Jumat, 13 Maret 2026

DIternjang Gelombang KM Anugerah Angkut 5000 Kelapa Tenggelam di Perairan Kepri

SATU ABK DIKABARKAN HILANG
Administrator - Selasa, 09 Desember 2025 10:14 WIB
DIternjang Gelombang KM Anugerah Angkut 5000 Kelapa Tenggelam di Perairan Kepri
f-ilustrasi
foto kapal tenggelam diduga karena cuaca buruk
viralnasional.com -- Kabar duka menyelimuti warga Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Baca Juga:
Menyusul tenggelamnya kapal motor (KM) ANUGERAH GT 6 di perairan Kepulauan Riau. Satu orang Anak Buah Kapal (ABK) yang merupakan warga setempat, diidentifikasi bernama Raka, dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif.

Tragedi laut ini dilaporkan terjadi pada Jumat dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB, saat KM ANUGERAH berada di perairan Rejai, Kabupaten Lingga.

Kronologi: Berangkat Subuh Tanpa Izin Resmi

Kapal nahas tersebut berlayar dari Pelabuhan Nipah Panjang, Jambi, dengan tujuan Batam/Tanjung Pinang.

KM ANUGERAH mengangkut muatan sekitar 5.000 butir kelapa lokal.

Dari kronologi yang dihimpun, kapal ini diduga melanggar prosedur administrasi pelayaran karena berangkat tanpa dilengkapi manifes resmi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

"Saat berada di perairan Rejai, kapal diterjang cuaca buruk hingga tenggelam dan karam," demikian keterangan yang dikonfirmasi mengenai penyebab insiden ini.

Kondisi cuaca ekstrem pada pagi hari tersebut menjadi faktor utama karamnya kapal.

Meskipun KM ANUGERAH GT 6 tenggelam, dua dari tiga awak kapal berhasil selamat berkat pertolongan cepat dari nelayan setempat:

- Kapten: Nazarudin (Selamat)

- ABK: Nasir (Selamat)

Namun, fokus pencarian saat ini tertuju pada satu ABK lainnya, Raka, yang merupakan warga Nipah Panjang.
Raka dikabarkan tenggelam dan keberadaannya terakhir diketahui di sekitar wilayah Cempa, Kabupaten Lingga.

Operasi SAR saat ini sedang berlangsung untuk menemukan korban.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku pelayaran di Jambi untuk selalu memprioritaskan keselamatan, terutama dengan mematuhi regulasi manifes dan memperhatikan peringatan dini cuaca buru. ***(trb)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kekasih Sesama Jenis Tewas Ditikam, Ternyata Ini Penyebabnya?
Tugboat Terbalik di Galangan Kapal PT ASL Batam, 3 Orang Tewas
Datang Naik Pesawat Pulang Bawa Emas, Pelaku Aksi Kejahatan di Batam Terungkap
Lewat Aplikasi Kencan, Tiga Pria Peras WN Malaysia  Capai Rp20 Juta
Polisi Sebut Guru Agama di SMK Batam Cabuli Lebih dari 10 Siswa dengan Modus Sanksi
Belum Tuntas Masa Hukuman di Penjara, Empat Napi Kembali Divonis 7 Tahun Motif  Bisnis Sabu di Jeruji
komentar
beritaTerbaru