Minggu, 02 Agustus 2026

Terkait Kasus Gratifikasi, KPK Periksa Pejabat Dinas PUPR Meranti

Administrator - Rabu, 28 Agustus 2024 06:09 WIB
Terkait Kasus Gratifikasi, KPK Periksa Pejabat Dinas PUPR Meranti
f-ilustrasi
viralnasional.com - MERANTI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali turun ke Kepulauan Meranti, Riau. Kali ini lembaga anti rasuah itu memeriksa sejumlah pejabat di Dinas PUPR Kepulauan Meranti.

Baca Juga:
KPK tiba di Kantor Dinas PUPR menjelang tengah hari. Mereka dikawal polisi bersenjata lengkap. Kegiatan KPK di Kantor Dinas PUPR dilakukan tertutup.

Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, ketika dikonfirmasi CAKAPLAH, membenarkan adanya pemeriksaan oleh KPK. Selain dirinya, ada dua pejabat lain yang juga sempat diperiksa KPK pada saat itu.

Ketika ditanya perihal pemeriksaan, Fajar tak banyak menjelaskan. Hanya saja, dia mengatakan, pemeriksaan oleh KPK terhadap dia dan beberapa pejabat Dinas PUPR berkaitan dengan gratifikasi yang menjerat bupati nonaktif, HM Adil.

"Saya tidak bisa menjelaskan secara detil. Intinya, pemeriksaan tadi terkait dengan gratifikasi, kasus tipikor (HM Adil, red)," katanya kepada CAKAPLAH, Selasa (27/8/2024) malam.

Masih menurut Fajar, kasus yang ditangani KPK itu, saat bupati masih dijabat HM Adil. Saat itu juga, dirinya belum menjabat sebagai Kadis PUPR Kepulauan Meranti.

"Saat itu, saya belum menjadi kadis. Tapi karena pemeriksaan sekarang dan saya kadis nya, makanya diperiksa," ujarnya lagi.

Selain pemeriksaan, kata Fajar, KPK juga sempat melakukan penggeledahan. Hanya saja, tidak ada dokumen yang disita dalam penggeledahan itu.

Sebelumnya, sempat berembus kabar pemeriksaan oleh KPK terkait dengan kegiatan swakelola di Dinas PUPR. Namun, Fajar memastikan materi pemeriksaan terkait tindak pidana korupsi menerima gratifikasi dan bukan kegiatan swakelola.

"Tadi usai pemeriksaan memang saya minta izin untuk belum menjawab kepada rekan pers, karena saya perlu istrahat dulu. Tapi rupanya muncul isu lain. Semoga setelah ini bisa meluruskan isu terkait pemeriksaan KPK tadi," kata Fajar di akhir cakapnya.*** cakaplah

SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Panggil Istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terkait Kasus Dialami Suaminya
Perkara Memeras dan Diperas Bikin Bupati Pemalang Jadi Tersangka
KPK Sita Mobil Pajero Sport Pemberian Sekda Kuansing yang Dipakai Istri Kedua Bupati
30 Juli Hakim PN Pekanbaru Bacakan Putusan Perkara Gubri Nonaktif Abdul Wahid
11 Bupati Kena OTT KPK Kurun Waktu Januari-Juli 2026
Malamnya Nonton Bola Piala Dunia, Paginya Bupati Lalu Ahmad Zaini Ditangkap KPK
komentar
beritaTerbaru