Kamis, 12 Maret 2026

Modus Baru Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Malaysia dan Singapura di Batam

Administrator - Jumat, 05 Desember 2025 12:01 WIB
Modus Baru Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Malaysia dan Singapura di Batam
Koper berisikan pakaian bekas asal Malaysia dan Singapore yang diamankan di Batam
viralnasional.com -Batam- Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam membongkar modus upaya penyelundupan di Batam, khususnya pakaian bekas melalui jalur penumpang Internasional.

Baca Juga:
Petugas Bea Cukai Batam menemukan 39 koli pakaian bekas dalam bagasi penumpang asal Malaysia dan Singapura yang tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre pada pemeriksaan 27 hingga 30 November 2025.

Sejumlah barang tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya setelah petugas meminta mereka hadir untuk klarifikasi.

Temuan itu menambah total 79 koli ballpress pakaian bekas yang berhasil diamankan Bea Cukai Batam sepanjang November 2025.

Modus yang digunakan yaitu koper dititipkan kepada porter atau dikirim sebagai bagasi pribadi untuk menghindari pemeriksaan.

Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah mengatakan, pemeriksaan intensif dilakukan melalui profiling penumpang dan pemantauan mesin x-ray di terminal kedatangan Internasional.

"Begitu x-ray menunjukkan pakaian bekas dalam jumlah tidak wajar, petugas langsung lakukan pemeriksaan fisik. Barang ini dititipkan ke porter, dan pemilik memilih meninggalkan barangnya ketika diminta hadir untuk klarifikasi," ujar Zaky, Jumat (5/12/2025).

Menurutnya, pemilik barang memilih tidak hadir saat dipanggil ke area pemeriksaan dan meninggalkan bagasinya.

Seluruh barang ilegal tersebut kini disegel untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan kepabeanan.

Zaky menjelaskan penindakan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam menekan peredaran pakaian bekas impor yang dinilai merugikan industri tekstil dan pelaku UMKM dalam negeri.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa atau memperjualbelikan pakaian bekas impor karena selain melanggar hukum, barang tersebut berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

Pengawasan akan terus diperketat di pelabuhan dan bandara Internasional.

Terutama menjelang akhir tahun ketika intensitas percobaan penyelundupan di Batam biasanya cenderung meningkat.

Sumber: Tribun Batam


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kekasih Sesama Jenis Tewas Ditikam, Ternyata Ini Penyebabnya?
Tugboat Terbalik di Galangan Kapal PT ASL Batam, 3 Orang Tewas
Datang Naik Pesawat Pulang Bawa Emas, Pelaku Aksi Kejahatan di Batam Terungkap
Lewat Aplikasi Kencan, Tiga Pria Peras WN Malaysia  Capai Rp20 Juta
Polisi Sebut Guru Agama di SMK Batam Cabuli Lebih dari 10 Siswa dengan Modus Sanksi
Belum Tuntas Masa Hukuman di Penjara, Empat Napi Kembali Divonis 7 Tahun Motif  Bisnis Sabu di Jeruji
komentar
beritaTerbaru