Jelang Lebaran, 38 PMI Bermasalah Dipulangkan dari Malaysia Lewat Dumai
viralnasional.com Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersandung masalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan
Berita
Baca Juga:Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami dugaan bahwa pabrik ini telah berjalan lebih lama dari dua tahun. "Menurut laporan sementara, mereka sudah beroperasi dua tahun, tapi kami curiga sudah bertahun-tahun beroperasi secara ilegal," katanya usai melakukan inspeksi mendadak di lokasi pabrik, Rabu (19/3/2025).Pabrik ini dijalankan oleh pasangan apoteker berinisial K dan IKC, yang merekrut 40 pekerja untuk menangani berbagai lini usaha, mulai dari keuangan, gudang, produksi, pengemasan, hingga pengiriman. Mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran utama, menjual berbagai produk seperti krim malam, krim siang, sabun cuci muka, dan body lotion.
viralnasional.com Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersandung masalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan
Berita
viralnasional.com Dumai Kasus pembunuhan guru wali kelas III F SD Santo Dumai menyisakan luka mendalam bagi rekan sejawat dan para guru
Berita
viralnasional.com Pekanbaru Kebakaran melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, Kamis (12/3/202
Berita
viralnasional.com Dumai Keluarga besar SD Santo Dumai berduka, sebab seorang guru sekaligus wali kelas III F meninggal dalam kondisi tra
Berita
viralnasional.com DUMAI &ndash Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesian (IKWI) Kota Dumai menggelar kegi
Berita
viralnasional.com Dumai&mdash Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa bagi insan untuk mempererat tali silaturahmi dan meneba
Berita
viralnasional.com Batam Cemburu memicu aksi tragis di Perumahan Family Dream, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulau
Hukrim
viralnasional.com Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) melaporkan 27.407 produk pangan tidak berizin edar pada pengawasan periode 2
Ekonomi