Jumat, 13 Maret 2026

Pelaku Sempat Beli Gorengan Sebelum Perkosa dan Bunuh Gadis Padang Pariaman

Administrator - Jumat, 20 September 2024 19:10 WIB
Pelaku Sempat Beli Gorengan Sebelum Perkosa dan Bunuh Gadis Padang Pariaman
Tersangka pembunuh dan pemerkosa pedagang gorengan
viralnasional.com -- Tersangka pembunuhan gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari (NKS) di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Indra Septiawan (26), mengaku sempat membeli gorengan milik Nia gadis Padang Pariaman.

Baca Juga:
Kepada polisi, Indra mengaku niat memerkosa korban timbul setelah membeli gorengan itu.


Dilansir detikSumut, Jumat (20/9/2024), hal itu terungkap saat polisi memeriksa Indra. Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono menjelaskan, Indra sempat membeli gorengan Nia bersama tiga orang rekannya, lalu timbul niat untuk memerkosa korban.

"Pada saat hari kejadian, korban menjualkan gorengan ke rumah-rumah. Saat itu tersangka bersama tiga orang rekannya membeli gorengan korban. Di saat itu muncul niat tersangka untuk memerkosa (korban)," kata Kapolda Sumbar Irjen Suharyono saat konferensi pers di Mapolres Padang Pariaman.

Setelah membeli gorengan, Indra mengikuti dan menghadang Nia yang hendak pulang ke rumah setelah berjualan. Indra rupanya telah menyiapkan tali untuk mengikat korban.

"Pelaku ini mengikuti dan menghadang korban di salah satu tempat. Dan juga niat pidana (perkosa) itu terjadi. Saat itu
korban disekap, dan mulut ditutup oleh tersangka dan (korban) dibawa ke atas bukit," ungkap Suharyono.

Suharyono mengatakan pemerkosaan itu terjadi di atas bukit yang berjarak 2 kilometer dengan kondisi korban disekap dengan mulut ditutup. Setelah melakukan pemerkosaan, Indra membawa lalu mengubur korban dengan kedalaman 1 meter.*** detik.com


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Guru SD Santo Dumai Tewas Ditangan Mantan Pacar
Pertamina Patra Niaga RU II Dumai Wujudkan Kepedulian Ramadan
Kekasih Sesama Jenis Tewas Ditikam, Ternyata Ini Penyebabnya?
Tersandung Kasus Pemerasan,  Ketua LSM PETIR Jekson Sihombing Divonis 6 Tahun Penjara
Mulai 13 Maret Mobil Angkutan Barang Dilarang Melintas
Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Menjadi Pemimpin Tertinggi
komentar
beritaTerbaru