Senin, 26 Januari 2026

Dirut Simon: Merger 3 Anak Usaha Pertamina Rampung Jelang 1 Januari 2026

Administrator - Selasa, 11 November 2025 06:49 WIB
Dirut Simon: Merger 3 Anak Usaha Pertamina Rampung Jelang 1 Januari 2026
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri
viralnasional.com -Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menargetkan proses merger tiga anak usaha Pertamina, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS), dapat rampung pada 1 Januari 2026.

Baca Juga:
"Kita sih kejarnya mudah-mudahan per 1 Januari 2026 sudah terlaksana (merger) gitu," ujar Simon usai menghadiri pelantikan anggota Komite BPH Migas di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Simon menjelaskan, proses penggabungan ketiga anak usaha tersebut telah memasuki tahap finalisasi dan segera dilaporkan kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk memperoleh persetujuan.

Rencana merger ini sebelumnya telah disampaikan Simon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI pada September lalu. Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan strategi Pertamina untuk memperkuat efektivitas operasional dan efisiensi bisnis di tengah tantangan global.

"Penggabungan ini menjadi prioritas utama Pertamina saat ini dan selaras dengan arah Danantara," ujarnya.

Menurut Simon, dinamika ekonomi global yang memengaruhi kinerja industri energi menjadi salah satu faktor pendorong keputusan tersebut. Penurunan permintaan minyak dunia disertai peningkatan produksi akibat munculnya banyak kilang baru telah menekan margin keuntungan perusahaan energi, termasuk Pertamina.

Merger ini dilakukan agar perusahaan dapat beroperasi lebih efektif. "Kami memutuskan untuk menggabungkan Kilang Pertamina Internasional, Pertamina Internasional Shipping, dan Pertamina Patra Niaga," jelasnya.

Selain menggabungkan tiga anak perusahaan utama, Simon menuturkan Pertamina juga akan melakukan optimalisasi proses bisnis di seluruh lini usaha, agar setiap kegiatan operasional berjalan lebih efisien dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Pertamina ke depan akan lebih fokus pada inti bisnis di sektor minyak dan gas (migas) serta pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai bagian dari transformasi menuju perusahaan energi berkelas dunia.

"Yang tidak kalah penting, semua langkah tersebut dilakukan untuk menjaga reputasi perusahaan," tegas Simon. ***(BRS)

Merger BUMNpertaminaSimon Aloysius Mantiri

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapal Survei Seismik Canggih Pertamina Terbakar di Galangan Kapal
Pramuka MAN 1 Dumai Mendapat Edukasi Hidroponik  Binaan Kilang Pertamina Dumai
Masuk Perusahaan Izin Dicabut Prabowo, Toba Pulp Lestari Pernah Disikat Luhut
Inovasi PROLITE Kilang Pertamina Dumai jadi Kebanggaan Bangsa
Kilang Pertamina Dumai Beri Pelatihan Tanggap Bencana Pesisir
Kerjasama dengan Pertamina Patra Niaga, Biru Hadirkan Depo Air Isi Ulang di SPBU
komentar
beritaTerbaru