Sabtu, 28 Februari 2026

Ambil Jadwal Mudik Lebih Awal, Perantau Ini Rindu Sahur Bareng Ibu di Kampung

Administrator - Sabtu, 28 Februari 2026 13:37 WIB
Ambil Jadwal Mudik Lebih Awal, Perantau Ini Rindu Sahur Bareng Ibu di Kampung
Mudik dipercepat karena rindu sahur bersama ibu kandung di Kampung
viralnasional.com -- Suasana Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, tampak ramai dari biasanya pada awal Ramadan. Sejumlah perantau memilih mudik lebih awal agar bisa menghabiskan bulan Ramadan bersama keluarga di kampung halaman.
Salah satunya Wiwid (34), perantau asal Yogyakarta yang sudah lima tahun tidak pulang karena kesibukan pekerjaan. Tahun ini, dia memutuskan untuk pulang lebih awal dan menemani orang tuanya selama Ramadan.

Baca Juga:
"Memang sudah niat dari tahun lalu, kayaknya tahun ini pulang pas puasa saja. Sudah 5 tahun nggak pulang karena kerjaan. Saya juga mau nemenin orang tua, apalagi mereka sudah cukup tua," katanya saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026).

Wiwid mengungkapkan momen sahur bersama ibu menjadi salah satu yang paling dirindukannya selama merantau. Dia mengaku sedih pada pekan pertama Ramadan harus sahur tak bersama keluarga.

"Yang paling saya kangen itu sahur dibangunin ibu. Minggu-minggu pertama kemarin terasa sedih ya sahur sendirian, kadang malah nggak sahur," ungkapnya.

Selain itu, dua juga merindukan suasana kebersamaan warga di kampung. Terutama setelah salat tarawih. Wiwid pun berencana tinggal di kampung hingga Lebaran hari pertama.

"Suasana masjid di kampung beda. Setelah tarawih biasanya warga nggak langsung pulang, tapi ngobrol dulu. Ada rasa kebersamaan yang jarang saya rasakan di Jakarta," jelasnya.

Rasa rindu yang sama juga dirasakan oleh Rina (27), seorang karyawan swasta yang hendak mudik ke Semarang. Dia sengaja mengambil cuti lebih awal karena khawatir harga tiket melonjak dan sulit didapat jika mudik mendekati Lebaran.

"Iya, saya sengaja ambil cuti di awal Ramadan. Soalnya kalau sudah mendekati Lebaran biasanya tiket susah dan mahal. Selain itu, saya juga kangen suasana puasa di rumah. Sudah 4 tahun terakhir saya puasa di Jakarta karena pekerjaan," kata Rina.

Menurutnya, momen buka puasa bersama keluarga menjadi hal yang paling dirindukan. Dia mengaku suasana tersebut sulit tergantikan saat merantau di Jakarta.

"Yang paling saya kangen itu buka puasa bareng keluarga. Biasanya ibu sudah masak dari sore, sayur lodeh, tempe goreng, sama es buah. Kalau di Jakarta kan seringnya buka sendiri di kos," ujarnya.

Rina berencana tinggal di kampung sekitar seminggu sebelum kembali bekerja di Jakarta. Meskipun tidak berlebaran di kampung tahun ini, dia tetap merasa bahagia bisa merasakan sebagian Ramadan bersama keluarga.

"Senang ya. Walaupun belum Lebaran, setidaknya bisa menjalani sebagian Ramadan di kampung. Rasanya lebih tenang," tuturnya.

Sementara itu, Irma (29), pekerja toko ritel yang hendak pulang ke Bandung, mengaku terbiasa mudik saat Ramadan. Hal itu dikarenakan dirinya tak mendapat cuti saat periode Lebaran.

"Kebetulan saya kerja di toko retail, jadi biasanya tidak dapat cuti saat mendekati Lebaran karena toko ramai pembeli. Makanya saya ambil cuti sekarang," ujarnya.

Irma mengatakan momen ngabuburit bersama adik-adiknya adalah hal yang paling dinantikannya. Irma berharap mudik lebih awal ini bisa dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.

"Ngabuburit bareng adik-adik, beli takjil, lihat pasar Ramadan ramai. Itu sudah mengobati rindu. Kalau di Jakarta kadang buka puasa sendirian di kos, rasanya beda," tuturnya.

"Saya ingin memanfaatkan waktu sebaik mungkin bersama keluarga. Walaupun nanti saat Lebaran mungkin sudah kembali kerja, setidaknya saya sudah sempat merasakan Ramadan di kampung," imbuh dia. ***detik


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Malaysia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Kamis 19 Februari 2026
Menag: Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H Jangan Menyebabkan Umat Terpisah
Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 19 Februari 2026
Antisipasi Lonjakan Jemaah Umrah pada Ramadan, Saudi Terapkan Smart Crowd
Polri Tindak Lanjuti Lonjakan Kendaraan di Gerbang Tol Selama Operasi Ketupat 2025
Wamendagri Apresiasi Polri Atas Inovasi Rekayasa Arus Mudik
komentar
beritaTerbaru