Selasa, 28 April 2026

2 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan di Dumai

Administrator - Jumat, 02 Agustus 2024 08:16 WIB
2 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan di Dumai
f-ilustrasi
viralnasional.com -- Kepolisian Daerah (Polda) Riau menetapkan tujuh tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Para tersangka merupakan perorangan yang membuka lahan dengan cara membakar.

Baca Juga:
"Selama 2024, kita menangani tujuh kasus dengan tujuh tersangka. Mereka membuka lahan dengan membakar," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, Kamis (1/8/2024).

Nasriadi menjelaskan, luas lahan terbakar mencapai 1.500 hektare.

Kasus itu ditangani oleh Polres Dumai, Polres Rokan Hilir (Rohil) dan Polres Bengkalis.

"Dumai 2 kasus, Rohil 3 kasus dan Bengkalis 2 kasus," kata Nasriadi.

Bersama tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti korek api dan alat pembakar lainnya. Diantara para tersangka, berkasnya sudah ada P-21 atau lengkap dan ada dalam proses penyidikan.

''Sampai saat ini baru tersangka perorangan yang membuka kebun, dengan tujuh tersangka. Belum didapat tindak pidana yang dilakukan oleh korporasi," tutur Nasriadi.

Selain luas lahan 1.500 hektare yang proses penyidikan, masih ada luasan lahan lain yang terbakar di Riau. Namun, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku pembakaran.

Nasriadi mengungkapkan kebakaran terjadi karena faktor alam dan manusia, yang dilakukan dengan sengaja atau tidak.

Polda Riau dan Polres jajaran, lanjut Nasriadi, akan terus melakukan pemantauan. Bila ditemukan titik api, polisi langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Nasriadi mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, baik saat membuka lahan atau membuang puntung rokok sembarangan.

"Ini sangat rawan dan berbahaya bagi alam, lingkungan dan manusia," kata Nasriadi mengingatkan.

Terkait kebakaran 20 hektare lahan di kawasan HGU PT Permata Hijau Indonesia (PHI), Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Nasriadi menyebutkan masih melakukan penyelidikan.

"Kita akan cari penyebabnya. Jika ada kesengajaan perusahaan akan kita tindak, jika masyarakat juga kita tindak," tegas Nasriadi.

Nasriadi menyebut, pihak perusahaan sudah diimbau agar siap siaga tanggap Karhutla. "Jadi mereka juga mem-backup kita. Berapa radius kilometer dan berapa radius kita tugas kita," pungkas Nasriadi.***(ckp/ant)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
DLH Dumai Ikuti Rakor Nasional Penanganan Sampah
Misterius Pembunuhan Toke Pinang di Bengkalis
Kasus Pembunuhan di Bengkalis, Jasad Apeng Ditemukan  Berlumuran Darah
Masih Ditemukan Titik Api, Hari Ini Hujan Diprediksi Mengguyur  Wilayah Riau
Tiga Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Lima Daerah
Tabrakan dengan Mobil Dinas Waka DPRD Bengkalis, Sopir Innova Tersangka Narkoba
komentar
beritaTerbaru