Sabtu, 14 Maret 2026

Dinilai Arogan, Pegawai Kemendikti Saintek Demo Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro

Administrator - Senin, 20 Januari 2025 15:54 WIB
Dinilai Arogan,  Pegawai Kemendikti Saintek Demo Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro
Spanduk yang dipasang didepan kantor Kemendikti Saintek
viralnasional.com -- Puluhan pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menggelar aksi demo di lobi gedung kantor kementerian yang berada di Jalan Pintu Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2025) pagi. Mereka menganggap Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro arogan.

Baca Juga:
Para pegawai menolak sikap arogan dan kasar yang dilakukan oleh Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro terhadap para pegawainya.

Bertepatan dengan berlangsungnya unjuk rasa, mobil dinas kementerian yang memasuki area kantor kementerian disambut para pegawai. Mobil dinas tersebut langsung diserbu para pendemo.

Aksi tersebut merupakan buntut dari sikap arogan dan kasar yang dilakukan oleh Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro kepada pegawainya.

Tidak hanya itu, Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro dianggap kerap memecat secara sepihak.

"Sebenarnya aksi ini bukan demo, ini adalah respons dari komentar teman-teman pegawai dari paguyuban pegawai Dikti. Jadi ada beberapa yang memang telah dilakukan oleh pimpinan yang memang tidak sesuai dengan dengan prosedur, bahkan kesannya otoriter bahkan juga pecat-memecat," kata Suwitno, pegawai yang ikut dalam aksi itu.

Selain menolak sikap arogan dan kasar yang dilakukan oleh Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro, unjuk rasa yang diberi nama Senin Hitam ini menuntut agar sejumlah pegawai yang mendapatkan pemecatan diberi penjelasan status kepegawaiannya. ***(BRS)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Izin Konsesi PT Diamond Raya Timber Berakhir,  Pembebasan Lahan Jalan Sinaboi-Dumai Segera Dilakukan
Negara Tetangga Dumai Berikan THR ke PNS dan Guru Ngaji
Menag: Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H Jangan Menyebabkan Umat Terpisah
Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 19 Februari 2026
Sebanyak 1.169 Calon Jamaah Haji 2026 Belum Memenuhi Syarat
Pemerintah Pakai Skema Kerjasama dalam Proyek Kilang Dumai
komentar
beritaTerbaru