Senin, 26 Januari 2026

Menteri Imipas: Gandeng TNI-Polri Jaga Lapas Rawan Narkoba

Administrator - Selasa, 05 Agustus 2025 08:38 WIB
Menteri Imipas:  Gandeng TNI-Polri Jaga Lapas Rawan Narkoba
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto
viralnasional.com -- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto membahas peluang kerja sama dengan pihak kepolisian untuk pengamanan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Kemungkinan kerja sama ini bakal dilakukan di tempat yang rawan peredaran narkoba.

Baca Juga:
Hal itu disampaikan Agus dalam pembukaan Rapat Koordinasi Dukungan Manajemen Kemenimipas Semester I Tahun 2025 di hotel kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025). Dalam agenda itu, Kementerian Imipas dan Polri memperbarui kerja sama di bidang imigrasi dan pemasyarakatan.

"Bila perlu lapas maupun rutan, terutama yang memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap peredaran narkoba, akan kita tempatkan personel TNI atau Polri di dalam melakukan pengamanan, termasuk pemeriksaan kepada petugas jaga masyarakat yang melakukan besuk tahanan sehingga upaya mencegah peredaran narkoba dari dalam lapas ini dapat berjalan dengan baik," kata Agus dalam sambutannya.

Agus menilai, penempatan aparat keamanan merupakan penguatan sinergi antara Kementerian Imipas dengan Polri. Kerja sama itu menyasar berbagai bidang lain seperti pengawasan orang asing, penegakan hukum keimigrasian, hingga penanganan kejahatan lintas negara.

"Tidak hanya berhenti pada nota kesepahaman, tentunya harapan kami, Pak, mudah-mudahan sinergitas ini tentu akan membuat kita semakin solid dengan kerja sama yang selama ini sudah kita kerjakan," ungkapnya.

Menurutnya kerja sama dua lembaga ini penting untuk memperkuat stabilitas nasional. Apalagi, kata Agus, Polri merupakan institusi negara yang memiliki jaringan luas.

"Tanpa kehadiran serta kolaborasi yang solid dari jajaran kepolisian berbagai tantangan di lapangan tentu tidak dapat kita hadapi secara optimal, mengingat Polri merupakan lembaga negara terbesar yang memiliki jaring yang luas, kapabilitas yang teruji dalam mendukung stabilitas keamanan nasional," ujarnya.

Agus menambahkan, kolaborasi kedua institusi tersebut adalah bagian penting dalam menyukseskan agenda pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Dia berharap Indonesia dapat menjadi negara maju, berdaulat, adil dan makmur. *** (knv/detik/knv)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Antisipasi Barang Dilarang Masuk ke Blok Tahanan, Lapas Gelar Razia
65 Warga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi Pengurangan Masa Tahanan antara 15 s/d 1 Bulan
Jelang Natal 2025, 65 Warga Binaan Rutan Dumai Diusulkan Menerima Remisi
Emak-emak Resah Bakar Rumah Terduga Bandar Narkoba
Ngeri Napi di Tahanan, Kendalikan 117 Kg Sabu Miliki 10 Ponsel dan Buku Tabungan
Menteri Imipas: 17 Oknum Pegawai Dipecat, 52 Kena Sanksi Berat Buntut Temuan Barang Terlarang di Rutan
komentar
beritaTerbaru