Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Pemkot Dumai per Agustus 2026 Capai Rp706 Miliar
viralnasional.com Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kota (
Berita
viralnasional.com - Salatiga — Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini, Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk RISE & SPEAK di MTsN Negeri Salatiga.
Baca Juga:
Kegiatan ini mengusung semangat "Berani Bicara, Selamatkan Sesama" dan dihadiri langsung oleh Direktur PPA dan PPO yang juga merupakan alumni MTsN Salatiga angkatan 1988. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong keberanian siswa, guru, dan masyarakat agar tidak diam terhadap segala bentuk kekerasan, sekaligus menanamkan budaya pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah.
"Diam bukanlah satu pilihan. Berani bicara itu mulia," tegas Direktur PPA dan PPO dalam sambutannya. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa Dit Tipid PPA dan PPO Bareskrim Polri tidak hanya menindak pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak, tetapi juga membangun ekosistem edukatif yang melibatkan berbagai pihak mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga komunitas pesantren.
"Kami hadir bukan sekadar menegakkan hukum, namun juga membangun budaya pencegahan dan pelindungan yang berkeadilan, inklusif, dan berperspektif gender," ujarnya. Program RISE & SPEAK juga mengajak sekolah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), menyediakan kanal pelaporan ramah anak, pelatihan guru, serta pendampingan psikososial bagi korban. Selain itu, siswa diajak menjadi agen perubahan lewat program seperti ROOTS.
"MTsN Salatiga kami dorong menjadi pelopor sekolah ramah anak dan pelindung nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Islam," imbuhnya. Kepada para guru, Direktur PPA dan PPO mengingatkan pentingnya implementasi Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023, agar kekerasan dalam bentuk apapun dapat dicegah sejak dini.
Sementara kepada siswa, beliau menyampaikan tujuh strategi praktis untuk melindungi diri dan orang lain dari kekerasan, termasuk membangun komunikasi terbuka dengan guru dan orang tua, serta menjauhi lingkungan yang rawan kekerasan. "Jadikan ilmu sebagai pelita, dan akhlak sebagai perisai dari kejahatan. Jangan takut bicara jika ada yang tidak nyaman," pesannya kepada siswa. Acara ditutup dengan syair pantun yang menggugah semangat siswa untuk berani melaporkan jika melihat atau mengalami kekerasan.
"Jika melihat yang disakiti, jangan diam, ayo bantu dan tegur dengan santun," bunyi salah satu pantun yang disampaikan Direktur PPA dan PPO. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Polres Salatiga dan disambut antusias oleh seluruh civitas akademika MTsN Salatiga.
Dengan semangat kolaboratif dan kepedulian bersama, acara ini diharapkan menjadi awal dari lingkungan pendidikan yang lebih aman dan ramah anak di Indonesia.
viralnasional.com Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kota (
Berita
viralnasional.com Tim DirektoratReserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau membongkar mata rantai perdagangan emas hasil Pertambang
Hukrim
viralnasional.com Pekanbaru &ndash Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke81, PT PLN (Persero) menghadirkan promo &
Ekonomi
viralnasional.com Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktur Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri (Per
Berita
viralnasional.com Kegiatan upacara peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus yang diperingati setiap tahun di Indonesia tidak hanya dimaknai
Viral Nasional
viralnasional.com BMKG memprediksi pada Selasa (18/8/2026) kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpeluang muncul pada sian
Teknologi
viralnasional.com Sebanyak enam nelayan asal Kepulauan Riau kini terpaksa mendekam di balik jeruji besi di Sarawak, Malaysia. Mereka dinya
Hukrim
viralnasional.com Belasungkawa atas musibah gempa bumi magnitudo (M) 7 yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).Presiden Iran Masoud Pez
Viral Internasional