Kamis, 09 April 2026

Kapal Pompong Angkut 560 Tabung LPG dan Sembako Karam di Dumai

Administrator - Kamis, 09 April 2026 09:38 WIB
Kapal Pompong Angkut 560 Tabung LPG dan Sembako Karam di Dumai
F-Berita Satu
Tim SAR Dumai melakukan evakuasi terhadap kru kapal pompong pengangkut LPG dan sembako yang karam di Perairan Dumai
viralnasional.com - Dumai— Kecelakaan di laut kembali terjadi sebuah kapal motor bermuatan 560 tabung gas LPG dan bahan kebutuhan pokok tenggelam di perairan Dumai, Selasa (7/4/2026) siang. Kapal tersebut mengalami gangguan mesin sebelum akhirnya karam setelah diterjang gelombang.

Baca Juga:
Kapten Unit Siaga SAR Dumai, Leni Tadika, menjelaskan KM Rian GT 06 sempat mengalami mati mesin saat berada di tengah pelayaran, lalu tidak mampu bertahan ketika gelombang besar menghantam badan kapal.

"Dua kru kapal yakni Maulodi dan M Jamil warga Rupat Kabupaten Bengkalis Riau, berhasil selamat dan telah dievakuasi oleh petugas," kata Leni.

Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR segera menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan terhadap kru kapal sekaligus membantu pengamanan muatan yang tercecer di laut.

Selain mengevakuasi korban, petugas bersama nelayan setempat juga berupaya menyelamatkan tabung gas dan sembako yang jatuh ke perairan.

Menurut dugaan awal, kapal tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan air masuk ke lambung kapal hingga mengganggu kinerja mesin.

"Kondisi tersebut menyebabkan mesin robin mati dan kapal tidak dapat beroperasi," bebernya.

Saat ini kedua kru kapal dalam keadaan selamat dan telah menjalani pemeriksaan medis setelah berhasil dievakuasi ke daratan. ***(brs)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
LKPj Walikota Dumai 2025 antara Komitmen Pemda dan Catatan Dewan
Pertamina PN Kilang Dumai  Raih Empat Penghargaan
Titik Api Clear, BPBD Dumai, Patroli Kawasan Rawan Karlahut
Berganti Gunakan Barcode My Pertamina, Cara Mafia di Dumai Menimbun BBM
Razia Blok Hunian Rutan Dumai Petugas Gabungan Temukan Barang-barang Terlarang
Dumai, Pekanbaru dan Inhil Kasus AIDS Tertinggi, Penderitanya Anak-anak dan Remaja
komentar
beritaTerbaru