Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Pemkot Dumai per Agustus 2026 Capai Rp706 Miliar
viralnasional.com Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kota (
Berita
viralnasional.com - Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana distribusi konten pornografi dan eksploitasi seksual anak melalui media sosial Facebook. Dalam pengungkapan ini, enam orang tersangka diamankan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Baca Juga:
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, menyampaikan bahwa kasus ini bermula dari viralnya konten asusila dalam grupFacebook bernama Fantasi Sedarah dan Suka Duka. Grup tersebut diketahui berisi unggahan foto dan video yang mengarah pada incest, termasuk eksploitasi terhadap anak.
"Media sosial kini menjadi ruang yang sangat rawan disalahgunakan untuk menyebarkan konten pornografi, termasuk terhadap anak-anak. Kami telah menindak 17 kasus dan menangkap 37 tersangka sepanjang tahun ini," ujar Brigjen Pol Himawan dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Rabu (21/5/2025).
Penyidik menerbitkan tiga laporan polisi pada 16 Mei 2025 dan melakukan profiling serta monitoring akun-akun mencurigakan. Hasilnya, enam pelaku ditangkap di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Bengkulu, dan Lampung. Salah satu pelaku berinisial MR merupakan admin sekaligus pembuat grup Fantasi Sedarah sejak Agustus 2024.
Dari tangan para pelaku, diamankan barang bukti berupa 8 unit handphone, 1 laptop, 1 PC, 3 akun Facebook, 5 akun email, serta ratusan konten bermuatan pornografi anak.
Para tersangka dijerat dengan pasal-pasal berlapis dari UU ITE, UU Pornografi, UU Perlindungan Anak, hingga UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp6 miliar.
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana PPA dan PPO, Brigjen Pol Dr Nurul Azizah, menjelaskan bahwa sebagian korban diketahui masih anak-anak dengan usia 7 hingga 12 tahun. Modus para pelaku adalah memanfaatkan kedekatan hubungan keluarga maupun lingkungan untuk melakukan pelecehan seksual dan merekam aksi tersebut.
"Kami temukan korban anak di Jawa Tengah dan Bengkulu, yang menjadi sasaran pelaku dengan hubungan keluarga atau tetangga. Kami menerapkan pendekatan ramah anak dan melibatkan psikolog klinis dalam proses pemulihan korban," tegas Brigjen Pol Nurul Azizah.
Saat ini, Polri tengah berkoordinasi dengan Kementerian PPPA, LPSK, dan instansi terkait untuk menjamin pemulihan korban secara menyeluruh, mulai dari rehabilitasi medis, hukum, hingga penyediaan rumah aman.
"Kami imbau masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang konten tersebut. Mari bersama menjaga ruang digital dari konten-konten merusak dan melindungi anak-anak dari kejahatan seksual," tutup Brigjen Pol Nurul Azizah.
Polri memastikan akan terus menindak tegas pelaku penyebaran konten asusila, khususnya yang melibatkan anak, dan mengajak masyarakat melapor jika menemukan indikasi serupa di ruang digital.
viralnasional.com Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kota (
Berita
viralnasional.com Tim DirektoratReserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau membongkar mata rantai perdagangan emas hasil Pertambang
Hukrim
viralnasional.com Pekanbaru &ndash Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke81, PT PLN (Persero) menghadirkan promo &
Ekonomi
viralnasional.com Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktur Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri (Per
Berita
viralnasional.com Kegiatan upacara peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus yang diperingati setiap tahun di Indonesia tidak hanya dimaknai
Viral Nasional
viralnasional.com BMKG memprediksi pada Selasa (18/8/2026) kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpeluang muncul pada sian
Teknologi
viralnasional.com Sebanyak enam nelayan asal Kepulauan Riau kini terpaksa mendekam di balik jeruji besi di Sarawak, Malaysia. Mereka dinya
Hukrim
viralnasional.com Belasungkawa atas musibah gempa bumi magnitudo (M) 7 yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).Presiden Iran Masoud Pez
Viral Internasional