Hasilkan Listrik 1,6 Persen dari PLTS, PPN Dumai Hemat Konsumsi Bahan Bakar
viralnasional.com Dumai &mdash Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Du
Berita
viralnasional.com - Jepara — Dalam momentum peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Gedung Wanita Jepara, Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si., secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan edukasi RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama.
Baca Juga:
Acara ini dihadiri berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, serta perwakilan instansi pemerintahan dan penegak hukum, dengan tujuan menggelorakan semangat keberanian masyarakat untuk bicara, bertindak, dan melindungi kelompok rentan dari tindak kekerasan.
"Hari ini, dari Jepara, kita nyatakan bersama bahwa membiarkan kekerasan berarti mengingkari semangat Kartini. Mari kita hadirkan solusi, bukan hanya simpati. Jadilah pelaku perubahan, bukan penonton penderitaan," tegas Brigjen Pol. Nurul Azizah dalam sambutannya, Senin (21/4). Direktur PPA dan PPO menjelaskan bahwa paradigma penanganan kasus kekerasan kini telah bergeser. Tidak lagi semata fokus pada penegakan hukum, melainkan pada pendekatan yang inklusif, berperspektif gender, serta mengedepankan keadilan bagi korban.
"Penanganan kasus tidak cukup hanya dengan proses hukum. Kita perlu pendekatan yang berempati, berkeadilan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan keprihatinan atas tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual terhadap anak, serta pernikahan dini di wilayah Jepara. Oleh karena itu, Brigjen Nurul mendorong peran aktif lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga lembaga pendidikan.
Dalam sambutannya, ia merinci sejumlah langkah nyata yang dapat dilakukan bersama, seperti penguatan posko aduan di desa, edukasi melalui posyandu dan tempat ibadah, penyediaan pojok konseling di sekolah, hingga pelatihan "Ayah Hebat dan Ibu Cerdas" bagi keluarga di komunitas. "Semua pihak perlu menyadari: diam berarti membiarkan. Dan pembiaran hanya akan mewariskan trauma antar generasi. Mari cegah kekerasan dimulai dari diri sendiri ubah cara berpikir, berbicara, dan bertindak," ajaknya.
Mengakhiri sambutan, Brigjen Nurul memberikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah, Polres Jepara, dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kampanye RISE AND SPEAK dapat menjadi gerakan lintas batas yang menyatukan langkah dan nurani dalam membangun bangsa yang aman dan bermartabat.
viralnasional.com Dumai &mdash Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Du
Berita
viralnasional.com Kendati pengawasan di Lapas sudah ketat dan selalu diawasi dengan kamera CCTV selama 24 jam tetap saja ada celah bagi p
Berita
viralnasional.com Sekitar belasan murid SDN 44 Karya Indah, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dilarikan ke rumah sakit
Berita
viralnasional.com Pekanbaru Irjen Pol Arman Achdiat dipercaya menduduki jabatan sebagai Kapolda Riau menggantikan Irjen Pol Herry Heryawa
Berita
viralnasional.com Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 19 Kapolda di sejumlah wilayah Indonesia. Mutasi tersebut m
Viral Nasional
viralnasional.com DPR RI menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan i
Viral Nasional
viralnasional.com Jakarta Pengangkatan dan pemberhentian Kapolri disebut merupakan perintah dari presiden. Hal itu diakui oleh Ketua Kom
Viral Nasional
viralnasional.com &ndash Fitriansyah Akbar resmi dilantik sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Ia mengganti
Berita