Selasa, 27 Januari 2026

Destinasi Wisata Air di Riau Ditutup Dampak Banjir

Administrator - Kamis, 04 Januari 2024 19:36 WIB
Destinasi Wisata Air di Riau Ditutup Dampak Banjir
Musibah banjir di Riau menjadi destinasi wisata
viralnasional.com - - PEKANBARU - Sejumlah destinasi wisata air di Provinsi Riau untuk sementara ditutup karena terdampak banjir akibat curah hujan cukup tinggi. Saat destinasi wisata alam seperti sungai dan danau masih mejadi primadona di daerah setempat.Lokawisata alam di Provinsi Riau yang tutup akibat banjir di antaranya, Pulau Cinta di Kampar, Sungai Gelombang di Kampar, Danau Tajwid di Pelalawan, Pesona Kuala Terusan Pelalawan, dan lainnya.

Baca Juga:
"Untuk destinasi wisata air pasti terdampak. Banyak laporan ke kita wisata air ditutup akibat banjir, seperti Pulau Cinta, Sungai Gelombang, Danau Tajwid, Kuala Terusan," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, Kamis (4/1).

Roni mengatakan, pihaknya juga sudah mengingatkan pengelolaan destinasi wisata air untuk melakukan penutupan sementara sampai kondisi normal.

"Pengelola juga sudah kita ingatkan untuk ditutup sementara. Itu sudah kita kirim surat pemberitahuannya," sebut mantan Penjabat Bupati Kuantan Singingi ini.

Selain itu, tambah Roni, untuk destinasi wisata yang buka juga sudah diberi pemberitahuan agar dapat waspada dan menjaga keselamatan pengunjung, mengingat saat ini cuaca di Riau masih musim hujan.

"Termasuk SOP keselamatan juga harus diterapkan, dan selalu memantau perkembangan cuaca melalui media maupun situs resmi BMKG. Sehingga pengelola lebih waspada untuk menjaga keselamatan pengunjung," tandasnya. (MCRiau)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
RPUS LB BUMD PT SPR Berhentikan Ida Yulita Susanti Sebagai Dirut
Diduga Oknum ASN Pemko Pekanbaru Jual Rumah Tetangga Senilai Rp1 Miliar
Kendati BUMD Saham Terbesar Pemprov Riau, PT SPR Tolak Audit Inspektorat, Mengapa?
GM PLN UID Riau dan Kepri Tinjau Jaringan Kelistrikan di Bengkalis
Ngeri, Oknum Polisi Tipu IRT hingga Rp354 Juta
Enggan Bayar Denda Rp8 Triliun, 10 Perusahaan Tambang dan Sawit Bandel sektor riil Digugat
komentar
beritaTerbaru