Senin, 27 Juli 2026

Mahasiswa Magang di KID Pelintung Ditemukan Tewas Gantung Diri

Administrator - Selasa, 02 September 2025 16:49 WIB
Mahasiswa Magang di KID Pelintung Ditemukan Tewas Gantung Diri
Mahasiswa asal Jepara, Semarang ditemukan gantung diri di kosan
viralnasional.com -DUMAI– Heboh penemuan mayat tergantung di kamar kosan di Jalan Arifin Ahmad Kelurahan Tanjung Palas, Dumai Timur, Riau, Selasa (2/09/2025)

Baca Juga:
Korban ternyata seorang mahasiswa asal Jepara, Semarang,Jawa Tengah yang menjalani magang di industri Kawasan Industri Dumai (KID). Hingga kini belum terungkap penyebab atau aksi nekat korban yang mengakhiri hidup secara sadis.

Korban bernama MRR (24) pria kelahiran Jepara tertanggal 12 bulan 12 tahun 2001 alamat DK Ngepal RT 010 RW 04 Desa Kalingarang Kecamatan Keling .

Kondisi korban MRR saat ditemukan terlihat dengan lidah menjulur, sementara lehernya terlilit baju kaos berwarna hitam.

Ketua RT 14 Indra ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian bunuh diri di sebuah kos yang berada dipinggir jalan Arifin Akhmad itu.

Dikatakan Indra, ia mengetahui kejadian tersebut saat pemilik kos menghubunginya sekira pukul 11.30 WIB.

"Saya mendapat kabar dari pemilik kos, kemudian langsung menuju ke lokasi kejadian," ungkapnya.

Sesampainya di lokasi, kata Indra, MRR didapati sudah tidak bernyawa.

Jasad korban telah dibawa pihak kepolisian ke RSUD Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil visum tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.

Mahasiswa tersebut berasal dari Jepara, Semarang. Ia di Kota Dumai sedang menjalani PKL di KID Pelintung.***(ant)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Damkar Dumai Berhasil Evakuasi Seorang Pria Kelaminnya Tersangkut Cincin
PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Tanamkan Budaya Anti-Bullying
Jasad Irwan Kurniawan Korban Diterkam Buaya di PT SDO Ditemukan
PLN UP3 Dumai Siaga Penuh Jaga Keandalan Listrik Saat Kunker Wapres di Rokan Hilir
Jumlah Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai Hingga Juli 2026 Capai 18 Orang Meninggal
Cegah Kebocoran PAD, Wako: Pembayaran Pajak Daerah Harus Sistim Digital
komentar
beritaTerbaru