Senin, 27 April 2026

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi dan Gas Israel jika Kembali Menyerang

Administrator - Sabtu, 05 Oktober 2024 07:22 WIB
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi dan Gas Israel jika Kembali Menyerang
f-ilustrasi
viralnasional.com -Teheran- Iran akan menargetkan instalasi energi dan gas Israel jika Israel menyerangnya, menurut kantor berita semi-resmi Iran SNN, mengutip wakil komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ali Fadavi.

Baca Juga:
"Jika penjajah melakukan kesalahan seperti itu, kami akan menargetkan semua sumber energi, instalasi, dan semua kilang serta ladang gas mereka," tegas Fadavi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan setelah serangan rudal Iran pekan ini bahwa Teheran "membuat kesalahan besar" dan "akan membayarnya". Garda Revolusi Iran mengatakan pada Selasa bahwa mereka menembakkan rudal ke Israel sebagai tanggapan atas serangan mematikan Israel terhadap orang-orang di Gaza dan Lebanon, serta pembunuhan para pemimpin IRGC, Hamas, dan Hizbullah.

Berbicara dari perbatasan utara Israel, Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant menyatakan operasi militer di Lebanon akan terus berlanjut "hingga sarana tempur disingkirkan".

"Kami memiliki lebih banyak kejutan di gudang senjata kami," ujar Gallant, menurut laporan media Israel. Sebelumnya hari ini, militer Israel mengumumkan serangannya pada Kamis di Beirut telah menewaskan Mohammad Rashid Sakafi, kepala komunikasi Hizbullah. Baca Juga Jet Tempur Israel Serang Bunker Hizbullah dengan 73 Ton Bom Lihat Juga: Para Pilot Israel yang Bunuh Nasrallah Takut Dituntut dalam Kejahatan Perang. *** sindonews


SHARE:
Tags
beritaTerkait
PBB Berwenang Tuntut Israel atas Gugurnya Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon
Hanya Lima Negara Boleh Lewat Selat Hormuz tidak Masuk Indonesia, Kenapa?
Trump Ajukan 15 Poin Genjatan Senjata ke Iran
Drone Iran Musnahkan Radar Amerika Serikat Senilai Rp17 Triliun
Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Menjadi Pemimpin Tertinggi
Perang Timur Tengah tak Pengaruhi 6 Maskapai Ini Berangkatkan Jemaah Umrah
komentar
beritaTerbaru