Kamis, 12 Maret 2026

Bekerja di Batam, Pria Asal Pekanbaru Ditemukan Tewas Tergantung di Kosan

Administrator - Selasa, 15 Juli 2025 16:24 WIB
Bekerja di Batam, Pria Asal Pekanbaru Ditemukan Tewas Tergantung di Kosan
f-ilustrasi
viralnasional.com -- Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Baca Juga:
Seorang pemuda berinisial BPH (22) asal Pekanbaru, Riau ditemukan tewas tergantung di kamar kosnya di Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Korban pertama kali ditemukan oleh dua orang rekannya yang baru pulang kerja pada Senin (14/7) malam.

"Kejadiannya Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB di kamar kos kawasan Kara Industri," kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, Selasa (15/7/2025).

Kronologi penemuan korban bermula saat kedua rekan korban, berinisial IA dan YA, pulang ke kamar kos. Mereka mengetuk pintu kamar namun tidak mendapat respons dari korban.

"Lalu pintu didobrak oleh kedua teman korban, saat itu mereka melihat korban dalam posisi tergantung. Kemudian langsung menurunkan rekannya itu," ujarnya.

Kedua rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kamar kos dan menghubungi pihak Polsek Batam Kota. Polisi pun langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak Polsek juga telah menghubungi keluarga korban dan mendapatkan persetujuan keluarga untuk dilakukan otopsi. Saat ini kami masih menunggu keluarga korban dari Pekanbaru," ujarnya.

Dari keterangan para saksi, korban diketahui bekerja di tempat yang sama dengan kedua rekannya. Korban sempat meminjam uang dari salah satu rekannya sebelum berangkat kerja.

"Korban kerja di Batam, sama dengan dua temannya yang satu kos, di perusahaan yang sama. Korban sempat meminta pinjaman uang ke rekannya dan rencananya akan diberikan usai pulang kerja," ujarnya.

Sementara itu, polisi menduga korban BPH bunuh diri, namun hal tersebut masih menunggu hasil autopsi. Motif sementara diduga karena faktor ekonomi.

"Dugaan motif karena pusing kebutuhan ekonomi. Tapi kami belum mau menduga-duga, keluarga juga ingin dilakukan otopsi. Korban saat ini sudah berada di RS Bhayangkara. Nanti hasil perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan," ujarnya. *** (mjy/detik/mjy)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PN Tipikir Pekanbaru Jadwalkan Sidang Perdana Gubri Nonaktif 26 Maret  2026
Tersandung Kasus Pemerasan,  Ketua LSM PETIR Jekson Sihombing Divonis 6 Tahun Penjara
Gubri Nonaktif Abdul Wahid dan Mantan Kadis PUPR Dipindahkan ke Rutan Pekanbaru
Musibah Kebakaran Ludeskan 12 Kios dan Dua Mobil di Pekanbaru
Rayakan Lebaran Idulfitri 1447 H, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen, Ini Tanggalnya
Tugboat Terbalik di Galangan Kapal PT ASL Batam, 3 Orang Tewas
komentar
beritaTerbaru