PLN UP3 Dumai Sukses Pasok Listrik, Hari Jadi Bengkalis ke-514
viralnasional.com Bengkalis &ndash PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Be
Berita
viralnasional.com - Riau - Polda Riau menggelar Konferensi Pers terkait Penangkapan Penjual Lahan Kawasan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang digelar di Gedung Media Center Polda Riau, Senin (23 Juni 2025).
Baca Juga:
Konferensi Pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Drm Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum., serta didampingi oleh Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan dan Plh. Kabid Humas AKBP Vera Taurensa, SS, MH, serta Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Nasruddin, SH, SIK, MH.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, tampil bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai "orang tua angkat" bagi gajah-gajah yang terusir dari rumahnya di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Polda Riau, Irjen Herry mengumumkan komitmen penuh jajarannya dalam menindak pelaku perusakan hutan konservasi sekaligus mengungkap skema kejahatan yang menyalahgunakan status adat demi meraup keuntungan pribadi.
Seorang pria berinisial JS, yang mengklaim sebagai "Batin Adat", diduga telah menerbitkan lebih dari 200 surat hibah palsu di kawasan TNTN, dengan nilai jual Rp5 juta hingga 10 juta per surat.
Tak hanya itu, lahan yang dijual secara ilegal mencapai luas ratusan hektare, termasuk kepada tersangka lain berinisial DY, yang kini sudah dalam proses pelimpahan ke kejaksaan.
"Saya berbicara mewakili Domang dan Tari, gajah-gajah yang terusir, yang tak bisa membuat petisi, tak bisa menyuarakan ketidakadilan. Tapi saya bisa. Dan saya akan," tegas Kapolda, yang tampak emosional ketika menyampaikan hal ini.
Sementara itu Dir Reskrimsus Kombes Ade Kuncoro Ridwan menjelaskan, aparat mengungkap bahwa surat-surat hibah tersebut dimanfaatkan untuk membuka lahan sawit ilegal di kawasan konservasi yang seharusnya menjadi rumah satwa langka seperti gajah Sumatera.
" Bukti berupa cap adat, surat pengukuhan, dan peta wilayah diamankan sebagai bagian dari penyidikan ", ujar Ade. Ditreskrimsus Polda Riau melalui Subdit IV Tipidter kini telah menetapkan 1 tersangka dalam kasus perambahan hutan ini, dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.
Semua ini dilakukan dalam semangat penegakan hukum berkelanjutan yang diusung Kapolda Riau melalui konsep "Green Policing" penegakan hukum yang tidak hanya menghukum, tapi juga memulihkan dan mendidik. "Hukum adalah panglima tertinggi. Kita tidak anti terhadap adat dan kearifan lokal, tetapi simbol adat tidak boleh dimanipulasi untuk menjual paru-paru dunia," tegasnya.
Menjelang Hari Bhayangkara ke-79, komitmen Polda Riau ditegaskan kembali bukan hanya melindungi manusia, tetapi juga alam dan ekosistem yang menopang kehidupan. Polda Riau menyerukan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat adat, dan publik luas untuk menjaga kelestarian TNTN dari kepunahan.
Sebagai simbol dukungan, kaos bertuliskan "Lindungi Tuah, Jaga Marwah" dibagikan kepada para jurnalis titipan dari "Domang dan Tari", dua gajah yang kini menjadi simbol perlawanan terhadap perusakan habitat. Perambahan hutan bukan sekadar tindak pidana lingkungan, tapi juga pengkhianatan terhadap masa depan.
viralnasional.com Bengkalis &ndash PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Be
Berita
viralnasional.com Dumai&mdash Terkait pemberitaan dugaan proses pembongkaran kapal laut komersial yang sudah tua atau tidak terpakai lagi
Berita
viralnasional.com Dumai Memutuskan Abdul Kadir Jailani sebagai Plt ketua ini dilakukan melalui rapat pleno KONI Dumai setelah ketua lama A
Berita
viralnasional.com Pekanbaru &ndash PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencatatkan kinerja positif melalui pengeboran sumur infill Meng
Berita
viralnasional.com ROKAN HILIR Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia industri menjadi salah satu kunci dalam menjawab berba
Berita
viralnasional.com Penumpasan korupsi yang dilakukan komisi anti rasuah dalam Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantas
Viral Nasional
viralnasional.com Karena mengalami masalah pada jantung, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatanny
Viral Nasional
viralnasional.com Siak Seorang pria Harianto (31) mengalami lukaluka usai diterkam harimau sumatera di Sungai Apit, Siau, Riau saat he
Berita