Senin, 15 Juni 2026

Penuturan Ibu Korban Marapi yang Selamat, Anaknya Dalam Kondisi Shock

Administrator - Rabu, 06 Desember 2023 08:28 WIB
Penuturan Ibu Korban Marapi yang Selamat, Anaknya  Dalam Kondisi Shock
f-ilustrasi
Erupsi gunung merapi di Sumatera Barat
viralnasional.com - - Zhafirah Zahrim Febrina merupakan salah satu pendaki yang selamat dari erupsi Gunung Marapi. Zhafirah viral setelah video dirinya menelpon ibunya dalam kondisi tertutup abu vulkanik beredar di media sosial.Zhafirah, mahasiswi berusia 19 tahun itu ramai dibicarakan di media sosial karena sempat meminta pertolongan ibunya setelah digulung awan panas Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023). Zhafirah diketahui membuat panggilan video dengan ibunya, berharap ibunya dapat menolong dirinya yang tak berdaya.

Baca Juga:
Dilansir dari AFP, Selasa (5/12/2023) Ibu Zhafirah, Rani Radelani, mengatakan saat itu anaknya dalam kondisi shock, wajahnya terbakar dan rambutnya tertutup abu vulkanik tebal.

"Ibu, tolong. Ini kondisi Ife sekarang," kata Rani menirukan ucapan anaknya.

Saat ini, Zhafirah dirawat di rumah sakit terdekat dengan didampingi ayah dan pamannya. Sebelumnya, Zhafirah berhasil dievakuasi setelah sempat terjebak dalam pendakian bersama 18 orang teman kampusnya.

Rani membeberkan, saat ini Zhafirah mengalami trauma berat.

"Dia terpengaruh secara psikologis karena dia melihat luka bakarnya, dan dia juga harus menahan rasa sakit sepanjang malam," ujarnya.

Di sisi lain, keluarga Zhafirah merasa lega dan bersyukur putri mereka dapat ditemukan selamat. Sementara itu, sebanyak 13 orang pendaki ditemukan meninggal.

"Rasanya luar biasa, alhamdullilah dia (Zhafirah) sudah ditemukan," kata Rani.

Berkaca dari kejadian ini, Rani tak akan mengizinkan Zhafirah untuk mendaki gunung lagi. Kejadian ini agaknya menjadi pukulan berat buat Zhafirah dan keluarga.

"Jika dia meminta saya untuk mengizinkannya mendaki gunung, saya akan menolaknya," ucap Rani.

Sebelumnya, Basarnas Padang mengatakan ada 75 pendaki yang terjebak setelah Gunung Marapi erupsi. Pada Senin (4/12/2023) jumlah korban tewas yang ditemukan berjumlah 11 orang. Mereka posisinya berada di dekat kawah gunung. Kemudian pada Selasa (15/12/2023) korban tewas bertambah menjadi 13 orang. ***(pin/dtc/wsw)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aksi Nekat, Tiga Anak Dibawah Umur Begal Pengendara Sepeda Motor
Tiga SMAN Pekanbaru, Dumai dan Siak Belum Kembalikan Mark Up Seragam Sekolah
Akan Menjalani Sidang di PN Pekanbaru, Enam Tahanan Kabur Satu Berhasil Ditangkap
Penuturan Endi Korban Selamat DalamTragedi Kecelakaan Ambulan di Tol Pekanbaru-Dumai
Laka Maut Ambulance di Tol Permai, Pasien Sakit Jantung Selamat Perawat dan Keluarga Meninggal
Bantu Teman Tenggelam di Sungai Kampar, Penolong Hilang Ditelan Derasnya Arus
komentar
beritaTerbaru