos, "Kakak kaya ya, Kak?" kepada Najwa.Najwa tersenyum sebelum menjawab singkat, "Alhamdulillah."
Temukan lebih banyak

Interaksi sederhana itu sontak mencairkan suasana.Bagi warga yang menyaksikan langsung, kepolosan sang anak mencerminkan kondisi psikologis mereka yang terdampak bencana: terpukul, namun tetap berusaha ceria di tengah keterbatasan.

"Di situasi darurat, kebaikan sekecil apa pun sangat berarti," ujarnya.Dalam unggahan Instagram Stories-nya, Najwa mengungkapkan akses darat menuju Aceh Tamiang masih terputus akibat tingginya genangan dan kerusakan infrastruktur.

Pemerintah daerah bersama relawan terus berupaya memulihkan akses serta mengevakuasi warga dari lokasi yang masih terisolasi.Hingga saat ini, ribuan pengungsi masih memerlukan bantuan logistik seperti air bersih, makanan, selimut, layanan kesehatan, hingga perlindungan anak.

Selain Aceh Tamiang, Najwa juga mengunjungi Langkat dan Besitang, Sumatera Utara, untuk menyalurkan bantuan dan meninjau kondisi penyintas banjir.

Ia mengenakan jaket merah khas lembaga tersebut saat menyapa anak-anak di lokasi terdampak banjir.Save the Children melaporkan bahwa ribuan anak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini berada dalam kondisi darurat.

"Akses jalan putus, listrik padam, lebih dari 100.000 orang mengungsi, termasuk ribuan anak yang hidup dalam kondisi sangat tidak nyaman," tulis organisasi tersebut.

Mereka telah menyalurkan selimut, air bersih, serta perlengkapan hunian sementara, namun kebutuhan di lapangan disebut masih sangat besar."Anak-anak paling rentan. Mereka butuh perlindungan sekarang," tegas Save the Children.***(ant)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pemanfaatan Hutan di Sumbar, Sumut dan Aceh
Mantan Brimob Polda Aceh Bripda Muhammad Rio yang Jadi Tentara Bayaran Rusia
Tebing Ngarai Sianok Agam, Sumbar Longsor Setinggi 120 Meter
BMKG Ungkap, Hari Ini Aceh Diguncang 11 Kali Gempa Bumi
Mendagri Sebut 22 Desa Hilang Tergerus Banjir Bandang Sumatera
Update Korban Bencana Sumatera  Capai 1.140 Orang Meninggal, 163 Hilang
komentar
beritaTerbaru