Jumat, 18 September 2026

Polisi Tangkap Penembak PM Slovakia

Administrator - Kamis, 16 Mei 2024 04:41 WIB
Polisi Tangkap Penembak PM Slovakia
Pelaku penembakan PM Slovakia diamankan petugas
viralnasional.com - Polisi menangkap pelaku penembakan terhadap Perdana Menteri Slovakia Robert Fico usai rapat kabinet di pusat Kota Handlova, Rabu (15/5).

Baca Juga:
Presiden Slovakia Zuzana Caputova mengatakan pelaku sudah ditahan. "Saya kaget, kita semua kaget dengan serangan yang mengerikan dan keji ini," kata dia, dikutip dari AFP, Kamis (16/5).

Media lokal Slovakia melaporkan bahwa pelaku merupakan seorang penulis berusia 71 tahun. Namun, polisi belum menyebutkan identitasnya.
Personel keamanan membawa Perdana Menteri Slovakia Robert Fico (tengah) menuju kendaraan setelah dia ditembak di Handlova pada 15 Mei 2024.

"Saya sama sekali tidak tahu apa yang dipikirkan ayah, apa yang dia rencanakan, mengapa hal itu terjadi," kata putra pelaku kepada situs berita Slovakia aktuality.sk.'

Fico ditembak sebanyak 5 kali. Kondisinya kritis dan masih menjalani operasi di rumah sakit, kata Menteri Dalam Negeri Matus Sutaj Estok.

Ketua Partai Smer-Sosial Demokrasi Robert Fico tiba untuk konferensi pers di markas besar partainya setelah pemilihan parlemen awal di Bratislava, Slovakia pada 1 Oktober 2023.

"(Upaya) pembunuhan ini bermotif politik dan keputusan pelaku diambil setelah pemilihan presiden," kata Sutaj Estok, dikutip dari Reuters.
Pelaku juga diketahui merupakan mantan penjaga keamanan di sebuah pusat perbelanjaan. (kpm)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT Pelabuhan Dumai Berseri Ucapkan Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026, Dorong Transportasi Semakin Berdaya Saing
Selamat Jalan Diego, Gajah Penyambut Tamu itu Telah Berpulang di Usia 17 Tahun
Berduaan Didalam Kamar Kost Diego Dumai, Polisi Temukan  16 Butir Ekstasi
Optimalkan Pendapatan Negara dan Daerah, Sekda Dumai Koordinasi dengan KPP Pratama
Sebulan Polres Dumai Ungkap 8 Kasus Narkoba 10 Tersangka 2,5 Kg Sabu
Jaringan Pemalsu Berbagai SIM di Siak Dibongkar, Ini Peran dari 8 Tersangka
komentar
beritaTerbaru